Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae


GRESIK,1minute.id – Manusia corona kembali menghampiri pengendara. Pagebluk corona virus disease 2021 itu tidak sendiri. Virus  corona membawa tiga orang korbannya yang telah menjadi mayat.

Teatrikal yang dilakukan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik itu untuk mengedukasi masyarakat selama PPKM Darurat tidak keluar rumah. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto itu dilakukan di dua titik yakni simpang empat Sidomoro di Jalan Kapt. Dulhasim dan Jalan Panglima Sudirman.

TEATRIKAL : Satlantas Polres Gresik menggelar sosialisasi menghadirkan manusia hingga mayat korban corona di Jalan Kapt.Dulhasim, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Iptu Darwoyo melalui megapon meminta para masyarakat tidak keluar rumah selama masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Sebab, pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) mengalami lonjakan. “Rumah sakit sudah banyak yang penuh. Kalau memang tidak penting jangan keluar rumah,”teriak Darwoyo kepada pengendara pada Jumat sore, 9 Juli 2021.

Perwira dua balok itu menambahkan, corona nyata ada. Ratusan orang terpapar. Bahkan, diantaranya meninggal dunia. Data Satgas Covid-19 Gresik korban meninggal karena corona telah mencapai 377 orang pada Jumat, 9 Juli 2021.

TUTUP : Rumah Sakit Semen Gresik memasang banner tentang kondisi IGD yang penuh pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Teatrikal yang dilakukan oleh petugas dengan membawa manekin yang dibungkus kain kafan serta mayat hidup (polisi berkostum mayat) dan manusia corona membuat pengendara terutama perempuan bergidik. “Kaget…! Semoga corona berakhir,”ucap Rahma, pengendara motor.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, teatrikal untuk mengedukasi masyarakat bahwa corona virus disease 2019 nyata ada. “Ayo jaga diri. Dan, jaga keluarga, orang-orang tercinta,”kata Yanto Mulyanto.

Terkait penyekatan yang dilakukan di sebelas titik jalan utama di Kota Santri, perwira tiga balok di pundak itu mengatakan, penyekatan dilakukan untuk membatasi pergerakan masyarakat. “Tujuannya, membatasi aktivitasi masyarakat. Nang omah wae,”ujarnya. (yad)

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae Selengkapnya

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat


GRESIK,1minute.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia meluncurkan operasi kemanusiaan dengan sandi Aman Nusa II. Operasi ini merupakan tindak lanjut pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa- Bali.

Operasi terpusat tersebut berlaku sejak 3 Juli 2021 lalu. Merujuk surat telegram Kapolri bernomor STR/577/VII/ OPS.2./ 2021. Sementara di Kota Santri, penutupan beberapa ruas jalan pun dilakukan Sat Lantas Polres Gresik. Diantaranya Jalan Kapt. Dulasim (Simpang Burgud) ;  Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ; Simpang empat Kebomas (Jl Kartini – Jl Dr Sutomo). Kemudian, Simpang Tiga Putat (depan KFC) ; Simpang Tiga Suling (Jl Basuki Rahmat) ; Simpang Lima KIG (Noto Prayitno) ; Jalan Veteran dan R.A Kartini.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan dan memastikan pembatasan mobilitas masyarakat dilaksanakan dengan ketat pada Jumat, 9 Juli 2021.

Pada pengecekan tersebut mengambil rute, Simpang 4 Kebomas, Simpang 5 Sukorame, Simpang 4 GNI, Jalan Veteran dan Manyar. Kemudian, menuju lokasi penyekatan di depan Icon Mall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas. 

Di pos penyekatan ini petugas gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP memutar balik 1.500 kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya, mereka tidak bisa menunjukkan surat izin atau keperluan mendesak ke wilayah Gresik.

Sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat dijatuhkan pada tiga orang warga yang tidak memakai masker. “Penutupan beberapa ruas jalan dan penyekatan ini dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat dan menekan sebaran virus Covid-19,”kata AKBP Arief Fitrianto.

Alumnus Akpol 2001 ini, mengimbau semua pihak dengan kesadaran, mendukung ikhtiar pemerintah dalam  memutus rantai penyebaran Covid-19. Dan menerapkan protokol kesehatan 6M.
“Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari paparan virus Covid-19,” pungkasnya. (yad)

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat Selengkapnya

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif


GRESIK,1minute.id – Mobilitas masyarakat semakin terbatas. Sebab, petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik menambah sembilan menjadi sebelas  ruas jalan dilakukan penutupan. Bila sebelumnya hanya jalan Veteran dan RA Kartini, Kecamatan Kebomas.

Pada Jumat, 9 Juli 2021, petugas memperluas pembatasan aktivitas dengan menutup sembilan ruas jalan lainnya. Data Satlantas Polres Gresik sebanyak sebelas ruas jalan itu adalah Jalan Kapt Dulasim ( Simpang Burgud) ; Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ;  Simpang 4 Kebomas ( Jl Kartini – Jl Dr Sutomo) ; Simpang 3 Putat ( Depan KFC) ; Simpang 3 Suling ( Jl Basuki Rahmat) dan Simpang 5 KIG ( Noto Prayitno). Dan, Jalan Veteran dan R.A Kartini yang sebelumnya sudah ditutup oleh petugas.

PENYEKATAN PPKM DARURAT : Petugas berjaga di ruas simpang lima Sukorame di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Humas Polres Gresik for 1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id penutupan sebelas jalan protokol ini mengakibatkan ruas jalan alternatif seperti Jalan Proklamasi, Jalan Arif Rahman Hakim semakin padat. Tidak hanya pengendara motor. Tapi, pengendara mobil memilih ruas jalan tersebut untuk berlalu lalang. Sedangkan, Jalan utama yang semakin ramai adalah Jalan Usman Sadar. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menyatakan, penutupan jalan itu dilakukan dengan harapan masyarakat mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021. “Bila memang tidak penting, tetap stay di rumah saja. Nang omah Wae,”kata Yanto Mulyanto. (yad)

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif Selengkapnya

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari


GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi PPKM Darurat semakin masif dilakukan petugas gabungan, TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik. Dalam sehari operasi pendisiplinan bisa lebih 5 kali dilakukan oleh petugas pada Kamis, 8 Juli 2021.

Kali pertama operasi PPKM Darurat digelar pagi hari di depan Iconmall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Operasi dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Sekitar pukul 09.00, petugas kembali melakukan penyekatan. Kali ini, melibatkan hakim Pengadilan Negeri dan jaksa dari Kejsksaan Negeri Gresik.  Pelanggar prokes harus menjalani sidang ditempat. 

Ada puluhan pelanggar prokes mayoritas tidak memakai masker mendapatksn sanksi denda dan kerja sosial. Menjelang petang, sekitar pukul 16.30, petugas kembali melakukan penyekatan di depan kantor Bupati Gresik. Sasaran operasi dipimpin KBO Satlantas Polres Gresik Ipda Ali Fauzi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri. Operasi yustisi sasaran adalah angkutan penumpang dan mobil travel.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, operasi yustisi dilakukan agar mematuhi ketentuan PPKM Darurat. Operasi digelar di momen jam kerja, tujuannya untuk membatasi mobilitas masyarakat yang tidak masuk sektor esensial dan kritikal.

OPS YUSTISI PPKM DARURAT : KBO Lantas Ali Fuazi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri menginterogasi angkutan orang di depan Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id

Satu per satu kelengkapan pengendara diperiksa. Baik identitas hingga tujuan bepergian. Akibatnya, sempat menimbulkan kemacetan hingga exit Tol Kebomas. Pengendara yang tidak bisa menunjukkan tujuan dan keterangan bepergian diputarbalik.

“Operasi ini bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat. Masyarakat yang bekerja bukan di sektor esensial dan kritial, atau tidak ada kepentingan mendesak langsung kami minta putar balik. Kami berharap PPKM Darurat ini bisa dipahami dan dipatuhi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu berharap para pekerja maupun perusahaan mendukung upaya penanganan Covid-19. Pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi mereka yang membandel. Apalagi, Bupati Gresik telah mengeluarkan SE  nomor 13/2021. “Masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak, agar jangan kemana-mana nang omah wae, Gresik Jaman Now,”kata perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari Selengkapnya

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik


GRESIK,1minute.id – Memasuki hari kelima masa PPKM Darurat aparat semakin gencar melakukan operasi yustisi. Bahkan, kesatuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Gresik mulai melakukan penyekatan sejumlah protokol di Kota Santri pada Rabu, 7 Juli 2021.

Penyekatan dilakukan diantaranya di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas. Pengalihan arus di jalan nasional ini dimulai pukul 11.00 hingga 14.00. Semua kendaraan kecuali mobil ambulans dan kendaraan warga sekitar yang diperbokehkan masuk kawasan itu.

Selain Jalan Veteran, korp sabuk putih juga melakukan pengalihan arus lalu lintas Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Penutupan jalan kabupaten yang terdapat Alun-alun Gresik, masjid Jamik, Kantor DPRD Gresik dan Pendapa Bupati Gresik dimulai pukul 16.00 -04.00. Pada jam tersebut, kawasan Alun-alun di Gresik Kota Lama (GKL) kerap tempat berkumpul masyarakat.

Pengalihan arus di Jalan Veteran dan KH Wachid Hasyim, Gresik ini untuk kali pertama dilakukan aparat kepolisian Polres Gresik sejak wabah Covid-19 mulai awal Maret 2020. Pasalnya, perkembangan Covid-19 semakin mengkhawatirkan. 

Pada PPKM sebelumnya hanya Jalan A.Yani dan Tridharma Petrokimia Gresik yang dilakukan penutupan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, penyekatan di sejumlah ruas jalan ini untuk membatasi pergerakan masyarakat selama PPKM Darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. 

“Kalau tidak keperluan sangat penting, Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae,”kata Yanto Mulyanto pada Rabu, 7 Juli 2021. ( yad)

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik Selengkapnya

Super Women Gagalkan, Aksi Spesialis Pencuri Smartphone di Kos-kosan Putri


GRESIK,1minute.id – Eko Prihantono, alap-alap smartphone kos-kosan putri meringis kesakitan. Lelaki 49 tahun itu dibekuk setelah menggerayangi kamar kos yang ditempati oleh Dina Purnamasari, 33, di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Dua gawai milik korban disita polisi sebagai barang bukti. Korban Dina lega. Sebab, perjuangan super women berhasil. Meski, sebagian anggota tubuhnya memar akibat terseret motor pelaku asal Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Malang sejauh 5 meter. 

Ceritanya, sekitar pukul 12.00, tersangka Eko Prihantono mengendap-endap masuk kamar kos korban Dina Purnamasari di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Siang itu, korban sedang berada di kamar kakaknya. Tatkala, Dina balik ke kamar melihat seorang lelaki misterius keluar kamar kosnya. “Koen sopo (kamu siapa),”tegur Dina.

Lelaki yang belakangan diketahui bernama Eko Prihantono, 49, asal Bululawang, Malang itu memilih kabur dan menstarter motornya. Dina, super women lalu menggandoli bagian belakang motor pelaku. Eko malah tancap gas. Tubuh Dina pun terseret hingga 5 meter. 

Dina pun teriak maling…! Teriakan perempuan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) bagai sebuah komando. Massa yang berada di sekitar lokasi kejadian melakukan pengejaran. Sebagian lainnya menghubungi polisi. Kanitreskrim Polsek Driyorejo Ipda Suhari bersama anggota dibantu massa memblokade akses pelarian pelaku dengan sebatang bambu. Eko pun menyerah.

Massa yang geram lalu menghajar pelaku. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi memgatakan, dalam pemeriksaan tersangka Eko mengaku berulangkali mencuri. “Sasarannya tempat kos-kosan putri memanfaatkan keteledoran penghuninya,”kata Kompol Zunaedi pada Senin, 5 Juli 2021.

Mantan Kasat Binmas Polres Gresik itu mengimbau masyarakat agar jangan teledor. Tetap waspada akan situasi lingkungan sekitar. Jangan memberi kesempatan pada pelaku tindak pidana.”Tersangka dikenakan pasal 365 KUHP, diancam hukuman 7 tahun mendekam didalam penjara”. (yad)

Super Women Gagalkan, Aksi Spesialis Pencuri Smartphone di Kos-kosan Putri Selengkapnya

Tugas Kemanusiaan, Polres Gresik TurunTangan Bantu Distribusi Oksigen ke Rumah Sakit

GRESIK, 1minute.id – Lonjakan jumlah kasus corona virus disease 2019 membuat permintaan kebutuhan oksigen di rumah sakit meningkat. Polres Gresik turun tangan. Sejumlah anggota Polres Gresik dikerahkan untuk membantu melakukan distribusi oksigen pada Minggu malam, 4 Juli 2021.

Pasalnya, oksigen bagi pasien Covid-19 menjadi kebutuhan vital. Bantuan distribusi oksigen dilakukan korp baju coklat diantaranya ke RS PKU Muhammadiyah di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

DISTRIBUSI OKSIGEN : Truk Sat Sabhara Polres Gresik ketika membantu distribusi tabung oksigen ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah di Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah pada Minggu malam, 4 Juli 2021 ( foto : humas Polres Gresik for 1minute.id)

Sebanyak delapan anggota Sat Sabhara Polres Gresik menggunakan truk kesatuan mengangkut 25 tabung ukuran 6 meter kubik (m³) mengambil dari pabrik Samator di Gresik. Sekitar pukul 21.00 puluhan tabung oksigen itu tiba di Puskesmas berlokasi di Desa Sekapuk,Kecamatan Ujungpangkah.

Saat bersamaan sekitar 5 tabung persedian di puskesmas habis. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pengawalan dilakukan untuk memperlancar proses distribusi oksigen ke rumah sakit. “Setiap kali ada distribusi tabung oksigen akan kami kawal,”kata AKBP Arief Fitrianto pada Senin, 5 Juli 2021.

Pihaknya mengaku bertekad mengawal pengeluaran maupun pendistribusian oksigen seperti halnya pengawalan pendistribusian vaksin Covid-19. “Saat ini penggunaan oksigen diutamakan untuk kepentingan medis. Ini tugas kemanusiaan,”tegas alumnus Akpol 2001 ini. (yad)

Tugas Kemanusiaan, Polres Gresik TurunTangan Bantu Distribusi Oksigen ke Rumah Sakit Selengkapnya

Warga Gresik Nang Omah Wae, Pelaku Usaha Membandel Sanksi Pencabutan Izin Usaha


GRESIK,1minute.id – Gresik Jaman Now resmi dilaunching oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021.

Orang Gresik Jangan Kemana-mana , Nang Omah Wae ini bertujuan untuk mencegah persebaran wabah Covid-19 yang semakin mengganas. Termasuk di Gresik. Gerakan anyar ini muncul setelah pemerintah memutuskan PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Gresik Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae (Jaman Now) ini lahir diinisiasi oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mencermati perkembangan pagebluk Covid-19 yang semakin mengganas secara nasional , termasuk di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Saya meminta kepada ASN Pemkab Gresik sebagai teladan bagi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,”kata Wabup Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah dalam sambutannya. Bila tidak ada keperluan mendesak, imbuh Bu Min, tetap stay di rumah saja.

GRESIK JAMAN NOW : Forkopimda Gresik dalam launching Gresik Jaman Nowo di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin. 5 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Launching Gresik Jaman Now ditandai dengan menempelkan stiker di kaca belakang mobil dinas Wabup Aminatun Habibah ini dihadiri forkopimda plus. Yakni, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kejari Gresik Heru Winoto, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Pj Sekretaris Daerah Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno berlangsung tidak lebih 30 menit.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, selama masa Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pihaknya bersama TNI dan Pol PP akan semakin intensif melakukan operasi yustisi. Alumnus Akpol 2001 itu, memberikan warning kepada masyarakat maupun pelaku usaha untuk mematuhi aturan masa PPKM Darurat.

“Setiap ada kerumunan akan kami bubarkan,” tegas perwira dua melati di pundak itu. Sedangkan, bagi pelaku usaha yang membandel sudah disiapkan sanksi. “Bentuk sanksi mulai peneguran hingga pencabutan izin usaha,” tegasnya. Pencabutan izin usaha akan diusulkan kepada pemerintah kabupaten. (yad)

Warga Gresik Nang Omah Wae, Pelaku Usaha Membandel Sanksi Pencabutan Izin Usaha Selengkapnya

Gresik Jaman Now, PPKM Darurat Operasi Yustisi dan Lakukan Penyekatan di Tiga Titik


GRESIK, 1minute.id – Masa PPKM Darurat Jawa Bali memasuki hari kedua pada Minggu, 4 Juli 2021. Tim gabungan terdiri dari TNI. Polri dan Pol PP masif melakukan operasi yustisi. Pada Sabtu malam, 3 Juli 2021 operasi yustisi dilakukan serentak di wilayah hukum Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan memimpin operasi yustisi di Gresik Kota yakni Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Sasaran operasi adalah warung kopi, kafe hingga mal serta tempat fasilitas umum yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Petugas dalam operasi yustisi ini masih persuasif. Melakukan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan mensosialisasikan pemberlakuan jam malam pukul 20.00. Petugas melakukan himbauan secara humanis.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pemerintah telah menggulirkan PKKM Darurat. Polres Gresik mempelopori Gerakan Gresik “Jaman Now,” atawa JANgan keMANa-mana Nang Omah Wae. “Gerakan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat Gresik. Sehingga harapannya tidak terjadi kerumunan dan mencegah penyebaran Covid-19,”kata Alumnus Akpol 2001 disela operasi yustisi hari pertama pada Sabtu malam, 3 Juli 2021. 

Selain operasi yustisi, Polres Gresik kembali memberlakukan penyekatan di perbatasan Gresik dengan Surabaya ditempatkan di simpang empat Segoromadu ; Gresik dengan Lamongan di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan dan exit Tol Manyar. “Melalui operasi yustisi ini, kami ingin mengingatkan masyarakat Gresik bahwa PPKM Darurat telah dimulai,”tegas AKBP Arief Fitrianto. 

Sebelumnya, Sabtu pagi sejumlah petugas gabungan membubarkan kerumanan massa di salah satu kafe di Jalan DR Soetomo, Gresik. Massa mayoritas kaum milenial memakai kaus hitam adalah peserta games online, Mobile Legends. (yad)

Gresik Jaman Now, PPKM Darurat Operasi Yustisi dan Lakukan Penyekatan di Tiga Titik Selengkapnya

Nyenggol Bodi Dump Truck, Mahasiswa Terjatuh dan Meninggal

GRESIK,1minute.id – Seorang pengendara motor tergeletak di Jalan Raya Desa Putatlor, Kecamatan Mwnganti, Gresik. Pengendara itu bernama Agil Wahyuningsih, 20 tahun. Mahasiswi asal Desa Kedungmojo, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo itu meninggal akibat kecelakaan. 

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada saat kendaraan sepeda motor yang dikumudikan korban berjalan dari arah selatan menuju utara atau Menganti menuju Cerme.

Saat korban berada di Jalan Raya Putatlor, Kecamatan Menganti hendak mendahului sebelah kanan kendaraan dump truck tronton nomor polisi (nopol) W 8479 UT yang dikemudikan Jainul Mustofa. Diduga terlalu mepet sehingga bodi motor pengendara menabrak bagian belakang truk dan terjatuh. Korban mengendarai motor sendiri.

“Kendaraan truk dan motor korban berjalan searah. Saat mendahului kurang memperhatikan arah depan dengan jelas dan tidak menjaga jarak aman sehingga membentur bodi belakang kanan kendaraan,”ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 2 Juli 2021.

Ditambahkan Suharto, akibat kecelakaan lalu lintas tersebut korban meninggal dunia. Saat diperiksa petugas, mahasiswi itu mengalami luka di kepala. Diduga karena jatuh dan kepala korban membentur badan jalan. “Petugas korban lalu di bawa ke RSUD Ibnu Sina, untuk dimintakan Visum Et Repertum jenazah,”katanya. (yad)

Nyenggol Bodi Dump Truck, Mahasiswa Terjatuh dan Meninggal Selengkapnya