GU Akuisisi Dua Pemain Muda Persebaya, Presiden GU : Kami Punya Mimpi Jadi Klub Profesional

GRESIK,1minute.id – Manajemen Gresik United mengontrak dua pemain muda. Dua pemain itu Dicky Kurniawan dan Akbar Firmansyah. Kontrak jangka panjang diteken pada Sabtu, 28 Januari 2023.

Penandatanganan kontrak itu menjadi status kedua pemain berubah dari sebelumnya pemain pinjaman dari Persebaya menjadi pemain sah klub berjuluk Joko Samudro itu. Presiden Klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menuturkan, dengan bergabungnya dua pemain ini merupakan bentuk sinergitas kolaborasi antara Gresik dan Surabaya.

“Dicky Kurniawan dan Akbar Firmansyah resmi kami akuisisi. Mereka kami kontrak jangka panjang, dan Gresik United ingin menjadikan Persebaya sebagai inspirasi bagaimana mengelola klub secara profesional,” tutur Gus Yani-panggilan akrab- Fandi Akhmad  Yani pada Sabtu, 28 Januari 2023.

Gus Yani juga berterima kasih kepada manajemen Persebaya. Ini karena Gresik United punya mimpi besar menjadi klub profesional tanpa campur tangan. “Perjuangan sepak bola tidak boleh berhenti. Sebab, olahraga ini hiburan masyarakat dan tontonan menghibur masyarakat,” ungkapnya.

CEO Gresik United Muhammad Allan  mengatakan, dua pemain Persebaya ini aset bagi kami. Sekaligus bentuk keseriusan manajemen dalan jangka panjang. “Rata-rata pemain kami berusia 19 hingga 21 tahun banyak dihuni pemain muda,” kata Gus Allan, sapaan akrab, Muhammad Allan.

Sementara itu, Manager Persebaya Yahya Alkatiri menyatakan timnya dengan Gresik United sudah banyak berkolaborasi. Salah satunya pemain. “Sebenarnya Dicky dan Akbar sudah dilirik oleh klub papan atas liga 1. Tapi kami lebih sreg ke Gresik United karena manajemennya lebih serius dan profesional,” pungkasnya. (yad)

GU Akuisisi Dua Pemain Muda Persebaya, Presiden GU : Kami Punya Mimpi Jadi Klub Profesional Selengkapnya

Ratusan Ultras Gresik Ngeluruk Kantor PSSI, Desak Liga 2 Dilanjutkan

GRESIK,1minute.id – Ratusan suporter fanatik Gresik United (GU), Ultras Gresik turun jalan pada Kamis, 19 Januari 2023. Mereka ngeluruk kantor Askab PSSI Gresik di Jalan Jaksa Agung Gresik. Kedatangan ratusan suporter itu untuk menuntut kepada PSSI untuk melanjutkan Liga 2. Mereks membawa sejumlah spanduk.

Diantara isinya, “PSSI Miskin Prestasi, Kembalikan Liga 2 serta PSSI Tak Becus, dan PSSI Ladang Korupsi”. Ratusan suporter itu memakai jersey kebanggaan berwarna kuning itu terus meneriakan yel-yel salam satu jiwa dan mendesak PSSI untuk melanjutkan Liga 2. 

Ketua Umum Ultras Gresik Thoriqi Fajrin menyatakan kedatangan dirinya bersama suporter Ultras Gresik ke Askab PSSI Gresik mendorong supaya Liga 2 tetap dilanjutkan. “Melalui asprasi ini kami meminta PSSI, Askab PSSI Gresik meneruskan ke Asprov PSSI Jatim lalu dilanjutkan ke PSSI pusat,” ujar Kaji Ricky-sapaan-Thoriqi Fajrin pada Kamis, 19 Januari 2023. 

Selain melakukan orasi, perwakilan suporter ultras dan pengurus PSSI Gresik melakukan kesepakatan bersama menandatangi surat pernyataan. Ada empat tuntutan suporter ultras yang disampaikan. Pertama, menolak dengan tegas pemberhentian Liga 2 dan 3 musim 2022-2023.

Kedua, hasil pernyataan ini akan diteruskan ke Asprov PSSI Jatim. Selanjutnya, menyerukan kepada seluruh wadah suporter Indonesia melakukan pernyataan bersama. Terakhir, mendorong pengelolaan sepak bola Liga 2 dan 3 bersama-sama melakukan upaya hukum ke agar Liga 2 tetap dilanjutkan.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Gresik Rofiqi mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh suporter ultras mendukung kelanjutan Liga 2. Bahkan, pihaknya juga membuat keputusan bersama yang ditandatangani oleh Ketua Askab PSSI Gresik, Ketua KONI, dan Ketua Umum Ultras Gresik serta manajemen Gresik United.

“Kami setuju Liga 2 dilanjutkan. Sebagai bentuk keseriusannya Askab PSSI  Gresik menandatangani kesepakatan bersama lalu diteruskan ke Asprov PSSI Jatim dan PSSI pusat,” ungkapnya.

Lima poin yang ditandatangani bersama antara lain Askab PSSI Gresik mendukung penuh aksi suporter ultras. Selanjutnya, Askab PSSI Gresik bersama-sama dengan suporter ultras dan seluruh stakeholder sepak bola Indonesia menolak pemberhentian Liga 2. Kemudian mendukung Liga 1 dihentikan apabila Liga 2 dan 3 tidak dilanjutkan. 

Mendesak pemerintah melalui Kemenpora untuk berkomunikasi dengan PSSI mengupayakan Liga 2 dilanjutkan. Poin terakhir mengapresiasi suporter ultras sebagai suporter garda terdepan menyuarakan gerakan aksi suporter secara nasional. (yad)

Ratusan Ultras Gresik Ngeluruk Kantor PSSI, Desak Liga 2 Dilanjutkan Selengkapnya

Gresik United Kecewa Kompetisi Liga 2 Dihentikan 

GRESIK,1minute.id –  Keputusan rapat exco PSSI yang memutuskan kompetisi Liga 2 dihentikan membuat kaget semua klub. Klub Liga 2 yang mengikuti kompetisi mengaku kecewa kompetisi tidak dilanjutkan. Gresik United, diantaranya.  

“Kalau dibilang kecewa otomatis iya, kami berharap ada solusi bagi pemangku kebijakan sepak bola di tanah air,” ujar Direktur Operasional Gresik United Thoriqi Fajrin pada Jumat, 13 Januari 2023.

Bagi manajemen Gresik United, keputusan yang diambil itu sangat berat. Hal ini karena ibarat klub sudah mengeluarkan tenaga, pikiran serta finansial. Apalagi selama kompetisi Liga 2 digelar klub sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. 

“Tim kami sudah onfire, Stadion Gelora Joko Samudro juga sudah dinilai melalui risk assement oleh Mabes Polri. Hasilnya, tidak mengecewakan dan layak dipakai untuk kompetisi liga 1 dan 2. Kalau dihentikan sama saja kami sudah bekerja tapi tak ada hasilnya,” kata Kaji Ricky sapaan akrab Thoriqi Fajrin.

Dihentikannya kompetisi Liga 2 berdampak juga pada pemain. Mereka yang mencari nafkah disitu otomatis harus menganggur tanpa ada kompetisi. Tidak hanya itu, perekonomian dari sepak bola dipastikan berhenti.

Mengenai 20 klub Liga 2 yang menginginkan kompetisi tidak lanjut versi Exco PSSI. Ini sangat bertentangan dengan semangat klub. Pasalnya, hampir sebagian besar home based (stadion tuan rumah) sudah dinilai, dan tentunya mengeluarkan biaya tidak sedikit karena operasional tim risk assement biayanya ditanggung oleh klub.

Kekecewaan itu tidak hanya dialami manajemen Gresik United tapi juga pemain. Mereka mengaku sangat kecewa keputusan yang dikeluarkan oleh Exco PSSI. Ini karena profesi pemain bola sangat bergantung pada kompetisi.

Ironisnya lagi, saat pertemuan owner klub Liga 2 pada 14 Desember 2022 di Hotel Sultan Jakarta. Perwakilan Gresik United yang diwakili Thoriqi Fajrin tetap menyetujui kompetisi dilanjutkan. Anehnya, saat ada persetujuan kompetisi dihentikan dirinya merasa tidak menandatangani  surat tersebut.

“Saya memang menandatangani kompetisi liga 2 tetap lanjut dengan sistem buble jika sarana dan prasarana stadion masih perlu perbaikan,” ungkap Kaji Ricky. Soal ada tandatangan kompetisi dihentikan lanjut dia, itu yang menjadi permasalahan karena sampai saat ini masih dicari siapa yang menandatangi surat itu. “Saya masih kroscek siapa yang menandatangani surat penghentian liga 2 tidak dilanjutkan,” pungkasnya. (yad)

Gresik United Kecewa Kompetisi Liga 2 Dihentikan  Selengkapnya

Fubamio Dimulai, Wabup Gresik ; Bermain Fair Play , Semoga Muncul Talenta-talenta Muda baru

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Turnamen Futsal Basket SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) Gresik pada Sabtu, 7 Januari 2023. Turnamen Futsal Basket ke-6 ini digelar di lapangan indoor, Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. 

Turnamen mengusung tema Play With Passion, Spirit To Be Champion”, Fubamio ini berlangsung selama lebih sebulan. Yakni, 7 Januari sampai 15 Februari 2023 diikuti 

80 tim dari SMP dan SMA Negeri/Swasta se-Jawa Timur.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap Fubamio ini bisa muncul talenta-talenta baru di bidang olahraga di Kabupaten Gresik.

“Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini, utamanya dalam pencarian anak-anak kita yang punya skill dalam futsal dan basket,” ujar Bu Min, sapaan Wabup Aminatun Habibah mengawali sambutannya.

Wakil Bupati pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik juga menyapa peserta turnamen itu. Ia pun berpesan kepada seluruh peserta dan official yang bertanding untuk tetap menjunjung fsir play. Menjaga sportivitas, sehingga tercipta pertandingan yang kompetitif dan membangun.

“Semua yang datang hari ini adalah juara. Dan semoga lewat turnamen-turnamen seperti ini, bisa muncul atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur dalam kancah olahraga,” pungkasnya.

Fubamio merupakan kegiatan tahunan yang digelar oleh SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. Namun, lantaran pandemi Covid-19 gelaran turnamen rutin ini terpaksa terhenti 2 tahun. Kali terterakhir digelar pada 2020. Tahun ini, Fubamio ke-6 peserta membludak. Sebanyak 80 tim dari SMP dan SMA negeri/swasta se-Jawa Timur.

Pembukaan turnamen ini dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik Dodik Priyambada, Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali, serta Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbassi)  Gresik Erry Bramasto, dan Ketua PSSI  Gresik Rofiqi. (yad)

Fubamio Dimulai, Wabup Gresik ; Bermain Fair Play , Semoga Muncul Talenta-talenta Muda baru Selengkapnya

Pemkab Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov 2022 Sebesar Rp 7,9 Miliar, Bupati Gresik : Porprov ke-VIII Target 5 Besar

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022. Atlet meraih medali emas mendapatkan bonus pembinaan Rp 35 juta ; medali perunggu sebesar Rp 25 juta dan medali perak sebesar Rp 20 juta. 

Selain itu, Pemkab Gresik juga memberikan  hadiah khusus kepada 11 atlet peraih medali terbanyak perorangan, 2 regu atlet peraih terbanyak kategori beregu, dan 3 hadiah official pendamping atlet.

Total bonus atlet yang diluncurkan sebesar Rp 7,9 miliar. Bupati dan Wakil Gresik Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang menyerahkan bonus atlet tersebut di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 19 Desember 2022. 

Sebanyak 443 atlet dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang berlaga di Porprov ke-VII Jawa Timur. Mereka bertanding di 44 dari 52 cabang olahraga (Cabor). Kontingen Gresik menempati klasemen ke-7 dengan raihan 29 medali emas ; 33 medali perak dan 45 medali perunggu. Raihan prestasi ini, naik satu strip dibandingkan Porprov ke-VI dengan perolehan 26 medali emas ; 23 medali perak dan 31 medali perunggu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para atlet. Menurutnya, prestasi olahraga sangat penting untuk dimiliki oleh suatu daerah dan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Kami merasa bangga, memiliki anak muda Gresik yang berprestasi di bidang olahraga. Karena prestasi olahraga merupakan identitas kehormatan suatu daerah. Dan kehormatan adalah segala-galanya,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  

Ia berpesan kepada para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang didapatkan saat ini. Bupati millenial itu mengatakan, target Porprov VIII Jatim tahun depan, Gresik dapat menduduki klasemen 5 besar. “Jangan cepat berpuas diri, kita harus terus konsisten disiplin, berlatih, dan berjuang agar bisa mendapatkan prestasi yang lebih hebat di masa yang akan datang. Mudah-mudahan Porprov tahun depan,  bisa masuk 5 besar,” pungkasnya.

Selain bonus atlet, Pemkab Gresik juga memberikan penghargaan kepada para kontributor olahraga di Gresik. Penghargaan tersebut diberikan kepada, PT. Petrokimia Gresik, PT. Wilmar Nabati Indonesia, dan PT. Smelting.

Ada pula penghargaan instansi pendidikan yang peduli olahraga di Gresik seperti Universitas Muhammadiyah Gresik, SMA Muhammadiyah 10 GKB, dan SMP Muhammadiyah 12 GKB. 3 instansi pendidikan tersebut akan memberikan beasiswa sampai lulus kepada para atlet yang berprestasi.

Selain itu, penghargaan kontribusi dan peduli olahraga instansi atau organisasi perangkat (OPD) kepada Plt Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik A. M. Reza Pahlevi, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) S. Haryanto, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Tri Handayani Setyarini.

Disusul dengan penghargaan kontribusi dan peduli olahraga institusi atau aparat Kabupaten Gresik, diberikan kepada Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Ahmad Saleh Rahanar dan Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz. (yad)

Pemkab Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov 2022 Sebesar Rp 7,9 Miliar, Bupati Gresik : Porprov ke-VIII Target 5 Besar Selengkapnya

Waka Polda Jatim : Menjadi Atlet Butuh Perjuangan, Disiplin dan Kerja Keras 

GRESIK,1minute.id – Menciptakan atlet tidak hanya kemauan selain itu adalah disiplin atlet karena proses menjadi atlet adalah perjuangan yang panjang. Apabila atlet tidak disiplin tentunya akan membuat materi dari pelatih tidak bisa diterima serta ketidakdisiplinan akan membuat cidera. 

Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Brigjend Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat membuka Kejurprov Bola Voli Indoor Jawa Timur di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Kamis, 1 Desember 2022.

Sebanyak 23 Tim Putra dan 16 Tim Putri, dari 25 kontingen yang berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Kejurprov bola voli berlangsung selama sepekan, mulai 1-7 Desember 2022. Pertandingan pencarian bibit atlet bola voli digelar di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik dan Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP).

“Terima kasih kepada panitia yang telah memberikan wadah atlet sehingga generasi muda bola voli dapat berlatih. Termasuk PT. Petrokimia Gresik dan Bupati Gresik yang telah memberikan tempat untuk berlangsungnya Kejurprov di Gresik,” ujar Brigjend Pol Slamet Hadi Supraptoyo. 

Jenderal bintang satu itu memberikan pesan kepada atlet agar memanfaatkan Kejurprov tersebut sebagai jalan perjuangan menjadi atlet bola voli di Indonesia. “Atlet bola voli Jawa Timur memberikan kontribusi di timnas sebanyak 60 persen. Karena itu seluruh atlet junior agar terus berjuang untuk menjadi atlet profesional,” harapnya. 

Ketua Pengurus Kabupaten PBVSI Gresik AKBP Moch Nur Azis menambahkan tujuan pelaksanaan Kejurprov Jatim Bola Voli Junior untuk mempererat tali persaudaraan. “Juga mencari bibit bola voli di Jatim, membuat kejuaraan yang rutin bola voli dan menjauhkan generasi muda dari kegiatan negatif,” tegas Azis yang juga Kapolres Gresik ini. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberi pesan kepada atlet kejurprov agar tetap serius dan menjunjung sportivitas serta agar tetap terus berjuang karena perjuangan adalah jalan yang panjang. “Kejurprov juga bertujuan untuk membentengi dari bahaya Narkoba sehingga tunas bangsa tetap terjaga dari bahaya Narkoba,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. (yad)

Waka Polda Jatim : Menjadi Atlet Butuh Perjuangan, Disiplin dan Kerja Keras  Selengkapnya

23 Tahun Ultras Gresik, Bangkit untuk Kejayaan  Gresik United 

GRESIK,1minute.id – Ultras Gresik genap 23 tahun. Anniversary kelompok suporter klub sepakbola Gresik United (GU) itu dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Minggu, 6 November 2022.

Damai
Suporter Ultras Gresik di gedung WEP saat merayakan Anniversary Ultras GR23SIK pada Minggu, 6 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

« dari 4 »

Gedung beratsitektur mirip Keong itu dipenuhi kelompok suporter kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Ulang tahun Ultras G23SIK ini mengusung tema “Charity, Humanity and Respect” berlangsung meriah.  Gedung WEP yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik seakan “diselimuti” puluhan spanduk suporter dengan warna dominan kuning itu.

Ketua Umum Ultras Gresik Thoriqi Fajrin mengatakan bertambahnya usia,dirinya berharap Ultras Gresik tidak bosan mendukung tim Gresik United (GU) dimanapun berlaga. Bahkan, Ultras justru semakin kreatif, inovatif, serta tidak rasis.

“Sebagai suporter setia Gresik United, kami siap mendukung tim ini lolos sampai liga 1 di musim depan,”kata Kaji Ricky- panggilan-Thoriqi Fajrin di WEP pada Minggu, 6 November 2022.

Ia berharap dukungan Ultras Gresik bisa membangkitkan kembali kejayaan sepak bola di Gresik sepak era Petrokimia Gresik pada 2002 lalu. “Kami ingin sepak bola Gresik bangkit kembali dan menjadi barometer sepak bola nasional,”katanya. (yad)

23 Tahun Ultras Gresik, Bangkit untuk Kejayaan  Gresik United  Selengkapnya

Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Gresik Tertambah, 3 Korban Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, Wabup Gresik Biaya Ditanggung Pemkab 

GRESIK,1minute.id – Warga Gresik menjadi korban tragedi Kanjuruhan, Malang bertambah. Saat yang teridentifikasi berjumlah tiga orang. Korban meninggal Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Korban luka-luka yakni Muhammad Refo Setiawan, 19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Dan, Deby Fadhilah. Korban luka terakhir ini adalah mahasiswi asal Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. 

Kabar luka-luka yang dialami oleh Deby Fadhilah, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang  (UMM) ini dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Deby, gadis 21 tahun mengalami luka di bagian kaki akibat terinjak-injak suporter lainnya di tribun 14. Selain luka-luka di bagian kaki, Deby mengalami iritasi bagian mata akibat terkena gas airmata. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memastikan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin semua biaya pengobatan Deby. Deby sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Kepanjen, Malang. Karena luka-luka yang dialami tidak terlalu parah, sementara jumlah korban tragedi Kanjuruhan, Malang terus mengalir. Deby, mahasiswi semester IX itu kemudian dirawat di rumah warga setempat. 

Awal Deby tidak memberitahu orang tuanya jika menjadi korban tragedi Kanjuruhan. Ditambah lagi namanya tidak tercantum di daftar nama korban yang berada di posko. Hingga akhirnya dia menelepon keluarganya dalam kondisi kepepet karena sudah dirawat berhari-hari di rumah warga. Pihak keluarga Deby yang ada di Gresik kaget dan langsung menjemput Deby ke Kepanjen, Malang. 

Mengetahui warganya ada yang kembali menjadi korban, Pemkab Gresik langsung bergerak cepat. Membawa Deby menuju RSUD Ibnu Sina Gresik pada Jumat pagi, 7 Oktober 2022. Deby mengalami membengkak di bagian bola mata hingga berwarna gelap karena efek gas air mata. 

“Tadi sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik, Alhamdulilah kondisinya membaik langsung mendapat perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina,”ucap Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai membesuk Deby di RSUD Ibnu Sina Gresik pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Deby ternyata tidak sendiri, dia bersama kedua temannya yang berasal dari Bawean saat menonton derby Jawa Timur putaran kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Kedua temannya bernama Wa Aniya dan Siti Nursakina. Mereka berdua berasal dari Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak. Mereka mengalami luka ringan. Hanya lecet di bagian kaki karena terinjak saat keluar stadion. 

“Semua biaya pengobatan gratis ditanggung Pemkab Gresik,”tegas Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Gresik Tertambah, 3 Korban Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, Wabup Gresik Biaya Ditanggung Pemkab  Selengkapnya

Presiden Kunjungi Stadion Kanjuruhan, Evaluasi Total Tata Kelola Persepakbolaan Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pada Rabu, 5 Oktober 2022. Kunjungan Presiden untuk mengetahui kondisi stadion yang menjadi home base Arema FC itu. Presiden Jokowi memandang bahwa tragedi Kanjuruhan disebabkan oleh banyak faktor. 

“Sebagai gambaran, tadi saya melihat bahwa problemnya ada di pintu yang terkunci dan juga tangga yang terlalu tajam, ditambah kepanikan yang ada, tapi itu saya hanya melihat lapangannya,”ucap Presiden dalam keterangannya kepada awak media di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Rabu, 5 Oktober 2022.

Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa tata kelola persepakbolaan Indonesia perlu diperbaiki secara keseluruhan, baik dalam hal tata kelola pertandingan, stadion, penonton, hingga pengamanan. Presiden juga menambahkan bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan kesiapannya untuk membantu memperbaiki tata kelola tersebut.

“Saya kira kita memang perlu evaluasi total semuanya, baik manajemen pertandingan, manajemen stadion, manajemen penonton, manajemen waktu, manajemen pengamanan. Semuanya harus dievaluasi total agar peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini tidak terjadi lagi, jelas semuanya,”tegasnya.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan bahwa pemerintah telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md. Tim tersebut dibentuk untuk mencari tahu secara detail penyebab utama atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.

“Kita tahu telah dibentuk tim gabungan independen pencari fakta yang diketuai oleh Pak Menko Polhukam. Kita harapkan nantinya tim ini segera bisa menyelesaikan tugasnya, sehingga kita tahu betul-betul penyebab utama dari tragedi tanggal 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan Malang,”ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa tim gabungan tersebut nantinya akan mengumpulkan fakta dan segala informasi dari berbagai pihak untuk kemudian disampaikan secara menyeluruh kepada masyarakat. Tim akan berbagi tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Sanksi dari PSSI ada. Pidana nanti yang mengumumkan dari Polri, jadi dibagi-bagi. Audit untuk bangunan nanti yang menyampaikan adalah dari Kementerian PU, tetapi secara keseluruhan nanti tim gabungan independen pencari fakta yang akan menyampaikan,” lanjutnya. 

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana saat peninjauan yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang Sanusi, dan Ketua PSSI Mochamad Iriawan.

Untuk diketahui pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Malang. Tim diketuai oleh Menko Polhukam Mahfud M.D, Wakil Ketua Zainudin Amali (Menpora) dan Sekretaris Nur Rachman, mantan Jampidum/mantan Dep III Kemenko Polhukam. 

Tim pencari fakta ini beranggotakan sepuluh orang. Yakni, Rhenald Kasali (Akademisi Universitas Indonesia); Sumaryanto (Rektor UNY); Akmal Marhali (Pengamat Olahraga/ Koordinator Save Our Soccer) ; Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga-Harian Kompas) dan Nugroho Setiawan (Mantan pengurus PSSI dengan Lisensi FIFA). 

Berikutnya, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB); Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketum I KONI); Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat) dan Laode M Syarif (Kemitraan/eks pimpinan KPK) serta Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain tim nasional sepak bola). “Tim ini bekerja dalam waku dua minggu dan paling lama satu bulan,” kata Mahfud dalam konferensi pers daring pada Senin, 3 Oktober 2022. 

Untuk diketahui, tragedi Kanjuruhan Malang mengakibatkan 125 orang meninggal. Ratusan korban itu pascaderby Jawa Timur pekan kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC menjamu Persebaya Surabaya berakhir 2 – 3. 

Sementara itu, melansir detiknews jumlah korban tragedi Kanjuruhan terus bertambah.  Total korban jiwa tragedi Kanjuruhan terkini tercatat sebanyak 131 orang tersebar di rumah sakit pemerintah dan swasta. (yad)

Presiden Kunjungi Stadion Kanjuruhan, Evaluasi Total Tata Kelola Persepakbolaan Indonesia  Selengkapnya

Kapolri Copot 9 Anggota, Imbas Tragedi Kanjuruhan

GRESIK,1minute.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot sembilan anggota karena diduga melakukan penembakan gas air mata kepada penonton. 

Sembilan polisi itu di antaranya ada yang bertugas sebagai Komandan Batalyon (Danyon), Komandan Kompi (Danki), hingga Komandan Peleton (Danton) Brimob Polda Jatim. Keputusan Kapolda Jatim itu disampaikan oleh Irjen Pol Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri saat berada di Polres Malang pada Senin, 3 Oktober 2022. 

Selain mencopot sembilan anggota, imbuh Dedi, tim kepolisian juga memeriksa 28 anggota polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik dalam insiden di Stadion Kanjuruhan Malang. Ini termasuk sembilan orang yang dicopot Kapolri.

“Hasil pemeriksaan Inspektorat Pengawasan Umum Polri ada 28 orang diduga melanggar Kode Etik Polri,” ujar Dedi, Kadiv Humas Polri tersebut dilansir dari suarasurabaya.net pada Senin, 3 Oktober 2022. Dedi  juga menyampaikan progres pemeriksaan terhadap 20 orang saksi terkait insiden di stadion yang menelan ratusan korban.

Dari hasil pemeriksaan tersebut polisi menerapkan Pasal 359 dan 360 KUHP, dan sudah melakukan gelar perkara. Dari hasil gelar perkara itu tim kepolisian menaikkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. “Untuk penetapan tersangkanya besok akan kami sampaikan lebih lanjut setelah proses penyidikan,”ungkapnya.

Sebagai informasi, Tim Investigasi Polri pada Senin, 3 Oktober 2022 telah melalukan pemeriksaan terhadap Direktur Liga Indonesia Baru (LIB), Ketua PSSI Jatim, Ketua Panpel Arema dan Kadispora Provinsi Jatim. Berikut ini daftar nama Danyon, Danki, serta Danton Brimob Polda Jatim yang dicopot:

1. AKBP Agus Waluyo, Danyon

2. AKP Hasdarmawan, Danki

3. AKP Untung Sudjadi, Danki 

4. AKP Nanang Pitrianto, Danton

5. AKP Danang Sasongko, Danton 

6. Aiptu M Solihin, Danton 

7. Aiptu M Samsul, Danton

8. Aiptu Ari Dwinanto, Danton 

9. Aiptu Budi Purnanto, Danton 

Sementara itu, pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Malang. Tim diketuai oleh Menko Polhukam Mahfud M.D, Wakil Ketua Zainudin Amali (Menpora) dan Sekretaris Nur Rachman, mantan Jampidum/mantan Dep III Kemenko Polhukam. Tim pencari fakta ini beranggotakan sepuluh orang. Yakni, Rhenald Kasali (Akademisi Universitas Indonesia); Sumaryanto (Rektor UNY); Akmal Marhali (Pengamat Olahraga/Koordinator Save Our Soccer) ; Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga-Harian Kompas) dan Nugroho Setiawan (Mantan pengurus PSSI dengan Lisensi FIFA).

Berikutnya, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB); Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketum I KONI); Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat) dan Laode M Syarif (Kemitraan/eks pimpinan KPK) serta Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain tim nasional sepak bola).

“Tim ini bekerja dalam waku dua minggu dan paling lama satu bulan,” kata Mahfud dalam konferensi pers daring pada Senin, 3 Oktober 2022. 

Untuk diketahui, tragedi Kanjuruhan Malang mengakibatkan 125 orang meninggal. Ratusan korban itu pascaderby Jawa Timur pekan kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC menjamu Persebaya Surabaya berakhir 2 : 3 pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Presiden Joko Widodo memerintahkan mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan dan menghentikan sisa pertandingan sampai batas waktu tidak ditentukan. (yad)

Kapolri Copot 9 Anggota, Imbas Tragedi Kanjuruhan Selengkapnya