Wabup Gresik Apresiasi Pameran Media Pembelajaran dan Deklarasi Anti Narkoba 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 39 SD/MI Muhammadiyah  memamerkan media pembelajaran yang biasa diterapkan saat belajar mengajar. Tiap sekolah pun memiliki cara masing-masing. Pameran yang digelar di Iconmall itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Pameran media pembelajaran siswa itu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam SD/MI) Gresik “Tentunya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” kata Wabup Aminatun Habibah pada  Selasa, 17 Januari 2023.

Setelah membuka, Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu menyempatkan keliling melihat media pembelajaran yang dipamerkan oleh peserta.  Selain pameran media pembelajaran numerasi, Aksi Foskam SD/MI Gresik ini menggelar kegiatan itu diisi diskusi dan deklarasi anti narkoba dengan dihadiri stekholder pendidikan seperti Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Kepala Dispendik Gresik S Hariyanto mendukung apa yang dilakukan Foskam SD/MI Gresik. Dia berharap, lembaga sekolah menjadi garda terdepan pencegahan sekaligus benteng peredaran narkoba. “Sebelumnya juga kami deklarasi anti narkoba di Masjid Agung, nah ini ditindaklanjuti oleh teman teman di lembaga naungan Muhammadiyah,” kata Hariyanto.

Ia berharap, aksi ini bisa dilakukan lembaga lain sehingga anak-anak terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. “Ini jadi benteng, semiga lembaga lain mengikuti,” tutupnya menanggapi usai meninjau pameran adu kreativitas puluhan sekolah di Gresik terkait media pembelajaran numerasi.

Untuk di ketahui, peredaran narkoba di Kabupaten Gresik cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Data yang dihimpun dari Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik Periode Januari-Desember 2022 telah mengamankan 276 tersangka penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya. Barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu 230,46 gram. Bila harga serbuk kristal seharga Rp 1 juta per gram mencapai Rp 230 juta lebih. Sedangkan, ganja sebanyak 582,79 gram dan pil koplo sebanyak 12.972 butir.  (yad)

Wabup Gresik Apresiasi Pameran Media Pembelajaran dan Deklarasi Anti Narkoba  Selengkapnya

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah

GRESIK,1minute.id – Kasus kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Polres Gresik masih tergolong tinggi. Angkanya masih dua digit. Data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik mencatat ada 32 kasus selama Januari-Desember 2022.

Kekerasan kepada anak itu meliputi kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 2021. Bagai fenomena gunung es, jumlah kekerasan kepada anak diperkirakan lebih besar lagi karena tidak semua perkara itu terungkap dipermukaan.

Kondisi tersebut membuat miris dan memprihatinkan. Untuk mencegah kekerasan terhadap anak itu, polisi melakukan blusukan ke sekolah-sekolah. Program blusukan bertujuan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang pelecehan seksual dan pencabulan secara verbal maupun fisik di sekolah diberi label Sapo Salah alias Satu Polisi Satu Sekolah. 

Program Sapo Salah ini, kali pertama menyasar siswa SMA Semen Gresik pada Senin, 16 Januari 2023. Sebanyak 130 siswa hadir dalam kegiatan yang mendatangkan dua narasumber yakni Kanit Binmas Polsek Kebomas Iptu Sri Maryani dan Aiptu Jemi N.S. pada kesempatan itu, Iptu Sri Maryani menyatakan, bahwa program Sapo Salah (Satu Polisi Satu Sekolah) untuk memberikan  pembinaan dan penyuluhan terkait maraknya kasus pelecehan seksual secara verbal maupun fisik. 

Tujuannya, kata Yani-panggilan-Iptu Sri Maryani, untuk membina serta mendidik para pelajar agar paham dan mengerti terkait tindakan kejahatan tersebut yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Bagi pelaku tindak kekerasan, kata Yani, bisa  berakibat berhadapan hukum. Sedangkan, bagi korban, imbuhnya, dampak tindak kejahatan pelecehan Seksual dan pencabulan di lingkungan sekolah akan merasa selalu tidak aman. “Korban merasa ketakutan dan trauma,” ujar Yani.  Pihaknya, dalam upaya pencegahan itu menyediakan layanan laporan dan pendampingan bagi korban serta dukungan sosial.

Untuk diketahui, dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sedang menjadi sorotan masyarakat. Penyebabnya, dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepala salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Tersangka berinisial AN ini menganiaya 15 siswinya. Penganiayaan di bagian belakang kepala itu membuat sejumlah siswa pingsan. 

Penyebab dugaan penganiayaan dilakukan oknum guru itu sepele. Siswa membeli makanan di luar kantin sekolah. Kini, oknum kepala sekolah itu harus meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik. Ia juga telah dipecat dari sekolah. (yad)

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah Selengkapnya

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki gedung teater. Gedung yang arsitektur mirip Istana Negara itu bernama Gedung Teater Fandi Akhmad Yani. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung teater di dalam sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Selain meresmikan gedung teater, Bupati Fandi Akhmad Yani juga meresmikan musala Baiturrahman dan kantin sekolah. Serta, launching 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal. Buku antologi puisi dan cerpen. Judulnya menarik. Diantaranya, ” Pelabuhan Terakhir ; Senja Pantai Grissee dan Ukiran Kota Bandar”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu alumni di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik itu. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani alumnus 2000. Kehadiran Gus Yani di SMP Negeri 4 Gresik itu seakan mengulang memori 26 tahun silam. Selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000. Gus Yani masih mengenali satu per satu guru. Gus Yani pun dengan santun menyalami dan mencium tangan gurunya tersebut. 

“Saya pernah di didik sini selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman usai acara peresmian kepada wartawan pada Senin, 16 Januari 2023. Gus Yani mengatakan, sekolah banyak berubah. Banyak renovasi yang telah dilakukan oleh sekolah. Ia berharap renovasi yang dilakukan oleh sekolah bisa menjadi penyemangat peserta didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah penggerak itu. 

“Modal mereka, kesuksesan mereka di masa depan ada. Karena intinya kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita tergantung kreativitas kita kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani. 

SANTUN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalami gurunya di SMP Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati milenial itu mencontohkan Muhammad Amanatullah, biasa disapa, Aam. Aam juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik 2009. Ia menjadi inspirasi anak berkebutuhan khusus. Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, bisa menjadi motivator dan punya harapan mempunyai galeri. Kita akan komunikasi dengan Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk mewujudkan harapannya,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengapresiasi sekolah yang terus membenahi sarana dan prasarana (sarpras) sekolah. Sebab, kata Hariyanto, menuntaskan perbaikan sarpras tidak bisa dibebankan kepada pemerintah seratus persen. ” Karena APBD kita terbatas kita menggalakan program CSS,” kata Hariyanto. Sekolah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan. “Kalau sekolah membuat proposal tandatangan Saya tidak mendapatkan respon. Nanti akan kita mintakan tandatangan pak Bupati,” ujarnya. 

Ditempat sama, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman mengatakan, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta mendukung program Bupati Gresik maka UPT SMPN 4 Gresik terus membenahi kualitas pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah anak. “Peresmian gedung teater, mushola Baiturrahman dan kantin adalah salah satu aspek guna terwujudnya cita-cita itu,” kata Arif Abdul Rahman. 

Selain itu, tambahnya, aspek pembelajaran dan kegiatan siswa juga di tingkatkan. Wujud hasil proses itu setidaknya pada tahun 2022 meraih 59 kejuaraan tingkat nasional, propinsi dan kabupaten. “Dan pada tahun 2023 siswa UPT SMPN 4 Gresik juga mampu menelorkan 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal Gresik,” tegasnya. (yad)

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater Selengkapnya

Dua Siswa Bawean Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Nasional

GRESIK,1minute.id – Dua siswi asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan sebagai Pelajar Terpercaya Diri dalam Jambore Pelajar Teladan Bangsa IX 2022 di Jakarta. Mendengar hal tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengundang mereka berdua ke kantornya pada Kamis, 5 Januari 2023.

Dua siswi tersebut adalah, Dwi Kurniawati, 17,  dan Eka Laila Wahyuni, 17. Keduanya siswi Madrasah Aliyah (MA) Umar Mas’ud, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 

Sebelumnya mereka berdua telah mengikuti Jambore selama empat hari, pada 27 – 30 Desember 2022. Bertemakan “Pelajar dan Peran Aktif Pencegahan Kekerasan di Era Digital”, agenda ini diikuti 100 peserta dari 59 kota/kabupaten se Indonesia.

Atas prestasi yang ditorehkan, Bu Min, sapaan akrab, memberikan apresiasi berupa uang pembinaan yang diberikan secara langsung. Bu Min juga mengharapkan, agar mereka berdua menjadi contoh untuk para pelajar di Gresik. Terutama dalam bidang pengembangan diri sehingga dapat berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan akan banyak pelajar yang berprestasi seperti kedua adik-adik ini. Tidak hanya di bidang ini (pencegahan kekerasan era digital), tapi juga di bidang yang lain. Yang penting kita memiliki keinginan untuk maju dan berkembang untuk berprestasi kedepannya,” ujar Bu Min.

Dwi Kurniawati juga mengatakan, sebelumnya dia dan temannya merasa cukup minder ketika tiba di Jakarta. Mereka menganggap pelajar di sana memiliki keunggulan dalam ilmu dan pengalaman.

“Meskipun kami berasal dari kepulauan yang jauh, tapi kami juga bertekad untuk selalu percaya diri sehingga bisa mendapatkan ilmu yang sama dan bisa berprestasi di kancah nasional,” ucap Dwi. Mereka juga berkata akan berusaha menciptakan lingkungan belajar yang bagus di Bawean. Sehingga, para pelajar di sana bisa mendapatkan ilmu yang tidak kalah dengan pelajar di luar pulau. (yad)

Dua Siswa Bawean Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Nasional Selengkapnya

Hari ini Deadline Pembangunan Gedung SMP Negeri 34 Gresik

GRESIK,1minute.id – Deadline Pembangunan gedung SMP Negeri 34 Gresik Jumat, 30 Desember 2022.  Progres pembangunan sudah mencapai 98 persen per Kamis, 29 Desember 2022. Dinas Pendidikan (Dispendik) optimistis pembangunan gedung sekolah berlokasi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik kelar sesuai jadwal.

“Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 98 persen. Optimis bisa selesai tepat waktu. Kita lihat saja nanti,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto ditemui 1minute.id di acara refleksi akhir tahun di hotel AstonInn pada Kamis, 29 Desember 2022.

Tahap pertama, pembangunan gedung SMP Negeri 34 Gresik ini dikerjakan oleh CV Eka Jaya Abadi dengan nilai kontrak Rp 7,3 miliar.  Pada bagian depan, pekerjaan pembangunan untuk lantai dasar dari rencana 2 lantai. Gedung bagian depan ini rencana untuk ruang guru dan sekretariatan.

Sedangkan dibelakangnya, pembangunan lantai satu dan dua dari rencana tiga lantai rencananya digunakan untuk ruang kelas. Kegiatan belajar mengajar (KBM). Ada 10 ruang kelas dan enam unit toilet. “Kelihatannya tidak selesai. Karena memang itu akan dikerjakan tahap berikutnya,” imbuhnya. 

Bagaimana bila pekerjaan tidak selesai sesuai perencanaan? Hariyanto mengatakan pihaknya akan meminta menyelesaikan pekerjaan tahap pertama itu sampai tuntas. “Tentu, nanti ada denda keterlambatan penyelesaian pembangunan,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun  tahun ajaran baru, gedung baru, UPT SMP Negeri 34 Gresik akan mulai difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar. Saat ini, KBM 256 siswa menempati gedung SDN Suci. Mereka sekolah siang hari. Pada 2023, pembangunan akan dilanjutkan. Pembangunan tahap kedua ini ,meliputi pembangunan sarana prasana (sarpras). Diantaranya,  kolam renang. (yad)

Hari ini Deadline Pembangunan Gedung SMP Negeri 34 Gresik Selengkapnya

Program Bina Desa di Desa Banyuwangi, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Berhasil Ubah Buah Nipah jadi Sirup Berkhasiat Tinggi 

SADAM Abid Thufail terlihat semringah. Mahasiswa semester VII Fakultas Teknik Jurusan Teknologi Pangan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT)  itu menemukan banyak hal baru selama melakukan program Merdeka Belajar- Kampus Merdeka (MBKM) atau Bina Desa di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Hal baru yang membuat arek Suroboyo senang selama melakukan Program Bina Desa selama 4 bulan, mulai September sampai Desember 2022 itu adalah bisa melakukan susur sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo. Sadam, kali pertama melakukan susur sungai menggunakan perahu motor. Selain itu, yang membuatkan Sadam semringah adalah  berhasil menemukan pohon langka. Pohon buah Nipah. “Warga setempat (Desa Banyuwangi,Red) menyebutnya Buah Batu,” kata Sadam pada Minggu, 25 Desember 2022.

Menurut Sadam, program Bina Desa yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pembangunan Veteran (UPNV) Jawa Timur di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik memiliki berbagai tujuan. Antara lain, belajar mengidentifikasi masalah sekitar, memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dimilikinya bekerjasama dengan banyak pemangku kepentingan di lapangan.

Dalam kegiatannya, terangnya, lebih tepatnya kegiatan Susur Sungai, kami menjumpai salah satu komoditas yang unik. Komoditas itu bernama buah Nipah. “Warga di Desa Banyuwangi tempat kami melakukan Bina Desa menyebutnya buah Batu,” ujarnya. 

BINA DESA : (Dua dari kiri) Sadam Abid Thufail dan mahasiswa UPN Veteran Jatim lainnya usai memberikan pelatihan Program Bina Desa di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik beberapa waktu lalu ( Foto : istimewa)

Buah Nipah atau Nypa fruticans (Thunb) Wurmb adalah anggota suku Palmae, tumbuh di sepanjang sungai yang terpengaruh pasang surut air laut dan tumbuhan ini dikelompokkan pula dalam ekosistem hutan mangrove. Jenis ini tumbuh rapat berkelompok, seringkali membentuk komunitas murni yang luas di sepanjang sungai dekat muara hingga sungai dengan air payau. 

Yang kami ketahui buah Nipah termasuk komoditas pangan yang mudah rusak, oleh karena itu kami selaku mahasiswa Teknologi Pangan UPN memiliki ide atau sebuah gagasan terkait inovasi pangan berbahan dasar buah Nipah sehingga terciptanya produk Sirup Nipah. Sirup merupakan cairan berkadar gula tinggi dengan berbagai rasa dan flavor yang didapat dari sari buah, salah satunya “Sirup buah Nipah bahannya banyak dijumpai didaerah sekitar Desa Banyuwangi ini,” terangnya. 

Sirup Nipah dapat disimpan lama tanpa penambahan bahan pengawet karena tingginya gula sebagai pengawet alami berperan cukup efektif. “Tak hanya nikmat, sirup nipah juga memiiliki beberapa manfaat,” katanya  Manfaat Buah Nipah, seperti; menyegarkan panas dalam, antikolestrol serta mencegah penyakit kanker dan ginjal. 

“Beberapa artikel menyebut buah Nipah memiliki banyak karbohidrat, selain itu buah yang satu ini mengandung banyak antioksidan alami,” imbuhnya.  Antioksidan alami yakni sejenis zat dalam yang terdapat pada tumbuhan yang dapat mencegah, mengurangi, dan memperlambat penyakit yang terdapat di dalam tubuh. Lalu, menangkal radikal bebas, dan membunuh sel racun yang terdapat di dalam tubuh. (yad)

Program Bina Desa di Desa Banyuwangi, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Berhasil Ubah Buah Nipah jadi Sirup Berkhasiat Tinggi  Selengkapnya

Mahasiswa KKN UPNV Jatim  Memberikan Pendampingan, Siswa MI Nurul Jadid Gresik Lebih Semangat Belajar 

GRESIK,1minute.id – Suasana pembalajaran di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Jadid terasa berbeda. Siswa lebih semangat. Guru pun semakin inovatif. Sehingga, pembelajaran di sekolah berlokasi di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu lebih menyenangkan bagi peserta didik. 

Suasana belajar dan mengajar lebih menyenangkan di MI Nurul Jadid itu setelah sejumlah mahasiswa dari UPN Veteran Jawa Timur melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di sekolah tersebut. 

Menurut Butsainah Abidah Dzakiyyah, Program Bina Desa yang diadakan oleh kampus UPN Veteran Jawa Timur ini memberikan peluang untuk mahasiswa dalam membantu pengembangan masyarakat secara langsung. Contohnya, ada pada kegiatan KKN ini. Program KKN selama 5 bulan, mulai Agustus sampai Desember 2022, ada berbagai macam program kerja yang dilakukan mahasiswa dalam upaya pengembangan masyarakat.

Salah satu program kerja yang dirancang, kata Abidah-panggilan akrab-Butsainah Abidah Dzakiyyah, adalah program kerja pendampingan belajar mahasiswa Bina Desa dari UPN Veteran Jatim untuk para pelajar di MI Nurul Jadid. “Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pendampingan belajar dengan suasana dan cara mengajar yang berbeda dari yang diajarkan di sekolah,” ujar mahasiswa Fakultas Teknik, Jurusan Teknologi Pangan UPNV Jatim itu pada Jumat, 24 Desember 2022. 

Pendampingan belajar bersama murid MI Nurul Jadid Gresik dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yakni Jumat dan Sabtu. Pendampingan belajar dilakukan pada November 2022 lalu. Sistem pengajarannya terbagi menjadi 3 bagian. Yaitu, pengajaran kelas I dan II, pengajaran kelas III dan IV, serta pengajaran kelas V dan VI. “Pembagian sistem pembalajaran ini dilakukan secara berurutan dan setiap harinya dilakukan pergantian pengajar dan juga materi yang diajarkan. Materi yang seringkali diberikan ditentukan sesuai dengan permintaan para siswa,” katanya. 

Materi pelajaran mengenai Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris. “Setelah pemberian materi, kami biasanya memberikan games untuk refreshing bagi siswanya,” ujarnya. Sistem pembalajaran tersebut, lanjutnya, memberikan respon dan antusias yang sangat baik dari seluruh siswanya. “Para siswa MI Nurul Jadid juga dapat menerima materi dengan baik sesuai dengan harapan yang direncanakan yaitu siswa dapat belajar dan menerima materi dengan rasa riang dan semangat,” tandasnya.

Selain pemberian materi, biasanya juga dilakukan pendampingan pengerjaan tugas sekolah supaya para siswa dapat mengerjakan dengan lebih mudah dan lebih memahami tugas tersebut. (yad)

Mahasiswa KKN UPNV Jatim  Memberikan Pendampingan, Siswa MI Nurul Jadid Gresik Lebih Semangat Belajar  Selengkapnya

KKN di Desa Banyuwangi, Mahasiswa UPN Veteran Sosialisasi Legalitas Pangan dan Pengenalan Produk dan Kemasan Sirup Buah Nipah dan Otak-otak Bandeng

SEBANYAK Delapan Mahasiswa UPN Veteran (UPNV) Jawa Timur melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. KKN mulai Oktober sampai Desember 2022. 

Sejumlah kegiatan dilakukan oleh para mahasiswa itu. Yoshi Noriega, misalnya melaksanakan Sosialisasi Legalitas Pangan dan Pengenalan Produk Sirup Buah Nipah dan Otak Bandeng. Sosialisasi diikuti puluhan pengusaha usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di desa itu. Dalam sosialisasi itu, Yoshi didampingi oleh Nurdin, koordinator Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Banyuwangi. 

Menurut koordinator sosialisasi Yoshi Noriega, sosialisasi Legalitas Pangan dan Pengenalan Produk Sirup Buah Nipah dan Otak Bandeng dilakukan dalam rangka membantu masyarakat untuk memahami proses pengajuan legalitas seperti permohonan nomor izin berusaha (NIB), sertikat produksi pangan industri rumah tangga (SPP-IRT), dan sertifikasi halal. 

Serta melakukan pengenalan produk pangan berupa sirup buah Nipah dan Otak-otak ikan bandeng yang berfokus dalam pengembangan kemasan produk.

Pada dasarnya, katanya,pangan yang dikonsumsi masyarakat melalui suatu mata rantai proses yang meliputi produksi, penyimpanan, pengangkutan, peredaran, hingga tiba di tangan konsumen. Bagi pelaku usaha mikro dan kecil di bidang makanan berbasis home industry memerlukan tambahan izin yang harus diurus yakni Sertifikat Produksi Pangan-Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dari Dinas Kesehatan setempat. 

“SPP-IRT sebagai bentuk izin produksi pangan olahan yang wajib dimiliki bagi IRTP dan menjadi bagian dari penyelenggaraan Keamanan Pangan yang diterapan di sepanjang rantai pangan untuk menjamin pangan yang tersedia aman dikonsumsi,” terang jurusan teknologi pangan UPNV Jatim itu.

Namun kenyataanya, para pelaku usaha kecil di Desa Banyuwangi masih banyak yang belum mengetahui tentang Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) serta Sertifikat Produksi Pangan-Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Bahkan para pelaku usaha merasa kebingungan dalam mengurusnya. “Padahal, sekarang ini mengurus IUMK dan SPP-IRT bisa dengan mudah dan cepat, satu hari sudah bisa selesai asal semua berkas persyaratan sudah dipenuhi,” katanya. 

KKN MAHASISWA UPN Veteran Jatim : (dua dari kanan) Yoshi Noriega bersama mahasiswa lainnya dalam sosialisasi di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 24 Desember 2022 (,Foto : istimewa)

Adanya permasalahan ini membuat mahasiswa KKN UPNV Jatim dari jurusan teknologi pangan tergerak untuk membantu menjelaskan alur seputar legalitas ini yang dikemas dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh warga yang mengikuti sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri mulai dari para pemilik UMKM sekitar dan beberapa perwakilan dari pengurus desa.

Produk yang dibawakan dan dikenalkan ke warga merupakan produk hasil olahan UMKM dari desa tersebut, yaitu sirup buah nipah dan otak-otak ikan bandeng. Olahan sirup buah nipah ini sendiri merupakan olahan dari buah yang tumbuh liar di sekitar peraian susur sungai desa tersebut sehingga muncul pikiran untuk mengubah buah yang tumbuh liar tersebut untuk menjadi salah satu produk pangan yang dapat dimanfaatkan sebagai produk yang dapat dikonsumsi.

Banyaknya tambak di sekitar Desa Banyuwangi ini membuat warga sekitar lebih mudah mendapatkan suplai ikan segar, sehingga muncullah produk otak-otak ikan bandeng ini. Kabupaten Gresik memang terkenal dengan olahan otak-otak ikan bandengnya yang khas olahannya terasa manis, namun pemilik UMKM ikan bandeng Desa Banyuwangi ini lebih memilih untuk membuat olahan otak-otak ini lebih berasa asin dan pedas.

Dalam kegiatan pengenalan produk, kata Yoshi, para mahasiswa menyadari bahwa hasil dari olahan kedua produk ini masih memiliki kemasan yang kurang baik. “Sehingga muncul pemikiran untuk membantu membuat kemasan produk yag lebih menarik informatif, sehingga selain mempercantik kemasan juga dapat memberikan informasi seputar produk olahan tersebut, seperti adanya gambar olahan, manfaat olahan serta nomor pemesanan,” terangnya. (yad)

KKN di Desa Banyuwangi, Mahasiswa UPN Veteran Sosialisasi Legalitas Pangan dan Pengenalan Produk dan Kemasan Sirup Buah Nipah dan Otak-otak Bandeng Selengkapnya

Siswa dan Tendik Sepakat Jadikan SMPN 2 Gresik Bersinar, Sekolah dan Wali Murid Pantau Liburan Via WhatsApp

GRESIK,1minute.id – Hari libur adalah hari yang ditunggu-tunggu, baik oleh siswa sekolah maupun orang tua murid. Apalagi libur semester yang jatuh di bulan Desember, yang berdekatan dengan hari Natal dan tahun baru (Nataru).

Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menetapkan libur semester siswa jenjang SD sampai SMP mulai Sabtu besok, 24 Desember 2022 sampai Minggu, 1 Januari 2023. Sehari sebelum liburan semester, beberapa sekolah di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, memberikan pembekalan kepada siswa agar selama liburan semester bermanfaat. 

Diantaranya, UPT SMP Negeri 2 Gresik. Sekolah berada di Jalan K.H.Kholil Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik memberikan pembekalan akhir Semester di halaman sekolah pada Jumat, 23 Desember 2022. Pembekalan untuk seluruh siswa. Siswa kelas VII sampai IX plus guru. Total 762 siswa dan 60 guru. Pembekalan akhir Semester bertajuk “Spenda Bersinar (Bersih dari Narkoba).Hiasi Hidupmu dengan Kegiatan Bermanfaat,” 

“Tendik (tenaga kependidikan) dan siswa bersepakat untuk untuk menjadikan SMPN 2 Gresik menjadi sekolah yang bersinar,”kata Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim pada Jumat, 23 Desember 2022. Ia melanjutkan, tanamkan nilai-nilai agama dan tingkatkan keimanan dalam diri kalian. Keimanan seseorang menjadi kunci yang paling utama untuk kita mencegah diri dari segala bentuk aktivitas negatif salah satunya penyalahgunaan narkoba.

“Jauhilah pergaulan bebas. Kenapa? Pergaulan bebas itu memicu kita untuk terlihat lebih keren lah, lebih maco lah, lebih gaul lah, dan lain-lain. Di saat itu juga pasti kalian akan diajak atau dihasut untuk ikut ke dalam lingkungan yang jauh lebih buruk,” katanya.

Selain itu, tambah Salim, sekolah juga bekerjasama denganbwali murid untuk ikut serta aktif menjaga anak di rumah dengan memberikan himbauan melalui media WA sender sekolah atau grup paguyuban Wali Murid. (yad)

Siswa dan Tendik Sepakat Jadikan SMPN 2 Gresik Bersinar, Sekolah dan Wali Murid Pantau Liburan Via WhatsApp Selengkapnya

Pemkab Gresik dan Rumah Vokasi Gelar Pelatihan Teknis Baja Ringan di SMK Sunan Giri Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkolaborasi dengan Rumah Vokasi Gresik menggelar pelatihan bagi siswa SMK di tiga tempat. Gresik Utara, Selatan dan Kota. Program peningkatan kualitas angkatan kerja bagi siswa kejuruan digelar di SMK Sunan Giri, Menganti pada Kamis, 22 Desember 2022.

Pelatihan teknis baja ringan yang diikuti 40 siswa di sekolah yang dipimpin oleh Syafi’i itu menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) serta Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Pemateri pelatihan menghadirkan dari Himpunan Aplikator Indonesia.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  berpesan para siswa bisa dengan aktif mengikuti kegiatan pelatihan hingga usai.

“Acara ini sudah dilaksanakan di tiga tempat. Yang pertama di wilayah utara.  Hari ini (Kamis,Red) secara bersamaan dilaksanakan di wilayah selatan (SMK Sunan Giri, Menganti) dan di kota. Lewat kegiatan ini diharapkan nanti anak-anak memiliki kompetensi di bidang baja ringan,” ungkap Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Setiap pelatihan diikuti oleh 40 peserta. Hasil akhirnya akan didapat sebanyak 120 siswa dengan kompetensi khusus bidang baja ringan. Langkah berikutnya, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu, memotivasi peserta untuk mengikuti  sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di bidang baja ringan.

“Ini yang diminta oleh perusahaan, selain juga menjadi suatu pintu kesempatan untuk bisa bekerja mandiri. Sehingga harapannya nanti anak-anak tidak sekedar melihat saja, melainkan mengamati dan mempraktekkan. Nantinya waktu sertifikasi bisa lolos,” terangnya.

Pelatihan ini dihadiri Ketua Dewan Pengarah Rumah Vokasi Indonesia,  Ketua Umum Himpunan Aplikator Indonesia Bambang Roni, dan Pengarah Rumah Vokasi Juyana.

Sementara itu, Kepala SMK Sunan Giri Menganti Safi’i menyambut baik saat sekolahnya didapuk menjadi tuan rumah kegiatan pelatihan. “Seperti yang disampaikan Bu Min, kami sangat mendukung diadakannya pelatihan-pelatihan untuk anak-anak kami. Semoga ini bisa semakin meningkatkan kualitas SMK di Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Pemkab Gresik dan Rumah Vokasi Gelar Pelatihan Teknis Baja Ringan di SMK Sunan Giri Menganti  Selengkapnya