Cegah Mudik, Polisi Lakukan Penyekatan di 20 Titik Lokasi Jatim

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melarang mudik lebaran. Sebab, pagebluk corona lebih setahun belum berakhir. Mudik atawa pulang kampung, tradisi masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri berpotensi menyebarkan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Sosialiasasi melalui radio, media sosial hingga turun lapangan dilakukan kesatuan polisi lalu lintas Polres Gresik. Selain itu, polisi akan melakukan penyekatan di 20 titik perbatasan di Jawa Timur.

Foto screenshot suarasurabaya.net

Kapolres Gresik AKBP Arief fitrianto  M.M, melalui Kaur mintu Satlantas Polres Gresik IPTU Ali Fauzi mengatakan mendukung progam Pemerintah berkaitan dengan larangan mudik dari 6 s/d 17 Mei 2021 dikarenakan negara kita masih masa pandemik Covid-19.

“Kami beralasan menggunakan media berupa Radio karena dimiliki oleh semua masyarakat dan siarannya menjangkau semua lapisan masyarakat sampai ke pelosok desa dan diharapkan informasi larangan mudik ini diketahui khalayak ramai serta masyarakat menunda untuk mudik sampai batas waktu yang ditentukan oleh Pemerintah,”kata Ali Fauzi. (yad)

Cegah Mudik, Polisi Lakukan Penyekatan di 20 Titik Lokasi Jatim Selengkapnya

Patroli Polisi Bersenjata Diintensifkan, Cegah Aksi Kriminalitas


GRESIK,1minute.id – Pengaman objek vital, perkantoran dan pusat perbelanjaan semakin diintensifkan. Puluhan anggota Sabhara Polres Gresik dengan senjata lengkap dikerahkan.

Patroli dilakukan bertujuan menciptakan situasi tetap aman dan kondusif di bulan Suci Ramadan. 
Sejumlah anggota personel Sabhara bersenjata ini mendatangi kantor perbankan, toko perhiasan hingga masuk ke pssar tradisional yang selalu ramai pengunjung.

Dalam giat patroli ini, anak buah AKP Yudhi P., Kasat Sabhara Polres Gresik melakukan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.  Modus penipuan, peredaran uang palsu hingga tindak kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor). 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Sabhara  AKP Yudhi P., mengatakan Polres Gresik secara intensif melaksanakan giat patroli dalam rangka mencegah terjadinya tindak kejahatan. 

Yakni, melaksanakan kegiatan perbankan, patroli pasar, patroli ngabuburit, patroli tarawih dan patroli sahur. “Harapannya masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas kegiatan sehari-hari,”kata AKP Yudhi. (yad)

Patroli Polisi Bersenjata Diintensifkan, Cegah Aksi Kriminalitas Selengkapnya

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor


GRESIK,1minute.id – Menjelang Idul Fitri tren kejahatan cenderung meningkat. Masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Seperti yang dialami pasangan suami-istri, Iqbal Agus Wahyudi , 24, dengan Anjasari Jamil , 23.

Pasutri itu menjadi korban keganasan bandit jalanan di Jalan Raya Karanglo, Desa/Kecamatan Driyorejo. Tas warna pink milik Anjasari berisi uang dan ponsel ditarik bandit jalanan hingga korban gulung kuming dari motornya di jalan beraspal.

Informasi yang dihimpun, pasutri Iqbal dan Anjasari berboncengan naik Honda Scoopy nopol AG 3922 VAE.  Sewaktu melintas di Jalan Raya Karanglo Desa/Kecamatan Driyorejo dikuntit dua pelaku yang mengendarai Honda Mega Pro nopol W 3595 DE.

Salah satu pelaku menarik tas selempang milik korban sehingga oleng ke kiri. Tarikan bandit jalanan itu membuat tali tas Anjarsari terputus. Iqbal yang asal Taman, Sidoarjo itu kehilangan keseimbangan, kemudian terjatuh dari motornya.

Iqbal dan istrinya, mengalami luka-luka teriak minta tolong. Massa mendengar teriakan melakukan pengejaran. Bandit jalanan belakangan diketahui bernama Dimas Catur Aditya , 23, dan Govin Ganda Ganjar, 21 tertangkap massa.

Pelaku tinggal Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya digebuki massa. Beruntung ada polisi yang sedang patroli disekitar lokasi kejadian.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo AKP Zunaedi membenarkan penangkapan jambret itu. “Kini pelaku beserta barang buktinya yakni tas slempang, satu unit ponsel, uang tunai Rp 60 ribu, dan satu unit motor Honda Mega Pro W 3595 DE milik pelaku kami amankan,”kata AKP Zunaedi kepada wartawan pada Senin, 19 April 2021. (yad)

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor Selengkapnya

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar patroli blue light pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Patroli dengan menyalakan lampu rotator warna biru itu itu menyisir jalur rawan aksi kriminalitas, laka lantas dan balap liar. 

Patroli dalam rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2021 diharapkan bisa memberikan perasaan aman masyarakat Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Turjawali Iptu Darwoyo mengatakan kegiatan patroli ini dilaksanakan dengan sasaran tempat keramaian seperti SPBU, ATM Center, minimarket, serta perumahan atau pemukiman warga.

Selain, pelaksanaan penggal jalan di jalur protokol maupun jalur rawan laka dan balap liar dalam wilayah hukum Polres Gresik. Serta memberikan himbauan kepada kelompok warga yang masih beraktivitas pada malam hari agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap situasi yang ada di lingkungan sekitarnya. 

“Pelaku kejahatan bertindak karena ada niat dan kesempatan, jangan sampai kita lengah dan memberi kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan di wilayah kita,”kata Iptu Darwoyo. 

Selain itu, anggota juga menghimbau kepada warga masyarakat Gresik agar selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. “Adanya partisipasi dan peran serta dari seluruh elemen masyarakat dapat mensukseskan program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19,”tambah Darwoyo.

Dengan adanya patroli dialogis ini dapat menciptakan sinergitas antara anggota kepolisian dengan warga sekitar sehingga dapat tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. 

Dalam catatan 1minute.id kurun waktu dua pekan terakhir aksi kejahatan marak di wilayah hukum Polres Gresik. Sedikitnya ada lima kejadian yang menjadi pekerjaan rumah kepolisian resor Gresik. Lima kejadian itu adalah :

3 April 2021 : Perampokan rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi Kulon. Korban dikalungi golok, disekap. 

4 April 2021 : Rumah Husni di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas dibobol maling.

9 April 2021 : Nurul Askin membonceng istrinya, Sunarti dijambret di dekat kantor Dinas Informasi dan Komunikasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Tas korban berisi uang Rp 10 juta dan smartphone ditarik bandit jalanan. Nurul Asikin terjatuh dari motor (belakangan korban meninggal dunia)

9 April 2021 jambret beraksi di kawasan industri Gresik. Korban mengalami luka-luka

11 April 2021 : Nenek Siti Aisyah, 85, diculik pelaku membawa mobil ketika pulang dari salat duhur di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar. Pelaku mempreteli perhiasan korban seberat 25 gram. Korban diturunkan di Dusun Sumber, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. (yad)

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik Selengkapnya

Gelar Ops Keselamatan sambil Bagikan Takjil

GRESIK,1minute.id – Operasi keselamatan Semeru 2021 memasuki hari ke-5 pada Sabtu,17 April 2021. Satuan Polisi Lalu lintas Polres Gresik menyelingi operasi dengan membagikan takjil kepada pengguna jalan. 

Takjil nasi bungkus itu dibagikan kepada pengendara roda  dua atau empat yang melintas di depan Pos 9.0 Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan operasi keselamatan semeru  digelar selama dua pekan atau 14 hari. Mulai 12 hingga 25 April 2021.

Operasi untuk mensosialisasikan keputusan pemerintah tentang larangan mudik untuk mewujudkan kamseltibcarlantas menjelang Operasi Ketupat ini diselingi dengan pembagian takjil.

“Dalam operasi kali ini, kita juga membagikan 100 nasi kotak dan 100 takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan tepatnya di depan pos 90,”kata AKP Yanto Mulyanto pada Sabtu sore, 17 April 2021.

Pada kesempatan puluhan anggota Polantas Polres Gresik itu  juga sosialisasi tentang protokol kesehatan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Utamanya saat tarawih berjamaah. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan pastikan tidak berkerumun.

“Dengan disiplin protokol kesehatan akan meminimalisir penyebaran Covid-19. Sehingga ibadah dapat berjalan aman dan khusyuk,”katanya. (yad)

Gelar Ops Keselamatan sambil Bagikan Takjil Selengkapnya

Anggota Hadrah Dipukul Ruyung Diduga Anggota Geng Motor


GRESIK,1minute.id – Seorang anggota grup hadrah Kolomunyeng, Kecamatan Menganti dianiayah sekelompok pemuda. Diduga pelaku pengeroyokan itu anggota Geng Motor. 

Pelaku memukul korbannya menggunakan senjata ruyung. Polisi Sektor Menganti melakukan penyelidikan dugaan aksi brutal tersebut. Penganiayaan terhadap anggota hadrah Kolomunyeng itu terekam closed circuit television (CCTV) sebuah kafe di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti.

Video berdurasi 20 menit itu lalu diunggah grup facebook Gresik Waras. Netizen mendesak aparat untuk menangkap pelako sok jagoan itu. “Uda ng tangkap biar mewek,”kata pemilik akun jarang ireng.

Berdasarkan rekaman CCTV itu penganiayaan terhadap anggota hadrah Kolomunyeng yang diasuh oleh Kepala Desa Setro, Kecamatan Menganti itu terjadi pada Selasa, 13 April 2021 sekitar pukul 02.29. 

Salah satu pelaku yang menggunakan hudy jaket berwarna abu-abu meminta korban menunjukkan kaos yang digunakan itu. Saat korban yang mengenakan kaos hitam dan sarung biru menghadap belakang, pelaku menyerang dengan senjata ruyung dan mengenai bagian belakang kepala.

Pelaku kemudian meninggalkan korban. Korban bernama Saifudin Wakit, 20. Korban dengan pelaku tidak saling kenal. Korban didampingi orang tuanya dan kelompok hadrah melaporkan kebrutalan remaja diduga anggota geng motor tersebut.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dikonfirmasi membenarkan ada laporan dugaan penganiayaan itu. “Kami lakukan lidik,”kata Tatak melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 16 April 2021. (yad)

Anggota Hadrah Dipukul Ruyung Diduga Anggota Geng Motor Selengkapnya

Nenek 85 Tahun Korban Penculikan Trauma

GRESIK,1minute.id – Kabar penculikan nenek Siti Aisyah, 85, viral di media sosial. Postingan itu berbunyi “Mbh saya ibu hj. Siti aisyah 85th banjar sari manyar gresik.. splg dri jamaah dhuhur..langsung d sekap d masukan mobil avanza. D dlm mobil d rampas perhiasan gelang dan cincin 3.mbh saya d bawa kabur sampai sumber danyang d turunkan”.

Postingan machsunatulamiroh itu mendapatkan respon netizen beragam. “Ini sdh lama banget motif ini. Mbah ku dulu pernah, tp pas disrh lepas langsung berontak trus teriak trs dilepasin disruh keluar dr mobil,”kata dhaniaroc.

Machsunatulamiroh dikonfirmasi membenarkan postingan tersebut. Dia menceritakan siang itu neneknya hendak pulang dari salat duhur di masjid Anawawi Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, Gresik pada Minggu, 11 April 2021.
Kondisi jalan sepi.

“Jarak masjid dekat rumah nenek,”kata Mahsunatulamiroh pada Senin, 1w April 2021. Nenek Siti lalu ditarik dimasukkan dalam mobil MPV. Diduga mobil Toyota Avanza warna silver. 

Nenek Siti lalu dibawa pelaku keliling kota. Nenek Siti tidak bisa berteriak karena mulutnya dibekap oleh salah satu pelaku. Pelaku berjumlah tiga orang. Dalam mobil itu, perhiasan nenek Siti dipreteli. Setelah perhiasan dirampas pelaku nenek Siti diturunkan sekitar Dusun Sumber, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas.

“Kok tego wong tuo rentan diculik dan dirampas semua perhiasane,”katanya. Nenek Siti pulang setelah ditolong seseorang pengendara pikap. “Alhamdulillah tidak selang lama ada mobil pikap menolongnya dan membawa pulang kerumah,”imbuhnya. 

Kekerasan yang dialami membuat nenek Siti mengalami trauma. “Sampai hari ini, nenek masih trauma. Sehingga belum melapor ke polisi,”katanya. Tentang perhiasan yang dirampas pelaku, Machsunatulamiroh memperkirakan seberat 25 gram. Bila harga emas 24 karat seharga Rp 968.000 total Rp 24,2 juta. 

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Proyogo Febrianto mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan dugaan penculikan dan perampasan itu. “Saya cek dulu ya,”kata Bayu dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin, 12 April 2021.

Sementara itu, pihak Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar langsung membongkar rekaman kamera pengintai (CCTV) kampung. Petugas desa melihat ada sebuah mobil sejenis Toyota Avanza warna silver yang masuk dan keluar kampung.

Kini, polisi melakukan penyelidikan dugaan penculikan dan perampasan yang dialami nenek Siti itu. Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti membenarkan kejadian tersebut mohon waktu kami cek dulu. “Saya dan anggota sudah ke TKP dan korban belum bikin laporan, “pungkasnya.(yad)

Nenek 85 Tahun Korban Penculikan Trauma Selengkapnya

Waspada, Bandit Bergentayangan, Korban Berjatuhan

GRESIK,1minute.id – Penjahat semakin nekat beraksi di wilayah hukum Polres Gresik. Belum terungkap perampokan rumah di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan BP Kulon, Gresik dan Pembobolan rumah warga di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Kini, penjahat jalan mengobok-obok Kota Gresik. Korban bernama Nurul Asikin dan Sunarti. Dua perempuan dijabret pelaku di Jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebonas dekat depan Kantor Dinas Informasi Komunikasi (Diskominfo) Gresik pada Jumat, 9 April 2021.

Menurut keluarga korban, Karis Singgih Yudi Purnomo mendapat kabar Nurul Asikin dan Sunarti dilarikan ke RS Semen Gresik. “Korban terjatuh dari motor setelah tasnya dijambret,”kata Karis dalam laporan kepada polisi pada Jumat, 9 April 2021. 

Masih menurut Karis, korban Nurul dan Sunarti hendak pergi ke Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Jumat, 9 April 2021. Kedua perempuan ini naik motor Suzuki Spin dari rumahnya di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas sekitar pukul 04.00.

Diduga pelaku membuntuti korban sejak keluar dari rumah. Kondisi jalan sepi, korban memilih melewati jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo daripada Jalan Tridharma Gresik. Sebelum simpang empat Kebomas, pelaku memepet motor korban. Sejurus kemudian bandit jalanan itu menarik tas pinggang warna merah milik korban.

Tali tas terputus, korban gulung kuming di jalan nasional itu. Bagian bawa kelopak mata korban berdarah. Beruntung nyawa korban selamat. “Dalam korban ada uang tunai Rp 10 juta, perhiasan dan smartphone Samsung A20s,”jelas Karis. 

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto mengatakan korban tidak melapor ke Polsek. “Korban lapor ke Polres. Kasusnya ditangani Polres,”kata Kompol Yulianto. (yad)

Waspada, Bandit Bergentayangan, Korban Berjatuhan Selengkapnya

Mandi sama Cucu, Kakek Tenggelam di Waduk

GRESIK,1minute.id – Kebahagian Mat Ridwan bersama cucunta hanya seumur jagung. Kakek 61 tahun itu ditemukan meninggal di Waduk Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Gresik pada Sabtu, 10 April 2021.

Informasi yang dihimpun, siang sekitar pukul 12.00 Mat Ridwan mengajak cucunya mandi di Waduk Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. 

Mandi bersama kerap dilakukan antara Mat Riduwan dengan cucunya. Apalagi, belakangan ini cuaca cenderung panas. Mandi di waduk dekat rumah menjadi pemandangan biasa. 

Ketika sedang mandi itu, kaki Mat Riduwan diduga mengalami kram. Riduwan yang pandai berenang itu akhirnya tenggelam. Cucu Riduwan lari minta tolong. Dalam sekejab warga berdatangan dan melakukan pencarian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Gresik Tarso Sagito mengatakan, tim pencarian menemukan korban Riduwan sekitar pukul 14.30. “Korban ditemukan kondisi meninggal,”ujar Tarso. (yad)

Mandi sama Cucu, Kakek Tenggelam di Waduk Selengkapnya

Polisi Bongkar “Kuburan” Motor Hasil Curian

GRESIK 1minute.id — Anggota Polsek Tambak, Pulau Bawean membongkar “kuburan” sepeda motor di tengah hutan Desa Klumpang Gubuk, Kecamatan Tambak, Pulsu Bawean pada Kamis, 8 April 2021. 

Pembongkaran tanah itu dilakukan setelah polisi menangkap dua remaja milenial berinisial  KA ,18, dan SL ,17. Keduanya, warga Kecamatan Tambak. Kini, penyidik Polsek Tambak masih melakukan pemeriksaan intensif kedua pelajar tersebut.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Tambak AKP Rachmad Triyanto mengatakan, pencurian sepeda motor (curanmor) Yamaha Jupiter nomor polisi (nopol) W 5055 BH dilaporkan hilang pada Selasa, 6 April 2021.

Korban bernama Supriyadi, 43, warga Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.
“Motor korban diparkir dalam rumah kosong,”terang Rachmad dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 9 April 2021. Kedua pelaku, tambahnya, masuk rumah kosong itu dengan mencongkel jendela dengan menggunakan obeng. Motor lalu dibawa kabur.

Diduga karena khawatir diketahui warga, kedua pelajar itu lalu mempreteli motor hasil curian. “Setelah dipreteli, bodi , mesin dan lainnya ditanam di area hutan,”ujarnya. Hasil penyelidikan anggota reserse kriminal (reskrim) Polsek Tambak, pelaku curanmor mengarah kepada dua anak milenial itu.

Ada sejumlah saksi melihat, mereka membawa motor ke dalam hutan di Desa Lumpang Gubuk, Kecamatan Tambak. “Ketika kami lakukan interogasi mereka mengaku telah mencuri motor. Motor lalu di tanam di area hutan,”katanya. Untuk menuju hutan itu, harus jalan kaki sejauh 1 kilometer. 

“Selama saya disini, mungkin kali pertama ada curanmor di Tambak, Pulau Bawean. Tapi, kalau motor tertukar sering. Karena para pemilik ketika parkir kunci kontak tidak dilepas. Biasanya beberapa jam kemudian dikembalikan,”ujarnya. (yad)

Polisi Bongkar “Kuburan” Motor Hasil Curian Selengkapnya