Wabup Gresik : Nakes Tidak Boleh Bedakan Status Pasien, Utamakan 3S atau Mundur

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperbaiki pelayanan program Universal Health Coverage (UHC). Salah satu program Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang dilaunching pada September 2022 lalu.

Program pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik cukup menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bidang kesehatan, salah satu bidang yang paling banyak disorot oleh masyarakat. 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah meminta agar Puskesmas bisa terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi dengan sudah berjalannya program Universal Health Coverage (UHC). Bu Min berharap puskesmas bisa memanfaatkan secara maksimal untuk masyarakat.

“Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat harus memberikan pelayanan paripurna,” kata Bu Min di dampingi Kepala Dinas  Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dalam kunjungan kerja dalam rangka pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Puskesmas Menganti pada Selasa, 17 Januari 2022. 

Pembinaan kepada tenaga kesehatan (nakes) ini diikuti oleh Kepala Puskesmas Menganti Estu Tanjungsari dan Kepala Puskesmas Kepatihan Herlyati Nur Hidayati serta tenaga medis, paramedis, analis kesehatan dan apoteker ini, Bu Min melanjutkan program UHC sudah berjalan kurang lebih tiga bulan, masih banyak kendala yang ditemui di lapangan. Ia berharap kendala yang muncul secepatnya bisa mendapatkan solusi.

Bu Min mengingatkan kepada para nakes dalam memberikan pelayanan  kepada masyarakat tidak boleh membeda-bedakan fisik ataupun status masyarakat. Semuanya harus dilayani sama baiknya dengan mengutamakan 3S, yakni, senyum, sapa dan salam. 

“Sebagai nakes sekaligus ASN, kita harus sadar bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Seperti sumpah panjenengan semua, untuk bersedia kapan pun dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga kalau dalam pelayanannya masih saja tidak ramah, sebaiknya mundur saja dari nakes,” tegas wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Bu Min menegaskan, arahan ini tidak hanya berlaku untuk puskesmas wilayah Menganti saja. Namun juga seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan itu, terungkap sejumlah persoalan kerap membuat pelayanan tidak maksimal.

Diantaranya, warga datang ke tempat pelayanan tanpa membawa identitas diri. Selain itu, banyak bayi usia diatas tiga bulan tidak memiliki NIK karena belum tercatat di kartu keluarga (KK). Berdasarkan aturan bayi diatas 3 bulan tidak boleh menggunakan NIK orang tuanya. 

Menanggapi hal tersebut, Bu Min dan Kadinkes memberikan arahan untuk kasus semacam ini dilakukan pelayanan terlebih dahulu, sambil di catat datanya untuk di kroscek pada desa masing-masing. Namun, harapannya tentu masyarakat bisa lebih sadar tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan. Apalagi dengan berbagai kemudahan dalam mengurus dokumen tersebut.

“Akan kita sampaikan kepada kepala desa untuk bisa membantu mem follow up terkait dokumen kependudukan warganya. Sehingga kedepan, hal semacam ini tidak menghambat kinerja  panjenengan semua,” pungkas Bu Min. (yad)

Wabup Gresik : Nakes Tidak Boleh Bedakan Status Pasien, Utamakan 3S atau Mundur Selengkapnya

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik tengah menangani dugaan guru menganiaya 15 siswanya. Akibat, dugaan kekerasan yang dilakukan oknum kepala sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik berinisial AN itu, sejumlah siswa pingsan.

Polisi kemudian menangkap dan menetapkan AN sebagai tersangka. Ia pun di tahan di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Dugaan kekerasan oknum guru kepada peserta didik yang semuanya perempuan itu menimbulkan keprihatinan. Apalagi, kejadian kekerasan terhadap anak terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tengah gencar mengkampanyekan Gresik, kota ramah dan layak anak.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku miris membaca ada kejadian kekerasan terhadap anak. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menduga kejadian kekerasan terhadap anak di era digital itu terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik antara yayasan, pihak sekolah dan wali murid. 

“Kejadian pemukulan terhadap siswa tak boleh terjadi lagi. Kabupaten Gresik adalah kabupaten ramah, layak anak,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai peresmian gedung Teater dan launching 9 buku karya siswa SMP  Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Kabupaten Gresik, imbuhnya, adalah kabupaten layak untuk semua anak. Termasuk, penyandang disabilitas. Dia mencontohkan Aam-sapaan-Muhammad Amanatullah yang juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik pada 2009. Ia menjadi inspirasi bagi anak berkebutuhan khusus. 

Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, sebuah motivasi bagi anak kebutuhan khusus. Aam punya harapan, mimpi mempunyai galeri. Akan kita komunikasi kepada Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk memberikan sebuah wadah anak muda ini menjadi motivator bahwasanya anak berkebutuhan khusus bisa meraih kesuksesan,” kata Gus Yani. 

Dalam peresmian gedung teater, musala Baiturrahman dan kantin sekolah, sekolah dipimpin oleh Arif Abdul Rahman ini, Aam memberikan sebuah lukisan wajah kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Lukisan ini Saya kerjakan selama tiga hari, dan sebagai hadiah khusus untuk pak Bupati,” kata Aam.

Untuk diketahui, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap AN,  Kepala  MTs NI di Kecamatan Manyar. AN  diduga melakukan pemukulan terhadap belasan siswinya hanya karena jajan di kantin sekolah lain. Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan kepala sekolah berinisial AN itu kini telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap belasan siswi yang masih di bawah umur.

“Kepala sekolah AN diamankan petugas pada Jumat, 6 Januari 2023 malam,” ujar AKBP Nur Azis.  AN diduga melakukan pemukulan terhadap 15 siswi gara-gara mereka membeli makanan di kantin sekolah lain. “AN langsung memukul para siswinya. Beberapa diantaranya pingsan dan ada mengalami luka di bagian kepala sesuai hasil visum,” kata Nur Azis. (yad)

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak Selengkapnya

Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker 

GRESIK,1minute.id – Seorang ibu hamil terkurung di dalam kamar lantai 2 rumahnya di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023. Bumil belakang diketahui bernama Yuliana, 40 tahun, itu tidak berani turun. Sebab, tangga spiral  rumah terbuat dari besi korotif. Rawan ambruk.

Yuliana yang hendak melahirkan itu khawatir terjatuh. Pihak keluarga bumil menghubungi puskesmas Sukomulyo. Tenaga medis dan paramedis mendatangi lokasi bumil Yuliana. Nah, bagai sebuah drama cukup menegangkan  lebih kurang 2 jam. Kondisi tangga rapuh membuat petugas medis dan paramedis dari Puskesmas Sukomulyo harus “merayap” naik tangga spiral itu.

“Tangga menuju lantai dua sudah rapuh,” terang dr Titik Ernawati, Kepala Puskesmas Sukomulyo, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu dalam video testimoni kepada petugas Damkarmat Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023.

Petugas medis dan paramedis akhirnya sampai ke lantai 2 rumah Yuliana itu. Baru sekali menghela nafas lega. Petugas medis dan paramedis puskesmas melihat kondisi pasien sudah akan melahirkan. Mengevakuasi bumil Yuliana tidak memungkinkan. Sebab, kondisi tangga yang keropos bisa mengacam keselamatan bumil maupun petugas medis. Bila sampai tangga patah. “Kami akhirnya meminta bantuan petugas pemadaman kebakaran untuk evakuasi,” terang dr Titik Ernawati. 

Saat itu, sekitar pukul 14.15 WIB. Sembilan petugas Damkarmat, termasuk perwira piket Rony Soebiyantoro tiba rumah Yuliana sekitar pukul 14.29 WIB. Sementara, Yuliana terus mengerang kesakitan. Berjuang hidup atau mati untuk melahirkan jabang bayi yang di dalam kandungan itu. Petugas medis dan paramedis puskesmas memutuskan melakukan proses persalinan Yuliana di kamar rumahnya. “Karena kondisi pasien sudah inpartu atau pasien yang mau melahirkan. Alhamdulillah, proses melahirkan lancar. Ibu dan bayi selamat,” terang dr Titik Ernawati lega. 

Jabang bayi kemudian dibawa petugas ke puskesmas. Sedangkan, ibu bayi yang perlu perawatan pascamelahirkan harus di tandu oleh petugas Damkarmat Gresik dengan menggunakan skywalk milik Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, proses evakuasi Ibu pascamelahirkan di lantai 2 membutuhkan beberapa menit. “Evakuasi tersebut melibatkan pihak Dishub dengan membawa mobil skywalker untuk proses penurunan korban, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan sehat,” terang Sinaga. 

Proses evakuasi Ibu pascamelahirkan ini kali pertama dilakukan oleh Damkarmat Gresik berdasarkan Peraturan Bupati nomor 58 tahun 2021 tentang kedudukan susunan organisasi, tugas, fungsi dan tata kerja Damkarmat Gresik itu. ” Kami empat terkendala

minimnya sarpras yang diperlukan untuk melakukan evakuasi tersebut. Proses evakuasi selesai pukul 16.05 WIB ” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik itu. (yad)

Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker  Selengkapnya

Jukir Mokong, Dishub Gresik Ancam Laporkan ke Polisi Dugaan Penggelapan Retribusi Parkir 

GRESIK,1minute.id – Dinas Perhubungan Gresik melakukan penagihan tunggakan retribusi parkir kepada para juru parkir (jukir). Nilai tunggakan mencapai Rp 1,2 miliar pada 2022. Untuk tahap awal, penagihan tunggakan retribusi difokuskan kepada jukir di sepanjang Jalan H.Samanhudi, mulai Pasar Kota hingga pertigaan Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kecamatan /Kabupaten Gresik. Titik parkir gemuk. Dan, nilai tunggakan mencapai Rp 400 jutaan. 

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tarso Sagito mengatakan, tunggakan retribusi parkir kepada para jukir selama 2022  mencapai Rp 1,2 miliar. Tunggakan miliar rupiah tersebar 116 titik parkir yang ada di wilayah hukum Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Tunggakan terbesar ada titik parkir Pasar Kota Gresik,” katanya dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 11 Januari 2023. Di lahan parkir di Pasar Kota Gresik ini ada seorang jukir yang menunggak sampai ratusan juta rupiah selama 2022. “Jukir itu menyanggupi melunasi akhir Januari ini sebesar Rp 235 juta,” ujar mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik itu. Karena belum bisa melunasi tunggakan, imbuhnya, lahan parkir “kekuasaan” jukir tersebut diambil alih langsung oleh Dishub Gresik.  

Penagihan tunggakan retribusi parkir akan terus dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Gresik. Pihaknya, kata Tarso, dalam melakukan penagihan tunggakan kepada para jukir nakal itu menggandeng aparat TNI dan Polri. “Akan terus dilakukan penagihan,” katanya. 

Bagaimana bila para jukir yang nakal itu tidak bisa melunasi tunggakan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakatinya. Tarso mengatakan jukir yang tidak bisa melunasi tunggakan untuk sementara lahan parkir di kelola oleh petugas Dishub Gresik. “Bila tidak melunasi sesuai perjanjian akan kita laporkan ke polisi dengan dugaan penggelapan,” tegasnya. (yad)

Jukir Mokong, Dishub Gresik Ancam Laporkan ke Polisi Dugaan Penggelapan Retribusi Parkir  Selengkapnya

Ambil Sumpah Janji Alumnus PKN STAN, Sekda Washil : ASN Gresik BerAKHLAK 

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Daerah (Sekda)  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengambil sumpah jabatan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ruang Argo Lengis Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 10 Januari 2023.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpah itu adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Mereka  pengangkatan CPNS formasi 2021, yang ditempatkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyatakan sumpah dan janji sebagai ASN telah diucapkan. Secara otomatis sudah diikat dengan tugas, kewajiban dan larangan sesuai peraturan pemerintah (PP) 94 tahun 2021 tentang Pegawai Negeri Sipil.

“ASN harus setia dan taat terhadap Pancasila, UUD 1945 dan pemerintah, serta bermental baik, bersih, jujur, berdayaguna dan penuh tanggung jawab. Juga mendukung usaha pemerintah, guna mendorong terciptanya Good Governance,” ujarnya.

Sekda Washil juga mengingatkan kembali tentang nilai-nilai dasar Core Value yaitu BerAKHLAK. Merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

“Ini untuk membentuk karakter ASN yang profesional dalam melaksanakan pelayanan publik. Selain itu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dan employer branding ASN “Bangga Melayani Bangsa,” tegas mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman/CKPKP)-Gresik itu.

Menurutnya, saat ini ASN dihadapkan pada tantangan disrupsi dalam berbagai bidang. Untuk itu, kita harus berupaya mengimplementasikan ditengah berbagai perubahan, yang begitu pesat di era disrupsi ini.

“Perubahan menuju birokrasi dinamis tentu tidak bisa diraih dengan cara cara lama. Diperlukan perubahan fundamental pada pola pikir dan sikap mental ASN yang tadinya hierarkis menjadi lebih lincah dan inovatif, “tuturnya.

Dirinya berpesan kepada ASN untuk bekerja dengan baik, landasi diri dengan disiplin kerja dan disiplin waktu. Patuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tekuni pekerjaan sebaik baiknya, banyaklah belajar, niscaya akan mencapai keberhasilan dalam pekerjaan.

“Jadilah abdi negara dan abdi masyarakat, yang selalu siap sedia melayani masyarakat dengan sepenuh hati bukan malah dilayani, “pesannya.

Turut mendampingi Sekda, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini, Kepala Bidang Pembinaan, Disiplin, Penilaian Kinerja dan Kesejahteraan Nasriyah, serta Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan Jalesvie Triyatmoko. (yad)

Ambil Sumpah Janji Alumnus PKN STAN, Sekda Washil : ASN Gresik BerAKHLAK  Selengkapnya

Tol KLBM, Seksi 4 Bunder-Manyar Dilanjutkan, Pemilik Lahan Menolak Ganti Rugi

GRESIK,1minute.id – Proyek pembangunan tol KLBM segera berlanjut. Proyek infrastruktur jalan tol Krian, Legundi, Bunder dan Manyar memasuki seksi 4. Ruas terakhir yang akan menyabungkan Bunder-Manyar sepanjang 9,4 kilometer. Seksi 1-3 telah dioperasikan sejak 28 November 2020.

Exit tol KLBM diperkirakan depan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) Manyar. Di kawasan ini sedang proses pembangunan  pabrik peleburan tembaga, Freeport Indonesia.

Proses pembebasan lahan seksi 4 tidak mulus. Sejumlah warga pemilik lahan menolak ganti rugi untuk proyek infrastruktur jalan tol tersebut. Alasan penolakan warga pemilik lahan berbagai macam. Antara lain, warga tidak pernah mendapatkan sosialisasi, nilai ganti rugi terlalu kecil, selisih luas ukur dan lainnya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergeming. 

Proyek jalan tol jalan terus. Untuk menuntaskan proyek nasional itu, pejabat pembuat komitmen (PPK) PUPR mengajukan permohonan konsiyasi kepada Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Sidang konsinyasi atau penitipan uang ganti rugi yang dititipkan ke Pengadilan Negeri Gresik lantaran pemilik lahan tidak sepakat dengan jumlah ganti rugi yang ditawarkan panitia pengadaan tanah digelar oleh PN Gresik pada Senin, 9 Januari 2023.

Grafis Jalan Tol KLBM (Data diolah 1minute.id berbagai sumber)

Menurut Wirahadi, staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PUPR memberikan keterangan bahwa lahan-lahan yang dibebaskan untuk proyek tol KLBM sudah sesuai dengan penetapan lokasi Gubernur Jawa Timur. “Selain itu juga kami berpedoman putusan Mahkamah Agung, dan juga mengacu Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012,” terang dia dalam sidang konsinyasi perdana di PN Gresik pada Senin, 9 Januari 2023.

Mengenai lahan yang akan digunakan proyek tol, Wirahadi menuturkan bahwa para pemilik tanah bisa melayangkan surat secara resmi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait akses jalan. “Para pemilik tanah bisa berkirim surat secara resmi ke PUPR terkait akses jalan, jadi kami masih menerima masukan dari masyarakat,” jelasnya. 

Pihaknya memastikan, proses pembebasan lahan antara pemilik  tanah terdampak jalan tol dengan pihak-pihak terkait dilakukan dengan 2 mekanisme, yakni secara langsung dan melalui konsinyasi (penitipan bayar) ganti rugi dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN) sesuai aturan yang berlaku. Majelis hakim dalam sidang konsinyasi adalah Mochamad Fatkur Rochman akan dilanjutkan dua pekan lagi. Agendanya, jawaban pihak termohon atas permohonan konsiyasi dari pemohon Kementerian PUPR. Apakah termohon menerima atau menolak ganti rugi.

Termohon diantaranya, H Ubet, warga Desa Leran, Kecamatan Manyar dan Syaiful Arif, pemilik lahan di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar.

Untuk diketahui, proyek jalan tol KLBM membentang sepanjang 38,39 kilometer. Jalan berbayar itu menghubungkan Krian, Sidoarjo dengan Manyar, Gresik, Jawa Timur. Jalan tol ini memiliki 4 seksi. Seksi 1, Krian,  Sidoarjo-Kedamean, Gresik sepanjang 9,77 km. Seksi 2, Kedamean-Boboh, Kecamatan Cerme, Gresik (8,33 km). Seksi 3, Boboh-Bunder, Kecamatan Kebomas, Gresik (10,40 km). Dan, seksi 4, Bunder-Manyar, Kecamatan Manyar (9,40 km). Seksi 1-3 telah beroperasi sejak 28 November 2020. (yad)

Tol KLBM, Seksi 4 Bunder-Manyar Dilanjutkan, Pemilik Lahan Menolak Ganti Rugi Selengkapnya

Meninjau Lokasi Bencana Angin Lesus, Bupati Gresik : Semoga Bantuan Bisa Meringankan Beban Warga

GRESIK,1minute.id – Kabar bencana puting beliung menerjang ratusan warga di Desa Wedani dan Gedangkulut, Kecamatan Cerme sampai ke telinga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi bencana alam pada Senin, 9 Januari 2023. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyerahkan bantuan uang tunai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gresik (BPBD) dan Palamg Merah Indonesia (PMI) Cabang Gresik. Serta, bantuan dari Real Estat Indonesia (REI). Penyerahan bantuan dari Pemkab Gresik yang diserahkan oleh Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Januari 2023.

Gus Yani kali pertama mengunjungi warga di Desa Wedani. Di desa penghasil kerajinan tenun yang telah mendunia ini sebanyak 108 unit rumah yang terdampak angin lesus itu. Sebagai besar rumah warga yang rusak bagian atapnya. Sehingga, perlu perbaikan segera. 

Gus Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melanjutkan mendatangi warga Desa Gedangkulut. Data desa setempat terdapat 216 unit rumah yang mengalami kerusakan di sapu angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu, 7 Januari 2023 itu.

Satu per satu,  Gus Yani menyapa warga terdampak bencana angin itu. Diantaranya, Nyonya Semi. Atap genteng rumah Semi berhamburan di sapu angin puting beliung. Perempuan yang tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) itu bisa melihat langit dari dalam rumahnya. Gus Yani memberikan semangat kepada Ny. Semi.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama dan REI, bisa memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat terdampak bencana puting beliung. Semoga lewat sinergi ini mampu meringankan beban masyarakat,” harap Gus Yani.

Selepas meninjau rumah warga terdampak, Bupati Yani berkoordinasi dengan Camat Cerme Umar Hasyim dan kepala desa untuk kesiapsiagaan dalam proses renovasi rumah warga. Harapannya, dengan sinergi yang apik antara Pemkab Gresik dengan TNI / Polri dan berbagai pihak bisa mempercepat pemulihan duka masyarakat.

Untuk diketahui, angin puting beliung menerjang ratusan rumah warga di Desa Wedani, Gedangkulut di Kecamatan Cerme. Serta, rumah warga di Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin lesus pada Sabtu petang, 7 Januari 2023. (yad)

Meninjau Lokasi Bencana Angin Lesus, Bupati Gresik : Semoga Bantuan Bisa Meringankan Beban Warga Selengkapnya

Proses Loading Lancar, PLN UP 3 Gresik : Listrik Pulau Bawean Normal Besok

GRESIK,1minute.id – Perusahaan Listrik Negara unit Pelayanan (PLN UP) 3 Gresik angkat bicara terkait kondisi listrik di Pulau Bawean. Pemadaman listrik secara bergilir selama 10 hari terakhir akibat pasokan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) tersendat.

Menurut Manajer PLN UP3 Gresik Bustani Hadi Wijaya, sebanyak 2 unit Landing Craft Tank (LCT) pengangkut gas CNG untuk PLTMG Bawean yang sudah siap di Pelabuhan Gresik 

sejak Rabu, 28 Desember 2022. Namun, cuaca buruk kapal belum bisa berangkat. “Hari ini mulai diberangkatkan setelah cuaca dan kondisi perairan laut jawa di selatan Bawean cukup mendukung,” ujar Bustani dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Kamis, 5 Januari 2023. 

“LCT RPB XVII yang diberangkatkan pagi ini akan membawa 2.000 mmbtu CNG yang akan digunakan untuk operasi optimal PLMTG Bawean selama 3 – 4 hari, sedangkan untuk 1  unit LCT akan kami kirimkan menyusul sebagai salah satu mitigasi risiko yang kami lakukan menghadapi cuaca dan gelombang yang masih belum sepenuhnya membaik,” imbuh Bustani. 

LCT diperkirakan akan bersandar di pelabuhan Bawean pada Kamis malam,  5 Januari 2023 sekitar pukul 19.00 – 20.00 WIB. Proses loading akan membutuhkan waktu beberapa jam, sehingga PLN memperkirakan jika semuanya berjalan lancar pasokan listrik Bawean akan normal kembali pada Jumat besok, 6 Januari 2023.

“Kami telah berkoordinasi dengan para stakeholder terkait untuk dan Alhamdulillah pukul 1.05 WIB tadi pagi 1 unit kapal LCT kami mendapatkan izin berlayar karena cuaca sudah membaik. Estimasi kapal akan tiba di Bawean pukul 19.00 – 20.00 hari ini dan akan membutuhkan proses loading beberapa jam,” jelas Bustani.

Sebelumnya, untuk menjaga pasokan listrik tetap optimal di Bawean, PLN telah melakukan berbagai upaya dengan mengoptimalkan PLTD, Genset Mobile, menambah personil hingga menyediakan genset portable dan lampu emergency untuk membantu kebutuhan listrik masyarakat. 

Koordinasi dan komunikasi juga dilakukan dengan berbagai stakeholder, namun karena memang kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak mendukung, seluruh kapal komersil yang representatif tidak mendapatkan izin berlayar, dan beberapa pengusaha pelayaran juga lebih memilih berlindung pada kondisi seperti ini.

Langkah koordinasi dengan TNI AL, dengan menggunakan KRI TNI sebagai opsi pengangkutan gas dalam media tabung (tubeskid) juga dijajaki, namun setelah dilakukan survey dan pembahasan bersama ditemukan hambatan saat proses menurunkan (unloading) tubeskid tersebut di Pelabuhan Bawean mengingat lebar pelabuhan 10 meter.

Kedalaman di alur pelabuhan 11 meter dengan kedangkalan 4 meter (sisi haluan dan buritan) saat kapal sandar di dermaga, tidak tersedianya pandu dan tunda, dermaga panjang 210 meter dengan Iebar 10 meter dengan kemampuan maksimal 30 ton juga merupakan hal-hal teknis yang menyebabkan hambatan saat proses unloading di pelabuhan. 

“Kami mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Bawean. Semoga cuaca dan gelombang laut akan membaik kedepannya, sehingga 2 (dua) unit kapal LCT kami dapat beroperasi normal memasok kebutuhan CNG dan pasokan listrik di Bawean kembali normal, Kami juga berterima kasih atas dukungan dan perhatian yang luar biasa dari Bapak Bupati Gresik khususnya dalam percepatan penanganan pasokan listrik untuk Bawean” pungkas Bustani. 

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku kecewa dengan kinerja PLN UP 3 Gresik. Sebab, hampir sepuluh hari terakhir ini, pelanggan setrum milik perusahaan listrik negara (PLN) di Bawean tidak bisa menikmati listrik sepanjang hari. 

Kekecewaan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu disebabkan manajemen PLN UP Gresik ditengarai tidak memaksimalkan ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang telah memfasilitasi menggunakan KRI dr Soeharso, milik TNI Angkatan Laut untuk pengangkutan kebutuhan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk pembangkit listrik di Pulau Bawean akibat cuaca buruk. 

“Kami sudah siapkan KRI dr Soeharso, diskresi Bupati luar biasa lo ini untuk warga Pulau Bawean, tapi tidak dimanfaatkan dengan optimal oleh PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik. Warga pulau Bawean masih mengalami pemadaman bergilir hingga hari ini,” ujarnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berkirim surat meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Isi suratnya : 

Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit.

Pemadaman secara bergiliran di 42 Desa di pulau Bawean itu mengganggu aktivitas warga Bawean. Termasuk aktivitas pendidikan. Kondisi ini juga dirasakan sejumlah sekolah. Salah satunya, UPT SDN 387 Gresik, Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak. 

“Mengganggu sekali bapak. Selama pemadaman bergilir itu kami tidak bisa melakukan kegiatan yang berhubungan dengan IT. Ruang kelas pun juga gelap selama KBM, kasihan para siswa,” kata Waluyo Iskak, Kepala UPT SDN 387 Gresik kepada wartawan. Pemadaman listrik PLN di Pulau Bawean dilakukan secara bergilir. Rerata listrik menyala 7 jam per hari. (yad)

Proses Loading Lancar, PLN UP 3 Gresik : Listrik Pulau Bawean Normal Besok Selengkapnya

Pulau Bawean Petheng Dhedet, Warga Gunakan Senter Gawai, Bupati Gresik Kecewa Kinerja PLN UP 3 Gresik

GRESIK,1minute.id – Pulau Bawean petheng ndedet bergiliran. Hampir sepuluh hari terakhir ini, pelanggan setrum milik perusahaan listrik negara (PLN) di Bawean tidak bisa menikmati listrik sepanjang hari. 

Kondisi yang dialami warga di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kecewa dengan pelayanan PLN Unit Pelayanan (UP) 3 Gresik, penyuplai aliran listrik di Pulau terluar dari Kabupaten Gresik itu.

Kekecewaan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu disebabkan manajemen PLN UP Gresik ditengarai tidak memaksimalkan ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang telah memfasilitasi menggunakan KRI dr Soeharso, milik TNI Angkatan Laut untuk pengangkutan kebutuhan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk pembangkit listrik di Pulau Bawean akibat cuaca buruk. 

“Kami sudah siapkan KRI dr Soeharso, diskresi Bupati luar biasa lo ini untuk warga Pulau Bawean, tapi tidak dimanfaatkan dengan optimal oleh PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik. Warga pulau Bawean masih mengalami pemadaman bergilir hingga hari ini,” ujarnya.

Padahal, lanjutnya,  dua hari sebelum KRI dr Soeharso berangkat, PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik menyanggupi mengirim 20 genset. Namun, faktanya genset yang dikirim ke Bawean jumlahnya jauh di bawah itu. Hal ini pun membuat Bupati milenial itu emosi lantaran warganya yang di Pulau Bawean masih mengalami pemadaman secara bergilir.

Dan, sampai hari ini, Kamis, 5 Januari 2022, pemadaman listrik masih terjadi di Bawean. Pemadaman bergilir.  “Wes pokok’e PLN dan PJB pelayanane buruk,” ucapnya dengan nada agak meninggi.

Seperti diberitakan 1minute.id  sebanyak 595 orang akhirnya bisa “mudik” ke tanah kelahiran di Pulau Bawean pada Kamis, 29 Desember 2022. Mereka bisa berlayar dan merayakan Tahun Baru di kampung halamannya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengantarkan langsung ratusan penumpang tujuan Pulau Bawean di Dermaga Madura, Mako Koarmada II, Surabaya. Mereka berlayar dengan menumpang KRI dr Soeharso 590 secara gratis.

Selain penumpang, KRI dr Soeharso itu membawa logistik sembako untuk keperluan warga Bawean akibat cuaca buruk.  Kapal perang itu milik TNI AL itu hadir setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berkirim surat meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Isi suratnya : 

Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit.

Pemadaman secara bergiliran di 42 Desa di pulau Bawean itu mengganggu aktivitas warga Bawean. Termasuk aktivitas pendidikan. Kondisi ini juga dirasakan sejumlah sekolah. Salah satunya, UPT SDN 387 Gresik, Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak. 

“Mengganggu sekali bapak. Selama pemadaman bergilir itu kami tidak bisa melakukan kegiatan yang berhubungan dengan IT. Ruang kelas pun juga gelap selama KBM, kasihan para siswa,” kata Waluyo Iskak, Kepala UPT SDN 387 Gresik kepada wartawan. Pemadaman listrik PLN di Pulau Bawean dilakukan secara bergilir. Rerata listrik menyala 7 jam per hari. 

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Gresik Bustani Hadi Wijaya memohon maaf kepada masyarakat Bawean. “Semoga cuaca dan gelombang laut akan membaik kedepannya, sehingga 2 unit kapal LCT kami dapat beroperasi normal memasok kebutuhan CNG dan pasokan listrik di Bawean kembali normal, Kami juga berterima kasih atas dukungan dan perhatian yang luar biasa dari Bapak Bupati Gresik khususnya dalam percepatan penanganan pasokan listrik untuk Bawean,” kata Bustani dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Kamis, 5 Desember 2022. (yad)

Pulau Bawean Petheng Dhedet, Warga Gunakan Senter Gawai, Bupati Gresik Kecewa Kinerja PLN UP 3 Gresik Selengkapnya

Teken Kesepakatan PI 10 % Migas, Bupati Gresik : Pengungkit Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga

SURABAYA,1minute.id – Pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Gresik bakal bertambah. Tambahan PAD diproyeksikan dari pendapatan sektor minyak dan gas (migas). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menadatangani kesepakatan bersama terkait Participating Interest (PI) 10 % minyak dan gas bumi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Selasa, 3 Januari 2023. Selain Kabupaten Gresik ada empat kabupaten lainnya yakni Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Bojonegoro dan Tuban. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, penandatanganan ini merupakan bentuk sinergitas yang luar biasa utamanya bagi Kementrian ESDM bersama SKK Migas. Langkah selanjutnya, setelah ditandatanginya kesepakatan ini,  kata Khofifah, yakni adanya komitmen oleh setiap daerah penerima untuk mengelola didalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah yang mendapatkan PI 10 %. Baik wilayah kerja Tuban maupun wilayah kerja Brantas jika sudah final nantinya.

Sebagai informasi, dalam kesepakatan ini terdapat dua wilayah kerja yang masuk dalam penandatanganan kesepakatan bersama. Pertama, wilayah kerja Tuban yang meliputi tiga Kabupaten yakni Bojonegoro, Tuban dan  Gresik. Sedangkan, wilayah kerja Brantas meliputi Kabupaten Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan.

PI 10 % sendiri merupakan share atau pemberian saham sebesar 10 persen, dengan persentase yang didapatkan sebesar 6,4% dari PI 10% tersebut. Share tersebut berasal dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di daerah-daerah wilayah kerja Migas, dalam hal ini wilayah kerja Tuban dan Brantas.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  kesepakatan bersama merupakan “kado” awal tahun bagi Kabupaten Gresik. Hal ini karena pengelolaan hasil migas atau sumber daya alam yang akan mampu mengungkit ekonomi di daerah dan berujung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi daerah pengelola PI 10 %. “Nantinya dalam pelaksanaannya, Gresik Migas selaku BUMD Kabupaten Gresik akan ditunjuk sebagai penerima PI 10%,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Gresik Migas M. Habibulloh mengungkapkan bahwa dengan adanya PI 10% ini, diharapkan menjadi tambahan pendapatan asli daerah yang bersumber dari sektor migas. “Penandatanganan PI ini sudah ditunggu lama sebagai bagian dari hak yang akan diterima oleh pemerintah Kabupaten Gresik,” kata Habib- begitu panggilan Habibullah. “Penandatangan ini merupakan awal dari proses penerimaan PI yang kemudian akan dibentuk PPD ( Perusahaan Perseroan Daerah) bersama daerah lainnya untuk menerima PI secara resmi,” imbuhnya. (yad)

Teken Kesepakatan PI 10 % Migas, Bupati Gresik : Pengungkit Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga Selengkapnya