Lantunan Puisi Atiqotur Rizqiyah Menghipnotis Santri Ponpes Zainal Abidin Bungah 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Isra Mikraj di Pondok Pesantren (Ponpes) Zainal Abidin, Desa Bungah, Kecamatan Bungah khidmat pada Selasa malam, 29 Maret 2022. Peringatan peristiwa penting perjalanan Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat 5 waktu itu diisi serangkaian kegiatan menyambut bulan suci, Ramadan. Antara lain dengan membaca Salawat, doa bersama dan pentas seni religi. 

Pentas seni menampilkan salah satu santri peraih juara baca puisi tingkat Nasional. Ia adalah Atiqotur Rizqiyah. Ia membacakan puisi berjudul “Doa”. Suara gadis yang lembut dan merdu itu seakan menghipnotis para tamu undangan serta santriwan-santriwati yang hadir. 

Atiqotur Rizqiyah adalah santri Ponpes Zainal Abidin, Kecamatan Bungah, Gresik. Ia siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik kelas X. Gadis berhijab asal Kecamatan Panceng itu sudah malang melintang di panggung teater dan seni sejak awal masuk sekolah. Sejumlah prestasi diraihnya. Salah satunya, Juara III lomba baca puisi Universitas Wijaya Kusuma (UWK) pada 19 Maret 2022 lalu.

Kepala Madrasah Diniyah (Madin) Ponpes Zainal Abidin Abdul Malik mengaku bangga atas prestasi santri didiknya. Menurutnya, bakat para santri harus terus digali dan dikembangkan. Dengan demikian, potensi yang dimiliki akan memperoleh penyaluran yang positif. 

“Apalagi di era digital seperti saat ini, santri tidak hanya belajar mengaji, tetapi juga belajar ilmu-ilmu yang lain, seperti ekonomi, manajemen, teknologi, bahasa, bahkan ilmu siyasah atau politik sekalipun, sehingga ketika nanti sudah terjun di tengah masyarakat bisa benar-benar mumpuni,”katanya. 

Namun, Malik mengingatkan santri-santri untuk senantiasa tekun belajar agar menjadi pribadi yang memiliki budi pekerti serta akhlakul karimah yang baik. Sehingga tidak hanya mengedepankan akal dan keilmuan saja, tetapi juga bisa menghargai sesama dan menjaga diri dari sifat sombong.

“Karena sepintar-pintarnya seseorang jika tidak memiliki akhlak maka akan diacuhkan oleh orang di sekitarnya, untuk itu yang terpenting bagi santri adalah memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik,” pesannya.

Sementara Pengasuh Ponpes Zainal Abidin, KH. Mohammad Ali Musthofa banyak memberikan wejangan kepada santri-santri tentang pentingnya merawat kaifiyah atau tatacara belajar yang baik, agar bisa mendapatkan ilmu yang manfaat barokah. 

“Tanda orang yang cinta ilmu itu siap melakukan apapun demi meraih ilmu yang diinginkan, seperti disiplin ngaji, tekun belajar, dan cinta membaca kitab-kitab,” katanya.
Begitu sederhana dan sangat mengena pesan yang diterangkan KH. Mohammad Ali Musthofa membuat para tamu undangan dan para santri-santri hening khusyuk mendengarkan.

”Semoga santri-santri senantiasa sehat dan mendapat ilmu yang manfaat barokah fiddini waddunya wal akhiroh,”doa KH. Mohammad Ali Musthofa. Selain pembacaan puisi Atiqotur Rizqiyah, acara juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah kelompok tari santri dalam pentas seni, sekaligus pembacaan para juara dalam musabaqoh yang telah digelar sebelumnya. (yad)

Lantunan Puisi Atiqotur Rizqiyah Menghipnotis Santri Ponpes Zainal Abidin Bungah  Selengkapnya

Dispendik Gresik Siapkan Kurikulum Mulok Sejarah Lokal Gresik  

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyiapkan empat program pada tahun ajaran baru 2022/2023 nanti. Empat program adalah kurikulum bermuatan lokal (mulok) tentang Sejarah Lokal Gresik, Edukasi Wisata, Tahfidz Pelajar. Satu program lainnya adalah CSR Bidang Pendidikan. 

Keempat program anyar resmi dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 28 Maret 2022. Empat program tersebut gagasan dan inovasi Dispendik Gresik bertujuan membuat generasi muda menjaga kearifan lokal dan budaya islami di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Selain itu, menyiapkan generasi muda khususnya di Kabupaten Gresik  di era digitalisasi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya dari sejarah kita bisa belajar tentang kejayaan masa lampau dari sejarah pula kita bisa melihat kehancuran dimasa lampau. Kabupaten Gresik, katanya, merupakan Kota tua dengan budaya dan toleransi beragama yang sudah ditunjukkan beberapa abad lalu.

“Adanya kurikulum sejarah lokal Gresik sangat penting untuk menjaga budaya dan melestarikan kearifan lokal sejarah yang ada di Kabupaten Gresik yang belum tentu dimiliki kabupaten atau Kota lain yang ada di Indonesia,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. 

Ada tiga unsur untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya, Pemerintah, Pendidikan, dan Perusahaan. “Tiga unsur kita ajak mereka untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia dalam bentuk tanggung jawab sosial,”terangnya.

Ia berharap kurikulum yang baru diharapakan anak didik lebih progresif, yang siap menghadapi tantangan dimasa kini dengan melihat situasi dimasa datang, mengikuti perkembangan zaman dimana transformasi digital yang akselerasinya luar biasa. “Mari kita siapkan generasi kita dengan didorong kurikulum digitalisasi pendidikan,”jelasnya.

Gresik Kota Santri, kegiatan tahfidz, Pondok Ramadan dan kegiatan yang bersifat keagamaan lainnya harus terus dibangun dan digaungkan hal ini untuk tetap menjaga kearifan lokal dan melestarikan budaya kota santri. “Mudah-mudahan dengan adanya kurikulum baru generasi muda kabupaten Gresik siap menghadapi tantangan dimasa depan,”harap Gus Yani. 

Launching empat kurikulum itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Asisten III Administrasi Umum Abu Hassan, Perwakilan HIPMI, Ketua Gapensi, Perwakilan APINDO, Perwakilan PHRI, Ketum Gresik Heritage dan Kepala Sekolah se Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengatakan, peluncuran empat kurikulum baru muatan lokal karena ikut bertanggung jawab turut menentukan masa depan generasi muda di Kabupaten Gresik. “Kami ingin menjadi motor untuk menggerakkan ini. Karena ini amanat Undang-Undang Republik Indonesia,”katanya. 

Terkait dengan percepatan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) , Hariyanto mengatakan, pihak akan berkolaborasi dengan perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Pasalnya, perbaikan sarpras dengan mengandalkan anggaran dari APBD atau APBN yang nilainya hanya Rp 30 miliar sampai Rp 35 miliar per tahun membutuhkan waktu sampai 12 tahun untuk mengatasi masalah tersebut.

“Dinas Pendidikan berkolaborasi dan menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) dengan dukungan penuh Bupati Gresik Dinas Pendidikan harus menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan kedepan,”tegas Hariyanto. (yad)

Dispendik Gresik Siapkan Kurikulum Mulok Sejarah Lokal Gresik   Selengkapnya

Eduwisata KPI Tawarkan Aneka Buah, Cocok Untuk Bukber Puasa


GRESIK,1minute.id – Kebun Pak Inggih (KPI) menjadi jujugan masyarakat dan para pelajar. KPI yang lokasinya berdekatan dengan destinasi wisata Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik itu menawarkan sensasi berbeda.

Di destinasi anyar ini, pengunjung bisa menikmati aneka buah. Sangat cocok bagi pelajar sebagai eduwisata. Abdul Halim, pengelola KPI mengatakan, Agrowisata Kebun Pak Inggih berbeda dengan destinasi lainnya. Sebab, di KPI ini tumbuh aneka buah. “Bahkan tanaman buah yang nyaris punah di budidaya di Agrowisata KPI,”ujar Abdul Halim yang juga Pak Inggih-sebutan lain-kepala desa (Kades) Sekapuk itu pada Senin, 28 Maret 2022. 

Tanaman nyaris punah itu antara lain Juwet Putih, Trenggulun, Mojopahit, Mojolegi, Plum Manila dan Anggur Pohon. Selain tanaman buah langka, wisatawan juga bisa menikmati buah Manggis, Rambutan, Matoa, Matalada, Kelengkeng Merah,  Durian dan Belimbing. 
Kebun Pak Inggih memiliki luas lahan 2,5 hektar. Lokasi berdekatan dengan destinasi wisata Setigi yang sudah kesohor itu.

Dua destinasi itu, dikelola oleh Pemerintah desa (Pemdes) setempat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kades Abdul Halim adalah CEO-nya. Inisiator berdirinya dua destinasi wisata yang telah mengubah perekonomian warga desanya itu. 

Halim mengatakan, selain tanaman buah, KPI juga terdapat tanaman bunga. ” Banyak titik taman dan jenis bunga yang bisa buat latar foto dan video anda, belum lagi spotfoto instagramable sudah disiapkan untuk anda para pengunjung agrowisata yang sangat istimewa,”katanya. 

Selama bulan suci Ramadan,  agrowisata KPI buka mulai pukul 09.00 sampai 18.00 WIB. Sedangkan, Wisata Setigi  buka mulai pukul 09.00 sampai pukul 17.00 WIB. “Buka puasa bersama (bukber) di KPI akan semakin nikmat,”katanya. (yad)

Eduwisata KPI Tawarkan Aneka Buah, Cocok Untuk Bukber Puasa Selengkapnya

Batik Gajah Mungkur Gresik Ramaikan Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jatim 

SURABAYA,1minute.id –  Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jawa Timur lebih semarak dengan hadirnya Batik Gajah Mungkur, Gresik. Batik Gajah Mungkur dipamerkan oleh Akhmad Khoiri. “Alhamdulillah, hari pertama ramai,”kata Akhmad Khoiri pada Minggu, 27 Maret 2022.

Pameran  Canting Jawa Wetan di gelar di  halaman Kantor Gubernur Jawa Timur mulai 26-28 Maret 2022. Semua batik tulis hasil produksi dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.  Batik Gajah Mungkur, Gresik, salah satunya.

Khoiri membawa sejumlah mahakarya dalam seni batik tulis itu. Semuanya, motif tentang Gresik. Ada motif kuliner Jubung, Pudak, Ikan Bandeng hingga rumah Gajah Mungkur berlokasi di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik. 

BATIK GAJAH MUNGKUR: Akhmad Khoiri, perajin dan pemilik Batik Gajah Mungkur ketika mengikuti pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jawa Timur pada Sabtu, 26 Maret 2022 (Foto : Akhmad Khoiri for 1minute.id)

Motif batik terbaru yang dibawa Khoiri adalah desain Rumah Gajah Mungkur. Desain antar dibuat limited edition atawa edisi terbatas. Hanya ada dua biji. “khusus karya Rumah Gajah Mungkur tidak dijual karena sudah diminta Museum Tekstil Jakarta. Saya buat dua, satu saya simpan dan satunya untuk museum,”katanya. 

Untuk diketahui Rumah Gajah Mungkur, salah satu destinasi wisata heritage di Gresik Kota Lama (GKL). Rumah Gajah Mungkur dibangun oleh Haji Djaelan (almarhum) pada 1881. Haji Djaelan adalah pengusaha penyamakan kulit terbesar saat ini. Dari bisnis usahanya, selain membangun Rumah Gajah Mungkur juga membangun sejumlah rumah di Kampung Kemasan.

Akhmad Khoiri, pemilik Batik Gajah Mungkur ini adalah keturunan keempat pasangan Haji Djaelan dan Romlah. 
Rumah Gajah Mungkur, menjadi jujugan para mahasiswa arsitektur dari berbagai negara. Mereka datang ke Kampung Kemasan dan Rumah Gajah Mungkur ini untuk kunjungan lapangan. Selain mengamati arsitektur, mereka belajar budaya Gresik. (yad)

Batik Gajah Mungkur Gresik Ramaikan Pameran Canting Jawa Wetan di Kantor Gubernur Jatim  Selengkapnya

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik


GRESIK,1minute.id – Jumlah santri mudik ke Pulau Bawean terus mengalir. Pekan lalu santri dari Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Kini, sejumlah santri dari sejumlah pondok pesantren (Ponpes) yang mendapatkan fasilitas sama. Yakni, antarjemput serta subsidi tiket kapal.  

Jumlah yang santri yang bakal mudik ke Pulau Bawean diperkirakan terus bertambah mendekati bulan suci, Ramadan nanti. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik yang bakal mudik ke Bawean atau pulang kampung ke Gresik berjumlah 1.684 santri. Dishub Gresik menyiapkan 36 unit moda transportasi bus untuk melayani antar dan jemput santri tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, program antar dan jemput serta subsidi tiket untuk santri ini wujud perhatian pemerintah Pemkab Gresik kepada para santri. “Program ini diharapkan bisa memudahkan para santri asal Gresik yang menimba ilmu di Pondok Pesantren yang tersebar di Jawa Timur untuk bisa pulang kampung,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai melepas santri dari Pelabuhan Gresik pada Kamis, 24 Maret 2022.

Pagi tadi ada 166 santri dari Ponpes Sidogiri, Pasuruan dan 41 Ponpes Salafiyah, Situbondo yang mudik ke Pulau Bawean. Mereka naik kapal cepat,  Express Bahari 8E. 
Bagi santri Gresik asal Bawean, kata Bu Min, kendala yang biasanya mereka hadapi adalah kehabisan tiket kapal, sehingga dengan adanya fasilitasi Dishub dan pemberian subsidi untuk tiket kapal pulang-pergi Gresik-Bawean kendala itu bisa teratasi.

“Program subsidi tiket untuk santri ini perdana kita lakukan tahun ini semoga dapat menyelesaikan masalah tersebut dan menjadi manfaat bagi santri kita,”harap wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.  “Semoga program antar jemput dan subsidi tiket kapal untuk santri ini bisa terus berlanjut,”kata Bu Min dan dijawab amin secara berjamaah oleh santri dan wali santri. 

Sementara itu, Kepala Seksi Penyeberangan Lalin pafa Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Arifin menambahkan fasilitasi kepulangan santri Jawa Timur asal Kabupaten Gresik yang dilakukan ini berlangsung dari Maret hingga April 2022.

“Jumlah total yang sudah masuk data sementara ini sebanyak 1.684 santri baik itu yang dari Bawean maupun non Bawean, dan ini masih bisa bertambah. Dishub sudah menyiapkan armada Bus sebanyak 36 unit yang siap mensukseskan program ini,”ujar Arifin.

Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tersebar di sejumlah pondok pesantren. Antara lain, Ponpes Lirboyo, Ponpes Gontor, Ponpes Tebu Ireng, Ponpes Sidogiri, Ponpes Salaafiyah, Ponpes Walisongo Situbondo, dan Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo (yad)

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik Selengkapnya

SIG Donasikan 999 Bibit Pohon Untuk Pelestarian Alam Dan Restorasi Kampung Long Duhung Di Wehea-Kelay

GRESIK1minute.id  –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyerahkan 999 bibit pohon kepada Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) pada Rabu, 23 Maret 2022. Bantuan bibit pohon untuk memperingati Hari Hutan Sedunia 2022.

Ratusan bibit pohon itu merupakan hasil dari partisipasi karyawan melalui kegiatan Virtual Race #MulaiBergerakDariRumah, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-9 SIG. Melalui kegiatan tersebut, seluruh karyawan SIG Group berhasil mengumpulkan jarak sejauh 45.490 km yang dikonversikan menjadi sebanyak 999 donasi bibit pohon.

Jenis pohon yang diserahkan diantaranya tanaman durian, rambutan, alpukat, meranti serta ulin. Selanjutnya bibit-bibit pohon tersebut akan ditanam di Kampung Long Duhung, Kecamatan Kelay, Berau, Kalimantan Timur.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan pemberian bibit ini merupakan salah satu upaya SIG dalam pelestarian alam dan restorasi di Kampung Long Duhung yang merupakan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Wehea-Kelay. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menularkan semangat yang dapat memicu dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian hutan.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan komitmen SIG yang mengedepankan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menjalanan operasional perusahaan. “Bagi SIG, sustainability adalah masa depan yang harus diwujudkan sejak sekarang,” kata Vita Mahreyni.

Sementara itu, Direktur Development dan Marketing YKAN Ratih Loekito menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh SIG kepada YKAN. “Pemberian 999 bibit pohon ini sebagai upaya reforestasi untuk mewujudkan Kampung Long Duhung menjadi desa makmur di tengah hutan yang lestari. Semoga kerja sama ini dapat bermanfaat bagi kelestarian alam serta kehidupan masyarakat disana,”kata Ratih Loekito.

Hutan memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah terjadinya pemanasan global. Hutan berfungsi sebagai media penangkap dan penyimpan karbon dioksida (CO2) dari atmosfer dalam jangka waktu yang lama dan merupakan salah satu upaya memitigasi pemanasan global dan perubahan iklim.

Komitmen Pelestarian Lingkungan SIG dalam Pelestarian Lingkungan telah melakukan reklamasi lahan pascatambang menjadi kawasan hutan. Salah satunya dilakukan di Pabrik Tuban. Hingga Februari 2022, SIG telah melakukan reklamasi lahan pascatambang batu kapur seluas 329,30 Ha dengan ditanami sebanyak 496.058 pohon diantaranya jati, johor, mahoni, sengon, flamboyan, kesambi, juwet hingga trembesi.

SIG senantiasa berpegang pada penerapan praktik penambangan yang baik dan sejalan dengan pelestarian lingkungan demi kehidupan yang berkelanjutan. Pelaksanaan reklamasi dilakukan secara terencana, mulai dari tahap pra-penambangan, sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, serta memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya.

Keberlanjutan (sustainability) adalah persoalan masa depan yang harus diwujudkan sejak masa kini. SIG sebagai bagian dari BUMN, berkomitmen menghasilkan kontribusi untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan, SIG punya tujuan besar untuk mengupayakan pembangunan masa depan yang lebih baik. (yad)

SIG Donasikan 999 Bibit Pohon Untuk Pelestarian Alam Dan Restorasi Kampung Long Duhung Di Wehea-Kelay Selengkapnya

Asah Kemampuan, Finalis Lomba Live Report PWI Gresik Dialog Bersama Ketua DPRD

GRESIK,1minute.id – Puluhan finalis lomba Live Report tingkat SMA sederajat berkunjung ke Gedung DPRD Gresik pada Senin, 21 Maret 2022. Kunjungan para finalis live report itu masih dalam rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 kerjabareng DPRD Gresik dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. 

Kedatangan finalis Lomba Live Report PWI Gresik ke gedung parlemen berkantor di Jalan K.H.Wachid Hasyim, Gresik itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul didampingi anggota Komisi III Lutfi Dhawam, dan Ketua Komisi I Muchamad Zaifudin.  Pertemuan yang dikonsep dengan diskusi tersebut berlangsung gayeng di ruang rapat Paripurna DPRD Gresik.

Para pelajar yang didampingi perwakilan guru masing-masing ini berkesempatan duduk di kursi wakil rakyat. Mereka pun tak menyia-nyiakan kesempatan saat bertatap muka secara langsung dengan para anggota legislatif. Berbagai pertanyaan dan aspirasi pun disampaikan. Para finalis lomba live report juga mendapat penjelasan tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari anggota legislatif.

Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir menyambut baik kedatangan para peserta lomba Live Report PWI Gresik. Pihaknya pun mempersilahkan mereka untuk masuk ke ruang paling sakral di kantor dewan, yaitu ruang rapat paripurna. “Saya harap di masa mendatang, kalian mampu menjadi penerus kami di DPRD. Mengawal aspirasi masyarakat dan ikut membangun Kota Gresik,”kata Abdul Qodir kepada para finalis.

Sepuluh finalis lomba Live Report tingkat SMA sederajat ini berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Gresik. Setiap tim terdiri 2-3 siswa. Finalis ini setelah berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya. Para finalis ini akan hadir di Puncak Kegiatan HPN 2022 , Anugerah Giri Pancasuar Awards di Gedung Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Kamis malam, 24 Maret 2022.

FOTO BARENG : Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir (tujuh dari kanan) bersama finalis dan guru pendamping lomba Live Report PWI Gresik ketika berkunjung ke kantor DPRD Gresik pada Selasa, 21 Maret 2022 ( Foto: PWI Gresik for 1minute.id)

Sebelum mimpi tersebut terwujud, lanjut Qodir, harapannya para siswa mulai terbiasa dengan dunia politik. Misalkan dengan aktif mengikuti organisasi, terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat serta memahami tupoksi anggota DPRD. Yakni fungsi pengawasan, anggaran dan regulasi. “Sehingga memiliki kapasitas yang mumpuni. Hal tersebut harus terus dipupuk sejak usia remaja,”papar Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Selanjutnya, politisi PKB ini telah menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh para siswa. Mulai dari permasalahan layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta inovasi yang dilakukan pemerintah namun belum mampu diterapkan secara efektif.

“Pertanyaan ini sepertinya ngalah-ngalahi (melebihi pertanyaan) wartawan,”canda Qodir sesaat sebelum mulai menjawab satu per satu pertanyaan pelajar.
Abdul Qodir pun mengaku bangga serta mengapresiasi atas semua pertanyaan dan juga masukan dari para pelajar. Hal tersebut juga menjadi bukti bahwa para siswa peduli terhadap perkembangan Gresik menjadi lebih baik. “Hal tersebut tentu wajib untuk terus diasah. Salah satunya dengan mengikuti kompetisi jurnalistik seperti yang dilakukan PWI Gresik,”tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi I DPRD Gresik, M. Zaifuddin. Menurutnya, para anak muda di era perkembangan teknologi sekarang memiliki kesempatan yang lebih terbuka. Yaitu dengan ikut menyampaikan aspirasi masyarakat. “Juga bisa terlibat untuk menyampaikan inovasi yang sudah dilakukan pemerintah kepada masyarakat awam,” jelasnya.

Program pemerintah salah satunya adalah mendorong sektor UMKM agar lebih berkembang. Dan, permasalahan yang sering dialami oleh para pelaku usaha yakni dalam hal administrasi maupun publikasi promosi. “Dengan kecakapan pelajar tentang media sosial. Tentu sangat membantu untuk pengembangan usaha,”tambah Anggota DPRD Lutfi Dhawam. (yad)

Asah Kemampuan, Finalis Lomba Live Report PWI Gresik Dialog Bersama Ketua DPRD Selengkapnya

Peringatan Hari Air Sedunia, Pegiat Lingkungan di Pulau Bawean Melepasliarkan 2 Ekor Penyu Sisik 


GRESIK,1minute.id – Dua ekor penyu dilepasliarkan ke laut lepas oleh komunitas pencinta lingkungan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Selasa, 22 Maret 2022. Pelepasliaran penyu sisik (Eretmochelys imbricata) di Pantai Pajinggahan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret.

Menurut Yusra, Kabid Penelitian, Pendidikan, Pengembangan SDM dan Inovasi Lembaga konservasi Bawean mengatakan, dua ekor penyu sisik hibah dari Sriyono, nelayan asal Bawean yang menemukan penyu terjerat jaring.”Penyu itu kemudian diambil dan dirawat dirumahnya sekitar sudah 15 hari,”ujar Yusra.

Sebelum dilepasliarkan sejumlah pegiat lingkungan yakni lembaga Konservasi Bawean, BKSDA Jatim Bawean, dan Masyarakat adat Bawean (MAB) melakukan pengukuran penyu tersebut. Penyu itu memiliki berat 3,4 kg, ukuran kerapas (panjang 34 cm dan lebar 31). Panjang dari kepala 45 cm, panjang kaki depan 17 cm, kaki belakang 10 cm. 

Sedangkan, satu penyu lainnya berukuran lebih besar. Yakni, berat 5,4 kg, ukuran kerapas (panjang 40 cm dan lebar 37), panjang dari kepala 53 cm, panjang kaki depan 21 cm, kaki belakang 13 cm. “Ini langkah awal kami untuk menyelamatkan habitat penyu di Pulau Bawean,”kata Yusra. Langkah selanjutnya, imbuhnya, amelakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar habitat penyu. “Tim RKW 11 Pulau Bawean juga akan aktif melakukan komunikasi terkait penyu dengan pemerhati penyu (Sriyono,Red),”katanya. 

Seperti diberitakan, pegiat lingkungan di Pulau Bawean resah. Sebab, habitat Penyu di kaki Bandara Harun Thohir, Pulau Bawean terancam punah. Pasalnya, tempat mereka bertelur mulai rusak. Rusaknya kawasan tersebut diduga akibat maraknya aktivitas tambang pasir secara ilegal. Selain itu, ditengarai adanya jual-beli telur penyu secara liar. 

“Banyak masyarakat yang kurang paham terkait biota tersebut yang dilindungi UU, Saya berharap ada dinas terkait segera mungkin melakukan sosialisasi dan memperdayakan masyarakat untuk lebih peduli akan habitat penyu,”kata seorang warga enggan disebutkan identitasnya pada Rabu, 23 Februari 2022.

Pada bulan-bulan tertentu penyu menuju daratan untuk bertelur. Di kawasan kaki Bandara Harun Thohir di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean salah tempat penyu bertelur kemudian menetas. Sebab, kawasan itu masih asri. Sejak beberapa bulan terakhir kawasan tempat penyu bertelur mulai rusak. Penyebab kawasan itu rusak akibat penambangan pasir secara ilegal. 

Kepala Bidang Penelitian, Pendidikan, Pengembangan SDM dan Inovasi dari Perkumpulan Peduli Konservasi Bawean Yusra mengatakan, penyu termasuk hewan dilindungi dan pantai Bawean termasuk salah satu tempat habitat penyu bertelur. Pihaknya mengajak kepada semua pihak dan masyarakat adat Bawean untuk melindungi dan melestarikan tempat singgah habitat penyu bertelur di kawasan konservasi pantai di kaki bukit bandara Harun Thohir Bawean. (yad)

Peringatan Hari Air Sedunia, Pegiat Lingkungan di Pulau Bawean Melepasliarkan 2 Ekor Penyu Sisik  Selengkapnya

Rusa Bawean Berbiak, Pemilik Penangkaran Tak Lagi Kuat Memberi Upah Penjaga


GRESIK,1minute.id –  Matahari mulai beranjak masuk peraduan. Puluhan ekor rusa mulai mendekati pagar seperti sedang menunggu makanan. Nur Samsi, Kepala Resor (area sektor) konservasi Wilayah 11 Pulau Bawean, Kabupaten Gresik datang sambil membawa makanan. 

Daun tanaman itu berwarna hijau. Segar. Puluhan ekor rusa bernama latin Axis Kuhli itu langsung menyerbunya. Puluhan Rusa terlihat doyan memakan dedaunan itu. Sehari Nur Samsi bertugas menyediakan makanan. Sedangkan, seorang penjaga bertugas memberikan  makan hewan yang pernah menjadi maskot Asian Games 2018 itu. 

“Sehari minimal kami memberikan makan tiga kali,”kata Nur Samsi ketika dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu sore, 20 Maret 2022. Untuk kebutuhan makan puluhan ekor Rusa itu membutuhkan biaya sekitar Rp 300 ribu per harinya. Rusa Bawean yang awalnya kurus, dengan ketelatenan Nur Samsi dan seorang penjaganya membuat hewan yang dilindungi itu semakin gemuk di tempat penangkaran di Batu Gebang, Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Bulu Rusa juga terlihat bersinar. Tidak lagi kusam. Artinya, di tempat penangkaran itu, Rusa Bawean terawat dengan baik. Sebab, makanan maupun vitamin bagi rusa terjamin. Sehingga populasi Axis Kuhli juga terus berbiak. Awalnya, 8 bulan lalu jumlah Rusa Bawean di tempat penangkaran hanya 28 ekor. Kemudian berbiak menjadi 30 ekor. Pada Jumat, 18 Maret 2022, salah satu induk rusa Bawean kembali beranak. Anak Rusa Bawean diberi nama Nisfu Syahban karena lahir bertepatan dengan Nisfu Syahban.

Di tempat penangkaran ini, jumlah rusa betina  mendomisi. “Jumlahnya sekitar 18-an ekor rusa betina. Awalnya dulu, Rusa jantan yang banyak,”tegasnya. 

Dengan semakin banyaknya Rusa Bawean otomatis biaya perawatan nanti akan bertambah. Nur Samsi risau. Sebab, sejak 4 bulan terakhir, pemilik penangkaran tidak lagi memberikan anggaran untuk petugas yang berjaga dan memberikan makanan kepada hewan. Kontrak penjaga akan berakhir dua bulan ke depan.  “Ini yang saya khawatirkan. Karena tanpa ada keeper Rusa Bawean khawatirkan tidak terurus dengan baik. Nanti, kami disorot media lagi karena rusa kurus,”katanya. 

Ia berharap, pemerintah turun tangan untuk memberikan anggaran bagi penjaga di tempat penangkaran Rusa Bawean itu. “Anggaran sekitar Rp 1 juta per bulan Saya rasa sudah cukup,”katanya. 

Untuk diketahui, sejak 1979 Pemerintah Indonesia menetapkan Rusa Bawean sebagai Satwa dilindungi. Pada 2008 Rusa Bawean masuk dalam daftar merah  international union for conservation of nature (IUCN) Red List, dengan kategori kritis alias critically endangered. 

Selain itu dikategorikan Appendix I Cities (convervation on international trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora). Artinya, rusa Bawean tergolong satwa langka yang jumlah di alam sudah sangat sedikit dan terancam punah sehingga tidak boleh diperdagangkan. 

Pada 2009, hasil pengamatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut jumlah Rusa Bawean diperkirakan berjumlah 600-an ekor. Survei lembaga konservasi pada 2017 , populasi Rusa Bawean ini berkurang ditaksir tersisa 400-an ekor. Miris, mengingat rusa Bawean adalah salah satu dari empat spesies rusa asli Indonesia. 

Di dunia ada 62 jenis rusa dan empat diantaranya endemik di Indonesia. Yakni Rusa Sumbar (cervus unicolor), Rusa Timor (Cervus timorensis) , Rusa Bawean (Axis Kuhli) dan Kijang (muntiacus muntjak). Rusa Bawean memiliki tinggi rata-rata 60-70 cm, panjang tubuh 105-115 cm. Bobot betina 15-25 kg dan jantan 19-30 kg. Ciri khas lainnya,  terlihat pada ekornya yang berwarna coklat  dan keputihan pada lipatan ekor bagian dalam. Panjang ekor sekitar 20 cm.

Ciri lain rusa Bawean memiliki tanduk (rangga) panjang. Tanduk bercabang tiga. Tanduk rusa mulai tumbuh ketika berumur 30 bulan. Tanduk berproses alami patah atau tanggal dan tumbuh lagi. Ketika berumur 7 tahun , rangga tumbuh menjadi tanduk permanen. Keunikan lainnya, rusa merupakan “binatang malam”, lincah dan tajam penglihatan malam hari. Rusa bawean mulai menjelajah habibat untuk mencari makan mulai pukul 17.00 hingga tengah alam. Pada siang hari, umumnya digunakan istirahat dan tidur. (yad)

Rusa Bawean Berbiak, Pemilik Penangkaran Tak Lagi Kuat Memberi Upah Penjaga Selengkapnya

Populasi Rusa Bawean Bertambah Satu Ekor Bernama Nisfu Syaban

GRESIK,1minute.id – Rusa Bawean di tempat penangkaran di Batu Gebang, Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik bertambah satu ekor.  Anak rusa itu diberi nama Nisfu Syaban. Nama itu disematkan karena anak rusa bernama latin Axis Kuhli itu lahir tepat pada malam Nisfu Syakban atau Jumat, 18 Maret 2022.

Bertambahnya satu ekor hewan langka yang pernah menjadi maskot Asian Games 2018 lalu membuat bahagia bagi masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean dan masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebab, bertambahnya hewan yang dilindungi itu populasi Rusa Bawean semakin bertambah banyak. 

Kepala Resor (area sektor) konservasi Wilayah 11 Pulau Bawean Nur Samsi membenarkan lahirnya anak Rusa Bawean. “Iya ada betina rusa yang melahirkan,”kata Nur Samsi dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Minggu, 20 Maret 2022. Kini, tambahnya, Rusa Bawean berjumlah 31 ekor di tempat penangkaran Batu Gebang. “Lebih menyenangkan lagi, populasi Rusa Bawean didominasi betina,”jelas Nur Samsi. 

Untuk diketahui, sejak 1979 Pemerintah Indonesia menetapkan Rusa Bawean sebagai Satwa dilindungi. Pada 2008 Rusa Bawean masuk dalam daftar merah  international union for conservation of nature (IUCN) Red List, dengan kategori kritis alias critically endangered. 

Selain itu dikategorikan Appendix I Cities (convervation on international trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora). Artinya, rusa Bawean tergolong satwa langka yang jumlah di alam sudah sangat sedikit dan terancam punah sehingga tidak boleh diperdagangkan. 

Pada 2009, hasil pengamatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut jumlah Rusa Bawean diperkirakan berjumlah 600-an ekor. Survei lembaga konservasi pada 2017 , populasi Rusa Bawean ini berkurang ditaksir tersisa 400-an ekor. Miris, mengingat rusa Bawean adalah salah satu dari empat spesies rusa asli Indonesia. 

Di dunia ada 62 jenis rusa dan empat diantaranya endemik di Indonesia. Yakni Rusa Sumbar (cervus unicolor), Rusa Timor (Cervus timorensis) , Rusa Bawean (Axis Kuhli) dan Kijang (muntiacus muntjak). Rusa Bawean memiliki tinggi rata-rata 60-70 cm, panjang tubuh 105-115 cm. Bobot betina 15-25 kg dan jantan 19-30 kg. Ciri khas lainnya,  terlihat pada ekornya yang berwarna coklat  dan keputihan pada lipatan ekor bagian dalam. Panjang ekor sekitar 20 cm.

Ciri lain rusa Bawean memiliki tanduk (rangga) panjang. Tanduk bercabang tiga. Tanduk rusa mulai tumbuh ketika berumur 30 bulan. Tanduk berproses alami patah atau tanggal dan tumbuh lagi. Ketika berumur 7 tahun , rangga tumbuh menjadi tanduk permanen. Keunikan lainnya, rusa merupakan “binatang malam”, lincah dan tajam penglihatan malam hari. Rusa bawean mulai menjelajah habibat untuk mencari makan mulai pukul 17.00 hingga tengah alam. Pada siang hari, umumnya digunakan istirahat dan tidur . 

Menurut Nur Syamsi, saat ini populasi Rusa Bawean diperkirakan sekitar 300 ekor. Mereka hidup lahan konservasi seluas  4.556,6 ha. Hampir separoh luas Pulau Bawean. Dilahan konservasi itu selain Rusa Bawean ada Babi Kutil, Landak dan Elang. (yad)

Populasi Rusa Bawean Bertambah Satu Ekor Bernama Nisfu Syaban Selengkapnya