Ratusan Ultras Gresik Ngeluruk Kantor PSSI, Desak Liga 2 Dilanjutkan

GRESIK,1minute.id – Ratusan suporter fanatik Gresik United (GU), Ultras Gresik turun jalan pada Kamis, 19 Januari 2023. Mereka ngeluruk kantor Askab PSSI Gresik di Jalan Jaksa Agung Gresik. Kedatangan ratusan suporter itu untuk menuntut kepada PSSI untuk melanjutkan Liga 2. Mereks membawa sejumlah spanduk.

Diantara isinya, “PSSI Miskin Prestasi, Kembalikan Liga 2 serta PSSI Tak Becus, dan PSSI Ladang Korupsi”. Ratusan suporter itu memakai jersey kebanggaan berwarna kuning itu terus meneriakan yel-yel salam satu jiwa dan mendesak PSSI untuk melanjutkan Liga 2. 

Ketua Umum Ultras Gresik Thoriqi Fajrin menyatakan kedatangan dirinya bersama suporter Ultras Gresik ke Askab PSSI Gresik mendorong supaya Liga 2 tetap dilanjutkan. “Melalui asprasi ini kami meminta PSSI, Askab PSSI Gresik meneruskan ke Asprov PSSI Jatim lalu dilanjutkan ke PSSI pusat,” ujar Kaji Ricky-sapaan-Thoriqi Fajrin pada Kamis, 19 Januari 2023. 

Selain melakukan orasi, perwakilan suporter ultras dan pengurus PSSI Gresik melakukan kesepakatan bersama menandatangi surat pernyataan. Ada empat tuntutan suporter ultras yang disampaikan. Pertama, menolak dengan tegas pemberhentian Liga 2 dan 3 musim 2022-2023.

Kedua, hasil pernyataan ini akan diteruskan ke Asprov PSSI Jatim. Selanjutnya, menyerukan kepada seluruh wadah suporter Indonesia melakukan pernyataan bersama. Terakhir, mendorong pengelolaan sepak bola Liga 2 dan 3 bersama-sama melakukan upaya hukum ke agar Liga 2 tetap dilanjutkan.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Gresik Rofiqi mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh suporter ultras mendukung kelanjutan Liga 2. Bahkan, pihaknya juga membuat keputusan bersama yang ditandatangani oleh Ketua Askab PSSI Gresik, Ketua KONI, dan Ketua Umum Ultras Gresik serta manajemen Gresik United.

“Kami setuju Liga 2 dilanjutkan. Sebagai bentuk keseriusannya Askab PSSI  Gresik menandatangani kesepakatan bersama lalu diteruskan ke Asprov PSSI Jatim dan PSSI pusat,” ungkapnya.

Lima poin yang ditandatangani bersama antara lain Askab PSSI Gresik mendukung penuh aksi suporter ultras. Selanjutnya, Askab PSSI Gresik bersama-sama dengan suporter ultras dan seluruh stakeholder sepak bola Indonesia menolak pemberhentian Liga 2. Kemudian mendukung Liga 1 dihentikan apabila Liga 2 dan 3 tidak dilanjutkan. 

Mendesak pemerintah melalui Kemenpora untuk berkomunikasi dengan PSSI mengupayakan Liga 2 dilanjutkan. Poin terakhir mengapresiasi suporter ultras sebagai suporter garda terdepan menyuarakan gerakan aksi suporter secara nasional. (yad)

Ratusan Ultras Gresik Ngeluruk Kantor PSSI, Desak Liga 2 Dilanjutkan Selengkapnya

Jajal Ketangguhan Motor Listrik Karya Siswa, Wabup Aminatun Habibah Pun Kepincut Membeli Darussalam Bismar e-bike 

GRESIK,1minute.id – SMK YPPI Darussalam 1 Cerme melaunching Darussalam Bismar e-bike pada Kamis, 19 Januari 2023. Darussalam Bismar e-bike ini merupakan bentuk teaching factory (TEFA) SMK Darussalam 1 bekerja sama dengan PT. Indobismar Surabaya.

Darussalam Bismar e-bike mencakup pelayanan pada bidang perakitan, penjualan, dan service sepeda motor listrik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan Darussalam Bismar e-bike. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi berdirinya Darussalam Bismar e-bike. Sebab, kali pertama SMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik berharap berdirinya Darussalam Bismar e-bike menjadi virus positif bagi sekolah kejuaraan lainnya. 

Lewat TEFA, kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, anak didik bisa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari keahlian yang aplikatif sehingga bisa diterapkan begitu lulus sekolah.

“SMK saat ini menjadi harapan dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjadi generasi yang kompeten di bidang masing-masing,” ujar Bu Min. Ia menilai, jika tujuan dari kerja sama tersebut untuk membentuk kemandirian bagi siswa itu sangat bagus. Dengan menerapkan ilmu yang didapat dari sekolah, anak didik bisa berlatih melakukan praktik dan bisa mengaplikasikan begitu sudah lulus.

Lebih lanjut, Bu Min menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral semacam ini, merupakan upaya besar Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Sebagai informasi, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik sudah mengalami penurunan 1 persen dari 8% menjadi 7%. Oleh karenanya, dirinya berharap virus baik seperti yang dilakukan SMK Darussalam 1 Cerme ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain.

“Percepatan-percepatan ini mudah-mudahan didukung oleh sekolah yang ada di kabupaten Gresik, terutama sekolah vokasi. Di Gresik saat ini juga sudah ada Rumah Vokasi, semuanya bertujuan menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang kompeten dan siap bekerja atau berwirausaha,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu Ketua YPPI Darussalam Cerme Syaiful Kirom menaruh harapan dengan adanya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan, bisa membawa manfaat bagi para siswa. Terkait  Darussalam Bismar e-bike yang dilaunching Syaiful menegaskan bahwa kompetensi para siswa sudah mumpuni dari proses perakitan hingga pelayanan service.

“Ini salah satu keunggulan kita, semuanya dari perakitan, hingga mekanik service siap dikerjakan oleh anak-anak,” katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah menyempatkan untuk menjajal ketangguhan sepeda listrik dari Darussalam Bismar e-bike. Dan, Wabup Aminatun membeli satu sepeda listrik untuk digunakan sehari-hari. (yad)

Jajal Ketangguhan Motor Listrik Karya Siswa, Wabup Aminatun Habibah Pun Kepincut Membeli Darussalam Bismar e-bike  Selengkapnya

SIG Peduli Kucurkan Bantuan Pembangunan Infrastruktur Jalan hingga Drainase di 4 Provinsi 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia Persero Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli  memberikan bantuan senilai Rp 5,4 miliar pada 2022. Bantuan miliar rupiah itu untuk pembangunan dan perbaikan sarana dan prasarana infrastruktur di 46 desa tersebar di 4 provinsi.  Yakni, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Sumatra Barat.

Bantuan yang diberikan dipergunakan untuk pembangunan rabat beton jalan, jalan usaha tani, drainase, talud jalan, pengaspalan jalan, hingga irigasi pertanian. Selain kenyamanan dan kemudahan akses transportasi.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG berharap bantuan tersebut juga dapat membantu meningkatkan interaksi sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat desa yang berdampak positif pada pada pertumbuhan ekonomi.

“Sebagai perusahaan BUMN, SIG ingin hadir untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui program-program berkelanjutan. Bantuan ini adalah wujud bakti SIG untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui infrastruktur desa yang aman, nyaman dan berkualitas,” kata Vita Mahreyni dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Kamis, 19 Januari 2023.

Bantuan dari SIG ini disambut baik oleh masyarakat, salah satunya bantuan pembangunan rabat beton jalan sepanjang 250 meter di Desa Bantarpanjang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kepala Dusun Tameng, Desa Bantarpanjang, Amri Fitriana menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh SIG tersebut.

Menurutnya, jalan dusun tersebut sudah lama belum terbenahi karena keterbatasan anggaran desa. Terlebih di wilayah tersebut juga banyak area pertanian dan perkebunan. “Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada SIG yang memberikan perhatian pada peningkatan perekonomian khususnya di wilayah pedesaan. Semoga SIG terus dapat memberikan perhatian terhadap infrastruktur desa demi mendukung kelancaran aktivitas perekonomian warga desa,” ujar Amri Fitriana.

Di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, bantuan juga diberikan untuk pengaspalan jalan di Dusun Purwosari dan Dusun Tegalanak. Kemudian, peningkatan jalan lingkungan Desa Karangasem, Desa Maos Lor, Desa Kalijaran, dan Desa Kalisabuk. Selanjutnya, pembangunan rabat beton jalan Desa Penyarang, pembangunan drainase di Kelurahan Tritih Kulon, pembangunan drainase jalan Desa Nusajati dan Desa Karangkandri, serta pembangunan talud jalan di Desa Cinyawang, Desa Kedungreja, dan Desa Bangunreja.

Sedangkan, di Kabupaten Tegal, SIG Peduli infrastruktur untuk pengaspalan jalan Desa Dukuhsembung, Desa Tarub, Desa Srengseng, Desa Pacul dan Desa Cangkring, serta pembangunan drainase jalan di Desa Dukuhwringin. Bantuan juga diberikan di Kabupaten Brebes berupa pembangunan jalan rabat beton untuk desa Pebatan, dan di Kabupaten Purbalingga berupa pengaspalan jalan Desa Grantung.

Di Jawa Timur, bantuan diberikan di Kabupaten Lumajang, Probolinggo dan Pamekasan. Di Kabupaten Lumajang, untuk pengaspalan jalan Desa Wonokerto dan Desa Papringan, serta pembangunan drasinase jalan Desa Pandansari. Sedangkan di Kabupaten Pamekasan bantuan berupa tebing penahan jalan di Desa Palengaan Daja, Desa Akkor, dan Desa Polagan, serta pembangunan rabat beton jalan untuk Desa Ponjanan Barat dan Desa Ambender. 

Di Kabupaten Probolinggo bantuan untuk pembangunan saluran irigasi di Desa Dawuhan dan Desa Kedungcaluk, pembangunan rabat beton jalan Desa Ranuagung dan Desa Jangkang, serta pembangunan plengsengan di Desa Jatiurip.

Di Sulawesi Selatan, bantuan diberikan di Kabupaten Pinrang, Luwu, Sidenreng Rappang, dan Kota Palopo. Di Kabupaten Pinrang, bantuan diberikan untuk pembangunan jalan usaha tani di Desa Padaelo, Desa Bentengnge, Desa Mattongang-Tongan, dan pengerasan jalan tani di Kelurahan Tonyamang. Di Kabupaten Luwu, untuk pembangunan jalan usaha tani di Desa Wiwitan Timur. Di Kabupaten Sindereng Rappang, untuk peningkatan jalan tani untuk Desa Buae dan Desa Bola Bulu. Sedangkan di Kota Palopo, untuk peningkatan jalan Kelurahan Begau dan Padang Lambe.

Sementara itu, di Sumatra Barat, bantuan diberikan di Kota Padang untuk pembangunan jalan di Kelurahan Piai Tengah, selain itu di Kabupaten Pasaman berupa pembangunan jalan untuk desa Nagari Tanjung Betung, dan di Kabupaten Padang Pariaman berupa pembangunan irigasi untuk desa Nagari Cimpago. (yad)

SIG Peduli Kucurkan Bantuan Pembangunan Infrastruktur Jalan hingga Drainase di 4 Provinsi  Selengkapnya

Bupati Gresik Support PMI Gresik untuk Mencukupi Kebutuhan Darah Warga Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik menggelar Musyawarah Kerja (Musker) di Hotel Aston Inn Gresik pada Rabu, 18 Januari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada Pengurus PMI untuk mencukupi kebutuhan darah untuk warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Output nya nanti adalah, masyarakat Gresik dapat merasakan PMI hadir dalam kesulitan, kebencanaan, musibah yang dialami oleh korban yang membutuhkan darah,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka Musker PMI Gresik pada Rabu, 18 Januari 2023. Musker PMI ini juga dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat itu, katanya, pengurus PMI perlu strategi khusus dalam pengumpulan dan pendistribusian darah. Beberapa bulan terakhir ini, Gus Yani mendapatkan informasi minat masyarakat untuk donor darah sukarela berkurang. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan donor darah jarang dilakukan.

Maka, Gus Yani mengingatkan, agar PMI dapat bersinergi dengan para Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) di Gresik. “Kami sampaikan pada camat dan sekcam bahwa mereka ini bagian dari PMI. Mulai berfikirlah bagaimana menumbuhkan kesadaran diri tentang pentingnya donor darah. Baik di lingkup lembaga pendidikan hingga perindustrian,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Ia melanjutkan, saat ini tantangan terbesar PMI adalah membenahi diri. Baik mulai anggaran, strategi pelayanan, dan program perencanaan kedepan. Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan satu unit mobil kepada PMI Gresik kepada ketua PMI Gresik Achmad Nadlir.

Dalam Musker ini, PMI Gresik memberikan apresiasi kepada dua orang yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali. Pahlawan kemanusiaan itu bernama Antonius Sihotang, 61, dan Prihatin Efendi, 57. Mereka telah rutin menjadi pendonor sejak 1980. (yad)

Bupati Gresik Support PMI Gresik untuk Mencukupi Kebutuhan Darah Warga Gresik  Selengkapnya

2018: Ruang SDN 26 Gresik Ambruk Di Sapu Angin Puting Beliung, 2023 : Dispendik Anggarkan Pembangunan 

GRESIK,1minute.id – Ratusan sarana pendidikan tidak memadai. Rusak ringan hingga berat. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menganggarkan pembangunan Rp 5 milar dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Gresik pada 2023. Dan, dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 14 miliar. 

Diantaranya, sarana pendidikan yang rusak berat yang bakal dibangun adalah SDN 26 Gresik di Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.  Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Herawan Eka Kusuma ketika dikonfirmasi 1minute.id membenarkan rencana pembangunan SDN 26 Gresik. “Iya dianggarkan tahun ini. Tapi kecil hanya Rp 200 jutaan,” kata Herawan pada Rabu, 18 Januari 2023. Anggaran tersebut, imbuhnya, untuk pembangunan satu ruangan.

SDN 26 Gresik berada di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas ini berdiri pada 1948 dengan nama SDN Prambangan. Pada 2019, namanya berganti menjadi UPT SDN 26 Gresik. Di sekolah yang dipimpin oleh Sunardi itu terdapat 3 ruangan yang hancur karena di sapu angin puting beliung pada 2018. 

Tiga ruangan itu rata dengan tanah. Selama 4 tahun tidak mendapatkan kucuran anggaran pembangunan membuat ruangan tersebut ditumbuhi tanaman perdu. Kondisi sangat mengenaskan. 

Terpisah, Kepala UPT SDN 26 Gresik Sunardi mengatakan pihaknya telah mengusulkan perbaikan kepada Dinas Pendidikan Gresik. “Semoga tahun ini, ada upaya pembangunan ruang sekolah yang ambruk itu,” kata Sunardi dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 18 Januari 2023. Sebab, imbuhnya, keberadaan ruangan itu sangat penting untuk memperlancar proses pembelajaran. 

Sebelum ambruk diterjang angin lesus, katanya, tiga ruangan difungsikan masing-masing untuk kantor, perpustakaan dan ruang kelas. “Kami saat ini kesulitan untuk mengembangkan program literasi karena tidak memiliki ruang perpustakaan,” terang Sunardi yang menjabat sebagai Kepala UPT SDN 26 Gresik mulai Juni 2021 itu. 

Sedangkan, proses belajar mengajar untuk siswa kelas II ditempatkan salah satu ruang yang kosong. “Tapi, ruangan lebih kecil,” ujarnya.  Kondisi sarana sekolah yang kurang memadai itu ditengarai menjadi penyebab berkurang minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SDN 26 Gresik. Padahal sebelumnya SDN 26 Gresik, salah satu sekolah dasar favorit. Siswanya pernah mencapai 400-an anak. 

Namun, sejak 2021 jumlah siswa mulai merangkak bertambah. “Saat ini jumlah siswa sudah 90-an anak,” katanya. Bertambahnya jumlah siswa itu, kata mantan Kepala SDN Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan itu setelah sekolah melakukan sejumlah inovasi. 

Inovasi yang dilakukan diantaranya adalah hafidz alquran. Ia beri nama Al Barru, menuju sekolah masa depan dan Islami. “Program hafalan alquran mulai 2021,” katanya. Hafalan alquran itu untuk semua siswa kelas I sampai kelas VI. “Masuk program pembiasaan dan ekstrakurikuler,” terangnya.

Setiap pagi sebelum mulai pembelajaran siswa wajib membaca alquran. Sekarang hafalan alquran ini sudah masuk dalam kurikulum sekolah mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI) selama 4 jam seminggu. Yakni, alquran 2 jam, dan akidah serta akhlak masing-masing 1 jam. (yad)

2018: Ruang SDN 26 Gresik Ambruk Di Sapu Angin Puting Beliung, 2023 : Dispendik Anggarkan Pembangunan  Selengkapnya

Wabup Gresik Apresiasi Pameran Media Pembelajaran dan Deklarasi Anti Narkoba 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 39 SD/MI Muhammadiyah  memamerkan media pembelajaran yang biasa diterapkan saat belajar mengajar. Tiap sekolah pun memiliki cara masing-masing. Pameran yang digelar di Iconmall itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Pameran media pembelajaran siswa itu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam SD/MI) Gresik “Tentunya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” kata Wabup Aminatun Habibah pada  Selasa, 17 Januari 2023.

Setelah membuka, Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu menyempatkan keliling melihat media pembelajaran yang dipamerkan oleh peserta.  Selain pameran media pembelajaran numerasi, Aksi Foskam SD/MI Gresik ini menggelar kegiatan itu diisi diskusi dan deklarasi anti narkoba dengan dihadiri stekholder pendidikan seperti Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Kepala Dispendik Gresik S Hariyanto mendukung apa yang dilakukan Foskam SD/MI Gresik. Dia berharap, lembaga sekolah menjadi garda terdepan pencegahan sekaligus benteng peredaran narkoba. “Sebelumnya juga kami deklarasi anti narkoba di Masjid Agung, nah ini ditindaklanjuti oleh teman teman di lembaga naungan Muhammadiyah,” kata Hariyanto.

Ia berharap, aksi ini bisa dilakukan lembaga lain sehingga anak-anak terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. “Ini jadi benteng, semiga lembaga lain mengikuti,” tutupnya menanggapi usai meninjau pameran adu kreativitas puluhan sekolah di Gresik terkait media pembelajaran numerasi.

Untuk di ketahui, peredaran narkoba di Kabupaten Gresik cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Data yang dihimpun dari Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik Periode Januari-Desember 2022 telah mengamankan 276 tersangka penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya. Barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu 230,46 gram. Bila harga serbuk kristal seharga Rp 1 juta per gram mencapai Rp 230 juta lebih. Sedangkan, ganja sebanyak 582,79 gram dan pil koplo sebanyak 12.972 butir.  (yad)

Wabup Gresik Apresiasi Pameran Media Pembelajaran dan Deklarasi Anti Narkoba  Selengkapnya

Wabup Gresik : Nakes Tidak Boleh Bedakan Status Pasien, Utamakan 3S atau Mundur

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperbaiki pelayanan program Universal Health Coverage (UHC). Salah satu program Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang dilaunching pada September 2022 lalu.

Program pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik cukup menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bidang kesehatan, salah satu bidang yang paling banyak disorot oleh masyarakat. 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah meminta agar Puskesmas bisa terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi dengan sudah berjalannya program Universal Health Coverage (UHC). Bu Min berharap puskesmas bisa memanfaatkan secara maksimal untuk masyarakat.

“Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat harus memberikan pelayanan paripurna,” kata Bu Min di dampingi Kepala Dinas  Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dalam kunjungan kerja dalam rangka pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Puskesmas Menganti pada Selasa, 17 Januari 2022. 

Pembinaan kepada tenaga kesehatan (nakes) ini diikuti oleh Kepala Puskesmas Menganti Estu Tanjungsari dan Kepala Puskesmas Kepatihan Herlyati Nur Hidayati serta tenaga medis, paramedis, analis kesehatan dan apoteker ini, Bu Min melanjutkan program UHC sudah berjalan kurang lebih tiga bulan, masih banyak kendala yang ditemui di lapangan. Ia berharap kendala yang muncul secepatnya bisa mendapatkan solusi.

Bu Min mengingatkan kepada para nakes dalam memberikan pelayanan  kepada masyarakat tidak boleh membeda-bedakan fisik ataupun status masyarakat. Semuanya harus dilayani sama baiknya dengan mengutamakan 3S, yakni, senyum, sapa dan salam. 

“Sebagai nakes sekaligus ASN, kita harus sadar bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Seperti sumpah panjenengan semua, untuk bersedia kapan pun dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga kalau dalam pelayanannya masih saja tidak ramah, sebaiknya mundur saja dari nakes,” tegas wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Bu Min menegaskan, arahan ini tidak hanya berlaku untuk puskesmas wilayah Menganti saja. Namun juga seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan itu, terungkap sejumlah persoalan kerap membuat pelayanan tidak maksimal.

Diantaranya, warga datang ke tempat pelayanan tanpa membawa identitas diri. Selain itu, banyak bayi usia diatas tiga bulan tidak memiliki NIK karena belum tercatat di kartu keluarga (KK). Berdasarkan aturan bayi diatas 3 bulan tidak boleh menggunakan NIK orang tuanya. 

Menanggapi hal tersebut, Bu Min dan Kadinkes memberikan arahan untuk kasus semacam ini dilakukan pelayanan terlebih dahulu, sambil di catat datanya untuk di kroscek pada desa masing-masing. Namun, harapannya tentu masyarakat bisa lebih sadar tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan. Apalagi dengan berbagai kemudahan dalam mengurus dokumen tersebut.

“Akan kita sampaikan kepada kepala desa untuk bisa membantu mem follow up terkait dokumen kependudukan warganya. Sehingga kedepan, hal semacam ini tidak menghambat kinerja  panjenengan semua,” pungkas Bu Min. (yad)

Wabup Gresik : Nakes Tidak Boleh Bedakan Status Pasien, Utamakan 3S atau Mundur Selengkapnya

Menyambut Imlek, Warga Tionghoa di Gresik Sucikan Patung Dewa 

GRESIK,1minute.id – Kesibukan warga Tionghoa menyambut Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili mulai terasa. Di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Kim Hin Kiong, puluhan jemaat mulai melakukan bersih-bersih pada Selasa, 17 Januari 2023. Mereka mensucikan rupang atau patung dewa mereka. 

Suasana klenteng berada di Jalan Setia Budi, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik lebih ramai dari biasanya. Kegiatan mensucikan dewa itu dimulai pukul 08.00 WIB. Tan Sutanto, Ketua TITD Kim Hin Kiong Gresik tampak di tengah-tengah umat yang sedang  mensucikan dewa dan membersihkan tempat sembayang yang berdiri pada 1 Agustus 1153 Masehi itu. Mereka terlihat bahagia.

Menurut Tan Sutanto, pihaknya tidak membatasi umat yang mau mensucikan para dewa yang jumlahnya ratusan itu. Karena pikiran jemaat masing-masing itu berbeda. Ada jemaat yang menganggap ikut memegang dan mensucikan dewa membawa berkah. Bisa memegang dewa langsung bisa membawa rezeki, membawa kebahagiaan rumah tangganya, bisa umur panjang. Monggo yang mau ikut mensucikan dewa. “Yang penting niatnya baik,” kata Tan Sutanto ditemui 1minute.id di sela bersih klenteng pada Selasa, 17 Januari 2023.

Ada ratusan rupang para dewa disucikan. Untuk mensucikan rupang para dewa itu membutuhkan waktu sampai  2 hari. Di klenteng Kim Hin Kiong Gresik, ada beberapa rupang dewa yang paling dihormati. Diantaranya, Mak Co Thian Sang Sing Bo atau Dewi dan Dewi Kwan in. Rupang Dewa Mak Co Thian Sang Sing Bo diletakkan di bagian tengah altar.

Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wabah Covid-19 telah dicabut membuat perayaan tahun baru Imlek 2574 Kongzili di Gresik diperkirakan akan lebih meriah. Tan Sutanto mengatakan untuk ritual sembayang tahun baru Imlek akan dilakukan pada Sabtu, 21 Januari 2023 pukul 24.00 WIB diperkirakan diikuti 50-an jemaat.

Harapannya, tahun ini, lebih maju dari tahun sebelumnya. ” Dengan berakhir Imlek 2573 dan menjalani Imlek 2574 nanti lebih baik lagi. Keharmonisan dalam rumah tangga maupun masyarakat termasuk negara. Toleransi antarumat beragama semakin digalakkan dan NKRI Harga Mati,” tegasnya. (yad)

Menyambut Imlek, Warga Tionghoa di Gresik Sucikan Patung Dewa  Selengkapnya

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah

GRESIK,1minute.id – Kasus kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Polres Gresik masih tergolong tinggi. Angkanya masih dua digit. Data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik mencatat ada 32 kasus selama Januari-Desember 2022.

Kekerasan kepada anak itu meliputi kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 2021. Bagai fenomena gunung es, jumlah kekerasan kepada anak diperkirakan lebih besar lagi karena tidak semua perkara itu terungkap dipermukaan.

Kondisi tersebut membuat miris dan memprihatinkan. Untuk mencegah kekerasan terhadap anak itu, polisi melakukan blusukan ke sekolah-sekolah. Program blusukan bertujuan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang pelecehan seksual dan pencabulan secara verbal maupun fisik di sekolah diberi label Sapo Salah alias Satu Polisi Satu Sekolah. 

Program Sapo Salah ini, kali pertama menyasar siswa SMA Semen Gresik pada Senin, 16 Januari 2023. Sebanyak 130 siswa hadir dalam kegiatan yang mendatangkan dua narasumber yakni Kanit Binmas Polsek Kebomas Iptu Sri Maryani dan Aiptu Jemi N.S. pada kesempatan itu, Iptu Sri Maryani menyatakan, bahwa program Sapo Salah (Satu Polisi Satu Sekolah) untuk memberikan  pembinaan dan penyuluhan terkait maraknya kasus pelecehan seksual secara verbal maupun fisik. 

Tujuannya, kata Yani-panggilan-Iptu Sri Maryani, untuk membina serta mendidik para pelajar agar paham dan mengerti terkait tindakan kejahatan tersebut yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Bagi pelaku tindak kekerasan, kata Yani, bisa  berakibat berhadapan hukum. Sedangkan, bagi korban, imbuhnya, dampak tindak kejahatan pelecehan Seksual dan pencabulan di lingkungan sekolah akan merasa selalu tidak aman. “Korban merasa ketakutan dan trauma,” ujar Yani.  Pihaknya, dalam upaya pencegahan itu menyediakan layanan laporan dan pendampingan bagi korban serta dukungan sosial.

Untuk diketahui, dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sedang menjadi sorotan masyarakat. Penyebabnya, dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepala salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Tersangka berinisial AN ini menganiaya 15 siswinya. Penganiayaan di bagian belakang kepala itu membuat sejumlah siswa pingsan. 

Penyebab dugaan penganiayaan dilakukan oknum guru itu sepele. Siswa membeli makanan di luar kantin sekolah. Kini, oknum kepala sekolah itu harus meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik. Ia juga telah dipecat dari sekolah. (yad)

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah Selengkapnya

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik tengah menangani dugaan guru menganiaya 15 siswanya. Akibat, dugaan kekerasan yang dilakukan oknum kepala sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik berinisial AN itu, sejumlah siswa pingsan.

Polisi kemudian menangkap dan menetapkan AN sebagai tersangka. Ia pun di tahan di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Dugaan kekerasan oknum guru kepada peserta didik yang semuanya perempuan itu menimbulkan keprihatinan. Apalagi, kejadian kekerasan terhadap anak terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tengah gencar mengkampanyekan Gresik, kota ramah dan layak anak.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku miris membaca ada kejadian kekerasan terhadap anak. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menduga kejadian kekerasan terhadap anak di era digital itu terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik antara yayasan, pihak sekolah dan wali murid. 

“Kejadian pemukulan terhadap siswa tak boleh terjadi lagi. Kabupaten Gresik adalah kabupaten ramah, layak anak,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai peresmian gedung Teater dan launching 9 buku karya siswa SMP  Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Kabupaten Gresik, imbuhnya, adalah kabupaten layak untuk semua anak. Termasuk, penyandang disabilitas. Dia mencontohkan Aam-sapaan-Muhammad Amanatullah yang juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik pada 2009. Ia menjadi inspirasi bagi anak berkebutuhan khusus. 

Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, sebuah motivasi bagi anak kebutuhan khusus. Aam punya harapan, mimpi mempunyai galeri. Akan kita komunikasi kepada Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk memberikan sebuah wadah anak muda ini menjadi motivator bahwasanya anak berkebutuhan khusus bisa meraih kesuksesan,” kata Gus Yani. 

Dalam peresmian gedung teater, musala Baiturrahman dan kantin sekolah, sekolah dipimpin oleh Arif Abdul Rahman ini, Aam memberikan sebuah lukisan wajah kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Lukisan ini Saya kerjakan selama tiga hari, dan sebagai hadiah khusus untuk pak Bupati,” kata Aam.

Untuk diketahui, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap AN,  Kepala  MTs NI di Kecamatan Manyar. AN  diduga melakukan pemukulan terhadap belasan siswinya hanya karena jajan di kantin sekolah lain. Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan kepala sekolah berinisial AN itu kini telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap belasan siswi yang masih di bawah umur.

“Kepala sekolah AN diamankan petugas pada Jumat, 6 Januari 2023 malam,” ujar AKBP Nur Azis.  AN diduga melakukan pemukulan terhadap 15 siswi gara-gara mereka membeli makanan di kantin sekolah lain. “AN langsung memukul para siswinya. Beberapa diantaranya pingsan dan ada mengalami luka di bagian kepala sesuai hasil visum,” kata Nur Azis. (yad)

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak Selengkapnya