180 Siswa TK Mengikuti MIPA’S Got Talent MINU Tratee Putra Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 180 siswa Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Gresik mengikuti ajang MIPA’S Got Talent MINU Trate Putra Gresik. Kegiatan di halaman sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putra itu dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengapresiasi kepada MINU Trate Putera karena telah menyelenggarakan ajang pencarian bakat seperti ini. Menurut Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik, kegiatan pencarian bakat ini sebagai bentuk motivasi dalam mencetak anak didik yang handal dan mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi dimasa mendatang.

“Kegiatan ini bagus dan patut dipertahankan. Sebab menjadi sebuah motivasi untuk anak-anak agar mampu berkompetisi, baik dikancah Provinsi maupun nasional bahkan Internasional,”katanya.

Bu Min berharap, dengan adanya ajang pencarian bakat ini anak-anak Gresik tidak hanya berprestasi secara akademik saja, namun juga nonakademik. “Kami doakan agar kegiatan ini berjalan dengan sukses. Yang terpenting adalah anak-anak termotivasi dan mampu tampil percaya diri dihadapan juri. Hal ini juga melatih mental seorang anak untuk menjadi anak yang berbakat kedepannya,”harap Bu Min.

MIPA’S Got Talent MINU Trate Putra Gresik diselenggarakan dalam rangka menggali bakat siswa TK se-Kabupaten Gresik. Ada beberapa kategori yang dilombakan. Diantaranya, lomba mewarnai Damarkurung, Puisi, Azan, Tartil, Singing Competition dan Self Introduction.

Pembukaan diawali dengan penampilan Marching Band siswa MINU Terate Putera. Penampilan itu juga sekaligus sebagai bentuk simbolis penyambutan Wakil Bupati Gresik. Setelah itu, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan Pildacil oleh siswa MINU Trate Putera.

Wakil Kepala MINU Trate Putra M. Imron Rosyadi mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Gresik yang menyempatkan hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut. “Kami mewakili pihak panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan support sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,”katanya. (yad)

180 Siswa TK Mengikuti MIPA’S Got Talent MINU Tratee Putra Gresik Selengkapnya

Siswa SMPN 2 Gresik Gelar Karya Kewirausahaan, Sajikan 35 Menu Khas Gresik, Sejam Ludes Terjual 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 35 jenis kuliner khas Gresik dipamerkan di halaman UPT SMPN 2 Gresik pada Kamis, 6 Oktober 2022. Kuliner itu hasil karya siswa kelas VII sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik.

Gelar Karya Kewirausahaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila itu dibuka oleh Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim. Karena karya anak milenial, jenis menu cukup unik. Namun, tetap mempertahankan khas Gresik. Diantaranya, Kebab Krawu, Dimsum Otak-otak bandeng , Resoles Krawu, Susi Otak otak (Sutak) Bandeng, Onigiri Krawu, Bento Krawu, dan Lemper Krawu.

Ada juga Pie Pudak, Pudak Caramel (Pumel), Dadar Kemul , Bergedel Bandeng, Takoyaki Telur Bader serta Dawet Siwalan (Dalan). Kuliner itu, tidak hanya dipajang. Juga, di jual kepada siswa. Harganya tentu tidak bikin kantong bolong. Harga antara Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu.

GELAR KARYA SISWA: (ki-ka) Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim, Koordinator Pengawas sekolah Sarjuni dan Ahli IKM Suyatno melihat gelar karya Kewirausahaan siswa SMPN 2 Gresik pada Kamis, 6 Oktober 2022 ( Foto : SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

“Ini bagian dari pembelajaran kewirausahaan. Dalam waktu 1 jam semua ludes terjual,”kata Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim pada Kamis, 5 Oktober 2022. Ia menambahkan, kedepannya kuliner karya siswa akan dijual secara online. “Penjualan bisa melalui media sosial juga melalui jejaring aplikasi pertemanan, WhatsApp,”imbuhnya. 

Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila mengusung tema Kewirausahaan ini, imbuhnya, bertujuan membentuk karakter profil pelajar Pancasila dengan sikap dan perilaku melalui praktik cinta produk khas daerah. “Inovasi dan kreasi mereka unik. Kami mengapresiasi. Semoga dengan kreasi unik tercipta semangat terus belajar berinovasi,”harap Salim. 

Salim mengatakan, sebelum gelar karya, siswa kelas VII berjumlah 225 siswa, mendapatkan pelatihan membuat kuliner khas Gresik. Pelatihan bertajuk Kewirausahaana, makanan khas Gresik menghadirkan fasilatator Hj. Nur Rahmawati, pemilik Pudak Sari Kelapa yang terkenal di Gresik. Nur juga komite sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Pelatihan digelar pada Rabu, 28 September 2022.

“Hari ini (Kamis) gelar karyanya,”katanya. Gelar Karya dihadiri oleh Koordinator pengawas sekolah Sarjuni dan pelatih ahli implementasi kurikulum merdeka (IKM) Suyatno. (yad)

Siswa SMPN 2 Gresik Gelar Karya Kewirausahaan, Sajikan 35 Menu Khas Gresik, Sejam Ludes Terjual  Selengkapnya

Latih Siswa Jiwa Kewirausahaan, SMPN 2 Gresik Gelar Pelatihan Membuat Pudak khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pudak, salah satu makanan khas Gresik. Mayoritas warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pernah mencicipi pudak. Kini, pudak memiliki kaya rasa. Puduk putih berbahan beras Ketan ; pudak coklat-biasa disebut-Pudak Sagu dan Pudak Hijau atau pudak rasa pandan. 

Namun, tidak semua orang mengetahui bagaimana cara membuat, kemudian memasarkannya. Nah, UPT SMP Negeri 2 Gresik memberikan pengetahuan sejak dini kewirausahaan kepada peserta didik. Sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim  menggelar projek profil Pelajar Pancasila. Acara bertajuk Kewirausahaana, makanan khas Gresik menghadirkan fasilatator Hj. Nur Rahmawati, pemilik Pudaj Sari Kelapa Pudak yang terkenal di Gresik. Nur juga komite sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu.

Pesertanya adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 255 siswa. Pembelajaran kewirausahaan dipusatkan di halaman sekolah. Suasana pun riuh. Karena peserta antusias mengikuti pembelajaran itu. 

Menurut Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim, pembelajaran kewirausahaan ini bertujuan membekali siswa menjadi wirausahawan milenial yang Tangguh. Di UPT SMPN 2 Gresik terdapat program tema Ajar, salah  satu tema utama dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka adalah kewirausahaan. 

“Kegiatan ini mencakup yang dibutuhkan untuk menciptakan peluang kegiatan  kewirausahaan adalah suatu sikap pemberani untuk mengerahkan tenaga dan pikiran untuk mencapai suatu maksud,”kata Salim pada Rabu, 28 September 2022.

Dengan kegiatan tema kewirausahaan, imbuhnya, dilakukan oleh siswa mengambil risiko dengan penuh perhitungan, mampu memanfaatkan peluang, komunikatif, mampu memasarkan, mampu bernegosiasi. Seseorang berjiwa diharapkan dengan  kegiatan P5 ini kewirausahaan diharapkan memiliki kualitas dasar untuk siswa SMPN 2 Gresik yakni :

PAPARAN : Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim (kanan) ketika mendampingi fasilitator memberikan pelatihan kewirausahaan membuat Pudak, makanan khas Gresik kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gresik pada Rabu, 28 September 2022 ( Foto : SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

Daya Pikir

Dengan kualitas dasar “daya pikir kewirausaan” dimiliki karakteristik yakni  berpikir: kreatif, inovatif, orisinil, divergen, mengembangkan. Pionir berpikir: menciptakan produk dan layanan baru, memikirkan sesuatu yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain, menganalisis sebab akibat, menemukan sistem, sebagai agen perubahan, memikirkan masa depan, berintuisi tinggi, terampil mengambil keputusan, berpikir maksimal, positif dan versaitas berpikir sangat tinggi.

Daya Hati

Kualitas dasar daya hati kewirausahaan memiliki karakteristik sebagai berikut, memiliki prakarsa (inisiatif) tinggi: ada keberanian moral untuk mengenalkan hal-hal baru, proaktif, selalu ingin mencari perubahan yang lebih baik, tidak pernah merasa puas, terus menerus melakukan inovasi dan improvisasi demi perbaikan selanjutnya, dan keinginan menciptakan sesauatu yang baru.

Berintegritas tinggi: gigih, tekun, sabar, bekerja keras, pantang menyerah, dan berkomitmen tinggi, selalu menginginkan tantangan baru, selalu membangun keindahan cita rasa melalui seni, bersikap mandiri, selalu berusaha menciptakan dan meningkatkan nilai tambah sumberdaya.

Berani mengambil risiko: Berani berbeda, pro kepada perubahan dan tidak menyukai kemapanan, memiliki motivasi dan spirit untuk maju sangat kuat dilandasi oleh hubungan interpersonal bagus, pandai bergaul dan supel atau luwes dalam pergaulan, terarah pada tujuan akhir bukan tujuan sesaat.

Memiliki kemampuan untuk memobilisasi orang lain: melakukan apa saja yang terbaik, tidak suka mencari kambing hitam, membangun teamwork yang kompak, cerdas, dinamis, harmonis, dan lincah.

Melakukan  perbaikan secara terus menerus: mau memetik pelajaran dari kesalahan, dari kesuksesan, dan praktik-praktik yang baik, percaya diri dalam menciptakan peluang, memiliki daya saing tinggi tetapi mendasarkan pada nilai solidaritas, agresif/ofensif, humanis, terbuka terhadap umpan balik.

Daya Fisik

Kualitas dasar daya fisik kewirausahaan memiliki karakteristik sebagai berikut: menjaga kesehatan secara teratur, memelihara stamina tubuh dengan baik, memiliki energi yang tinggi, dan memiliki kebahagiaan hidup.

“Untuk menjadi wirausahawan harus memiliki disiplin, komitmen tinggi, jujur,  kreatif/Inovatif, mandiri dan realistis ,”kata Salim. (yad)

Latih Siswa Jiwa Kewirausahaan, SMPN 2 Gresik Gelar Pelatihan Membuat Pudak khas Gresik  Selengkapnya

Ketua YKB Jatim Ully Nico Afinta: SLB Kemala Bhayangkari Gresik Kebanggaan Jatim 

GRESIK,1minute.id – Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Jawa Timur Ny. Ully Nico Afinta mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Senin, 26 September 2022. Kehadiran istri Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta ke sekolah dalam rangka Peresmian Oemah Kreasi dan anjangsana serta bersilaturahmi dengan para pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik serta siswa SLB. 

Rombongan Ny. Ully Nico Afinta disambut oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Lina Azis didampingi Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dengan pemberian bunga oleh perwakilan siswa dan teatrikal diringi musik angklung. 

Ketua yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur Ny. Ully Nico Afinta,menuturkan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik merupakan salah satu sekolah kebanggaan Jawa Timur. Berbagai prestasi yang diraih baik tingkat provinsi maupun nasional menunjukkan kegigihan, keikhlasan dan kerja keras dari para guru untuk memberikan yang terbaik bagi siswanya. 

“Kami sangat bangga, betapa mulianya tenaga pendidik di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, karena selain memberikan ilmu dan mengajar juga penuh kesabaran yang luar biasa,”kata Ny. Ully Nico Afinta. 

Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur meresmikan Oemah Kreasi dengan ditandai pemotongan pita dan penandatanganan prasasti serta memberikan bantuan dan tali asih kepada siswa SLB. 

“Selamat SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik dengan Oemah Kreasi yang ada di depan gedung sekolah. Dapat menujang proses belajar mengajar di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik semoga membawa berkah dan manfaat para siswa menghasilkan keterampilan yang baru dan mengajari siswa lebih berani tampil dunia kerja nyata,”tutur Ny. Ully Nico Afinta. 

Ketua Yayasan Kemala Bhyangkari Cabang Gresik Ny. Lina Azis menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan dan motivasi Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur. Lebih lanjut, berbagai upaya yang telah dilakukan seperti menambah fasilitas sekolah guna untuk mengembangkan kualitas pendidikan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. 

“Untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik, kami juga mengadakan seminar dan etika bagi guru,” terangnya.  Ny. Ully Nico Afinta menyempatkan diri meninjau tiap ruangan untuk melihat fasilitas belajar siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. (yad)

Ketua YKB Jatim Ully Nico Afinta: SLB Kemala Bhayangkari Gresik Kebanggaan Jatim  Selengkapnya

Kapal Katamaran Multipurpose Karya Mahasiswa, Siswa SMK Maskumambang dan Parasandi Segera Berlayar 

GRESIK,1minute.id – Kapal Katamaran multipurpose segera berlayar. Kapal Fiberglass buatan “keroyokan” mahasiswa jurusan teknik perkapalan UMG, siswa SMK Maskumambang, Dukun dan nelayan itu memasuki tahapan finishing.

Diperkirakan kapal fiberglass  memiliki panjang 7 meter, lebar 3 meter yang dibuat di Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu rampung akhir September 2022. Ada dua kapal Katamaran Multipurpose yang sedang dikerjakan oleh mereka. Dan, satu kapal perbaikan karena bekas selama 7 tahunan. 

Pekerjaan tiga kapal ( dua pembuatan dsn satu perbaikan) dilakukan mulai pagi hingga sore hari. Pada Jumat, 23 September 2022 sekitar pukul 15.00 WIB, wartawan  1minute.id ketika mendatangi tempat pembuatan kapal Katamaran Multipurpose terlihat sejumlah siswa dan pekerjaan anggota Persatuan Penyelam Tradisional Pelestari Kawasan Pantai (Parasandi) Gresik melakukan pengamplasan. 

Menghaluskan atau mengamplas dempul yang ada di bagian lambung dan dak kapal. Pekerja itu, diantaranya, Nazrie Rachim, siswa kelas XII SMK Maskumambang, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu terlihat semangat. Nazrie tidak sendirian. Siswa jurusan teknik kontruksi kapal baja (TKKB) itu bersama 10 teman lainnya. Sebelas anak itu adalah siswa magang atau praktik kerja lapangan (PKL). Sore itu, mereka didampingi Ketua PKL Abdul Azis. 

“Kami sejak awal ikut magang pembuatan kapal ini,”kata Nazrie yang didapuk sebagai juru bicara siswa itu. Banyak pengalaman baru yang bisa didapatkan dalam proses magang ini. “Saya dan teman-teman jurusan TKKB. Disini, kami magang membuat kapal fiberglass. Ini baru kami,”jelas Nazrie.  Di tempat magang inu, Nazrie dkk mendapatkan pengetahuan yang tidak didapatkan di bangku sekolah. Yakni, pembuatan kapal fiberglass. “Saya di jurusan kapal Baja. Disini membuat fiberglass. Membuat kapal fiberglass lebih simpel,”katanya. 

Pandemi Covid-19 selama 2,5 tahun membuat sejumlah galangan kapal sepi order. Puluhan siswa SMK memasuki program magang atau PKL tidak bisa magang seluruhnya di galangan kapal yang ada di Gresik, Lamongan hingga Madura. Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG menjadi pilihan bagi siswa SMK yang dipimpin oleh Ahmad Yulianto.

Kepala PKL SMK Maskumambang Dukun Abdul Azis mengatakan, program magang pembuatan kapal Katamaran Multipurpose, berbahan fiberglass ini sebuah pengalaman baru. “Pengalaman baru bagi siswa ini, semoga bisa menambah luas pengetahuan,”kata Abdul Aziz pada Jumat, 23 September 2022. Selepas program magang ini, ia berharap siswa bisa menerapkan ilmu yang di sekolah. “Minimal nanti siswa bisa membuat miniatur kapal fiberglass di sekolah,”harapnya. 

Living laboratory Maritime UMGini berdiri sejak 18 Juni 2021. Belum genap dua tahun beroperasi. Living laboratory Maritime pertama di Indonesia ini berada di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Living Labolatory Maritime sederhana. Tidak ada bangunan gedung atau layaknya sebuah pabrikan. Tempat candradimuka bagi mahasiswa, pelajar dan anggota Parasandi ini atapnya hanya ditutup terpal untuk pelindung dari sengatan sinar matahari. 

KAPAL PERTAMA : Kapal Fiberglass buatan Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 7 Juli 2021 ( Foto dok. Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meski sederhana, Living Labolatory Maritime ini tergolong produktif. Kapal pertama berukuran panjang 7 meter, lebar 2,8 meter. Kapal berbobot 2 grosstonage itu bisa mengangkut berat 4 ton. Bahan sama, fiberglass. Kapal pesanan seorang pengusaha asal Bekasi, Jawa Barat itu kelar pada Sabtu, 7 Juli 2021. Saat itu, peran mahasiswa teknik perkapalan UMG ikut melakukan pengawasan dan pembelajaran secara langsung mekanisme pembuatan kapal berbahan fiberglass itu. 

Nah, pembuatan kapal Katamaran Multipurpose, imbuhnya, pekerjaan dilakukan oleh mahasiswa, siswa SMK dan anggota Parasandi Gresik. Artinya, UMG  melakukan peningkatan kopetensi dengan mendidik 15 mahasiswa dari jurusan Teknik Kontruksi kapal baja, siswa SMK dan warga sekitar. Dengan memberi materi teori banguanan kapal dan manajemen produksi kapal.

“Dimana efisiensi waktu pengerjaan didapat 1/3 waktu normal  dan biaya pengerjaan yang menelan biaya hanya 40 persen dari biaya normal. Jauh dari kebiasaan selama ini yang mencapai 65 hari untuk 1 unit kapal dan biaya hingga Rp 120jt/unit,”jelas Kepala Jurusan Perkapalan Fakultas Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Ali Yusa kepada 1minute.id pada Sabtu, 24 September 2022. (yad)

Kapal Katamaran Multipurpose Karya Mahasiswa, Siswa SMK Maskumambang dan Parasandi Segera Berlayar  Selengkapnya

Living Labolatory Maritime UMG, Tempat Pembuatan Kapal Fiberglass Bagai Candradimuka Mahasiswa, Siswa SMK dan Warga 

MELONGOK Keberadaan Living Labolatory  Maritime Teknik Perkapalan (Tekpal) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

SEJUMLAH orang sedang melakukan pembuatan kapal motor. Kapal berbahan fiberglass. Kapal Katamaran multipurpose ini istimewa. Sebab, kapal tersebut digarap secara “keroyokan”. Yakni, mahasiswa jurusan teknik perkapalan (Tekpal) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), siswa SMK Maskumambang di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dan anggota Persatuan Penyelam Tradisional Pelestari Kawasan Pantai (Parasandi) Gresik. 

Kapal Katamaran Multipurpose itu memiliki panjang 7 meter dan lebar 3 meter. Estimasi pembuatan kapal butuh waktu 20 hari. “Biaya tidak sampai Rp 50 juta,”kata Kepala Jurusan Perkapalan Fakultas Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Ali Yusa kepada 1minute.id pada Kamis, 22 September 2022.

Kapal Katamaran ini adalah kapal kali kedua yang digarap di Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG berlokasi di dekat Dermaga Pesona Pekelingan di Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. 

Kapal pertama berukuran panjang 7 meter, lebar 2,8 meter. Kapal berbobot 2 grosstonage itu bisa mengangkut berat 4 ton. Bahan sama, fiberglass. Kapal pesanan seorang pengusaha asal Bekasi, Jawa Barat itu kelar pada Sabtu, 7 Juli 2021. Saat itu, kata Yusa, mahasiswa teknik perkapalan UMG ikut melakukan pengawasan dan pembelajaran secara langsung mekanisme pembuatan kapal berbahan fiberglass itu. 

KAPAL FIBERGLASS: Kapal berbahan fiberglass pesanan pengusaha asal Bekasi, Jawa Barat yang dikerjakan di Living Labolatory Maritime UMG di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan RE.Martadinata , Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 7 Juli 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Nah, pembuatan kapal Katamaran Multipurpose, imbuhnya, pekerjaan dilakukan oleh mahasiswa, siswa SMK dan anggota Parasandi Gresik. Artinya, UMG  melakukan peningkatan kompetensi dengan mendidik 15 mahasiswa dari jurusan Teknik Kontruksi kapal baja, siswa SMK dan warga sekitar. Dengan memberi materi teori banguanan kapal dan manajemen produksi kapal.

Kapal memiliki panjang 7 meter, lebar 3 meter. Draft 40 centimeter ini mampu berlayar di perairan dengan kedalaman 40 centimeter dan
Kemampuan angkut 15 ton.

“Dimana efisiensi waktu pengerjaan didapat 1/3 waktu normal  dan biaya pengerjaan yang menelan biaya hanya 40 persen dari biaya normal. Jauh dari kebiasaan selama ini yang mencapai 65 hari untuk 1 unit kapal dan biaya hingga Rp 120jt/unit,”jelas Yusa.

Selain membuat kapal Katamaran Multipurpose, lanjutnya, mereka melakukan rekonstruksi kapal fiberglass yang sempat tenggelam 7 tahun lalu. Living laboratory Maritime UMG ini berdiri pada 18 Juni 2021. Kini, baru 15 bulan atau memasuki tahun kedua. Lokasi Living Labolatory Maritime sederhana. Tidak ada bangunan gedung atau layaknya pabrikan. Di Living Labolatory Maritime ini, para mahasiswa, siswa dan anggota  Parasandi  mengerjakan pembuatan kapal fiberglass di lahan terbuka. Dekat bantaran Dermaga Pesona Pekelingan. Atapnya hanya ditutup terpal untuk pelindung dari sengatan sinar matahari. 

Living laboratory atau  sebuah laboratorium hidup adalah konsep penelitian, yang dapat didefinisikan sebagai ekosistem inovasi terbuka yang berpusat pada pengguna, berulang , sering beroperasi dalam konteks teritorial (misalnya kota, aglomerasi, wilayah atau kampus), mengintegrasikan penelitian bersamaan dan proses inovasi dalam kemitraan publik-swasta-masyarakat. (yad)

Living Labolatory Maritime UMG, Tempat Pembuatan Kapal Fiberglass Bagai Candradimuka Mahasiswa, Siswa SMK dan Warga  Selengkapnya

JMS Bergulir Lagi, Membentuk Siswa Berakter untuk Cegah ABH

GRESIK,1minute.id – Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) kembali bergulir. Program edukasi bagi pelajar tentang penyuluhan hukum kali ini menyasar siswa UPT SMPN 22 Gresik. JMS yang diikuti seluruh siswa kelas IX ini digelar di Aula SMPN 22 Gresik berada di Jalan Raya Bengawan Solo, Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Senin, 19 September 2022.

Ada pemateri dari korp Adhyaksa yang memberikan penyuluhan yakni Kepala Su  Seksi (Kasubsi)Ekmon Rifqiy El Farabiy dan Fungsional Pranata Komputer Sudiarto. Materi yang disampaikan diantaranya, pengenalan tentang Kejaksaan RI Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 dan proses persidangan di Pengadilan Negeri ; Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi elektronik.

Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah mengatakan program JMS merupakan bagian dari bentuk keperdulian dan partisipasi aktif Kejaksaan Negeri Gresik sebagai aparat penegak hukum. “Program JMS memberikan penerangan dan penyuluhan hukum kapada adik-adik generasi penerus bangsa agar mengetahui dan paham tentang hukum dan proses persidangan,” kata Deni sapaan akrabnya pada Senin, 19 September 2022.

Lebih lanjut dikatakan, JMS diharapkan bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama sebagai generasi penerus bangsa tidak terjerumus dalam masalah-masalah hukum dan mengajak generasi penerus Bangsa untuk membentuk karakter pribadi yang baik dalam bersosialisasi dan bermasyarakat.

“Kami berharap jangan sampai siswa- siswi UPT SMP Negeri 22 Gresik terjerumus di lubang yang salah dan terlibat masalah hukum. Untuk itu, kami terus melakukan upaya pencegahan dengan turun lansung ke sekolah memberikan penerangan dan pemahanan hukum,”ujar Deni yang juga Humas Kejari Gresik itu. (yad)

JMS Bergulir Lagi, Membentuk Siswa Berakter untuk Cegah ABH Selengkapnya

Rektor UMG Wafat, Civitas Akademika Berduka

GRESIK,1minute.id Civitas akademi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) berduka. Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Eko Budi Leksono wafat. Lelaki 49 tahun itu meninggal usai bulu tangkis sekitar pukul 10.00 WIB. 

Eko meninggalkan seorang istri dan dua anak. Direncanakan jenazah akan di makamkam di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik badal isya. “Jenazah sebelum dimakamkan akan di salatkan di masjid Faqih Usman Kampus UMG,”ujar Khamsun, salah satu sahabat almarhum Eko Budi Leksono pada Ahad, 18 September 2022.

Kabar meninggalnya Eko Budi Leksono membuat civitas akademik UMG seakan tidak percaya. Sebab, alumnus Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) itu segar. Tidak pernah mengeluh sakit. 

Menurut Daifi, minggu pagi Eko Budi Leksono ikut bermain bulutangkis di Jalan Brotonegoro, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), sekitar 1 kilometer dari rumahnya. Eko bermain dua set, draw. Selama 15 menit beristirahat. Duduk di kursi sambil berbincang dengan teman-temannya. Tiba-tiba tubuh Eko lemas dan ambruk. 

Eko kemudian dibawa ke Klinik Satelit Petrokimia Gresik. Namun, tuhan berkehendak lain. Eko meninggal di usia 49 tahun. 

Kiprah Eko Budi Leksono

Pria kelahiran 11 Januari 1973 itu adalah dosen PNS Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) yang diperbantukan ke UMG. Mengutip dari suaramuhammadiyah.id Eko mulai mengajar di UMG sejak 1998, sebagai dosen Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik.

Pada 2003-2005 Eko Budi sempat menduduki Ketua Program Studi Teknik Industri UMG. Dia juga pernah merangkap jabatan sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) pada 2003-2006.

Pada 2005-2009 karier lebih tinggi lagi sebagai Dekan Fakultas Tekni merangkap Pembantu Rektor I Bidang Akademik dan berlanjut sebagai Wakil Rektor UMG I 2009-2013. Hingga kemudian Eko Budi Leksono mendapat amanah dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Rektor UMG periode 2021-2025.

Almarhum Eko Budi Leksono dikenal sebagai sosok pemimpin yang amat ramah, baik kepada semua orang, tegas, dan sangat dekat dengan mahasiswa. Kebaikan bapak selalu melekat di hati.

Dalam unggahan resmi UMG berdo’a Semoga Allah SWT memperluas kuburannya dan memberinya kedamaian abadi. Allah Maha Penyayang terhadap orang yang beriman padanya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. 

Sekitar pukul 12.45 WIB Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan takziah ke rumah duka Eko Budi Leksono Jalan Banjar Baru I , Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). (yad)

Rektor UMG Wafat, Civitas Akademika Berduka Selengkapnya

Mataf Mahasiswa UMG Hadirkan Dua Motivator, Yakni Bupati Gresik dan Wamen ATR/BPN

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.380 mahasiswa barunUniversitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengikuti kegiatan masa taaruf pada Jumat, 9 September 2022. Mataf terasa istimewa. Sebab, mataf dihadiri diantaranya Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dan Kapolres Gresik AKBPMochamad Nur Azis. Mataf dibuka oleh Rektor UMG Eko Budi Leksono.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampil bagai seorang motivator. Ribuan mata seakan tidak berkedip ketika bupati berusia 37 tahun itu tampil di podium. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mendorong mahasiswa untuk merubah mindset dalam berpikir. Out of the box. Mahasiswa harus berani mengawali sesuatu yang baru. Tentu yang positif.

Dorongan ini akan menimbulkan pengalaman dan skill. Selain itu jaringan merupakan modal kesuksesan dengan memperbanyak teman yang suka dalam hal yang positif. “Tidak cukup hanya belajar di ruang kuliah. Tapi dengan keberanian untuk memulai sesuatu yang baru akan akan memberikan pengalaman, mengembangkan diri sekaligus memupuk jaringan. Hal ini terasa didunia kerja nanti,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Lebih lanjut ia menambahkan, Universitas Muhammadiyah Gresik sudah mengarah bagaimana menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, progresif dalam arti bagaimana anak – anak muda bisa beradaptasi dengan tantangan apapun. Seperti halnya sudah menjalin kerja sama dengan kantor ATR/BPN Gresik.

“Contoh saat KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik yang sudah belajar menjadi pegawai BPN, dengan Program Strategi Nasional (PSN) yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang mana menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, dari sini adik – adik menjadi pelaku bagaimana masyarakat melengkapi secara administrasi kepengurusan PTSL,”katanya. 

“Ini akan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gresik, mudah – mudahan kerjasama ini dapat terus terjalin,” tambahnya. Fandi Akhmad Yani meminta kepada maba (mahasiswa baru) ini terus mengembangkan diri. “Bersenang senang dan nikmati masa – masa kalian dalam mencari ilmu pengetahuan di perguruan tinggi atau universitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni, dalam sambutannya menyampaikan 3 hal penting kepada ribuan mahasiswa peserta mataf. Tiga hal itu adalah buku, cinta dan pesta.

“Buku adalah jendela dunia meskipun kita tidak pernah pergi ke suatu tempat atau negara di luar negeri, kita bisa menengok dan melihat betapa luasnya dunia ini, betapa warna warninya dunia dengan membaca buku tersebut kemudian mendiskusikannya bersama teman teman. Sebab komunikasi publik nanti sangat diperlukan oleh Mahasiswa,”ungkap Wamen kelahiran Pekanbaru, 13 Juli 1977 itu.

Kedua, lanjut Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) pada 2000 adalah Cinta.  Dalam hal ini belajar untuk mencintai kemanusiaan atau aktif lah di organisasi intra maupun ekstra kampus. “Sebab banyak orang yang menjadi pemimpin terseleksi dari aktifis yang aktif dari organisasi,” terang penyandang gelar PhD di University of Queensland, Australia itu.

“Pengalaman dari interaksi membantu orang tertindas dan sejak dini sudah mengasah sensifitas sosial melihat ketidakadilan, terbiasa mengorganisasi masyarakat, terbiasa bernegosiasi, terbiasa berpidato akan diimplementasikan dalam suatu kehidupannya,” tuturnya.

Terakhir adalah pesta. “Pesta dalam pengertian bahwa, kalian harus menjadi generasi yang riang gembira dan optimis jangan pesimis, agar ada energi kembali generasi yang menatap masa depan yang lebih baik,”tegas mantan 

Direktur Eksekutif MAARIF Institute, sebuah lembaga yang didirikan oleh almarhum Prof. Ahmad Syafii Maarif itu. (yad)

Mataf Mahasiswa UMG Hadirkan Dua Motivator, Yakni Bupati Gresik dan Wamen ATR/BPN Selengkapnya

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab 

GRESIK,1minute.id -Sebanyak 12 siswa dari enam lembaga pendidikan mengikuti Olimpiade Bahasa Arab (OBA). Duta Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam ajang OBA tingkat Provinsi Jatim itu diberangkatkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dari Madrasah Ibtidayah (MI) Maarif Assa’adah Bungah pada Sabtu, 3 September 2022.

OBA ke-5 diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memompa semangat duta OBA untuk menjadi yang terbaik.  Syarat, belajar dengan keras dan berdoa. “Karena itu saya minta pada adik -adik sekalian untuk all out, semaksimal mungkin untuk bisa mengerjakan dan tidak boleh menyerah,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Juara atau tidak, kata Bu Min, belasan siswa tetap menjadi terbaik karena telah mewakili Gresik ke kancah Provinsi. Duta OBA Gresik adalah para Juara 1, 2 dan 3 OBA tingkat Kabupaten. Berikut ini, adalah duta OBA Gresik di ajang Provinsi Jatim itu.

Jenjang SMA adalah juara 1 Mauluda Luthfiana Nastiti dan Juara II Maslacha (SMA Assa’adah)dan Juara III Qurrotu A’yunin (SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik)

Jenjang Madrasah Aliyah (MA) yaitu Juara I dan II Istianah Thoyyibah dan Balqes Sendayu Sekar Nengrat (MA Ma’arif NU Assa’adah) serta Juara III Khairunnisa’ Nur Fadhilah (MA Ma’arif NU Sidomukti). 

Jenjang Madrasah Tsanawiyah (Mts) yaitu Juara I, II dan III Ima Salma Zahidah ; Mufidah dan Nur Maziyyatul Arofah (MTs Assa’adah 2 Bungah).

Jenjang Madrasah Ibtidayah (MI) yakni Juara I, II dan III masing-masing  Laili Nur Faizatul Darain ;  Putri Rachmi Dewi Binta Ali dan Abdulloh Haidar Adinata (MI Ma’arif NU Assa’adah). (yad)

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab  Selengkapnya