Museum Virtual Masmundari Dirilis, Berkunjung ke Museum Tak Lagi Wajib Datang

GRESIK,1minute.id – Museum Masmundari resmi beroperasi pada Sabtu malam, 27 November 2021. Museum virtual sang maestro Damarkurung itu diresmikan secara hibrid oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik.

Museum virtual kali pertama itu lahirnya di bidani oleh tiga perempuan yakni Hidayatun Nikmah, Ayuningtyas, dan Dewi Nastiti. Mereka tergabung dalam Yayasan Gang Sebelah. Yayasan itu berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek). 

“Museum Digital Masmundari ini merupakan sebuah inovasi yang luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Perilisan museum ini dihadiri oleh keluarga almarhumah Masmundari. Mulai anak, sampai cicit seniman lukis asal Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik itu. Serta, puluhan seniman asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, politisi, akademisi hingga mahasiswa menjadi saksi lahir museum digital tersebut secara langsung. 

Antara lain, perwakilan dari Kemendikbud Ristek Yeni Lasmawati, anggota DPRD Gresik Syaikhu Busiri,  Rekor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Eko Budi Leksono, budayawan dan seniman Kris Aji, Nur Fakih, Oemar Zainuddin, dan Aris Dabul. Anak Masmundari diantaranya Rokayah.  Hadir secara virtual antara lain, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad melanjutkan,  masa pandemi Covid-19 membuat terus berinovasi dan cepat beradaptasi. Semua kalangan dari berbagai lapisan masyarakat harus dapat beradaptasi di era digitalisasi ini. “Yayasan Gang Sebelah sudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi, terbukti dengan dihadirkannya Museum Digital Masmundari yang merupakan contoh kecil dari kemajuan teknologi,”tuturnya. 

Damarkurung karya Masmundari ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kemendikbud pada 2017. Penetapan itu menunjukkan karya Damarkurung mirip lampion. Namun, Damarkurung berbentuk kubus. Lukisan Damarkurung oleh Masmundari berbentuk cerita. Dan, biasanya tentang kondisi sekitar. Tradisi pasar bandeng, atau orang mencari ikan di pelabuhan dan lainnya. Masmundari meninggal diusia 115 tahun. 

Pembina Yayasan Gang Sebelah Dewi Musdalifah mengatakan, sejarah Gresik tidak lepas dari kaum perempuan. Deretan panjang tokoh perempuan itu, diantaranya, Siti Fatimah binti Maemun ; Nyai Ageng Pinatih (ibunda angkat Sunan Giri) ; Waliyah Zaenab di Pulau Bawean dan Masmundari. 

“Ketiga perempuan muda (Hidayatun Nikmah, Ayuningtyas, dan Dewi Nastiti,Red) mencetuskan gagasan untuk mendokumentasikan karya Masmundari,  Yayasan Gang Sebelah meresponnya,”kata Dewi yang seorang penyair juga guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu.  Kini, Museum Masmundari telah lahir. Masyarakat bisa berselancar ke dalam museum virtual itu melalui saluran website. www.museummasmudari.com. Berkunjung ke museum tak lagi wajib datang (yad)

Museum Virtual Masmundari Dirilis, Berkunjung ke Museum Tak Lagi Wajib Datang Selengkapnya

Gang Sebelah dan Mendikbudristek Rilis Museum Virtual Masmundari

GRESIK,1minute.id – Masmundari, maestro pelukis Damarkurung akan mempunyai museum di Gresik. Museum virtual. Museum maestro Damarkurung itu diciptakan oleh Yayasan Gang Sebelah berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek). 

Rencananya, museum Masmundari (virtual berbasis website) pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu akan dirilis di Ruang Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik pada Sabtu lusa, 27 November 2021.
Perilisan museum virtual dilakukan secara hybrid dan dalam jaringan (daring) ini merupakan output dari program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) Kemendikbud Ristek 2021 kategori dokumentasi karya/pengetahuan maestro.

Direktur Acara Perilisan Museum Masmundari Hidayatun Nikmah mengatakan, spirit dan jalan hidup Masmundari perlu diproyeksikan dan digaungkan. Salah satu caranya adalah dengan membuat Museum Masmundari berbentuk virtual.

Kenapa virtual? Seperti yang kita tahu saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19, banyak museum buka tutup selama pandemi ini. “Jadi kami mencari solusi bagaimana agar manfaat museum dapat diakses tanpa hadir secara langsung di gedung. Jawabannya adalah museum virtual. Museum ini sendiri merupakan sebuah gagasan baru di Gresik,”ujar Ida-sapaan-Hidayatun Nikmah itu.

Ia menjamin, mengemas museum berbentuk virtual yang interaktif, agar dapat menjadi media pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan. “Sekaligus menjadi media promosi di dunia digital untuk menarik kembali minat masyarakat akan museum, damar kurung, dan Masmundari,” terangnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, tidak banyak pelukis perempuan di Gresik apalagi yang bisa menjadi seorang maestro. Kenyataan bahwa Masmundari tetap bisa berkarya dan berdaya sampai di usianya, 101 tahun. Seolah menjadi representasi karakter seniman maupun perempuan yang tangguh, ulet, kuat, dan gigih.

“Melalui museum ini, teladan Masmundari sebagai seorang maestro dan perempuan yang tangguh akan dihadirkan, untuk terciptanya generasi baru yang lebih siap dan kuat menghadapi segala perubahan zaman. Generasi yang berkarya juga berdaya,” pungkasnya. (yad)

Gang Sebelah dan Mendikbudristek Rilis Museum Virtual Masmundari Selengkapnya

Wabup Targetkan Porprov VII Jatim, Gresik Masuk 5 Besar

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menargetkan atlet Gresik bisa masuk lima besar di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim 2022. Ajang multi-turnamen dihelat 2 tahun sekali itu, rencananya digelar di empat kota yakni, Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.

Target 5 besar itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika membuka rapat kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Kamis, 25 November 2021.

“Gresik ini punya potensi untuk menyumbangkan atlet-atlet yang berprestasi, maka dalam rapat kerja ini Saya berharap bapak ibu bisa merencanakan secara jitu untuk apa saja yang bisa menjadikan atlet-atlet lebih berprestasi,”ujar Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Ia berharap Kabupaten Gresik bisa masuk ke dalam peringkat 5 besar agar bisa membawa nama harum Kabupaten Gresik di Provinsi Jawa Timur hingga di tingkat Nasional.  “Jangan tujuh besar, kemarin sudah tujuh besar kalau bisa nanti lima besar,”tegas Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Raker dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Gresik A.H Sinaga,  Wakil Ketua II KONI Jawa Timur M. Nabil, dan Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri. Dalam raker itu, Wabup Aminatun Habibah secara simbolis menyerahkan reward kepada atlet peraih medali dan official di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua. 

Atlet prestasi itu adalah Maulana Rifky Yavianda, peraih medali emas nomor 200 meter gaya bebas dari cabang olahraga (Cabor) Renang ; Andri Bagus Sugiarto, mendapatkan medali Perak Cabor atletik 100 meter final putra T11 dan medali Perak 200 meter final T11. Kemudian, Nazia, merebut medali perunggu Cabor Renang 50 meter gaya dada putri LCM perorangan open putri S8, S9 dan medali perunggu renang 50 meter gaya punggung putri LCM perorangan open putri S9. 

Selain atlet prestasi, Wabup Aminatun Habibah memberikan reward kepada official cabor  bulutangkis yaitu Muhammad Nur Cahya, serta Koko Pambudi Leksono selaku official pendamping atlet berprestasi. 
“Penghargaan ini diberikan agar semua atlet yang sudah mendapatkan medali maupun yang belum, lebih termotivasi dan semangat untuk menjalani Porprov tahun depan,”kata Wabup Aminatun Habibah. 

Kadispora Gresik A.H. Sinaga menambahkan pemberian reward untuk atlet dan official ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah  lewat Dispora bersama dengan KONI. Harapannya senada dengan Wabup, bahwa dengan pemberian reward ini insan olahraga terutama dari Kabupaten Gresik memiliki motivasi lebih untuk berjuang di berbagai kancah olahraga yang ada. 

Untuk diketahui, seharusnya Porprov VII berlangsung pada 2021 di empat kota, yakni Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo. Pandemi Covid-19 belum berakhir membuat jadwal berubah menjadi 2022. Selain perubahan tahun penyelenggaraan, KONI Jatim juga mengganti batasan usia atlet peserta Porprov VII nanti. Semula, atlet yang akan bertanding maksimal berusia 21 tahun. Dalam keputusan barunya, KONI Jatim mengubah regulasinya menjadi 22 tahun. (yad)

Wabup Targetkan Porprov VII Jatim, Gresik Masuk 5 Besar Selengkapnya

Masuk 32 Besar, Gresik United Semakin Percaya Diri

GRESIK,1minute.id – Tiket lolos ke babak 32 besar Liga 3 Regional Jawa Timur akhirnya dipegang Gresik United. M Irvan dkk siap memberikan yang terbaik untuk Ultrasmania dan masyarakat Gresik. 

Pelatih Gresik United Subangkit menjelaskan puas dengan apa yang ditampilkan anak asuhnya. Penampilan melawan Surabaya Muda bisa jadi modal bagus untuk menghadapi Babak 32 Besar. Terlebih, dia melihat pemainnya sudah mulai enjoy bertanding di Liga 3 Zona Jatim. ”Anak-anak sudah bermain dengan tenang. Tidak emosional dan terbebani,”kata Subangkit pada Senin, 22 November 2021.

Tiket Babak 32 Besar berhasil didapat
tidak lepas dari hasil evaluasi yang dilakukannya. Khususnya usai menelan kekalahan melawan Persida Sidoarjo di laga perdana. Dia pun akhirnya merubah cara bermain dan meningkatkan mental skuadnya.

Lolos ke Babak 32 Besar, Gresik United bakal melawan salah satu tim tiga terbaik di Liga 3 Zona Jawa Timur. Mantan Pelatih PSIS Semarang itu menjelaskan masih menunggu siapa calon lawan. Menunggu semua grup menyelesaikan pertandingan.

Sambil menunggu, Subangkit menjelaskan akan tetap melakukan evaluasi. Khususnya soal pelanggaran-pelanggaran tidak perlu yang kerap merugikan skuadnya dalam empat pertandingan di Grup C. ”Di babak 32 besar nanti harus hati-hati. Karena sistem gugur. Kesalahan sedikit bisa berakibat fatal,” terangnya.

Kepastian Gresik United lolos ke-32 besar setelah mengalahkan Surabaya Muda di Stadion Gelora Joko Samudro pada 15 November lalu. M. Irvan dkk menang telak atas lawannya Surabaya Muda lima gol tanpa balas. (yad)

Masuk 32 Besar, Gresik United Semakin Percaya Diri Selengkapnya

GU Libas Surabaya Muda dengan Skor 5-0.

GRESIK,1minute.id – Gresik United akhirnya lolos babak 32 besar Liga 3 Regional Jawa Timur. Kepastian itu setelah tim besutan Subangkit melibas Surabaya Muda dengan skor 5 – 0  di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Selasa, 16 November 2021.

Raihan positif itu, menempatkan Laskar Joko Samudro- julukan-Gresik United menempati posisi runner up di grup C dengan 9 poin. Lolos ke babak selanjutnya, 32 besar. 

Di babak pertama, Gresik United tampil menyerang dan langsung membobol gawang Surabaya Muda di menit ke-6 oleh Muhammad Irvan. Di menit ke-13 Ceppy Akhmad Pribadi menambah keunggulan GU menjadi 2-0. Anak asuh Subangkit itu, semakin agresif melakukan serangan dengan menambah dua gol lagi menjadi 4-0. Masing-masing di menit ke-29 dan 30 oleh M Alvin Hariyanto. 

Satu gol lagi bersarang ke gawang Surabaya Muda pada menit ke-72 oleh Aditya Anugerah. Skor 5 – 0 hingga Hariyanto, wasit asal Tulungagung meniup peluit panjang babak kedua berakhir. 

SELEBRASI : Aditya Anugerah usai mencetak gol di menit ke-72 ke gawang Surabaya Muda menjadi 5-0 di Stadion G-JOS pada Selasa, 16 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pelatih Kepala Gresik United, Subangkit mengatakan, hasil positif ini hasil dari belajar dari kekalahan juga kemenangan. “Jadi saya sudah mempelajari permainan Surabaya Muda dan Malang United kemarin. Mereka mempunyai kecepatan namun tidak bisa merusak pertahanan dari GU, karena sangat ketat sekali pertahanan kita,”kata Subangkit.

Menurut dia, menjadi runner up akan terus memantau tim yang lolos di grup Jatim lainnya. “Yang penting kita lolos di grup C Jatim, untuk selanjutnya kemungkinan tim Gresik United akan melawan runner up dari 14 grup terbaik di Jatim dan kita belum tahu kekuatan musuh kita. Namun kita tetap akan memantau pergerakan lawan yang lolos di grup masing – masing di Jawa Timur (Jatim),”jelas Subangkit.

Sementara pelatih Kepala Surabaya Muda, Mohammad Sirot menjelaskan, untuk pertandingan sore ini sudah maksimal. Bahkan instruksi sudah dilakukan oleh pemain. “Iya pemain kita nerves saat awal permainan yang kebobolan di awal menit babak pertama,”ujarnya. Lebih lanjut, untuk babak kedua sudah maksimal dalam permainan namun tidak bisa menjebol gawang Gresik United.

“Kami sudah merubah permainan di babak kedua namun tidak bisa membobol gawang Gresik United,”ungkapnya. Selain gol cepat di babak awal, kata Sirot, kondisi hujan membuat permainan anak asuhnya kurang maksimal. (yad)

GU Libas Surabaya Muda dengan Skor 5-0. Selengkapnya

Siswa SDIT Al Ibrah Juarai Lomba Tahfidz Quran hingga Esai

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Bahasa pada Oktober 2021 memberikan berkah bagi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Ibrah Gresik. Sekolah berlokasi di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) itu menempatkan tujuh siswanya sebagai juwara tingkat nasional dalam beberapa lomba literasi.

Tujuh siswa prestasi itu adalah Hafidzatun Najwa dan Hanun Adlyn Khairunnisa, menyabet juara I dan III di ajang lomba tahfidz Quran se-Jawa-Bali yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Firdaus Jembrana, Bali. 

Kemudian, ajang literasi se-Indonesia di SMPIT Insan Kamil, Sidoarjo, siswa SDIT Al Ibrah memboyong lima medali. Yakni. Khansa Zahirah Najla runner up lomba tahfidz;  Qoyyuma Shabira Aufa juara pertama lomba menulis esai ; Janeeta Malilah merebut juara I lomba pidato. Berikutnya,  Nahla ‘Ain Al Halwa dan Amrina Rosyada, masing-masing juara I untuk lomba cipta cerpen dan baca puisi.

Kepala SDIT Al Ibrah, M. Musyafak mengaku surprise dengan prestasi yang diraih anak didiknya. Ia mengaku tidak pernah memasang target terhadap para anak didiknya. Saat menghadap menjelang pelaksanaan lomba, ia berpesan jangan berorientasi pada kemenangan atau juara. 

“Tampilkan kemampuan secara maksimal. Perkara menang atau kalah, tidak usah terlalu dipikirkan, karena justru menjadi beban. Tampil saja seperti tanpa beban apa pun,”ujar Musyafak.

Musyafak menambahkan pada dasarnya sudah memiliki potensi masing-masing yang bisa dikembangkan. Karena itu, sejak kelas 1, sekolah telah melakukan pemetaan atas potensi yang dimiliki siswa berdasarkan bakat dan minat mereka. Karena itu, sekolah melakukan bina prestasi, sekaligus menyiapkan sejumlah guru khusus untuk melakukan pendampingan. 

“Ketekunan dan kesabaran para guru pembimbing dan pendamping ini juga punya andil dalam mengantarkan anak-anak yang punya bakat khusus ini dalam berprestasi,” katanya. 

Terpisah, Ustadzah Diah, guru pembimbing dan pendamping untuk lomba menulis esai, mengatakan, persiapan yang dilakukan relatif singkat. “Hanya seminggu menjelang lomba berlangsung,”katanya. Namun ia mengaku, Qoyyuma Shabira Aufa memang memiliki talenta di bidang literasi, khususnya menulis. Hal itu, katanya, sudah terlihat ketika putri pasangan Ferry Andian Sumirat dan Auditya Purwandini Sutarto itu diajak ngobrol santai untuk menggali ide yang akan jadikan detil topik tulisan.

“Dari segi genre tulisan, esai itu terbilang cukup berat untuk anak usia SD. Yang umum, anak seusia dia kan sukanya bikin puisi atau cerpen. Tapi saya cermati ananda Qoyyum (Qoyyuma Shabira Aufa,Red) memang memiliki talenta menulis cukup kuat. Ini pula yang memudahkan saat membuat kerangka tulisan. Semua ide juga kerangka tulisan dari dia, saya cuma mengarahkan saja,”ujarnya.

Tentang talenta menulis yang dimiliki Qoyyum, juga dibenarkan ibunya, Auditya Purwandini Sutarto. Bahkan, lanjutnya, bakat menulis itu sudah kelihatan sejak kecil. Bakat itu kemudian kerap diasah lewat berbagai diskusi dengan ayahnya. “Anaknya memang suka diskusi, baik dengan saya maupun ayahnya. Ada saja yang dibahas. Untuk menulis, selama ini lebih banyak berupa karya fiksi, khususnya puisi. Untuk esai ini, buat kami benar-benar surprise. Kami nggak nyangka kalau bisa juara,”ujar dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Gresik ini.

Bagaimana dengan Janeeta Malilah, juara pertama lomba pidato? Menurut guru pembiming dan pendampingnya, Ustadzah Alma, butuh waktu praktis cuma tiga hari untuk mempersiapkan diri. Waktu tiga hari itu, katanya, dimanfaatkan untuk tiga hal.

Persiapan lebih singkat dilakukan Janeeta Malilah. Peraih juara I lomba pidato ini, seperti diakui guru pembiming dan pendampingnya, Ustadzah Alma, butuh waktu praktis cuma tiga hari untuk mempersiapkan diri. Waktu tiga hari itu, katanya, dimanfaatkan untuk tiga hal yakni membangun dan membangkitkan rasa percaya diri, pemahaman teks, dan teknik hafalan.

“Kebetulan, pada ketiga aspek itu dia sudah bagus, sehingga tinggal berlatih dan moles saja,”kata Alma. Talenta Janeeta mulai terlihat di kelas II. “Ditunjang, anaknya memang nurut kalau dibimbing. Apalagi orang tuanya juga sangat mendukung,”ujarnya seraya mengisahkan, saat berlatih, ia kerap melakukan secara online via zoom bertiga dengan Janeeta dan ibunya. (yad)

Siswa SDIT Al Ibrah Juarai Lomba Tahfidz Quran hingga Esai Selengkapnya

Subangkit Inginkan Cetak Gol Cepat, GU Optimistis Lolos Babak Selanjutnya

GRESIK, 1minute.id – Gresik United menyisakan satu laga untuk  lolos babak selanjutnya di Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021. Laskar Joko Samudro akan bertemu dengan Surabaya Muda di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Selasa, 16 November 2021.

Subangkit, pelatih kesebelasan berjuluk Laskar Joko Samudro itu dengan tegas memasang target menang. Meski, hasil imbang sudah cukup bagi GU untuk lolos babak berikutnya karena unggul di agregat gol dari Surabaya Muda. Kedua kesebelasan mengantongi nilai 6 dari dua kali menang dan sekali kalah. Tapi, selisih gol GU lebih baik setelah pesta gol ketika bertemu FC Maestro 5 – 0 pada Minggu, 14 November 2021 lalu. 

Menghadapi laga krusial, Subangkit menegaskan anak asuhnya sudah sangat siap. Baik soal mental ataupun fisik. ”Pemain juga siap bertanding habis-habisan agar bisa menang. Kami tegaskan, kami ingin menang,”katanya. 

Subangkit mengaku  sudah menyiapkan strategi khusus untuk melawan Surabaya Muda. Dia sadar, lawannya punya lini serang yang cepat. ”Kami juga ingin cetak gol cepat agar pemain lebih percaya diri lagi. InsyaAllah kami dapat tiga poin,”harapnya.

Seperti janjinya usai kalah dari Persida Sidoarjo di pertandingan perdana pada 3 November lalu. ”Iya kami bertekad untuk sapu bersih semua laga sisa,” kata Pelatih Gresik United Subangkit. (yad)

TimMainMenangPoin
Persida Sidoarjo339
Gresik United326
Surabaya Muda326
Malang United413
FC Maestro300
klasmen Grup C Liga 3 Jawa Timur
Subangkit Inginkan Cetak Gol Cepat, GU Optimistis Lolos Babak Selanjutnya Selengkapnya

Islamic Cultural Karya Riyanto Jadi Magnet Pencinta Seni Lukis di Malaysia

GRESIK,1minute.id – Lima karya lukis Muhammad Riyanto terpajang di Fahrenheit 88, Kuala Lumpur, Malaysia. Lima karya pelukis yang tinggal di Grand Sutomo, Jalan DR Soetomo, Gresik itu berjudul Allah Greatness ; Islamic Cultural ” Walisongo Religius Transportation ” ; Dream ” Noah Ship Future ” ; Kolaborasi dan Leader Ship In Politik ” Win or Lose “. Semua lukisan menggunakan cat akrilik.

“Semuanya beraliran Surialis,”kata Ryanto dikonfirmasi selulernya pada Sabtu, 13 November 2021. Riyanto tidak menyangka semua karyanya lolos kurasi. Sebab, ia baru kali pertama mengikuti ekshibisi bertaraf internasional bertajuk Art is Fair in /KL/ Fahrenheit 88 ini. Sebanyak 500 karya seniman dunia dipamerkan mulai 11-28 November 2021. 

Sejumlah seniman Indonesia seperti Eriantoartme ; Hanisantana ; Suwandi Waeng ;  Nurali dan lainnya. Tapi, Riyanto, salah satunya seniman lukis asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang bisa masuk even global tersebut. Ia mengirimkan lima karya dalam pameran tersebut. “Alhamdulillah semua lolos kurasi. Bahkan, karya Saya masuk opening call,”kata pelukis kelahiran 47 tahun itu. 

Setelah dari Malaysia, lukisan Riyanto akan dipamerkan ke Philipina, Thailand dan Singapura. “Seneng,” ungkapnya. Riyanto ada seniman lukis unik. Sebab, setiap lukisan Riyanto selalu diselipkan tulisan kaligrafi. Ini yang membedakan Riyanto dengan pelukis lainnya. Dalam ekshibisi di Malaysia, hasil goresan tangan lelaki yang selalu memakai kopyah itu menjadi salah magnet bagi penggemar seni lukis di negeri Mahatir Mohamad itu. 

Lukisan itu berjudul Islamic Cultural “Walisongo Religius Transportation”. Dalam lukisan media kanvas ukuran 120 X 155 cm itu, Pelukis anggota Komunitas Galeri Seni Rupa Gresik (Gasrug) ini menggambarkan semua tempat ziarah makam Wali Songo itu telah dilengkapi dengan sistem moda transportasi modern yang  terintegrasi menjadi satu kesatuan.

Selain moda transportasi bus, kapal juga moda transportasi massal berupa kereta bawah tanah yang menghubungkan sembilan penyebar agama Islam di Indonesia itu. 

JUSTICE : Riyanto dengan karyanya berjudul Leader Ship In Politik ” Win or Lose ” yang sedang dipajang di ekshibisi di Malaysia mulai 11-28 November 2021 (Foto: Riyanto for 1minute.id)

Siapa Riyanto? Riyanto, tumbuh di keluarga pelukis. Ayahnya seorang pelukis kaligrafi kaca. Pamannya juga berkecimpung di bidang melukis. Ia mengikuti jejak ayah dan pamannya menjadi seorang pelukis kaligrafi. Ia memulai pameran sejak 1991. Karya-karya kaligrafi yang mengkritisi kondisi sosial masyarakat. 

Diantaranya, berjudul Dream Noah Ship Future juga sedang dipajang di Malaysia. Lukisan itu menggambarkan sebuah kapal pesiar yang mengangkut banyak penumpang. Beragam agama mereka. Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Di atas kapal pesiar itu, semuanya rukun.  “Andai dunia bisa damai. Akan sangat menyenangkan,” kata Riyanto suatu hari. 

Lewat lukisan itu, dia ingin bercerita kehidupan di darat yang menggambarkan kesibukan manusia yang sebenarnya. Sementara itu, di bagian bawah menceritakan bagaimana sebuah fondasi kehidupan. Kemudian, di fase langit adalah kehidupan setelah meninggal.

Di dalam lukisan yang bercerita tentang kehidupan tersebut, Riyanto tetap menyisipkan ayat-ayat Alquran di dalamnya. “Bagi saya sebenarnya setiap seniman punya cara penyampaiannya sendiri-sendiri. Dan menyampaikan secara visual itu paling mudah. Hal itu nantinya juga bisa membuat orang-orang bertanya,”jelas Riyanto. Lukisan kali terakhir berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustadz Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut. (yad)

Islamic Cultural Karya Riyanto Jadi Magnet Pencinta Seni Lukis di Malaysia Selengkapnya

Subangkit: GU Wajib Menang Lawan FC Maestro

GRESIK, 1minute.id – Tim besutan Subangkit, Gresik United akan melakoni laga ketiga Grup C Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021 pada Sabtu sore, 13 November 2021. 

Laskar Joko Samudro akan menghadapi FC Maestro di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Kepercayaan diri Dwi Agung dkk sedang meningkat setelah sebelumnya mengalahkan Malang United. Sementara, FC Maestro berada di klasemen juri kunci.

Diatas kertas, Gresik United tidak akan kesulitan meraih poin penuh, tiga angka. Sebab, kualitas pemain GU lebih unggul dari tim tamu, FC Maestro. Namun, pelatih Subangkit tetap mengingatkan anak asuhnya itu tidak memandang sebelah mata tim lawan. Tidak bermain serius. ”Itu yang saya tidak mau terjadi. Anak-anak wajib bermain serius, lawan siapapun, termasuk FC Maestro,” kata Pelatih Gresik United Subangkit.

Ia melanjutkan target meraih tiga poin wajib direbut. Subangkit menuturkan tidak mau kehilangan poin lagi di Grup C Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021. ”Kami tidak ingin bergantung pada tim lain untuk bisa lolos ke babak selanjutnya,”tegasnya.

Hal lain yang harus dilakukan skuadnya adalah bermain tenang. Hasil evaluasi dua pertandingan sebelumnya, pemain Gresik United kerap kali terbawa emosi ketika bermain. ”Jangan melakukan pelanggaran tidak perlu. Jangan sampai terkena kartu,” katanya.

Hasil evaluasi lain adalah soal memanfaatkan tiap peluang yang ada. Subangkit tidak ingin melawan FC Maestro, anak asuhnya terlalu banyak buang peluang lagi. ”Tiap peluang wajib jadi gol,”katanya. (yad)

Subangkit: GU Wajib Menang Lawan FC Maestro Selengkapnya

GU Bangkit Sikat Malang United Dua Gol

GRESIK,1minute.id – Janji Pelatih Subangkit,  Gresik United akan bangkit mulai dibuktikan. GU menggalahkan Malang United dengan skor 2 : 0 dalam Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021 di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Rabu, 10 November 2021.

Dua striker andalan Laskar Joko Samudro M. Irvan dan Alfin Hariyanto membobol gawang Malang United masing-masing di menit ke-37 dan ke-71. Mereka mencetak gol bertepatan di Hari Pahlawan. 

Subangkit menuturkan kemenangan kemarin tidak lepas dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan. Terutama di sisi pertahanan. ”Alhamdulillah berjalan dengan baik,”imbuhnya. 

Namun, dia berharap anak asuhnya tidak cepat puas. Sebab, masih ada dua laga sisa di Grup C Liga 3 Jawa Timur 2021 yang wajib disapu bersih dengan kemenangan. ”Rayakan secukupnya, langsung fokus ke laga selanjutnya,”tegasnya. 

SELEBRASI : Striker GU ketika merayakan gol ke gawang Malang United di Liga 3 Jawa Timur di Stadion Gelora Joko Samudro pada Rabu,10 November 2021 (Foto : Istimewa)

Subangkit mendedikasikan kemenangan tadi kepada Ultras Gresik. Kepada suporter yang selama ini tidak pernah lelah memberikan dukungan kepada Gresik United. ”Terima kasih atas semua doa dan dukungannya,”ucapnya. (yad)

GU Bangkit Sikat Malang United Dua Gol Selengkapnya