Sekda Gresik : Damkarmat Harus Berikan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Memuaskan

GRESIK,1minute.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat)  Gresik belum genap setahun berdiri. Tapi, organisasi perangkat daerah (OPD) yang dikomandani Agustin Halomoan Sinaga ini mulai menyita perhatian masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Sebab, kehadiran mereka ini tidak hanya memadamkan amuk si jago merah. Tapi, juga hadir untuk memberikan penyelamatan. Mulai evakuasi ular, biawak, tawon, juga kucing dan lainnya. Baru-baru ini menyelamatkan jari telunjuk bocah yang masuk lubang kunci jendela hingga pencarian kunci tercebur ke saluran air.

Petugas Damkarmat di tuntut memiliki keahlian yang mumpuni. Training Diklat Pemadam 1 (F1), menjadi suatu keharusan. Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Dirjen Bina Adwil (administrasi kewilayahan) Kemendagri Edy Suharmanto memberikan apresiasi Training Diklat Pemadam yang dihelat oleh Dinas Damkarmat Gresik di Gedung Diklat Petrokimia Gresik pada Selasa, 29 November 2022.

Kegiatan Training Diklat Pemadam 1 (F1) ini diadakan sejak 27 November 2022, dan berlangsung hingga 3 Desember 2022. Dari total 60 peserta  berasal dari kabupaten/kota lain. Rinciannya, 16 orang dari Jombang, 12 peserta dari Kabupaten Malang dan 2 peserta dari Kabupaten Tuban. Dan, 30 peserta dari Gresik. 

Menurut Achmad Washil Miftachul Rachman, tuntutan masyarakat terhadap Damkarla Gresik semakin hari semakin meningkat dan berkembang variannya. “Sehingga dalam usaha peningkatan pelayanan, selain dibutuhkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana, juga dibutuhkan sumber daya manusia yang handal agar bisa memberikan pelayanan yang cepat, tepat, mudah, dan memuaskan,”ujar Washil.

“Ini adalah salah satu bentuk nyata dari tugas pemerintah daerah. Tugas tersebut adalah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Pemerintah wajib hadir ketika masyarakat membutuhkan, membantu masyarakat, atau paling tidak memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat,”imbuh mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Gresik itu.

Sementara itu, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Dirjen Bina Adwil (administrasi kewilayahan) Kemendagri Edy Suharmanto menyatakan kehadirannya dalam diklat kali ini juga untuk memberikan materi terkait kebijakan Kemendagri dalam SOP urusan kebakaran dan penyelamatan.

“Diklat hari ini sangat berguna bagi pemerintah daerah dan teman-teman yang telah mengabdikan diri dalam Dinas Damkar,”kata Edy Suharmanto usai acara. Manfaat yang didapatkan bagi peserta adalah mendapatkan ilmu pengetahuan dan skill sehingga menjadi individu yang profesional. “Selain itu, bagi mereka yang lulus diklat juga akan sangat membantu dalam seleksi PPPK bagi pegawai honorer. Ini karena nilai sertifikat diklat ini sebesar 25 persen,”kata Edy. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Damkarmat Agustin Halomoan Sinaga mengatakan sebanyak 30 dari 60 peserta dari Damkarmat Gresik. “Diharapkan kedepan lewat diklat ini bisa melahirkan individu-individu yang profesional dan penuh dedikasi dalam melaksanakan tugas,”terang Sinaga Gresik dalam laporannya. (yad)

Sekda Gresik : Damkarmat Harus Berikan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Memuaskan Selengkapnya

Wabup Gresik : KORPRI untuk Melayani Dan Mempercepat Pelayanan

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada Korp Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI) meningkatkan perjuangan, pengabdian, serta kesetiaan masyarakat. Hal ini juga termasuk saling membantu satu sama lain.

“Saya minta antar KORPRI tetap solid sebagai organisasi di dalam kedinasan. Tujuannya agar aspirasi ASN dapat ditampung, diformulasikan, dan disalurkan secara proporsional,”ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah memulainya sambutan di Peringatan HUT ke-51 KORPRI di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 29 November 2022. 

Upacara tersebut, selain memperingati HUT KORPRI juga HUT ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ; Peringatan Hari Guru Nasional (HGN), dan Hari Kesehatan Nasional (HKN). Dalam kesempatan itu, Bu Min memberikan tali asih, santunan kematian, dan bantuan rawat inap kepada anggota KORPRI. 

Tali asih yang diberikan kepada Sutrisno dari Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Mimy Ernawati dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Gresik. Santunan kematian diberikan kepada ahli waris Santoso dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan ahli waris Srawi Budi Sukamto dari Sekretariat Daerah (Setda) Gresik. Sedangkan untuk bantuan rawat inap diberikan kepada staf seksi Kesra Kecamatan Sidayu Insyiyah.

Ia berharap bantuan yang telah digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), KORPRI dapat memberikan pelayanan publik yang lebih menarik, atraktif, dan kreatif. Hal ini untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Maka KORPRI harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Caranya dengan mengubah mindset bahwa ASN bukanlah orang yang harus dilayani tetapi masyarakatnya (melayani,Red),” kata Wabup Aminatun Habibah.  

Selain bantuan tersebut, Bu Min juga menyerahkan penghargaan atas peran serta membina GP2SP Kemenkes RI 2022 kepada Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Serta penghargaan Top 10 kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2022. Masing-masing adalah DPM-PTSP,  Kelas Patas (Kelas Pandu Terintegrasi Akses SIMBG), Puskesmas Sukomulyo, Cinta ABK (Cari Identifikasi dan Tangani Anak Berkebutuhan Khusus), Kecamatan Driyorejo, Cetingan Papa Kepo (Cegah Stunting dengan Pepaya, Pandan, Kelor dan Pendampingan Orang Tua), Dinas Pertanian, Rubuha (Rumah Burung Hantu), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Bimaku Apalan (Bina Marga Kerja Untuk Pengaduan Pengguna Jalan).

Puskesmas Kesamben Kulon, Padamu Mas Aji (Posyandu Kesehatan Jiwa Mutiara Hati Mewujudkan Masyarakat Sehat Jiwa), Puskesmas Cerme, Ketuk Pintu Besan (Kunjungan Rumah Bebaskan Stunting), Puskesmas Duduk Sampeyan, Centing Seni (Cegah Stunting Sejak Dini), Kelurahan Gending, Kebun Pemulihan, dan Kecamatan Ujungpangkah, Ayam Swiwi (Ayo Manfaatno Siswa-Siswi Gratis WiFi di Ujung Pangkah). (yad)

Wabup Gresik : KORPRI untuk Melayani Dan Mempercepat Pelayanan Selengkapnya

Suasana Desa Aman dan Nyaman Dambaan Warga, Bupati Gresik : Kades dan Lurah Wajib Menyelenggarakan Linmas

GRESIK,1minute.id – Suasana kondusif, aman dan nyaman dambaan setiap warga. Untuk menciptakan suasana ayem dan tentrem itu memerlukan peran serta masyarakat. Peran Kepala Desa (Kades), diantaranya. 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik, menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan peningkatan kapasitas kepala desa/kelurahan sebagai kepala satuan perlindungan masyarakat. Harapannya, Kades bisa ambil peran penting memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Gresik.

Kegiatan itu digelar di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik mulai 28 – 29 November 2022. Tahap pertama diikuti sebanyak 186 kepala desa/lurah. Mereka dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Wringinanom, Driyorejo, Kedamean, Driyorejo, Duduksampeyan, dan Kebomas.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka kegiatan menyampaikan, Bupati dan Wakil Bupati serta Kepala Desa/Lurah, wajib menyelenggarakan perlindungan masyarakat yang sifatnya luas. “Disini Bupati ditemani Forkopimda Gresik tujuannya menjaga kondusifitas daerah,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Senin, 28 November 2022. 

Dikatakan, perlindungan masyarakat atau Linmas merupakan warga masyarakat yang dibentuk Kepala Desa/Kelurahan yang disiapkan dan dibekali pengetahuan. Serta keterampilan dalam rangka, melindungi masyarakat, membantu memelihara keamanan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

“Ini sudah tertuang dalam Perda nomor 2 tahun 2022, tentang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban hukum serta perlindungan masyarakat,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia menjelaskan Kepala Desa/Kelurahan wajib membentuk Satlinmas, organisasi yang beranggotakan unsur masyarakat, yang berada di Desa/Kelurahan. Dibentuk oleh Kepala Desa/Lurah, dengan tujuan melaksanakan tugas dalam membantu Polisi Pamong Praja, dalam menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Desa/ Kelurahan.

“Kepala Desa/Lurah sebagai kepala Satlinmas harus bekerja sepenuh hati, memiliki jiwa korsa dalam melindungi wilayahnya. Agar selalu aman dan nyaman sehingga dapat membantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa menciptakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,”harap Gus Yani. 

Satlinmas, tegasnya, tidak untuk mengeksekusi. Karena tugas perlindungan masyarakat sifatnya membantu petugas, dalam menegakkan peraturan daerah dan perundang undangan. “Semoga kegiatan ini menjadi wahana untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan untuk bersifat dan berperilaku. Melaksanakan tugas sebagai kepala satuan perlindungan dan penentu kebijakan, dalam memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,”pungkasnya.

Selain Bupati Fandi Akhmad Yani, pelatihan dan pembekalan ini dihadiri oleh Anggota Komisi 1 DPRD Gresik Syaikhu Busiri dan Miftahul Jannah, Kepala Satuan Pol PP Jawa Timur Muhammad Hadi Wawan Guntoro, Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa Dinas PMD Gresik Nurul Muchid, serta Kepala Sub Bagian Bantuan dan Penyuluhan Hukum Setda Gresik Adi Nugroho. (yad)

Suasana Desa Aman dan Nyaman Dambaan Warga, Bupati Gresik : Kades dan Lurah Wajib Menyelenggarakan Linmas Selengkapnya

Bupati Gresik Kucurkan Bansos, Ratusan Ojek dan Sopir Angkot Konvensional Semringah 

GRESIK,1minute.id – Jaring pengaman sosial kembali diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kali ini, bantuan sosial untuk ojek konvensional dan sopir angkutan kota serta angkutan pedesaan (angkot dan angkudes).

Bansos berupa uang tunai  untuk 511 ojek masing-masing mendapatkan Rp 300 ribu. Sedangkan, sopir Angkot dan angkudes sebanyak 314 unit mendapatkan voucher sebesar Rp 500 ribu per unit. 

Bansos itu diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di terminal Bunder, Gresik pada Senin, 28 November 2022. Selain dua bentuk bantuan tersebut, Pemkab Gresik juga memberikan subsidi tiket penyeberangan kapal Gresik-Bawean. Dengan pagu sebanyak 26.668 orang. Setiap penumpang mendapatkan subsidi tiket Rp 25 ribu per penumpang selama 3 bulan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa pemberian subsidi ini  merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gresik kepada insan transportasi Gresik.”Kita tidak bisa menghindari apa yang diputuskan pemerintah pusat. BBM naik kita terima dan jalankan, tetapi kita usahakan ada stimulus dan bantuan yang kita berikan untuk menjadi penyeimbang dengan bantuan stimulus-stimulus yang lain,”terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Senin, 28 November 2022. Gus Yani didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tarso Sagito. 

Kucuran bansos ini membuat ratusan ojek, sopir angkot dan angkudes di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini semringah.  Edy Yunianto, diantaranya. Sopir angkot berusia 58 tahun itu mengucapkan rasa syukur berulangkali. “Alhamdulillah,”kata sopir angkot jurusan Giri itu. Edy menerima bansos plus voucher subsidi bahan bakar minyak (BBM). 

Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat di tengah kenaikan harga BBM baru-baru ini. Ini juga membantu ketika penumpang sepi akibat persaingan teknologi aplikasi transportasi. “Saiki penumpang sangat sepi, jadi Saya dan teman-teman hanya bergantung pada penumpang bis pariwisata yang ingin berziarah ke Makam Giri,”cerita Edy.

Ia pun mengenang zaman kemasan moda transportasi massal di era 90-an. Saat itu, Edy baru menekuni profesi sebagai sopir angkot jurusan terminal Gubernur Suryo, Gresik-Sunan Giri tersebut.

“Dulu rute angkot saya masih ramai, tetapi saat ini apalagi ditambah pandemi kemarin penghasilan merosot tajam. Sepinya penumpang, membuat rata-rata penghasilan perharinya menjadi tidak menentu. Saat ini rata-rata mendapat Rp 50 ribu per hari sudah bagus, itupun tidak menentu,” jelas lelaki yang sudah menekuni lebih dari separuh hidupnya atau 32 tahun itu. (yad)

Bupati Gresik Kucurkan Bansos, Ratusan Ojek dan Sopir Angkot Konvensional Semringah  Selengkapnya

Gus Yani :  Banser Tidak Pernah Lelah dan Berhenti Menebar Kebaikan

GRESIK,1minute.id – Susbalan Satkorwil ke-XXXVIII Jawa Timur berakhir pada Minggu, 27 November 2022. Kursus Banser Lanjutan sekaligus Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) ke-II Banser Gresik ini diikuti 150 anggota Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama. Peserta kegiatan ini tidak hanya diikuti dari Jawa Timur. Ada juga, peserta dari Nanggroe Aceh Darussalam dan Kalimantan ini.

Selama tiga hari, 25 sampai 27 November 2022 Susbalan Satkorwil Jawa Timur berlangsung. Susbalan di buka oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Syafiq Sauqi dan ditutup oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pengkaderan lanjutan mengusung tema “Melahirkan Kader yang Militan, Progresif, Responsif dan Inovatif dalam Menyongsong 1 Abad Nahdlatul Ulama”.  

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan pentingnya memiliki niat yang tulus untuk menjadi seorang kader jamiyah Nahdlatul Ulama (NU). “Organisasi ini dibangun oleh para kekasih Allah, guru-guru serta kiai kita ini. Mudah-mudahan dengan kita bergabung di sini, merupakan tanda bahwa kita ingin bersama-sama beliau,”ujar Gus Yani, begitu biasa disapa pada Minggu, 27 November 2022.

Gus Yani menyampaikan bahwa saat ini organisasi NU terus bergerak, dan berkembang untuk menebar manfaat kepada masyarakat disekitarnya. Oleh sebab itu, sebagai anggota sudah selayaknya memiliki rasa tulus dan loyalitas sehingga bisa bergerak satu arah sesuai tujuan mulia NU.

“Mudah-mudahan ini tertanam dalam hati kita. Kita melangkah bersama para guru-guru kita. Bergerak, Banser tidak pernah lelah dan berhenti menebar kebaikan,”tegas Gus Yani dihadapan sahabat-sahabat Banser.

Dalam kesempatan yang sama, diberikan apresiasi kepada tiga kader Banser terbaik dalam Susbalan Satkorwil Jawa Timur ke-XXXVIII. Suatu prestasi yang membanggakan lantaran sahabat Banser dari Gresik atas nama Moh. Afif meraih peringkat pertama. Peringkat berikutnya berturut-turut diraih oleh sahabat Ismail dari Satkorwil Aceh, dan sahabat Ahmad Khamim dari Satkorcab Blitar. (yad)

Gus Yani :  Banser Tidak Pernah Lelah dan Berhenti Menebar Kebaikan Selengkapnya

4 Ribu SR Jargas PGN dan Gresik Migas Tersambung, Bupati Gresik Dorong Warga Gunakan Jargas

GRESIK,1minute.id – Ribuan rumah warga di enam desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik telah terpasang jaringan pipa gas (jargas) program Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan Gresik Migas, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Gresik. 

Enam desa yakni Desa Cagak Agung ; Desa Ngabetan ; Desa Betiting ;  Desa Cerme Lor, Desa Cerme Kidul ; dan Desa Iker Iker Geger. Jumlah total 4 ribu sambungan rumah (SR).

Untuk kali pertama jargas PGN bersinergi dengan Gresik Migas berkolaborasi memasang sambungan rumah ini. Era kepemimpinan duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati-Wakil Bupati Gresik. Tahun ini, program jargas PGN itu hanya diperuntukkan kepada sebelas kabupaten/kota di Indonesia. Kabupaten Gresik, diantaranya. 

Bupati Fandi Akhmad Yani memantau langsung jargas PGN dengan Gresik Migas ke Desa Cagak Agung pada Kamis lalu, 24 November 2022. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mendatangi sejumlah rumah warga yang telah terpasang jargas PGN dengan Gresik Migas itu. Pada kesempatan itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat untuk bermigrasi menggunakan jargas. Sebab, biaya pemakaian bisa lebih efisien dan hemat. Irit dibandingkan menggunakan tabung gas elpiji. 

Saat bertemu dengan warga, Gus Yani menanyakan terkait biaya pembayaran tiap bulan, juga perbedaan saat menggunakan tabung elpiji melon dan jaringan pipa gas. “Berapa biaya yang di bayar tiap bulan? irit mana pakai pipa gas ini sama elpiji,”tanya Gus Yani.

Arsat yang memiliki usaha warung kopi ini menjawab lugas, jika biaya yang dikeluarkan  untuk membayar hanya Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu tiap bulan. Dengan jumlah pembayaran tersebut, dia menilai lebih praktis pipa gas tanpa harus bongkar pasang selang tabung elpiji.”Lebih irit sekarang (jargas),”kata Arsat. 

Bupati Fandi Akhmad Yani berharap jaringan pipa gas ini, segera dapat digunakan. “Selain 6 desa yang sudah mendapat layanan jargas, desa lainnya yang ada di Kecamatan Cerme juga segera merasakan manfaatnya dari salah satu BUMD milik Pemkab Gresik tersebut, yakni Gresik Migas,”katanya. (yad)

4 Ribu SR Jargas PGN dan Gresik Migas Tersambung, Bupati Gresik Dorong Warga Gunakan Jargas Selengkapnya

Bu Min Trenyuh Semangat Nur, Penyandang Disabilitas yang Semanak Meski Belum Tersentuh Bansos 

GRESIK,1minute.id – Nur Jahirotul Mahiyah memiliki semangat luar biasa. Meskipun, kondisi fisik gadis 31 tahun itu tidak sempurna. Gadis yang tinggal di Desa Melirang,Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu divonis oleh dokter mengidap Cerebral Parsy (Lumpuh Otak) sejak lahir. Penyakit tersebut menyebabkan Nur menjadi kehilangan kendali beberapa syaraf tubuh sehingga kesulitan untuk bergerak normal. Untuk membantu aktivitasnya, Nur harus menggunakan kursi roda.

Namun, Nur tidak menyerah. Ia pun semanak (ramah). Ibunda Nur, Paeni, 54, dan semua tetangga menyukainya. Semangat Nur itu membuat Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah trenyuh. Orang nomor dua di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mberebes mili. Terharu dengan semangat hidup Nur. 

Menurut Paeni, Nur memiliki hobi untuk berkeliling dan menyapa para tetangga sekitar.  Meski hanya bermodalkan kursi roda, Nur bahkan bisa pergi sampai ke desa-desa lain.

“Ya seperti ini kondisinya, pengennya keluar rumah terus, dan berkumpul dengan orang lain. Meskipun tidak bisa jalan tapi bisa pakai kursi roda sendiri,”cerita Paeni dihadapan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika berkunjung kerumah Nur pada Jumat, 25 November 2022.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu didampingi Kepala Dinas Sosial Gresik dr Ummi Khoiroh dan relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Gresik Muhammad Subhan. 

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah berkunjung karena mendapatkan kabar Nur, penyandang disabilitas ini belum tersentuh berbagai bantuan sosial. Bantuan sosial dari pemerintah pusat, provinsi dan Pemkab Gresik. 

Nah, tahun ini Pemkab Gresik memiliki program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program unggulan pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk memberdayakan masyarakat kurang beruntung. Nur Jahirotul Mahiyah, diantaranya. 

“Jadi, dari Pemerintah Kabupaten Gresik saat ini sudah menyediakan program bantuan prioritas yaitu PKH Inklusif. Ini yang nantinya dapat diberikan kepada para Lansia dan penyandang disabilitas,”katanya kepada Paeni.

Dalam kasus Nur, diketahui dia masih belum masuk ke database DTKS karena ada ketidakcocokan antara data pribadinya dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)Gresik. Masalah tersebut telah ditindaklanjuti sehingga data miliknya telah valid pada Oktober awal yang ternyata berbarengan dengan penutupan pendataan DTKS.

Untuk itu, wabup menyayangkan masalah seperti ini masih ada pada warga di desa dan dusun. Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah desa dan dusun untuk secepatnya melakukan pendataan lebih lanjut terkait warga yang layak menerima bantuan sosial.

“Karena kasihan kalau tidak segera kita bantu secara langsung. Mengingat, Nur ini statusnya masih belum menjadi penerima bantuan. Maka nanti Nur ini akan kami data secara langsung agar secepatnya mendapatkan bantuan yang layak,”tegas Bu Min. Paeni pun semringah. Apalagi Bu Min juga membawa buah tangan berupa sembako untuk keluarga Paeni tersebut. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh menambahkan pengusulan penerima PKH Inklusif akan dipercepat untuk menanggulangi masalah seperti ini. Ditambah, khusus penyandang disabilitas yang sudah terdata akan menerima bantuan rutin 4 kali dalam setahun.

“Di 2023 kita akan start lebih awal karena regulasinya sudah fix. Dan khusus yang disabilitas terdata akan mendapatkan bantuan langsung tunai senilai Rp 500.000 dan sembako senilai Rp 200.000. Insya Allah di bulan Maret nanti sudah mulai terealisasi,”kata Ummi Khoiroh. 

Ummi meminta agar seluruh lembaga kemasyarakatan ikut andil dalam mengawal pendataan DTKS kali ini. Ini sangat penting agar kasus keterlambatan seperti Nur ini tidak terulang kembali. “Kami juga meminta bantuan kepada seluruh jajaran pemerintah desa dan teman-teman pendamping agar warganya dapat terdata di DTKS. Agar dapat megakses berbagai macam bantuan sosial,”imbuhnya. (yad)

Bu Min Trenyuh Semangat Nur, Penyandang Disabilitas yang Semanak Meski Belum Tersentuh Bansos  Selengkapnya

Hadapi Musim Barat, Bupati Gresik Gelontorkan Sembako untuk Nelayan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seribu nelayan di Kabupaten Gresik mendapatkan bantuan sembako. Mereka berasal dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Duduksampeyan, Manyar, Gresik, dan Kebomas. Seluruhnya merupakan nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kegiatan ini merupakan bentuk Bakti Peduli nelayan berdaulat, program Nawa Karsa Gresik Agropolitan, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Sembako diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dipusatkan di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas. 

“Pembagian paket sembako ini diberikan untuk membantu kebutuhan nelayan. Utamanya saat memasuki musim angin barat dimana nelayan kesulitan untuk melaut dan hasil tangkapan menurun. Semoga ini bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan para nelayan sehari-hari,”ujar Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 25 November 2022. 

Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.

Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Pemberian paket sembako ini, nantinya akan diberikan sebanyak tiga kali hingga bulan Desember 2022. Momen ini bertepatan dengan berlangsungnya musim angin barat yang biasanya berlangsung di akhir tahun. Sehingga, total paket sembako yang diberikan sebanyak 3.000 paket sembako.

Terkait beberapa nelayan sudah masuk dalam DTKS tetapi belum menerima paket sembako, Kadis Perikanan Kabupaten Gresik mengutarakan agar tidak perlu risau.

“Bagi Nelayan yang tidak dapat paket sembako, akan kita usahakan untuk bisa menerima bantuan dari Provinsi Jawa Timur. Insya Allah jumlahnya nanti 2.667 paket, sehingga bisa menjangkau lebih luas kepada nelayan Kabupaten Gresik yang data terakhirnya tercatat sebanyak 11.167 jiwa,” ujar Kepala Dinas Perikanan  Gresik Moh. Nadlelah.

Ahmad Syafi’i, 61, salah satu nelayan asal Desa Sukorejo mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemkab Gresik. Bantuan ini sangat berarti ditengah musim angin barat dimana banyak nelayan kesulitan untuk melaut.

“Saat musim angin barat seperti saat ini, bagi nelayan yang perahunya kurang memenuhi syarat akan sangat berbahaya untuk melaut. Jadi nanti kalau anginnya sudah agak teduh baru kita bisa melaut lagi,”ungkapnya.

Oleh karenanya, Ahmad Syafi’i dan rekan-rekan nelayan sangat mendukung adanya program dari Pemkab Gresik utamanya dalam masalah permodalan dan kemudahan mendapatkan BBM. 

“Sekali melaut saya biasanya rata-rata membawa pulang uang antara Rp 50 ribu sampai Rp 75 ribu atau kurang lebih 4-5 kilogram ikan. Jadi kalau ada bantuan permodalan bisa digunakan untuk memperbaiki perahu atau jaring.Kalau BBM jelas kita butuh,” pungkasnya. (yad)

Hadapi Musim Barat, Bupati Gresik Gelontorkan Sembako untuk Nelayan  Selengkapnya

Gresik Sabet Smart Branding Terbaik dari Citiasiainc

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik kembali mendapatkan penghargaan dari lembaga non goverment (NGO). Penghargaan yang diberikan yakni Smart Branding Terbaik Kategori Kabupaten. Penghargaan dari Citiasiainc itu diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dari dan Informasi (Kominfo) Gresik Ninik Asrukin di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Jl. BSD Grand Boulevard No.1,Pagedangan, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Penghargaan Indonesia Smart Nation Award (ISNA) ke-5 ini mengusung tema “Paska Pandemi untuk Pemulihan Ekonomi” diberikan kepada pemerintah Kabupaten maupun provinsi yang dinilai berhasil melakukan percepatan pemulihan ekonomi paska pandemi. 

Pemulihan ekonomi melalui prakarsa-prakarsa berdampak untuk sektor Pariwisata, UMKM, Ekonomi Digital, Perdagangan dan Industri, Perbaikan Iklim Usaha, Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan, serta city branding,  

“Kami melihat dari berbagai program di Kabupaten Gresik, salah satunya revitalisasi kawasan Gresik Kota Lama (GKL),”kata Kabid Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Diskominfo Gresik Fahry Ady Yamin. (yad)

Gresik Sabet Smart Branding Terbaik dari Citiasiainc Selengkapnya

Bupati Gresik : Ingatkan Kepala OPD Kerja Wujudkan Nawa Karsa untuk Kesejahteraan Warga 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, promosi dan rotasi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama administrator, pengawas dan fungsional di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 November 2022.

Total ada 129 pejabat yang di mutasi. Rinciannya ; eselon II sebanyak 8 orang ; eselon III (26 orang) ;  eselon IV (45 orang) ; Kepala Puskesmas  (3 orang) ;  Kepala UPT SD Negeri  (23 orang) dan Penyesuaian Jabatan Fungsional (24 orang).

Delapan pejabat eselon II yang bergeser dan satu promosi adalah  Reza Pahlevi, jabatan baru Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD)  merangkap Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) ; Hari Syawaludin menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ; Sutaji Rudi sebagai Staf Ahli Bidang Fisik dan Prasarana ; drg Syaifuddin Ghozali sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif, kebudayaan, kepemudaan dan olahraga (Disbudparekraf) ; Eddy Hadisiswoyo sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Berikutnya , Achmad Hadi sebagai Kepala Inspektorat ; Nuri Mardiana sebagai Asisten Administrasi Umum dan Malahatul Fardah sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag).

SAMBUTAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan wejangan kepada 129 pejabat yang baru dilantik di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 November 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Apa pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada para pejabat yang baru dilantik. Bupati berusia 37 tahun itu meminta kepada para kepala organisasi perangkat (OPD) yang baru dilantik untuk segera cepat menyesuaikan dengan posisi baru. Kerja…kerja…kerja. Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu, meKepala OPD bekerja secara team work. Kolaborasi dan sinergi antardinas dengan meninggalkan egosektoral.

“Kepala dinas tidak bisa egosektoral. Ayo bersama-sama memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Karena kita tidak bisa bekerja sendiri,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia kembali menegaskan program Nawa Karsa jangan menjadi tumpukan diatas meja dan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Nawa Karsa harus teraplikasi dan teralisasi sehingga bisa mensejahterakan masyarakat Gresik,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia mencontohkan program Stunting, Universal Health Coverage (UHC). Pada 2023 stunting harus turun. UHC sudah berjalan dan telah mendapatkan apresiasi penghargaan. “Lurah harus moco (membaca) RPJMD Bupati. Nek ono wong loro (ada orang sakit,Red) diantar,”tegasnya. Selain itu, proyek infrastruktur, Rumah Sakit (RS) di Gresik Selatan harus diselesaikan 2023. “Semangat gotong royong dan kolaborasi,”ujarnya. 

Bagaimana Kepala Disdukcapil? Bupati Fandi Akhmad Yani meminta Hari Syawaludin untuk sering turun ke masyarakat. “Disdukcapil kudu rajin dibawah.”Hulu kegiatan ada di Disdukcapil,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik : Ingatkan Kepala OPD Kerja Wujudkan Nawa Karsa untuk Kesejahteraan Warga  Selengkapnya