Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor


GRESIK,1minute.id – Menjelang Idul Fitri tren kejahatan cenderung meningkat. Masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Seperti yang dialami pasangan suami-istri, Iqbal Agus Wahyudi , 24, dengan Anjasari Jamil , 23.

Pasutri itu menjadi korban keganasan bandit jalanan di Jalan Raya Karanglo, Desa/Kecamatan Driyorejo. Tas warna pink milik Anjasari berisi uang dan ponsel ditarik bandit jalanan hingga korban gulung kuming dari motornya di jalan beraspal.

Informasi yang dihimpun, pasutri Iqbal dan Anjasari berboncengan naik Honda Scoopy nopol AG 3922 VAE.  Sewaktu melintas di Jalan Raya Karanglo Desa/Kecamatan Driyorejo dikuntit dua pelaku yang mengendarai Honda Mega Pro nopol W 3595 DE.

Salah satu pelaku menarik tas selempang milik korban sehingga oleng ke kiri. Tarikan bandit jalanan itu membuat tali tas Anjarsari terputus. Iqbal yang asal Taman, Sidoarjo itu kehilangan keseimbangan, kemudian terjatuh dari motornya.

Iqbal dan istrinya, mengalami luka-luka teriak minta tolong. Massa mendengar teriakan melakukan pengejaran. Bandit jalanan belakangan diketahui bernama Dimas Catur Aditya , 23, dan Govin Ganda Ganjar, 21 tertangkap massa.

Pelaku tinggal Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya digebuki massa. Beruntung ada polisi yang sedang patroli disekitar lokasi kejadian.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo AKP Zunaedi membenarkan penangkapan jambret itu. “Kini pelaku beserta barang buktinya yakni tas slempang, satu unit ponsel, uang tunai Rp 60 ribu, dan satu unit motor Honda Mega Pro W 3595 DE milik pelaku kami amankan,”kata AKP Zunaedi kepada wartawan pada Senin, 19 April 2021. (yad)

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor Selengkapnya

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar patroli blue light pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Patroli dengan menyalakan lampu rotator warna biru itu itu menyisir jalur rawan aksi kriminalitas, laka lantas dan balap liar. 

Patroli dalam rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2021 diharapkan bisa memberikan perasaan aman masyarakat Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Turjawali Iptu Darwoyo mengatakan kegiatan patroli ini dilaksanakan dengan sasaran tempat keramaian seperti SPBU, ATM Center, minimarket, serta perumahan atau pemukiman warga.

Selain, pelaksanaan penggal jalan di jalur protokol maupun jalur rawan laka dan balap liar dalam wilayah hukum Polres Gresik. Serta memberikan himbauan kepada kelompok warga yang masih beraktivitas pada malam hari agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap situasi yang ada di lingkungan sekitarnya. 

“Pelaku kejahatan bertindak karena ada niat dan kesempatan, jangan sampai kita lengah dan memberi kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan di wilayah kita,”kata Iptu Darwoyo. 

Selain itu, anggota juga menghimbau kepada warga masyarakat Gresik agar selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. “Adanya partisipasi dan peran serta dari seluruh elemen masyarakat dapat mensukseskan program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19,”tambah Darwoyo.

Dengan adanya patroli dialogis ini dapat menciptakan sinergitas antara anggota kepolisian dengan warga sekitar sehingga dapat tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. 

Dalam catatan 1minute.id kurun waktu dua pekan terakhir aksi kejahatan marak di wilayah hukum Polres Gresik. Sedikitnya ada lima kejadian yang menjadi pekerjaan rumah kepolisian resor Gresik. Lima kejadian itu adalah :

3 April 2021 : Perampokan rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi Kulon. Korban dikalungi golok, disekap. 

4 April 2021 : Rumah Husni di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas dibobol maling.

9 April 2021 : Nurul Askin membonceng istrinya, Sunarti dijambret di dekat kantor Dinas Informasi dan Komunikasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Tas korban berisi uang Rp 10 juta dan smartphone ditarik bandit jalanan. Nurul Asikin terjatuh dari motor (belakangan korban meninggal dunia)

9 April 2021 jambret beraksi di kawasan industri Gresik. Korban mengalami luka-luka

11 April 2021 : Nenek Siti Aisyah, 85, diculik pelaku membawa mobil ketika pulang dari salat duhur di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar. Pelaku mempreteli perhiasan korban seberat 25 gram. Korban diturunkan di Dusun Sumber, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. (yad)

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik Selengkapnya

Gelar Ops Keselamatan sambil Bagikan Takjil

GRESIK,1minute.id – Operasi keselamatan Semeru 2021 memasuki hari ke-5 pada Sabtu,17 April 2021. Satuan Polisi Lalu lintas Polres Gresik menyelingi operasi dengan membagikan takjil kepada pengguna jalan. 

Takjil nasi bungkus itu dibagikan kepada pengendara roda  dua atau empat yang melintas di depan Pos 9.0 Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan operasi keselamatan semeru  digelar selama dua pekan atau 14 hari. Mulai 12 hingga 25 April 2021.

Operasi untuk mensosialisasikan keputusan pemerintah tentang larangan mudik untuk mewujudkan kamseltibcarlantas menjelang Operasi Ketupat ini diselingi dengan pembagian takjil.

“Dalam operasi kali ini, kita juga membagikan 100 nasi kotak dan 100 takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan tepatnya di depan pos 90,”kata AKP Yanto Mulyanto pada Sabtu sore, 17 April 2021.

Pada kesempatan puluhan anggota Polantas Polres Gresik itu  juga sosialisasi tentang protokol kesehatan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Utamanya saat tarawih berjamaah. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan pastikan tidak berkerumun.

“Dengan disiplin protokol kesehatan akan meminimalisir penyebaran Covid-19. Sehingga ibadah dapat berjalan aman dan khusyuk,”katanya. (yad)

Gelar Ops Keselamatan sambil Bagikan Takjil Selengkapnya

Waspada, Bandit Bergentayangan, Korban Berjatuhan

GRESIK,1minute.id – Penjahat semakin nekat beraksi di wilayah hukum Polres Gresik. Belum terungkap perampokan rumah di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan BP Kulon, Gresik dan Pembobolan rumah warga di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Kini, penjahat jalan mengobok-obok Kota Gresik. Korban bernama Nurul Asikin dan Sunarti. Dua perempuan dijabret pelaku di Jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebonas dekat depan Kantor Dinas Informasi Komunikasi (Diskominfo) Gresik pada Jumat, 9 April 2021.

Menurut keluarga korban, Karis Singgih Yudi Purnomo mendapat kabar Nurul Asikin dan Sunarti dilarikan ke RS Semen Gresik. “Korban terjatuh dari motor setelah tasnya dijambret,”kata Karis dalam laporan kepada polisi pada Jumat, 9 April 2021. 

Masih menurut Karis, korban Nurul dan Sunarti hendak pergi ke Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Jumat, 9 April 2021. Kedua perempuan ini naik motor Suzuki Spin dari rumahnya di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas sekitar pukul 04.00.

Diduga pelaku membuntuti korban sejak keluar dari rumah. Kondisi jalan sepi, korban memilih melewati jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo daripada Jalan Tridharma Gresik. Sebelum simpang empat Kebomas, pelaku memepet motor korban. Sejurus kemudian bandit jalanan itu menarik tas pinggang warna merah milik korban.

Tali tas terputus, korban gulung kuming di jalan nasional itu. Bagian bawa kelopak mata korban berdarah. Beruntung nyawa korban selamat. “Dalam korban ada uang tunai Rp 10 juta, perhiasan dan smartphone Samsung A20s,”jelas Karis. 

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto mengatakan korban tidak melapor ke Polsek. “Korban lapor ke Polres. Kasusnya ditangani Polres,”kata Kompol Yulianto. (yad)

Waspada, Bandit Bergentayangan, Korban Berjatuhan Selengkapnya

Polisi Bongkar “Kuburan” Motor Hasil Curian

GRESIK 1minute.id — Anggota Polsek Tambak, Pulau Bawean membongkar “kuburan” sepeda motor di tengah hutan Desa Klumpang Gubuk, Kecamatan Tambak, Pulsu Bawean pada Kamis, 8 April 2021. 

Pembongkaran tanah itu dilakukan setelah polisi menangkap dua remaja milenial berinisial  KA ,18, dan SL ,17. Keduanya, warga Kecamatan Tambak. Kini, penyidik Polsek Tambak masih melakukan pemeriksaan intensif kedua pelajar tersebut.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Tambak AKP Rachmad Triyanto mengatakan, pencurian sepeda motor (curanmor) Yamaha Jupiter nomor polisi (nopol) W 5055 BH dilaporkan hilang pada Selasa, 6 April 2021.

Korban bernama Supriyadi, 43, warga Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.
“Motor korban diparkir dalam rumah kosong,”terang Rachmad dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 9 April 2021. Kedua pelaku, tambahnya, masuk rumah kosong itu dengan mencongkel jendela dengan menggunakan obeng. Motor lalu dibawa kabur.

Diduga karena khawatir diketahui warga, kedua pelajar itu lalu mempreteli motor hasil curian. “Setelah dipreteli, bodi , mesin dan lainnya ditanam di area hutan,”ujarnya. Hasil penyelidikan anggota reserse kriminal (reskrim) Polsek Tambak, pelaku curanmor mengarah kepada dua anak milenial itu.

Ada sejumlah saksi melihat, mereka membawa motor ke dalam hutan di Desa Lumpang Gubuk, Kecamatan Tambak. “Ketika kami lakukan interogasi mereka mengaku telah mencuri motor. Motor lalu di tanam di area hutan,”katanya. Untuk menuju hutan itu, harus jalan kaki sejauh 1 kilometer. 

“Selama saya disini, mungkin kali pertama ada curanmor di Tambak, Pulau Bawean. Tapi, kalau motor tertukar sering. Karena para pemilik ketika parkir kunci kontak tidak dilepas. Biasanya beberapa jam kemudian dikembalikan,”ujarnya. (yad)

Polisi Bongkar “Kuburan” Motor Hasil Curian Selengkapnya

Ditinggal ke Malang, Rumah ASN Dibobol Maling Pilih Laptop dan Perhiasan daripada Emas Lantakan


GRESIK,1minute.id – Pekerjaan rumah polisi bertambah. Belum terungkap perampokan rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kecamatan Gresik. 

Kini, giliran rumah Husni, aparatur sipil negara (ASN) di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,  Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik dibobol penjahat. Pelaku mencongkel jendela dan menggasak laptop dan perhiasan. Korban Husni baru mengetahui diacak-acak pencuri pada Minggu petang, 4 April 2021.

Menurut Ny Nipah, asisten rumah tangga Husni mengatakan, sejak Sabtu, 3 April 2021 rumah kosong. Husni dan keluarga pergi ke Malang untuk urusan keluarga. Rumah dalam kondisi kosong. “Kami nyampe rumah Minggu petang,”kata Nipah ditemui 1minute.id pada Senin, 5 April 2021.

Husni, baru mengetahui rumahnya dibobol maling ketika melihat isi kamar dalam kondisi acak-acakan. Seluruh isi dikeluarkan. Penjahat leluasa mengacak-acak isi rumah karena dalam kondisi kosong. Perhiasan, komputer jinjing yang ada di lemari kamar dibawa kabur. “Perhiasan milik anak yang dibawa kabur,”terang Nipah sambil menggendong anak Husni.

Setelah mengacak-acak isi rumah dan bagian lantai dua, penjahat kabur. ” Anehnya, emas lantakan tidak diambil. Mungkin pelaku anyaran,”terang Nipah.

Rumah Husni berada perkampungan padat penduduk. Namun, sejumlah tetangga Husni tidak mendengar aksi penjahat itu. Tetangga Husni baru ngeh setelah korban cerita kepada para tetangganya. 

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto melalui Kanitreskrim Polsek Kebomas Ipda Yoyok Mardi mengatakan, hingga Senin siang belum ada laporan warga rumahnya kemalingan. “Sampai hari ini (Senin,Red) belum ada laporan kejadian itu,”kata Yoyok dikonfirmasi selulernya pada Senin, 5 April 2021. (yad)

Ditinggal ke Malang, Rumah ASN Dibobol Maling Pilih Laptop dan Perhiasan daripada Emas Lantakan Selengkapnya

Matikan Aliran Listrik, Korban Dikalungi Clurit, Pelaku Kuras Aset

GRESIK,1minute.id – Kawanan perampok beraksi di rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kecamatan Gresik.

Pelaku bersenjata tajam menyekap seluruh penghuni rumah. Ada dua orang yang disekap. Mereka adalah pasangan suami-istri. Mulut korban sumpal kain, mata ditutup kain jilbab. Sedangkan, kedua kaki dan tangan kedua korban diikat dengan tali rafia.

Pelaku diperkirakan berjumlah satu orang. Dugaan kuat, pelaku telah menggambar kondisi rumah korban sebelumnya. Modus operandi yang dilakukan penjahat ini mematikan miniature circuit breaker (MCB) listrik.

Informasi yang dihimpun, Sabtu, 3 April 2021 sekitar pukul 01.30, lampu rumah Arie tiba-tiba njeglek atau mati. Arie, yang pegawai negeri sipil (PNS) itu keluar rumah untuk menyalakan aliran listrik.

Listrik menyala Ari masuk rumah lagi. Baru  beberapa langkah menuju kamar, listrik kembali padam. Ari balik ke keluar rumah. Aliran listrik dirumah Arie njeglek tidak pernah terjadi. Baru kejadian Sabtu dini hari itu. Arie tidak pun tidak curiga.”Waktu akan menyalakan MCB listrik dikalungi clurit,”ujar seorang warga.

Pelaku mengancam akan menghabisi pemilik rumah itu. Arie pun gemetaran. Semua yang diminta penjahat diturutinya. Antara lain, menunjukkan tempat penyimpanan uang tunai Rp 7 juta, perhiasan, kunci dan STNK sepeda motor Honda Beat diserahkan kepada pelaku.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Kota Gresik AKP Inggit Prasetyanto dikonfirmasi membenaekan kejadian itu. Ia  mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami upayakan lidik dan pendalaman. Doakan bisa terungkap dan tertangkap pelakunya,”kata AKP Inggit pada Minggu, 4 April 2021. (yad)

Matikan Aliran Listrik, Korban Dikalungi Clurit, Pelaku Kuras Aset Selengkapnya

Kapolres dan Dandim Pimpinan Pengamanan, Paskah Aman dan Khidmat

GRESIK, 1minute.id – Minggu Paskah berjalan aman di Gresik. Pengamanan yang ketat membuat umat kristiani merasa nyaman saat beribadat. Misa Paskah berlangsung khidmat. Jemaat merasa aman dan nyaman menjalankan ritual Paskah karena TNI, Polri dan Pol PP melakukan pengamanan.

Pengamanan dan patroli di sekitar gereja maupun tempat ibadat yang tersebar di Gresik. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto yang memimpin langsung pengamanan perayaan Minggu Paskah ini.

AKBP Arief Fitrianto mengatakan pengamanan dilakukan di seluruh Gereja yang ada di Kota Gresik dengan tujuan yaitu mewujudkan rasa nyaman dan aman kepada umat nasrani yang sedang melaksanakan ibadah Paskah.

“Untuk antisipasi perayaan Paskah di gereja maupun rumah Ibadat merupakan kewajiban Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat serta penegakan hukum, dengan langkah-langkah pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan pada titik- titik rawan gangguan kamtibmas, tentunya selalu koordinasi dalam setiap kegiatan,”ungkap alumnus Akpol 2001 ini.

Kapolres Arief Fitrianto menambahkan, pengamanan Paskah ini dari jajaran Polres Gresik sebanyak 346 personel, ditambah dengan personel dari TNI dan Satpol PP. 

“Ratusan personel itu kami tempatkan di seluruh gereja dan tempat ibadat. Ada 36 gereja dan rumah ibadat,”terang AKBP Arief Fitrianto. Sesuai standar operasional prosedur pengamanan, jelas mantan Kapolres Ponorogo itu, satu jam sebelum pelaksanaan misa dilakukan sterilisasi.

Kemudian, melakukan himbauan kepada pengurus dan jemaat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah rangkaian peringatan Paskah di Gresik berlangsung aman. Semoga bisa menambah kepercayaan warga masyarakat kepada aparatur negara tepatnya Polri dan TNI dalam memberikan rasa aman terhadap umat beragama,”harap alumnus Akpol 2001. (yad)

Kapolres dan Dandim Pimpinan Pengamanan, Paskah Aman dan Khidmat Selengkapnya

Kerahkan 346 Personil, Misa Jumat Agung Khidmat


GRESIK,1minute.id – Ratusan personil TNI, Polri dan Pol PP dikerahkan untuk melakukan pengamanan perayaan ibadat Misa Jumat Agung pada Jumat, 2 April 2021. 

Pengamanan ketat itu dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman bagi umat kristiani di Gresik ketika melakukan ibadat di gereja atau tempat ibadat memperingati Wafatnya Isa al Masih

Ibadat Jumat Agung merenungkan dan memperingati misteri sengsara dan wafatnya Yesus disalib demi menebus dosa umat manusia berlangsung khidmat.

Sebelum umat Kristiani beribadat, polisi melakukan sterilisasi gereja. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya di tempat ibadat umat kristiani itu. Pengamanan gereja ini dipimpin Kabag Ops Polres Gresik Kompol Zainal Arifin.

Sterilisasi adalah standar operasional prosedur (SOP). Peringatan Jumat Agung ini petugas keamanan gereja bersama aparat keamanan melakukan pemeriksaan barang bawaan jemaat. Selain itu, petugas juga mewanti-wanti untuk menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kabag Ops Kompol Zainal Arifin  mengatakan pengamanan gereja maupun rumah Ibadah sebagai upaya Polri dalam pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Caranya, menyiapkan pengamanan pada titik – titik rawan gangguan kamtibmas, melakukan koordinasi dengan pengurus gereja dalam setiap kegiatan ibadat untuk pengamanan dan meningkatkan deteksi dini.
“Kami menerjunkan sebanyak 346 personil kegiatan ibadat baik di gereja maupun rumah ibadat pada pagi ini,”kata Kompol Zainal Arifin. (yad)

Kerahkan 346 Personil, Misa Jumat Agung Khidmat Selengkapnya

Lima Polsek Fokus Pelihara Kamtibmas, Penyidikan Ditangani Polres

GRESIK,1minute.id – Lima Polsek di jajaran Polres Gresik tidak bisa melakukan tindakan penyidikan. Lima Polsek itu adalah Polsek Benjeng, Balongpanggang dan Polsek Pelabuhan. Kemudian, Polsek Tambak dan Sangkapura. Kedua polsek itu berada di Pulau Bawean sekitar 80 mil dari Gresik.

Polsek-polsek tersebut hanya bertugas untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kebijakan itu berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya Untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan), per 23 Maret 2021 yang ditandatangani langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam keputusan tersebut, Kapolri memperhatikan soal program prioritas Comamnder Wish pada 28 Januari 2021 lalu.

Program prioritas di bidang transformasi,  penataan kelembagaan, kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan kamtibmas pada daerah tertentu tidak melakukan penyidikan.

“Polsek yang tidak melakukan penyidikan dalam hal kewenangan dan pelaksanaan tugasnya memedomani Surat Kapolri Nomor: B/1092/II/REN.1.3./2021 tanggal 17 Februari 2021 perihal direktif Kapolri tentang kewenangan Polsek tertentu,” tulis Sigit dalam surat keputusan itu.

Sementara atas surat keputusan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menerangkan kesiapannya bahkan akan maksimal dalam melayani masyarakat. “Secara prinsip kami siap melaksanakan. Akan lebih kedepankan fungsi preemtif dan preventif,”alumnus Akpol 2001 kepada wartawan (yad) 

Lima Polsek Fokus Pelihara Kamtibmas, Penyidikan Ditangani Polres Selengkapnya