Mobil Listrik Karya Siswa SMK PGRI Gresik Kado Puncak HUT PGRI dan HGN

GRESIK,1minute.id – Mobil listrik tanpa kap itu berhasil menyita perhatian Bupati dan Wakil Gresik,  Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Dua orang pucuk pimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu pun menjajal kehandalan mobil kelir oranye karya siswa SMK PGRI Gresik itu.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi naik mobil listrik lainnya. Mobil listrik itu seakan menjadi kado istimewa dari siswa kepada guru mereka yang merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 Kabupaten Gresik  pada Sabtu, 17 Desember 2022.

Mobil listrik karya siswa SMK PGRI 1 Gresik jurusan teknik otomotif ini mendapatkan apresiasi berbagai tokoh yang hadir. 

Fandi Akhmad Yani  memginstruksikan agar produk mobil listrik ini bisa segera didaftarkan dalam e-katalog. “Jika sudah masuk e-katalog, kita bisa promosikan ke desa-desa wisata. Kita ketahui bahwa saat ini, di Kabupaten Gresik banyak terdapat desa wisata. Ini top jika bisa ditaruh di desa-desa wisata tersebut. Ini bentuk kecerdasan dan kemajuan teknologi serta sebuah peluang yang luar biasa,” puji Gus Yani.

Sementara itu, dalam sambutannya Gus Yani mengatakan bahwa, PGRI dan Pemkab Gresik memiliki tanggung jawab yang besar dalam memperbaiki kualitas SDM di Kabupaten Gresik.

“Maka kami mengajak kepada semua para guru untuk ikut serta dalam peningkatan kualitas. Kita semua harus benar-benar terus mengupdate ilmu yang kita miliki. Kita benar-benar harus meningkatkan kualitas pendidikan kita untuk memberikan keteladanan kepada anak-anak kita,” harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Ini berhubungan erat dengan bonus demografi yang akan dihadapi pada tahun-tahun mendatang. Lantaran untuk meningkatkan kualitas anak-anak, diperlukan juga pengajar-pengajar handal dan juga berkualitas.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yani juga menyinggung mengenai status guru honorer. Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik saat ini terus berkomitmen untuk mengalokasikan keuangan untuk mengakomodir tenaga pendidikan untuk menjadi ASN.

“Maka, kami menginstruksikan kepada BKPSDM Gresik untuk benar-benar berpegang pada data, sehingga bisa dihitung efisiensi keuangan. Berikutnya, dari efisiensi tersebut akan digunakan untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru honorer untuk menjadi PPPK,” jelas Gus Yani.

Komitmen dan sinergi Pemkab Gresik dengan PGRI Gresik mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi.

Menurutnya, sinergi ini merupakan suatu langkah nyata dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik.

“Kami mohon kepada teman-teman guru juga mau belajar. Terus menerus meningkatkan diri. Seorang guru yang selalu mengedepankan pengembangan kualitas anak didiknya, akan selalu mencari cara untuk mengembangkan diri,” ujarnya.

Puncak HUT ke-77 PGRI dan HGN tahun 2022 Kabupaten Gresik, juga ditandai dengan peresmian gedung PGRI Kabupaten Gresik. Prasasti ditandatangani  oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi. Gedung PGRI Gresik resmi digunakan sebagai pusat aktivitas guru di Kabupaten Gresik. (yad)

Mobil Listrik Karya Siswa SMK PGRI Gresik Kado Puncak HUT PGRI dan HGN Selengkapnya

Cegah Penyebaran Narkoba Sasar Pelajar, Bupati Gresik Ajak Ormas Pendidikan Memberikan Edukasi 

GRESIK,1minute.id – Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik menggelar sarasehan Ormas Pendidikan yang khusus membahas pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

Sarasehan itu diikuti lembaga-lembaga pendidikan di Gresik seperti Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Dikdasmen Muhammadiyah, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik serta sejumlah tenaga pendidik. Tujuannya adalah menyatukan persepsi dan bergerak bersama dalam upaya antisipasi penyalahgunaan narkoba.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai Keynote Speeker dalam kegiatan tersebut memaparkan, maraknya peredaran narkoba di kalangan remaja dan pelajar dipengaruhi sejumlah hal. Salah satu adalah faktor lingkungan dan pergaulan. 

“Di era modern saat ini kita dihadapkan pada situasi ancaman serius yaitu peredaran gelap narkoba yang dapat merusak generasi bangsa. Masa depan generasi kita terancam akibat penyalahgunaan narkoba. Mirisnya lagi, kasus narkoba yang terjadi di dominasi oleh kalangan remaja,” paparnya dalam Sarasehan Ormas Pendidikan di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 6 Desember 2022.

Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, ini adalah bagian dari upaya merusak generasi penerus bangsa yang seharusnya menjadi tumpuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Disatu sisi, pada tahun 2045 mendatang Indonesia akan menghadapi demographic dividend atau bonus demografi. Yakni suatu kondisi di mana populasi individu-individu dengan usia produktif mendominasi. 

Usia produktif yang dimaksud adalah rentang usia 15 hingga 64 tahun. Titik ini menjadi peluang besar bagi sebuah negara untuk meningkatkan performa ekonomi industri.

“Jika kita tidak memiliki tekad untuk memberantas narkoba, maka bersiap saja dimasa mendatang kita tidak bisa memanfaatkan demographic dividend dan menjadi tertinggal,” katanya.

Maka dari itu, perlu adanya kolaborasi dari seluruh elemen bangsa. Termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan edukasi dan turun langsung ke sasaran. “Saya bersama BNN Kabupaten Gresik tak henti-hentinya turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan menyuarakan bahaya narkoba,” katanya 

Dengan adanya sarasehan ini, maka bertambah pula komponen pencegah penyalahgunaan narkoba. “Di bawah naungan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik mari bersama-sama membangun kolaborasi demi masa depan dan menyelamatkan generasi penerus bangsa,” ujar Gus Yani. (yad)

Cegah Penyebaran Narkoba Sasar Pelajar, Bupati Gresik Ajak Ormas Pendidikan Memberikan Edukasi  Selengkapnya

Mahasiswa 4 Negara Kunjungi Rumah Gajah Mungkur yang Pernah Dikunjungi  Pukubuwa X

GRESIK,1minute.id – Sebanyak sebelas mahasiswa berasal dari empat negara mengunjungi Kampung Kemasan dan Rumah Gajah Mungkur pada Rabu, 30 November 2022. Mereka mahasiswa dari Indonesia, Sudan, Thailand dan Vietnam. Kunjungan itu bertajuk “Short Indonesian Culture and Language Program for Foreign Speakers” Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Sekitar pukul 10.30 WIB rombongan mahasiswa berasal dari empat negara itu tiba di rumah Gajah Mungkur yang berada di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/ Kabupaten Gresik itu. 

Rombongan disambut oleh Akhmad Khoiri, anak Hj. Nur Rahmah, keturunan keempat pasangan almarhum Haji Djaelan dengan almarhumah Hj Romlah. Pemilik rumah Gajah Mungkur. Khoiri menemui puluhan mahasiswa itu di lantai dasar rumah itu. Lantai dasar rumah yang juga digunakan sebagai ruang pamer atau galeri  batik karya Akhmad Khoiri itu.

Dihadapan mahasiswa, Khoiri, menjelaskan sejarah tentang rumah Gajah Mungkur dibangun pada 1898 itu. Ia mengatakan rumah Gajah Mungkur dibangun oleh kakek buyut, almarhum Haji Djaelan. Ia pengusaha pribumi yang berbisnis penyamakan kulit. Bisnis berkembang pesat. Sehingga, Haji Djaelan dan keluarga bisa membangun sejumlah rumah mewah yang memiliki arsitektur campuran Kolonial, Tionghoa dan Jawa. Selain rumah Gajah Mungkur juga sejumlah rumah di Kampung Kemasan. 

JAJAL BATIK : Mahasiswa dari 4 negara mencoba memakai batik ketika mengunjungi Rumah Gajah Mungkur pada Rabu, 30 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dan sampai hari ini, seluruh bangunan masih terawat baik,”terang Khoiri yang dialih bahasa oleh seorang penerjemah dari UMG. Pada Ahad, 2 Oktober 1927, Raja Kesunanan Surakarta, Pakubuwana X mengunjungi rumah Gajah Mungkur. Penyambutan sangat mewah.

Sebuah karpet merah di beber mulai rumah Gajah Mungkur hingga Masjid Jamik Gresik di Alun-alun Gresik untuk menyambut Susuhunan kesembilan Kesunanan Surakarta itu. “Panjang karpet merah sekitar 2 kilometer. Sampai hari karpet merah sepanjang 2 kilometer belum terpecahkan,” ujarnya. 

Raja Pakubuwana X terkesan dengan arsitektur bangunan rumah Gajah Mungkur itu. Raja Pakubuwana X kemudian membangun rumah mirip Gajah Mungkur di Surakarta. “Tapi rumah lebih besar. Dan, berada di jalan utama Kota Solo. Persisnya, di Jalan Slamet Riyadi Solo,”terangnya. Usaha penyamakan kulit semakin besar. Haji Djaelan kemudian mendirikan pabrik rokok di Surakarta. 

Kini, sisa masa kejayaan pengusaha pribumi itu bisa dinikmati masyarakat di Kota Santri. Bangunan rumah kuno yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Rumah heritage yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun luar negeri. “Untuk bulan ini, menerima 4 kunjungan secara rombongan. Untuk kunjungan perorangan banyak,”katanya. 

Setiap ada kunjungan itu, Khoiri juga mengenalkan tentang batik. Puluhan mahasiswa itu pun senang bisa mengenal tentang batik. Apalagi, motif batik karya Khoiri ini semuanya memiliki ciri khas Gresik atau kearifan lokal (local wisdom).

BATIK MAHAKARYA : Akhmad Khoiri ketika menerangkan batik karyanya kepada mahasiswa dari 4 negara ketika mengunjungi Rumah Gajah Mungkur pada Rabu, 30 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Misalnya, motif Damarkurung. Damarkurung adalah sebuah karya seni yang dipopularkan oleh almarhumah Mbah Masmundari. Damarkurung, salah satu ikon Gresik. Lalu motif pudak dan jubung. Kedua adalah makanan khas Gresik. Kemudian, motif sisik bandeng. Gresik dikenal salah satu penghasil ikan bandeng terbesar di Jawa Timur. 

Puluhan mahasiswa itu, diperbolehkan memakai kain batik Gajah Mungkur. “Kain ini bisa untuk sewek (jarit),”katanya. Halaman rumah Gajah Mungkur bagai peragaan busana. Gajah Mungkur Fashion Week. (yad)

Mahasiswa 4 Negara Kunjungi Rumah Gajah Mungkur yang Pernah Dikunjungi  Pukubuwa X Selengkapnya

Karina, Siswa MINU Tratee Putri Jawara Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro ditutup oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 26 November 2022. Pameran Pendidikan, kali pertama dan terbesar digelar oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini berlangsung selama sepekan. Mulai Sabtu, 19 hingga 26 November 2022. 

Selama sepekan itu, stadion olahraga kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu riuh. Ribuan siswa. Ratusan UMKM yang membuka lapak semringah. Berbagai perlombaan digelar dalam pameran pendidikan memperingati Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November itu.

Diantaranya, lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Gresik juara pertama diraih oleh Karina Syifa Nuur Callista, siswa kelas VI-IPC MINU Tratee Putri. Kategori Pegiat literasi juara pertama Yusuf Ali Putra, Guru SMP Negeri 4 Gresik hingga stan terbaik diraih SMP Negeri 2 Gresik. Ada seribu karya dalam lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini.

Penutupan pameran dimeriahkan dengan Tari Malam Selawe yang dimainkan siswa SMP Negeri 3 Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai upaya menciptakan siswa berprestasi. Menggelar berbagai perlombaan yang bisa mendorong kreativitas dengan berbagai inovasi siswa. 

Diantaranya, lomba menulis, olimpiade antarpelajar hingga lomba karya ilmiah pelajar.  Lomba Menulis, yang dimulai tahun ini mendapatkan apresiasi dari Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  “Ini betuk kreativitas Dinas Pendidikan atas terselenggaranya Pameran Pendidikan 2022. Hari ini kita melihat lomba literasi. Pentingnya literasi saat ini sangat perlu untuk mengasah kreativitas siswa,”puji Gus Yani. 

Kedepan, Gus Yani berharap, Dinas Pendidikan Gresik, lebih punya inovasi dan kreativitas lagi  untuk membuat kegiatan yang dapat menciptakan siswa yang berprestasi. Seperti lomba (olimpiade) Matematika dan lomba karya ilmiah lainnya. Tahun 2023 silahkan eksplor kegiatan ini. Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur. “Mustahil kita bisa mewujudkan perubahan kalau cara kinerja kita tidak berubah. Maka jangan terjebak dengan cara lama,”kata Gus Yani bertamsil. Bahkan, Gus Yani harus mengulang dua kali kata tersebut.  

Terkait fasilitasi dan infrastrukur pendidikan yang masih minim. Gus Yani berjanji akan  mengupayakan anggarannya semaksimal mungkin untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan. “Bapak dan ibu guru dan kepala sekolah tidak perlu memikirkannya. Biar saya saja yang memikirkan. Saya akan berkomunikasi dengan teman-teman di DPRD Gresik nanti,”katanya. (*)

Karina, Siswa MINU Tratee Putri Jawara Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik : Wisudawan STAI Daruttaqwa Harus Jadi Lokomotif dan Agen Perubahan 

GRESIK,1minute.id – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Daruttaqwa kembali menggelar prosesi wisuda sarjana di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Sabtu, 26 November 2022. Sebanyak 160 wisudawan. Mereka dari program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Ekonomi Syariah.

Wisuda Sarjana strata satu ke-XX sekolah Tinggi yang kampusnya berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan penyair “Clurit Emas” D. Zawawi Imron,  Ketua STAI Daruttaqwa A. Syifa’ul Qulub, Ketua Yayasan Al Munawwar Su’aidi Ahmad Kholil, Kopertais Wilayah IV Surabaya Akh. Muzakki, seluruh pimpinan STAI Daruttaqwa dan jajarannya. Ratusan wisudawan yang didampingi orang tua mereka pun semringah. Sebab, kerja keras dan doa orang tua mereka sehingga menyandang gelar sarjana.

Bupati Gresik Fandi Akhmad memberikan harapan besar kepada para wisudawan untuk terus meningkatkan kualitas, sekaligus mampu menjadi lokomotif dan agen perubahan. “Lulusan STAI Darutaqwa harus menjadi agen perubahan, sebentar lagi kalian akan masuk ke dunia baru. Ada yang bekerja, melanjutkan sekolah lagi, dan hidup bermasyarakat. Dibutuhkan sebuah kerjasama, sinergitas, kolaborasi yang harus dimiliki anak muda sekarang,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Ia melanjutkan, jangan beranggapan lebih pintar, lebih bisa, dunia baru ini akan dihadapkan banyak tantangan. Untuk itu harus mampu, memberikan manfaat kepada sesama dalam kehidupan bermasyarakat. “Jaga nama baik almamater, yang menjadikan kita orang orang hebat dan berguna, maka harus bisa merawat, dijaga dan dipertanggungjawabkan,” pesan Gus Yani.

Sedangkan bagi orang tua, imbuh Gus Yani, sebagai orang tua inilah momentum indah yang ditunggu, dari fase panjang dalam mengantar anak-anaknya hingga di wisuda hari ini. “Untuk mencapai kesuksesan tidak lepas dari dukungan dan doa dari orang tua kalian,” ungkapnya.

Usai sambutan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan penyematan secara simbolis udeng khas Gresik kepada kiai yang juga sastrawan,   D. Zawawi Imron yang dikenal dengan julukan “Clurit Emas” itu. (yad)

Bupati Gresik : Wisudawan STAI Daruttaqwa Harus Jadi Lokomotif dan Agen Perubahan  Selengkapnya

Seribu Siswa Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 35 finalis lomba menulis surat cinta kepada Bupati dan Wakil bupati Gresik ajang sana ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 24 November 2022. Puluhan pelajar dari berbagai sekolah jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu diterima oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di Kantor Bupati Gresik.

Penulis cilik ini bertemu Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani di ruang kerjanya. Sedangkan, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menemuinya di Ruang Graita Eka Praja. 

Kedua pucuk pimpinan di Kabupaten Gresik itu memberikan motivasi kepada para penulis cilik itu terus berkarya sehingga literasi menjadi gaya hidup. “Mengapa menulis itu penting, karena dengan menulis kita dapat dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dipikiran kita menjadi tulisan. Dan ternyata anak-anak sekalian ini berhasil dalam menuangkannya.” ujarnya.

FINALIS PENULIS SURAT CINTA: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto foto bersama penulis cilik di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 24 November 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bu Min melanjutkan  para finalis tetap semangat dan tidak berkecil hati ketika tidak menjadi juara utama. “Meskipun nanti akan dipilih enam juara utama dari masing-masing jenjang yakni SD dan SMP. Ayo kita tetap semangat berliterasi. Karena saya yakin anak-anak yang sampai disini punya pikiran yang luar biasa. Dan meskipun nanti tidak menjadi juara utama, saya harapkan untuk tetap menulis,”ujar Bu Min.

Untuk itu, mantan kepala SMK Assa’adah Bungah itu  juga mengenalkan beberapa destinasi wisata di Kabupaten Gresik yang dapat dijadikan sebagai objek tulisan. Diantaranya, Bandar Grissee, Makam Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim. “Dengan ini, anak-anak juga diharapkan untuk bisa mengenal dan menyebarluaskan berbagai macam hal menarik yang ada di Gresik,”harapnya. 

Setelah bertemu Wabup Aminatun Habibah, finalis diajak melihat ruang kerja Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang bersebelahan dengan Ruang Graita Eka Praja itu.

Bupati Fandi Akhmad Yani berpesan kepada finalis dan pelajar di Kota Santri agar terus semangat latihan menulis dengan gembira karena di masa depan profesi apapun membutuhkan skill menulis yang hebat.

“Anak-anak tetap semangat untuk menulis dengan gembira, terus berlatih untuk menjadi yang terbaik. Di masa depan skill menulis kalian yang hebat itu pasti dibutuhkan dalam profesi apapun,”tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto mengungkapkan yang melatar belakangi lomba menulis surat cinta ini adalah hasil assessment nasional dalam indikator literasi yang masih di bawah standar.

“Maka salah satu upaya dalam meningkatkan hal tersebut adalah dengan lomba menulis yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik kali ini,”katanya. Ia  tidak menyangka, lomba ini dapat menjangkau sebanyak hampir seribu peserta dari seluruh SD dan SMP sederajat di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Kami tidak menyangka kalau animo para pelajar tinggi dalam mengikuti lomba ini, karena estimasi awal target peserta hanya 300 orang saja dari total kategori SD dan SMP Sederajat,”imbuhnya. (yad)

Seribu Siswa Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Pameran Pendidikan Dispendik Gresik,SMP Negeri 4 Gresik Suguhkan 9 Buku Antologi Karya Siswa 

GRESIK,1minute.id – Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) memasuki hari kedua pada Senin, 21 November 2022. Ratusan siswa berseragam sekolah memenuhi arena ajang adu kreativitas dan inovasi di stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Ada memakai seragam baju putih bawahan merah dan baju putih bawahan biru. Mereka datang tidak sendiri. Diantar oleh orang tua mereka. Juga, didampingi oleh guru mereka. Sehingga suasana Pemeran Pendidikan terbesar kali pertama dihelat oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik memperingati Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang diperingati setiap 25 November itu terasa meriah. 

Apalagi mayoritas lembaga pendidikan mulai jenjang SD dan SMP Negeri dan Swasta seakan berlomba dengan memamerkan karya unggulan mereka untuk menarik para pengunjung. Ada yang memamerkan alat deteksi dini gempa. Ada juga, memamerkan karya literasi. Stan SMP Negeri 4 Gresik, misalnya. 

Sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi, Gresik memajang sejumlah buku karya siswanya. Buku antologi puisi dan cerpen. Judulnya menarik. Yakni ” Pelabuhan Terakhir ; Senja Pantai Grissee dan Ukiran Kota Bandar”.

KARYA SISWA : Buku antologi puisi dan cerpen karya siswa SMP Negeri 4 Gresik di Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro pada Senin, 21 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Nah, pengunjung pameran setelah berkeliling bisa berleha-leha sambil menikmati hiburan. Di hari kedua, ada peragaan busana dan penampilan musikalisasi puisi. Seperti yang dilakukan oleh Nur Alisa. Siswa kelas VIII-D SMP Negeri 4 Gresik seakan bisa membius pengunjung. 

Nur Alisa membacakan puisi karya Nabila Eka Agustin. Begini cukilan puisinya : Senja memerah di pantai pesisir// Sinarnya redup tertutup awan hitam// Bisul-bisul nanah menyembur dari dasar palung terdalam//Lintang kemukus tiba dibatas kota pelabuhan yang menyepi//

Aku menyerana memandang senja di kota yang sinarnya tergerogoti pondasinya//Lalu kita-kita terdiam dibatas gapura bentar menantikan hujan beku yang tak tiba-tiba// Disana dilangit mendung kemukus berubah stratus//…

Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman mengatakan, budaya literasi sudah dilakukan beberapa tahun lalu. Untuk tahun ini, ada 9 buku antologi karya siswa yang diterbitkan. “Sembilan buku antologi puisi dan cerpen karya siswa kelas VII, VIII dan IX,”kata Arif dikonfirmasi selulernya pada Senin malam, 21 November 2022.

Sembilan buku antologi karya siswa itu, imbuhnya, sudah didaftarkan hak cipta.  International Standard Book Number (ISBN). (yad)

Pameran Pendidikan Dispendik Gresik,SMP Negeri 4 Gresik Suguhkan 9 Buku Antologi Karya Siswa  Selengkapnya

Meriah, Pameran Pendidikan Terbesar Dihelat Dispendik Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ribuan pelajar meramaikan Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Minggu, 20 November 2022. Pameran pendidikan terbesar di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik digelar oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini dibuka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Aminatun Habibah mengapresiasi perlehatan yang diprakarsai Dispendik Gresik ini. Karena pameran pendidikan dengan sangat meriah. 

“Kami atas nama Pemkab Gresik mengucapkan terima kasih kepada Dispendik dan para guru maupun kepala sekolah karena senantiasa memberikan yang terbaik untuk anak didik. Terbukti pameran pendidikan berjalan dengan luar biasa,”ujar Bu Min- sapaan akrab-Wabup Gresik Aminatun Habibah ini.

Menurut dia, kegiatan pameran pendidikan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk berkreasi dalam berbagai lomba yang digelar. “Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,”imbuh Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Sementara itu, Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto mengatakan kegiatan pameran pendidikan digelar untuk memberikan wadah bagi siswa untuk berkreasi. Serta kepada sekolah dan lembaga pendidikan untuk menampilkan inovasi-inovasi yang selama ini telah dibuat. “Kegiatan ini digelar mulai 20 November hingga 26 November mendatang,” ujarnya.

Dikatakan, pada pameran pendidikan 2022 ini ada sejumlah kegiatan yang digelar. Selain exhibition, ada pentas seni, pameran sekolah, challenge, festival literasi, pameran IT, lomba serta stan UMKM.

“Alhamdulillah, pada pembukaan pameran berlangsung sangat meriah. Ini di luar ekspektasi kami. Sangat luar biasa. Saya mewakili Dispendik Gresik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan pameran pendidikan bisa digelar rutin setiap tahun. Dan semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi dengan melibatkan seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Gresik. “Kami akan terus berbenah, semoga tahun depan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya. (yad)

Meriah, Pameran Pendidikan Terbesar Dihelat Dispendik Gresik  Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik untuk Zykky Karamy dan Putri Syailah Terpilih Jadi Duta GenRe Gresik 2022

GRESIK,1minute.id – Muhammad Zykky Karamy dan Putri Syailah Ramadhani dinobatkan sebagai Duta GenRe Gresik 2022. Keduanya pelajar SMA negeri 1 Gresik. Grand final pemilihan Duta GenRe yang diselengarakan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu, 13 November 2022.

Pemilihan Duta GenRe itu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Serta, Ketua Tim Penggerak PKK Gresik juga Bunda GenRe Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani serta Kepala KBPPPA Gresik drg Syaifuddin Ghozali. 

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan, duta GenRe merupakan pelaku perubahan, generasi yang kaya kreatifitas, mempunyai rencana yang sangat besar demi kemajuan bangsa. “Saya berharap tidak berhenti sampai disini, namun segera turun langsung ke desa dan sekolah, untuk menjadi agen perubahan, grand final ini menjadi awal kesuksesan kalian,”pesan Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan, setelah ini jangan sampai redup, namun turun memberikan motivasi kepada remaja. Dalam mensosialisasikan pencegahan pernikahan dini, menurunkan angka stunting dan bahaya penggunaan Narkoba. 

“Harus benar-benar menjadi sosok anak muda yang teladan, mampu bekerjasama, mempunyai nilai luhur budi pekerti yang baik dan cepat dalam merespon,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya dapat memberikan support terhadap program “Bangga Kencana” (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana). “Duta GenRe harus dapat memberikan informasi kepada generasi muda, terkait program Bangga Kencana, serta mampu membantu menurunkan angka stunting,” tandasnya.

Sementara itu, Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani mengucapkan selamat kepada finalis dan selamat bergabung dalam keluarga GenRe Gresik. “Semoga dapat meningkatkan semangat dan komunikasi, dalam pelaksanaan Bangga Kencana, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik,”harapnya.

Dikatakan, sasaran penurunan angka stunting dari hulu, tahun depan anak muda bukan hanya menjadi objek penurunan angka stunting. Tetapi juga menjadi subyek, anak muda menjadi pemangku pencegahan terjadinya hubungan dan pencegahan stunting. “Keterlibatan Duta GenRe diharapkan menjadi warna baru dalam gerakan penurunan stunting serta bisa mensosialisasikan kepada generasi muda untuk ke arah yang lebih baik,”terangnya.

Ia berharap, duta GenRe juga bisa ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program pemberdayaan perempuan dan anak. “Selain itu juga membantu program pemerintah lainnya, untuk menjadikan Kabupaten Gresik yang lebih baik lagi,”pungkasnya. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik untuk Zykky Karamy dan Putri Syailah Terpilih Jadi Duta GenRe Gresik 2022 Selengkapnya

Hari Pahlawan, Siswa MI Poemusgri Punguti Sampah di Bandar Grissee 

GRESIK,1minute.id – Pendidikan karakter tidak bisa instan. Harus sejak dini, seperti yang dilakukan ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Poesmugri Gresik pada Kamis, 10 November 2022.

Sebanyak 197 siswa terlihat memunguti sampah yang berserakan di sepanjang Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu. Kawasan di Gresik Kota Lama ini menjadi jujugan warga pascarevitalisasi yang dilakukan kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dengan Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik ini. 

Pedestrian alias trotoar yang luas mirip di kawasan Malioboro, Jogjakarta itu sepekan belakangan ini menyedot perhatian warga ketika pagi dan malam hari. Sayangnya, pengunjung kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ratusan siswa madrasah berlokasi di Jalan Sindujoyo, Kelurahan Kroman, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu yang memakai atribut perjuangan dan pramuka memunguti sampah. Mereka tanpa canggung memungut lalu dimasukkan dalam tas kresek yang telah disediakan oleh sekolah itu.

HARI PAHLAWAN: Siswa MI Poemusgri Gresik foto bareng usai melakukan GPS (Gerakan Pungut Sampah) di Kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Kamis, 10 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Memungut sampah ini program baru sekolah. Namanya, GPS (Gerakan Pungut Sampah),”kata Kepala MI Poesmugri Gresik Aunul Rofiq pada Kamis, 10 November 2022. Program GPS baru tiga bulan diluncurkan. “Kami ingin melatih kesadaran anak untuk peduli lingkungan,”imbuhnya. 

Oni, begitu biasa disapa menambahkan, GPS bagian dari pendidikan karakter siswa untuk pengenalan kepada lingkungan. “Kebetulan hari ini, bertepatan Hari Pahlawan, siswa kami ajak untuk bersih-bersih di sekitar Bandar Grissee ini. Pembelajaran out door. Sekaligus mendukung program Pemkab Gresik untuk peduli lingkungan,”tegasnya. 

Sekitar pukul 08.00, ratusan siswa kelas I sampai VI MI Poemusgri Gresik tiba di Kawasan Bandar Grissee. Mereka didampingi para gurunya. Mereka membentuk kelompok untuk memunguti sampah.  Dalam hitungan menit mereka bisa mengumpulkan sampah sebanyak 5 tas kresek. Jenis mulai puntung rokok hingga sampah plastik. (yad)

Hari Pahlawan, Siswa MI Poemusgri Punguti Sampah di Bandar Grissee  Selengkapnya