Begini Keriuhan GM Fashion Week, Sambut Tim Eksplore Jelajah Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Pesona Rumah Gajah Mungkur semakin memikat. Halaman rumah yang di bangun 1898 itu bagai ajang fashion show pada Sabtu sore, 6 Agustus 2022. Gajah Mungkur (GM) Fashion Week. 

Suasana halaman pun riuh. Karena model dadakan tampil memikat. Busana yang dipakai pun beragam. Ada kasual, kebaya, pejuang kemerdekaan hingga busana batik karya Akhmad Khoiri, pengusaha batik keturunan keempat pasangan almarhum Haji Djaelan dengan almarhumah Hj Romlah. 

Ia pemilik rumah Gajah Mungkur yang ikonik itu. Motif kain batik yang dipakai oleh dua model yakni Deby dan Chotimah Phoebi Putri Arifin , siswa SMA Negeri 1 Manyar dan SMA Negeri 1 Cerme adalah khas Gresik. Diantaranya, motif Damarkurung, Ikan Bandeng dan Jubung. 

Jubung adalah jajanan mirip jenang terbuat dari ketan hitam yang di taburi wejan. Biasanya Jubung ditempatkan dalam selongsong warna putih kecoklatan yang terbuat dari kulit pohon pinang. Warga Gresik menyebut Ope. 

Puluhan penggemar fotografi mengabadikan momentum itu. Pengguna jalan yang kebetulan melintas di depan rumah Gajah Mungkur di Jalan Nyai Ageng Arem-arem Kelurahan Pakelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik menghentikan laju kendaraan bermotor untuk melongok GM Fashion Week yang dimulai pukul 14.30 WIB hingga menjelang Magrib itu. 

Akhmad Khoiri mengatakan, pihaknya awalnya menggelar hunting fotografi menyambut kedatangan Team Explorer Jelajah Indonesia.

Ada dua model yang difasilitasi untuk memperagakan motif baru batik karyanya. “Ternyata banyak warga yang berminat,”katanya pada Sabtu, 6 Agustus 2022. Melihat tingginya ekspektasi warga, Akhmad Khoiri berencana menggelar event yang lebih besar lagi. “Tunggu tanggal mainnya,”ujarnya.

Bagaimana kesereuan GM Fashion Week? Geser fotonya hanya di 1minute.id. Foto karya Chusnul Cahyadi. (yad)

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Begini Keriuhan GM Fashion Week, Sambut Tim Eksplore Jelajah Indonesia  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Lestari Bumi, Dorong Warga 8 Desa/Kelurahan Membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat

GRESIK,1minute.id – Semarak HUT ke-50 Petrokimia Gresik sekaligus menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda. Menyambut hari istimewa itu, Petrokimia Gresik mengajak masyarakat dari 8 desa/kelurahan di sekitar perusahaan untuk peduli terhadap kesehatan lingkungan melalui program Petrokimia Gresik Lestari Bumi.

Kegiatan tersebut dikemas melalui pelatihan diet sampah dan lomba kebersihan desa, yang penganugerahan pemenangnya dilaksanakan pada Jumat, 5 Agustus 2022.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, usai menyerahkan penghargaan menyampaikan bahwa, sebagai bagian dari BUMN, Petrokimia Gresik memiliki tanggung jawab sebagai agen pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada profit dan kinerja perusahaan, tetapi juga mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar perusahaan.

“Kesejahteraan masyarakat tidak terlepas dari kesehatan lingkungannya. Oleh karena itu, kami memiliki komitmen tinggi terhadap program-program yang mendorong terciptanya kesehatan lingkungan, salah satu adalah program Petrokimia Gresik Lestari Bumi ini,” ujar Dwi Satriyo.

Melalui pelatihan diet sampah, 80 tokoh penggerak dari delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan dibekali pemahaman terkait jenis-jenis sampah, materi pola hidup bersih dan sehat, cara membuang sisa obat dan masker yang benar, penyakit yang bisa ditularkan melalui sampah dan hewan, strategi mengurangi sampah keluarga, ventikultur sebagai contoh urban farming, hingga soal peraturan daerah, sanitasi dan tata ruang.

Selanjutnya, lomba kebersihan desa menjadi stimulus untuk mengimplementasikan materi yang telah diperoleh tersebut. Dalam penjuriannya, Petrokimia Gresik melibatkan sejumlah ahli di bidangnya, antara lain perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), Duta Lingkungan Jawa Timur, hingga juri internal perusahaan.

Adapun Juara I lomba kebersihan desa diraih oleh Kelurahan Sukorame; Juara II Kelurahan Ngipik, dan Juara III Kelurahan Kroman. Masing-masing pemenang mendapat tunjangan kebersihan senilai Rp10 juta, Rp7,5 juta dan Rp5 juta. Tidak hanya itu, lima desa/kelurahan lain yang menjadi peserta juga mendapat tunjangan kebersihan masing-masing senilai Rp3 juta, antara lain Kelurahan Karangpoh, Lumpur, Tlogopojok, Karangturi, dan Desa Roomo.

Selain menciptakan lingkungan sehat, Petrokimia Gresik juga berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Pola Hidup Sehat (PHS). Upaya ini diwujudkan dengan memberikan bantuan doorprize serta dana operasional untuk pelaksanaan jalan sehat di delapan desa/kelurahan tersebut, masing-masing senilai Rp15 juta.

“Kesehatan yang utuh tercipta dari lingkungan sehat serta penerapan pola hidup sehat masyarakatnya, sehingga komprehensif dan saling mendukung. Dengan derajat kesehatan yang utuh, harapannya mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga di sekitar perusahaan. Inilah muara atau tujuan dari program-program yang kami gulirkan,” tandas Dwi Satriyo.  

Sementara itu, Lurah Sukorame Uman Iswahyudi usai menerima penghargaan Juara I mengungkapkan bahwa program Petrokimia Gresik Lestari Bumi ini mampu mengubah lingkungan di Kelurahan Sukorame, dari semula gersang menjadi lebih asri, bersih dan adem.

“Karena program ini, masyarakat di Sukorame terdorong jadi lebih kompak dalam hal kesehatan dan kebersihan lingkungan. Semoga apa yang dilakukan Sukorame mampu menginspirasi daerah lain dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat,”tandasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Lestari Bumi, Dorong Warga 8 Desa/Kelurahan Membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelontorkan Ribuan Bibit Pohon, Hijaukan Hutan dan Taman Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri membagikan 1.110 bibit pohon. Ribuan bibit pohon untuk penghijauan hutan dan taman kota Gresik sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap lingkungan. 

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh VP Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik Muhammad Ihwan bersama VP Lingkungan Petrokimia Gresik Liliek Harmianto kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Gresik Ketut Pratikno pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Secara terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan  dalam upaya pengelolaan lingkungan di Gresik, Petrokimia Gresik senantiasa berkoordinasi dan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, agar program-programnya selaras dengan kebijakan daerah.

“Salah satunya bantuan bibit pohon ini, merupakan aksi nyata Petrokimia Gresik dalam merespon program pemerintah daerah guna menciptakan kota yang nyaman, sehat dan aman dari risiko bencana,”tandas Dwi Satriyo.

Ribuan bibit pohon yang diserahkan terdiri dari bibit hujan mas (200 pohon), pucuk merah (50 pohon), dolar (10 pohon), andang merah (200 pohon), lamtana (400 pohon), klengkeng (50 pohon), jambu kristal (100 pohon) dan alpukat (100 pohon).

Plt. Kepala DLH Kabupaten Gresik Ketut Pratikno mengatakan bantuan bibit pohon dari Petrokimia Gresik ini sebagian akan diaklimatisasi dan dikembangkan untuk pembibitan lebih lanjut guna menghasilkan bibit yang lebih banyak untuk selanjutnya ditanam di hutan atau taman kota. Sedangkan untuk bibit tanaman buah, akan langsung ditanam di hutan kota.

“Kita memiliki banyak lahan yang perlu ditanami. Belum lagi banyak permintaan bantuan bibit dari desa-desa, khususnya yang tengah mengembangkan wisata desa. Semoga bantuan dari Petrokimia Gresik ini dapat menginpirasi perusahaan lain,”tandasnya.

Lebih lanjut, Ketut Pratikno mengapresiasi komitmen dan kepedulian yang telah ditunjukkan Petrokimia Gresik selama ini. Ia berharap, ke depan kolaborasi antara Pemkab dengan Petrokimia Gresik dapat terus berlanjut dalam rangka memberikan manfaat bagi masyarakat, melalui penyediaan sarana dan prasarana di bidang lingkungan.

Sebagai informasi, selain melalui bantuan bibit pohon ini, Petrokimia Gresik juga aktif berkontribusi melakukan penghijauan di Kabupaten Gresik melalui program restorasi lahan mangrove di Mengare, Kali Lamong, hingga Ujung Pangkah. Selain itu, dalam waktu dekat ini, Petrokimia Gresik juga akan kembali menanam mangrove sebagai bagian dari peringatan momen golden anniversary perusahaan. (yad)

Petrokimia Gresik Gelontorkan Ribuan Bibit Pohon, Hijaukan Hutan dan Taman Kota Gresik Selengkapnya

Rayakan HUT ke-70, UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching Kelas Tahfidz Alquran, Pertama di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Terobosan anyar dilakukan oleh UPT SMP Negeri 1 Gresik. Sekolah berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu melauching kelas tahfidz Alquran. Ada dua kelas masing-masing berisi 31 siswa yang bakal digembleng menjadi penghafal Alquran. Kelas tahfidz ini kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Launching kelas Tahfidz Alquran ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto pada Senin, 1 Agustus 2022 bertepatan dengan HUT ke-70 SMP Negeri 1 Gresik. 

Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik Beri Avita Prasetiya mengatakan, pembukaan kelas tahfidz ini sesuai misi dan misi ketika seleksi kepala sekolah menengah pertama (SMP) beberapa waktu lalu yakni siswa berjiwa qurani. “Siswa lulusan sini (SMP Negeri 1 Gresik) semua bisa membaca Alquran,”kata Beri-sapaan-Beri Avita Prasetiya ketika dihubungi 1minute.id  melalui selulernya pada Senin, 1 Agustus 2022.

Untuk mewujudkan visi dan misi, Beri yang belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Gresik itu mengumpulkan semua guru agama di sekolah. Guru agama itu melakukan tes baca dan tulis kepada seluruh siswa baru. Siswa kelas VII. 

Hasilnya? Berdasarkan seleksi itu, siswa kelas VII yang sudah hafal Alquran mencapai 92 siswa. Rinciannya, hafal lebih dari 3 juz sebanyak 28 siswa. Sedangkan, siswa hafal lebih 1 juz sebanyak 64 siswa. “Untuk sementara hanya dua kelas yang buka untuk kelas tahfidz. Kelas VII A dan VII B,”katanya. 

LAUNCHING: Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto ketika memotong pita tanda dimulai kelas tahfidz di UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Senin, 1 Agustus 2022 ( Foto : SMP Negeri 1 Gresik for 1minute.id)

Mereka yang masuk kelas tahfidz, imbuh Beri, usai sekolah mendapatkan pembelajaran tambahan baca dan tulis Alquran. “Guru ngaji untuk mereka diambil dari TPQ Masjid Jamik Gresik. Kami ingin mewadahi anak-anak supaya hafalan tetap terjaga dan bahkan meningkat ,”tegasnya. “Kelak ketika siswa masuk jenjang lebih tinggi bisa masuk tanpa tes,”imbuhnya. 

Saat ini sejumlah lembaga pendidikan mulai dari jenjang SMA hingga perguruan tinggi bahkan institusi negara memberikan kesempatan lebar-lebar bagi siswa tahfidz Alquran masuk tanpa tes. Hafal Alquran. Beri lalu mencontohkan seleksi perguruan tinggi di Unair Surabaya, ITS Surabaya dan Universitas Negeri Sunan Ampel (Unesa) Surabaya.  “Cara pandang sekolah membekali anak-anak sukses dunia dan akhirat,”ujarnya bertamsil. (yad)

Rayakan HUT ke-70, UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching Kelas Tahfidz Alquran, Pertama di Gresik  Selengkapnya

Lautan Manusia Berbusana Putih, Doakan Gresik Penuh Berkah, Terhindar dari Bencana

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat muslim memenuhi Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 31 Juli 2022. Jalan nasional itu pun ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Lautan manusia serba putih yang menuhi jalan nasional itu.

Ya, lautan manusia memakai busana serba putih ; baju.muslim, sarung dan kopyah. Untuk jemaah putri, memakai busana muslim dan jilbab warna putih. Ribuan jemaah itu untuk mengikuti Haul Akbar Gresik. Juga, memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1444 Hijriah. Jemaah berasal dari berbagai Kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan, ada jemaah dari  manca negeri. 

Tampak hadir diantara lautan manusia itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir serta Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis.

Fandi Akhmad Yani dalam kesempatan ini menyatakan rasa syukur dan terima kasih kepada jamaah yang sudah hadir untuk bersama-sama memanjatkan doa di Haul Akbar Gresik. Ada tiga  yang bisa dipetik dari peringatan Haul Akbar ini. Pertama adalah meneladani suri teladan para pendahulu kita, berikutnya adalah tidak melupakan para kiai dan ulama dengan cara tidak alpa memanjatkan doa, dan terakhir adalah dengan berdoa bersama-sama maka Insya Allah akan ada berkah dunia dan akhirat.

“Inilah identitas kita sebagai Kota Santri, dari zaman dahulu hingga sekarang dan seterusnya. Semoga dalam majelis yang penuh berkah ini, kita juga mendapat keberkahan dari Allah SWT dan Kabupaten Gresik kita terhindar dari bencana serta menjadi kabupaten yang penuh berkah dan manfaat bagi kita semua,”kata Fandi Akhmad Yani. (yad)

Lautan Manusia Berbusana Putih, Doakan Gresik Penuh Berkah, Terhindar dari Bencana Selengkapnya

Penjamasan Di malam 1 Suro Lestarikan Tradisi Jawa, Keris Ikon Indonesia di Unesco

GRESIK,1minute.id – Tidak banyak orang bisa melakukan penjamasan benda pusaka. Benda pusaka keris, misalnya.  Ediyanto, diantaranya. Pada malam Suro atau malam 1 Muharam pemuda 32 tahun itu pun lebih sibuk dari biasanya. Sibuk melakukan penjamasan atau mencuci benda pusaka keris.

Benda pusaka koleksi pribadi maupun milik orang lain. Kolektor keris. Ediyanto mengatakan mencuci keris atau menjamas tujuannya membersihkan pusaka dari kotoran agar keutuhan besi tetap terjaga. Selain itu, juga menjaga tradisi budaya yang sudah turun-temurun. Dalam ritual tersebut, ada beberapa sesaji yang disiapkan. Diantaranya, kemenyan, degan hijau, kembang melati, telur ayam kampung, dan pisang.

KOMUNITAS : (kiri) Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, Komisaris dan jajaran direksi Petrokimia Gresik mengunjungi stan Panji Giri Sedayu yang memajang puluhan koleksi benda pusaka di PetroNite Fest 2022 pada 17 Juli 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semuanya itu disiapkan di dekat keris yang akan dijamas. Sebelum keris masuk prosesi penjamasan, juga disiapkan air tujuh sumur yang dicampur jeruk nipis. Kemudian dicampur lalu dioleskan di beberapa kali pada keris yang dijamas. “Prosesi semua itu tidak lain menghargai yang membuat keris, menjaga keutuhan besi serta melestarikan budaya, supaya tidak hilang,”ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 29 Juli 2022.

Ia mengaku menekuni profesi sebagai penjamas benda pusaka itu sejak 1999 atau 23 tahun.  Bapak dua orang anak itu, mendapat ilmu itu, dari turun-temurun keluarganya. Bahkan, di rumahnya ada beberapa keris yang masih disimpan di rumahnya. 

“Menjadi penjamas keris sudah hobi saya sejak muda. Apalagi benda pusaka ini identik dengan orang Jawa. Warisan leluhur yang harus dilestarikan. Keris juga ikon orang Indonesia yang sudah diakui UNESCO,”jelas Ediyanto.

Ada cerita diluar nalar yang pernah dialami Ediyanto. Saat itu, dirinya sedang melakukan penjamasan benda pusaka keris. Sewaktu besinya dipijat. Tiba-tiba tangan kanannya seperti kesemutan. Namun, saat ditaruh kembali. Kesemutan pada tangannya hilang.

“Saya pernah mengalami hal itu, yang lebih dikhawatirkan lagi kalau tangan tergores besi keris. Lukanya bisa sebulan lebih parah dibanding tergores pisau,”ungkapnya.

Di Kabupaten Gresik terdapat satu komunitas pencinta keris. Namanya, Panji Giri Sedayu. Komunitas ini sempat memamerkan koleksi mereka di PetroNite Fest 2022 di halaman Sarana Olahraga Tridharma Petrokimia Gresik. (yad)

Penjamasan Di malam 1 Suro Lestarikan Tradisi Jawa, Keris Ikon Indonesia di Unesco Selengkapnya

Dua Guru Sekolah Penggerak, TKIT Al Ibrah Gresik Masuk 10 Besar Askrindo PAUD Institute Award 2022

GRESIK,1minute.id – Dua guru TKIT Al Ibrah Gresik masuk 10 besar Askrindo PAUD Institute Award 2022. Dua guru prestasi itu adalah  Ustadzah Rifatul Aliyah untuk kategori Pengelola PAUD Visioner dan Ustadzah Tatik Respati Sigit kategori mendongeng. 

Empat kategori lainnya Mencipta Lagu, Guru Heroik, Guru Inovatif, dan Bunda PAUD Kreatif, TKIT, sekolah penggerak berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik tidak mengirimkan peserta. Awarding nasional untuk guru PAUD dihelat oleh Asosiasi Kredit Indonesia dipusatkan di Jogjakarta pada 23 Juli 2022.

“Alhamdulillah, kerja keras kami berbuah manis meski waktunya tergolong cukup mepet. Kami masuk dalam 10 besar nasional dalam dua kategori yang kami ikuti,”ujar Rifatul Aliyah yang diamini Tatik Respati Sigit  di kantor TKIT Al Ibrah pada Rabu,  27 Juli 2022. 

Rafatul Aliyah menuturkan, proses seleksi proposal dan materi lomba –dalam bentuk video– dikirim pada akhir Maret 2022. Setelah melalui beberapa tahapan seleksi, akhirnya panitia mengambil 10 besar yang diumumkan pada 23 Juli 2022 di Jogyakarta. Dengan waktu yang relatif singkat, sambung alumni Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) ini, bersama tim kretaif Al Ibrah, pihaknya mampu memenuhi deadline yang ditetapkan panitia penyelenggara.

“Sempat ketir-ketir juga sih, karena waktu pengiriman terakhir internet sangat lemot dan sering gagal kirim. Mungkin saat itu peserta ngirimnya bersamaan sehingga jadi lemot dan trouble,”ujarnya.

Sementara si “Ratu Dongeng” Tatik Respati yang juga Kaur Humas TKIT Al Ibrah ini mengaku, waktu yang relatif singkat dalam persiapan lomba sempat membuatnya stres. Apalagi, sambung alumni Universitas Jember ini, pesertanya cukup banyak. Sekitar 2 ribu guru yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Dan, yang membuat saya sempat grogi, di antara para peserta yang ikut lomba itu, ternyata ada beberapa senior saya di komunitas mendongeng. Bener, saya sempat grogi banget sebelum akhirnya saya mampu percaya diri,”ungkap pegiat di Persaudaraan Pengisah Muslim Indonesia (PPMI) Gresik ini.

Direktur Utama Askrindo Priyastomo dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan Askrindo PAUD Institute Award 2022 bertujuan memberikan rekognisi serta apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) PAUD se-Indonesia.

“Kami ingin menekankan, bahwa Askrindo berkomitmen mendukung serta memperhatikan para guru PAUD yang telah menjalankan perannya secara optimal dalam mendorong peningkatan layanan PAUD berkualitas secara holistik dan integratif,” ujarnya seraya menambahkan, tema mendongeng yang diangkat adalah pentingnya kolaborasi atau kerja sama dengan tokoh ikan badut dan kakek Amon dengan setting kehidupan biota di perairan laut. (yad)

Dua Guru Sekolah Penggerak, TKIT Al Ibrah Gresik Masuk 10 Besar Askrindo PAUD Institute Award 2022 Selengkapnya

Naik Motor Modifikasi, Aam :  Nyaman Serasa Naik Alphard 

GRESIK,1minute.id – Mimpi Muhammad Amanatullah memiliki sepeda motor menjadi kenyataan. Butuh waktu panjang bagi Aam, panggilan pelukis menggunakan kaki itu. “Alhamdulillah keturutan duwe (punya) sepeda roda tiga setelah sekian lama hanya janji-janji dari sana-sana,”katanya kepada 1minute.id pada Sabtu,16 Juli 2022.

Aam mengaku telah melakukan test drive motor barunya itu. “Koyok numpak Alphard. Mesin mantap. Langsung greng,”ujarnya sambil tersenyum. Raut muka Aam memancarkan rasa kebahagiaan itu. Aam mengaku sudah puluhan tahun mimpi bisa memiliki motor roda tiga. Kondisi ekonomi keluarga membuat Aam harus menunda mewujudkan mimpinya itu.

Sebelumnya, aktivitas Aam yang alumnus.Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu menggunakan sepeda onthel dengan tiga roda. Onthel itu digerakkan dengan kakinya. Bukan diengkol. Tapi didorong salah satu kakinya. Onthel itu karya orang tuanya. 

“Pingin duwe motor wis suwe. Puluhan tahun mas! Alhamdulillah, akhirnya bisa terwujudkan,”katanya. Aam adalah pelukis menggunakan kaki. Sejak lahir pemuda dinobatkan sebagai The Best Motivator pada Yudisium ke-40 UMG pada 2022 bertubuh pendek. Kedua kaki dan tangannya pendek. Namun, alumnus SMP Negeri 4 Gresik itu, memiliki semangat luar biasa. Keterbatasan fisik tidak membuat patah semangat. 

ONTHEL AAM : Kepala SD MUGEB Moh Nor Qomari bersama Muhammad Amanatullah, pelukis difabel pada Sabtu, 16 Juli 2022. Selama ini onthel roda tiga menemani aktivitasnya, ngajar ngaji di TPQ, kuliah , serta aktivitas lainnya (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di kampungnya di Jalan R A.Kartini, Gresik , Aam mengajar ngaji untuk anak-anak sekolah dasar. Aam yang alumnus SMA Semen Gresik itu juga kerap mendapatkan undangan untuk menjadi motivator. Ia yang jago melukis dengan kaki itu pernah tampil di program televisi. Seperti Kick Andy serta Hitam dan Putih. 

Meski, kunci motor sudah dikantongi. Akan tetapi, Aam belum memakainya. Sebab, Aam mengaku belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). “Senin (Lusa) Saya ngurus SIM,”ujarnya bersemangat.  Motor matik yang dimodifikasi menjadi roda tiga itu hasil donasi siswa dan guru SD Muhammadiyah 1 GKB (MUGEB). Sebelum diserahkan kepada Aam, pihak sekolah telah melakukan modifikasi dengan disesuaikan anatomi tubuh Aam. 

“Modifikasinya, kami mengajak Aam,”kata Kepala SD MUGEB Gresik M Nor Qomari pada Sabtu, 16 Juli 2022.  Aam terlahir pendek. Ia memiliki kaki dan tangan pendek. Aktivitas Aam tertumpuh pada kakinya. Modifikasi meliputi tuas gas, rem, tombol starter, tombol lampu sein, dan tombol bel seluruhnya berada di bawah. Semuanya dalam jangkauan kaki Aam. 

Selain itu, modifikasi dilakukan di bagian jok motor. Tujuannya, agar tubuhnya tak terlalu maju dan langsung menempel pada bagian steering, ada pula kerangka penyangga elastis yang dilapisi karet. Dengan begitu, badan Aam tetap nyaman saat melewati jalan bergelombang atau polisi tidur. “Butuh waktu 14 hari untuk memodifikasinya,”jelas Ari. (yad)

Naik Motor Modifikasi, Aam :  Nyaman Serasa Naik Alphard  Selengkapnya

Donasi Siswa dan Guru SD MUGEB Wujudkan Mimpi Aam, Pelukis Difabel Memiliki Motor Matik

GRESIK,1minute.id – Mimpi Muhammad Amanatullah memiliki sepeda motor menjadi kenyataan. Penyerahan simbolis motor hasil donasi siswa dan guru dilakukan di event Mugeb Achievement di Hall GressMall  pada Sabtu,16 Juli 2022. 

Ajang penghargaan siswa prestasi di SD Muhammadiyah 1 GKB (SD MUGEB) terasa lebih spesial. Aam, begitu biasa disapa, berulangkali mengucapkan rasa syukurnya. Kegiatan itu dihadiri seluruh siswa serta wali siswa kelas I sampai VI SD MUGEB tahun ajaran 2022/2023.  Aam, sapaan akrab, pelukis difabel mendapatkan undangan khusus dari sekolah berlokasi di Jalan Belitung, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) itu. 

Sekolah yang dipimpin oleh M. Nor Qomari itu telah menyiapkan motor matik yang telah dimodifikasi khusus untuk Aam. Nur Qomari yang menyerahkan secara simbolis kunci motor itu kepada Aam. Aam pun terlihat semringah. Ia tersenyum senang karena bisa memiliki motor matik. Suasana pun menjadi haru.

Nur Qomari menceritakan pihaknya berusaha mewujudkan mimpi Aam bermula dari program Fun and Happy With Kak Aam yang digelar SD MUGEB selama dua hari, 15-16 Juni 2022. Kegiatan di sela classmeting itu berlangsung seru. Mulai pagi hingga sore, Aam yang alumnus Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu mengajari siswa melukis. 

Namun, terang Ari-panggilan-Nur Qomari, Aam tidak sekadar memberikan materi belajar  menggambar dan melukis. Aam yang dinobatkan sebagai The Best Motivator pada Yudisium ke-40 UMG 2022 ini menyelinginya dengan memberikan cerita menginspirasi kepada siswa SD MUGEB. Aam menceritakan tentang dirinya yang sejak lahir dalam kondisi fisik kurang sempurna. Tetapi, tetap bisa berprestasi. Aam mengaku pernah tampil di sejumlah program di televisi. Antara lain, Kick Andy, serta Hitam dan Putih.

“Sekarang Saya anggota AMFPA (Association of Mouth and Foot Painting Artist) bermarkas di Swiss,”kata Ari menirukan cerita Aam membuat siswa terkagum. Keren!. Aam, satu-satunya pelukis asal Gresik yang tergabung di AMFPA itu. Proses belajar melukis pun terasa lebih menyenangkan. 

Pada kesempatan itu, Aam yang pelukis menggunakan kaki juga memamerkan sejumlah karyanya. Ada lima karya Aam yang laku dalam pameran itu. Total senilai Rp 10 juta. Namun, untuk mewujudkan mimpinya memiliki motor mesin masih jauh panggang dari api. 

Pihak sekolah kemudian menggugas melakukan donasi untuk mewujudkan mimpi Aam. Selama Juni 2022 terkumpul donasi siswa dan guru Rp 13,5 juta dan donasi tranfer Rp 2,1 juta. “Sehingga total donasi yang terkumpul Rp 15,6 juta,”kata Ari pada Sabtu,16 Juli 2022. Uang hasil donasi itu digunakan untuk mewujudkan mimpi Aam.

“Tadi pagi dalam Mugeb Achievement, secara simbolis kunci motor kami serahkan kepada ustad Aam,”kata Ari. Sebutan Ustad disematkan, lanjutnya, karena tahun ajaran baru, sekolah merekrut Aam sebagai guru ekstrakuliner menggambar dan melukis. 

Terpisah, Aam mengaku sangat senang bisa memiliki motor. “Alhamdulillah keturutan duwe (punya) sepeda roda tiga setelah sekian lama hanya janji-janji dari sana-sana,”katanya.  “Terima kasih SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik yang sudah mewujudkan mimpi saya untuk memiliki sepeda roda tiga mesin,”imbuhnya. (yad)

Donasi Siswa dan Guru SD MUGEB Wujudkan Mimpi Aam, Pelukis Difabel Memiliki Motor Matik Selengkapnya

Sosok Mat Kauli : Penggiat Macapat Asli Gresik, Diusia 92 Tahun Tetap Energik 

GRESIK,1minute.id – Tembang berjudul Wirangrong seakan menghipnotis puluhan pasang mata. Pelantun syair Jawa itu adalah Mat Kauli. Seniman Macapat asli Wong Gresik. Rumahnya di Jl Awikoen Jaya, Desa Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Usia Mat Kauli kini lebih dari 91 tahun. Ia lahir 1 Mei 1931. Namun, Mat Kauli “ngidung” bahasa Jawa tanpa kacamata. 

Sambil memengang dua buku. Mat Kauli mencari salah satu bait syair. Syair itu telah ditandai dengan lingkaran menggunakan pensil. “Syair ini, cerita  tentang ciri-ciri orang yang kecanduan narkoba,”kata Mat Kauli di acara Pelantikan Pengurus Gerakan Nasional Antinarkotika (Granat) Gresik pada Selasa, 28 Juni 2022. Bunyi syair itu , begini!

… //yen leren nyeret adhidhis//Netrane pan merem karo//yen wus ndadi awake akuru//cahya biru putih//Njelambut wedi toya//Lambe biru untu pethak//…

Artinya kurang lebih begini. 

…//ketika berhenti mencari kutu (tumo) // dua matanya tertutup//kalau sudah ketagihan badannya kurus//badannya membiru//Jorok  takut air//mulutnya membiru gigi putih//…

Mat Kauli membacakan syair Jawa dengan bernada. Cengkoknya panjang. Sehingga terasa enak di telinga meski tanpa iringan musik. Suasana gedung eks kantor Bank Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik,  tempat pelantikan Pengurus Granat Gresik itu hening. Mereka seakan terhipnotis oleh suara Mat Kauli. Tamu istimewa dalam acara tersebut adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Ketua DPD Granat Jawa Timur Kanjeng Mas Ayu Tumenggung (KMAT) Arie Soeripan.

Sejak 1949, Mat Kauli sinau Macapat. Usianya sangat muda. Masih 18 tahun. Mat Kauli lahir 1 Mei 1931. Mat Kauli belajar macapat langsung dari ayahnya, almarhum Niti Sastro Samardi. Mat Kauli dalam membacakan karya sastra Jawa tidak kalah dengan penyair lainnya. Di Indonesia. Bisa menghipnotis penonton.

Meski Mat Kauli tidak tamat sekolah dasar. Ia hanya mengenyam bangku sekolah dasar-dulu sekolah rakyat (SR) selama 3 tahun. “Separoh (18 bulan) sekolah zaman Perang Dunia kedua. Separoh lagi, sekolah zaman penjajah Jepang,” terang kakek 26 cucu itu sambil tersenyum. 

Mat Kauli sempat terhenti belajar Macapat karena desanya di bombardir serdadu Belanda. Puluhan bahkan ratusan pejuang gugur. Mereka dimakamkan di Gunung atau Bukit Lengis. “Saiki dadi G-JOS (Stadion Gelora Joko Samudro),”kenang kakek 23 cicit itu. 

Kini dia mahir menembang macapat. Ada puluhan tembang yang populer. Antara lain, Durma, Mijil, Kinanthi, Gambuh, Pucung, dan Megatruh. Kemudian, Pangkur, Maskumambang, Sinom, Asmaradana, Dhangdhanggula, dan Wirangrong. Masing-masing mengandung cengkok dan cerita yang berbeda-beda.

Mat Kauli sangat ingin tradisi macapatan, khususnya macapat Gresik, tetap lestari. Tidak punah. Karena itulah dia risau. Maklum, di era modern, kata suami Supartin itu, tradisi macapat semakin jarang ditampilkan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Padahal, macapatan merupakan tradisi Gresik sejak zaman Sunan Giri dan generasi sesudahnya. ’’Ini harus dilestarikan,”imbuhnya sambil menoleh Suwarmo, 62, rekan duet macapatnya.

Dalam catatan wartawan 1minute.id kurun waktu empat bulan, Mat Kauli hanya tampil dua kali. Pada 5 Maret 2022, penggiat macapat ini tampil di acara Launching komunitas Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah Budaya Kota Lama Gresik (KLG) di halaman SMP Darul Islam (Daris) Gresik. Kedua, tampil di pelantikan pengurus Granat Gresik pada 28 Juni 2022.

“Kalau bisa tradisi macapatan ini ditampilkan ketika banyak orang,”katanya. Harapannya  tradisi nguri-uri budaya macapatan bisa lestari. Demi tekadnya itu, lelaki yang selalu memakai kopyah hitam ketika tampil itu selalu hadir setiap ada undangan macapatan. Tidak peduli apakah dapat sangu atau tidak. Dijemput atau tidak jemput oleh panitia. “Dijemput di rumah saja sudah cukup senang,”katanya. 

Semangat Mat Kauli  agar tradisi macapat tetap lestari memang sangat besar. Selain mengajar tanpa pamrih, dia rela menulis ulang buku peninggalan almarhum ayahnya, Niti Sastro Samardi. Mat Kauli mengalihaksarakan huruf Jawa ke tulisan Latin. Tujuannya, semua orang bisa membaca bunyi tulisan meskipun tidak tahu artinya.

Mat Kauli membutuhkan waktu selama 14 bulan untuk mengalihaksarakan huruf Jawa ke tulisan Latin. Ada juga buku yang semula ditulis dalam aksara Arab pegon dialihaksarakan huruf latin. Alihaksara dilakukan oleh almarhum Hadisoedarto, kerabat Mat Kauli yang tinggal di Kelurahan Pekelingan, Gresik. 

Lalu apa resep Mat Kauli bisa tetap energik? Mat Kauli memiliki prinsip bahwa rezeki itu tidak bisa dikejar. Bekerja tidak perlu ngoyo. “Ora at labora (berdoa dan berusaha),”katanya. Selain itu, imbuhnya, gaya hidup tidak neka-neka. “Obat panjang umur dan sehat ojo ngonsumsi narkoba,”tegasnya. (yad)

Sosok Mat Kauli : Penggiat Macapat Asli Gresik, Diusia 92 Tahun Tetap Energik  Selengkapnya