Info Penting Pemilik SIM, Lebaran Idul Fitri Layanan Libur


GRESIK,1minute.id – layanan Satuan penyelenggara administrasi SIM (Satpas)  Satlantas Polres Gresik dan SIM keliling tutup selama lima hari, dimulai 12 hingga 16 Mei mendatang. Pelayanan libur untuk peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas AKP Yanto Mulyanto P., mengatakan layanan akan kembali beroperasi pada Senin, 17 Mei mendatang. “Dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, pelayanan SIM ditutup sementara waktu,”kata AKP Yanto Mulyanto.

Pihaknya memberikan kompensasi bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada 12-16 Mei 2021. “Dapat memperpanjang masa berlakunya kembali pada 17-19 Mei 2021 dengan mekanisme perpanjangan,”terang  perwira berpangkat tiga balok itu.

Namun, bagi pemegang SIM yang tidak melaksanakan perpanjangan pada tenggang waktu tersebut. Maka akan melaksanakan mekanisme untuk pembuatan SIM baru.  “Sesuai dengan standar dan persyaratan yang telah ditentukan,”ungkapnya. Yakni melengkapi syarat administrasi, tes psikologi hingga uji materi dan praktik berkendara. (yad) 

Info Penting Pemilik SIM, Lebaran Idul Fitri Layanan Libur Selengkapnya

Tidak Lolos Sekrening Mudik, Belasan Pengendara Diminta Putar Balik


GRESIK,1minute.id – Meski mudik dilarang. Sejumlah warga masih tetap nekat mudik lebaran. Minggu hari ini, diperkirakan puncak warga berusaha untuk tetap bisa merayakan lebaran di kampung halaman. 

Aparat semakin mengetati perbatasan. Penyekatan dilakukan hampir sepanjang Hari. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin langsung razia pemudik pada Sabtu malam, 8 Mei 2021.

Pada Minggu, 9 Mei 2021, Operasi Ketupat Semeru 2021 memasuki hari keempat. Belasan pengendara diminta putar balik karena melanggar  larangan mudik. Salah satunya travel jurusan Surabaya yang mengangkut belasan pelajar dari Rembang, Jawa Tengah.

Masyarakat yang tidak bisa menunjukkan surat pengantar kerja dan dokumen pendukung lainnya, harus rela diputar balik oleh petugas. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pun meminta anggota untuk lebih memperketat penyekatan. Tidak boleh ada kendaraan yang lolos “skrining” diperbatasan masuk Kota Santri-sebutan -Gresik. 

“Kegiatan ini dalam rangka operasi Ketupat Semeru 2021. Harapannya lebaran tahun ini tidak menjadi kluster baru Covid-19,”kata AKBP Arief disela melakukan pemantauan pos pengamanan (pospam) atau check point di Kecamatan Duduksampeyan pada Sabtu malam, 8 Mei 2021.

Mantan Kapolres Ponorogo itu mengimbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Jangan lalai menerapkan anjuran pemerintah untuk mencegah lonjakan kasus.

Dalam pantauan di lapangan pemberlakuan larangan mudik di perbatasan Lamongan – Gresik yakni di Pos Pam Terpadu di  Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, arus lalin terpantau ramai lancar.

Pospam perbatasan di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan ini berbatasan dengan Lamongan ini dijaga puluhan petugas dari TNI, Polri,  Pol PP dan petugas Dinas Kesehatan Gresik.

Kapolres Arief Fitrianto juga tetap mengingatkan anggota untuk menjaga kesehatan. Perwira dua balok asal Pati, Jateng itu membagikan suplemen vitamin kepala anggotanya. (yad) 

Tidak Lolos Sekrening Mudik, Belasan Pengendara Diminta Putar Balik Selengkapnya

Kapolres Gresik: Sukseskan Operasi Ketupat dan Jaga Kamtibmas

GRESIK,1minute.id – Sehari menjelang Operasi Ketupat Semeru 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) delapan perwira di Polres dan Jajaran Polres Gresik.

Mutasi, rotasi dan promosi empat pejabat utama (PJU) dan empat Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) itu dilakukan di Aula Sarja Arya Racana Mapolres.
Sertijab tersebut sesuai Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor: ST/(270, 271, 272)/IV/KEP./2021.

Empat PJU yang dirotasi adalah Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Gresik Kompol Sukri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagsipol Bagpsi Ro SDM Polda Jatim. Posisi digantikan oleh Kompol Yulianto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kebomas.

Jabatan yang ditinggalkan Yulianto diisi AKP I Made Jati Negara sebelumnya Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik. Kursi ditinggalkan Made Jati Negara ditempati AKP Nur Sugeng Ari Putra sebelumnya menjabat Kapolsek Duduksampeyan. 

Kini, posisi Kapolsek Duduksampeyan ditempati oleh AKP bambang Angkasa sebelumnya Kasubbag Humas Polres Gresik. Berikutnya,  Kapolsek Sidayu AKP Hari Siswo Suwarno mendapatkan job baru sebagai Kapolsek Candi, Sidoarjo posisinya digantikan KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Khoirul Alam.  

Selanjutnya, Kasat Intelkam Polres Gresik AKP M Syuhada dimutasi menjadi Kasat Intelkam Polresta Malang Kota. Jabatannya diisi Panit I Subdit I Ditintelkam Polda Jatim AKP Nurdianto Eko Wartono.

Lebih lanjut, Kasat Res Narkoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto menempati job baru sebagai Kabag Ops Polres Blitar dan jabatan diisi AKP Iwan Tjatur Prambudi yang sebelumnya berdinas sebagai Kapolsek Tumpang, Polres Malang.

Kapolres AKBP Arief Fitrianto mengatakan, rotasi dalam tubuh organisasi Polri sesuatu yang biasa. “Rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam institusi Polri sebagai langkah pembinaan diri dan karir bagi anggota,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu,  mengingatkan kepada pejabat baru untuk segera beradaptasi. Tugas-tugas sudah menanti di depan mata untuk diselesaikan. Baik itu memastikan kondusifitas kamtibmas hingga pelaksanaan operasi ketupat semeru 2021.

“Saya harap setelah ini bisa segera beradaptasi dengan baik di tempat masing-masing. Khususnya Kapolsek jajaran dalam rangka menyukseskan operasi ketupat semeru 2021 dan penyekatan larangan mudik. Dan tidak lupa memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,”tegasnya. (yad) 

Kapolres Gresik: Sukseskan Operasi Ketupat dan Jaga Kamtibmas Selengkapnya

Teken Pakta Antinarkoba, bila Terbukti Gunakan Narkoba Siap di PDTH


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengingatkan anggotanya tentang bahaya narkoba. Jika ada anggota Polres Gresik yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, sanksinya sangat berat.

“Jika terbukti menyalahgunakan narkoba kami tidak akan segan-segan secara tegas melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PDTH) kepada anggota yang menyalahgunakan narkoba,”tegas alumnus Akpol 2001 dalam Apel Komitmen Antinarkoba di Mapolres Gresik pada Selasa, 4 Mei 2021.

Apel dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan pejabat utama ini, Kapolres Arief Fitrianto mengatakan komitmen bersama mengingatkan kembali bahaya narkoba, seluruh anggota membuat pernyataan di atas materai bahwa mereka sanggup menjauhi narkoba. 

Bila anggota masih mencoba menyalahgunakan narkoba, mereka sanggup diberhentikan dari dinas kepolisian sanggup diproses secara hukum. Komitmen ini mengingatkan bahaya narkoba dan sanksi hukum diterima oleh seluruh personel jika terbukti melanggar. 

“Harapannya kegiatan ini kita bisa memberikan kesadaran anggota kita jangan sekali-sekali mencoba bahaya narkoba. Karena bahaya narkoba selain merugikan diri sendiri juga merugikan keluarga dan institusi. Kalau berani melanggar sanggup memecat diri sendiri dari institusi Polri,”katanya dengan nada serius.

Mantan Kapolres Ponorogo itu berpesan menyadarkan dan kembali menyegarkan komitmen memerangi narkoba. Karena bahaya narkoba ini bisa menyentuh lapisan masyarakat termasuk Polri. (yad)

Teken Pakta Antinarkoba, bila Terbukti Gunakan Narkoba Siap di PDTH Selengkapnya

Masuk Zona Oranye, Ops Yustisi Masif Dilakukan Satgas Covid-19

GRESIK,1minute.id – Satgas Covid-19 Gresik mengintensifkan melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatanOperasi yustisi dilakukan di jalan Sumatera Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru pada Minggu, 2 Mei 2021.

Operasi yustisi skala besar ini melibatkan puluhan petugas dari Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik itu dipimpin Ipda Heriyanto.

Ops Yustisi ini untuk menyosialisasikan instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 03/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran corona virus Disease 2019.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan operasi yustisi ini akan terus dilakukan bersama instansi terkait, dalam upaya pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 serta dalam rangka pengawasan PPKM utamanya di wilayah Kabupaten Gresik.
“Ops Yustisi akan semakin kita intensifkan bersama petugas gabungan,”kata alumnus Akpol 2001.

Sementara itu, update data COVID-19 per 2 Mei 2021 terdapat penambahan 3 kasus baru terakumulasi menjadi 5.545 kasus dan sembuh bertambah 1 kasus menjadi 5.139 kasus. Meninggal dunia 353 kasus. (yad)

Masuk Zona Oranye, Ops Yustisi Masif Dilakukan Satgas Covid-19 Selengkapnya

Joki Balap Liar Kabur, Dua Kuda Besi Disita Polisi

GRESIK,1minute.id – Arena balap liar di depan Kompleks Perumahan Griya Suci Permai dibubarkan polisi pada Sabtu dini hari, 1 Mei 2021. Polisi Sektor Manyar mengamankan dua “kuda” besi yang ditinggalkan joki motor.

Persiapan balapan liar menjelang sahur di Jalan Raya Kyai Syafi’i di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik matang. Dua joki motor menggeber mesin motor. Suara knalpot meraung-raung memekakkan telinga. Puluhan pemuda berjajar untuk memberi sorak berjajar di depan kompleks perumahan Griya Permata Suci (GPS).

Anggota buru sergap (buser) Polsek Manyar yang menyamar di lokasi muncul. Mendadak suara mesin motor kembali senyap. Yang terdengar hanya teriakan massa yang panik karena khawatir ditangkap oleh anak buah Iptu Bima Sakti Pria Laksana, Kapolsek Manyar.”Lari,”teriak mereka bersahutan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan dua motor bebek modifikasi protolan knalpot brong diamankan. “Motor itu ditinggal oleh pemiliknya,”kata Iptu Bima Sakti. 

Siapa pemilik motor itu, Alumnus Akpol 2013, itu mengaku masih melakukan pendalaman. “Kedua motor balap diamankan di Mapolsek Manyar, jangan harap bisa dibawa pulang sebelum dilengkapi surat-surat yang sah dan dikembalikan ke bentuk standar,”tegas perwira dua balok di pundak itu. (yad)

Joki Balap Liar Kabur, Dua Kuda Besi Disita Polisi Selengkapnya

Bertabrakan dengan Truk Boks, Pengendara NMax Meninggal, Truk Terbakar

GRESIK,1minute.id – Elvin Magata , 23, warga Desa Madulumulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik meninggal dunia setelah motor NMAX yang dikendarainya bertabrakan dengan truk boks bernopol W 9052 NU hingga terbakar di Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar pada Jumat, 30 April 2021.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diduga bermula Firman Yulistiawan, sopir truk boks nopol W 9052 NU hendak mendahukui truk gandeng tidak dikenal dari arah kanan hingga melewati marka garis tunggal putih.

Dari arah berlawanan muncul pengemudi motor NMAX nopol W 4767 DJ dikendarai Elvin Magata. Karena jarak terlalu dekat sopir truk boks berusia 24, Warga asal Perum Pondok Sidokare Asri, Kelurahan Sidokare, Sidoarjo tabrakan tidak bisa dihadiri.

Motor NMAX masuk kolong truk boks dan terseret beberapa meter. Elvin meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, truk boks terbakar di depan gerbang masuk kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Ksatlantas AKP Yanto Mulyanto mengatakan penyebab terbakarnya truk boks diduga karena terdapat gesekan antara kendaraan roda dua dengan mobil sehingga bahan bakar minyak tumpah.

“Kemungkinan, terbakar adalah sepeda motor berada di bawah mobil boks, BBM tumpah. Bergesekan sehingga terjadi kebakaran,”ujar AKP Yanto Mulyanto pada Jumat, 30 April 2021.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossi Eka Prasetya menanbahkan kronologis kecelakaan awalnya dari arah selatan ke utara melintas mobil boks dengan kecepatan sedang. Lalu truk itu bermaksud mendahului dari sisi sebelah kanan. “Ada truk gandeng tidak dikenal yang berjalan serah didepannya, pengemudi mobil boks saat mendahului kendaraan,”kata Yossi. 

Petugas Damkar Pemkab Gresik memadamkan truk boks yang terbakar setelah bertabrakan pengendara motor di Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Jumat , 30 April 2021 (foto : ist )

Ditambahkan Yossi truk boks mengambil haluan terlalu ke kanan melewati marka utuh tunggal, kemudian bertabrakan dengan kendaraan roda dua yang dikemudikan Elvin Magata yang berjalan dari arah berlawanan. Kendaraan korban bahkan terseret hingga beberapa meter.

Terpisah kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta mengatakan pihaknya telah berhasil memadamkan api di kendaraan pukul 13.50. “Laporan yang kami terima pukul 12.30,”kata Eka. (yad)

Bertabrakan dengan Truk Boks, Pengendara NMax Meninggal, Truk Terbakar Selengkapnya

Doa dan Salat Gaib untuk Patriot KRI Nanggala-402 yang Gugur digelar di Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Perasaan duka masih menyelimuti warga Kota Santri, Gresik. Doa dan salat Gaib untuk 53 patriot kru KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Bali itu seakan tidak pernah putus dilakukan warga Gresik.

Rabu malam, puluhan santri dan santriwati Pondok Pesantren Zainal Abidin, Bungah disela memperingati Nuzulul Quran melakukan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan korban awak kapal KRI Nanggala-402.

Kamis pagi tadi, 29 April 2021 puluhan anggota Polres Gresik melakukan salat gaib di aula Sarja Arya Racana Polres Gresik. Salat gaib diimami ustadz Achmad Reza itu diikuti Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Waka Polres Kompol Eko Iskandar dan pejabat utama lainnya.

“Salat gaib ini untuk mendoakan 53 kru KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Bali,”ujat Kapolres Gresil AKBP Arief Fitrianto pada Kamis, 29 April 2021.

Selain berdoa untuk kru KRI Nanggala-402, imbuhnya, mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. 

“Semoga pengabdian dan amal ibadah rekan-rekan kita yang telah gugur diterima disisi Allah SWT dan diberikan tempat terbaik disisi- Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,”kata alumnus Akpol 2001 itu. (yad)

Doa dan Salat Gaib untuk Patriot KRI Nanggala-402 yang Gugur digelar di Polres Gresik Selengkapnya

Tabrak Truk Fuso, Suami-Istri Meninggal Dunia

GRESIK,1minute.id – Sepasang suami-istri meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Rabu pagi, 28 April 2021.

Korban bernama Yusuf, 56,  dan  Mu’asiyah, 45. Keduanya warga Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Gresik. 

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik  Ipda Yossy Eka Prasetya menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 05.00. Korban mengendarai motor Yamaha N Max nopol W 6258 AJ berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.

Saat melintas ditempat kejadian perkara, korban tidak memperhatikan arah depan dengan jelas sehingga menabrak bagian belakang truk Fuso dikemudikan Harianto, 42, warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik itu sedang parkir di bahu jalan sebelah kiri.

“Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami luka di bagian kepala dan sudah kami dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik,”kata Yossy. (yad)

Tabrak Truk Fuso, Suami-Istri Meninggal Dunia Selengkapnya

Dalih mencukupi Kebutuhan Lebaran, Tukang Mebel Nekat Curi Kambing Bunting


GRESIK,1minute.id – Suwardi sedang sial. Lelaki 46 tahun itu babak belur dihakimi massa karena terpergok mencuri seekor kambing betina di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Beruntung, polisi cepat datang sehingga nyawa lelaki asal Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik terselamatkan.

Informasi yang dihimpun, Suwardi berlagak sebagai seorang pencari rumput. Lelaki 46 tahun mengendarai sepeda motor matik yang bagian belakangnya terdapat karanjang kayu atawa ronjot. 

Lelaki asal Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik itu mengisi ronjot itu dengan rumput. Ketika berada di dekat kandang kambing di area tambak di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Suwardi lalu turun. Dia mengendap masuk kandang kambing milik Nurul Yaqin, 47, warga setempat. 

Saat itu, kondisi desa sepi. Karena kaum adam sedang salat Jumat. Suwardi lalu menyergap seorang domba betina yang sedang bunting. Kambing itu lalu dimasukkan dalam ronjot lalu ditutupi dengan rumput. 

Nahas, aksi Suwardi itu diketahui Kamlah, warga setempat dan memberitahukan kepada masyarakat. Suwardi yang semula semringah membayangkan menikmati hasil jerih payah yang secara tidak benar itu memacu motornya. Sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, sejumlah warga Desa Wadak Kidul menghadangnya. 

Suwardi mulai gerogi. Apalagi, massa terlihat mulai kehilangan kesabaran berusaha membongkar isi ronjot. Saat itu, melihat salah satu bagian rojot bergerak-gerak. Begitu dibongkar ada seekor domba betina sedang bunting. Kedua kakinya terikat. 

Massa lalu menghajar. Beruntung ada polisi di sekitar lokasi sehingga aksi main hakim sendiri bisa dihentikan aparat. Suwardi dan barang bukti dibawa ke mapolsek Duduksampeyan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng Ari Putra membenarkan penangkapan pelaku pencurian hewan (curwan) itu. “Pelaku terpaksa mencuri. Tersangka baru kali pertama mencuri,”ujar Iptu Sugeng Ari Putra pada Sabtu, 24 April 2021.

Dalam pemeriksaan, tersangka Suwardi sebelumnya bekerja pembuat mebel. Sejak pandemi Covid-19, ia tidak bekerja karena orderan sepi. “Tersangka nekat mencuri untuk menambah penghasilan dan mencukupi kebutuhan menjelang lebaran,”kata mantan Kanitreskrim Polsek Driyorejo itu.

Penyidik menjerat Suwardi dengan pasal 363 ayat (1) ke 1 KUHP) tentang pencurian ternak. “Tersangka kami tahan,”katanya. Suwardi kini hanya bisa menyesal. Karena ia tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercintanya. (yad)

Dalih mencukupi Kebutuhan Lebaran, Tukang Mebel Nekat Curi Kambing Bunting Selengkapnya