Pemkab Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov 2022 Sebesar Rp 7,9 Miliar, Bupati Gresik : Porprov ke-VIII Target 5 Besar

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022. Atlet meraih medali emas mendapatkan bonus pembinaan Rp 35 juta ; medali perunggu sebesar Rp 25 juta dan medali perak sebesar Rp 20 juta. 

Selain itu, Pemkab Gresik juga memberikan  hadiah khusus kepada 11 atlet peraih medali terbanyak perorangan, 2 regu atlet peraih terbanyak kategori beregu, dan 3 hadiah official pendamping atlet.

Total bonus atlet yang diluncurkan sebesar Rp 7,9 miliar. Bupati dan Wakil Gresik Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang menyerahkan bonus atlet tersebut di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 19 Desember 2022. 

Sebanyak 443 atlet dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang berlaga di Porprov ke-VII Jawa Timur. Mereka bertanding di 44 dari 52 cabang olahraga (Cabor). Kontingen Gresik menempati klasemen ke-7 dengan raihan 29 medali emas ; 33 medali perak dan 45 medali perunggu. Raihan prestasi ini, naik satu strip dibandingkan Porprov ke-VI dengan perolehan 26 medali emas ; 23 medali perak dan 31 medali perunggu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para atlet. Menurutnya, prestasi olahraga sangat penting untuk dimiliki oleh suatu daerah dan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Kami merasa bangga, memiliki anak muda Gresik yang berprestasi di bidang olahraga. Karena prestasi olahraga merupakan identitas kehormatan suatu daerah. Dan kehormatan adalah segala-galanya,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  

Ia berpesan kepada para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang didapatkan saat ini. Bupati millenial itu mengatakan, target Porprov VIII Jatim tahun depan, Gresik dapat menduduki klasemen 5 besar. “Jangan cepat berpuas diri, kita harus terus konsisten disiplin, berlatih, dan berjuang agar bisa mendapatkan prestasi yang lebih hebat di masa yang akan datang. Mudah-mudahan Porprov tahun depan,  bisa masuk 5 besar,” pungkasnya.

Selain bonus atlet, Pemkab Gresik juga memberikan penghargaan kepada para kontributor olahraga di Gresik. Penghargaan tersebut diberikan kepada, PT. Petrokimia Gresik, PT. Wilmar Nabati Indonesia, dan PT. Smelting.

Ada pula penghargaan instansi pendidikan yang peduli olahraga di Gresik seperti Universitas Muhammadiyah Gresik, SMA Muhammadiyah 10 GKB, dan SMP Muhammadiyah 12 GKB. 3 instansi pendidikan tersebut akan memberikan beasiswa sampai lulus kepada para atlet yang berprestasi.

Selain itu, penghargaan kontribusi dan peduli olahraga instansi atau organisasi perangkat (OPD) kepada Plt Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik A. M. Reza Pahlevi, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) S. Haryanto, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Tri Handayani Setyarini.

Disusul dengan penghargaan kontribusi dan peduli olahraga institusi atau aparat Kabupaten Gresik, diberikan kepada Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Ahmad Saleh Rahanar dan Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz. (yad)

Pemkab Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov 2022 Sebesar Rp 7,9 Miliar, Bupati Gresik : Porprov ke-VIII Target 5 Besar Selengkapnya

Mobil Listrik Karya Siswa SMK PGRI Gresik Kado Puncak HUT PGRI dan HGN

GRESIK,1minute.id – Mobil listrik tanpa kap itu berhasil menyita perhatian Bupati dan Wakil Gresik,  Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Dua orang pucuk pimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu pun menjajal kehandalan mobil kelir oranye karya siswa SMK PGRI Gresik itu.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi naik mobil listrik lainnya. Mobil listrik itu seakan menjadi kado istimewa dari siswa kepada guru mereka yang merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 Kabupaten Gresik  pada Sabtu, 17 Desember 2022.

Mobil listrik karya siswa SMK PGRI 1 Gresik jurusan teknik otomotif ini mendapatkan apresiasi berbagai tokoh yang hadir. 

Fandi Akhmad Yani  memginstruksikan agar produk mobil listrik ini bisa segera didaftarkan dalam e-katalog. “Jika sudah masuk e-katalog, kita bisa promosikan ke desa-desa wisata. Kita ketahui bahwa saat ini, di Kabupaten Gresik banyak terdapat desa wisata. Ini top jika bisa ditaruh di desa-desa wisata tersebut. Ini bentuk kecerdasan dan kemajuan teknologi serta sebuah peluang yang luar biasa,” puji Gus Yani.

Sementara itu, dalam sambutannya Gus Yani mengatakan bahwa, PGRI dan Pemkab Gresik memiliki tanggung jawab yang besar dalam memperbaiki kualitas SDM di Kabupaten Gresik.

“Maka kami mengajak kepada semua para guru untuk ikut serta dalam peningkatan kualitas. Kita semua harus benar-benar terus mengupdate ilmu yang kita miliki. Kita benar-benar harus meningkatkan kualitas pendidikan kita untuk memberikan keteladanan kepada anak-anak kita,” harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Ini berhubungan erat dengan bonus demografi yang akan dihadapi pada tahun-tahun mendatang. Lantaran untuk meningkatkan kualitas anak-anak, diperlukan juga pengajar-pengajar handal dan juga berkualitas.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yani juga menyinggung mengenai status guru honorer. Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik saat ini terus berkomitmen untuk mengalokasikan keuangan untuk mengakomodir tenaga pendidikan untuk menjadi ASN.

“Maka, kami menginstruksikan kepada BKPSDM Gresik untuk benar-benar berpegang pada data, sehingga bisa dihitung efisiensi keuangan. Berikutnya, dari efisiensi tersebut akan digunakan untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru honorer untuk menjadi PPPK,” jelas Gus Yani.

Komitmen dan sinergi Pemkab Gresik dengan PGRI Gresik mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi.

Menurutnya, sinergi ini merupakan suatu langkah nyata dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik.

“Kami mohon kepada teman-teman guru juga mau belajar. Terus menerus meningkatkan diri. Seorang guru yang selalu mengedepankan pengembangan kualitas anak didiknya, akan selalu mencari cara untuk mengembangkan diri,” ujarnya.

Puncak HUT ke-77 PGRI dan HGN tahun 2022 Kabupaten Gresik, juga ditandai dengan peresmian gedung PGRI Kabupaten Gresik. Prasasti ditandatangani  oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi. Gedung PGRI Gresik resmi digunakan sebagai pusat aktivitas guru di Kabupaten Gresik. (yad)

Mobil Listrik Karya Siswa SMK PGRI Gresik Kado Puncak HUT PGRI dan HGN Selengkapnya

Bandar Grissee Resmi Dilaunching,  Wabup Gresik : Ikon Budaya dan Toleransi di Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Destinasi wisata baru dilaunching oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat sore, 16 Desember 2022. Destinasi anyar itu bernama Bandar Grissee. Tempat hangout itu berpusat di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan / Kabupaten Gresik. 

Bandar Grissee menambah khazanah baru bagi masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dan Indonesia. Sebab, Bandar Grissee menyajikan nuansa lain. Ada nuansa religi, budaya dan edukasi. Wisatawan bisa mengunjungi tempat-tempat destinasi itu di Gresik Kota Lama (GKL). Untuk mengunjungi destinasi yang ada di Bandar Grissee tidak cukup sehari. Karena itu, rangkaian launching Bandar Grissee ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar selama 3 hari, Jumat sampai Minggu, 16-18 Desember 2022. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sholahuddin Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri puncak launching Bandar Grissee pada Minggu, 18 Desember 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Bandar Grissee akan menjadi salah satu ikon budaya dan toleransi terbaik di Kabupaten Gresik dan Indonesia. “Kami merasa bangga, karena Bandar Grissee ini punya banyak sekali keunikan. Salah satunya adalah budaya dan toleransi. Karena disini kita diapit oleh tiga kawasan yang berbeda sejak dulu. Ada Kampung Arab, Kampung Pecinan, dan Kampung Kolonial yang memiliki kebudayaan yang berbeda,” ujarnya. Tentu saja, Kampung pribumi. 

Menurut beberapa literatur, Bandar Grissee sendiri sudah ada sejak sekitar tahun 1.400 M, merujuk pada zaman Sunan Giri. Dinamakan Bandar karena lokasinya yang  dekat dengan pelabuhan. Sedangkan Grissee yang merujuk pada sebutan Gresik saat zaman kolonial. Perancangan tempatnya sendiri berdasarkan potret gambar yang telah ada sejak dulu.

Tampak hadir di acara launching Bandar Grissee yang dipusatkan di Gardu Suling ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik Syaifuddin Ghozali, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto. Serta, perwakilan perusahaan dan para Pegiat kebudayaan di Kota Santri ini. 

Dalam pembukaan kali ini juga diserahkan hadiah lomba kontes videografi yang digelar beberapa waktu lalu. Dengan Juara I Ahmad Kholilullah dengan judul “Bandar Grissee”, Juara II Arendra Afriansyah dengan judul “Melekat Kisah Peradaban”, Juara III Muhammad Fathurrochman dengan judul “Kota Kita Bandar Grissee”. (yad)

Bandar Grissee Resmi Dilaunching,  Wabup Gresik : Ikon Budaya dan Toleransi di Indonesia  Selengkapnya

Puncak Haul Muhammad Sholeh Tsani, Ribuan Jemaah Ngalap Berkah, Bupati Gresik : Hanya Orang Berdampak Positif Setelah Wafat

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memenuhi Pondok Pesantren (Ponpes) Qomaruddin Sampurnan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 15 Desember 2022. Ribuan jamaah dari berbagai pelosok di Indonesia itu datang untuk mengikuti Haul ke-124 KH Muhammad Sholeh Tsani, pemangku ke-4 Pondok Pesantren Qomaruddin tahun 1862-1902 M/ 1279-1320 H. Pemangku ponpes ke-8 saat ini adalah KH. Muhammad Iklil Sholeh.

Seiring berjalannya waktu, PP Qomaruddin semakin besar dengan mendirikan berbagai level  pendidikan. Mulai dari PAUD, TK, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan SMP, Madrasah Aliyah dan SMA hingga perguruan tinggi.

Haul KH Muhammad Sholeh Tsani dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Wakil Ketua PBNU KH Zulfa Musthofa, Nyai Hj Nurul Hidayati dari Pasuruan, dan Nyai Hj Ucil Nuril Hayati. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah sebagai salah satu cucu pendiri ponpes juga berada ditengah-tengah jemaah perempuan. Diantaranya, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Fandi Akhmad Yani, Ketua Fatayat NU Gresik dan lainnya. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, haul merupakan sebuah bentuk mengenang jasa orang yang telah wafat. Menurutnya, hanya beberapa orang saja yang dapat memberikan dampak positif setelah mereka berpulang. Salah satunya adalah para kiai.

“Dalam sejarah tidak mencatat nama orang yang tidak berprestasi. Seluruhnya adalah orang yang berprestasi, yang punya peninggalan, karya, tulisan, dan lainnya,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, semasa hidupnya KH Muhammad Sholeh Tsani telah banyak berkontribusi dalam bidang pendidikan. Berkat metode pembelajaran beliau, Pondok Pesantren Qomaruddin dapat mendirikan sekolah formal.

“Sepeninggal Mbah Sholeh (KH Muhammad Sholeh Tsani), beliau digantikan oleh anaknya Kiai Ismail. Nah, dieranya Kiai Ismail inilah pendidikan formal mulai dibangun. Yang mana ilmunya berlandaskan dari beliau (KH Muhammad Sholeh Tsani),” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah yang juga cucu pendiri ponpes tersebut. 

Haul ke-124 KH Muhammad Sholeh Tsani digelar mulai 13-15 Desember 2022. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Diantaranya, Lailatul Qiro’ah, Tadarrus bil Ghoib, Halaqoh Fiqih Peradaban, Ijazah Qubro, dan Bedah Buku Sejarah Qomaruddin. Puncak acara Tahlil Putra dan Putri serta Sholawat Hadrah pada Kamis, 15 Desember 2022.

Haul KH Muhammad Sholeh Tsani dinanti-nantikan oleh umat muslim. Jalan Raya Bungah selama acara haul ramai. Jemaah datang dari berbagai Kota di Indonesia. Pedagang kaki lima (PKL) laris manis. Perekonomian warga terdongkrak. (yad)

Puncak Haul Muhammad Sholeh Tsani, Ribuan Jemaah Ngalap Berkah, Bupati Gresik : Hanya Orang Berdampak Positif Setelah Wafat Selengkapnya

Cegah Penyebaran Narkoba Sasar Pelajar, Bupati Gresik Ajak Ormas Pendidikan Memberikan Edukasi 

GRESIK,1minute.id – Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik menggelar sarasehan Ormas Pendidikan yang khusus membahas pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

Sarasehan itu diikuti lembaga-lembaga pendidikan di Gresik seperti Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Dikdasmen Muhammadiyah, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik serta sejumlah tenaga pendidik. Tujuannya adalah menyatukan persepsi dan bergerak bersama dalam upaya antisipasi penyalahgunaan narkoba.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai Keynote Speeker dalam kegiatan tersebut memaparkan, maraknya peredaran narkoba di kalangan remaja dan pelajar dipengaruhi sejumlah hal. Salah satu adalah faktor lingkungan dan pergaulan. 

“Di era modern saat ini kita dihadapkan pada situasi ancaman serius yaitu peredaran gelap narkoba yang dapat merusak generasi bangsa. Masa depan generasi kita terancam akibat penyalahgunaan narkoba. Mirisnya lagi, kasus narkoba yang terjadi di dominasi oleh kalangan remaja,” paparnya dalam Sarasehan Ormas Pendidikan di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 6 Desember 2022.

Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, ini adalah bagian dari upaya merusak generasi penerus bangsa yang seharusnya menjadi tumpuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Disatu sisi, pada tahun 2045 mendatang Indonesia akan menghadapi demographic dividend atau bonus demografi. Yakni suatu kondisi di mana populasi individu-individu dengan usia produktif mendominasi. 

Usia produktif yang dimaksud adalah rentang usia 15 hingga 64 tahun. Titik ini menjadi peluang besar bagi sebuah negara untuk meningkatkan performa ekonomi industri.

“Jika kita tidak memiliki tekad untuk memberantas narkoba, maka bersiap saja dimasa mendatang kita tidak bisa memanfaatkan demographic dividend dan menjadi tertinggal,” katanya.

Maka dari itu, perlu adanya kolaborasi dari seluruh elemen bangsa. Termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan edukasi dan turun langsung ke sasaran. “Saya bersama BNN Kabupaten Gresik tak henti-hentinya turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan menyuarakan bahaya narkoba,” katanya 

Dengan adanya sarasehan ini, maka bertambah pula komponen pencegah penyalahgunaan narkoba. “Di bawah naungan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik mari bersama-sama membangun kolaborasi demi masa depan dan menyelamatkan generasi penerus bangsa,” ujar Gus Yani. (yad)

Cegah Penyebaran Narkoba Sasar Pelajar, Bupati Gresik Ajak Ormas Pendidikan Memberikan Edukasi  Selengkapnya

Waka Polda Jatim : Menjadi Atlet Butuh Perjuangan, Disiplin dan Kerja Keras 

GRESIK,1minute.id – Menciptakan atlet tidak hanya kemauan selain itu adalah disiplin atlet karena proses menjadi atlet adalah perjuangan yang panjang. Apabila atlet tidak disiplin tentunya akan membuat materi dari pelatih tidak bisa diterima serta ketidakdisiplinan akan membuat cidera. 

Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Brigjend Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat membuka Kejurprov Bola Voli Indoor Jawa Timur di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Kamis, 1 Desember 2022.

Sebanyak 23 Tim Putra dan 16 Tim Putri, dari 25 kontingen yang berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Kejurprov bola voli berlangsung selama sepekan, mulai 1-7 Desember 2022. Pertandingan pencarian bibit atlet bola voli digelar di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik dan Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP).

“Terima kasih kepada panitia yang telah memberikan wadah atlet sehingga generasi muda bola voli dapat berlatih. Termasuk PT. Petrokimia Gresik dan Bupati Gresik yang telah memberikan tempat untuk berlangsungnya Kejurprov di Gresik,” ujar Brigjend Pol Slamet Hadi Supraptoyo. 

Jenderal bintang satu itu memberikan pesan kepada atlet agar memanfaatkan Kejurprov tersebut sebagai jalan perjuangan menjadi atlet bola voli di Indonesia. “Atlet bola voli Jawa Timur memberikan kontribusi di timnas sebanyak 60 persen. Karena itu seluruh atlet junior agar terus berjuang untuk menjadi atlet profesional,” harapnya. 

Ketua Pengurus Kabupaten PBVSI Gresik AKBP Moch Nur Azis menambahkan tujuan pelaksanaan Kejurprov Jatim Bola Voli Junior untuk mempererat tali persaudaraan. “Juga mencari bibit bola voli di Jatim, membuat kejuaraan yang rutin bola voli dan menjauhkan generasi muda dari kegiatan negatif,” tegas Azis yang juga Kapolres Gresik ini. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberi pesan kepada atlet kejurprov agar tetap serius dan menjunjung sportivitas serta agar tetap terus berjuang karena perjuangan adalah jalan yang panjang. “Kejurprov juga bertujuan untuk membentengi dari bahaya Narkoba sehingga tunas bangsa tetap terjaga dari bahaya Narkoba,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. (yad)

Waka Polda Jatim : Menjadi Atlet Butuh Perjuangan, Disiplin dan Kerja Keras  Selengkapnya

Mahasiswa 4 Negara Kunjungi Rumah Gajah Mungkur yang Pernah Dikunjungi  Pukubuwa X

GRESIK,1minute.id – Sebanyak sebelas mahasiswa berasal dari empat negara mengunjungi Kampung Kemasan dan Rumah Gajah Mungkur pada Rabu, 30 November 2022. Mereka mahasiswa dari Indonesia, Sudan, Thailand dan Vietnam. Kunjungan itu bertajuk “Short Indonesian Culture and Language Program for Foreign Speakers” Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Sekitar pukul 10.30 WIB rombongan mahasiswa berasal dari empat negara itu tiba di rumah Gajah Mungkur yang berada di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/ Kabupaten Gresik itu. 

Rombongan disambut oleh Akhmad Khoiri, anak Hj. Nur Rahmah, keturunan keempat pasangan almarhum Haji Djaelan dengan almarhumah Hj Romlah. Pemilik rumah Gajah Mungkur. Khoiri menemui puluhan mahasiswa itu di lantai dasar rumah itu. Lantai dasar rumah yang juga digunakan sebagai ruang pamer atau galeri  batik karya Akhmad Khoiri itu.

Dihadapan mahasiswa, Khoiri, menjelaskan sejarah tentang rumah Gajah Mungkur dibangun pada 1898 itu. Ia mengatakan rumah Gajah Mungkur dibangun oleh kakek buyut, almarhum Haji Djaelan. Ia pengusaha pribumi yang berbisnis penyamakan kulit. Bisnis berkembang pesat. Sehingga, Haji Djaelan dan keluarga bisa membangun sejumlah rumah mewah yang memiliki arsitektur campuran Kolonial, Tionghoa dan Jawa. Selain rumah Gajah Mungkur juga sejumlah rumah di Kampung Kemasan. 

JAJAL BATIK : Mahasiswa dari 4 negara mencoba memakai batik ketika mengunjungi Rumah Gajah Mungkur pada Rabu, 30 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dan sampai hari ini, seluruh bangunan masih terawat baik,”terang Khoiri yang dialih bahasa oleh seorang penerjemah dari UMG. Pada Ahad, 2 Oktober 1927, Raja Kesunanan Surakarta, Pakubuwana X mengunjungi rumah Gajah Mungkur. Penyambutan sangat mewah.

Sebuah karpet merah di beber mulai rumah Gajah Mungkur hingga Masjid Jamik Gresik di Alun-alun Gresik untuk menyambut Susuhunan kesembilan Kesunanan Surakarta itu. “Panjang karpet merah sekitar 2 kilometer. Sampai hari karpet merah sepanjang 2 kilometer belum terpecahkan,” ujarnya. 

Raja Pakubuwana X terkesan dengan arsitektur bangunan rumah Gajah Mungkur itu. Raja Pakubuwana X kemudian membangun rumah mirip Gajah Mungkur di Surakarta. “Tapi rumah lebih besar. Dan, berada di jalan utama Kota Solo. Persisnya, di Jalan Slamet Riyadi Solo,”terangnya. Usaha penyamakan kulit semakin besar. Haji Djaelan kemudian mendirikan pabrik rokok di Surakarta. 

Kini, sisa masa kejayaan pengusaha pribumi itu bisa dinikmati masyarakat di Kota Santri. Bangunan rumah kuno yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Rumah heritage yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun luar negeri. “Untuk bulan ini, menerima 4 kunjungan secara rombongan. Untuk kunjungan perorangan banyak,”katanya. 

Setiap ada kunjungan itu, Khoiri juga mengenalkan tentang batik. Puluhan mahasiswa itu pun senang bisa mengenal tentang batik. Apalagi, motif batik karya Khoiri ini semuanya memiliki ciri khas Gresik atau kearifan lokal (local wisdom).

BATIK MAHAKARYA : Akhmad Khoiri ketika menerangkan batik karyanya kepada mahasiswa dari 4 negara ketika mengunjungi Rumah Gajah Mungkur pada Rabu, 30 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Misalnya, motif Damarkurung. Damarkurung adalah sebuah karya seni yang dipopularkan oleh almarhumah Mbah Masmundari. Damarkurung, salah satu ikon Gresik. Lalu motif pudak dan jubung. Kedua adalah makanan khas Gresik. Kemudian, motif sisik bandeng. Gresik dikenal salah satu penghasil ikan bandeng terbesar di Jawa Timur. 

Puluhan mahasiswa itu, diperbolehkan memakai kain batik Gajah Mungkur. “Kain ini bisa untuk sewek (jarit),”katanya. Halaman rumah Gajah Mungkur bagai peragaan busana. Gajah Mungkur Fashion Week. (yad)

Mahasiswa 4 Negara Kunjungi Rumah Gajah Mungkur yang Pernah Dikunjungi  Pukubuwa X Selengkapnya

Gresik Movie, Kemendikbudristek dan LPDP Putar Film Pendek di Enam Titik di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Warga Desa di empat kecamatan di Kabupaten Gresik bakal bisa menikmati film pendek. Film Mikro. Film itu diklaim menarik. Sebab, digarap sineas muda dari berbagai Kota di Indonesia yang telah lolos proses kurasi. 

Film berbagai genre mulai dari film fiksi, dokumenter, maupun animasi tersebut garapan sutradara muda berasal dari Jakarta, Jogjakarta, Semarang, Banjarnegara, Malang, Riau, Bandung, Bojonegoro dan lainnya.

Pemutaran film pendek yang digagas oleh Gresik Movie bernama Sapa Sinema. Gresik Movie menjadi peserta program Dana Abadi Kebudayaan 2022 atau disebut Dana Indonesiana, yang dikelola oleh Kemendikburistek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam kategori Sinema Mikro.

Ketua Sapa Sinema Bambang Setiawan  mengatakan, 8 film yang dipilih merupakan hasil kurasi dari puluhan film sineas tanah air yang masuk ke Gresik Movie. Semua film akan diputar secara gratis. Sehingga semua orang dapat menikmatinya.

“Film yang dipilih ini mewakili semangat teman-teman dalam mengangkat lokalitas dari daerah masing-masing sineas. Harapannya menjadi gerakan kebudayaan,”kata Bambang di markas Gresik Movie pada Sabtu, 26 November 2022.

Sapa Sinema adalah program menonton dan mendiskusikan film yang diharapkan bisa menyentuh sekaligus melibatkan banyak pihak. “Kami berharap nantinya turut mendorong untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui bazar atau UKM ketika kegiatan layar tancap bernama Sapa Sinema ini dilaksanakan. Saat Sapa Sinema kami juga akan adakan workshop pembuatan film,”kata Bambang.

Gresik Movie telah melakukan survei lokasi rencana pemutaran film pendek. Diantaranya, Desa Kepuh Teluk ; Desa Daun. Keduanya di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Kemudian di Alun-alun Sangkapura ; dan Kompleks sekolah Al Islamiya. Keduanya di Kecamatan Sangkapuran. 

Sedangkan di daratan Gresik,  pemutaran film akan diputar di Desa Doudo, Kecamatan Panceng dan Desa/Kecamatan Wringinanom. Lalu apa judul filmnya adalah Diponegoro sutradara Gata Mahardhika ; The Secret Club of Sinners sutradara Haris Yuliyanto ; Terciduk sutradara Alan D.W dan Di Sela Garis yang Tak Tertulis sutradara Alam Alghifari.

Berikutnya, May Be Someday Another Day but Today, sutradara Bihar ; Kiamat Sampah sutradara Enggar Asfinsani ; Ruwina sutradara Ayuning Tyas Muji Rahayu dan Gemintang sutradara Irfan Akbar Prawiro. Gemintang ini film buatan Gresik Movie. Delapan film ini akan  diputar mulai 14 Desember 2022 sampai 28 Januari 2023.  (yad)

Gresik Movie, Kemendikbudristek dan LPDP Putar Film Pendek di Enam Titik di Gresik  Selengkapnya

Karina, Siswa MINU Tratee Putri Jawara Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro ditutup oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 26 November 2022. Pameran Pendidikan, kali pertama dan terbesar digelar oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini berlangsung selama sepekan. Mulai Sabtu, 19 hingga 26 November 2022. 

Selama sepekan itu, stadion olahraga kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu riuh. Ribuan siswa. Ratusan UMKM yang membuka lapak semringah. Berbagai perlombaan digelar dalam pameran pendidikan memperingati Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November itu.

Diantaranya, lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Gresik juara pertama diraih oleh Karina Syifa Nuur Callista, siswa kelas VI-IPC MINU Tratee Putri. Kategori Pegiat literasi juara pertama Yusuf Ali Putra, Guru SMP Negeri 4 Gresik hingga stan terbaik diraih SMP Negeri 2 Gresik. Ada seribu karya dalam lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini.

Penutupan pameran dimeriahkan dengan Tari Malam Selawe yang dimainkan siswa SMP Negeri 3 Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai upaya menciptakan siswa berprestasi. Menggelar berbagai perlombaan yang bisa mendorong kreativitas dengan berbagai inovasi siswa. 

Diantaranya, lomba menulis, olimpiade antarpelajar hingga lomba karya ilmiah pelajar.  Lomba Menulis, yang dimulai tahun ini mendapatkan apresiasi dari Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  “Ini betuk kreativitas Dinas Pendidikan atas terselenggaranya Pameran Pendidikan 2022. Hari ini kita melihat lomba literasi. Pentingnya literasi saat ini sangat perlu untuk mengasah kreativitas siswa,”puji Gus Yani. 

Kedepan, Gus Yani berharap, Dinas Pendidikan Gresik, lebih punya inovasi dan kreativitas lagi  untuk membuat kegiatan yang dapat menciptakan siswa yang berprestasi. Seperti lomba (olimpiade) Matematika dan lomba karya ilmiah lainnya. Tahun 2023 silahkan eksplor kegiatan ini. Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur. “Mustahil kita bisa mewujudkan perubahan kalau cara kinerja kita tidak berubah. Maka jangan terjebak dengan cara lama,”kata Gus Yani bertamsil. Bahkan, Gus Yani harus mengulang dua kali kata tersebut.  

Terkait fasilitasi dan infrastrukur pendidikan yang masih minim. Gus Yani berjanji akan  mengupayakan anggarannya semaksimal mungkin untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan. “Bapak dan ibu guru dan kepala sekolah tidak perlu memikirkannya. Biar saya saja yang memikirkan. Saya akan berkomunikasi dengan teman-teman di DPRD Gresik nanti,”katanya. (*)

Karina, Siswa MINU Tratee Putri Jawara Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik : Wisudawan STAI Daruttaqwa Harus Jadi Lokomotif dan Agen Perubahan 

GRESIK,1minute.id – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Daruttaqwa kembali menggelar prosesi wisuda sarjana di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Sabtu, 26 November 2022. Sebanyak 160 wisudawan. Mereka dari program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Ekonomi Syariah.

Wisuda Sarjana strata satu ke-XX sekolah Tinggi yang kampusnya berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan penyair “Clurit Emas” D. Zawawi Imron,  Ketua STAI Daruttaqwa A. Syifa’ul Qulub, Ketua Yayasan Al Munawwar Su’aidi Ahmad Kholil, Kopertais Wilayah IV Surabaya Akh. Muzakki, seluruh pimpinan STAI Daruttaqwa dan jajarannya. Ratusan wisudawan yang didampingi orang tua mereka pun semringah. Sebab, kerja keras dan doa orang tua mereka sehingga menyandang gelar sarjana.

Bupati Gresik Fandi Akhmad memberikan harapan besar kepada para wisudawan untuk terus meningkatkan kualitas, sekaligus mampu menjadi lokomotif dan agen perubahan. “Lulusan STAI Darutaqwa harus menjadi agen perubahan, sebentar lagi kalian akan masuk ke dunia baru. Ada yang bekerja, melanjutkan sekolah lagi, dan hidup bermasyarakat. Dibutuhkan sebuah kerjasama, sinergitas, kolaborasi yang harus dimiliki anak muda sekarang,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Ia melanjutkan, jangan beranggapan lebih pintar, lebih bisa, dunia baru ini akan dihadapkan banyak tantangan. Untuk itu harus mampu, memberikan manfaat kepada sesama dalam kehidupan bermasyarakat. “Jaga nama baik almamater, yang menjadikan kita orang orang hebat dan berguna, maka harus bisa merawat, dijaga dan dipertanggungjawabkan,” pesan Gus Yani.

Sedangkan bagi orang tua, imbuh Gus Yani, sebagai orang tua inilah momentum indah yang ditunggu, dari fase panjang dalam mengantar anak-anaknya hingga di wisuda hari ini. “Untuk mencapai kesuksesan tidak lepas dari dukungan dan doa dari orang tua kalian,” ungkapnya.

Usai sambutan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan penyematan secara simbolis udeng khas Gresik kepada kiai yang juga sastrawan,   D. Zawawi Imron yang dikenal dengan julukan “Clurit Emas” itu. (yad)

Bupati Gresik : Wisudawan STAI Daruttaqwa Harus Jadi Lokomotif dan Agen Perubahan  Selengkapnya