Dinas Perikanan Ajukan Alokasi Pupuk Bersubsidi Perikanan, Bupati Ajak Petambak di Gresik Berdoa

GRESIK,1minute.id – Pencabutan pupuk bersubsidi membuat ribuan petambak kelimpungan. Mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan pupuk non subsidi. Pupuk urea dan SP-36. Termasuk petambak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan. Dinas Perikanan Gresik telah mengusulkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi sektor perikanan sebanyak 19 ribu ton. Surat pengajuan tambahan alokasi telah dikirimkan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya. Surat itu berisi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi  2022 untuk pembudidaya perikanan di Gresik. 

Data Dinas Perikanan Gresik, kebutuhan pupuk bersubsidi untuk petambak di Gresik sekitar 19.000 ton yang meliputi jenis Urea, SP 36 maupun organik. Sedangkan total luas lahan tambak mencapai 31.044 hektare, dengan jumlah petambak sekitar 15.188 orang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, regulasi mengakibatan sektor perikanan tidak mendapat alokasi pupuk subsidi. “Mudah-mudahan tahun depan ada subsidi pupuk untuk sektor perikanan ini,”harap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menghadiri Sedekah Bumi Kirab Tumpeng 1000 bandeng di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 3 September 2022. 

Kesulitan petambak mendapatkan pupuk bersubsidi bisa mengancam produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik. Ikan bandeng menjadi komoditas andalan sektor perikanan itu tidak memperoleh pakan yang cukup. Karena kelangkaan dan pencabutan alokasi pupuk bersubsidi untuk petambak. “Kita doa bersama mudah-mudahan tahun depan pupuk subsidi sektor perikanan bisa dikembalikan kembali,”katanya. 

Untuk diketahui produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik, Jawa Timur mencapai 80 ribu ton pertahun. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, salah satu penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. Petambak kini masih kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. 

Perputaran uang di sektor perikanan cukup besar untuk meningkatkan kesejahteraan petambak. Bila ikan bandeng seharga Rp 30 ribu perkilogram sama dengan Rp 2,8 triliun pertahun. Sektor perikanan  menyumbang cukup besar dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik. (yad)

Dinas Perikanan Ajukan Alokasi Pupuk Bersubsidi Perikanan, Bupati Ajak Petambak di Gresik Berdoa Selengkapnya

Panen Bandeng Melimpah, Banjir Kali Lamong Teratasi, Warga Desa Tambakberas Kirab Tumpeng 1000 Bendeng

GRESIK,1minute.id – Tumpeng seribu bandeng berjajar di gedung serba guna Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Sabtu 3 September 2022. Tumpeng bandeng itu tingginya bervariasi. Mulai 1 meter hingga 2 meter. Selain tumpeng, warga juga membawa lauk dan buah dalam wadah bak plastik.

Tumpeng seribu bandeng sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Khaliq karena panen melimpah. Bencana banjir Kali Lamong mereda setelah proyek normalisasi Kali Lamong berjalan sesuai dengan rencana. Tumpeng bendeng bila ukuran ikan bandeng kilometer perekor sama dengan 1 ton. Kalau harga bandeng Rp 30 ribu perkilogram sama dengan 30 juta.

Bagi masyarakat Desa Tambakberas mungkin tidak begitu besar bila dibandingkan kerugian mereka akibat banjir Kali Lamong yang dialami bertahun-tahun. Banjir tahunan mengakibatkan kerugian warga mencapai miliran rupiah. Karena tambak mereka jebol dan ikan bandeng hanyut.

“Tahun ini dua kali banjir Kali Lamong. Alhamdulillah tidak sampai masuk desa,”kata Mujib, warga setempat pada Sabtu, 3 September 2022. Sejak normalisasi Kali Lamong dimulai 2021, banjir Kali Lamong tidak sampai masuk Desa Tambakberas. Ratusan hektare tambak bandeng selamat. Sedekah Bumi Kirab Tumpeng 1000 bandeng dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah dan Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhamad sangat meriah. Sebab, baru kali pertama digelar pascapandemi Covid-19. 

Kepala Desa (Kades) Tambakberas Wahyudi mengatakan, kirab tumpeng 1000 bandeng ini kali kedua dilakukan oleh warga Desa. Pertama dilakukan sebelum pandemi Covid-19 pada 2019. “Vakum dua tahun karena pandemi. Dan, baru tahun ini Sedekah bumi kirab 1000 tumpeng kembali dilaksanakan,”kata Wahyudi. 

HANTARAN WARGA : Sebagai wujud syukur kepada Sang Khaliq, Setiap warga Desa Tambakberas, kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik membawa makanan dan hasil bumi dalam Sedekah Bumi Kirab Tumpeng 1000 Bandeng pada Sabtu, 3 September 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengapa bukan kirab tumpeng nasi, tapi tumpeng ikan bandeng? Ia mengatakan, mayoritas warga Desa Tambakberas ada petani tambak bandeng. “90 persen warga disini petambak bandeng. Semoga semakin tambah rezeki,”harap Wahyudi. Ia berjanji akan menjadikan kirab tumpeng bandeng ini menjadi tradisi tahunan sehingga bisa menjadi program desa mempertahankan kearifan lokal (local wisdom).

Wahyudi melanjutkan, program pengendalian (normalisasi) Kali Lamong melalui program Nawa Karsa sangat menguntungkan warga desanya. “Kalau di pikir-pikir (Desa Tambakberas,Red) menjadi prioritas selain Desa Jono,”ujarnya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan Sedekah bumi Kirab tumpeng 1000 bandeng di Desa Tambakberas ini. Sebab, ikan bandeng menjadi salah satu produk unggulan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di sektor perikanan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menyebut produktivitas ikan bandeng di Gresik mencapai 80 ribu ton pertahun.

Artinya ketahanan pangan sangat bagus.  Bila ketahanan pangan baik, imbuhnya, ekonomi warga tercukupi. “Angka stunting bisa turun,”harapnya. “Tadi kata Camat Cerme (Umar Hasyim,Red)  menyebut di Desa Tambakberas ini hanya ada satu anak stunting,”katanya. (yad)

Panen Bandeng Melimpah, Banjir Kali Lamong Teratasi, Warga Desa Tambakberas Kirab Tumpeng 1000 Bendeng Selengkapnya

Trading Forex Pakai APBDes, Kades Bulangan Ditahan 

GRESIK,1minute.id – Pelarian Mudlokhan terhenti di rumah tahanan (Rutan) Polres Gresik. Hampir setahun Kepala Desa (Kades) Bulangan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu menghilangkan. Mangkir sebagai Kades. Lelaki 45 tahun itu menghilangkan setelah perbuatan liciknya menilap Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2021 sebesar Rp 632.897.000 terendus. Seperti pepatah, sejauh-jauhnya merpati terbang akan kembali.

Lalu digunakan untuk apa uang ratusan juta itu? Mudlokhan hanya terdiam. Hanya sepasang mata melotot dibalik kerepus yang dipakainya ketika Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Gresik merilis perkaranya di Mapolres Gresik pada Jumat, 2 September 2022.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, uang ratusan juta diduga hasil korupsi APBDes itu digunakan untuk bermain trading forex. “Uang untuk perdagangan mata uang asing (trading forex),”tegas AKBP Nur Azis didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro kepada wartawan pada Jumat, 2 September 2022.

Seperti diberitakan penyidik Tipidkor Satreskrim Polres Gresik menahan Mudlokhan. Kades Bulangan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik diduga korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2021. Kasus itu terkuak bermula dari proyek jembatan desa yang mangkrak.  Pada April 2022 warga melaporkan kejadian itu Polres Gresik. Hasil penyelidikan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUTR) dan Inspektorat Pemkab Gresik ditemukan kerugian negara sebesar Rp 632.897.000.

Kerugian negara itu berasal dari penyertaan modal ke BUMDes sumber Dana Desa (DD) senilai Rp 400 juta ; Pendapatan Asli Desa (PADes) hasil penyewaan tanah kas desa senilai Rp. 120 juta dan selisih hasil perhitungan fisik bangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik senilai Rp. 112.897.000.

Penahanan Mudlokhan menambah panjang kepala desa (Kades) di Kabupaten Gresik berurusan dengan aparat penegak hukum. Sebelumnya, Kejari Gresik menahan Kades Roomo, Kecamatan Manyar ditahan karena korupsi APBDes 2016, 2017 dan 2018. Total kerugian negara berdasarkan audit Inspektorat Pemkab Gresik sebesar Rp 270 juta. (yad)

Trading Forex Pakai APBDes, Kades Bulangan Ditahan  Selengkapnya

SIG Manfaatkan Solar Panel untuk Penerangan, Peralatan Kantor dan Pabrik

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bergerak cepat  dengan memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) yaitu penggunaan solar panel untuk penerangan, peralatan kantor dan pabrik. Pemanfaatan EBT dalam operasional perusahaan wujud komitmen menjalankan pembangunan berkelanjutan.  

Solar panel yang telah terpasang di SIG yaitu, 28 solar panel dengan kapasitas 10 kWp (kilowatt peak) telah terpasang di Pabrik Kantong Bukit Putus PT Semen Padang, 30 panel surya dengan kapasitas 15 kWp terpasang di kantor Central Control Room PT Semen Gresik, solar panel berkapasitas 10 kWp di GHoPO-Tuban serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 10 kWp di Pabrik Tonasa 5.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menjelaskan penggunaan solar panel ini merupakan salah satu inisiatif terkait pengembangan EBT serta dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan. Hal ini sebagai bagian dari komitmen SIG dalam implementasi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk bisnis yang berkelanjutan.

Menurutnya, selain mendukung transformasi energi, melalui penggunaan solar panel mampu menghemat biaya listrik sehingga lebih efisien. “SIG menggunakan solar panel di wilayah operasional perusahaan karena mampu memberi hasil yang positif dan dapat mendukung kelestarian lingkungan,”kata Vita Mahreyni.

Penggunaan Solar Panel juga menjadi salah satu inisiatif penurunan emisi karbon melalui penggunaan energi terbarukan. Pada 2021, SIG telah melakukan beberapa program kerja utama yang merupakan bagian dari SIG Sustainability Initiatives untuk mendukung upaya penurunan emisi karbon diantaranya penurunan clinker factor, peningkatan pemakaian alternative fuel dan efisiensi energi, meliputi listrik dan thermal”, ujar Vita Mahreyni.

SIG selalu berupaya untuk melakukan efisiensi energi sekaligus meningkatkan penggunaan renewable energy. Sejak tahun 2019, komitmen ini telah diimplementasikan Perseroan melalui penerapan ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi. 

Sistem Manajemen ini berfungsi untuk mengelola pemanfaatan energi melalui langkah PDCA (Plan, Do, Check, Action) yaitu perencanaan, implementasi, pemantauan dan langkah perbaikan, sehingga dapat membantu mengurangi penggunaan energi dan efisiensi biaya secara berkelanjutan dan sistematis. Saat ini SIG tengah melakukan studi kelayakan teknis, legal serta ketersediaan lahan lebih lanjut, sehingga kedepannya dapat mengoperasikan PLTS secara optimum di area operasinya. (yad)

SIG Manfaatkan Solar Panel untuk Penerangan, Peralatan Kantor dan Pabrik Selengkapnya

Korupsi APBDes, Kades Bulangan, Dukun Giliran Nyusul Kades Roomo Ditahan 

GRESIK,1minute.id – Satu lagi Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Gresik tersangkut perkara dugaan korupsi. Setelah Kades Roomo, Kecamatan Manyar Rusdiyanto ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. 

Kini, giliran Kades Bulangan, Kecamatan Dukun yang digiring ke rumah tahanan (Rutan) Polres Gresik pada Jumat siang, 2 September 2022. Tersangka bernama Mudlokhan. Lelaki 45 tahun itu disangka melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan dan Dana desa (APBDes) 2021 setempat. Audit Inspektorat Pemkab Gresik ditemukan potensi kerugian negara Rp 632.897.000. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, perkara dugaan korupsi APBDes Bulangan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu bermula dari laporan masyarakat pada April 2022. Masyarakat melaporkan terkait pembangunan jembatan desa tahun anggaran (TA) 2021 yang mangkrak. Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Gresik bekerjasama dengan Inspektorat selaku auditor dan Dinas PUPR selaku ahli pemeriksaan fisik.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan menemukan indikasi kuat adanya korupsi,”kata AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro di Mapolres Gresik pada Jumat, 2 September 2022. “Hasil audit Inspektorat bahwa tersangka M (Mudlokhan) sebagai Kepala Desa diduga telah melakukan korups sebesar Rp 632.897.000,” imbuh mantan Kapolres Ponorogo itu.

Kerugian negara itu berasal dari penyertaan modal ke BUMDes sumber Dana Desa (DD) senilai Rp 400 juta ; Pendapatan Asli Desa (PADes) hasil penyewaan tanah kas desa senilai Rp. 120 juta dan selisih hasil perhitungan fisik bangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik senilai Rp. 112.897.000.

Penyidik, imbuhnya, telah memeriksa sejumlah saksi serta menyita sejumlah barang bukti (barbuk) milik tersangka Mudlokhan. Barbuk yang disita diantaranya, rekening atas nama tersangka; 38 lembar kwitansi penyerahan uang dari Bendahara Desa kepada Kepala Desa Bulangan ; 10  bendel SPJ laporan kegiatan yang bersumber dari Dana APBDes TA 2021 Desa Bulangan, dan 1 bendel Peraturan Desa Bulangan Nomor 01 Tahun 2022 tentang Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa TA 2021 Desa Bulangan Kec. Dukun, Kabupaten Gresik. 

Penyidik Tipidkor Satreskrim Polres Gresik menjerat tersangka Mudlokhan dengan pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kapolres AKBP Nur Azis menegaskan pihaknya, meningkatkan kepada semua aparatur pemerintah dan pemerintah desa untuk tidak melakukan tindakan korupsi. “Karena kami akan tindak,”tegas Nur Azis. (yad)

Korupsi APBDes, Kades Bulangan, Dukun Giliran Nyusul Kades Roomo Ditahan  Selengkapnya

Pabrik Amoniak-Urea III Tambah Kapasitas Produksi, Petrokimia Gresik Dapat Pasokan Gas dari Kris Energy 

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi petani. Petrokimia Gresik akan mengembangkan pabrik Amoniak-Urea III. Pengembangan pabrik itu akan menambah kapasitas produksi urea sebanyak 630 ribu ton/tahun sehingga menjadi 1.660.000 ton/tahun. 

Untuk pengembangan pabrik Amoniak-Urea III itu, Petrokimia Gresik akan mendapat tambahan pasokan gas sekitar 150 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) dari Lapangan Lengo Wilayah Kerja (WK) Bulu dan Lapangan Mustika serta West Kepodang WK Sakti di Kabupaten Tuban untuk mengamankan kebutuhan gas bumi eksisting dan rencana penambahan kapasitas produksi Urea. 

Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan Head of Agreement (HoA) Lapangan Lengo Blok Bulu antara Petrokimia Gresik dengan Kris Energy Ltd. selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Surabaya pasa Rabu, 31 Agustus 2022.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menyampaikan Petrokimia Gresik berencana mengembangkan Pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III untuk meningkatkan kapasitas produksi Urea.

“Dengan adanya rencana pengembangan pabrik Amurea III ini maka akan memperkuat produksi pupuk urea dalam negeri serta pengamanan bahan baku pupuk NPK,”ujar Digna.

Lebih lanjut Digna menjelaskan, saat ini total kapasitas produksi dari dua pabrik Urea Petrokimia Gresik sebesar 1.030.000 ton/tahun, yang didedikasikan untuk memenuhi kebutuhan subsidi petani dalam negeri, serta pasar komersial.

“Penambahan pasokan gas ini menjadi semakin penting, mengingat kebutuhan Urea juga semakin bertambah dengan adanya perubahan fokus kebijakan pupuk subsidi pada dua jenis pupuk saja, yaitu Urea dan NPK,”ujar Digna.

Melalui rencana pengembangan Pabrik Amurea III, Petrokimia Gresik akan menambah kapasitas produksi Urea sebanyak 1.725 Metric Ton Per Day (MTPD) atau sekitar 630.000 ton/tahun, sekaligus mendapatkan tambahan produk Amoniak sebesar 2.000 MTPD setara sekitar 730.000 ton/tahun.

Sementara itu, Kepala Divisi (Kadiv) Monetisasi SKK Migas Agus Budiyanto yang turut menyaksikan penandatanganan mengaku memahami bahwa dengan tingginya kebutuhan pupuk dan kebutuhan pangan nasional, maka kebutuhan gas sebagai bahan baku juga meningkat. Dengan penambahan sekitar 85 MMSCFD, maka supply gas terhadap Petrokimia Gresik menjadi yang terbesar kedua setelah Pupuk Kalimantan Timur.

“SKK Migas sangat mendukung kerja sama ini dalam upaya memajukan industri pupuk dalam negeri dan pertanian Indonesia. Saya sangat mengapresiasi karena melalui kerja sama ini Petrokimia Gresik tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tapi juga untuk kemajuan pertanian dalam negeri. Untuk itu, kami akan menjaga supply gas tetap lancar,” tandasnya.

Sebagai informasi, untuk menyukseskan supply gas dari WK Bulu, Petrokimia Gresik di hari yang sama juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) terkait kajian bersama rencana penyediaan infrastruktur penyaluran gas bumi ke Petrokimia Gresik. (yad)

Pabrik Amoniak-Urea III Tambah Kapasitas Produksi, Petrokimia Gresik Dapat Pasokan Gas dari Kris Energy  Selengkapnya

Keseruan KSAD Jenderal Dudung Bersama Warga Kota Santri, Gresik

 GRESIK,1minute.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Kamis, 1 September 2022. Ada tiga lokasi yang dikunjungi oleh Jenderal bintang empat itu. Kali pertama, mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini ke gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. 

Berikut ke kampung Pancasila di Kelurahan Sukorame, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Dan, sasaran terakhir adalah panen raya kacang hijau di Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Gresik. Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia itu terasa begitu dekat dengan masyarakat. Seakan tidak sekat dengan warga Gresik. 

Begini keseruan masyarakat menyambut kedatangan mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu. (yad)

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Keseruan KSAD Jenderal Dudung Bersama Warga Kota Santri, Gresik Selengkapnya

Pertama di Indonesia, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman  mengukuhkan 13 tokoh sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting Kabupaten Gresik di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik pada Kamis, 1 September 2022. 

Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting dilakukan dalam kunjungan kerja KSAD Dudung Abdurachman ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Jenderal Dudung adalah Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia tiba di WEP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik sekitar pukul 10.00 WIB.

DIALOG : KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman bercengkramah dengan para bunda penerima bantuan di acara pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh anak stunting di Gedung WEP Gresik pada Kamis, 1 September 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pengukuhan 13 tokoh masyarakat sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting itu sebagai ikhtiar percepatan penanganan kasus Stunting di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo menargetkan kasus stunting menjadi 14 persen pada 2024. Belasan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting yang dikukuhkan adalah tokoh masyarakat yang juga anggota forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik plus.  

Yakni, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama ; Bupati Fandi Akhmad Yani ;  Wakil Bupati Aminatun Habibah, Dandim  0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar ;  Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz. Kemudian, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik M. Hamdan Saragi ; Ketua Pengadilan Negeri Gresik Agus Walujo Tjahjo ; Ketua Pengadilan Agama Gresik Sugiri Permana dan ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Selanjutnya, Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Serta tiga perwakilan dari dunia industri, Wilmar Nabati Indonesia ; PT Petrokimia Gresik dan Smelting. Prosesi pengukuhan dengan penyematan slempang itu,  KSAD yang juga Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia itu didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

“Ini merupakan pengukuhan kali pertama di Indonesia. Program bapak dan bunda asuh stunting merupakan sebuah platform keterlibatan pemangku kepentingan secara terstruktur dan terukur dalam mempercepat penurunan stunting,”ujar Jenderal Dudung Abdurachman pada Kamis, 1 September 2022.

LEZAT : KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mencicipi menu tambahan di acara Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gedung WEP Gresik pada Kamis, 1 September 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jenderal Dudung Abdurachman kepada awak media mengatakan, usaha-usaha penurunan angka stunting yang sudah dilakukan di Gresik sudah bagus. “Saya lihat dan amati penanganan stunting di Gresik sudah bagus,”puji Jenderal Dudung didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepada wartawan. 

Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad)  itu berharap setelah  dikukuhkannya Bapak dan Bunda Asuh anak Stunting bisa semakin mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik sehingga bisa memenuhi target 14 persen di Indonesia. 

Sebelum mengukuhkan 13 tokoh masyarakat Gresik, mantan Pangdam Jaya ini mengunjungi sejumlah stan terkait upaya penanganan stunting di Gresik. Diantaranya, stan menu tambahan bagi ibu hamil. Jenderal Dudung sempat mencicipi menu yang baru dimasak oleh ibu-ibu PKK Gresik itu. “Eunak. Lezat,”katanya. Jenderal Dudung kemudian melakukan kunjungan kerjanya ke Kampung Pancasila di Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik dan Panen kacang hijau di Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Gresik. (yad)

Pertama di Indonesia, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik  Selengkapnya

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mencatat sebanyak 122 kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Periode Januari sampai Agustus 2022. Bencana itu diprediksi masih akan terus bertambah. Pada Agustus 2022, penyumbang musibah terbesar yakni 50 kejadian kebakaran. 

Artinya, kebakaran terjadi rata-rata 2 kejadian saban harinya. Bagaimana cara Dinas Damkarmat Gresik meminimalisir musibah yang kebakaran di Gresik? Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan.

Mengapa? “Saat ini sedang musim kemarau panjang yang rawan menimbulkan bahaya kebakaran,”kata Sinaga pada Selasa, 31 Agustus 2022.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga menghimbau mematikan atau mencabut alat elektronik ketika meninggalkan rumah. “Aliran listrik bisa menimbulkan korsleting menjadi penyebab terjadinya kebakaran,”tegas mantan Kepala Disbudparpora Gresik ini.

Himbauan kewaspadaan kebakaran telah dilayangkan Damkarmat kepada para camat. 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Surat himbauan itu disampaikan kepada seluruh kepala desa dan kelurahan. Intinya meminta seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam hal mengantisipasi kebakaran yang terjadi di daerah yang masing-masing. 

“Harapan kami mari kita bersama-sama antara pemerintah, masyarakat dan media untuk mensukseskan meminimalisirkan terjadinya kebakaran,”tegas Sinaga. (yad)

Kejadian Kebakaran dan Penyelamatan di Kota Industri Gresik

Periode Januari – Agustus 2022.

Kebakaran : 122 Kejadian

Rinciannya : Perusahaan (18 kejadian) ; Home Industri (10) ;  Rumah (18) ; Ilalang (60) ; Pohon (1) ;  B3 (Gas Elpiji) (5) dan Kabel Listrik (5).

Penyelamatan: 250 kejadian 

Rinciannya : Ular (135 kejadian) ; Tawon (64) ; Biawak (16) ; Musang (3) ; Kucing (9) ; Kera (1) ; Kendaraan (5) ; Manusia (Cincin) (8) ; Pohon (2) ; B3 (gas elpiji) (6) dan Burung Hantu (1)

(Data Dinas Damkarmat Gresik)

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan  Selengkapnya

Panen Project Agrosolution Petrokimia Gresik Dongkrak Pendapatan Petani hingga 26 Persen

GRESIK,1minute.id – Syukur semringah. Petani  kangkung di Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik bakal mendapatkan keuntungan lebih. Sebab, hasil panen kangkung melimpah. Terbeli lagi. 

Keuntungan itu bisa dinikmati oleh petani karena project Agrosolution Petrokimia Gresik sukses terungkap saat Panen Project Agrosolution Komoditas Kangkung di Desa Kedung Anyar, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 31 Agustus 2022.

Menurut Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih, project Agrosolution Petrokimia Gresik berhasil mendongkrak pendapatan petani benih kangkung di Gresik hingga 26 persen. 

Digna menyebutkan bahwa, setelah mengikuti project ini, pendapatan petani benih kangkung di Gresik meningkat dari rata-rata Rp 17,7 juta/Ha menjadi rata-rata Rp 22,3 juta/Ha. Artinya ada penambahan sekitar Rp 4,6 juta/Ha atau 26 persen dari pendapatan rata-rata sebelumnya. Persentase peningkatan yang sama (26 persen) juga ditunjukkan dari hasil panen yang meningkat dari 0,955 ton/Ha menjadi 1,207 ton/Ha.

“Artinya, tujuan project ini berhasil dicapai yakni membantu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional melalui hasil panen yang melimpah,”tandas Digna.

Keberhasilan tersebut, tentu tidak lepas dari kawalan serta peran sejumlah pihak yang terlibat dalam Project Agrosolution ini. Sebagai anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), Petrokimia Gresik berperan dalam menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi, menyediakan layanan mobil uji tanah, serta memberikan kawalan pengendalian hama penyakit melalui salah satu anak perusahaannya, yaitu PT Petrosida Gresik.

“Hasil panen yang optimal menjadi capaian yang sangat berarti untuk membantu meningkatkan pendapatan petani, dan itu hanya bisa dicapai melalui cara budidaya serta penggunaan teknologi yang tepat. Disinilah kita mengambil peran melalui project ini,” ujar Digna.

Lebih lanjut Digna mengungkapkan, Project Agrosolution kerja sama dengan PT East West Seed ini telah memasuki tahun kedua. Dimana tahun ini luasan lahan yang dikawal mencapai 521 Ha dan melibatkan 893 petani yang berasal dari empat daerah di Jawa Timur.  Yakni Gresik, Jombang, Lamongan, serta Tuban. PT East West Seed sendiri bertindak sebagai offtaker yang membeli benih kangkung hasil panen petani.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menggandeng BNI sebagai penyedia modal melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), melengkapi bantuan permodalan dari Petrokimia Gresik melalui program Mangga Makmur. Sebagai informasi, Mangga Makmur merupakan pembiayaan dari TJSL Petrokimia Gresik khusus kepada petani peserta Project Agrosolution yang digunakan untuk biaya budidaya dan pembelian pupuk nonsubsidi serta pestisida Petrokimia Gresik.  

“Dengan adanya ekosistem pertanian terintegrasi ini, petani bisa lebih fokus dalam melakukan budidaya pertaniannya, karena baik permodalan maupun penjualan hasil panen sudah terjamin,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Senior Seed Operation Manager PT East West Seed Indonesia, Asep Subandi.  Ia mengungkapkan bahwa, realisasi Project Agrosolution tahun lalu mencapai 125 persen dari target, sedangkan proyeksi tahun ini diprediksi mencapai 130 persen dari target.

“Ini merupakan capaian luar biasa, untuk satu Hektare lahan ada yang mampu menghasilkan benih kangkung 1,4 hingga 1,5 ton. Benih hasil panen ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor ke Jepang, Malaysia dan Vietnam,” tandasnya.

Direktur Transformasi Bisnis PT Pupuk Indonesia (Persero) Panji Winanteya Ruky dalam arahannya, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin bermitra dengan petani untuk menjaga ketahanan pangan nasional, melalui pemberian solusi agar petani bisa berbudidaya dan meningkatkan produktivitas pertaniannya dengan menggunakan pupuk non subsidi.

“Dengan pupuk non subsidi kita buktikan bahwa produktivitas bisa jauh lebih besar. Semoga solusi ini menginpirasi, karena project ini kita jalankan di berbagai macam komoditas,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro menilai bahwa Project Agrosolution ini merupakan solusi bagi masalah pertanian yang selama ini muncul, khususnya terkait ketersediaan pupuk.

“Program ini menawarkan solusi alternatif atau substitusi pupuk ZA dan SP-36 yang saat ini tidak lagi disubsidi pemerintah, yakni melalui pupuk non subsidi Petro ZA Plus dan Phosgreen. Sehingga petani bisa melakukan budidaya dengan optimal tanpa adanya keterlambatan dalam pemupukan,”tandasnya. (yad)

Panen Project Agrosolution Petrokimia Gresik Dongkrak Pendapatan Petani hingga 26 Persen Selengkapnya