Offroad di Gunung Bhatang Gresik, Event Resmi IOF, Pulihkan Ekonomi Warga. Begini Keseruannya! 

GRESIK,1minute.id – Gunung Bhatang di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik kembali tempat ajang nasional offroad. Sebanyak 32 offroader nasional berkompetisi untuk memperbaiki peringkat mereka di Indonesia Off Road Federation National Championship (IOF NC) ini.

ANCANG-ANCANG
Salah satu peserta Championship Offroad di Gunung Batang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik yang gagal karena mobil terbalik pada Sabtu, 27 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
« dari 4 »

Antusiasme masyarakat luar biasa. Suhu udara menunjukkan 34 derajat celcius tidak menyurutkan nyali masyarakat untuk menyaksikan event yang sempat vakum karena wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) ini. 

Ketua IOF Pusat Irjen Pol (Purn) Sam Budi Gusdian mengatakan, kejuaraan nasional Offroad seri ketiga ini kali pertama pascapandemi. “Kejurnas Offroad diikuti 32 peserta. Mereka ini yang konsisten memperbaiki ranking,”kata Sam-sapaan akrab-Irjen Pol (Purn) Sam Budi Gusdian itu.

Tampak hadir di kejurnas Offroad putaran ketiga ini mengusung tema “Jatim Gas Poll !!! Poko’e Luwih Maju” ini diantaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua IOF Jatim Kombes Pol Sumardji ,  Pengurus IOF Gresik Setiawan Prasetyo dan Gresik Offroad Community Akhmad Zainudin Fuad.

Kejurnas Offroad kali kedua di Gunung Bhatang berbeda. Kejurnas diawali country road puluhan mobil offroad. “Ada 52 mobil offroad yang mengikuti country road,”katanya. Ia mengapresiasi Pemkab Gresik dan komunitas offroad Gresik yang menyelenggarakan kejurnas ini. ” Kejurnas ini luar biasa. Karena adanya kolaborasi IOF Pusat, Jatim dan komunitas di Gresik dengan dukungan penuh Pemkab Gresik,”puji Sam.

Mengapa Gunung Bhatang yang lokasi berada di dua desa yakni Ngargosari dan Gulomantung itu. Jenderal dua bintang itu mengungkapkan medan Gunung Bhatang sangat baik. “Meski kemarau, hujan atau sudah dilewati berkali -kali tidak berubah treknya. Jadi adil bagi semua peserta. Mulai scs 1 sampai scs 6 bergiliran semua mendapatkan space yang sama. Adil bagi semua peserta,”jelas Sam Budi Gusdian. 

Sementara itu, Ketua panitia lokal IOF NC Gunung Bhatang Akhmad Zainudin Fuad, posisi panitia lokal ini mensupport program IOF Pusat. Sebab, kejurnas ini dianggap bisa menggairahkan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. 

Adanya event ini, mulai kuliner, penginapan hingga para pemuda mendapatkan imbas positif. “Kuliner laku. Penginapan terisi. Para pemuda di dua  Desa Ngargosari dan Gulomantung ikut kontribusi menjaga lingkungan,”tegas Fuad. 

Antusiasme masyarakat menonton Kejurnas Offroad bukan tanpa alasan. Sebab, olahraga ini tidak hanya memacu adrenalin bagi peserta. Namun, menjadi hiburan. Apalagi ketika melihat ada mobil peserta “menggerang” ketika melitasi bukit kapur dengan tingkat kemiringan nyaris 90 derajat. Bahkan, ada mobil terbalik. Peserta histeria. (yad)

Offroad di Gunung Bhatang Gresik, Event Resmi IOF, Pulihkan Ekonomi Warga. Begini Keseruannya!  Selengkapnya

Meriah Launching Tim dan Jersey, Presiden Gresik United, Optimistis Naik Kasta ke Liga 1

KICK OFF Liga 2 PSSI segera bergulir. Gresik United, klub sepakbola kebanggaan arek-arek Gresik bakal melakoni laga perdana di kandang Persikat, Tegal pada Senin, 29 Agustus 2022.

Sebelum menjalani laga, manajemen Gresik United menggelar Launching Team dan Jersey anyar kesebelasan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Jumat malam, 26 Agustus 2022. Presiden Gresik United Fandi Akhmad Yani mengawali acara dengan melakukan pemotongan nasi tumpeng. Pucuk nasi itu kemudian diserahkan kepada CEO Gresik United Muhammad Allan. 

JERSEY BARU
Ini Jersey baru, Gresik United di Liga 2 ketika launching Team dan Jersey di Stadion Gelora Joko Samudro pada Jumat malam, 26 Agustus 2022 ( FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
« dari 5 »

“Kita berdoa semoga Gresik United bisa lancar dan naik kasta ke Liga 1,”kata Fandi Akhmad Yani yang juga Bupati Gresik itu. Stadion tempat home base GU berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik langsung bergemuruh. Ribuan suporter GU, Ultras Gresik mengucapkan Amin Yaa Robbalamin. 

Di momen itu, Manajemen Gresik United memperkenalkan pemain, jersey dan pelatih baru. Jersey laga home dan away. Ada sejumlah sponsor yang menempel di jersey Gresik United itu. “Kita akan terus support Gresik United,”kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Komersial PT Smelting Irjuniawan P Radjamin kepada 1minute.id pada Jumat malam, 26 Agustus 2022. 

Selain perusahaan peleburan tembaga itu, Gresik United melakoni laga di Liga 2 ini disokong oleh diantaranya, Wilmar Nabati Indonesia ;  Isoplus ; Hyundai Gowa, Pak Elan-2 dan Alkesmart. Klub sepakbola kebanggaan arek-arek Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini seahan sudah siap lahir dan batin dalam menyambut kompetisi di Liga-2 ini.

Bahkan, Gresik United juga mengenalkan pelatih baru yakni Carlos de Oliveira yang bakal dibantu oleh Khusairi dan Agus Indra Kurniawan. Dua nama terakhir itu, yang telah momoles pemain di Liga-3 pasca Subangkit, mengundurkan diri.  Tangan dingin Khusairi itu, Gresik United lolos dan naik kata ke Liga-2.

“Saya sudah kenal baik dengan Khusairi. Ia pelatih yang bagus. Saya sangat senang bekerja sama dengan dia,”kata pelatih kelahiran Brazil berusia 50 tahun itu. (yad)

Meriah Launching Tim dan Jersey, Presiden Gresik United, Optimistis Naik Kasta ke Liga 1 Selengkapnya

Gomes de Oliveira, Pelatih Gresik United di Liga 2

GRESIK,1minute.id – Teka-teki pelatih Gresik United akhirnya terjawab. Ia adalah Wesley  Gomes de Oliveira biasa dikenal Gomes de Oliveira. Pelatih anyar klub ber-home base di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) itu dikenal kepada para suporter GU, Ultras Gresik itu bersama acara launching Team dan Jersey baru di G-JOS pada Jumat malam, 26 Agustus 2022.

Racikan pelatih kelahiran Brazil, 15 Januari, 50 tahun lalu sangat ditunggu oleh penggila bola di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu ketika menghadapi Persekat, Tegal pada Senin, 29 Agustus 2022. Laga perdana di liga 2 itu, Presiden Klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menargetkan bisa menang.

Kehadiran Gomes de Oliveira ini disambut suka-cita ribuan suporter yang memadati tribun G-JOS. Bagaimana reaksi Gomes de Oliveira melihat antusiasme Ultras Gresik itu? 

Gomes de Oliveira mengatakan, dirinya senang bisa melatih klub sepakbola, Gresik United itu. Meski baru kali pertama melihat latihan skuadnya. Ia optimistis bisa membawa Gresik Gresik, menjadi klub sepakbola bola yang bakal diperkirakan di Liga 2 nanti. “Saya tadi pagi melihat mereka latihan. Banyak pemain muda yang bagus,”kata pelatih yang pernah memperkuat Mitra Surabaya, Persebaya serta PSIS Semarang itu.

Sebelumnya, Gomes de Oliveira juga pernah melatih Persela Lamongan dan Madura United. Dia dua klub itu, Gomes de Oliveira dinilai berhasil. 

Gomes de Oliveira mengaku dirinya bisa cepat beradaptasi dengan skuad Gresik United. Gomes de Oliveira akan dibantu oleh Khusairi dan Agus Indra Kurniawan, diantaranya. Khusairi adalah pelatih Laskar Joko Samudro-julukan-Gresik United saat mengarungi kompetisi Liga 3. “Saya pernah bersama Khusairi. Sudah saling kenal. Tentu Saya sangat enjoy,”kata.

Laga perdana , Gresik United akan bertandang ke kandang Persikat, Tegal pada Senin, 29 Agustus 2022. Presiden Klub Gresik United Fandi Akhmad Yani akan menyiapkan 5 bus untuk suporter, Ultras Gresik. “Nanti mekanisme diatur oleh Mabes GU,”kata Fandi Akhmad Yani yang juga Bupati Gresik itu. Namun, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani memiliki syarat bagi suporter yang bakal ikut ke Tegal. “Syarat harus tertib, dan menjaga nama baik Kabupaten Gresik,”tegasnya. (yad)

Gomes de Oliveira, Pelatih Gresik United di Liga 2 Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Keteledanan di Haul ke-303 Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama 

GRESIK,1minute.id – Haul ke-303 K.R.Tumenggung Poesponegoro khidmat. Ratusan warga memenuhi pesarehan Bupati Gresik pertama yang makamnya berdampingan dengan makam Syeh Maulana Malik Ibrahim, Wali Songo itu. 

Haul dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani digelar pada Minggu, 21 Agustus 2022. Jemaah berdatangan sejak pagi. Mereka ada yang lewat makam Pahlawan di Jalan Pahlawan, Gresik. Banyak juga, melewati makam Syeh Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Gresik. 

Sedianya, haul diisi pengajian oleh K.H. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq). Namun, kiai yang tinggal di Sleman, Jogjakarta itu berhalangan hadir. Dalam acara itu, juga digelar doa bersama untuk keselamatan Indonesia. Usai acara, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan tambur bunga dan berdoa di makam K.R.T Poesponegoro. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi sejumlah putra wayah atau keturunan dari Bupati Gresik pertama itu. 

DOA BERSAMA: Para keturunan berdoa di makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik kaping I pada Minggu, 21 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Fandi Akhmad Yani, K.R.T. Pusponegoro telah meletakkan dasar dan nilai kepemimpinan yang layak diteladani untuk mengembangkan Gresik. “Kita ada seperti sekarang ini tak lepas dari jasa Poesponegoro selaku Bupati pertama di Gresik,”katanya usai acara. 

Selama kepemimpinan Poesponegoro, imbuhnya, banyak prasasti yang telah dibangunnya. “Kita harus meneladani beliau. Banyak prasasti yang dibangun oleh beliau,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. K.R.T.Poesponegoro menjabat sebagai Bupati Gresik kaping I pada 1688-1696. 

Saat ini, nama Poesponegoro diabadikan sebuah gedung olahraga Indoor,  yakni Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. (yad)

Nguri-uri Budaya Keteledanan di Haul ke-303 Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama  Selengkapnya

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School 

GRESIK,1minute.id – Lembaga Pendidikan bertambah satu. Lembaga itu bernama Madrasah Diniyah (Madin) Jauharu Maknuun. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan lembaga pendidikan berada di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu pada Minggu, 21 Agustus 2022.

Madin ini dibawah naungan Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem. Pembinanya adalah Muhammad Shobirin. Ketua Yayasan Mudlor Abdullah. Acara dibuka dengan hafidz Alquran juz 30 oleh siswa setempat. Kemudian, dilanjutkan santunan anak yatim.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan lembaga pendidikan terus evolusi. Berkembang menyesuaikan zaman. “Zaman dulu kita ngaji, baca kitab langsung ke kiai tanpa ada klasikal, maka zaman yang sudah seperti ini perlu ada perjenjangan yang jelas,” ungkap Bu Min. “Dengan adanya madrasah diniyah ini, taman pendidikan Al-Qur’an maka anak-anak iki akan jelas (klasifikasinya),” imbuhnya.

Menurutnya klasifikasi seperti ini perlu untuk lebih meningkatkan potensi dari masing-masing siswa. Metode mana yang paling baik digunakan di kelas mereka. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini berharap kedepan ada pondok pesantren atau istilah kerennya boarding school akan sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang para siswa-siswi yang sedang bersekolah karena bisa diarahkan secara maksimal.

“Maka ini akan menjadi jawaban masyarakat, bahwa nantinya seluruh sekolah-sekolah baik swasta maupun negeri harus ada tempat menginap sehingga dapat diawasi selama 24 jam,”kata Bu Min.

Sementara itu, Pembina Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem Muhammad Shobirin mengungkapkan rasa syukurnya pada semua pihak atas peresmian ini. Ia juga minta kritik, saran, dan doa restu pada para kiai dan guru yang hadir. “Saran dan kritik ini agar dapat menjalankan lembaga ini dengan baik dan lancar,”kata Shobirin. (yad)

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School  Selengkapnya

Lomba Dayung Perahu Tradisional kembali Digelar di Waduk Desa Gredek, Ternyata Susah

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 24 tim berlaga dalam lomba Dayung Perahu di waduk Desa Gredek,Kecamatan Duduksampeyan pada Kamis, 18 Agustus 2022. Puluhan tim itu berasal dari berbagai desa di se-Kabupaten Gresik. Setiap tim terdiri dari empat orang. 

Lomba Dayung Perahu agenda tahunan desa yang dipimpin oleh Muhammad Bahrul Ghofar itu sempat vakum setahun karena wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

Ada aturan yang disyaratkan oleh panitia dalam lomba dayung tradisional ini. Salah satunya, peserta tidak boleh membawa peralatan dayung sendiri. Kemudian, peserta tidak diperbolehkan melintas batas tengah, serta tidak boleh menabrak perahu saat sama-sama mendayung. Bila itu terjadi maka panitia mendiskualifikasi.

Serunya lagi, peserta lomba dayung tidak hanya kaum Adam. Emak-emak di desa itu ikut partisipasi memeriahkan lomba merayakan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia itu. Setiap tim harus menyelesaikan satu putaran dengan jarak 150 meteran.

Kepala Desa (Kades) Gredek Muhammad Bahrul Ghofar mengatakan, lomba dayung tradisional ini setiap tahun digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan. Lomba dayung digelar selama 3 hari berakhir pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

LATIHAN: Anak-anak Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik berlatih usai gelaran Lomba Dayung Perahu tradisional di Waduk Desa setempat pada Kamis, 18 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Tahun lalu vakum karena pandemi Covid-19 masih tinggi. Selain itu, panitia tidak mendapat izin dari pihak satgas,”katanya usai pembukaan pada Kamis, 18 Agustus 2022.

Sementara, Yuyun, salah satu peserta menuturkan, dirinya sempat khawatir tercebur di waduk. Namun, ketakutan itu sirna saat berusaha mendayung bersama rekannya tapi malah perahunya berbelok arah. “Perahunya berbalik arah mas susah juga mendayung perahu. Saya kira mudah seperti melihat di televisi,”katanya sambil tersenyum.

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id, waduk Desa Gredek memiliki spot apik ketika menjelang senja. Meski, lomba babak penyisihan berakhir, anak-anak desa memanfaatkan untuk mandi dan belajar mendayung. Begini suasana usai pembukaan Lomba Dayung Perahu tradisional itu. (yad)

Lomba Dayung Perahu Tradisional kembali Digelar di Waduk Desa Gredek, Ternyata Susah Selengkapnya

Sembayat Bamboo Carnival, Karnaval Desa, Kemeriahan Tak Kalah JFC 

GRESIK,1minute.id – Sembayat Bamboo Carnival (SBC) meriah pada Rabu malam, 17 Agustus 2022. Carnaval tingkat desa. Kemeriahan setara Kabupaten/Kota. Jalan Raya Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik  ditutup semua kendaraan. 

Carnaval terheboh tahun ini. Anggarannya swadaya masyarakat setempat mencapai  ratusan juta rupiah. Carnaval turun-temurun itu menjadi ajang adu kreatifitas warga Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.  Carnaval ini layak menjadi agenda pariwisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Kemeriahan tidak kalah dengan Jember Fashion Carnival (JFC). Di sini (Kabupaten Gresik) ada Bamboo Carnival Sembayat. Itu mimpi Kami,”ujar Khusnul khuluq, 28 tahun pada Rabu, 17 Agustus 2022.

PATUNG GAJAH : Patung mirip gajah ini salah satu yang menyita perhatian masyarakat dalam Sembayat Bamboo Carnival pada Rabu malam, 17 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

SBC yang dihelat setiap 17 Agustus itu, dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ada 23 peserta. Mereka mewakili rukun tetangga (RT) masing-masing di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Satu RT satu atraksi.  “Alhamdulillah Bamboo Carnival Sembayat bisa kami gelar lagi. Selama 3 tahun vakum akibat pandemi,”kata Kepala Desa Sembayat Amin sebelum acara pada Rabu malam, 17 Agustus 2022.

SBC : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Sembayat Bamboo Carnival pada Rabu malam, 17 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sekitar pukul 19.00 WIB SBC dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad h naik motor menuju lokasi di depan Balai Desa Sembayat. Karena jalan Deandles itu, warga sudah tumpah ruah. 

Patung hewan dan tokoh legenda memenuhi jalan nasional itu. Ada patung Kerbau, Kuda Naga, Gajah, Harimau sampai ikan Koi. Tokoh legenda seperti, Gajah Mada,. Semua patung yang dibuat dengan bahan utama bambu itu memiliki cerita masing-masing.

Kades Amin melanjutkan patung  dibuat oleh warga. Swadaya masyarakat. Untuk pembuatan patung tersebut, rata-rata menghabiskan anggaran antara Rp 15 juta sampai Rp 25 juta. “Kalau bersama seindah system bisa mencapai ratusan juta,”ujar Amin. 

HARIMAU: Patung hewan singa semakin menambah meriah Sembayat Bamboo Carnival pada Rabu malam, 17 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Khusnul khuluq, warga RT 1 RW Desa Sembayat Barat menambahkan  pembuatan patung bambu butuh waktu 1,5 bulan. “Setiap hari, ada 10-an warga gotong royong,”katanya. Berapa biayanya? “Kisaran biayanya Rp 15 juta sampai Rp 17,5 juta,”katanya. 

Sementara itu, Bambang, warga setempat mengatakan, SBC ini layak menjadi event Kabupaten. “Ini bisa menjadi daya tarik wisatawan. “Semaga (SBC) bisa menjadi terbesar di Jawa Timur. Seperti jember Fashion show,”harap Bambang. (yad)

Sembayat Bamboo Carnival, Karnaval Desa, Kemeriahan Tak Kalah JFC  Selengkapnya

Kuliner Lawas Khas Grissee, Kini Hadir di Gressmall 

GRESIK,1minute.id – Penggemar jajanan lawas khas Gresik kini bisa ditemui di Gressmall. Ada Arang-arang Kambang, Karak, Kupat Keteg, Bubur Campur, Sego Krawu, Masin, Endok Bader dan Dukang. Kuliner nostalgia diberi label Pasar Djadoel Grissee itu dihelat oleh Omah Dhuafa. Foundernya Syaikhu Busiri yang juga anggota DPRD Gresik. 

Pasar Djadoel Grissee berlangsung mulai Senin hari ini, 15 Agustus hingga 20 Agustus 2022 mendatang itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Menurut Fandi Akhmad Yani, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), salah satu penggerak kebangkitan ekonomi nasional. Karena itu sejumlah hambatan di sektor ini harus segera diatasi agar peluang pertumbuhan ekonomi pascapandemi bisa di realisasikan. 

“Dengan adanya Pasar Djadoel seperti ini secara tidak langsung kita telah membuat pasar baru dimana kita mengenalkan jajanan Gresik, Jajanan Djadoel di kalangan yang berbeda atau menengah kebawah sehingga dapat membuka peluang baru bagi UMKM,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Ia berharap  kepada pedagang dapat menyesuaikan pemasaran modern. Seperti digitalisasi melalui sosial media maupun e-Commerce. Karena tranformasi ekonomi digital menjadi hal yang penting untuk segera dilakukan.

“Yang lokal jangan sampai ditinggalkan termasuk jajanan tradisional ini harus kita kenalkan melalui pameran kali ini dijadikan sebuah pengenalan. Selanjutnya kita dorong melalui sarana modern untuk masuk kedalam marketplace,”harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Pembuatan Pasar Djadoel Grissee ini, dihadiri oleh Founder Omah Dhuafa Syaikhu Busiri, 

Plt Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah, Kadis Kominfo Gresik Ninik Asrukin, General Manager Gressmall Eric P Bangun dan Manager PT. Dharma Lautan Utama (DLU) Sugeng Wahyudi, dan SPV Operasional Gressmall Dedi.

Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah Omah Dhuafa bisa menumbuhkan traffic pengunjung di mal serta upaya dalam meningkatkan UMKM Gresik bisa berkembang dengan baik sesuai harapan Pemkab Gresik.

“UMKM harus segera masuk e-katalog LKPP tujuannya agar dapat lebih fokus, terarah dan berkelanjutan,”harapnya. 

Sementara itu, Founder Omah Dhuafa Syaikhu Busiri mengatakan langkah penataan UMKM masuk ditengah pasar modern merupakan momen satu-satunya dengan mengajak pedagang kaki lima bisa berjualan di dalam mal.

“Sebuah kegiatan untuk membantu UMKM di Gresik untuk lebih eksis dan maju melalui kemajuan teknologi digitalisasi saat ini,”kata Syaikhu yang juga anggota DPRD Gresik itu. 

Pada kesempatan, General Manager Gressmall Erik P. Bangun menambahkan, Pasar Djadoel Grissee, merupakan event yang unik dimana menyuguhkan jajanan tradisional ditengah era modern. “(Pasar Djadoel) selain menjaga sejarah dan budaya, juga masih merawat makanan tradisionalnya atau jajanan lawas daerahnya,”puji Erik. (yad)

Kuliner Lawas Khas Grissee, Kini Hadir di Gressmall  Selengkapnya

Misi Ekspedisi Bengawan Solo Berakhir di Pesisir Desa Bedanten, Naditira Madanten 1358

GRESIK,1minute.id – Tim Bengawan Solo Expedition (BSE) atau Misi Ekspedisi Bengawan Solo (MEBS) 2022 mengakhiri misinya di Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Kedatangan tim ekspedisi sungai Bengawan Solo, sungai terpanjang di Pulau Jawa untuk menapaki jejak peradapan Jawa itu disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

BSE 2022 ini menjelajahi jarak 484 kilometer. Melewati 12 Kabupaten/Kota di dua provinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mulai Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Surakarta, Karanganyar dan Sragen, Jawa Tengah. Lalu, Blora dan Ngawi. Berikutnya, Tuban, Bojonegoro, Lamongan dan berakhir di Gresik. 

“Ini merupakan suatu ekspedisi luar biasa dengan riset dan penelitian terpanjang yang dilakukan oleh komunitas Misi Ekspedisi Sungai Bengawan Solo (MEBS) dan Komunitas lainnya,”ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menyambut tim BSE di Desa Bedanten, Kecamatan Bungah pada Minggu sore, 14 Agustus 2022.

Dijelaskan Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, tim berangkat  dari Wonogiri, Jateng pada 14 Juli dan berakhir di Desa Bedanten Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik pada 14 Agustus 2022. Ekspedisi sungai terpanjang di Pulau Jawa ini telah berlangsung selama 30 hari, dengan menempuh jarak sejauh 462 kilometer, melintasi 491 desa yang berada di 12 kota dan kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

JALUR EKSPEDISI BENGAWAN SOLO: Selama sebulan Tim Ekspedisi Sungai terpanjang di Jawa. Berangkat dari DAS Wonogiri, Jateng berakhir di DAS Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Minggu, 14 Agustus 2022 (Foto : Istimewa )

“Naditira Bedanten merupakan Pit Stop terakhir dari Ekspedisi, Desa Naditira paling hilir yang mempunyai catatan sejarah dan jejak peninggalan juga menyambung sejarah dengan Bengawan Solo,”ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Di wilayah Kabupaten Gresik, sesuai dengan prasasti Canggu, desa-desa tepian Bengawan Solo yang disinggahi oleh Raja Hayam Wuruk berturut turut salah satunya adalah “i Madanten” (di Bedanten) sebagai salah satu desa tepian sungai yang melayani jasa tambangan atau penyeberangan (naditira Pradeca) tersebut dengan nama “Medanten”. atau sekarang yang dikenal Desa Bedanten. 

Untuk itu, Bupati mengajak generasi muda sekarang dan yang akan datang untuk sadar sejarah. “Dari sejarah kita dapat belajar tentang kejayaan masa lampau dan dari sejarah pula kita dapat melihat kehancuran,”katanya bertamsil.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan, dan Kepala Desa Bedanten Abdul Madjid.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, meresmikan museum untuk menyelamatkan temuan kuno atau peninggalan masa lalu dan mengunjungi salah satu makam yaitu makam Mbah Sayyid Husaini.

Acara ini juga merupakan bentuk kolaborasi Pemdes Bedanten dengan MEBS (Misi Ekspedisi Bengawan Solo) dan beberapa komunitas. Seperti Ademos Indonesia, National Geographic, Saya Pejalan Bijak, Stand Up Paddle dan Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan Universitas Muhammadiyah Gresik. 

Tak hanya seremonial akhir Ekspedisi mereka juga menggelar sarasehan bedah sejarah dan budaya “Naditira Madanten” 1358 refleksi nilai leluhur dalam upaya menjaga dan melestarikan bengawan dengan menghadirkan pembicara dan ahli sejarah serta diramaikan oleh musik adhibaya kesenian desa dan hiburan lainnya. (yad)

Misi Ekspedisi Bengawan Solo Berakhir di Pesisir Desa Bedanten, Naditira Madanten 1358 Selengkapnya

Vakum 2 Tahun, Sedekah Laut Nelayan Campurejo Meriah

GRESIK,1minute.id – Sedekah laut di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik meriah pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Ratusan warga setempat menyambut antusias tradisi yang sempat vakum 2 tahun karena pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Sejak pagi, warga berada di pesisir pantai utara (Pantura) Gresik itu sudah bersiap. Mereka membawa nasi tumpeng kuning, aneka lauk dan buah-buahan. Sebelum di makan bersama di tengah laut dengan menumpang puluhan perahu nelayan mereka berdoa bersama untuk keselamatan, mendapatkan rezeki berlimpah. 

Menurut Ketua Rukun Nelayan Campurejo Muzi, tradisi sedekah laut ini merupakan warisan budaya yang dilakukan secara turun temurun di Desa Campurejo yang mayoritas warganya berprofesi sebagai nelayan. “Selain menjaga tradisi, sedekah laut ini juga untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia,”katanya. 

Tradisi sedekah laut ini terasa berbeda. Sebab, sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan soft launching stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBUN) di desa setempat. Operator SPBUN kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini adalah PT Gresik Migas. Kehadiran SPBUN ini, sebagai jawaban pemerintah hadir di tengah masyarakat nelayan yang mengalami kesulitan mendapatkan solar untuk nelayan. (yad)

Vakum 2 Tahun, Sedekah Laut Nelayan Campurejo Meriah Selengkapnya