TNI dan Polri Sinergitas Bagikan Beras untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

GRESIK,1minute.id – Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat  (PPKM) Dararut memasuki pekan kedua pada Sabtu,17 Juli 2021. Pembatasan kegiatan dan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah persebaran Covid-19 belum dikendurkan. 

Aparat gabungan dari TNI dan Polri bersinergi mendistribusikan sembako kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat itu. Sebanyak 52 ton beras digelontorkan untuk menjaga ketahanan pangan selama PPKM Darurat pada Sabtu,17 Juli 2021.

Distribusi puluhan ton beras itu melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah hukum Gresik itu dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Bantuan  diberangkatkan dari Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto megatakan, bantuan sembako tersebut bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat saat PPKM Darurat. “Kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat. Kami mendapat tanggung jawab untuk mendistribusikannya kepada masyarakat,”ujar alumnus Akpol 2001 itu. 

SINERGI TNI-POLRI : Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas berangkat menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat Gresik terdampak PPKM Darurat pada Sabtu,17 Juli 2021 ( Foto : ist)

Sembako tersebut bakal disalurkan kepada mereka yang terdampak pandemi Covid-19. Warga kurang mampu, lansia dan lainnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat di tengah kesulitan.
“Kegiatan ini akan terus kita lakukan, bersinergi dengan Kodim 0817/Gresik,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol  Inf Taufik Ismail menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Polri dalam rangka membantu warga masyarakat terdampak Covid-19 selama PPKM Darurat. “Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat yang terdampak secara langsung dengan kegiatan sehari-harinya sehingga diharapkan bisa bermanfaat,” tegasnya. 

Dua perwira menengah di dua institusi itu secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Ny Anis, 55, dan empat warga lainya di Desa Putat, Kecamatan Kebomas Gresik. (yad) 

TNI dan Polri Sinergitas Bagikan Beras untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat Selengkapnya

Pamen Polda Jatim Gelontor Beras dan Mi Instan untuk Sopir Angkutan


GRESIK,1minute.id –  Tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Jawa Timur dipimpin Kombes Pol Adi Karian Tobing dan AKBP Beni Elfiansah melakukan bakti sosial di terminal angkutan umum Bunder, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada Jumat, 16 Juli 2021.

Mereka didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto. Baksos diberikan kepada 25 orang sopir angkutan umum yang dinilai terdampak langsung pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Darurat. Total sembako yang dibagikan berupa beras 125 kg dan mi instan 25 dus.

Sejak PPKM Darurat mulai 3-20 Juli 2021, petugas gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP rajin melakukan penyekatan untuk pembatasan mobilitas masyarakat. Tujuannya adalah pencegahan penularan Covid-19. Ditengah kesibukan itu, para perwira menengah (Pamen) di Kepolisian Daerah Jatim untuk berbagi dengan sesama.

“Tujuan dilakukannya baksos ini untuk meringankan beban para driver angkutan umum yang terdampak Covid-19 dalam pemberlakuan PPKM Darurat,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Dikatakan alumnus Akpol 2001, baksos juga memotivasi masyarakat agar disiplin mematuhi protokol kesehatan terlebih di masa PPKM Darurat. Semua pihak agar mendukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi ini.

Saat ini, Kepolisian Resor Gresik tersebut tengah mempelopori gerakan Gresik Jangan Kemana-mana Nang Omah Wae “Gresik Jaman Now” “Gresik Jaman Now ini apabila dikolaborasikan dengan PPKM Darurat, diyakini mampu menurunkan kasus Covid-19 yang sedang terjadi peningkatan,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu. (yad) 

Pamen Polda Jatim Gelontor Beras dan Mi Instan untuk Sopir Angkutan Selengkapnya

Lonjakan Covid Perlu Ditekan Bersama, Pemerintah Maksimalkan Pelayanan, Masyarakat Patuhi Prokes

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten Gresik menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen, obat dan sembako untuk masyarakat. Lonjakan ini perlu ditekan bersama.

Masa Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat memasuki pekan kedua pada Sabtu lusa. Pemerintah Gresik (Pemkab) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forpimda) dan elemen masyarakat akan kerja ekstrakeras lagi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menekan angka persebaran Covid-19 di Gresik.

“Untuk masa darurat kali ini, kita tidak perlu menunggu Perbup yang akan kami susun kemudian, namun kita langsung melaksanakan aksi. Kalau tidak demikian akan semakin banyak korban,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam rakor secara daring di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 15 Juli 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah, Forkopimda Gresik, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo, Asisten I Tursilowanto Hariogi  dan Kepala Dinas Kesehatan drg Syaifudin Ghozali.

Sedangkan ratusan peserta rapat lain mengikuti melalui daring. Mereka Para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan Lurah, Kapolsek, Danramil Para pimpinan Posko Covid se-Kabupaten Gresik.

Menurut Bupati, sejak PPKM Darurat efektif berlaku mulai 3 Juli 2021, sampai saat ini jumlah masyarakat Gresik yang terpapar Covid-19 semakin tinggi. Indikatornya, Bed occupancy rate (BOR) saat ini mencapai 88,7 persen. Padahal sudah ada penambahan ratusan tempat tempat tidur.

“Kami akan meningkatkan Gelora Joko Samudro menjadi Rumah Sakit lapangan untuk perawatan pasien sedang. Hal ini untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan Covid yang saat ini sudah penuh,”tandas Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani.

Untuk peningkatan perawatan pasien Covid di G-JOS, pihaknya telah membangun instalasi oksigen dengan menarik pipa oksigen dari pabriknya yang tidak jauh dari lokasi GJOS.

“Sudah ada kepastian dari Dinas Pekerjaan Umum, Insya Allah dalam waktu dekat instalasi oksigen ini sudah selesai. Selain itu, kami akan menambah jumlah tempat tidur yang semula hanya 140 menjadi 200 tempat tidur. Selain itu, secepatnya kami akan merekrut relawan untuk pemulasaran jenazah dan pemakaman. Praktis semua tenaga kesehatan akan optimalkan,”katanya.

POSKO SATGAS BANTUAN COVID : Lembaga Amil Zakat membentuk posko sebagai pusat koordinasi bantuan mulai sembako, obat-obatan, vitamin hingga mobil ambulans. Suasana Posko I di halaman Kecamatan Kebomas inj untuk mengcover bantuan di Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Disisi lainnya, untuk mengurai dan efektifitas pelayanan, tambahnya, bersama delapan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Gresik sudah membentuk 4 posko di Gresik daratan. Posko ini akan mengkoordinasikan bantuan mulai dari sembako, obat-obatan dan vitamin serta mobil ambulans.

“Semua pasien harus melalui puskesmas sebagai ujung tombak yang kemudian akan ditidaklanjuti untuk diarahkan kemana selanjutnya pasien akan dirawat. Disinilah peran RT dan RW, para Satgas Covid desa, bidan desa untuk lebih optimal dalam menangani warga pasien Covid,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Rakor ini, juga mengevaluasi tentang dukungan perusahaan di masa PPKM Darurat termasuk mengidentifikasi jenis perusahaan masuk kategori kritikal, esensial atau non esensial dengan pemberlakuan WFH bagi karyawannya. Untuk percepatan vaksinasi, Bupati akan mencari terobosan dengan menggandeng perusahaan yang siap untuk melaksanakan vaksinasi gotong-royong. (yad

Lonjakan Covid Perlu Ditekan Bersama, Pemerintah Maksimalkan Pelayanan, Masyarakat Patuhi Prokes Selengkapnya

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id –  Pemberlakukan PPKM Darurat memasuki pekan kedua. Operasi yustisi dan penyekatan sejumlah ruas jalan di Kota Santri dilakukan secara masif. Tujuannya, membatasi mobilitas masyarakat untuk mencegah sebaran wabah Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Pemkab Gresik menggelontor bantuan berupa paket obat dan multivitamin bagi masyarakat yang sedang isolasi mandiri (Isoman). Selain itu, melakukan percepatan vaksinasi yang dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik memberiksn bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Distribusi bantuan dilakukan secara simbolis kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik pada Minggu, 11 Juli 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang menyalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak secara simbolis.

Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda, berbagai upaya mulai operasi yustisi protokol kesehatan hingga vaksinasi terus bergulir. “Semoga sumbangsih ini dinilai dapat membantu meringankan warga masyarakat terdampak pandemi,”kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik  Letkol Inf Taufik Ismail ketika melepas bantuan pada Minggu, 11 Juli 2021.

Alumnus 2001 ini melanjutkan, bantuan juga serentak dilakukan Polsek jajaran yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi. “Mari kita dukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini. Dengan disiplin mematuhi anjuran dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona,”imbau Alumnus Akpol 2001 itu.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19. “Masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari.” tukasnya. (yad)

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri


GRESIK,1minute.id – Hari pertama vaksin untuk masyarakat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berjalan lancar pada Sabtu, 10 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi memantau langsung proses vaksinasi dipusatkan di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Selama 2 jam, tiga pilar di Kota Santri itu memantau proses vaksinasi dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali itu. Pemantauan mulai proses validasi pendaftaran online yang dilayani oleh petugas dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gresik. 

Ada empat orang petugas yang melayani validasi dengan cara mencocoknya nomor induk kependudukan serta lapiran pendaftaran. Butuh waktu rata-rata 10 detikan setiap orang. Kemudian, calon penerima vaksinasi masuk ke gedung WEP II mengambil formulir isian dan mendapatkan kartu vaksinasi. 

Setelah itu, mereka menunggu di ruang olah raga indoor untuk giliran menjalani skrening kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinkes Gresik. Sekitar pukul 12.00 sebanyak 800 orang telah mendapatkan vaksinasi. 

CEK VALIDASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan peserta vaksinasi untuk semua di WEP pada Sabtu ,10 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, secara keseluruhan program vaksinasi untuk semua berjalan lancar. “Hari pertama ini sudah luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Namun, imbhhnya, pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi untuk hari kedua dan seterusnya. 

“Harapannya vaksinasi masal bisa lancar dan nyaman.Antrian tidak berjubel dan tertib,”ujar Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi dan Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Evaluasi juga akan dilakukan bagian skrening kesehatan. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut ada seorang warga yang terpaksa gagal karena kondisi kesehatan dianggap riskan. Padahal, sudah terlanjur menunggu kemudian tidak bisa mendapatkan vaksin. Kedepan skrening dilakukan dibagian awal.

Selain itu, Gus Yani meminta kepada masyarakat untuk membawa pulpen sendiri. Dan, mengatur sendiri kedatangannya. Jangan khawatir tidak mendapatkan vaksin. “Kita pastikan, seribu orang yang sudah terdaftar bisa mendapatkan vaksin,”tegas Gus Yani.

Sementara, Melinda , salah satu peserta vaksinasi menyatakan mengepareasi kebijakan program vaksinasi dilakukan Pemkab Gresik. “Vaksinasi ini, Kami juga bisa ikut mencegah persebaran Covid-19,”katanya usai vaksin di WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021.

VAKSIN untuk Semua : Seorang peserta program vaksin Covid-19 untuk semua di Gedung WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberikan, Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik.Pendaftaran melalui daring atawa online dengan mengunduh aplikasi gresikpedia. Lalu pilih Layanan Publik , gulir ke bawa dikelompok Info Covid-19 kemudian pilih Daftar Vaksin dengan memasukkan nomor induk kependudukan, nomor hanfphone.

Admin akan mengirimkan notifikasi hari pelaksaan vaksin. Masyarakat menunjukkan notifikasi dan membawa fotokopi TKP elektronik. (yad)

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri Selengkapnya

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae


GRESIK,1minute.id – Manusia corona kembali menghampiri pengendara. Pagebluk corona virus disease 2021 itu tidak sendiri. Virus  corona membawa tiga orang korbannya yang telah menjadi mayat.

Teatrikal yang dilakukan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik itu untuk mengedukasi masyarakat selama PPKM Darurat tidak keluar rumah. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto itu dilakukan di dua titik yakni simpang empat Sidomoro di Jalan Kapt. Dulhasim dan Jalan Panglima Sudirman.

TEATRIKAL : Satlantas Polres Gresik menggelar sosialisasi menghadirkan manusia hingga mayat korban corona di Jalan Kapt.Dulhasim, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Iptu Darwoyo melalui megapon meminta para masyarakat tidak keluar rumah selama masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Sebab, pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) mengalami lonjakan. “Rumah sakit sudah banyak yang penuh. Kalau memang tidak penting jangan keluar rumah,”teriak Darwoyo kepada pengendara pada Jumat sore, 9 Juli 2021.

Perwira dua balok itu menambahkan, corona nyata ada. Ratusan orang terpapar. Bahkan, diantaranya meninggal dunia. Data Satgas Covid-19 Gresik korban meninggal karena corona telah mencapai 377 orang pada Jumat, 9 Juli 2021.

TUTUP : Rumah Sakit Semen Gresik memasang banner tentang kondisi IGD yang penuh pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Teatrikal yang dilakukan oleh petugas dengan membawa manekin yang dibungkus kain kafan serta mayat hidup (polisi berkostum mayat) dan manusia corona membuat pengendara terutama perempuan bergidik. “Kaget…! Semoga corona berakhir,”ucap Rahma, pengendara motor.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, teatrikal untuk mengedukasi masyarakat bahwa corona virus disease 2019 nyata ada. “Ayo jaga diri. Dan, jaga keluarga, orang-orang tercinta,”kata Yanto Mulyanto.

Terkait penyekatan yang dilakukan di sebelas titik jalan utama di Kota Santri, perwira tiga balok di pundak itu mengatakan, penyekatan dilakukan untuk membatasi pergerakan masyarakat. “Tujuannya, membatasi aktivitasi masyarakat. Nang omah wae,”ujarnya. (yad)

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae Selengkapnya

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat


GRESIK,1minute.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia meluncurkan operasi kemanusiaan dengan sandi Aman Nusa II. Operasi ini merupakan tindak lanjut pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa- Bali.

Operasi terpusat tersebut berlaku sejak 3 Juli 2021 lalu. Merujuk surat telegram Kapolri bernomor STR/577/VII/ OPS.2./ 2021. Sementara di Kota Santri, penutupan beberapa ruas jalan pun dilakukan Sat Lantas Polres Gresik. Diantaranya Jalan Kapt. Dulasim (Simpang Burgud) ;  Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ; Simpang empat Kebomas (Jl Kartini – Jl Dr Sutomo). Kemudian, Simpang Tiga Putat (depan KFC) ; Simpang Tiga Suling (Jl Basuki Rahmat) ; Simpang Lima KIG (Noto Prayitno) ; Jalan Veteran dan R.A Kartini.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan dan memastikan pembatasan mobilitas masyarakat dilaksanakan dengan ketat pada Jumat, 9 Juli 2021.

Pada pengecekan tersebut mengambil rute, Simpang 4 Kebomas, Simpang 5 Sukorame, Simpang 4 GNI, Jalan Veteran dan Manyar. Kemudian, menuju lokasi penyekatan di depan Icon Mall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas. 

Di pos penyekatan ini petugas gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP memutar balik 1.500 kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya, mereka tidak bisa menunjukkan surat izin atau keperluan mendesak ke wilayah Gresik.

Sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat dijatuhkan pada tiga orang warga yang tidak memakai masker. “Penutupan beberapa ruas jalan dan penyekatan ini dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat dan menekan sebaran virus Covid-19,”kata AKBP Arief Fitrianto.

Alumnus Akpol 2001 ini, mengimbau semua pihak dengan kesadaran, mendukung ikhtiar pemerintah dalam  memutus rantai penyebaran Covid-19. Dan menerapkan protokol kesehatan 6M.
“Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari paparan virus Covid-19,” pungkasnya. (yad)

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat Selengkapnya

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif


GRESIK,1minute.id – Mobilitas masyarakat semakin terbatas. Sebab, petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik menambah sembilan menjadi sebelas  ruas jalan dilakukan penutupan. Bila sebelumnya hanya jalan Veteran dan RA Kartini, Kecamatan Kebomas.

Pada Jumat, 9 Juli 2021, petugas memperluas pembatasan aktivitas dengan menutup sembilan ruas jalan lainnya. Data Satlantas Polres Gresik sebanyak sebelas ruas jalan itu adalah Jalan Kapt Dulasim ( Simpang Burgud) ; Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ;  Simpang 4 Kebomas ( Jl Kartini – Jl Dr Sutomo) ; Simpang 3 Putat ( Depan KFC) ; Simpang 3 Suling ( Jl Basuki Rahmat) dan Simpang 5 KIG ( Noto Prayitno). Dan, Jalan Veteran dan R.A Kartini yang sebelumnya sudah ditutup oleh petugas.

PENYEKATAN PPKM DARURAT : Petugas berjaga di ruas simpang lima Sukorame di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Humas Polres Gresik for 1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id penutupan sebelas jalan protokol ini mengakibatkan ruas jalan alternatif seperti Jalan Proklamasi, Jalan Arif Rahman Hakim semakin padat. Tidak hanya pengendara motor. Tapi, pengendara mobil memilih ruas jalan tersebut untuk berlalu lalang. Sedangkan, Jalan utama yang semakin ramai adalah Jalan Usman Sadar. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menyatakan, penutupan jalan itu dilakukan dengan harapan masyarakat mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021. “Bila memang tidak penting, tetap stay di rumah saja. Nang omah Wae,”kata Yanto Mulyanto. (yad)

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif Selengkapnya

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari


GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi PPKM Darurat semakin masif dilakukan petugas gabungan, TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik. Dalam sehari operasi pendisiplinan bisa lebih 5 kali dilakukan oleh petugas pada Kamis, 8 Juli 2021.

Kali pertama operasi PPKM Darurat digelar pagi hari di depan Iconmall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Operasi dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Sekitar pukul 09.00, petugas kembali melakukan penyekatan. Kali ini, melibatkan hakim Pengadilan Negeri dan jaksa dari Kejsksaan Negeri Gresik.  Pelanggar prokes harus menjalani sidang ditempat. 

Ada puluhan pelanggar prokes mayoritas tidak memakai masker mendapatksn sanksi denda dan kerja sosial. Menjelang petang, sekitar pukul 16.30, petugas kembali melakukan penyekatan di depan kantor Bupati Gresik. Sasaran operasi dipimpin KBO Satlantas Polres Gresik Ipda Ali Fauzi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri. Operasi yustisi sasaran adalah angkutan penumpang dan mobil travel.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, operasi yustisi dilakukan agar mematuhi ketentuan PPKM Darurat. Operasi digelar di momen jam kerja, tujuannya untuk membatasi mobilitas masyarakat yang tidak masuk sektor esensial dan kritikal.

OPS YUSTISI PPKM DARURAT : KBO Lantas Ali Fuazi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri menginterogasi angkutan orang di depan Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id

Satu per satu kelengkapan pengendara diperiksa. Baik identitas hingga tujuan bepergian. Akibatnya, sempat menimbulkan kemacetan hingga exit Tol Kebomas. Pengendara yang tidak bisa menunjukkan tujuan dan keterangan bepergian diputarbalik.

“Operasi ini bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat. Masyarakat yang bekerja bukan di sektor esensial dan kritial, atau tidak ada kepentingan mendesak langsung kami minta putar balik. Kami berharap PPKM Darurat ini bisa dipahami dan dipatuhi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu berharap para pekerja maupun perusahaan mendukung upaya penanganan Covid-19. Pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi mereka yang membandel. Apalagi, Bupati Gresik telah mengeluarkan SE  nomor 13/2021. “Masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak, agar jangan kemana-mana nang omah wae, Gresik Jaman Now,”kata perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari Selengkapnya

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik


GRESIK,1minute.id – Memasuki hari kelima masa PPKM Darurat aparat semakin gencar melakukan operasi yustisi. Bahkan, kesatuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Gresik mulai melakukan penyekatan sejumlah protokol di Kota Santri pada Rabu, 7 Juli 2021.

Penyekatan dilakukan diantaranya di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas. Pengalihan arus di jalan nasional ini dimulai pukul 11.00 hingga 14.00. Semua kendaraan kecuali mobil ambulans dan kendaraan warga sekitar yang diperbokehkan masuk kawasan itu.

Selain Jalan Veteran, korp sabuk putih juga melakukan pengalihan arus lalu lintas Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Penutupan jalan kabupaten yang terdapat Alun-alun Gresik, masjid Jamik, Kantor DPRD Gresik dan Pendapa Bupati Gresik dimulai pukul 16.00 -04.00. Pada jam tersebut, kawasan Alun-alun di Gresik Kota Lama (GKL) kerap tempat berkumpul masyarakat.

Pengalihan arus di Jalan Veteran dan KH Wachid Hasyim, Gresik ini untuk kali pertama dilakukan aparat kepolisian Polres Gresik sejak wabah Covid-19 mulai awal Maret 2020. Pasalnya, perkembangan Covid-19 semakin mengkhawatirkan. 

Pada PPKM sebelumnya hanya Jalan A.Yani dan Tridharma Petrokimia Gresik yang dilakukan penutupan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, penyekatan di sejumlah ruas jalan ini untuk membatasi pergerakan masyarakat selama PPKM Darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. 

“Kalau tidak keperluan sangat penting, Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae,”kata Yanto Mulyanto pada Rabu, 7 Juli 2021. ( yad)

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik Selengkapnya