Wabup Optimistis Pemuda Gresik Inovatif, Adaptif untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah optimistis pemuda Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memiliki kreativitas yang tinggi, mandiri dan kemampuan dalam berinovasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi paska pandemi Covid-19. 

“Kita berharap Indonesia, Jawa Timur khususnya Kabupaten Gresik mampu bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Hal ini tak lepas dari peran pemuda untuk mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks. Terutama dalam menggerakkan pertumbuhan dan pemulihan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 yang saat ini masih melanda,”kata Wabup Aminatun Habibah dalam sambutannya saat menjadi pimpinan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 93 di halaman kantor  Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 28 Oktober 2021. 

Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah menambahkan pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam pemulihan ekonomi karena mampu beradaptasi ditengah situasi pandemi Covid-10 yang belum usai.
“Pemuda sebagai salah satu komponen penggerak bangsa juga memiliki kapasitas serta mampu bertahan dan unggul dalam menyongsong masa depan yang lebih baik,”katanya. Ia mencontohkan perusahaan rintisan,Startup. 

“Dibidang teknologi startup yang saat ini banyak digandrungi generasi milenial. Hal ini mampu menjadi faktor dalam pemulihan ekonomi masyarakat,”katanya. 
“Dengan terbiasa dan terlatih dengan situasi seperti saat ini, akan melahirkan generasi muda yang survive dan tangguh serta menjadi generasi yang lebih maju di masa mendatang,”harap Bu Min (yad)

Wabup Optimistis Pemuda Gresik Inovatif, Adaptif untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi Selengkapnya

Wabup Dorong Industri Lebih Sinergi dengan Ponpes dan SMK untuk Mengentas Pengangguran

GRESIK,1minute.id –  PT Smelting membagikan ratusan lemari besi atau loker ke sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu. Kegiatan yang mengandeng Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PC RMI NU) Gresik itu dipusatkan di SMK Assa’adah, Kecamatan Bungah pada Rabu, 27 Oktober 2021.

Bantuan loker itu diserahkan oleh Assisten Manager General Affair PT Smelting Indra Junor kepada Ketua PC RMI NU Gresik KH. Ala’uddin dan disaksikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup Gresik Aminatun Habibah mengharapkan sinergi antara industri dengan pondok pesantren (Ponpes) harus terus dijalin. Apalagi Gresik dikenal sebagai Kota Santri.

“Saya dan Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) berharap dukungan industri bagi sekolah maupun pesantren di Gresik. Baik bantuan program atau sarana pembelajaran untuk kepentingan santri,”ujarnya.  Lebih lanjut, Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah,  juga mendorong adanya perusahaan mampu mengurangi jumlah pengganguran di Gresik.

“Kami berharap industri semakin banyak menyerap tenaga kerja warga Gresik. Dengan begitu diharapkan pula angka pengangguran dapat berkurang dan masyarakat Gresik bisa sejahtera,” harap Wabup.

Indra Junor mengatakan pemberian lemari besi ke pondok pesantren (Ponpes) merupakan bagian dari program CSR perusahaan. “Ada 142 lemari besi bekas karyawan yang kami bagikan,”ujarnya. Ditambahkan Indra, sebelum diberikan kepada ponpes, terlebih dulu lemari besi direkondisi. Sehingga seperti baru. “Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi pondok,”katanya.

Sementara itu, Ketua PC RMI NU Gresik KH. Ala’uddin mengaku senang atas kepedulian Smelting ke sejumlah ponpes di tiga kecamatan. “Nantinya lemari ini dapat dimanfaatkan untuk menyimpan berkas atau barang-barang pondok,”ungkap Gus Ala-panggilan akrab-KH. Ala’uddin didampingi Sekretaris RMI NU Gresik Imam Junaidi. “Kami tentunya berharap, semakin banyak perusahaan yang peduli dengan pondok,” imbuhnya. (yad)

Wabup Dorong Industri Lebih Sinergi dengan Ponpes dan SMK untuk Mengentas Pengangguran Selengkapnya

Peringati HSN, Wabup Ajak Santri jadi Pelopor Pencegahan Stunting

GRESIK,1minute.id – Semarak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-6 mulai terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Diantaranya, seminar mengusung tema “Santri Gresik Pelopor Pencegahan Stunting untuk Generasi Penerus Bangsa yang Lebih Cerdas”.

Seminar digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 21 Oktober 2021. Seminar dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Menurut Aminatun Habibah, momentum peringatan HSN 2021 ini, para santri dapat menjadi sumber daya manusia yang bagus dan didukung oleh kesehatan yang baik. Serta, mendukung usaha pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menurunkan angka stunting.
Stunting dan gizi buruk merupakan masalah krusial yang dihadapi oleh Indonesia, khususnya Gresik yang saat ini menjadi salah satu lokus stunting.

Kasus stunting di  Gresik saat ini berada pada angka 27 persen. “Gresik merupakan salah satu kabupaten yang menjadi lokus stunting, sehingga perlu diadakan sosialisasi kepada masyarakat Gresik mengenai apa itu stunting dan bagaimana cara menghindarinya,”ujar Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Diperingati sejak 2015. Tahun ke-6 ini HSN mengusung tema Santri Siaga Jiwa Raga. Seminar diikuti 80 santri dari sepuluh pondok pesantren (Ponpes) di Gresik ini menghadirkan narasumber Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Kabupaten Gresik dr. Yeni Kurniawati ini dihadiri oleh Asisten 1 Sekretariat Daerah Gresik Abu Hassan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna serta Direktur Utama PT. Phapros Tbk Hadi Kardoko. 

Bu Min menambahkan peringatan HSN bentuk pengakuan para santri juga ikut berjuang dalam Kemerdekaan Indonesia. Di masa saat ini santri juga berjuang dalam bentuk mengangkat Indonesia ini agar menjadi negara yang bermartabat di mata dunia sebagai bentuk kecintaannya pada tanah air. “Insya Allah ini terus didengungkan di pondok pesantren kita, senantiasa kita mengaji selalu dikatakan Hubbul Wathon Minal Iman,”sambungnya. 

Sementara itu, Hadi Kardoko mengungkapkan stunting adalah problem krusial. Karenanya, pihaknya,  berkontribusi dengan memberikan edukasi dengan harapan program pencegahan stunting nasional bisa berjalan dengan baik. “Kami melihat Gresik sebagai Kota Santri, dimana santri bisa memberikan kontribusi dan pengaruh yang signifikan dalam program pencegahan stunting,”ujarnya. (yad)

Peringati HSN, Wabup Ajak Santri jadi Pelopor Pencegahan Stunting Selengkapnya

Bikin Bangga Gresik, Nurul Sabet 4 Medali Emas, dan Pecahkan Rekor Gaya Punggung 200 Meter

GRESIK,1minute.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX berakhir Jumat besok,15 Oktober 2021. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyempatkan hadir ajang olahraga bergengsi di tanah air itu. Kehadiran Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah ke Papua untuk memberikan suntikan semangat kepada para atlet asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang sedang berlaga membela kontingen Jawa Timur. 

PON ke-XX Papua ini, Gresik mengirimkan 31 atlet dan 13 official. Mereka berlaga di 15 cabang olahraga (Cabor). Diantaranya, Panjat Tebing, Sepak Takraw dan Renang. Di tiga cabor itu, atlet Gresik menyumbang medali emas untuk Jatim. “Mereka generasi milenial yang membanggakan bagi Gresik,”puji Bu Min. 

Atlet asal Gresik yang berlaga di PON ke-XX Papua itu diantaranya, kakak beradik Fitria Hartani dan Kharisma Ragil Rakasiwi. Keduanya atlet panjat tebing ini sukses meraih medali di nomor boulder perorangan putri pada Selasa, 5 Oktober 2021 sore. Fitria Hartani meraih emas dan Kharisma Ragil Rakasiwi meraih perak. 

Di cabor renang ada Nurul Fajar Fitriati. Nah, Wabup Aminatun Habibah menyaksikan langsung perjuangan atlet binaan Petrokimia Gresik asal Pekauman, Gresik itu memecahkan rekor gaya punggung 200 meter dengan catatan waktu 2 menit 19,78 detik, menggeser rekor sebelumnya yang dibuat Yessy V. Yosaputra dengan waktu 2 menit 20,70 detik saat PON ke-19. 

Nurul menyabet tiga medali emas di nomor lainnya. Sehingga, Nurul memborong 4 medali emas di PON ke-XX Papua 2021 ini. Bu Min  mendapat kehormatan untuk memberikan medali pemenang cabang olahraga renang itu.”Saya bangga sekali menyaksikan perjuangan atlet-atlet kita ini di PON,”ungkap Bu Min.

Ia menambahkan para atlet ini selain merupakan kebanggaan masyarakat Gresik, juga bisa menjadi suatu role model bagi pemuda. Gen-Z ini. “Bagaimana mereka tekun berlatih, tidak pantang menyerah dan terus berjuang untuk yang terbaik, ini suatu hal yang wajib di contoh,” tambahnya. (yad)

Bikin Bangga Gresik, Nurul Sabet 4 Medali Emas, dan Pecahkan Rekor Gaya Punggung 200 Meter Selengkapnya

Kajati Resmikan Gedung Kejari Hibah Bangunan dari Pemkab Rp 22 Miliar

GRESIK,1minute.id – Gedung Kejaksaan Negeri Gresik berdiri megah di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri Kecamatan Kebomas. Berdiri diatas lahan seluas 6 ribu persegi dengan luas bangunan 4.429 meter persegi (m²).  Gedung itu dibangun melalui dana Hibah APBD Gresik secara multiyers mulai 2019.

Gedung Korp Adhyaksa itu diresmikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Muhamad Dhofir pada Jumat, 8 Oktober 2021.Kajati  juga meresmikan rumah dinas yang merupakan hibah dari Kementrian PUTR yang berlokasi di samping kantor Kejati Jl. Ahmad Yani, Surabaya.

Kepala Kejati Jatim Muhamad Dhofir mengucapkan terima kasih atas hibah bangunan gedung Kejari Gresik yang menelan biaya sekitar Rp 22 miliar itu. Kajati juga mengucapkan terimakasih kepada Kementrian PUTR atas hibah rumah susun lengkap dengan mabeler untuk kedinasan di Kejati Jatim.

Pembangunan kantor baru Kejari Gresik ini merupakan hibah dari Pemkab Gresik dengan periode pembangunan dimulai masa Bupati Sambari Halim Radianto, hingga selesai pada masa Bupati Fandi Ahmad Yani.
“Hubungan baik ini menjadi catatan bagi kami sebagai bentuk sinergitas antarlembaga. Kami akan terus menjaga hubungan ini sebagai bentuk komitmen dan sinergitas yang kita bangun dengan tetap menerapkan kinerja yang lebih profesional,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, semoga dengan memiliki gedung yang megah ini kinerja Kejari Gresik semakin baik kedepan dengan tetap menerapkan kinerja yang profesional. “Jaga dan rawatlah gedung ini dengan baik, perbaiki jika ada yang rusak dan bekerjalah dengan baik dan profesional agar keadilan masyarakat dapat sepenuhnya ditegakkan,”pesannya.

Peresmian dua gedung hibah Pemkab Gresik dan Kementerian PUPR itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis,  Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Wakil Kajati, beberapa asisten dan Kordinator Kajari Surabaya Raya yakni Kajari Sidoarjo, Kajari Surabaya, Kajari Tanjung Perak, Kajari Mojokerto Kota dan Kabupataen serta Kajari Lamongan.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik senantiasa mendukung Kejari Gresik serta membangun sinergitas yang kuat antara seluruh komponen Forkopimda.
“Kami mensupport demi terciptanya kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Gresik,”ujar Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Dirinya juga berharap agar bangunan baru gedung Kejari Gresik ini dapat lebih memantabkan semangat baru bagi jajaran Kejari Gresik untuk meningkatkan kualitas pelayanan penegakan hukum dengan melakukan berbagai inovasi, sekaligus melakukan sinergi dengan Forkopimda, terutama dalam rangka mewujudkan keberhasilan penegakan hukum.

“Dengan adanya gedung baru ini, saya selaku Pemkab Gresik berharap dapat digunakan untuk menjalankan tupoksi kejaksaan sesuai dengan perundang-undangan dan kebijakan lain yang ditetapkan oleh jaksa serta tugas-tugas lain yang ditetapkan oleh Kejaksaan dengan menjunjung tinggi nilai Tri Krama Adhyaksa,”katanya. 

Menurut Kejari Gresik Heru Winoto, gedung dua lantai dibangun mulai 2019-2021 sebesar Rp 22 miliar. Gedung di bangun dalam tiga tahap. Pada 2019  anggarannya  Rp 4,5 Miliar. Pada 2020 sebesar Rp 17 miliar dan anggaran 2021 sebesar Rp 196,5 Juta serta penyelesaian pembangunan Rp 1,4 miliar.

Tidak hanya itu, Kajari Gresik juga memberikan laporan terkait kinerja pengamanan dan penyelamatan aset milik Pemkab Gresik melalui Program Percepatan Persertifikatan Tanah 2021 berupa tanah seluas 338.605 meter persegi dengan senilai Rp13,65 miliar. (yad)

Kajati Resmikan Gedung Kejari Hibah Bangunan dari Pemkab Rp 22 Miliar Selengkapnya

Gandeng Siswa SMK Jawara Robotik Usir Hama Tikus

GRESIK,1minute.id – Sapa Petani di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme terasa beda pada Selasa, 5 Oktober 2021. Pasalnya, program peningkatan kesejahteraan petani petani itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. 

Kegiatan diawali panen padi secara simbolis oleh Aminatun Habibah, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro dan Camat Cerme Suyono. Panen padi itu kali ketiga. Bupati Fandi Akhmad Yani usai menghadiri HUT ke-76 Tentara Nasional Indonesia di Makodim 0817 Gresik langsung menuju lokasi Desa Sukoanyar, tempat Sapa Desa sambil menyerahkan bantuan empat unit traktor kepada kelompok tani setempat. 

Dalam dialog bersama petani setempat itu, Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Aminatun Habibah mendapatkan banyak keluhan. Diantaranya, terkait hama tikus, irigasi dan banjir Kali Lamong. Terkait hama tikus, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ada dua cara yang akan dilakukan untuk memberantas hama tikus. Tradisional dan modern menggunakan teknologi robot. Gus Yani mengaku sudah bertemu dengan pelajar SMK yang kerap menjuarai lomba robot. 

“Anak-anak SMK kita ini pinter-pinter, langganan juara lomba robot. Karena itu, Saya sudah ketemu dengan anak-anak SMK Gresik untuk dibuatkan robot pengusir tikus,”ujar Gus Yani. Dengan usaha yang beriringan antara cara tradisional dan cara modern ini, diharapkan masalah hama Tikus bisa dikendalikan. 

PANEN RAYA : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan panen padi secara simbolis di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme pada Selasa, 5 Oktober 2021 (Foto : Ist)

Terkait pengairan dan banjir Kali Lamong, Wabup Aminatun Habibah mengatakan, sudah menjadi fokus pemerintah daerah yang tertuang dalam program Nawa Karsa. “Saat ini sudah dimulai penanggulangan banjir Kali Lamong. Pembebasan tanah dan normalisasi sudah dimulai sebagai salah satu usaha, sehingga ketika musim hujan tidak banjir. Jadi panjenengan tandur niku tenang,”kata Bu Min.

Bu Min menjelaskan,  pengerukan sungai yang saat ini dilakukan bertujuan agar kedalaman sungai tidak semakin dangkal, sehingga debit air waktu musim hujan mampu ditampung dan tidak meluber ke sekitar. “Ini sudah menjadi keinginan Pak Bupati dan Saya, Kali Lamong selain di keruk, juga dibuatkan sudetan untuk mengisi waduk – waduk yang nantinya akan digunakan untuk mengairi lahan pertanian waktu musim Kemarau,”sambung Bu Min.

Sementara itu, Camat Cerme Suyono menjelaskan ecara keseluruhan lahan pertanian di Kecamatan Cerme seluas 6.668 hektare, produksinya 34.788 ton. “Biasanya, pnen padi dua kali setahun. Tapi, di Desa Sukoanyar ini istimewa karena bisa tiga kali panen,”kata Suyono. (yad)

Gandeng Siswa SMK Jawara Robotik Usir Hama Tikus Selengkapnya

Wabup Ajak Masyarakat jadi Duta Vaksin

GRESIK,1minute.id – Selangkah lagi, herd immunity terhadap 70 persen jumlah penduduk warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik teralisasi. Sejumlah Kecamatan memulai pendataan masyarakat yang belum menerima vaksinasi. Vaksinasi akan dilakukan dari rumah ke rumah. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan,  saat ini Kabupaten Gresik sudah mencapai angka vaksinasi Covid-19 sebesar 64 persen untuk dosis pertama, “Kurang 6 persen lagi untuk mencapai target herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan begitu, harapannya masyarakat Gresik mempunyai kekebalan yang lebih terhadap virus Covid-19,”kata Wabup Aminatun Habibah saat meninjau gelaran vaksinasi di Kantor Majelis Wakil Cabang Nadhlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Wringinanom pada Sabtu, 2 Oktober 2021.

Sebanyak 500 dosis jenis Sinovac dialokasikan untuk masyarakat. Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah mendorong masyarakat yang sudah vaksinasi untuk menjadi “duta”vaksin dengan mengajak dan membantu meyakinkan tetangganya untuk mengikuti vaksinasi. 

“Kami berterima kasih kepada teman-teman MWC NU Wringinanom, atas usahanya dalam membantu Pemerintah dalam kegiatan melawan wabah Covid-19 . Kami berharap, NU terus menjadi pelopor dalam mensosialisasikan pentingnya vaksinasi bagi masyarakat ,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah itu.

Camat Wringinanom Sayib menyatakan, sisa target vaksinasi tersebut, tim dari Puskesmas dan Satgas Kecamatan akan turun untuk melakukan pendataan masyarakat yang belum menerima vaksin. “Setelah ini nanti, kita akan jemput bola ke rumah atau desa – desa, sehingga nanti pelaksanaan vaksinasi bukan lagi di Balai Desa, melainkan rumah – rumah atau di Posyandu,” katanya. (yad) 

Wabup Ajak Masyarakat jadi Duta Vaksin Selengkapnya

Wabup Ingatkan Tugas ASN Melayani, Mempermudah Pelayanan

GRESIK,1minute.id – Ada suasana beda di Kantor Dinas Perikanan Gresik pada Jumat, 1 Oktober 2021. Kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dibawah komando Choirul Anam itu terasa lebih religius dengan kegiatan pembinaan spiritual. 

Kegiatan rohani bertepatan Hari Kesaktian Pancasila itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup Aminatun Habibah saat itu mengingatkan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN)  melayani dan memberikan kemudahan masyarakat. “Panjenengan semua jangan lupa, bahwa bekerja dengan tulus juga adalah bentuk ibadah,”pesan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Ia melanjutkan, kehadiran birokrat adalah untuk mempermudah urusan masyarakat. “Kita disini bukan untuk mempersulit, melainkan justru untuk mempermudah segala sesuatu,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Choirul Anam mengatakan, kegiatan pembinaan spiritual suatu upaya untuk mendukung program Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yaitu Gresik Barokah. “Kegiatan ini sejalan dengan kegiatan Indonesia melayani, salah satu dari program gerakan nasional revolusi mental,”kata Choirul Anam. (yad)

Wabup Ingatkan Tugas ASN Melayani, Mempermudah Pelayanan Selengkapnya

Wabup Jamin Seleksi Calon Kepala Sekolah Fair Play

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 146 guru mengikuti seleksi kepala sekolah. Rinciannya, 108 guru sekolah dasar (SD) dan 38 guru sekolah menengah pertama (SMP). Seleksi digelar di Universitas Qomarudin Bungah, Sampurnan, Desa/Kecamatan Bungah, Gresik.

Seleksi selama dua hari mulai Selasa, 28 September 2021 itu dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dengan didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Gresik Hariyanto.  Aminatun Habibah meminta kepada peserta seleksi untuk semangat mengikuti tahapan seleksi ini. 

“Tentunya Anda semua sudah mempersiapkan diri sedemikian rupa untuk berlaga pada seleksi Kasek Ini. Sekarang eranya berbeda, Kami akan memilih yang terbaik dan Insya Allah yang terbaik ini akan ikut serta bersama kami untuk memajukan pendidikan di Gresik,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah serius.

Bu Min meminta agar para calon kasek ini tidak  terpengaruh dengan isu-isu yang tidak baik yang ada di luar sana. Saat ini di era Gresik baru ini kami akan berlaku adil dan fair play. “Insya Allah yang terbaik yang terseleksi dan lulus menjadi Kepala sekolah,”tegasnya. 

Sementara Plt Kadis Dinas pendidikan  Hariyanto mengatakan bahwa materi ujian seleksi Kasek selama 2 hari ini meliputi leadership, pedagogic, problem solving, rancangan anggaran pendapatan belanja sekolah (RAPBS), Pancasila dan Kewarganegaraan. (yad)

Wabup Jamin Seleksi Calon Kepala Sekolah Fair Play Selengkapnya

Pemkab Gresik Terbaik Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan dari BBPOM

GRESIK,1minute.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya mengganjar Pemkab Gresik dengan penghargaan untuk kategori Pemerintah Daerah Terbaik dalam Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan di Jawa Timur. 

Apresiasi itu diberikan karena BPOM menganggap  Pemkab Gresik sukses dalam program pengawasan obat dan makanan untuk masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Piagam penghargaan itu diserahkan oleh Inspektur Utama BPOM RI Rr. Maya Gustina Andarini kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam rangkaian acara Pencanangan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) BBPOM di Surabaya pada Jumat, 24 September 2021.

Wabup Aminatun Habibah didampingi oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah. Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan BBPOM Surabaya.

Dikatakannya, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi Pemkab Gresik, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam melakukan pengawasan obat dan makanan yang tujuan akhirnya adalah memastikan keamanan pangan masyarakat. 

Keberhasilan Gresik meraih penghargaan ini sejalan dengan masuknya 9 sekolah dan 2 desa binaan BBPOM Surabaya yang juga masuk dalam nominasi penghargaan BPPOM Surabaya. Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah juga mengingatkan, penghargaan ini tidak lantas membuat kita berpuas diri atas kinerja yang selama ini sudah dilakukan.

“Justru kita jadikan penghargaan ini sebagai motivasi dan semangat untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat,”katanya. (yad)

Pemkab Gresik Terbaik Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan dari BBPOM Selengkapnya