Gatot Kaca dan Arjuna Turun Kayangan untuk Mengajak Pemohon SIM Vaksinasi

GRESIK, 1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik punya cara sendiri untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat. Mereka menyediakan gerai vaksin Presisi untuk pemohon surat izin mengemudi (SIM).

Bahkan, pemohon yang telah mendapatkan vaksin ada jalur fast track SIM. Jalur pelayanan SIM tanpa antri di kantor Satpas Satlantas Polres Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Regident Sat Lantas Ipda M Yan Harry Irmanto mengatakan Gerai Vaksinasi gratis ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-75 Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli. 

Vaksinasi gratis ini, imbuhnya, digelar sebagai bentuk transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. Pihaknya berharap pandemi segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali.

“Setiap hari kami sediakan sebanyak 100 dosis vaksin. Pemohon yang datang baik pengurusan baru maupun memperpanjang masa berlaku SIM, langsung kami tawari untuk divaksin dan diperiksa kesehatannya,”kata Ipda Yan Harry pada Senin, 28 Juni 2021.

Melalui vaksinasi di layanan Polri, diharapkan paradigma masyarakat terkait vaksinasi bisa berubah. Yakni vaksin aman dan halal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk ikut disuntik vaksin.

Antusiasme pemojon sangat tinggi. Petugas telah mengantisipasi adanya pemohon SIM yang membludak. Mayoritas mengikuti vaksinasi tersebut, kecuali mereka yang memang tidak diperbolehkan. Seperti sedang hamil, sakit dan beberapa indikator lainnya.

Neneng Bisyaroh, misalnya. Perempuan 32 tahun ini mengaku sangat terbantu adanya vaksinasi gratis untuk pemohon SIM di Satpas Polres Gresik. “Saya dapat kabar itu pagi-pagi sudah datang. Alhamdulillah tidak sampai antri. Vaksin juga tidak sakit dan aman,”imbuh perempuan tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas ini. Pemohon terasa nyaman, karena petugas pelayanan ada memakai kostum tokoh pewayangan Gatot Kaca dan Arjuna. (yad)

Gatot Kaca dan Arjuna Turun Kayangan untuk Mengajak Pemohon SIM Vaksinasi Selengkapnya

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup

GRESIK,1minute.id – Industri pariwisata di Kota Santri sepakat untuk tutup selama 17 hari. Keputusan itu diambil setelah forkopimda bertemu dengan pengelola wisata di ruang pertemuan Dynasty Water World di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Kamis, 1 Juli 2021.

Pertemuan itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail untuk mendukung penetapan PPKM mikro darurat Jawa dan Bali. 

“Mohon maaf undangan kami yang terasa mendadak ini, tapi Alhamdulillah saudara berkenan hadir dan semuanya 100 persen hadir,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Bupati mengajak semua pihak untuk mendukung keputusan Pemerinta tentang pemberlakuan PPKM Mikro darurat Jawa Bali ini.  “Perkembangan paparan Covid-19 di Indonesia trennya selalu naik. Hampir di semua kabupaten/ kota di Jawa dan Bali, tak terkecuali di Kabupaten Gresik. Hampir semua rumah sakit sudah mulai menolak pasien. Faktanya akhir-akhir ini banyak yang meninggal,”jelas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani menambahkan dalam waktu 4 hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh. Bupati juga mendapat laporan bahwa pemakaman di suatu wilayah di Gresik sudah penuh. “Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan asset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

RAKOR PPKM DARURAT : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rakor PPPKM Darurat pada Kamis, 1 Juli 2021 ( foto : ist )

Terkait pelaksanaan PPKM mikro darurat di Gresik, Bupati yang sudah disetujui oleh Forkopimda dan pengelola tempat wisata akan menutup tenpat wisata. Tak hanya tempat wisata, Bupati juga akan menutup tempat-tempat umum yang lain misalya Alun-alun, taman dan lain-lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Pengetatan protokol kesehatan di semua tempat akan diberlakukan dengan dukungan Kodim 0817 Gresik dan Polres Gresik.

Dimasa PPKM darurat ini, Bupati juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menggenjot dan melakukan percepatan vaksinasi. “Kita sudah melaksanakan vaksinasi terbesar di Jawa Timur. Meski demikian kami akan terus melaksanakan vaksinasi ini kepada seluruh masyarakat,”tegas Bupati berusia 36 tahun ini.

Sementara itu, perwakilan pengelola Destinasi Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) Ujungpangkah Purwadi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah di masa pandemi ini. 

Dawam, pengelola wisata Gosari setali tiga uang dengan Purwadi. Dawan mengatakan, pihaknya, sebelum adanya keputusan PPKM Mikro Darurat telah diputuskan telah menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. (yad)

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup Selengkapnya

Selebgram Ditangkap Polisi Karena Mencuri Perhiasan dan Uang Tunai

GRESIK,1minute.id – Selebgram Yoga Windy Agustian diamankan polisi. Master of Ceremony berusia 27 tahun ngontrak di Kompleks Pondok Permata Suci, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik itu ditangkap karena diduga melakukan pencurian perhiasan seberat 80 gram dan uang tunai Rp 10 juta.

Kini, Yoga yang memiliki 4.885 follower itu mendekam ditahanan Polsek Manyar. Ia pun sementara waktu tidak bisa berbagi cerita di media sosial. Informasi yang dihimpun pencurian perhiasan dan uang dirumah sahabatnya bernama Akhmad Syaiful Latif , 28, warga Jalan Barabai, Kompleks Perumahan Gersik Kota Baru (GKB),  Kecamatan Manyar, Gresik.

Pencurian dilakukan dua kali pada 3 dan 8 Juni 2021. Yoga masuk menggunakan kunci pemilik rumah yang ditaruh di atas lemari sepatu di teras rumah korban. Yoga mengetahui tempat kunci rumah  karena sudah  akrab dengan korban. Bahkan, ketika korban menikah Yoga didapuk sebagai host. 

Kali pertama pencurian dilakukan pada 3 Juni 2021 ketika Yoga sedang menghias mobil yang akan digunakan oleh korban Akhmad Syaiful Latif hendak nikah. Saat itu, tersangka Yoga pura-pura izin ke toilet kemudian mengambil sejumlah perhiasan.

Yoga pun seperti ketagihan. Pada 8 Juni 2021 Yoga melihat story WhatsApp Norma, istri Syaiful sedang berada berlibur. Yoga lalu menanyakan kepada Norma liburan dimana dan dijawab di Sarangan, Magetan. Yoga yang kerap berpenampilan perlente itu kembali mendatangi rumah korban. Mengambil kunci ditempat biasa korban menyimpan. 

Yoga pun leluasa mengacak-acak isi lemari tempat korban menyimpan perhiasan dan uang. Ia mengambil perhiasan seberat 1,46 gram, dua buah gelang 2 gram, satu cincin 2 gram, empat gelang lapisan emas, uang tunai Rp 10 juta.Barang curian itu dimasukkan ke dalam saku celana.

Seperti pepatah, tidak ada kejahatan yang sempurna. Belakangan terungkap, aksi solo Selebgram itu terekam kamera pengintai atawa closed circuit television/CCTV. 

Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Manyar melihat ada mobil yang mencurigakan di sekitar rumah korban Syaiful. Mobil tersebut diketahui kerap dipakai Yoga. 

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana menerangkan pelaku pencurian dengan pemberatan pembobolan rumah ini diamankan kurang dari sepekan. “Uang hasil pencurian digunakan untuk membayar hutang, memenuhi gaya hidup pelaku sendiri. Sebagian hasil curian dibelikan pakaian dan lain sebagainya. Modusnya memang pertama hutangnya banyak dan gaya hidup,”kata Iptu Bima pada Kamis, 24 Juni 2021. 

Selain menjadi MC, tersangka sering mendapatkan jasa endorse di akun instagram pribadinya. Gaya hidup tersangka ini seperti selebgram. Mulai dari travelling, kemudian shopping atau belanja barang branded. Tersangka selain terjerat pinjaman online, dia juga memiliki hutang kepada Wedding Organizer yang menggandengnya. Tersangka tak kunjung menyetor uang hasil job manggung.

Alumnus Akpol 2013 ini menambahkan hubungan korban dan tersangka sudah kenal lama sejak 2017. Karena sudah kenal dengan korban tahu lokasi barang berharga disimpan, korban mengalami kerugian sebesar Rp 38 juta.

“Berdasarkan rekaman CCTV, keterangan saksi dan korban, kita dalami pelaku, saat diamankan pelaku dirumah tanpa perlawanan,”terangnya.
Sementara hasil penyidikan baik dari korban atau saksi, pelaku masih beraksi seorang sendiri.

Barang bukti yang diamankan polisi berupa surat perhiasan emas, satu buah kalung emas kadar 16 karat, kalung emas kadar 16 karat, perhiasan emas model kancing kadar 6 karat dengan berat 3,5 gram, gelang emas perhiasan kadar 8 karat berat 5,8 / 4,6 gram.

Empat buah kalung perhiasan emas. Satu buah gelang gesper huruf berat 1,46 gram. Kemudian barang-barang branded berharga jutaan rupiah berupa kaos singlet bermerk, kaos jins, celana pendek bermek, kemeja motif batik.

Duda yang juga kerap menerima endorse di media sosial instagram ini hanya bisa melihat barang curian berupa emas, beserta pakaian dan sepatu dengan harga mahal yang dibelinya dari uang hasil mencuri dipajang saat pers release di Mapolsek Manyar.

“Karena kebutuhan kepepet, saya menyesal, tidak diulangi lagi,”kata Yoga lirih. Penyidik menjerat tersangka Yoga dengan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (yad)

Selebgram Ditangkap Polisi Karena Mencuri Perhiasan dan Uang Tunai Selengkapnya

Diduga Dikeroyok Segerombolan Pemotor, Anak asal Mojokerto Kelenger, Penuh Luka


GRESIK,1minute.id –  Aksi kekerasan terhadap anak terjadi di Jalan Raya Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik pada dini hari tadi, Kamis, 24 Juni 2021. Seorang inisial Is, 14, warga Dawarblandong, Mojokerto sekujur tubuhnya luka-luka. Korban diduga dikeroyok sekelompok pengendara motor . Diduga kelompok geng motor.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dikonfirmasi membenarkan kejadian pengeroyokan terhadap anak di bawah umur itu. “Kami masih melakukan penyelidikan,”ujar Tatak Sutrisno dikonfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 24 Juni 2021.

Sejumlah anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Menganti dikerahkan untuk melakukan penyelidikan. “Baru tiga orang yang kami mintai keterangan sebagai saksi,”ujar mantan Kapolsek Cerme, Gresik itu. Penyelidikan dilakukan meski anak korban belum melaporkan kejadian kepada Polsek. 

“Saya semalam bersama anggota melakukan patroli bahkan sampai tidur di kantor untuk memastikan kamtibmas aman. Baru sampai kantor mendapatkan laporan masyarakat terkejadian itu,”terang perwira tiga balok di pundak itu. 

Namun, Tatak bisa menjelaskan detail kejadian dan motif pengeroyokan kepada korban. “Kami masih melakukan penyelidikan,”katanya. Informasi yang dihimpun 1minute.id, penggeroyokan korban berinisial Is, 14, warga Dawarblandong, Mojokerto itu terjadi sebelum subuh. “Kejadiannya sekitar pukul 03.00,”ujar sumber itu.

Pagi korban bersama sejumlah temannya melintas di Jalan Raya Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Tiba-tiba ada sekolompok pemuda mengendarai motor langsung menyerang korban. Akibat serangan membabi buta itu korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya yakni luka robek di bagian kepala, punggung, tangan dan paha. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Islam Cahaya Giri di Jalan Raya Bringkang, Kecamatan Menganti. (yad)

Diduga Dikeroyok Segerombolan Pemotor, Anak asal Mojokerto Kelenger, Penuh Luka Selengkapnya

Sambut HUT Bhayangkara, Kapolres Gresik Donor Darah, Beri Teladan Anggota untuk Peduli Sesama


GRESIK,1minute.id – Sebuah teladan  ditunjukkan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Alumni Akpol 2001 ini memberikan teladan kepada anggotanya untuk peduli kepada masyarakat meski kondisi pandemi corona. Perwira dua melati di pundak itu ikut melakukan donor darah pada Rabu, 23 Juni 2021.

Aksi kemanusiaan menyambut HUT ke-75 Bhayangkara itu diikuti lebih dari 100 personel gabungan dari Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik. Donor darah dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan panitia.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sebagai wujud kepedulian Polri ditengah pandemi Covid-19. ” Bakti sosial ini bekerjasama dengan UPT PMI Gresik. Semoga bisa membantu saudara kita yang membutuhkan darah di tengah pandemi Covid-19,”ujar Kapolres AKBP Arief. 

Pada kesempatan itu, mantan Kapolres Ponorogo itu seakan tidak pernah lelah mengingatkan kepada anggota, agar terus-menerus mengkampanyekan disiplin mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, diberbagai daerah mengalami peningkatan kasus Covid-19. “Gresik harus mengantisipasi penyebarannya dengan meningkatkan kesadaran menerapkan prokes,”tegas Arief Fitrianto.

Selain Kapolres dan anggota, kegiatan itu juga diikuti Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, beserta pejabat utama juga ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya. (yad)

Sambut HUT Bhayangkara, Kapolres Gresik Donor Darah, Beri Teladan Anggota untuk Peduli Sesama Selengkapnya
https://www.1minute.id/wp-content/uploads/2021/06/2206_pemakaman_covid.jpg

Perketat PPKM skala Mikro hingga Awasi Proses Pemakaman Warga

GRESIK, 1minute.id – Operasi yustisi penegakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro semakin diintensifkan. Tujuannya, mengingatkan masyarakat tentang  bahaya virus asal Wuhan, Tiongkok itu masih mengancam kesehatan hingga merengut nyawa manusia. 

Pengawasan ketat PPKM skala Mikro diantaranya dilakukan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Trantib dan Tenaga Kesehatan di Kecamatan Manyar pada Selasa, 22 Juni 2021. Sambil membawa megaphone petugas gabungan tidak hanya keliling melakukan pengawasan di tempat berpotensi menimbulkan kerumunan massa. 

Pengawasan dilakukan petugas gabungan itu, mulai dari warung kopi hingga proses pemakaman warga mereka. Petugas gabungan ikut turun ke pemakaman memastikan standar protokol kesehatan diterapkan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak kendor menerapkan disiplin protokol kesehatan di setiap aktifitas sehari-hari,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Selasa, 22 Juni 2021.

Merebaknya kembali wabah corona virus disease 2019 ini ditengarai menurunnya kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi prokes. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak serta prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kami tidak akan pernah bosan mengimbau agar jangan sampai abai prokes,”tegas alumnus Akpol 2021 itu.

Sementara itu, Satgas Covid-19 Gresik merilis perkembangan data baru kasus di Kota Santri ini. Berdasarkan data itu, terjadi penambahan kasus baru berjumlah 16 kasus sehingga terakumulasi menjadi 5.829 kasus. Sedangkan, kasus sembuh hanya bertambah 9 kasus menjadi 5.340 kasus, isolasi 129 kasus dan meninggal 360 kasus. (yad)

Perketat PPKM skala Mikro hingga Awasi Proses Pemakaman Warga Selengkapnya

Diduga Pelaku Curanmor, Terlanjur Digebuki, eee… Ternyata Maling Helm

GRESIK,1minute.id – IkhwanuI Mubin menjadi bulan-bulan masa di Alun-alun Gresik pada Sabtu malam, 19 Juni 2021. Pemuda 39 tahun dihajar karena diduga mencuri helm merek Cargloss warna putih milik korban Moch Revaldo Hermawan, 16. 

Korban yang tinggal di  Kompleks Perumahan Banjarsari Asri, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik itu menaruh helm  yang harga dipasaran Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu itu spion motornya. Pelaku yang asal Desa Lengkong, Kecamatan Mojosari, Moiokerto itu mengembatnya.

Informasi yang dihimpun, terduga pelaku  IkhwanuI Mubin tiba di Alun-alun Gresik pada Sabtu, 19 Juni 2021 sekitar pukul 18.00. Lelaki 39 tahun itu lalu memarkir motornya di depan Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Terduga memarkir di dekat motor korban yang terdapat helm Cergloss warna putih itu.

Terduga Mubin lalu pergi ke toilet. Setelah itu, naik ke bagian selasar Alun-alun. Ia naik selasar untuk memantau situasi lapangan. Dalam hitungan menit, Mubin turun lalu mengembat helm milil korban Moch Revaldo Hermawan, 16, warga Kompleks Perumahan Banjarsari Asri, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik.

Nahas, aksi yang tidak terpuji dilakukan Mubin, yang bekerja di salah satu pabrik di kawasan Wringinanom itu diketahui korban dan diteriaki maling. Mubin, 39, asal Desa Lengkong, Kecamatan Mojosari, Moiokerto itu digebuki massa. Mubin ditolong anggota Satpol PP yang bertugas menjaga pendapa rumah dinas Bupati Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Gresik Kota AKP Inggit Prasetiyanto mengatakan, ada empat anggota Polsek Gresik Kota menuju lokasi kejadian di depan Pendapa Bupati di Alun-alun Gresik itu. Mereka adalah Aiptu Jamal, Aipda Koko, Aipda Agus Setiawan dan Bripka Ical. “Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Tapi, bukan pelaku curanmor,”kata AKP Inggit dikonfirmasi Minggu, 20 Juni 2021. (yad)

Diduga Pelaku Curanmor, Terlanjur Digebuki, eee… Ternyata Maling Helm Selengkapnya

Gasak Gawai, Jual Via Facebook, Uangnya untuk Istri dan PIL, Arif Residivis Diringkus Polisi


GRESIK, 1minute.id –  Cinta segi tiga yang dijalani Arif Rahman Hakim mengantarkannya ke hotel prodeo. Pasalnya, untuk membiayai istri dan perempuan idaman lain (PIL)-nya, lelaki asal Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ini dengan cara mencuri smartphone. 

Arif ditangkap ketika mencuri gawai milik seorang warga di Jalan Kyai Syafi’i , Desa Suci, Kecamatan Manyar sekitar pukul 03.00. Smsrtphone korban sedang di charger. Nahas, ketika kabel pengisi baterai dicabut, gawai berdering. 

Korban yang seorang pendekar itu terbangun. Arif pun tertangkap massa lalu digebuki. Dalam pemeriksaan polisi geleng-geleng kepala. Sebab, bapak tiga anak berusia 26 tahun bolak-balik keluar dan masuk penjara. Sejak bebas dari penjara pada Januari 2021, Arif mengaku sekitar 8 kali mencuri habdphone.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti mengatakan, pelaku merupakan seorang residivis, sudah bolak-balik keluar masuk penjara karena kasus pencurian.

“Tersangka  baru bebas Januari 2021 ini adalah pemain lama, seorang residivis, bebas usai mendapat asimilasi dan kembali melaksanakan aksinya di Gresik. Mulai dari wilayah Kecamatan Panceng, Ujungpangkah dan Manyar,”terang Bima Sakti.

Modusnya, terang alumnus Akpol 2013, tersangka berpura-pura numpang ke toilet sambil celingukan mencari sasaran. Lokasi yang dijadikan sasaran oleh tersangka adalah warung kopi, musala, pom bensin dan rumah. Setiap beraksi selalu memilih waktu dinihari.

“Sasaran berupa handphone, dari hasil penyelidikan total sekitar 7 sampai 8 handphone hasil curian dijual di Facebook, dengan cara diposting di grup Facebook. Handphone curian dijual dengan harga Rp 300 ribu,”terang Bima.

Uang hasil kejahatan digunakan oleh tersangka untuk apa saha ? Arif mengaku uang hasil mencuri digunakan kebutuhan rumah tangga, istri dan tiga anaknya. “Juga untuk pacar,”kata Arif yang kerap mengendarai motor sport itu. (yad)

Gasak Gawai, Jual Via Facebook, Uangnya untuk Istri dan PIL, Arif Residivis Diringkus Polisi Selengkapnya

Viral, Massa Hakimi Pencuri Motor, Begini Kondisinya

GRESIK,1minute.id – Irfan Sutikno babak belur dihajar massa. Pemuda 43 tahun menjadi bulan-bulan massa karena tertangkap basah mencuri sepeda motor di Jalan Raya Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Gresik. 

Tertangkapnya warga Tempel Sukorejo, Wonorejo, Tegalsari, Surabaya itu viral di media sosial (medsos) sejak Senin, 14 Juni 2021 pukul 16.45. Dalam medsos kali pertama diposting oleh Andri Akhir Dhiata di akun Wringinanom Update News kemudian screenshot oleh Ahmad Baderi Islam di akun facebook Gresik Sumpek banjir ribuan like dan ratusan komentar.

Komentar netizen beragam. Taufik Firmansyah, misalnya, “Jgn main hakim sendiri, hakimi bersama saja. “Lah k seh muluz ngunu….emaneeee,”kata Tri Ariyanto. Komentar lainnya “Tukokno sarapan sego bungkus lurr.gk usa disakiti,“kata muhammad Arifun.

Dari Informasi yang dihimpun pencurian sepeda motor terjadi pada Senin, 14 Juni 2021 sekitar pukul 16.40. Sore itu, korban Abdul Kotib, 31, sedang ngopi di warkop di Jalan Raya Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Kotib memarkir motornya, Honda Scoopy nomor polisi W 4001 BF. 

Tiba-tiba datang pengendara Yamaha Vixion berboncengan. Salah seorang turun lalu menggasak motor Honda Scoopy. Kotib lalu berteriak maling. Bagai sebuah komando, Kotib dibantu massa melakukan pengejaran. Massa berhasil memepet dan menendang motor yang dikendarai pelaku -belakangan mengaku bernama-Irfan Sutikno itu tersungkur.

Massa yang sudah terlanjur igit-igitan menghajar Irfan. “Maling ketangkep. Posisi diamankan di pabrik baja Sumengko. Maling sepeda di Sumengko,”tulis Andri. (yad)

Viral, Massa Hakimi Pencuri Motor, Begini Kondisinya Selengkapnya

Bersih-bersih Preman Berlanjut, Diduga Memalak Pengunjung Pasar, Lima Orang Diamankan


GRESIK, 1minute.id – Perburuan preman berlanjut. Polisi kembali mengamankan lima orang diduga sebagai tukang palak atau melakukan pungutan liar.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, lima preman yang digiring ke Mapolres Gresik diamankan di dua tempat yakni Jalan Gubernur Suryo, Gresik dan Pssar Bringkang, Kecamatan Menganti. “Saat dilakukan operasi, preman tersebut kedapatan sedang melakukan pemalakan terhadap pengunjung pasar dan sopir truk,”ujar Kapolres Gresik Arief Fitrianto pada Senin, 14 Juni 2021. 

Instruksi menggelar operasi praktik premanisme itu setelah Kapolri mendapatkan perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo. “Penertiban premanisme merupakan bagian tugas Polri menindaklanjuti keluhan masyarakat,”kata alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu engimbau masyarakat apabila mengetahui adanya aksi premanisme segera melapor pada Kepolisian terdekat atau melalui call center 110. Premanisme yang mereka lakukan dikategorikan meresahkan masyarakat. Seperti pemalakan atau pemungutan liar (pungli).

Selain bersih-bersih preman, polisi juga mengingatkan  pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. (yad)

Bersih-bersih Preman Berlanjut, Diduga Memalak Pengunjung Pasar, Lima Orang Diamankan Selengkapnya