Kisah Mualaf Devan Gunawan, Aktivis Ormas Di Gresik Merasakan Perubahan Hidup Yang Luar Biasa 

GRESIK,1minute.id  – Marhaban Yaa Ramadan.  Bulan suci yang paling di tunggu umat muslim di dunia itu telah tiba. Pemerintah Indonesia telah menetapkan 1 Ramadan 1443 Hijriah pada Minggu, 3 April 2022. Bagi Devan Gunawan, 47, bulan suci Ramadan ini terasa lebih indah. “Ini kali ketiga Saya puasa Ramadan,”kata Devan dihubungi selulernya pada Minggu, 3 April 2022.

Devan menjadi mualaf pada 13 Juli 2019. Dia mengaku mengucapkan syahadat dengan bimbingan Moh Qosim. “Awalnya Saya meminta bantuan Pak Bagus (Bagus Sasmita, Guru SMA Negeri 1 Kebomas,Red) untuk menjadi mualaf,”imbuhnya. Perubahan yang luar biasa pasca hijrah menjadi muslim. Hal itu yang membuat dia tetap istikamah sampai sekarang. “Sekarang Saya diberi amanah sebagai ketua untuk pencarian donator di UPZ di Masjid Agung Gresik,”katanya. 

Kebahagiaan yang dirasakan oleh Devan ini melalui perjuangan panjang. Devan harus berakit-rakit ke hulu. Sakit-sakit dahulu. Ia menceritakan paskagagal menjadi anggota legislatif harus mengalami penderitaan panjang. Hutang menumpuk. Devan digugat cerai oleh istrinya.

Anak semata wayang ikut istri yang non muslim itu. Devan memutuskan indekos. Selama 3 bulan. Kurun waktu itu Devan melakukan perenungan. Dia mendatangi sejumlah tempat pengajian. Di musala atau masjid atau majelis-majelis kajian agama. 

Devan juga menemui sejumlah orang untuk berdiskusi tentang agama Islam. Devan semakin mantap masuk Islam. Pada 13 Juli 2019 Devan mengucapkan kalimat Syahadat dibimbing oleh Moh Qosim saat itu masih menjadi Wakil Bupati Gresik. Devan kemudian mendapatkan “tumpangan” rumah gratis di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Rumah tingkat itu suwung atawa kosong selama 2 tahun. Ada 4 orang yang berminat menempati rumah kosong itu.”Tiga orang sudah  berkeluarga. Tapi, pemilik rumah memilih Saya belum berkeluarga,”katanya.  Dirumah itu, Devan semakin mempertebal dan memperdalam tentang Islam. Ia rajin mengikuti kegiatan di masjid.

“Selama 8 bulan Saya menempati rumah itu secara gratis,”katanya.  Kehidupan Devan semakin bahagia ketika bertemu seseorang perempuan. Ia seorang janda yang usianya lebih dewasa dari Devan. Mereka memutuskan untuk menikah.

“Saya bertemu dengan istri Saya menemukan kebahagiaan lahir batin membimbing saya untuk lebih baik lagi serta istikamah menjalankan syariat Islam yang sesungguhnya. Alhamdulillah, hidup saya bisa bermakna lagi semoga saya bisa menjadi mualaf yang lebih baik, bermanfaat serta bisa menginsiparasi bagi non muslim lainnya. Semoga mendapatkan hidayah,”katanya. 

“Alhamdulillah, ini semua hidayah dari Allah SWT,”ucapnya dengan nada bersyukur. Devan dan keluarga kini tinggal di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Jejak Devan menjadi mualaf itu kemudian diikuti anak semata wayangnya dari pernikahan pertamanya. “Anak saya sekarang mondok,”ujarnya. (yad)

Kisah Mualaf Devan Gunawan, Aktivis Ormas Di Gresik Merasakan Perubahan Hidup Yang Luar Biasa  Selengkapnya

Hilal Awal Ramadan Tak Terlihat di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik, Puasa Mulai Minggu 

GRESIK1minute.id – Tim Rukyaktul Hilal Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik tidak berhasil melihat Hilal. Rukyaktul hilal awal Ramadan 1443 H/4022 dilakukan di Balai Rukyat Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat,1 April 2022.

Rukyaktul hilal ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Sahid , Ketua Pengadilan Agama (PA) Gresik dan beberapa orang perukyat. 

Pengamatan dilakukan  dengan berbagai alat manual maupun canggih seperti teodolit, teleskop binokular dan monokular. “Tetapi hilal tidak terlihat,”kata Sekretaris Sekretaris LFNU Gresik Angga Purwancara.

TEROPONG BINTANG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan pengamatan Hilal melalui teropong bintang di Balai Rukyat LFNU di Bukit Condrodipo Gresik pada Jumat, 1 April 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pengamatan dilakukan mulai matahari terbenam berdasarkan metode hisab tadqiqi dengan tinggi hilal antara 1 derajat 22 menit 35 detik hingga 2 derajat 15 menit 56 detik.”Berdasarkan Inkamnur Rukyah Nahdlatul Ulama tinggi hilal minimal 3 derajat dan  elongasi hilal minimal 6,4 derajat,”ujarnya. 

Hasil rukyaktul hilal LF PCNU Gresik itu kemudian diserahkan kepada Kemenag Gresik Sahid. “Semua perukyat tidak melihat Hilal. Hasil ini akan kami laporkan kepada Menteri Agama,”katanya. Penentuan awal bulan suci, Ramadan 1443 Hijriah nanti akan diumumkan oleh Menteri Agama. 

PENGAMATAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau hilal awal Bulan Ramadan 1443 H di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik pada Jumat, 1 April 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pantauan 1minute.id di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah mencoba untuk melihat Hilal melalui alat teropong bintang itu. Akan tetapi, kedua pemimpin di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mengaku tidak melihat Hilal. “Warna ne putih kabeh,”seloroh Wabup Aminatun Habibah. (yad)

Hilal Awal Ramadan Tak Terlihat di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik, Puasa Mulai Minggu  Selengkapnya

KAI Daop 8 Surabaya Hijaukan 20 Stasiun untuk Kenyamanan Pelanggan Kereta Api 

GRESIK,1minute.id – Stasiun Indro, Gresik bakal semakin asri dan nyaman. Sebab, PT Kereta Api Indonesia (KAI) perseroan Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melakukan penanaman pohon (Green Stasiun) pada Kamis, 31 Maret 2022. Program pelestarian lingkungan dan pro aktif mensukseskan program penghijauan “BUMN Hijaukan Indonesia” itu dipimpin oleh Deputy EVP Daop 8 Surabaya Mariyanto dan diikuti secara serentak 19 stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan kegiatan ini merupakan peran aktif perusahaan dalam program BUMN Hijaukan Indonesia. Melalui program Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan atau Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TJSL) Bina Lingkungan Perusahaan, KAI Daop 8 Surabaya menanam sebanyak 239 tanaman yang terdiri dari beberapa jenis, yakni Pucuk Merah, Tabebuya Kuning, Tabebuya Ungu, hingga tanaman buah-buahan.

“Dalam program ini, lokasi penanaman dilaksanakan di 20 stasiun yang berada di wilayah Daop 8 Surabaya,”kata Lukman Arif. Sebanyak, 20 stasiun Daop 8 Surabaya itu, diantaranya Stasiun Surabaya Pasarturi, Surabaya Kota, Malang, Indro Gresik, Porong, Tanggulangin, Sidoarjo, Tobo, Bojonegoro, Babat, Lamongan, Ngebruk, Tarik, Tandes, Blimbing, Wlingi, Tulangan, Kepanjen, Sengon, dan Wonokerto.

Langkah penghijauan stasiun wilayah Daop 8 Surabaya juga dilakukan dengan adanya beberapa taman di area stasiun, yang juga bagian dari peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Dengan semakin banyak stasiun yang asri dan indah maka pelanggan akan merasa nyaman saat akan menggunakan layanan kereta api.

“KAI berupaya untuk dapat terus meningkatkan kenyamanan dengan banyaknya tumbuhan di stasiun, sehingga diharapkan menghasilkan kualitas udara yang bersih kepada pelanggan kereta api saat berada di stasiun,”ucap Luqman Arif. Di Daop 8, sebelumnya telah menanam sebanyak 11.495 pohon, dan secara nasional KAI telah melakukan penanaman 56.337 batang pohon di stasiun, kantor, dan lokasi lainnya di wilayah operasi KAI sebagai bentuk BUMN Hijaukan Indonesia.

Upaya preservasi lingkungan KAI Daop 8 dilakukan dengan serius, mulai dari penanaman hingga pemeliharaan. Program berupa penghijauan ini akan berlanjut dengan jumlah pohon yang semakin banyak dan variatif pada tahun ini. Hal ini sebagai wujud keselarasan pembangunan infrastruktur yang tetap mendukung pelestarian, konservasi, dan menjaga ekosistem lingkungan setempat. (yad)

KAI Daop 8 Surabaya Hijaukan 20 Stasiun untuk Kenyamanan Pelanggan Kereta Api  Selengkapnya

Ini Khasiat Buah Merah Khas Bawean 

GRESIK,1minute.id – Tanaman Buah Merah asli Bawean menarik perhatian dalam peringatan Hari Air Sedunia 2022 di Gresik. Tanaman itu ditandur oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman di dekat rumah pompa Banjar Anyar-2 di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Rabu, 30 Maret 2022.

Buah Merah tergolong tanaman langka. “Ini (tanaman) bisa dibudidayakan,”kata Washil-panggilan-Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman disela acara pada Rabu, 30 Maret 2022.
Apa khasiat Buah Merah Khas Bawean itu? Sejumlah literatur yang dikumpulkan wartawan  1minute.id  menyebut, buah merah berbentuk bulat, memiliki bulu halus, dan berwarna merah jika sudah matang atau tua.

Ada dua jenis buah merah yakni  Merah Biasa dan Mentega. Buah merah biasa  memiliki tekstur daging yang lembut dan bau yang khas. Sedangkan, buah merah mentega berwarna agak kuning dan tekstur daging yang lebih lembut serta baunya lebih khas. 

Buah merah dapat dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi jus, brownis, dan jenis kue lainnya. Lalu apa khasiat mengkonsumsi buah Merah Khas Bawean? Diantaranya, Mencegah kanker. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah merah dapat melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas ; mencegah diabetes ; mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit lain yang terkait ; menjaga kesehatan mata serta membantu mencegah hepatitis B. Itu khasiat Buah Merah Khas Bawean. (yad)

Ini Khasiat Buah Merah Khas Bawean  Selengkapnya

Ada Buah Merah Khas Bawean Diperingatan Hari Air Sedunia Di Gresik

GRESIK,1minute.id – Ratusan bibit pohon ditanam dan ribuan benih ikan ditebar di dekat rumah pompa Banjar Anyar 2 Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 30 Maret 2023.  Penanaman 665 pohon dan  penebaran 5 ribu benih ikan dilakukan untuk memperingati Hari Air Sedunia itu dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Puluhan jenis pohon produktif yang ditanam lahan aset Pemkab Gresik di dekat jalan Tol KLBM itu. Yang menarik perhatian adalah tanaman Buah Merah Khas Bawean. Tanaman langka asli Bawean itu ditandur oleh Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman. 

Achmad Washil Miftahul Rachman pada kesempatan itu meminta kepada aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Gresik aksi menanam pohon ini tidak hanya sekadar simbolis. “Tanaman yang sudah ditanam harus dirawat dengan baik. Sehingga bisa tumbuh dengan baik,”ujarnya. Saat ini, penanaman pohon masih di musim hujan kemungkinan bakal hidup. 

“Kami berharap teman-teman di rumah pompa bisa melakukan penyiraman secara penuh pada musim kemarau nanti. Sehingga dampaknya pohon yang ditanam bisa hidup. Dan,  ini salah satu yang membahagiakan kita setelah sekian tahun kemudian. Pohon-pohon menjadi resapan air tanah,”tegas mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu. 

Washil-panggilan-Achmad Washil Miftahul Rachman berharap gerakan menanam pohon tidak terhenti. Ia lalu mencontohkan program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bernama Sehari Menanam Satu (SMS) Pohon. “Kalau bisa ditambahkan sehari menanam sak karape ,”ujarnya.  

Lahan penanaman harus dilakukan ditempat strategis. “Bila kemungkinan berkembang bisa untuk anak cucu kita kelak yang bisa menjadi sumber air,”ujar mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman – kini menjadi- Dina Cipta Karya  Perumahandan Kawasan Permukiman (CK-PKP) Gresik itu. Peringatan Hari Air Sedunia diperingati setiap 22 Maret. Tahun ini bertemakan “Air Tanah, Membuat yang Tak Terlihat menjadi Terlihat“. (yad)

Ada Buah Merah Khas Bawean Diperingatan Hari Air Sedunia Di Gresik Selengkapnya

Lantunan Puisi Atiqotur Rizqiyah Menghipnotis Santri Ponpes Zainal Abidin Bungah 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Isra Mikraj di Pondok Pesantren (Ponpes) Zainal Abidin, Desa Bungah, Kecamatan Bungah khidmat pada Selasa malam, 29 Maret 2022. Peringatan peristiwa penting perjalanan Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat 5 waktu itu diisi serangkaian kegiatan menyambut bulan suci, Ramadan. Antara lain dengan membaca Salawat, doa bersama dan pentas seni religi. 

Pentas seni menampilkan salah satu santri peraih juara baca puisi tingkat Nasional. Ia adalah Atiqotur Rizqiyah. Ia membacakan puisi berjudul “Doa”. Suara gadis yang lembut dan merdu itu seakan menghipnotis para tamu undangan serta santriwan-santriwati yang hadir. 

Atiqotur Rizqiyah adalah santri Ponpes Zainal Abidin, Kecamatan Bungah, Gresik. Ia siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik kelas X. Gadis berhijab asal Kecamatan Panceng itu sudah malang melintang di panggung teater dan seni sejak awal masuk sekolah. Sejumlah prestasi diraihnya. Salah satunya, Juara III lomba baca puisi Universitas Wijaya Kusuma (UWK) pada 19 Maret 2022 lalu.

Kepala Madrasah Diniyah (Madin) Ponpes Zainal Abidin Abdul Malik mengaku bangga atas prestasi santri didiknya. Menurutnya, bakat para santri harus terus digali dan dikembangkan. Dengan demikian, potensi yang dimiliki akan memperoleh penyaluran yang positif. 

“Apalagi di era digital seperti saat ini, santri tidak hanya belajar mengaji, tetapi juga belajar ilmu-ilmu yang lain, seperti ekonomi, manajemen, teknologi, bahasa, bahkan ilmu siyasah atau politik sekalipun, sehingga ketika nanti sudah terjun di tengah masyarakat bisa benar-benar mumpuni,”katanya. 

Namun, Malik mengingatkan santri-santri untuk senantiasa tekun belajar agar menjadi pribadi yang memiliki budi pekerti serta akhlakul karimah yang baik. Sehingga tidak hanya mengedepankan akal dan keilmuan saja, tetapi juga bisa menghargai sesama dan menjaga diri dari sifat sombong.

“Karena sepintar-pintarnya seseorang jika tidak memiliki akhlak maka akan diacuhkan oleh orang di sekitarnya, untuk itu yang terpenting bagi santri adalah memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik,” pesannya.

Sementara Pengasuh Ponpes Zainal Abidin, KH. Mohammad Ali Musthofa banyak memberikan wejangan kepada santri-santri tentang pentingnya merawat kaifiyah atau tatacara belajar yang baik, agar bisa mendapatkan ilmu yang manfaat barokah. 

“Tanda orang yang cinta ilmu itu siap melakukan apapun demi meraih ilmu yang diinginkan, seperti disiplin ngaji, tekun belajar, dan cinta membaca kitab-kitab,” katanya.
Begitu sederhana dan sangat mengena pesan yang diterangkan KH. Mohammad Ali Musthofa membuat para tamu undangan dan para santri-santri hening khusyuk mendengarkan.

”Semoga santri-santri senantiasa sehat dan mendapat ilmu yang manfaat barokah fiddini waddunya wal akhiroh,”doa KH. Mohammad Ali Musthofa. Selain pembacaan puisi Atiqotur Rizqiyah, acara juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah kelompok tari santri dalam pentas seni, sekaligus pembacaan para juara dalam musabaqoh yang telah digelar sebelumnya. (yad)

Lantunan Puisi Atiqotur Rizqiyah Menghipnotis Santri Ponpes Zainal Abidin Bungah  Selengkapnya

Dispendik Gresik Siapkan Kurikulum Mulok Sejarah Lokal Gresik  

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyiapkan empat program pada tahun ajaran baru 2022/2023 nanti. Empat program adalah kurikulum bermuatan lokal (mulok) tentang Sejarah Lokal Gresik, Edukasi Wisata, Tahfidz Pelajar. Satu program lainnya adalah CSR Bidang Pendidikan. 

Keempat program anyar resmi dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 28 Maret 2022. Empat program tersebut gagasan dan inovasi Dispendik Gresik bertujuan membuat generasi muda menjaga kearifan lokal dan budaya islami di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Selain itu, menyiapkan generasi muda khususnya di Kabupaten Gresik  di era digitalisasi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya dari sejarah kita bisa belajar tentang kejayaan masa lampau dari sejarah pula kita bisa melihat kehancuran dimasa lampau. Kabupaten Gresik, katanya, merupakan Kota tua dengan budaya dan toleransi beragama yang sudah ditunjukkan beberapa abad lalu.

“Adanya kurikulum sejarah lokal Gresik sangat penting untuk menjaga budaya dan melestarikan kearifan lokal sejarah yang ada di Kabupaten Gresik yang belum tentu dimiliki kabupaten atau Kota lain yang ada di Indonesia,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. 

Ada tiga unsur untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya, Pemerintah, Pendidikan, dan Perusahaan. “Tiga unsur kita ajak mereka untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia dalam bentuk tanggung jawab sosial,”terangnya.

Ia berharap kurikulum yang baru diharapakan anak didik lebih progresif, yang siap menghadapi tantangan dimasa kini dengan melihat situasi dimasa datang, mengikuti perkembangan zaman dimana transformasi digital yang akselerasinya luar biasa. “Mari kita siapkan generasi kita dengan didorong kurikulum digitalisasi pendidikan,”jelasnya.

Gresik Kota Santri, kegiatan tahfidz, Pondok Ramadan dan kegiatan yang bersifat keagamaan lainnya harus terus dibangun dan digaungkan hal ini untuk tetap menjaga kearifan lokal dan melestarikan budaya kota santri. “Mudah-mudahan dengan adanya kurikulum baru generasi muda kabupaten Gresik siap menghadapi tantangan dimasa depan,”harap Gus Yani. 

Launching empat kurikulum itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Asisten III Administrasi Umum Abu Hassan, Perwakilan HIPMI, Ketua Gapensi, Perwakilan APINDO, Perwakilan PHRI, Ketum Gresik Heritage dan Kepala Sekolah se Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengatakan, peluncuran empat kurikulum baru muatan lokal karena ikut bertanggung jawab turut menentukan masa depan generasi muda di Kabupaten Gresik. “Kami ingin menjadi motor untuk menggerakkan ini. Karena ini amanat Undang-Undang Republik Indonesia,”katanya. 

Terkait dengan percepatan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) , Hariyanto mengatakan, pihak akan berkolaborasi dengan perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Pasalnya, perbaikan sarpras dengan mengandalkan anggaran dari APBD atau APBN yang nilainya hanya Rp 30 miliar sampai Rp 35 miliar per tahun membutuhkan waktu sampai 12 tahun untuk mengatasi masalah tersebut.

“Dinas Pendidikan berkolaborasi dan menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) dengan dukungan penuh Bupati Gresik Dinas Pendidikan harus menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan kedepan,”tegas Hariyanto. (yad)

Dispendik Gresik Siapkan Kurikulum Mulok Sejarah Lokal Gresik   Selengkapnya

Eduwisata KPI Tawarkan Aneka Buah, Cocok Untuk Bukber Puasa


GRESIK,1minute.id – Kebun Pak Inggih (KPI) menjadi jujugan masyarakat dan para pelajar. KPI yang lokasinya berdekatan dengan destinasi wisata Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik itu menawarkan sensasi berbeda.

Di destinasi anyar ini, pengunjung bisa menikmati aneka buah. Sangat cocok bagi pelajar sebagai eduwisata. Abdul Halim, pengelola KPI mengatakan, Agrowisata Kebun Pak Inggih berbeda dengan destinasi lainnya. Sebab, di KPI ini tumbuh aneka buah. “Bahkan tanaman buah yang nyaris punah di budidaya di Agrowisata KPI,”ujar Abdul Halim yang juga Pak Inggih-sebutan lain-kepala desa (Kades) Sekapuk itu pada Senin, 28 Maret 2022. 

Tanaman nyaris punah itu antara lain Juwet Putih, Trenggulun, Mojopahit, Mojolegi, Plum Manila dan Anggur Pohon. Selain tanaman buah langka, wisatawan juga bisa menikmati buah Manggis, Rambutan, Matoa, Matalada, Kelengkeng Merah,  Durian dan Belimbing. 
Kebun Pak Inggih memiliki luas lahan 2,5 hektar. Lokasi berdekatan dengan destinasi wisata Setigi yang sudah kesohor itu.

Dua destinasi itu, dikelola oleh Pemerintah desa (Pemdes) setempat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kades Abdul Halim adalah CEO-nya. Inisiator berdirinya dua destinasi wisata yang telah mengubah perekonomian warga desanya itu. 

Halim mengatakan, selain tanaman buah, KPI juga terdapat tanaman bunga. ” Banyak titik taman dan jenis bunga yang bisa buat latar foto dan video anda, belum lagi spotfoto instagramable sudah disiapkan untuk anda para pengunjung agrowisata yang sangat istimewa,”katanya. 

Selama bulan suci Ramadan,  agrowisata KPI buka mulai pukul 09.00 sampai 18.00 WIB. Sedangkan, Wisata Setigi  buka mulai pukul 09.00 sampai pukul 17.00 WIB. “Buka puasa bersama (bukber) di KPI akan semakin nikmat,”katanya. (yad)

Eduwisata KPI Tawarkan Aneka Buah, Cocok Untuk Bukber Puasa Selengkapnya

Batik Gajah Mungkur Gresik Ramaikan Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jatim 

SURABAYA,1minute.id –  Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jawa Timur lebih semarak dengan hadirnya Batik Gajah Mungkur, Gresik. Batik Gajah Mungkur dipamerkan oleh Akhmad Khoiri. “Alhamdulillah, hari pertama ramai,”kata Akhmad Khoiri pada Minggu, 27 Maret 2022.

Pameran  Canting Jawa Wetan di gelar di  halaman Kantor Gubernur Jawa Timur mulai 26-28 Maret 2022. Semua batik tulis hasil produksi dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.  Batik Gajah Mungkur, Gresik, salah satunya.

Khoiri membawa sejumlah mahakarya dalam seni batik tulis itu. Semuanya, motif tentang Gresik. Ada motif kuliner Jubung, Pudak, Ikan Bandeng hingga rumah Gajah Mungkur berlokasi di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik. 

BATIK GAJAH MUNGKUR: Akhmad Khoiri, perajin dan pemilik Batik Gajah Mungkur ketika mengikuti pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jawa Timur pada Sabtu, 26 Maret 2022 (Foto : Akhmad Khoiri for 1minute.id)

Motif batik terbaru yang dibawa Khoiri adalah desain Rumah Gajah Mungkur. Desain antar dibuat limited edition atawa edisi terbatas. Hanya ada dua biji. “khusus karya Rumah Gajah Mungkur tidak dijual karena sudah diminta Museum Tekstil Jakarta. Saya buat dua, satu saya simpan dan satunya untuk museum,”katanya. 

Untuk diketahui Rumah Gajah Mungkur, salah satu destinasi wisata heritage di Gresik Kota Lama (GKL). Rumah Gajah Mungkur dibangun oleh Haji Djaelan (almarhum) pada 1881. Haji Djaelan adalah pengusaha penyamakan kulit terbesar saat ini. Dari bisnis usahanya, selain membangun Rumah Gajah Mungkur juga membangun sejumlah rumah di Kampung Kemasan.

Akhmad Khoiri, pemilik Batik Gajah Mungkur ini adalah keturunan keempat pasangan Haji Djaelan dan Romlah. 
Rumah Gajah Mungkur, menjadi jujugan para mahasiswa arsitektur dari berbagai negara. Mereka datang ke Kampung Kemasan dan Rumah Gajah Mungkur ini untuk kunjungan lapangan. Selain mengamati arsitektur, mereka belajar budaya Gresik. (yad)

Batik Gajah Mungkur Gresik Ramaikan Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jatim  Selengkapnya

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik


GRESIK,1minute.id – Jumlah santri mudik ke Pulau Bawean terus mengalir. Pekan lalu santri dari Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Kini, sejumlah santri dari sejumlah pondok pesantren (Ponpes) yang mendapatkan fasilitas sama. Yakni, antarjemput serta subsidi tiket kapal.  

Jumlah yang santri yang bakal mudik ke Pulau Bawean diperkirakan terus bertambah mendekati bulan suci, Ramadan nanti. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik yang bakal mudik ke Bawean atau pulang kampung ke Gresik berjumlah 1.684 santri. Dishub Gresik menyiapkan 36 unit moda transportasi bus untuk melayani antar dan jemput santri tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, program antar dan jemput serta subsidi tiket untuk santri ini wujud perhatian pemerintah Pemkab Gresik kepada para santri. “Program ini diharapkan bisa memudahkan para santri asal Gresik yang menimba ilmu di Pondok Pesantren yang tersebar di Jawa Timur untuk bisa pulang kampung,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai melepas santri dari Pelabuhan Gresik pada Kamis, 24 Maret 2022.

Pagi tadi ada 166 santri dari Ponpes Sidogiri, Pasuruan dan 41 Ponpes Salafiyah, Situbondo yang mudik ke Pulau Bawean. Mereka naik kapal cepat,  Express Bahari 8E. 
Bagi santri Gresik asal Bawean, kata Bu Min, kendala yang biasanya mereka hadapi adalah kehabisan tiket kapal, sehingga dengan adanya fasilitasi Dishub dan pemberian subsidi untuk tiket kapal pulang-pergi Gresik-Bawean kendala itu bisa teratasi.

“Program subsidi tiket untuk santri ini perdana kita lakukan tahun ini semoga dapat menyelesaikan masalah tersebut dan menjadi manfaat bagi santri kita,”harap wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.  “Semoga program antar jemput dan subsidi tiket kapal untuk santri ini bisa terus berlanjut,”kata Bu Min dan dijawab amin secara berjamaah oleh santri dan wali santri. 

Sementara itu, Kepala Seksi Penyeberangan Lalin pafa Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Arifin menambahkan fasilitasi kepulangan santri Jawa Timur asal Kabupaten Gresik yang dilakukan ini berlangsung dari Maret hingga April 2022.

“Jumlah total yang sudah masuk data sementara ini sebanyak 1.684 santri baik itu yang dari Bawean maupun non Bawean, dan ini masih bisa bertambah. Dishub sudah menyiapkan armada Bus sebanyak 36 unit yang siap mensukseskan program ini,”ujar Arifin.

Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tersebar di sejumlah pondok pesantren. Antara lain, Ponpes Lirboyo, Ponpes Gontor, Ponpes Tebu Ireng, Ponpes Sidogiri, Ponpes Salaafiyah, Ponpes Walisongo Situbondo, dan Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo (yad)

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik Selengkapnya