Pertama di Gresik, Spenda Gresik Gunakan Absensi Siswa Scan Wajah,  Mohammad Salim : Siswa Tak Lagi Titip Absensi

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik patut mendapatkan julukan sekolah inovasi. Sekolah berada di Jalan KH Kholil 16 Gresik itu kali pertama menerapkan Program Sekolah Zero Waste dan Kantin Halal. Kini, lembaga pendidikan yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu menggunakan absensi SpeedFace-Mini Series atau scan wajah. 

Kali pertama di Gresik yang tidak lagi menggunakan sistem absensi siswa dengan mengetik nomor induk. “Absensi scan wajah untuk siswa ini pertama di Kabupaten Gresik,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 28 Februari 2024. Absensi scan wajah untuk peserta didik itu resmi gunakan setelah sepekan dilakukan ujicoba, mulai 13 Februari 2024. “Dan, hasilnya sangat efektif dan efisiensi waktu. Kini, siswa tidak bisa lagi titip absensi kehadiran,” imbuh Salim yang juga pembina musyawarah guru mata pelajar (MGMP) Agama Islam jenjang SMP ini.

Salim menceritakan, awal munculnya ide digitalisasi absensi scan wajah itu. Sebelumnya sekolah menggunakan sistem absen manual dengan mengetik nomor induk pada komputer yang berada di pintu masuk dekat pos satpam tersebut. Ada dua komputer untuk absensi siswa. Setelah absen kehadiran secara langsung terkirim ke orang tua lewat aplikasi Whatsapp Sender yang berisi pesan waktu kedatangan siswa. 

“Celah (absensi ngetik nomor induk) inilah yang digunakan oleh siswa yang ingin bolos dengan cara menitipkan absen dengan memberikan nomor induk kepada teman-temannya,” terangnya. Celah itu ditemukan, kata Salim, ketika ada seorang siswa berada di depan komputer cukup lama karena membawa contekan. Berdasarkan temuan tersebut, imbuhnya, kemudian sekolah menemukan sistem absensi yang lebih akurat yaitu SpeedFace-Mini Series. “Dengan menggunakan metode scan wajah ini sudah terbukti dapat menangkal probelematika (titip absensi) ini,” ujarnya. 

Absensi scan wajah ini, selain lebih akurat juga lebih cepat dibandingkan sistem lama, mengetik nomor induk siswa. Dalam absensi ini, terekam tanggal dan jam waktu absensi yang dapat di monitor orang tua siswa. “Sistem akan menolak ketika absensi diatas jam 8,” terang Salim. 

Pengamatan wartawan 1minute.id  setiap siswa saat absen scan wajah tidak lebih 5 detik. Sebab, alat scan yang berukuran sekitar 10 x 20 centimeter yang ditempel di dinding sekolah dekat pos satpam itu memiliki kepekaan tajam. Dari jarak sekitar 1,5 meter wajah siswa masih terdeteksi. Berhasil atau  gagal ada notifikasinya. Sejumlah siswa dengan memakai masker wajah tetap bisa dikenali oleh alat tersebut. Ada juga siswa dengan action melambaikan tangan, atau seakan berswafoto juga bisa terekam alat tersebut. Sehingga, siswa tidak perlu berhenti untuk absensi. Cukup menoleh sambil berjalan pun bisa. “Keren pak. Kayak di bandara atau di stasiun kereta,” ujar Indana Nailul Muna, siswa kelas 8-A Spenda Gresik. 

Salim mengaku sistem absensi scan wajah ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah orang tua dan alumni Spenda. Diantaranya, Prof Dr Agus. “Mereka merasa bangga kepada sekolahnya yang terus tak henti berinovasi,” kata Salim menirukan apresiasi para alumni Spenda Gresik. (yad)

Pertama di Gresik, Spenda Gresik Gunakan Absensi Siswa Scan Wajah,  Mohammad Salim : Siswa Tak Lagi Titip Absensi Selengkapnya

Razia Warung Pangku Siang Hari, Pol PP Gresik Sita 215 Miras dan Amankan 3 Pramusaji

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja Gresik semakin gencar melakukan razia peredaran minuman keras (miras) atau minuman beralkohol di sejumlah warung “pangku” di Gresik. Pada Rabu, 28 Februari 2024, aparat penegak peraturan daerah itu melakukan razia di wilayah Kecamatan Sidayu.

Biasanya, razia miras yang dilakukan pada malam hari. Akan tetapi, razia kali ini dilakukan pada siang hari. Ada sejumlah warung  berkedok warung kopi akan tetapi dilengkapi tempat karaoke dan pramusaji wanita disasar. Diantaranya, warung yang berada di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. Dalam razia dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB berhasil menyita ratusan botol miras berbagai merek. “Kami amankan 215 botol miras berbagai merek, 3 pramusaji wanita tanpa identitas dan pemilik warung,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Rabu, 28 Februari 2024.

“Pemilik warung akan kami jerat Perda no 15/2002 jo nomor 19 / 2004 Pasal 9 dan 10 tentang larangan peredaran minuman keras di Kabupaten Gresik,” tegas Sinaga. Ia kembali menegaskan, razia miras akan semakin intensif dilakukan. Apalagi menjelang bulan Suci Ramadan. (yad)

Razia Warung Pangku Siang Hari, Pol PP Gresik Sita 215 Miras dan Amankan 3 Pramusaji Selengkapnya

Harjagres, Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani: Harmoni Bukan Sekadar Konsep, Tapi …?

GRESIK,1minute.id – “Harmoni Gresik Baru Lebih Maju” menjadi tema besar Peringatan HUT ke-50 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik (Harjagres). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, harmoni bukanlah sekedar konsep. Tetapi sebuah panggilan yang mendalam untuk keselarasan yang menyeluruh di antara semua aspek kehidupan. “Dalam konteks pembangunan, harmoni memperlihatkan perlunya menjaga keseimbangan antara kemajuan fisik, keberlanjutan lingkungan, serta kesejahteraan sosial dan ekonomi,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara Harjagres di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 28 Februari 2024.

Dalam tiga tahun terakhir, ia melanjutkan, pihaknya telah bersama-sama meraih berbagai pencapaian gemilang yang mencerminkan semangat harmoni. “Penghargaan Adipura yang berhasil kita rebut kembali setelah sepuluh tahun adalah bukti dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Ini adalah hasil kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak terkait untuk menjaga keindahan dan kebersihan Gresik kita,” ujarnya.

Dikatakan, pencapaian terbesar bukanlah sekadar tentang prestasi materi. Lebih dari itu pihaknya bangga dengan upaya dalam membangun sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas hidup warga Gresik. 

“Melalui berbagai program pendidikan, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat. Mulai dari Jaketku, Bunda Puspa, hingga menjadikan Bawean sebagai pulau pendidikan. Insya Allah kami telah menciptakan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan yang berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, pembangunan rumah sakit Gresik sehati, unit pengolahan ikan, revitalisasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) dan jalan alternatif yang juga bermanfaat untuk pertanian bukan hanya tentang beton dan aspal. Tetapi juga tentang menciptakan ruang untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, hiburan dan kehidupan sosial masyarakat.

“Semua pencapaian ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan kerja keras semua pihak yang terlibat. Oleh karena itu pada kesempatan ini saya ingin sampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh masyarakat Gresik, atas kontribusi dan partisipasinya dalam membangun Gresik,” pungkasnya. 

Sementara itu, Harjagres terasa berbeda dengan adanya pameran arsip menuju 50 tahun Pemkab Gresik. Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo, pameran ini dalam rangka gerakan nasional sadar tertib arsip. (yad)

Harjagres, Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani: Harmoni Bukan Sekadar Konsep, Tapi …? Selengkapnya

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres 

GRESIK,1minute.id – Koleksi Piala Adipura Kabupaten Gresik bakal bertambah. Setelah sebelas tahun penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan itu tidak pernah mampir di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sebuah kado manis bagi Pemerintah Kabupaten Gresik yang sedang merayakan HUT ke-50 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik (Harjagres) yang mengusung tema ” Harmoni Gresik Baru Lebih Maju” ini.

“Mudah-mudahan kado istimewa di tahun ini meraih Adipura,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai upacara Harjagres di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 28 Februari 2024. HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Tahun ini, upacara Harjagres dimajukan pada Rabu, 28 Februari karena perayaan berdekatan dengan datangnya bulan Suci Ramadan. Tampak hadir pada Harjagres 2024, mantan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim dan Sastro Soewito. Mantan Pk Bupati Gresik Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, serta istri mantan Bupati Gresik Amiseno. Setelah upacara kemudian dilanjutkan pemotongan nasi tumpeng yang diberikan Bupati Fandi Akhmad Yani kepada istri mantan Bupati Gresik Amiseno.

Piala Adipura, penghargaan tertinggi dalam bidang kebersihan lingkungan itu sangat dinantikan karena lama tidak “mampir” ke Gresik. ” Penantian sudah 11 tahun. Semoga Adipura bisa kita bawa pulang ke Gresik,” imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya optimistis bisa membawa Piala Adipura ke Kabupaten Gresik. Piala Adipura, katanya, bukan sekadar penghargaan. Piala Adipura menyangkut tentang prilaku masyarakat. Bagaimana cara mengelola  sampah, berprilaku dan bersikap kedepannya agar kebersihan tetap terjaga.

“Dan komitmen kepala daerah yakni Bupati dan Wakil Bupati sungguh luar biasa,” kata Sri Subaidah ditemui usai mengikuti upacara Harjagres pada Rabu, 28 Februari 2024. Selain komitmen kepala daerah, imbuhnya, kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat. Mengapa masyarakat berperan penting dalam upaya meraih Piala Adipura? Ia mencontohkan, sebanyak 220 sekolah adiwiyata, 100 lebih kampung zero waste dan kampung pro-clean. Selain itu, eco pesantren dan perusahaan peraih proper dan penghijauan. “Penilaian berlapis-lapis. Ada 39 lokus yang dinilai termasuk terminal, fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). 

Partisipasi masyarakat yang prolinngkungan ini, menjadikan DLH Gresik optimistis bisa membawa pulang Piala Adipura tahun ini. “Kemarin sempat tidak menyangka bisa masuk nominator. Ini sudah luar biasa. Tapi akan lega bila sudah pegang Piala Adipura,” ujarnya. Informasi yang dihimpun penyerahan Piala Adipura rencana pada Rabu hari ini, 28 Februari 2024. Namun, rencana itu mundur dari jadwal karena penyerahan Piala Adipura akan diberikan langsung oleh Wakil  Presiden Ma’ruf Amin pada Senin, 4 Maret 2024. (yad)

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres  Selengkapnya

HUT Emas Pemkab Gresik Gelar Pasar Murah Serentak

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok terus naik menjelang bulan suci Ramadan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok dengan menggelar pasar murah di sejumlah kecamatan pada Selasa, 27 Februari 2024 bertepatan Hari Ulang Tahun ke-50 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memimpin langsung pasar murah untuk masyarakat di tujuh desa yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Kedamean didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Darmawan. 

Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan ini digelar guna membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. “Harga kebutuhan pokok memang naik apalagi menjelang Bulan Ramadan, karenanya saya berharap panjenengan bisa memenuhi secara mandiri beberapa kebutuhan yang bisa ditanam di rumah. Contohnya seperti komoditas cabai,” ujar Bu Min-sapaan-Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu.

Komoditas yang dijual dalam pasar murah ini, diantaranya beras stabilisasi pasokan harga pasar (SPHP) yang dibanderol dengan harga Rp 10.300/kg, beras premium Rp 13.900/kg, gula Rp16.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp 13.000/liter, dan tepung beras Rp 7.500/kg. 

Pasar murah ini disokong oleh pabrik pengolahan sawit, PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) dengan menjual sejumlah produk utama yakni minyak goreng dan produk turunan seperti beras, tepung terigu. Pasar murah digelar di sejumlah kecamatan ini selain bertujuan mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga sejumlah kebutuhan pokok ini bagai sebuah oase sehingga langsung diserbu masyarakat. Meski, pembelian dibatasi, masyarakat tetap antusias untuk bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok yang harganya dibawah harga pasar tersebut. 

Sulastri, misalnya. Ibu rumah tangga asal Desa/Kecamatan Kedamean rela antri agar bisa mendapatkan harga kebutuhan pokok tersebut. “Tadi Saya beli beras, gula dan minyak goreng. Semoga kegiatan pasar murah seperti semakin sering dijalankan dan makin banyak juga kuotanya,” ungkapnya dengan nada semringah. (yad)

HUT Emas Pemkab Gresik Gelar Pasar Murah Serentak Selengkapnya

Tanah Ambles, 5 Rumah Warga Di Driyorejo, Gresik Rusak 

GRESIK, 1minute.id – Lima unit rumah warga di Kompleks Perumahan Graha Mutiara Indah runtuh. Rumah warga di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik itu  runtuh karena tanah ambles hingga kedalaman lebih dari satu meteran. 

Lima rumah yang ambles itu milik Jaka, 54 ; Lumanto, 56 ; Agus Sulistiyono, 39 ; Yohanes Wiyono, 60 dan Rita Indrawati, 45. Mereka kini memilih untuk mengungsi di rumah kerabat atau tetangga. “Untuk penyebab ambles tanah itu, kami belum bisa memastikan,” ujar Muhammad Amri dikonfirmasi 1minute.id pada Selasa, 27 Februari 2024.

Lima unit rumah warga di Kompleks Perumahan Graha Mutiara Indah ini rusak karena tanahnya ambles diketahui pada Senin malam, 26 Februari 2024. Akibatnya, tanah ambles itu pondosi rumah bergerak turun. Ada yang tembok ruang tahun ambruk. Ada juga  bagian dapur rusak. Kondisi itu, membuat pemilik rumah khawatir sehingga mereka memilih mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga. 

Sumber menyebutkan, tanah ambles itu diduga saat pengurukkan tidak padat. Ketika curah hujan tinggi, dan terus menerus membuat struktur tanah bergerak. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Gresik. Dan, semalam juga sudah dilakukan pengecekan dan hari dilanjutkan pengecekan ulang,” jelas mantan Camat Balongpanggang itu. 

Selain berkoordinasi dengan BPBD Gresik, imbuhnya, juga melakukan komunikasi dengan Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik. “Kabar dari masyarakat, pihak developer sudah siap membantu,” jelas Amri. Untungnya, peristiwa ambles rumah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. “Tidak ada korban,” tegasnya. (yad)

Tanah Ambles, 5 Rumah Warga Di Driyorejo, Gresik Rusak  Selengkapnya

3 Tahun Mengabdi Bupati dan Wabup Gresik, RS Gresik Sehati Berdiri, Kado HUT Emas Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar tasyakuran dan bakti sosial di  Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) pada Senin, 26 Februari 2024. Tasyakuran berdirinya gedung pelayanan kesehatan di Gresik Selatan itu, tepatnya di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean itu rangkaian merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. 

HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Dalam tasyakuran berdirinya gedung RSSG itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah terasa meriah dan khidmat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, RS Gresik Sehati merupakan monumen pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gresik. Khususnya bagi mereka yang berada di Wilayah Selatan Kabupaten Gresik. Rumah sakit ini, juga merupakan wujud nyata Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati yakni Gresik Sehati. “Berdirinya rumah sakit ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi saat ini Kabupaten Gresik sudah berjalan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ditambahkannya, dengan adanya komitmen memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis lewat UHC, maka peran pemerintah daerah berikutnya adalah membangun akses pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat.

“Rumah sakit ini menjadi harapan besar bagi masyakat khususnya di wilayah Gresik Selatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa perlu jauh ke tengah kota. Alhamdulillah, hari ini tepat 3 tahun yang lalu saya dan bu wabup dilantik, kita sudah bisa melihat bangunan RS yang megah ini berdiri,” ujarnya.

Apresiasi atas berdirinya RS Gresik Sehati ini juga datang dari Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI drg. Yuli Astuti Saripawan. Apresiasi ini lantaran berdirinya RS Gresik Sehati sejalan dengan program dari Kementerian Kesehatan yakni mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Dengan adanya RS Gresik Sehati ini, mampu mengcover setidaknya empat kecamatan di Kabupaten Gresik. Jadi masyarakat tidak bertumpuk di rumah sakit di tengah kota. Apalagi ditambah dengan adanya program UHC dan fasilitas bangunan, maka insya Allah mutu layanan bisa baik,” terangnya.

Tasyakuran dan bakti sosial pelayanan kesehatan dasar, mata, THT, kulit, serta khitan umum secara gratis di gelar di halaman RS Gresik Sehati yang  berada di Desa Slempit Kecamatan Kedamean ini. RSGS berdiri diatas lahan seluas 8.500 meter persegi dengan luas bangunan 11.570 m², yang berdiri di lahan seluas 8.500 m². Nantinya, RS Gresik Sehati ini mampu menampung kapasitas pasien dengan 100 tempat tidur. Rencananya, rumah sakit ini akan beroperasi secara penuh pada akhir 2024. (yad)

3 Tahun Mengabdi Bupati dan Wabup Gresik, RS Gresik Sehati Berdiri, Kado HUT Emas Pemkab Gresik  Selengkapnya

Kejari Gresik Tetapkan 2 Tersangka Baru Jadi 4 Tersangka Dugaan Korupsi Hibah Barang UMKM DI Diskoperindag Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tersangka dugaan korupsi dana hibah untuk UMKM di Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik bertambah dua orang menjadi empat orang. Dua tersangka baru itu adalah Joko Pristiwanto, Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ) di Diskoperindag Gresik dan  Fransiska Dyah Ayu Puspitasari, Kabid Koperasi dan UKM di Diskoperindag Gresik.

“Hari ini, penyidik telah menetapkan dua tersangka baru, yakni tersangka Fransiska dan Joko. Keduanya saat ini masih aktif menjabat di Diskoperindag Gresik,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Gresik Alifin N Wanda pada Senin, 26 Februari 2024. Kedua tersangka itu, imbuhnya, diduga kuat ikut bersama-sama dan turut serta dalam dugaan tindak pidana korupsi hibah UMKM.

“Saat ini kedua tersangka belum dilakukan penahanan oleh penyidik. Pasalnya, proses penyidikan masih terus dikembangkan dan juga masih proses pemberkasan,” katanya. 

Dengan penambahan dua tersangka baru ini, sudah ada 4 tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan dana hibah UMKM tahun anggaran 2022 itu. Dua diantaran empat tersangka dilakukan penahanan adalah Direktur PT Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi berinisial RF, sebagai penyedia jasa ditahan sejak 28 November 2023, dan mantan Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah ditahan sejak 22 Februari 2024.

Seperti diberitakan,  Kejari Gresik telah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 19 Miliar untuk 782 UMKM sejak 2023. Akan tetapi anggaran yang terserap hanya sebesar Rp 17,6 MilIar untuk 774 UMKM atau KUM. Dalam pengadaan barang melalui e-katalog itu, terdapat 12 penyedia barang. Potensi kerugian negara dari realisasi anggaran Rp 17,9 miliar itu sekitar Rp 1,7 miliar. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, penyidikan dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama ini, penyidik pidsus fokus pada dua dari 12 penyedia jasa. Yakni, PT Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi. Dua perusahaan penyedia itu, telah menyalurkan bantuan hibah untuk pemohon sebanyak 172 dari 740 UMKM atau KUM sebesar Rp 3,7 miliar. Potensi kerugian negara sebesar Rp 860.211.548. (yad)

Kejari Gresik Tetapkan 2 Tersangka Baru Jadi 4 Tersangka Dugaan Korupsi Hibah Barang UMKM DI Diskoperindag Gresik  Selengkapnya

KSOP Gresik Berikan Layanan Penerbitan SPB, KM Express Bahari 6F Berlayar ke Pulau Bawean, Besok Pagi

GRESIK,1minute.id – Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik kembali memberikan pelayanan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk Kapal Motor  Express Bahari (EB) 6 F. Kapal cepat berbobot 153 grosstonase (GT) milik PT Santi Inti Makmur akan berangkat dari Pelabuhan Gresik pada Minggu besok, 25 Februari 2024 pukul 09.00 WIB.

Benarkah? Kepala KSOP Gresik Hotman Siagian membenarkan, pihaknya memberikan pelayanan penerbitan SPB untuk KM EB 6F. Meskipun saat ini proses pelimpahan resmi dari BPTD Jawa Timur. 

“Kami jemput bola untuk SPB kapal cepat KM. Express Bahari, mengingat kapal tersebut, salah satu kebutuhan masyarakat untuk penyeberangan bagi warga Pulau Bawean maupun para wisatawan mancanegara dan domestik yang akan menuju Pulau Bawean,” kata Hotman dikonfirmasi 1minute.id pada Sabtu malam, 24 Februari 2024.

Kepastian KM EB 6F bisa berlayar ini membuat calon penumpang lega. Calon penumpang semringah. Apalagi, saat ini menjelang bulan suci Ramadan biasa aktivitas menggunakan moda transportasi laut dari Gresik ke Pulau Bawean dan sebaliknya meningkat. 

Pekan lalu, KM EB 6F nyaris gagal berangkat karena SPB dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur tidak turun. EB 6F yang memiliki kapasitas 249 tempat duduk itu seharusnya berangkat dari Pelabuhan Gresik pukul 09.00 WIB, baru diberangkatkan sore hari. Ratusan penumpang protes. 

Untuk diketahui Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor: AL.202/1/11/DJPL/2021 tanggal 31 Mei 2021 melakukan Pengalihan Tugas dan Tanggung jawab Fungsi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Kapal Sungai Danau dan Penyeberangan dari KSOP kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur. Sejak saat itu, pelayanan penerbitan SPB menjadi kewenangan BPTB Kelas II Jawa Timur. 

Kini, kewenangan pelayanan penerbitan SPB itu akan dikembalikan lagi kepada KSOP Gresik.  Hotman mengatakan, pihaknya mendukung penerbitan untuk kapal cepat KM Express Bahari 6 F, meskipun saat ini proses pelimpahan resmi dari BPTD Jawa Timur. 

“Kami jemput bola untuk SPB kapal cepat KM. Express Bahari, mengingat kapal tersebut, salah satu kebutuhan masyarakat untuk penyeberangan bagi warga Pulau Bawean maupun para wisatawan mancanegara dan domestik yang akan menuju Pulau Bawean,” 

Selain itu, tingkat mobilitas penumpang akan semakin tinggi menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. KSOP Gresik tetap optimis, melayani dengan HATI untuk mendukung keperluan pelayaran kapal dari Gresik ke Bawean dan sebaliknya. “Harapannya ke depan, penumpang bisa nyaman dan aman mudik ke Pulau Bawean,” ujarnya. Gerak cepat KSOP Gresik mendapatkan apresiasi dari operator KM EB 6F. (yad)

KSOP Gresik Berikan Layanan Penerbitan SPB, KM Express Bahari 6F Berlayar ke Pulau Bawean, Besok Pagi Selengkapnya

Siswa SMP Negeri 2 Gresik Jawara Olimpiade Bahasa dan Sastra di University of Amsterdam, Nayla Agista : Saya Belajar Otodidak 

GRESIK,1minute.id – Siswa berprestasi di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik bertambah satu lagi. Ia adalah Nayla Agista Anggraeny. Siswa kelas IX di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil 16 Gresik berhasil merebut posisi keempat dalam Olimpiade Literasi, Bahasa dan Sastra diselenggarakan oleh University of Amsterdam, Belanda. Olimpiade literasi internasional ini digelar dua tahap itu diikuti 23 ribu peserta dari berbagai negara. 

Keberhasilan anak sulung dari dua bersaudara pasangan suami-istri, Agus Widodo dan Rani Permata Sari ini merebut posisi empat besar olimpiade literasi internasional itu menambah panjang deret prestasi sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. 

“Awalnya Saya hanya ingin coba-coba saja. Tahap pertama diikuti 8 ribu peserta, Saya masuk urutan 19 besar,” kata Nayla didampingi Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim kepada wartawan 1minute.id pada Jumat, 23 Februari 2024. Olimpiade Bahasa dan Sastra ini digelar secara daring (dalam jaringan). Tahap pertama setiap peserta menjalani tes bahasa Belanda pada 18-19 Januari 2024. Tahap kedua, tes pengetahuan kesastraan Belanda diikuti 15 ribu peserta dilaksanakan pada 8 Februari 2024.

“Tahap dua ini, setiap peserta harus menjawab 130 soal dalam Bahasa Belanda dan Inggris dengan waktu 120 menit. Saya menempati ranking 4 dengan poin 93,” katanya. 

Nayla mengaku tidak menyangka bisa berada diurutan keempat besar tersebut. Peringkat pertama pesarta asal Belanda ; kedua dari Amerika Serikat; Ketiga dari Turki  ; Keempat, Nayla Agista dari Indonesia dan kelima Qatar. 

“Saya tidak menyangka bisa meraih ranking empat. Saya langsung sujud syukur. Peserta dari Indonesia juga banyak,” ujarnya. Bagaimana Nayla bisa bahasa Inggris dan Belanda dengan baik. Bahkan, salah satu dosen di University of Amsterdam Mr Van Devender menganggumi kecerdasan dan kepribadian Nayla. “Baru kali ini saya menemukan peserta dengan cara bicaranya yang sungguh sopan, hormat, serta suaranya yang lemah lembut dalam berkata, saya suka dengan kepribadiannya,” ujar Mr. Van Devender ditirukan oleh salah satu guru Nayla. 

Ia mengaku bisa berbahasa Inggris dan Belanda belajar secara otodidak. Sejak di kelas VIII melalui aplikasi online yang sangat mudah ditemukan di era digital saat ini. Diantaranya, youtube dan mesin penerjemah di google. Selain itu, Nayla juga mengoleksi beberapa kamus Bahasa Inggris dan Belanda sebagai bahan bacaan. Tidak setiap hari, Nayla memeloti gawai melihat chanel youtube itu. “Biasanya, Saya lihat tutorial di Youtube itu hari Sabtu dan Minggu karena libur sekolah mulai badal (usai) Mahrib sampai jam 8 malam,” terangnya. 

Selama lebih kurang 2 jam itu, Nayla mempraktikkan dengan berbicara di depan kaca rias di rumah yang sederhana di Kelurahan Tenggulunan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.  “Saya pelajari supaya bisa berbicara bahasa Belanda sejak dari kelas 6 SD. Saya mempunyai keinginan yang cukup besar yaitu bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Belanda dan mengetahui beberapa sejarah atau ilmu kesastraan Belanda. Tapi, Saya belajar otodidak ini sejak awal kelas 8 dan saya selalu mempelajarinya melalui beberapa aplikasi online seperti YouTube Translate bahasa Inggris dan buku kamus,” terang anggota Pramuka Garuda Spenda Gresik itu.

Keberhasilan Nayla menempati ranking keempat di olimpiade literasi internasional itu dikabarkan akan mendapatkan beasiswa di University of Amsterdam, Belanda. Nayla pun tersenyum. Ia mengakui berkeinginan bisa kuliah di luar negeri. Akan tetapi, ia merasa ragu. Sebab, ekonomi keluarga Nayla yang sederhana itu bisa membiayai sekolah di luar negeri. Nayla menceritakan, orang tuanya hanya seorang staf di salah satu perusahaan. Ketika wabah Covid-19 merebak, Agus Widodo, ayah Nayla terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). “Papa kemudian membuka warung. Alhamdulillah sekarang bisa kembali kerja. Pulang kerja, papa ya jaga warung di rumah,” terang perempuan berjilbab yang tinggal di Kelurahan Tenggulunan, Kebomas Kebomas, Kabupaten Gresik itu. 

“Tapi, kalau ada beasiswa ke luar negeri, Saya lebih senang kuliah di Inggris daripada di Belanda,” lanjutnya sambil tersenyum. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, Nayla Agista adalah salah satu siswa yang aktif di kegiatan sekolah. Ia menjadi anggota Pramuka Garuda Spenda Gresik. “Banyak anak-anak yang aktif kegiatan karena senang berada di sekolah karena nyaman,” ujar Salim.

Untuk diketahui, Spenda Gresik adalah sekolah Adiwiyata Mandiri. Sekolah berada di Jalan KH Kholil 16 Gresik adalah sekolah “zero waste” dan sekolah yang memiliki kantin Halal satu-satunya di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. (yad)

Siswa SMP Negeri 2 Gresik Jawara Olimpiade Bahasa dan Sastra di University of Amsterdam, Nayla Agista : Saya Belajar Otodidak  Selengkapnya