Petrokimia Gresik Kenalkan Teknologi Drone untuk Pupuk Granul, Pertama di Indonesia 

GRESIK, 1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan,  digital farming menjadi salah satu strategi intensifikasi pertanian yang sudah seharusnya diaplikasikan di era industri 4.0 ini, untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus pendapatan petani.

“Selama tiga tahun ini Indonesia memang tidak melakukan impor (beras, Red), tapi apabila kita tidak melakukan apa-apa sekarang, maka krisis pangan akan terjadi di negara kita. Untuk itu kita harus terus melakukan perbaikan dan inovasi yang berkelanjutan,”tandas Dwi Satriyo dalam talk show bertajuk “Petro AgriTalk : Digital Farming, Ancaman atau Peluang untuk Sektor Pertanian” di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik, Jalan Tridharma Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 14 Juli 2022.

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri, anggota holding Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen mendukung digitalisasi pertanian itu. Salah satu teknologi digital farming yang diperkenalkan Petrokimia Gresik dalam rangkaian acara Petro AgriTalk adalah teknologi drone untuk pengaplikasian pupuk jenis granul. 

Drone yang didemonstrasikan di area Buncop Petrokimia Gresik ini merupakan percontohan perdana untuk pupuk granul, karena selama ini drone hanya digunakan untuk pupuk jenis cair. Sedangkan pupuk yang diaplikasikan adalah produk andalan Petrokimia Gresik, Phonska Plus Formula 15-15-15.

“Drone yang kita terbangkan ini merupakan teknologi dari Thailand, dan mudah-mudahan bisa kita adaptasi karena sangat bermanfaat bagi pertanian Indonesia,”ujar Dwi Satriyo.

Pemanfaatan drone untuk pemupukan akan menghemat biaya produksi bagi petani, dimana salah satu item cost yang mahal dalam budidaya pertanian adalah tenaga kerja. Sedangkan drone cukup dioperasikan oleh satu orang dan mampu melakukan pemupukan antara 40-60 Ha/hari dengan hasil penyebaran pupuk yang lebih presisi.

Ke depan, imbuhnya, teknologi ini diharapkan dapat melengkapi program Makmur yang selama ini dijalankan Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih baik. Yaitu mengolaborasikan lembaga perbankan, asuransi, offtaker, dan Petrokimia Gresik sebagai motor penggerak bertugas menyiapkan pupuk, pestisida, dan melakukan pengawalan budidaya pertanian.

Menurutnya, kehadiran teknologi dalam Program Makmur dapat meningkatkan pengetahuan teknis petani, seperti dosis pupuk yang tepat melalui rekomendasi Mobil Uji Tanah, pemilihan bibit unggul, atau agro input lain dengan cara yang lebih efisien. Begitu juga dengan sistem informasi mengenai cuaca atau kondisi pasar akan membantu ketepatan petani dalam pengambilan keputusan.

“Teknologi drone ini akan menyempurnakan peranan Mobil Uji Tanah Petrokimia Gresik,” imbuh Dwi Satriyo. Lebih lanjut, Dwi Satriyo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang diinisiasi Pupuk Indonesia (Persero) dengan MarkPlus, Inc. Melalui kerja sama ini, produk-produk pengembangan Petrokimia Gresik ke depan akan disinergikan dengan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pemupukan dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian.

Masih kata Dwi Satriyo, selain dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas pertanian, pengenalan digital farming juga menjadi sarana untuk semakin meningkatkan ketertarikan generasi muda terjun di sektor pertanian. Mengingat generasi muda identik dengan teknologi dan segala sesuatu yang praktis.

“Sejak pandemi Covid-19, terdapat kenaikan angkatan kerja muda untuk sektor pertanian dari 18 persen menjadi 20 persen lebih. Ini adalah angin segar bagi sektor pertanian Indonesia yang harus terus kita dorong dengan kemajuan teknologi,”pungkasnya.

TEKNOLOGI DRONE: Hermawan Kartajaya menuangkan pupuk granul di dampingi Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo untuk simulasi pemupukan menggunakan teknologi drone di Buncob Petrokimia Gresik pada Kamis, 17 Juli 2022 ( Foto: Humas Petrokimia Gresik)

Selain Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, pembicara lainnya adalah Hermawan Kartajaya (Founder & Chairman MarkPlus Inc.), Ir. Jaka Widada (Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada) dan Dimas Eko Prasetyo (SEVP Operation PT Perkebunan Nusantara X).

Kegiatan diikuti oleh 128 peserta yang berasal dari mahasiswa fakultas pertanian, petani muda, dinas pertanian, perusahaan BUMN, dan stakeholder pertanian lainnya ini juga menghadirkan perwakilan dari NAC Drone Thailand, yang berperan mendukung pelaksanaan simulasi drone Petrokimia Gresik, sekaligus memberikan wawasan mendalam soal transformasi menuju industri 4.0.

Dalam kesempatan ini, Hermawan Kartajaya  mengajak stakeholder pertanian di Indonesia untuk belajar teknologi pertanian dari Thailand yang saat ini terbilang lebih maju. Dengan spirit ASEAN, ia berharap akan ada alih teknologi untuk kemajuan pertanian di tanah air.

“Manusia dan teknologi akan berjalan berdampingan. Kegiatan teknis pemupukan bisa dilakukan drone. Sedangkan, petani bisa melakukan hal-hal yang lebih produktif. Sehingga produktivitas pertanian dapat terus digenjot,”ujar Hermawan.

Ia juga mengapresiasi langkah Pupuk Indonesa (Persero) yang menugaskan anak usahanya, dalam hal ini Petrokimia Gresik, untuk menjadi percontohan perdana penggunaan drone untuk pupuk jenis granul. “Di bidang pupuk tanah air, Pupuk Indonesia Group ini adalah yang terbesar, jadi kita memang mengutamakan Pupuk Indonesia Group untuk kolaborasi ini,” tandas Hermawan. (yad)

Petrokimia Gresik Kenalkan Teknologi Drone untuk Pupuk Granul, Pertama di Indonesia  Selengkapnya

Supriyanto, Ketua DPC PD Gresik, BPOKK Titipkan 4 Amanah

GRESIK,1minute.id – Partai Demokrat Gresik memilik nakhoda baru. Ia adalah Supriyanto. Kepastian Suprayanto menggantikan posisi Edi Santoso, diungkapkan oleh Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. 

Saat dikonfirmasi Supriyanto membenarkan jika dirinya di beri amanah sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Gresik periode 2022-2027 oleh kepala BPOKK DPP Partai Demokrat. Ia pun siap melaksanakan tugas menjadikan Demokrat kembali berjaya.

“Alhamdulillah, saya akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Semua demi untuk kemajuan Demokrat di Kabupaten Gresik,”katanya kepada wartawan pada Kamis, 14 Juli 2022.

Supriyanto menambahkan dalam pembicaraan itu, Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat Herman Khaeron memberi pesan yakni agar melaksanakan tugas sesuai dengan janji yang sudah dilontarkan pada saat test and propertest. Patuh pada pimpinan partai dan merangkul semua kader partai Demokrat dalam satu wadah yakni Partai Demokrat Gresik.

Tidak hanya itu lanjut Supriyanto, pesan lainnya yang harus dilaksanakan adalah memperkenalkan atau mensosialisasikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Calon Presiden (Capres) pada pemilihan umum nanti.

“Empat pesan penting yang disampaikan pak Herman Khaeron kepada saya. Insya Allah saya laksanakan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya demi kemajuan, kejayaan partai ini,”katanya. 

Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Gresik Suberi membenarkan Supriyanto telah ditunjuk oleh DPP PD sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Gresik. “Ya, SK secara resmi belum diterima pak Supriyanto. Tapi kami sudah mendapatkan kabar tersebut dari beliau,” ucapnya.

Suberi menambahkan tugas berat menanti Supriyanto dalam memimpin DPC Partai Demokrat Gresik. Sebab, waktu yang dimiliki dalam mempersiapkan Pemilu 2024 sangat pendek. Sehingga, butuh akselerasi agar tidak ketinggalan dengan partai politik lain.

“Tapi, saya optimis dibawah kepemimpinan Bapak Supriyanto, Partai Demokrat di Gresik akan bisa sejajar dengan partai politik besar lainnya. Tugasnya tidak mudah, tetapi bisa. Khususnya menambah perolehan kursi Partai Demokrat di parlemen Gresik pada pemilu 2024 nanti,” tambah Sekretaris Komisi II DPRD Gresik ini. (yad)

Supriyanto, Ketua DPC PD Gresik, BPOKK Titipkan 4 Amanah Selengkapnya

Sosok Mat Kauli : Penggiat Macapat Asli Gresik, Diusia 92 Tahun Tetap Energik 

GRESIK,1minute.id – Tembang berjudul Wirangrong seakan menghipnotis puluhan pasang mata. Pelantun syair Jawa itu adalah Mat Kauli. Seniman Macapat asli Wong Gresik. Rumahnya di Jl Awikoen Jaya, Desa Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Usia Mat Kauli kini lebih dari 91 tahun. Ia lahir 1 Mei 1931. Namun, Mat Kauli “ngidung” bahasa Jawa tanpa kacamata. 

Sambil memengang dua buku. Mat Kauli mencari salah satu bait syair. Syair itu telah ditandai dengan lingkaran menggunakan pensil. “Syair ini, cerita  tentang ciri-ciri orang yang kecanduan narkoba,”kata Mat Kauli di acara Pelantikan Pengurus Gerakan Nasional Antinarkotika (Granat) Gresik pada Selasa, 28 Juni 2022. Bunyi syair itu , begini!

… //yen leren nyeret adhidhis//Netrane pan merem karo//yen wus ndadi awake akuru//cahya biru putih//Njelambut wedi toya//Lambe biru untu pethak//…

Artinya kurang lebih begini. 

…//ketika berhenti mencari kutu (tumo) // dua matanya tertutup//kalau sudah ketagihan badannya kurus//badannya membiru//Jorok  takut air//mulutnya membiru gigi putih//…

Mat Kauli membacakan syair Jawa dengan bernada. Cengkoknya panjang. Sehingga terasa enak di telinga meski tanpa iringan musik. Suasana gedung eks kantor Bank Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik,  tempat pelantikan Pengurus Granat Gresik itu hening. Mereka seakan terhipnotis oleh suara Mat Kauli. Tamu istimewa dalam acara tersebut adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Ketua DPD Granat Jawa Timur Kanjeng Mas Ayu Tumenggung (KMAT) Arie Soeripan.

Sejak 1949, Mat Kauli sinau Macapat. Usianya sangat muda. Masih 18 tahun. Mat Kauli lahir 1 Mei 1931. Mat Kauli belajar macapat langsung dari ayahnya, almarhum Niti Sastro Samardi. Mat Kauli dalam membacakan karya sastra Jawa tidak kalah dengan penyair lainnya. Di Indonesia. Bisa menghipnotis penonton.

Meski Mat Kauli tidak tamat sekolah dasar. Ia hanya mengenyam bangku sekolah dasar-dulu sekolah rakyat (SR) selama 3 tahun. “Separoh (18 bulan) sekolah zaman Perang Dunia kedua. Separoh lagi, sekolah zaman penjajah Jepang,” terang kakek 26 cucu itu sambil tersenyum. 

Mat Kauli sempat terhenti belajar Macapat karena desanya di bombardir serdadu Belanda. Puluhan bahkan ratusan pejuang gugur. Mereka dimakamkan di Gunung atau Bukit Lengis. “Saiki dadi G-JOS (Stadion Gelora Joko Samudro),”kenang kakek 23 cicit itu. 

Kini dia mahir menembang macapat. Ada puluhan tembang yang populer. Antara lain, Durma, Mijil, Kinanthi, Gambuh, Pucung, dan Megatruh. Kemudian, Pangkur, Maskumambang, Sinom, Asmaradana, Dhangdhanggula, dan Wirangrong. Masing-masing mengandung cengkok dan cerita yang berbeda-beda.

Mat Kauli sangat ingin tradisi macapatan, khususnya macapat Gresik, tetap lestari. Tidak punah. Karena itulah dia risau. Maklum, di era modern, kata suami Supartin itu, tradisi macapat semakin jarang ditampilkan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Padahal, macapatan merupakan tradisi Gresik sejak zaman Sunan Giri dan generasi sesudahnya. ’’Ini harus dilestarikan,”imbuhnya sambil menoleh Suwarmo, 62, rekan duet macapatnya.

Dalam catatan wartawan 1minute.id kurun waktu empat bulan, Mat Kauli hanya tampil dua kali. Pada 5 Maret 2022, penggiat macapat ini tampil di acara Launching komunitas Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah Budaya Kota Lama Gresik (KLG) di halaman SMP Darul Islam (Daris) Gresik. Kedua, tampil di pelantikan pengurus Granat Gresik pada 28 Juni 2022.

“Kalau bisa tradisi macapatan ini ditampilkan ketika banyak orang,”katanya. Harapannya  tradisi nguri-uri budaya macapatan bisa lestari. Demi tekadnya itu, lelaki yang selalu memakai kopyah hitam ketika tampil itu selalu hadir setiap ada undangan macapatan. Tidak peduli apakah dapat sangu atau tidak. Dijemput atau tidak jemput oleh panitia. “Dijemput di rumah saja sudah cukup senang,”katanya. 

Semangat Mat Kauli  agar tradisi macapat tetap lestari memang sangat besar. Selain mengajar tanpa pamrih, dia rela menulis ulang buku peninggalan almarhum ayahnya, Niti Sastro Samardi. Mat Kauli mengalihaksarakan huruf Jawa ke tulisan Latin. Tujuannya, semua orang bisa membaca bunyi tulisan meskipun tidak tahu artinya.

Mat Kauli membutuhkan waktu selama 14 bulan untuk mengalihaksarakan huruf Jawa ke tulisan Latin. Ada juga buku yang semula ditulis dalam aksara Arab pegon dialihaksarakan huruf latin. Alihaksara dilakukan oleh almarhum Hadisoedarto, kerabat Mat Kauli yang tinggal di Kelurahan Pekelingan, Gresik. 

Lalu apa resep Mat Kauli bisa tetap energik? Mat Kauli memiliki prinsip bahwa rezeki itu tidak bisa dikejar. Bekerja tidak perlu ngoyo. “Ora at labora (berdoa dan berusaha),”katanya. Selain itu, imbuhnya, gaya hidup tidak neka-neka. “Obat panjang umur dan sehat ojo ngonsumsi narkoba,”tegasnya. (yad)

Sosok Mat Kauli : Penggiat Macapat Asli Gresik, Diusia 92 Tahun Tetap Energik  Selengkapnya

Laga Uji Coba : Gresik United Vs Bekasi City, Skor 2-2

GRESIK,1minute.id – Gresik United menjalani laga uji coba melawan Bekasi City di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Rabu, 13 Juli 2022. Selama 90 menit pertandingan kedudukan imbang. Skor 2 – 2. 

Dua gol kesebelasan kebanggaan arek-arek Gresik, Ultras Mania diciptakan oleh Imam Waluyo menit ke-28 dan M.Isa menit ke-38. Sedangkan, gol balasan Bekasi City masing-masing dilesakkan oleh Assanur Rijal Torres menit ke-56 dan Putra Agung menit ke-87 atau 3 menit sebelum pertandingan berakhir. 

Mulai menit awal, Gresik United dan Bekasi City berusaha mencetak gol cepat. Pemain Bekasi City terus menekan pertahanan Gresik United. Begitu mendapatkan kesempatan I Gede Sukadana dkk balik menyerang dan akhirnya Imam Waluyo berhasil mencetak gol pada menit ke-28. Unggul 1-0, Laskar Joko Samudro-julukan-Gresik United semakin agresif menyerang. 

Tim besutan Kusaeri itu menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat kaki M.Isa pada Menit ke-38 hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Bekasi City berusaha mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-56 Assanur Rijal Torres memperpendek ketertinggalan menjadi 2-1. Putra Agung, pemain Bekasi City akhirnya bisa menyamakan dengan skor 2-2 pada menit ke-87. 

Skor imbang 2-2 hingga wasit M. Halim dari Surabaya meniup pluit panjang. Asisten Pelatih Gresik United Agus Indra mengakui timnya masih memiliki sejumlah kekurangan dalam laga uji coba ini. Ini terbukti meski sempat unggul di awal tapi berakhir imbang. “Memang awalnya tim kami sempat unggul, tapi kita kecolongan dua gol awal-awal babak kedua,”kata Agus Indra pada Rabu, 13 Juli 2022. 

Sementara itu, pelatih Bekasi City Jafri mengatakan laga uji coba melawan Gresik United ini merupakan salah satu try out di Jawa Timur. “Banyak pemain kami uji, mencoba beberapa formasi di babak kedua. Dua gol sudah cukup baik. Kami harus bersiap, berlatih dalam uji coba berikutnya,”ujar Jafri. (yad)

Laga Uji Coba : Gresik United Vs Bekasi City, Skor 2-2 Selengkapnya

Rayakan Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik Siapkan Enam Strategi Ekspansi Bisnis

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik genap 50 tahun. Ulang tahun emas. Perusahaan Solusi Agroindustri itu menyiapkan enam strategi ekspansi bisnis sebagai upaya menjaga sustainability perusahaan, kemajuan pertanian, serta memperkuat industri kimia nasional. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia GresikDwi Satriyo Annurogo dalam Peringatan HUT ke-50 Petrokimia Gresik di SOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur.

Dwi Satriyo mengungkapkan, capaian Petrokimia Gresik saat ini tidak dapat dilihat dari kinerja hari ini saja, tapi harus dilihat dari perjalanannya menaklukkan berbagai tantangan dari masa ke masa. Petrokimia Gresik yang pada awal berdirinya hanya memiliki pabrik Amoniak-Urea dan ZA. Kini, bertransformasi menjadi perusahaan Solusi Agroindustri yang memproduksi varian pupuk terlengkap di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

“Meski demikian, kita tidak boleh berpuas diri, karena tantangan dan perubahan adalah hal yang mutlak. Karena itu, Petrokimia Gresik membutuhkan inovasi dan transformasi yang luar biasa untuk memenangkan masa depan,” ujar Dwi Satriyo.

Dalam hal ini, Petrokimia Gresik telah menyiapkan sejumlah strategi untuk melakukan ekspansi bisnis tidak sebatas menjadi perusahaan solusi agroindustri saja, tetapi juga centra petrochemical industry di masa mendatang. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung dalam HUT tahun ini, yakni “Beyond Infinity”, yang dapat diartikan sebagai semangat untuk terus melampaui batas-batas yang ada.

Salah satu tantangan yang tengah dihadapi Petrokimia Gresik adalah dampak perang di kawasan Eropa yang mempengaruhi harga dan pasokan bahan baku pupuk di pasar global. Khususnya fosfat dan kalium yang merupakan bahan baku NPK dan tidak tersedia di tanah air.

Seperti diketahui, Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 2,7 juta ton per tahun, sehingga membutuhkan pasokan kedua bahan baku tersebut dalam jumlah yang besar.

Strategi pertama yang dicanangkan untuk menjaga pasokan NPK di Indonesia adalah dengan menjajaki pembangunan pabrik NPK di Yordania. Langkah strategis ini dilakukan bersama holding Pupuk Indonesia, untuk mendekatkan pabrik NPK Petrokimia Gresik dengan sumber bahan baku, sehingga diharapkan dapat mengefisienkan biaya produksinya.

Strategi kedua dan ketiga adalah peningkatan produktivitas NPK nasional dengan melakukan konversi pabrik, dari pabrik pupuk Fosfat menjadi pabrik NPK Phonska V, serta mempersiapkan pendirian pabrik baru NPK Phonska VI.

“Ketiga langkah strategis tersebut tidak hanya akan mengamankan produktivitas NPK nasional, tapi juga memperkuat posisi Petrokimia Gresik sebagai produsen NPK terbesar di Indonesia, bahkan Asia. Sehingga kesempatan untuk ekspansi pasar internasional semakin terbuka lebar, tentunya setelah memenuhi kebutuhan pupuk di dalam negeri,”tadas Dwi Satriyo.

Strategi keempat, struktur bisnis perusahaan yang erat kaitannya dengan bahan baku gas juga menjadi perhatian Petrokimia Gresik, dimana perusahaan akan melakukan penjajakan untuk mendapatkan suplai gas baru dari Utara Pulau Jawa. Pasokan gas ini rencananya akan dimanfaatkan untuk pengembangan pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III atau pengembangan lainnya.

“Jika Petrokimia Gresik berhasil memperoleh pasokan gas yang baru, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas pupuk Urea melalui pengembangan pabrik Amurea III. Sehingga ke depan kita tidak hanya menjadi leader di pasar NPK, tapi juga Urea,”ujarnya.

Strategi Petrokimia Gresik yang kelima, tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pupuk saja, tapi juga mendorong kemajuan industri kimia nasional. Diantaranya pembangunan pabrik Soda Ash berkapasitas 300.000 ton per tahun, dengan memanfaatkan produk hilir dari pabrik Amoniak-Urea berupa CO² yang diolah menjadi bahan baku pembuatan Soda Ash.

“Nantinya ini akan menjadi produk Soda Ash pertama buatan dalam negeri untuk membantu mengurangi ketergantungan impor Soda Ash yang mencapai 1 juta ton per tahun,”tandas Dwi Satriyo.

Seperti diketahui, kebutuhan Soda Ash nasional sangat tinggi sebagai tumpuan bahan baku berbagai produk yang banyak kita temui sehari-hari, seperti sabun, deterjen, kertas, tekstil, keramik, gelas, kaca dan lain sebagainya.

Selanjutnya, komitmen Petrokimia Gresik untuk kemajuan industri kimia nasional juga tampak dari strategi keenam, yakni upaya Petrokimia Gresik melakukan scale up pabrik Green Surfactant. Produk ini mendapatkan sambutan baik dari industri minyak dan gas setelah kali pertama dipasarkan pada 2021.

Green Surfactant Petrokimia Gresik, lagi-lagi menjadi produk surfaktan pertama buatan dalam negeri yang dapat menggantikan penggunaan surfaktan berbasis hydrocarbon, sehingga lebih ramah lingkungan. Produk ini berfungsi untuk meningkatkan produktivitas sumur minyak bumi, bahkan mampu mengeluarkan minyak mentah dari lapangan atau sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi lagi. 

“Ini membuktikan bahwa Petrokimia Gresik tidak hanya unggul dalam ke-pioneer-an produk pupuk saja, tetapi juga produk lainnya yang dapat memperkuat struktur industri kimia nasional. Inilah kira-kira yang akan menjadi arah masa depan Petrokimia Gresik,”ujar Dwi Satriyo.

Luncurkan Rumah Transformasi

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan, keunggulan Petrokimia Gresik sebagai pioneer dalam menciptakan berbagai hal baru dapat terwujud berkat DNA inovasi dan transformasi yang dimiliki setiap insan di perusahaan. Oleh karena itu, untuk mewadahi  ide-ide atau gagasan tersebut, Petrokimia Gresik sekaligus meresmikan Rumah Transformasi di kawasan SOR Tri Dharma pada momen peringatan HUT emas. HUT Petrokimia Gresik diperingati setiap 10 Juli.

“Rumah Transformasi ini dihadirkan untuk memaksimalkan ide dan menggali gagasan yang lebih besar lagi. Dengan demikian, tradisi inovasi yang diwariskan dari generasi Petrokimia Gresik terdahulu bisa terus terjaga sebagai modal bagi perusahaan untuk terus bertransformasi di era-era mendatang,” pungkasnya. (yad)

Rayakan Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik Siapkan Enam Strategi Ekspansi Bisnis Selengkapnya

Gugah Nasionalisme dan Bela Negara, Dandim 0817/Gresik Buka MPLS  SMK PGRI 1 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK PGRI 1 Gresik dimulai Rabu,13 Juli 2022. Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, memimpin Upacara Pembukaan di  lapangan Makodim 0817/Gresik Jl. R.A. Kartini, Gresik. 

Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar menyatakan, MPLS merupakan kegiatan umum dilaksanakan sekolah sebagai metode menyambut siswa baru. “Kodim 0817/Gresik mendapat kepercayaan untuk memberi bekal siswa baru melalui pembelajaran dan pelatihan dalam waktu yang disediakan dengan harapan membentuk karakter siswa baru dalam hal disiplin, loyalitas dan bertanggung jawab,”kata Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar.

Dia melanjutkan, pembekalan ini bertujuan menggugah semangat Nasionalisme dan Bela Negara. “Laksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar bisa menyerap materi secara maksimal. Patuhi segala peraturan dan senantiasa pelihara kekompakan yang didasari semangat kebersamaan. Hindari segala perbuatan yang merusak citra SMK PGRI 1 Gresik selama kegiatan dan dimanapun kalian berada,”pesan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar. 

Upacara pembukaan MPLS SMK PGRI 1 Gresik diikuti oleh Danramil jajaran Kodim 0817/Gresik, Kepala SMK PGRI 1 Arief Susanto serta pengajar sekolah berlokasi di Jalan dr Soetomo , Gresik itu berjalan khidmat. (yad)

Gugah Nasionalisme dan Bela Negara, Dandim 0817/Gresik Buka MPLS  SMK PGRI 1 Gresik  Selengkapnya

Ancaman Era Global, Kak Washil : Gerakan Pramuka Bisa Membentuk Pemuda Berakhlak Mulia

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 256 siswa sekolah menengah pertama (SMP) mengikuti lomba tingkat (LT) III Regu Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Gresik. Selama 4 hari, mulai 13-16 Juli 2022 mereka mengikuti perlombaan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman di Gedung 

Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Gresik pada Rabu, 13 Juli 2022. Sebanyak 33 kegiatan akan dilombakan yakni Giat Umum 5 ;  Perkemahan 3 ; Ketangkasan 2 ; keterampilan 9 ; wawasan kebangsaan 3 ; dan jelajah 11. Perlombaan dilakukan beregu. Putra dan Putri. Gerakan kepanduan yang dihadiri Wakil Ketua Kwartir Cabang Gresik Anang Subakti ini mengusung tema Berbudaya, Berprestasi, dan Produktif.

Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan keberadaan Pramuka sangat penting dalam menjaga kesatuan Indonesia saat ini. Selain itu, Pramuka juga sebagai wadah untuk membentuk pribadi yang berkarakter demi berlangsungnya masa depan negara.

“Kami berharap dengan lomba tingkat III ini, mampu menghasilkan anggota pramuka yang berkarakter sebagai calon pemimpin masa depan yang baik,”kata Washil yang juga Pembina di Kwarcab Gresik ini. Kak Washil-sebutan di organisasi kepanduan itu mengingatkan tentang ancaman anak muda di era digital. 

“Dinamika masyarakat saat ini tentunya sangat memprihatinkan, seperti maraknya konsumsi miras, privalensi merokok pada usia muda, penggunaan narkoba, kriminal dan kekerasan seksual yang melibatkan kaum muda,” terang mantan Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik ini.

Ia berharap kepada keluarga besar Gerakan Pramuka Gresik untuk benar- benar mampu menjalankan tugas dan fungsinya dalam membentuk pemuda yang bertaqwa mulia, berkepribadian, dan berkecakapan cukup.

Hal ini sejalan dengan program kerja dari Pramuka Jatim tentang pramuka produktif dalam menggali sumber daya manusia dalam kepramukaan. Terakhir, beliau mengharapkan agar seluruh partisipan mengikuti perlombaan ini dengan serius supaya mendapatkan manfaat dari kegiatan ini. “Lomba Tingkat III Regu Penggalang Kwartir Cabang Gresik ini dilaksanakan sepenuh hati dan segenap jiwa raga,”harapnya.

Ketua Pelaksana Kegiatan LT III Kwarcab Gresik Sri Rahayu mengharapkan setelah kegiatan, para partisipan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dalam bermasyarakat dan memiliki masa depan yang gemilang. 

LT III Regu Penggalang Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gresik ini diikuti 256 peserta penggalang. Putra dan Putri. Mereka berasal dari 16 diantara 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Dua kecamatan yang tidak ikut adalah Duduksampeyan dan Sangkapura, Pulau Bawean. 

Untuk di ketahui, Lomba Tingkat dibedakan berdasarkan tingkat penyelenggaraan dan pesertanya, yaitu:

LT I : adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan ditingkat  Gugusdepan  (biasanya berupa sekolah SMP atau MTs) dengan peserta dari masing-masing regu anggota Gugus Depan tersebut.

LT II : adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Kwartir Ranting (Kecamatan) dengan peserta dari masing-masing Gugusdepan yang ada di Kwartir Ranting tersebut.

LT III : adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Kwartir Cabang (Kabupaten / Kota) dengan peserta dari perwakilan masing-masing Kwartir Ranting yang ada di Kwartir Cabang tersebut.

LT IV : adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Kwartir Daerah (Provinsi) dengan peserta dari perwakilan masing-masing Kwartir Cabnag yang ada di Kwartir daerah tersebut.

LT V : adalah Lomba Tingkat yang diselenggarakan di tingkat Kwartir Nasional (Nasional) dengan peserta dari perwakilan masing-masing Kwartir Daerah yang ada di Indonesia.

Lomba Tingkat bersifat berjenjang. Artinya, pemenang pada suatu tingkatan akan mewakili mengikuti Lomba Tingkat di tingkat atasnya. (yad)

Ancaman Era Global, Kak Washil : Gerakan Pramuka Bisa Membentuk Pemuda Berakhlak Mulia Selengkapnya

8 Jam Diperiksa, Dua Tersangka Terduga Penista Agama Ditahan, Viral Manusia Menikahi Kambing 

GRESIK,1minute.id – Penyidik perkara dugaan penistaan agama, perkawinan manusia dengan kambing menahan dua dari empat tersangka. Dua tersangka itu adalah Arif Syaifullah, pemilik Sanggar Cipta Alam juga pemilik konten dan Syaiful Arif, pengantin pria.

Sebelum ditahan kedua tersangka itu menjalani pemeriksaan selama 8 jam di Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik pada Selasa, 12 Juli 2022. Sehari sebelumnya, penyidik mengagendakan pemeriksaan tiga tersangka. Yakni, Arif Saifullah, Syaiful Arif dan Sutrisno alias Kresna, penghulu perkawinan nyeleneh yang menjadi viral dan menimbulkan banyak kecaman dari warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Irfan Choirie, kuasa hukum ketiga orang tersebut mengaku tidak mengetahuinya. Irfan ditunjuk mereka ketika proses penyelidikan.  “Maaf karena sejak ketiga orang ditetapkan sebagai tersangka, Saya belum mendapatkan kuasa lanjutan untuk mendampingi mereka. Jadi Saya tidak bisa berkomentar,”kata Irfan di konfirmasi selulernya pada Rabu, 13 Juli 2022.

Informasi yang dihimpun, dua dari empat tersangka mendampingi Mapolres Gresik sekitar pukul 16.00 WIB. Dua tersangka itu, Arif Syaifullah dan Syaiful Arif. Sedangkan, Kresna tidak terlihat. Arif dan Syaiful Arif langsung masuk ke ruang penyidik Pidum Satreskrim Polres Gresik. 

Mereka kemudian menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Pemeriksaan kali pertama sejak penyidik menetapkan sebagai tersangka pada 1 Juli 2022. Sekitar pukul 23.30 WIB pemeriksaan dua tersangka tuntas. Penyidik melakukan gelar perkara dan memutuskan kedua tersangka ditahan. 

“Dari proses itu kami melakukan penahanan,”kata Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro melalui Kasi Humas Polres Gresik Ipda Wiji Mulyono kepada wartawan pada Rabu, 13 Juli 2022. Kini, masih ada dua orang tersangka lainnya yang masih belum menjalani penahanan. Kedua orang itu adalah Sutrisna alias Kresna, penghulu perkawinan nyeleneh yang menjadi viral dan menimbulkan banyak kecaman dari warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

Tersangka lainnya adalah Nur Hudi Didin Ariyanto, anggota DPRD Gresik, pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, tempat hajatan ngunduh mantu acara tersebut. Pesanggrahan Keramat berlokasi di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu telah di police line oleh polisi. Untuk pemeriksaan Nur Hudi, penyidik Polres Gresik masih menunggu izin dari Gubernur Jawa Timur. 

Seperti diberitakan, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menyatakan perkawinan manusia dengan kambing menggunakan syariat Islam adalah penodaan atau penistaan agama. Keempat orang yang terlibat aktif dinyatakan telah murtad. Mereka menjalani mengucapkan Kalimat Syahadat di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. 

Mereka menangis dan mengaku menyesali perbuatan itu. Namun, mereka bersikukuh perkawinan manusia dengan kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo itu  untuk konten medsos. Syaiful Arif, pengantin pria mengaku tidak ada malam pertama dengan “Sri Rahayu”. Ia pun mengaku sejak video viral, ia dimarahi oleh istrinya. “Saya jelaskan itu hanya konten. Istri bisa menerima,”katanya waktu di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. (yad)

Grafis : Tersangka Pernikahan Nyeleneh 

1. Arif Syaifullah selaku pembuat konten dan Pemilik Sanggar Cipta Alam. Jerat pasal 44a Ayat 2 UU ITE Juncto Pasal 156a KUHP

2. Syaiful Arif Pemeran selaku pengantin pria, jerat pasal Pasal 156a KUHP 

3. Sutrisna alias Krisna selaku pemeran penghulu, jerat pasal Pasal 156a KUHP 

4. Nur Hudi Didin Arianto selaku penyedia tempat, jerat pasal Pasal 156a KUHP

(Sumber Polres Gresik)

8 Jam Diperiksa, Dua Tersangka Terduga Penista Agama Ditahan, Viral Manusia Menikahi Kambing  Selengkapnya

IAD Dirikan Posyandu, Ning Nurul Mengapresiasi, Organisasi Wanita Pertama Membina Posyandu 

GRESIK,1minute.id – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Gresik memiliki Posyandu. Namanya, Pos Pelayanan Keluarga Berencana-Kesehatan Terpadu (Posyandu) Melati. Posyandu binaan istri jaksa itu berada di Balai Rukun Warga (RW) 05 di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Posyandu Melati binaan IAD itu diresmikan Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani pada Selasa,12 Juli 2022.

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani mengapresiasi berdirinya Posyandu Melati itu. Sebab, baru kali pertama ada organisasi wanita di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memiliki binaan Posyandu. Berdirinya Posyandu Melati ini menunjukkan kepedulian dan juga kemauan dari salah satu organisasi wanita untuk peduli terhadap Posyandu khususnya di Kabupaten Gresik,”katanya.

Hadirnya Posyandu penting karena salah satu sarana pendukung dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar pada masyarakat di tingkat paling bawah, khususnya bagi ibu dan balita. Tujuannya untuk mengurangi angka kematian ibu dan kualitas tumbuh kembang balita.

“Di Kabupaten Gresik sendiri terdapat kurang lebih 1.500 Posyandu, dan disitu kita harus bisa merangkul semuanya dan memastikan bahwa 1.500 Posyandu ini bisa berjalan dengan baik. Jadi dengan adanya organisasi wanita yang peduli dengan Posyandu akan memberi dampak yang sangat baik,”imbuh Ning Nurul yang juga Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Gresik ini.

Ketua ikatan Adhyaksa Dharmakarini Gresik Idar Hamdan, sepakat bahwa Posyandu memiliki peran yang sangat penting di tengah masyarakat. “Meski identik dengan bayi dan balita, tetapi sebenarnya peran Posyandu tidak hanya sebatas itu. Hadirnya Posyandu ditengah masyarakat merupakan penunjang pelayanan masyarakat yang terjangkau, masyarakat memperoleh kemudahan informasi disamping pertumbuhan balita bisa terpantau,”ujar istri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik ini.

“Kami mengaharapkan Posyandu Melati binaan ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini menjadi lebih baik dan bermanfaat dalam meningkatkan pelayanan bagi ibu hamil dan balita khususnya di wilayah Kecamatan Kebomas,”harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Husnah mengataka Posyandu Melati binaan ikatan Adhyaksa Dharmakarini yang diresmikan hari ini terdapat 100 balita dan 4 ibu hamil sebagai sasarannya. Tingkat kehadiran ibu hamil dan balita di Posyandu ini juga cukup tinggi, yakni mencapai 80%. “Ini bukti dengan tingginya antusiasme masyarakat sekitar untuk menerima pelayanan Posyandu begitu selesai diresmikan hari ini,”katanya. (yad)

IAD Dirikan Posyandu, Ning Nurul Mengapresiasi, Organisasi Wanita Pertama Membina Posyandu  Selengkapnya

Kampung Pecinan Bakal Semakin Elok, Pemkab Lakukan Pengecatan Rumah Warga 

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi Kampung Pecinan berlanjut. Pasca revitalisasi infrastruktur jalan Kampung dan eksterior lampu penerangan jalan berornamen khas warga Tionghoa. 

Kini, revitalisasi menyasar bangunan rumah milik warga di kawasan heritage di Jalan Setiabudi, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Bangunan rumah warga Kampung Pecinan itu bakal dilakukan pengecetan. Untuk Mempercantik kawasan itu, Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik menggandeng pabrik cat Nippon Paint. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DCK-PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dan Asisten General Manager Nippon Paint Wirya Atmaja mengawali melakukan pekerjaan pengecatan di kawasan heritage di Gresik Kota Lama (GKL) itu. Rumah yang menjadi kali pertama dilakukan milik Mustafa. 

Kampung Pecinan, salah satu kawasan heritage di Gresik Kota Lama (GKL). Kawasan ini memiliki bangunan ikonik yakni Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) atau Klenteng Kiem Hien Kiong yang diklaim berdiri sejak 1 Agustus 1153 atau 869 tahun lalu itu. Kawasan ini juga dikenal multietnis yakni Arab, Tionghoa dan Melayu (warga pribumi). Mereka hidup rukun. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, revitalisasi tujuh kawasan di Gresik Kota Lama dibiayai oleh pemerintah pusat, dan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. APBN 2022 mengalokasikan anggaran Rp 47 miliar. “Anggaran APBD untuk Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) untuk jalan lingkungan, ornamen lampu,”katanya didampingi Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kadis CK-PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah. 

BANTUAN : (ki-ka) Asisten GM Nippon Paint Wirya Atmaja, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan cat kepada warga di Kampung Pecinan pada Senin, 11 Juli 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Revitalisasi di Kota Bandar Gresik ini, adalah salah satu program Nawa Karsa, Gresik Lestari. Kota Bandar Gresik ini karena di kawasan ini terdapat 4 peradaban yakni kolonial, Arab, China dan Melayu. “Mudah-mudaha kawasan heritage kedepan semakin baik. Sehingga menjadi identitas Kota Gresik,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Revitalisasi Kotaku ini melibatkan masyarakat. Tujuannya, mengajak masyarakat untuk ikut merawat lingkungan serta menggandeng Nippon Paint. Bentuk CSR, Nippon Paint memiliki komitmen, kepedulian terhadap lingkungan. 

“(Rumah warga) di cat. Saya hakul yakin akan bertambah bagus, dan akan menambah daya tarik wisatawan. Mudah-mudahan bisa menjadi kebangkitan ekonomi kreatif, UMKM bisa tumbuh di lingkungan ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Program Kotaku di kawasan GKL bakal berlanjut untuk tahun depan. “Tahun ini selesai dianggaran Rp 47 miliar, tahun depan ada tambahan anggaran dari pusat Rp 22 miliar dan APBD. sehingga desa di sekitar bisa ikut berkontribusi melakukan pembenahan disebuah kawasan heritage,”harapnya. 

Asisten GM Nippon Paint Wirya Atmaja menambahkan, pihaknya sangat senang  dilibatkan acara seperti ini (revitalisasi kawasan heritage). Kita akan support kampung lain. Termasuk heritage,”tegas Wirya Atmaja. Untuk pengecatan rumah warga di kawasan Pecinan ini, pihaknya telah menyediakan cat kualitas premium. “Cat ini minimal bisa bertahan sampai 5 tahun. Warna cat tidak akan memudar,”lanjutnya. Untuk mendapatkan hasil berkualitas itu, lanjut Wirya Atmaja, pihaknya akan melakukan pendampingan dalam proses pengecetan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahandan Kawasan Permukiman Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, pihaknya telah membentuk satuan tugas (satgas) pengecatan rumah warga. “Mereka bakal dibekali pelatihan hingga proses pelaksanaan pengecatan,”katanya. “Suatu kawasan akan bertambah cantik bila rumah warga juga cantik,”tambahnya. (yad)

Kampung Pecinan Bakal Semakin Elok, Pemkab Lakukan Pengecatan Rumah Warga  Selengkapnya