Refleksi Akhir Tahun 2022 , Kabupaten Gresik Bangun Pondasi Hadapi Tantangan Masa Depan

GRESIK,1minute.id – Duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik bakal memasuki tahun ketiga pada 26 Februari 2023 nanti. Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih hasil pemilihan Bupati (Pilbup) Gresik pada 2020 ditengah wabah Covid-19. 

Tahun 2022 ini, wabah yang memasuki tahun ketiga. Wabah yang telah memporak-porandakan semua aspek kehidupan manusia di muka bumi ini. Ekonomi, sosial dan budaya, termasuk di Kabupaten Gresik.Pemerintah pusat juga belum ada tanda-tanda mencabut penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selama hampir dua tahun, konsentrasi Pemkab Gresik berfokus melakukan penanganan Wabah bermula dari Wuhan, Tiongkok. Penanganan penyelamatan jiwa hingga pemulihan ekonomi pascapademi ini.

Sinergi Pemkab Gresik bersama TNI, Polri dan semua stakeholder mengatasi pandemi hingga saat ini pandemi bisa dikatakan terkendali. Pada 2022 menjadi pondasi kokoh Pemkab Gresik, untuk menyongsong tantangan pada tahun 2023 dan tahun-tahun yang akan datang. Selama 2022, berbagai program dasar telah  dijalankan oleh Gus Yani dan Bu Min beserta semua jajarannya.

Sejumlah program itu, diantaranya, berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan program Universal Health Coverage (UHC) buah kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kemudian, pendirian  Rumah Vokasi, pertama di Indonesia hasil kerja sama Pemkab Gresik dengan HIPMI, Apindo, dan Kadin Indonesia, yang bergerak di bidang peningkatan kualitas SDM dalam hubungannya dengan penyerapan tenaga kerja.

Upaya-upaya peningkatan kualitas SDM juga memberikan efek positif. Angka pengangguran terbuka tahun 2022 tercatat mengalami penurunan menjadi 7,84 % dibandingkan 2020 sebesar 8,21%. Arus investasi masuk ke Gresik juga mengalami tren kenaikan setelah kebijakan kemudahan birokrasi. Pada triwulan ketiga investasi yang masuk senilai Rp 20, 79 triliun. Disamping itu, Kabupaten Gresik juga ditunjuk menjadi salah satu “tuan rumah” proyek strategis nasional yakni kawasan industri JIIPE yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Sektor UMKM menjadi perhatian khusus, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Bersama Bea Cukai Gresik, Pemkab Gresik mengadakan pelatihan dan pendampingan UMKM hingga bisa Berani ekspor. Hasilnya, beragam produk agropolitan baik mangga dan jeruk nipis, hingga rotan dan produk makanan olahan sudah “terbang” di pasar dunia.

“Kita turun ketuk pintu rumah pelaku UMKM, kita lihat barangnya, ambil sampling, lalu kita bantu perizinannya, Nomor Induk Berusaha (NIB) sampai dengan pasarnya sehingga Alhamdulillah bisa berjalan,” ujar Gus Yani menggambarkan strategi jemput bola untuk kemajuan UMKM Gresik.

Tahun 2022 juga menjadi momen penting bagi Kabupaten Gresik ditengah isu ketahanan pangan. Sebut saja Kampung Bandeng dan kawasan “Food Estate” berbasis mangga yang diresmikan pula oleh Presiden Joko Widodo. Semua ini disinergi dengan dukungan program PKK, dalam penguatan keluarga untuk mengatasi masalah pangan dan kaitannya dengan penurunan stunting.

Penanggulangan bencana banjir Kali Lamong juga menjadi suatu program yang direalisasikan Gus Yani dan Bu Min tahun 2022. Bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sebagai pihak yang berwenang, Pemkab Gresik terus mengupayakan normalisasi Kali Lamong, pembangunan tanggul di kanan dan kiri aliran sungai serta pembebasan lahan dalam upaya pengendalian banjir Kali Lamong. 

Dalam pelaksanaannya, selain menggunakan APBD, Pemkab Gresik juga mengetuk kesadaran perusahaan/industri sekitar untuk bersama-sama gotong royong dalam pendanaan program normalisasi.

Pendampingan Pemkab Gresik terhadap kelompok masyarakat rentan nyata terlihat lewat berbagai Bansos yang disalurkan. Berdasar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang update, masyarakat dapat menerima Bansos baik yang berasal dari APBN maupun APBD. Pemkab Gresik memiliki program PKH Inklusif dengan jumlah masyarakat penerima sebanyak 500 kelompok disabilitas, dan 1.950 kelompok lansia. Pada tahun 2022 total anggarannya sendiri sudah disediakan sebesar Rp. 4,9 miliar.

Upaya tidak akan menghianati hasil. Secara makro tercatat, pada tahun 2022 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 77,16 %. Angka stunting mampu turun hingga lebih dari 10 %, dan indeks kemiskinan menjadi 11,6 % setelah berada di angka 12,42% tahun sebelumnnya.

Semua upaya dan keberhasilan tahun 2022 tidak lepas dari kerja kolektif semua pihak. Kerap dikatakan Gus Yani dan Bu Min dalam berbagai kesempatan, pencapaian dan prestasi yang diraih semata-mata adalah untuk kesejahteraan masyarakat. “Penghargaan demi penghargaan bukan merupakan tujuan utama, yang terpenting adalah kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min. (yad)

Refleksi Akhir Tahun 2022 , Kabupaten Gresik Bangun Pondasi Hadapi Tantangan Masa Depan Selengkapnya

Cegah Anak Drop Out, Dinsos Gresik Pastikan Anak Usia Sekolah Masuk DTKS 2023 Dapat KIP

GRESIK,1minute.id – Dinas Sosial akan melakukan akselarasi untuk mencegah terjadinya anak putus sekolah di Kabupaten Gresik. Anak drop out sekolah karena orang tua tidak mampu membiayainya. 

“Dinsos akan memastikan anak usia sekolah dalam DTKS semuanya mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tahun 2023 nanti,” ujar Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh dalam Sosialisasi Regulasi Perbup No. 70 tahun 2022 tentang Penerima Manfaat Bantuan La0ngsung Tunai dan Peningkatan Kerja yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) tahun 2022 di salah satu rumah pada Kamis, 29 Desember 2022.

Sosialisasi Perbup bersama awak media ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dengan menghadirkan dua narasumber yakni dr Ummi Khoiroh dan Kepala Bagian Hukum Setkab Gresik Muhammad Rum Pramudya. 

Ummi melanjutkan, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai pintu awal penerimaan Bansos. Bansos dari pemerintah pusat hingga pemerintah Kabupaten (Pemkab). Ia berharap peran serta insan pers untuk turut serta mengawasi pelaksanaannya di lapangan. Dengan adanya masukan dan informasi dari pers, diharapkan DTKS dan Bansos tepat sasaran dan mengangkat kualitas hidup masyarakat rentan.

“Hingga saat ini, sebanyak 31 ribu penduduk yang masuk dalam DTKS semuanya sudah masuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan -Kartu Indonesia Sehat (PBI JK – KIS),” katanya. Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, insan media yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mampu “memotret” dan menyampaikan berbagai permasalahan di masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Apalagi terhadap masyarakat rentan, dan hubungannya dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Masalah DTKS dan masyarakat rentan ini kewenangannya ada di pemerintah desa masing-masing. Disinilah peran Pers yang dalam kesehariannya ada di masyarakat, untuk bisa membantu memastikan masyarakat rentan benar-benar bisa masuk di DTKS,” ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. (yad)

Cegah Anak Drop Out, Dinsos Gresik Pastikan Anak Usia Sekolah Masuk DTKS 2023 Dapat KIP Selengkapnya

Bupati Gresik Antar 595 Penumpang KRI dr Soeharso tujuan Bawean

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 595 orang akhirnya bisa “mudik” ke tanah kelahiran di Pulau Bawean pada Kamis, 29 Desember 2022. Mereka bisa berlayar dan merayakan Tahun Baru di kampung halamannya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengantarkan langsung ratusan penumpang tujuan Pulau Bawean di Dermaga Madura, Mako Koarmada II, Surabaya.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Dinas BPPKAD A.M. Reza Pahlevi ;  Kepala Dinas Perhubungan Tarso Sagito, Kepala BPBD Darmawan, serta beberapa jajaran TNI Angkatan Laut Koarmada II.

Mereka berlayar dengan menumpang KRI dr Soeharso 590 secara gratis. Muhammad Rustan, salah satu calon penumpang berulangkali mengucapkan rasa syukurnya. Ia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Alhamdulilah, berarti pemerintah kabupaten Gresik itu cepet tanggap. Karena rencana awal kami mau pulang hari Sabtu kemarin tapi sudah tidak ada kapal,” katanya. Kapal bantuan TNI AL ini dikerahkan setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersurat kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono meminta bantuan kapal untuk transportasi moda laut akibat cuaca buruk.

Selama 9 hari, ratusan calon penumpang tujuan Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean tertahan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebaliknya, warga Pulau Bawean harus menahan diri untuk berlayar ke Gresik sampai kondisi cuaca di perairan Gresik kembali bersahabat untuk berlayar. 

Selain transportasi laut Lumpuh. Persediaan sembako dan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean menipis. Ikhtiar Bupati Fandi Akhmad Yani mendapatkan respon cepat dari Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. 

Selain calon penumpang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik juga menggelontorkan bantuan sosial kepada masyarakat di Pulau terluar Gresik itu. Yakni,

Bantuan sosial sembako sebanyak 60 ton terdiri dari beras, telur, sayuran, dan 200 kardus makanan instan. Serta, 4 unit genset PLN, 22 unit peralatan komunikasi, dan 450 kilogram obat-obatan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  menyampaikan rasa terimakasih kepada TNI AL. “Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang telah diberikan oleh TNI Angkatan Laut. Karena seperti yang kita tahu, sudah hampir 9 hari kita tidak bisa berlayar,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Gus Yani mengharapkan, dengan bantuan sembako yang dikirimkan dapat mengurangi risiko inflasi di Bawean. Mengingat, stok sembako di sana sudah menipis.

“Masyarakat Bawean tidak perlu cemas, karena kita bisa mengirim seluruh bahan kebutuhan di sana. Tentunya dengan sinergitas bersama Pangkoarmada II,” ujarnya.  Sekitar pukul 15.00 WIB KRI dr Soeharso 590 berangkat menuju Bawean. Diperkirakan KRI dr Soeharso yang difungsikan sebagai kapal Bantu Rumah Sakit itu tiba di Pelabuhan Sangkapura, Bawean pada Jumat, 30 Desember 2022 pukul 07.00 WIB. 

KRI dr Soeharso langsung balik dengan membawa 615 orang dari Bawean tujuan Gresik. Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk mengatasi problem yang dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean akibat cuaca. Bupati Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, yang berasal dari TNI Angkatan Laut itu. Surat permohonan bantuan kapal untuk masyarakat Pulau Bawean diluncurkan pada Selasa, 27 Desember 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan ; Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit. (yad)

Bupati Gresik Antar 595 Penumpang KRI dr Soeharso tujuan Bawean Selengkapnya

Pemkab Gresik Juga  Sediakan Angkutan Penumpang dan Barang Gratis untuk Calon Penumpang Berlayar ke Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga akan berlayar Pulau Bawean. Mereka berlayar ke Pulau berjarak 80 mil laut dari kabupaten Gresik dengan menumpang  KRI dr Soeharso. Gratis. Kapal bantuan milik TNI Angkatan Laut itu setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersurat meminta bantuan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono untuk mengatasi moda transportasi laut yang mandeg akibat cuaca buruk di perairan Gresik. 

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tarso Sagito, KRI dr Soeharso akan berangkat ke Pulau Bawean sekitar pukul 14.00 WIB pada Kamis,  29 Desember 2022. Kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 

“Untuk masyarakat yang hendak berlayar diminta berkumpul di halaman Kantor Bupati Gresik hari ini pukul 11.00 WIB,” kata Tarso Sagito kepada wartawan 1minute.id pada Rabu malam, 28 Desember 2022. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Perhubungan, imbuh mantan Kepala BPBD Gresik itu, menyediakan transportasi penumpang dan barang untuk membantu masyarakat secara gratis. Angkutan penumpang dan truk untuk mengangkut barang ini untuk memudahkan warga. 

“Ada mas, tapi  karena mendadak maka kita pinjam bus Pemda, Petrokimia Gresik, truk BPBD, truk Satpol-PP, dan mobil operasional Dishub,” ujar mantan Kadisnaker Gresik itu. 

Seperti diberitakan, Ikhtiar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kapal kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono untuk moda transportasi laut ke Pulau Bawean mendapatkan respon positif. 

“Alhamdulillah atas keuletan Bapak Bupati dlm berkordinasi denganbberbagai pihak terutama dg pihak Mabes TNI AL. Insya Allah masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman di Pulau Bawean akan diberangkatkan dengan kapal milik TNI AL pada jam 14.00 WIB melalui pelabuhan Tanjung Perak , untuk itu masyarakat diminta berkumpul di halaman kntr Pemda pada jam 11.00 WIB,” kata Tarso Sagito dikonfirmasi  1minute.id pada Rabu, 28 Desember 2022. 

Cuaca buruk di perairan Gresik terjadi sejak sepekan terakhir. Cuaca yang tidak bersahabat untuk pelayaran itu membuat aktivitas transportasi moda laut mandeg. Tidak ada aktivitas penyeberangan Gresik-Pulau Pulau Bawean dalam sepekan terakhir. Ketinggian ombak diatas 2 meter. 

Kondisi tersebut membuat ratusan calon penumpang dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean tertahan. Sebaliknya, calon penumpang dari Pulau Bawean tujuan Gresik mengurungkan niat berlayar sambil menunggu cuaca di perairan Gresik kembali normal. Selain itu, persediaan sembako menipis. Bahkan, persediaan compressed natural gas (CNG/gas alam terkompresi) untuk pembangkit listrik PLN di pulau terluar Gresik terancam habis. 

Ribuan rumah warga di pulau berjarak 80 mil laut terancam blackout atawa petheng ndedet karena kehabisan bahan bakar untuk pembangkit listrik.Kondisi itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk mengatasi problem yang dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean itu. Bupati Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, yang berasal dari TNI Angkatan Laut itu. Surat permohonan bantuan kapal untuk masyarakat Pulau Bawean diluncurkan pada Selasa, 27 Desember 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan ; Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit. (yad)

Pemkab Gresik Juga  Sediakan Angkutan Penumpang dan Barang Gratis untuk Calon Penumpang Berlayar ke Pulau Bawean  Selengkapnya

Puncak Peringatan Hari Ibu, Bupati Gresik Ajak Warga Memuliakan Orang Tua

GRESIK,1minute.id – Puncak Peringatan Hari Ibu digelar oleh Tim Pengerak (TP) PKK Gresik terasa berbeda. Lebih meriah dan seru. Dikemas berbeda di helat di Gedung Nasional Indonesia (GNI) yang masih gress, paskarevitalisasi.

Dalam peringatan Hari Ibu, penyelenggara menggemar lomba memasak nasi goreng. Peserta berjumlah 31 orang.  Semuanya kaum adam. Mereka adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Asisten, Sekretaris Daerah hingga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini digelar pada Rabu, 28 Desember 2022.

Dalam perlombaan ini, penilaian tidak hanya kelezatan masakan. Juga, kostum para koki juga mendapatkan penilaian. Untuk masakan, juara I diraih Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, runner up Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan ketiga Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

Penampilan terunik disabet Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Peserta Terkeren dari Diskominfo dan Dinas Perikanan dan Kelautan, Peserta terkreatif didapatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Terfavorit diraih oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora).

Fandi Akhmad Yani mengatakan, kontes ini merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Menurutnya, laki-laki juga harus bisa memasak kala istri sedang sibuk. “Ini sudah menjadi pekerjaan sehari-hari, jadi sudah biasa memasak seperti ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia pun  mengajak semua orang untuk mengapresiasi para perempuan terutama seorang ibu. Dimana sosok ibu dimata Gus Yani merupakan suatu hal yang sangat spesial.

“Ibu menjadi sebuah pintu kesuksesan kita semua, kita memperingati Hari Ibu ini memberikan ruang kepada perempuan. Betapa hebatnya kaum perempuan dapat menjadi pondasi bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Dengan adanya peringatan Hari Ibu, Gus Yani mengharapkan agar seluruh warga Gresik dapat lebih memuliakan orang tuanya. “Mudah-mudahan ini menjadi momen penting, agar kita bisa menghargai orang tua kita khususnya ibu,” harapnya dalam acara yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani, Ketua DWP Gresik Siti Qomariyah Ahmad Washil, dan perwakilan Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Gresik ini. Untuk diketahui Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember. (yad)

Puncak Peringatan Hari Ibu, Bupati Gresik Ajak Warga Memuliakan Orang Tua Selengkapnya

Ikhtiar Bupati Gresik, Besok Bantuan Kapal TNI AL Berlayar ke Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Ikhtiar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kapal kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono untuk moda transportasi laut ke Pulau Bawean mendapatkan respon positif. Rencananya, kapal bantuan TNI AL untuk membawa penumpang dan logistik ke pulau terluar sekitar 80 mil laut dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu berangkat pada Kamis besok, 29 Desember 2022.

Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tarso Sagito membenarkan terkait permohonan bantuan kapal tersebut. Rencananya, kapal bantuan dari TNI Angkatan Laut berangkat pada Kamis besok, 29 Desember 2022.

“Alhamdulillah atas keuletan Bapak Bupati dlm berkordinasi denganbberbagai pihak terutama dg pihak Mabes TNI AL. Insya Allah masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman di Pulau Bawean akan diberangkatkan dengan kapal milik TNI AL pada jam 14.00 WIB melalui pelabuhan Tanjung Perak , untuk itu masyarakat diminta berkumpul di halaman kntr Pemda pada jam 11.00 WIB,” kata Tarso Sagito dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 28 Desember 2022. 

Seperti diberitakan sejak sepekan terakhir perairan Gresik mengalami cuaca buruk. Cuaca yang tidak bersahabat untuk pelayaran itu membuat aktivitas transportasi moda laut mandeg. Tidak ada aktivitas penyeberangan Gresik-Pulau Pulau Bawean dalam sepekan terakhir. Ketinggian ombak diatas 2 meter. 

Kondisi tersebut membuat ratusan calon penumpang dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean tertahan. Sebaliknya, calon penumpang dari Pulau Bawean tujuan Gresik mengurungkan niat berlayar sambil menunggu cuaca di perairan Gresik kembali normal. Selain itu, persediaan sembako menipis. Bahkan, persediaan compressed natural gas (CNG/gas alam terkompresi) untuk pembangkit listrik PLN di pulau terluar Gresik terancam habis. 

Ribuan warga di pulau berjarak 80 mil laut terancam blackout atawa petheng ndedet karena kehabisan bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Kondisi itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk mengatasi problem yang dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean itu. Bupati Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, yang berasal dari TNI Angkatan Laut itu. Surat permohonan bantuan kapal untuk masyarakat Pulau Bawean diluncurkan pada Selasa, 27 Desember 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan ; Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit. (yad)

Ikhtiar Bupati Gresik, Besok Bantuan Kapal TNI AL Berlayar ke Pulau Bawean  Selengkapnya

Cuaca Buruk, Bupati Gresik Minta Bantuan Panglima TNI Kapal untuk Warga Bawean 

GRESIK,1minute.id – Cuaca buruk yang melanda perairan Gresik membuat aktivitas transportasi moda laut mandeg. Tidak ada aktivitas penyeberangan Gresik-Pulau Pulau Bawean dalam sepekan terakhir. Ketinggian ombak diatas 2 meter. 

Kondisi tersebut membuat ratusan calon penumpang dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean tertahan. Sebaliknya, calon penumpang dari Pulau Bawean tujuan Gresik mengurungkan niat berlayar sambil menunggu cuaca di perairan Gresik kembali normal. Selain itu, persediaan sembako menipis. Bahkan, persediaan compressed natural gas (CNG/gas alam terkompresi) untuk pembangkit listrik PLN di pulau terluar Gresik terancam habis. 

Ribuan warga di pulau berjarak 80 mil laut terancam blackout atawa petheng ndedet karena kehabisan bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Kondisi itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk mengatasi problem yang dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean itu. Bupati Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, yang berasal dari TNI Angkatan Laut itu. Surat permohonan bantuan kapal untuk masyarakat Pulau Bawean diluncurkan pada Selasa, 27 Desember 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan ; Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit.

Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tarso Sagito membenarkan terkait permohonan bantuan kapal tersebut. Rencananya, kapal bantuan dari TNI Angkatan Laut berangkat pada Kamis besok, 29 Desember 2022.

“Alhamdulillah atas keuletan Bapak Bupati dlm berkordinasi denganbberbagai pihak terutama dg pihak Mabes TNI AL. Insya Allah masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman di Pulau Bawean akan diberangkatkan dengan kapal milik TNI AL pada jam 14.00 WIB melalui pelabuhan Tanjung Perak , untuk itu masyarakat diminta berkumpul di halaman kntr Pemda pada jam 11.00 WIB,” kata Tarso Sagito dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 27 Desember 2022. (yad)

Cuaca Buruk, Bupati Gresik Minta Bantuan Panglima TNI Kapal untuk Warga Bawean  Selengkapnya

Ratusan Pendekar dari 18 Perguruan Silat Deklarasi Damai di Makodim 0817/Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ratusan pendekar dari 18 perguruan silat turun gunung pada Senin malam, 26 Desember 2022. Para pendekar turun gunung untuk mengikuti Deklarasi Damai Perguruan Silat se-Kabupaten Gresik di lapangan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0817/Gresik.

Deklarasi yang diinisiasi oleh Dandim 0817/Gresik yang juga Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar yang dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis membuat warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik adem. 

Kegiatan deklarasi damai diawali dengan pembacaan Pengurus Cabang IPSI Gresik dan diikuti oleh seluruh Ketua dan anggota Perguruan Pencak silat dari 18 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Gresik. Ada 9 Poin kesepakatan yang dibacakan bersama-sama.

“Deklarasi Damai ini bentuk sinergi forkopimda beserta instansi terkait lainya guna menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Gresik,” ujar Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar.  Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengharapkan pascadekrasi damai tersebut para ketua perguruan silat akan meneruskan hasil deklarasi serta mampu menyampaikan kepada anggotanya. “Ayo bersatu dalam membangun dan menjaga Gresik lebih damai serta lebih maju,” tegas Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. (yad)

Ratusan Pendekar dari 18 Perguruan Silat Deklarasi Damai di Makodim 0817/Gresik  Selengkapnya

12 Tahun Terkatung-katung, Pemkab Gresik dan Petrokimia Gresik Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Lahan Reklamasi

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik dan PT. Petrokimia Gresik menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), terkait penggunaan dan pemanfaatan tanah milik Pemkab Gresik.

Naskah perjanjian ditandatangani oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Direktur Utama PT. Petrokimia Dwi Satriyo Annurogo dan disaksikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mia Amiati di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 Desember 2022.

Penandatanganan MoU tahap awal penggunaan dan pemanfaatan lahan reklamasi di Kabupaten Gresik. Dalam kegiatan yang sama, dilakukan penandatanganan akta penggunaan dan pemanfaatan lahan, serta penyerahan SK pemberian Hak Guna Bangunan atas nama PT. Petrokimia Gresik oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Asep Heri.

MoU di bidang penggunaan dan pemanfaatan lahan reklamasi seluas 145.195 m² ini, sejatinya merupakan “pekerjaan rumah” yang tertunda sejak 12 tahun silam. Dengan kerja sinergi berbagai pihak, momen bersejarah ini akhirnya tiba.

“Hari ini, 27 Desember menjadi saksi bahwa pekerjaan yang tidak terselesaikan sejak 12 tahun silam akhirnya bisa tuntas. Ini akan memberikan dampak positif pada masyarakat Kabupaten Gresik,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani melanjutkan, melalui selesainya tahap awal ini, selanjutnya pihak PT. Petrokimia Gresik bisa segera melaksanakan berbagai kewajibannya berupa pengurusan BPHTB dan perizinan-perizinan lainnya.

Gresik untuk Indonesia. Semangat inilah yang digaungkan dalam lewat penandatanganan MoU hari ini. Dengan kontribusi sekitar 52% kebutuhan pupuk nasional, PT. Petrokimia Gresik terus membutuhkan berbagai perluasan dan penambahan fasilitas dalam upaya pemenuhan kebutuhan pupuk yang terus meningkat.

Dengan sudah adanya payung hukum, serta kejelasan hak dan kewenangannya, maka pemanfaatan lahan reklamasi tersebut bagi PT. Petrokimia Gresik bisa dimaksimalkan dalam peningkatan ekonomi nasional.

“Berkat sinergi berbagai pihak, masalah bertahun-tahun silam akhirnya bisa selesai dalam waktu beberapa bulan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak hari ini, maka upaya-upaya peningkatan produksi pupuk dalam rangka mengejar program ketahanan pangan nasional bisa kita terus lakukan,” terang Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo.

Sinergi lintas pihak ini juga mendapat apresiasi tersendiri dari Kajati Jatim Mia Amiati. Dalam keterangannya, Kajati Mia Amiati mengungkapkan harmonisnya hubungan berbagai pihak inilah yang membantu terselesaikannya permasalahan lahan tersebut.

“Terwujudnya penandatanganan MoU ini tentunya akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak yakni Pemkab Gresik dan masyarakat, serta PT. Petrokimia Gresik. Perlu diingat, bahwa kita adalah satu dalam upaya pemenuhan ekonomi nasional,” ujar Kajati Jatim Mia Amiati.

Kegiatan “bersejarah” ini dihadiri oleh berbagai pihak. Dari jajaran Pemkab Gresik, tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman beserta beberapa kepala OPD. Dari jajaran Kejati tampak hadir Asdatun Kejati Jatim I Putu Gede Astawa, koordinator Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Jatim Nur Intan Marolop, serta Kajari Gresik Muhammad Hamdan Saragih. (yad)

12 Tahun Terkatung-katung, Pemkab Gresik dan Petrokimia Gresik Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Lahan Reklamasi Selengkapnya

Go Tani untuk Nelayan Diluncurkan, Bupati Gresik : Pencatatan Transaksi BBM Lebih Mudah dan Tepat Sasaran 

GRESIK,1minute.id – Stasiun Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBN) sudah berdiri. Kini Kabupaten Gresik meluncurkan Go Tani, sebuah aplikasi pendataan transaksi bahan bakar berbasis online untuk para nelayan. Para nelayan akan mendapatkan kartu Go Tani yang dapat digunakan dalam bertransaksi. Hal ini diungkapkan bupati saat peluncuran Go-Tani di Balai Desa Campurejo, Kecamatan Panceng pada Jumat, 23 Desember 2022.

“Melalui kartu Go Tani, pencatatan transaksi BBM akan lebih mudah. Sehingga, nantinya kami dapat melaporkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan bahwa penyerapan BBM Solar diterima langsung oleh nelayan,”  ujarnya.

Bupati berharap, dengan adanya data valid penerimaan BBM, maka akan ada penambahan distribusi kuota BBM dari pusat. Untuk mendukung hal tersebut, di tahun 2023 depan, Gus Yani sapaan akrab bupati akan memperbanyak SPBN di Gresik.

“Maka dengan aplikasi ini serta bersama-sama BUMD Gresik Migas, akan membangun SPBN selanjutnya yang berlokasi di Kelurahan Lumpur, Pulau Mengare, dan Kecamatan Ujungpangkah,” ujar Gus Yani.

Pada kesempatan itu, Gus Yani, memberikan bantuan sosial  sebanyak 170 paket sembako kepada nelayan Campurejo. Sedangkan,  bantuan sosial 1.000 paket sembako tahap ketiga. Bansos tersebut akan diberikan secara langsung di 7 titik lainnya. Masing-masing adalah Kecamatan Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Duduksampeyan, Manyar, Gresik, dan Kebomas serta Panceng. Ini merupakan bansos terakhir yang didistribusikan langsung kepada para nelayan pada tahun ini. 

“Alhamdulillah dapat sembako gratis. Sekarang kondisi cuaca sedang kurang baik jadi susah untuk melaut,” ucap salah satu nelayan Campurejo Muchtar. (yad)

Go Tani untuk Nelayan Diluncurkan, Bupati Gresik : Pencatatan Transaksi BBM Lebih Mudah dan Tepat Sasaran  Selengkapnya