Kasus Hibah Barang UMKM Di Diskoperindag Gresik Naik Penyidikan, Kajari Gresik: Sampel 144 UMKM Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 1 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menaikkan status dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik 2022. Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik belum menyebutkan identitas tersangka. Tapi, potensi kerugian negara mencapai Rp 1,002 miliar. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, hibah barang untuk UMKM Gresik 2022 sebesar Rp 19,6 miliar. Realisasi anggaran Rp 17 9 miliar. Duit puluhan miliar itu berasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 untuk hibah barang kepada 774 UMKM se-Kabupaten Gresik. 

“Selama 3 bulan penyelidikan telah mengambil sampel 144 UMKM. Potensi pelanggaran penyalahgunaan anggaran sebesar Rp 1.002.648.529,” ujar Kajari Gresik Nana Riana didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizki di kantor Kejari Gresik  pada Senin, 12 Juni 2023. 

Potensi kerugian negara itu memungkinkan bertambah. Sebab, penyidik Pidsus Kejari Gresik baru mengambil sampel 144 dari 774 UMKM yang tersebar di 16 dari 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik. Baru 20 persen penerima barang hibah tersebut. UMKM di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean menerima bantuan hibah tersebut.

Hibah barang kepada ratusan UMKM itu berasal dari pokok pikiran (pokir) DPRD Gresik. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik membelanjakan barang hibah itu melalui e-katalog lokal. “Ada 12 jasa penyedia yang belum diperiksa,” terang Kajari Nana Riana. 

Saat ini, Kajari Gresik melanjutkan, penyidik masih fokus memeriksa pejabat dilingkup Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik serta penerima hibah UMKM.

“Kejaksaan akan memaksimalkan pemeriksaan penyidikan perkara ini dan segera mungkin mendapatkan jumlah kerugian negara dan menentukan tersangka,” katanya.

Seperti diberitakan, Kejari Gresik telah  melakukan dugaan penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 17 miliar yang dikelola oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik. Setelah dilakukan pemeriksaan hampir 3 bulan, akhirnya Kejari Gresik menaikkan status perkara ini menjadi penyidikan. (yad)

Kasus Hibah Barang UMKM Di Diskoperindag Gresik Naik Penyidikan, Kajari Gresik: Sampel 144 UMKM Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 1 Miliar  Selengkapnya

Sambut Lebaran, Stiamak Surabaya Berbagi Tips Pengelolaan Keuangan dan Distribusi kepada UMKM 

SURABAYA,1minute.id – Tim LPPM Sekolah Tinggi Administrasi Manajemen Kepelabuhan (Stiamak) Barunawati Surabaya berbagi ilmu bisnis kepada UMKM tiga kecamatan Pabean Cantikan, Semampir, Krembangan Surabaya – sekaligus menyambut lebaran 2023. Mereka terdiri dari UMKM makanan, busana, dan aksesoris. 

Tema Pelatihan, “Pengelolaan Keuangan dan Manajemen Distribusi pada UMKM Surabaya”. Narasumber dari Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya Sumarzen Marzuki. Dan, dosen tetap, yakni Indriana Kristiawati ; Mudayat ; Nur Widyawati dan Dian Arisanti. Kemudian, Moh. Fail ;  Risni Adelini ; serta Dian Taufik Febrianto.

Kepala Humas Stiamak Barunawati Surabaya Moh. Fail mengatakan, pengabdian kepada masyarakat tersebut bersifat sharing session. “Para dosen berbagi ilmu tentang konsep pembukuan keuangan dan konsep distribusi produk. Tentu para UMKM telah menemukan pengalamannya sendiri,” kata Fail dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Sabtu, 18 Maret 2023.

 Menurut mantan wartawan Jawa Pos Group tersebut, dalam distribusi terpenting adalah ketepatan waktu. “UMKM harus memiliki manajemen distribusi yang baik. Mulai apa saja yang harus disiapkan, siapa saja yang terlibat dan bagaimana proses distribusinya,” tambah Fail. 

Sementara Kepala Prodi Soedarmanto mengatakan, setiap kegiatan usaha wajib ada pembukuan keuangan. Mulai modal, harga penjualan sampai laba. “Jadi setiap transaksi wajib dicatat. Berapa modalnya, berapa menjual produknya sampai berapa labanya. Jangan sampai modal usaha bercampur dengan keuangan keluarga,” kata Soedarmanto. 

Salah satu peserta dari UMKM Kecamatan Semampir Susana Dewi menyampaikan  peristiwa melayani makan orang dari bantuan Dinas Sosial (Dinsos). “Uangnya tidak seberapa. Tapi kalau ada calon penerima meninggal, maka untuk mengambil atau pengembalian uang dalam pembukuan tersebut yang susah. Apalagi uang tersebut bantuan dari Dinas Sosial,” katanya.

Para peserta mengaku senang dengan pelatihan tersebut, apalagi materinya tentang pengelolaan keuangan yang sangat dibutuhkan para pelaku UMKM dan kebetulan untuk menghadapi lebaran orderan ramai. Sehingga pembukuan keuangan sangat penting. (yad)

Sambut Lebaran, Stiamak Surabaya Berbagi Tips Pengelolaan Keuangan dan Distribusi kepada UMKM  Selengkapnya

Tas dan Dompet Kulit Produksi UMKM Gresik Binaan SIG Jadi Primadona Warga Asing di Bazar UMKM untuk Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN di Gedung Sarinah, Jakarta menjadi berkah bagi UMKM binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Diantaranya, Crown Leather asal Gresik, Jawa Timur berhasil memperoleh omzet penjualan mencapai Rp150 juta dari penjualan produk kerajinan kulit selama bazar, mulai 26 hingga 29 Januari 2023. Crown Leather adalah UMKM yang menjual produk fesyen seperti dompet, tas, sepatu, clutch, ikat pinggang dan produk lainnya yang terbuat dari kulit.

M. Adrian Fadhilah, pemilik Crown Leather yang didirikan pada 2019, mengutarakan perasaan senang dan bangga menjadi salah satu UMKM yang diikutkan oleh SIG dalam Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 ini, apalagi produk-produknya diminati oleh pengunjung.

“Sebelumnya kami telah melakukan analisis pasar sederhana, bahwa masyarakat Jakarta banyak yang menggunakan laptop untuk bekerja dan membutuhkan tas laptop. Ternyata benar, antusiasme pengunjung terhadap tas laptop tinggi sekali, terutama tas laptop model selempang, sampai kita restock ratusan buah. Pembeli pun tidak hanya dari masyarakat lokal, tetapi juga ada wisatawan asing dan mereka sangat menghargai produk lokal Indonesia,” kata Adrian.

Angka penjualan Rp 150 juta itu menjadi salah satu capaian tertinggi yang dicapai UMKM asal Gresik tersebut. Jauh melampaui rata-rata omzet yang biasanya mereka raup dalam pameran di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang hanya berkisar Rp 10 juta – Rp 20 juta.

Sementara itu, Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, pada Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN ini, SIG berpartisipasi dengan mengikutsertakan 32 UMKM yang bergerak dalam bidang kuliner, kriya, fesyen dan kecantikan. UMKM tersebut merupakan binaan dari PT Semen Gresik, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, serta PT Semen Baturaja Tbk yang telah resmi bergabung menjadi bagian dari SIG pada Desember 2022 lalu.

“Alhamdulillah, pada kegiatan Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 ini, produk yang diikutkan sangat diminati pengunjung. Terbukti selama 4 hari mengikuti bazar, 32 UMKM binaan SIG berhasil meraup total penjualan sebesar Rp 257 juta,” kata Vita Mahreyni.

Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 ini menjadi salah satu upaya nyata Kementerian BUMN dalam mendukung pemberdayaan UMKM daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memberikan kesempatan para pelaku UMKM untuk melakukan pemasaran dengan menjual ragam produk yang inovatif dan khas.

Di luar Crown Leather, UMKM lain yang difasilitasi SIG bersama anak perusahaan pada event Bazaar UMKM untuk Indonesa 2023 meliputi bidang kuliner yakni Keriyess, Akar Jawi, Kopi Lelet Cangkir, Deket Peken, dan Dua Ikan. Kemudian, HSR, Kukuk, Aneka Kripik Mang Dendi, Mitra Home Industri, Bakul Artha, D’Crispy, Milyarder Crispy, Eliza, Dapur Mba Ana, Kopi Mentari, Kopi RMS dan Ngupi Ku-Day. Berikutnya, Kemplang Tunu Fitria, dan Beeyond Honey. 

Sedangkan bidang kriya yakni Arma Leather and Craft, Bumbung Kawung, Nurul Craft serta bidang Fesyen dan Kecantikan yakni Kaos Jukung, Little Kaaya, Okvisa, Batik Sekar Mulyo, Batik Lasem Real Asto, Batik Gunung Kendil, Sijebi dan Sutra Indah. (yad)

Tas dan Dompet Kulit Produksi UMKM Gresik Binaan SIG Jadi Primadona Warga Asing di Bazar UMKM untuk Indonesia  Selengkapnya

Pemkab Gresik dan OJK Kukuhkan TPAKD untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi Dan Literasi Keuangan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jawa Timur, membentuk sekaligus mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). 

Pengukuhan TPAKD dilakukan di ruang Mandala Bhakti Praja lantai 4 Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 2 Desember 2022. Pembentukan TPAKD sebagai ikhtiar dalam percepatan pemulihan ekonomi paskapandemi. Sekaligus juga, untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Peningkatan pengetahuan literasi keuangan dan inklusi keuangan sangat diperlukan di era saat ini. Oleh karenanya, kita membuka selebar-lebarnya akses keuangan bagi masyarakat dengan harapan terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif, dan inklusif,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Bu Min, sapaan akrab Wabup Aminatun Habibah, juga berpesan kepada TPAKD yang telah dikukuhkan hari ini untuk segera menyusun program dalam mencapai tujuan percepatan akses keuangan di Kabupaten Gresik. Lewat TPAKD ini, Bu Min berharap sektor UMKM di Kabupaten Gresik bisa semakin berkembang dan meningkat.

“Kita juga mendorong teman-teman perbankan untuk memberikan kemudahan bagi UMKM dalam mengakses keuangan. Sehingga keberadaan bank titil atau rentenir di Kabupaten Gresik bisa kita berantas,” tegas Bu Min.

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 dan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan Regional IV Jawa Timur Dedy Patria mengatakan bahwa selain bertujuan mendorong kemudahan akses keuangan kepada masyarakat luas termasuk UMKM, juga berfungsi sebagai forum koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita melihat bahwa akses keuangan untuk masyarakat terutama untuk UMKM itu masih sangat terbatas. Padahal potensi UMKM ini sangat besar, yakni mencapai kisaran 61% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% dari total tenaga kerja,” ungkap Dedy Patria.

Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pemberian secara simbolis kredit mikro binaan Perumda Bank Gresik. Bantuan permodalan ini, diberikan sebagai support untuk perkembangan UMKM di Kabupaten Gresik.

Hingga bulan Oktober 2022, Bank Gresik telah mengucurkan kredit sebesar Rp 57 miliar  kepada 2.577 nasabah. Jenis kredit yang diberikan di antaranya kredit modal kerja, investasi, konsumtif, dan ultra mikro. (yad)

Pemkab Gresik dan OJK Kukuhkan TPAKD untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi Dan Literasi Keuangan Selengkapnya

DPRD Gresik Pertajam Fungsi Pengawasan dalam Pelaksanaan Perda Perlindungan Naker Lokal dan Perda Kemitraan

GRESIK,1minute.id – Sebuah kado manis diberikan oleh  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik kepada pelaku UMKM dan pencari kerja. Legislator berkantor di Jalan K.H. Wachid Hasyim, Gresik itu telah merampungkan dan mengesahkan dua peraturan daerah (Perda). Dua perda inisiasi Komisi II DPRD Gresik itu yakni Perda tentang Fasilitasi Kemitraan Berusaha dan Perda tentang Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal.

DPRD Gresik berjanji akan melakukan pengawasan dalam pelaksanaan kedua perda itu. Sebab, kedua perda itu bisa menjadi solusi  mengurangi angka pengangguran di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik ini. Serta, meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Dalam perda tentang Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal itu, diantaranya mensyaratkan  perusahaan berkewajiban untuk merekrut tenaga kerja lokal minimal 60 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Gresik 2021 mencapai 8 persen dari total 1,3 juta populasi. Sedangkan, Perda tentang Fasilitasi Kemitraan Berusaha, UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bakal semakin berdaya.

Menurut Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, dua perda yang lahirnya atas inisiasi Komisi II DPRD Gresik tersebut mengatur terkait kewajiban perusahaan untuk merekrut tenaga kerja lokal minimal 60 persen. Sekaligus,  kewajiban perusahaan menjalin kemitraan serta memprioritaskan produk UMKM masyarakat Gresik. 

“Dua Perda itu kita sahkan bersama Bupati agar ada perlindungan terhadap warga lokal, baik soal ketenagakerjaan, dan juga para pelaku usaha khususnya, UMKM,”kata Much Abdul Qodir kepada awak media  pada Senin, 28 November 2022. Qodir, begitu biasa disapa, didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nur Hamim dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Gresik Mokh Najikh.

Karena itu, politisi asal Wringinanom, Kabupaten Gresik ini mengajak kepada seluruh insan pers menjadi garda terdepan memberikan informasi dan edukasi terkait dua Perda tersebut. Agar perusahaan-perusahaan lebih mengetahui peraturan yang termuat secara merata. 

“Maka kami mengajak teman-teman untuk aktif memberitakan terkait perda ini, agar para pengusaha dan industri mendengar dan semakin menaati, sehingga tenan-tenan yang saat ini sudah beroperasi bisa menjalankan peraturan dengan baik,”harap Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Selain mengajak insan pers, lanjutnya, pihaknya di legislatif akan lebih aktif melakukan pengawasan, satu dari tiga fungsi anggota  DPRD Gresik. Di fungsi pengawasan ini, DPRD Gresik memiliki kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah. “Fungsi pengawasan ini akan kami pertajam,”tegas Qodir.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nur Hamim menambahkan, wakil rakyat yang duduk di kursi dewan punya tiga prioritas dalam menjalankan tugasnya. Termasuk melakukan pengawasan dan mensosialisasikan regulasi atau peraturan yang telah disahkan. 

“Tugas anggota DPRD itu ada tiga, yakni pengawasan, penganggaran, dan legislasi. Selain itu setiap anggota dewan punya tugas secara personal melakukan pengawasan,, selain alat kelengkapan dewan,” tandas Nur Hamim yang juga DPD Partai Golkar Gresik itu.

Pihaknya juga mengajak kalangan jurnalis yang hadir untuk senantiasa bersinergi dan berkolaborasi, serta berperan aktif memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus mendukung program-program pembangunan demi kemajuan Kabupaten Gresik. (yad)

DPRD Gresik Pertajam Fungsi Pengawasan dalam Pelaksanaan Perda Perlindungan Naker Lokal dan Perda Kemitraan Selengkapnya

Klinik Ekspor Gresik Siap Dampingi UMKM SBW Go Internasional, Wapres Ma’ruf Amin : SBW Bisa Sejahterakan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Pasar komoditi sarang burung walet (SBW) tujuan Tiongkok cukup menjanjikan. Persyaratan rigit membuat para pengusaha SBW kesulitan masuk pasar Tiongkok. 

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan  permasalahan kesulitan pasar ekspor itu telah dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet bersama Presiden Joko Widodo. Sebab, menurut Presiden Jokowi, SBW adalah salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomis besar dan dapat mensejaterahkan masyarakat.

“Oleh karena itu pemerintah mengambil berbagai kebijakan untuk memperluas pasar kemudian memberikan bimbingan teknis dan mendorong upaya agar permodalan bisa diberikan melalui berbagai hal,”kata Ma’ruf Amin ketika bertemu 29 UMKM di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Gresik pada Jumat, 30 September 2022. Dalam dialog di salah perusahaan pengolahan SBW, PT Husein Alam Indah (HAI) di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu, Wapres Ma’ruf Amin didampingi Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kiai Ma’ruf mengaku  mendengar beberapa sebab yang membuat sulitnya SBW produksi Indonesia ke pasar Tiongkok. Diantaranya, perbedaan khasiat. Namun, pada dialog ini, dirinya menemukan bahwa bukan khasiatnya yang menjadi patokan. 

“Memang untuk harga SBW yang potensial itu di RRC (Republik Rakyat China/Tiongkok) saja. Namun memang persyaratan-persyaratan yang tadi saya dengar sulit. Sehingga yang bisa masuk itu hanya yang memiliki kualifikasi tertentu dan jumlahnya tidak terlalu banyak. Bahkan, banyak juga tidak bisa masuk saya tanya itu karena memang khasiatnya berbeda. Tetapi ternyata itu bukan soal khasiat, melainkan adanya perbedaan warna,”ujarnya menjelaskan.

Untuk diketahui, Indonesia adalah produsen SBW terbesar di dunia. Sekitar 80% SBW adalah hasil produksi Indonesia. Dimana 30-40% pengusaha walet di dalamnya berasal dari Jatim. Data Kementerian Perdagangan, produksi walet di Indonesia mencapai 1.500 ton/tahun. Sedangkan yang bisa masuk pasar Tiongkok secara direct hanya 360 ton. Sementara sisanya, bisa masuk pasar Tiongkok namun harus lewat negara lain.

Saat ini, “hanya” 30 perusahaan yang bisa menembus pasar Tiongkok. Negara tetangga Malaysia yang telah memiliki 60 perusahaan yang mampu menembus pasar Tiongkok.

“Inilah yang menjadi fokus perhatian pemerintah yakni untuk memajukan industri Walet di Indonesia. Baik dalam pengelolaan pengolahan maupun dalam arti pemasaran. Kita akan bantu dengan pemikiran strategis untuk cari jalan keluarnya,”kata Ma’ruf. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkomitmen mendorong UMKM naik kelas. Produk UMKM bisa ekspor. Pemkab Gresik telah memiliki klinik ekspor, serta kemudahan proses perizinan. Klinik ekspor ini memberikan pendampingan kepada UMKM untuk mengurus perizinan dan legalitas usaha. 

Mulai dari sertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pengajuan merek dagang, sertifikasi halal, sampai dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang bisa diurus secara online.

“Bersama Bea Cukai kami saat ini melakukan pendampingan terhadap peternak SBW dan  UMKM lewat program Klinik Ekspor. Tujuannya agar peternak dan pengusaha SBW  Gresik mampu menembus pasar global,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Pada 2021, nilai ekspor Gresik hanya USD 6.920,51. Pada periode tahun ini, nilai ekspor UMKM menjadi USD 34.154,56.Ada 21 UMKM yang sudah melakukan ekspor, salah satunya adalah UMKM Birdnestjoy milik Uly Darojah yang bergerak di sektor minuman kesehatan dari sarang burung walet. Lewat Klinik Ekspor per Oktober 2021, Birdnestjoy telah ekspor ke Hongkong dengan total transaksi Rp 800 juta. (yad)

Klinik Ekspor Gresik Siap Dampingi UMKM SBW Go Internasional, Wapres Ma’ruf Amin : SBW Bisa Sejahterakan Masyarakat  Selengkapnya

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Program SIG Mandiri menggelar workshop Penguatan Kapabilitas Literasi Digital dan Kemasan Produk UMKM binaan di Hotel AstonInn.

Workshop dan pelatihan yang diikuti 40 pelaku UMKM dari Kabupaten Gresik, Lamongan dan Bojonegoro itu gelar dua hari mulai Kamis, 14 Juli 2022. Pelatihan 40 UMKM ini, SIG bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik  (UMG).

Materi pelatihan diantaranya penggunaan platform media sosial Instagram sebagai bentuk penerapan literasi digital bagi UMKM, packaging produk, pengelolaan informasi produk, pembelajaran dan praktik foto produk menggunakan smartphone, hingga penerapan aplikasi editing visual untuk menunjang pemasaran di media digital.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, era digital saat ini dengan kemajuan  teknologi dan internet, setiap orang dapat terkoneksi dengan cepat dan mudah. Selayaknya pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produknya.

“Kalau produk dan kemasannya sudah bagus, maka harus ditunjang dengan digital marketing juga. Misalnya foto yang bagus untuk promosi itu seperti apa, lalu perlu disisipkan karakter tulisan yang menarik agar lebih memikat, semua kita ajarkan di sini,”kata Edy Saraya.

Menurutnya, pelaku UMKM yang mampu menerapkan digital marketing dengan tepat bisa mencapai potensi pertumbuhan pendapatan lebih besar. Inilah pentingnya mempelajari digital marketing, karena bisnis yang tidak menerapakan hal tersebut akan tertinggal dari kompetitornya. 

“Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum besar penggunaan media sosial untuk mengembangkan bisnisnya, sehingga produk yang dipasarkan tidak hanya dikenal di kawasan lokal saja, namun bisa menjangkau pasar yang lebih luas,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindag Kabupaten Gresik Malahatul Fardah mengapresiasi pelatihan yang diselenggarakan oleh SIG dalam upaya meningkatkan kompetensi UMKM, khususnya di Kabupaten Gresik. Harapannya, UMKM  mampu naik kelas. 

“Semoga dengan adanya kerja sama antara SIG dan UMG melalui pelatihan digital ini, UMKM yang menerapkan metode tradisional menjadi modern, lalu menjadi nasional, dari nasional nantinya diharapkan mampu go global,”jelas Malahatul Fardah.

M. Anhar Khusnani, salah pelaku UMKM bidang handicraft senang. Sebab, pemilik usaha songkok berlabel Songkok Lukis Sekaone. “Dengan adanya pelatihan ini, kami sebagai pelaku UMKM dapat mendalami pembelajaran mengenai media digital khususnya untuk kebutuhan promosi produk agar lebih menarik, sehingga mampu menaikkan penjualan dan omzet tentunya,” ungkap Anhar Khusnani. (yad)

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Selengkapnya

SIG dan YDBA Kolaborasi Dukung Peningkatan PenggunaanP3DN Melalui Pembinaan UMKM

GRESIK,1minute.id – Dalam rangka mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjalin kerjasama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Kerjasama dalam Pembinaan dan Fasilitasi Pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, Ketua Pengurus YDBA Sigit Prabowo Kumala dan Sekretaris Pengurus YDBA, Ida R. M. Sigalingging yang didampingi oleh Direktur Operasi SIG Yosviandri dan Advisor YDBA, Tonny Sumartono di Hotel Sheraton, Jakarta, pada Kamis, 7 Juli 2022.

Kerjasama ini meliputi pemberian pelatihan dan pendampingan kepada UMKM binaan YDBA agar mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan standar quality, cost, delivery (QCD). Selain itu juga memberikan kesempatan UMKM menjadi rantai pasok perusahaan. Dalam hal ini SIG akan membeli produk UMKM Binaan YDBA berupa spare part guna mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

Kerjasama ini sejalan dengan Instruksi Presiden (INPRES) No 2 tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Harapannya dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang semakin tinggi, keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga negara, mulai dari level daerah hingga pusat, dapat menjadi pasar yang kondusif dan ramah bagi produk-produk berkualitas hasil produksi UMKM dalam negeri.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, SIG sebagai BUMN akan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah, terutama dalam mewujudkan kontribusi BUMN untuk Indonesia. Salah satunya yaitu ”Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia”, yang diwujudkan melalui program percepatan P3DN.

”Kolaborasi dengan YDBA kali ini merupakan salah satu bukti keseriusan SIG dalam melaksanaan inisiatif strategis terkait keberpihakan terhadap UMKM dan TKDN untuk substitusi kebutuhan impor, khususnya rantai pasok suku cadang (spare part),” kata Donny Arsal

Lebih lanjut Donny Arsal menyampaikan, YDBA sebagai salah satu Yayasan Astra yang fokus membina UMKM sejak 1980 akan menjembatani SIG untuk dapat menjadi ‘Ayah Angkat’ bagi para pelaku UMKM yang telah terverifikasi kualitas produk dan kredibilitas kinerjanya. Nantinya, UMKM-UMKM binaan ini akan dapat memproduksi sekaligus memasok produknya sesuai dengan kebutuhan operasional SIG.

Direktur Operasi SIG Yosviandri menambahkan, melalui kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan capaian TKDN pada komponen-komponen operasional SIG lewat pasokan produk yang handal secara teknis dan ekonomis, hasil buatan UMKM binaan YDBA, sesuai target operational excellence dan nilai TKDN spare part SIG Group. 

“Sekaligus, kolaborasi ini menjadi wujud implementasi dari kebijakan pemerintah, di mana industri akan dapat tumbuh dan berkembang hanya jika produknya digunakan, baik untuk mencapai skala ekonomi maupun untuk peningkatan kualitas produknya,”kata Yosviandri.

Sedangkan, Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala menyampaikan, sejalan dengan semangat YDBA 2022, yaitu Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM, YDBA terus berupaya berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung UMKM Naik Kelas, termasuk dengan SIG. 

Sigit berharap, melalui kolaborasi ini YDBA bersama SIG dapat membentuk tim kecil untuk mengawal pelaksanaan development komponen agar mencapai target QCD, melalui pelaksanaan dan evaluasi pelatihan serta pendampingan teknis yang dilakukan SIG, dan pelatihan serta pendampingan manajemen yang dilakukan YDBA.

Sigit juga menambahkan, kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi pelopor bagi BUMN lainnya untuk melibatkan UMKM sebagai bagian dari rantai pasoknya. (yad)

SIG dan YDBA Kolaborasi Dukung Peningkatan PenggunaanP3DN Melalui Pembinaan UMKM Selengkapnya

STIAMAK Barunawati Berbagi Strategi Bisnis Kepada 25 UMKM Pabean Cantikan

SURABAYA,1minute.id – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya semakin getol berbagi pengetahuan tentang bisnis. Kali ini, kewajiban akademik dalam pengabdian masyarakat (Pengmas) dikemas dalam bentuk sharing session dengan 25 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya.

Tema yang dipilih, Pelatihan Kewirausahaa dan Strategi Bisnis UMKM 2022. “Kami hadir disini dalam rangka melaksanakan kewajiban akademik Tri Dharma perguruan tinggi berupa pengabdian masyarakat,”kata Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya Dr. Sumarzen Marzuki, M.MT dalam sambutan pembukaan di hadapan 25 UMKM di Kecamatan Pabean Cantikan Kota Surabaya pada Selasa, 14 Juni 2022.

Sumarzen menyampaikan terima kasih atas kerja sama dari pihak Kecamatan Pabean Cantikan dan pelaku usaha UMKM. “Semoga kehadiran kami memberikan manfaat,”tambah Sumarzen.

Dalam pelatihan ini, beberapa materi disampaikan para dosen dan mahasiswa STIAMAK Barunawati Surabaya. Diantaranya, Moh. Fail. Dosen Etika Bisnis ini mengajarkan kepatuhan pada undang-undang dan peraturan bisnis. “Mulai dari rencana bisnis, proses bisnis sampai tercapainya tujuan bisnis,”kata Fail yang juga Kepala Bagian Humas,  Marketing dan Kerja sama STIAMAK Barunawati Surabaya ini.

Menurut mantan Ketua Umum Forum Wartawan Pelabuhan (Forwapel) tersebut, etika bisnis dimulai dari kepribadian masing-masing. Jujur dan bertanggung jawab. “Kegiatan bisnis jangan mengganggu lingkungan. Misalnya kebocoran limbah bau tidak sedap, suara bising atau limbah cair dibuang sembarangan,”kata Fail. Etika bisnis lanjut mantan wartawan Jawa Pos Group tersebut, mengajarkan bisnis yang menguntungkan, menguatkan kepercayaan pelanggan dan barokah. 

Narasumber lain, Kabag Kemahasiswaan Mudayat menyampaikan Strategi Bisnis UMKM. “Modal utama kita, semangat dan berani. Terus berinovasi dan terus berani mencoba hal-hal baru,”kata Mudayat. Strategi marketing, katanya , sanggup belajar dari setiap peristiwa dan setiap masalah. “Memahami kebutuhan pasar, membangun komunikasi pasar dan merawat pasar. Di pasar ada kompetitor. Tapi mereka bukan musuh. Jadi tidak perlu buang energi berhati buruk kepada orang lain,”ujar Mudayat.

Sementara dua mahasiswa masing-masing Muhammad Yusuf Andi Baharuddin dan Fina Idatul Umah menyampaikan materi Digital Marketing. “Digital marketing sekarang ini telah menjadi tren penjualan produk barang dan jasa, praktis, cepat dan efisien,” kata Fina.

Disampaikan juga trik dan tips menjual barang secara online. Mulai dari kecerdasan membikin profil produk, pemilihan medsos, tepat dalam membidik pasar sampai pasang iklan. 

Sementara itu, Camat Pabean Cantikan Muhammad Januar Rizal mengapresiasi pengabdian STIAMAK kepada UMKM di wilayahnya. “Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Para pelaku usaha UMKM bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang strategi bisnis,”kata Rizal-panggilan akrab Muhammad Januar Rizal. 

Menurut Rizal, pihaknya terus mendorong semua warganya untuk giat berbisnis. Menggali potensi keunggulan di setiap kelurahan di wilayahnya. “Kami terus menggali potensi pada setiap kelurahan. Kami punya kampung sandal di Nyamplungan, ada karya handycraft, batik Bonek dan lain-lain. Kami sedang mencari tempat untuk display dan promo produk karya warga Pabean Cantikan,” katanya. 

Para peserta dan camat Pabean Cantikan menginginkan kegiatan tersebut bisa dilanjutkan dalam bentuk pendampingan UMKM secara langsung. “Akan kami pertimbangkan dan akan kami bicarakan di kampus,” kata Ketua LPPM STIAMAK Barunawati Surabaya Nur Widyawati. (yad)

STIAMAK Barunawati Berbagi Strategi Bisnis Kepada 25 UMKM Pabean Cantikan Selengkapnya

Kunjungan Atase KBRI Tokyo Buka Peluang Ekspor Produk UMKM Gresik ke Jepang 

GRESIK,1minute.id – Produk UMKM Gresik bakal semakin banyak membanjiri pasar internasional. Diantaranya, Jepang. Harapan itu muncul setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad menerima kunjungan Atase Keuangan KBRI Tokyo Jepang, Fadli Rinaldi Lubis terkait pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Gresik. 

Atase Keuangan KBRI Tokyo tidak datang sendirian.  Ia mengajak salah satu Asosiasi bisnis di Jepang untuk mengenalkan dan memfasilitasi pengembangan bisnis UMKM untuk menembus pasar Jepang. 

Dalam keterangannya, Atase Keungan KBRI Tokyo Fadli Rinaldi Lubis menjelaskan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melalui kolaborasi dalam UMKM Center terus berkomitmen memfasilitasi pengembangan bisnis UMKM Indonesia untuk dapat menembus pasar Jepang. “Hal ini sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi,”kata Fadli pada Senin, 23 Mei 2022.

Ia melanjutkan, pasar Jepang dikenal dengan standarnya yang tinggi. Oleh karena itu, jika sudah dapat masuk ke pasar Jepang, maka produk Indonesia akan lebih mudah melakukan penetrasi ke pasar internasional. Untuk itu, pemberdayaan UMKM Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik ini untuk berkembang di pasar Jepang adalah salah satu prioritas utama KBRI Tokyo,“ tambahnya. 

Ia sengaja mengajak asosiasi pengusaha di Jepang yang akan memfasilitasi UMKM Center ke Kabupaten Gresik untuk melihat secara langsung berbagai macam produk unggulan yang sudah terdaftar dan layak ekspor untuk dipasarkan di Jepang. Produk unggulan diantaranya  hasil pengolahan rotan yang ada di Kecamatan Menganti, Kerang di Kecamatan Ujungpangkah, Mangga dan produk-produk unggulan lainnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada KBRI Jepang yang telah mempercayai dan memfasilitasi UMKM Gresik untuk dapat berkembang hingga menembus pasar Internasional. 

“Kami pemerintah kabupaten Gresik menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas perhatian terhadap UMKM kami,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Pemkab Gresik, lanjutnya, berkomitmen mendorong UMKM agar mampu berdaya saing. Berbagai bentuk pelatihan hingga stimulus berupa bantuan pendanaan juga telah disiapkan oleh Pemkab Gresik untuk UMKM. 

“Selain kita dorong UMKM untuk maju, UMKM juga kita fasilitasi stimulus berupa kredit lunak mikro tanpa agunan dan ada juga dengan bunga rendah,” imbuh Gus Yani. 

Selain itu, lanjut Gus Yani, pihaknya juga memberikan pelatihan terhadap UMKM di Gresik terkait dengan sertifikasi maupun legalitas hingga mampu melakukan ekspor. “Kita jalin sinergitas dengan Bea Cukai Gresik untuk sisi legalitas dan sertifikasi hingga menemukan buyer yang cocok untuk UMKM kita,”tegasnya. 

Dirinya berharap, jalinan kerjasama dengan KBRI terkait dengan pengembangan UMKM di Gresik ini terus berlanjut seiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. (yad)

Kunjungan Atase KBRI Tokyo Buka Peluang Ekspor Produk UMKM Gresik ke Jepang  Selengkapnya