Hari Sumpah Pemuda, Bupati Gresik Memakai Kain Batik Motif Sisik Bandeng dan Udeng Grissee 

GRESIK,1minute.id – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di halaman Kantor Bupati Gresik berlangsung khidmat pada Jumat, 28 Oktober 2022. Inspektur upacara Fandi Akhmad Yani memakai beskap warna putih memakai kain sarung dan udeng Grissee motif sisik ikan bandeng. 

USAI UPACARA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) terlihat gagah memakai beskap, kain sarung batik motif sisik ikan bandeng dan udeng Grissee dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sedangkan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memakai baju adat Palembang. Inspektur upacara membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. Dalam amanat Hari Sumpah Pemuda dengan tema “Bersatu Bangun Bangsa” adalah upaya kita menghadirkan sejarah masa lalu untuk direnungkan, dipelajari, ditemukan kristalisasi pembelajaran kebaikan untuk dijadikan teladan dan inspirasi penggerak langkah menuju visi bangsa yang besar.

MENDATANGI PESERTA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (dua dari kiri) didampingi Kabag Prokopim Gresik Johar Gunawan (tiga dari kiri) usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pesan tersebut secara garis besar menggarisbawahi pentingnya persatuan untuk menghadapi berbagai tantangan baik ekonomi maupun situasi dunia. Komandan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ini adalah Muhammad Dahlan, Ketua KNPI Gresik. 

Dalam Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, busana yang dipakai Fandi Akhmad Yani yang juga Bupati Gresik itu menarik perhatian peserta. Sebab, busana yang dipakai berbeda dengan yang lain. Bupati Fandi Akhmad Yani memakai beskap warna putih dengan mempadu padakan kain sarung batik dan udeng motif sisik ikan bandeng. Dan, memakai selop. 

ADAT PALEMBANG: (kiri-kanan) Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memakai busana adat Palembang di peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut perancang batik sisik bandeng, Akhmad Khoiri, bandeng salah satu ikon Gresik. Bahkan, kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. “Batik sisik bandeng ini khas Gresik,”kata Akhmad Khoiri yang juga pemilik galeri Batik Gajah Mungkur itu. Sedangkan, udeng adalah khas Grissee.

“Udeng Grissee,”katanya. Khoiri mengaku tersanjung karyanya dipakai oleh orang nomor satu di Kota Santri ini. Apalagi dipakai di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda. (yad)

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Gresik Memakai Kain Batik Motif Sisik Bandeng dan Udeng Grissee  Selengkapnya

22 Lapak Dibongkar, Pelebaran Jalan Raya Manyar Segera Terealisasi 

GRESIK,1minute.id – Pelebaran Jalan Raya Manyar, Kabupaten Gresik semakin dekat. Puluhan bedak pedagang di sisi utara jalan Deandles di Pantai utara (Pantura) Gresik itu mulai dilakukan pembongkaran pada Jumat, 28 Oktober 2022.

Pembongkaran dimulai dari exit Tol Manyar hingga Tugu Manyar. Sebanyak 22 bedak yang diratakan dengan tanah menggunakan alat berat, Ekskavator. Pembongkaran puluhan bangunan berjalan di lahan ruang milik jalan itu mendapatkan pengamanan ekstraketat dari aparat gabungan, TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP). Pembongkaran lapak berjalan lancar. Tidak ada gejolak yang sempat dikhawatirkan sejumlah pihak. 

Sedangkan, puluhan bangunan pedagang lain mulai Tugu Manyar ke barat belum dilakukan pembongkaran. 

SURAT dari PLN : Seorang pemilik lapak membaca surat “cinta ” dari PT PLN di dekat puing-puing lapaknya di Jalan Raya Manyar, Kabupaten Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Abdul Rahman, misalnya. Tukang tambal ban itu menempati lahan aset pemerintah sejak 1982. Waktu itu, Ahmad Sahri, orang tua Abdul Rahman yang menempati lahan itu.  “Jadi saya penerusnya, “katanya. Semula Ahmad Sahri menyewa lahan kepada pemerintah desa (Pemdes) Manyarrejo pada 1982. Pada 1986, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik menerbitkan surat sewa bangunan. “Sejak saat itu, orang tua saya membayar PBB (pajak bumi dan bangunan),”katanya. 

Ia mengakui lahan yang ditempati adalah aset pemerintah. Karena itulah, ketika pemerintah meminta untuk kepentingan masyarakat, tukang tambal ban itu tidak keberatan. “Cuma saya bingung, karena surat pemberitahuan pembongkaran saya terima dilakukan besok (Sabtu, 29/10/2022). Bukan hari ini,”katanya pada Jumat, 28 Oktober 2022.

Pedagang yang asli warga Manyar itu tidak bisa menolak karena telah menerima ganti rugi sebesar Rp 10 juta. Pembongkaran bangunan selesai sebelum salat Jumat. Terlihat di lokasi pembongkaran diantaranya Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Asisten I Pemkab Gresik Suyono serta Forkopimcam Manyar. 

Sentot, perwakilan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali mengatakan, setelah pembongkaran pihaknya akan melakukan perataan utilitas lainnya. Diantaranya, penebangan sejumlah pohon peneduh. “Nanti kami akan berkoordinasi lagi dengan Kecamatan,”kata Sentot dihadapan Kapolres AKBP Mochammad Nur Azis, Dandim Letkol Ahmad Saleh Rahanar di ruang pertemuan di kantor Kecamatan Manyar. 

Seperti diberitakan, pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar.

Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya. Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

22 Lapak Dibongkar, Pelebaran Jalan Raya Manyar Segera Terealisasi  Selengkapnya

Bupati Gresik Pantau Progres Perbaikan  dan Pemadatan Tanggul Cermen,  Target Kelar Sepekan

GRESIK,1minute.id– Perbaikan tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Progres perbaikan tanggul anak Kali Lamong itu dilakukan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu tidak hanya menerima laporan perkembangan perbaikan tanggul yang jebol karena dihantam air bah kiriman dari hulu Kali Lamong itu. Akan tetapi, Fandi Akhmad Yani melakukan inspeksi ke lokasi perbaikan tanggul itu. 

Dalam kurun waktu 3 hari belakangan, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani sudah dua kali menyambangi lokasi perbaikan tanggul itu. Inspeksi kali terakhir dilakukan pada Kamis, 27 Oktober 2022.

Gus Yani didampingi oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi. Percepatan perbaikan tanggul karena berkejaran dengan cuaca yang musim hujan. Bila sebelumnya, perbaikan tanggul jebol hanya mengandalkan satu unit ekskavator. Kini, jumlah alat berat ditambah 2 unit menjadi 3 unit. 

Penambahan ekskavator itu dilakukan selain perbaikan tanggul sepanjang 20 meter, juga melakukan pemadatan dengan limestone atau batu kapur dilakukan di sepanjang 300 meter untuk menyesuaikan panjang tanggul yang rawan longsor. Gus Yani, menargetkan perbaikan tanggul dan pemadatan tanggul selesai dalam sepekan. 

“Mudah-mudahan satu minggu ini perbaikan tanggul selesai, satu minggu ini harus fokus di perbaikan tanggul ini, kita harapakan selesai. Termasuk pengendalian banjir, setelah di normalisasi harus benar-benar dipantau. Baik itu dari PUTR maupun Balai Besar Bengawan Solo (BBWS),”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi didampingi Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Achmad Hadi serta Forkopimcam Kedamean kepada wartawan pada Kamis, 27 Oktober 2022.

BDAPUR UMUM : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (jongkok) didampingi Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar berdialog dengan warga Desa Cermen, Kecamatan Kedamean yang bertugas di dapur umum pada Kamis, 27 Oktober 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Tidak hanya tanggul di Desa Cermen, perbaikan juga dilakukan di tanggul Desa Beton yang sempat mengalami sedikit longsor. Sehingga dua tanggul di Desa Cermen dan Beton dipastikan aman dan kuat saat kondisi debit air di anak Kali Lamong naik seperti beberapa hari sebelumnya. 

“Agar tidak jebol kembali, perbaikan tanggul juga kami lakukan di Desa Beton. Karena kami lihat tanggul di sebelah timur Desa Beton ada beberapa yang mengalami kelongsororan. Ini kami padatkan, agar tidak longsor kembali,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ia kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik 

Ditegaskan Bupati milenial ini, Pemerintah Kabupaten Gresik terus berupaya melakukan mitigasi bencana selama musim penghujan demi keamanan dan kenyamanan warga yang selama ini terdampak banjir. Selain normalisasi Kali Lamong, Bupati juga meminta anak Kali Lamong juga harus diperhatikan terutama titik-titik tanggul yang perlu penanganan. 

“Sejauh ini kondisinya Kali Lamong masih aman, meski ada beberapa titik kerawanan. Karena itu, anak kali Lamong juga harus diperhatikan yang menjadi titik kerawanan, jangan sampai terlalu fokus di Kali Lamong. Saya juga minta Dinas PUTR untuk melakukan kajian dan monitoring, mana titik-titik tanggul yang perlu penanganan,”pungkasnya.

Usai melihat perkembangan perbaikan tanggul, Fandi Akhmad Yani kemudian mampir ke tempat dapur umum. Pantauan wartawan  1minute.id  genangan air luar sudah tidak terlihat di perkampungan warga setempat. Namun, tenda-tenda pengungsian warga terdampak luapan Kali Lamong masih belum diringkesi meskipun tidak terlihat lagi warga di tenda-tenda terpal di bahu jalan desa setempat itu. Tenda terpal itu didirikan di depan rumah warga masing-masing. Sebab, jalan desa lebih tinggi dari rumah warga. (yad)

Bupati Gresik Pantau Progres Perbaikan  dan Pemadatan Tanggul Cermen,  Target Kelar Sepekan Selengkapnya

309 dari 330 Desa di Kabupaten Gresik Berstatus Mandiri dan Maju 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendapatkan penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama. Penghargaan diberikan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar di Surabaya pada Kamis, 27 Oktober 2022.

Pencapaian yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berkomitmen dan mendorong percepatan pembangunan desa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kini, di kabupaten dengan jumlah penduduk 1,2 juta jiwa ini tidak ada lagi status desa tertinggal. Yang ada status Desa berkembang, maju dan mandiri. 

Dari total 330 desa yang tersebar di 18 kecamatan, jumlah desa berstatus mandiri sebanyak 153 desa atau sebesar 46,37%. Kemudian, desa berstatus maju sebanyak 156 desa atau sebesar 47,27%, dan desa berkembang sebanyak 21 desa atau sebesar 6,36%.

Bila Desa Mandiri dan Maju digabung berjumlah 309 desa atau 93,64 persen. Artinya, dalam kurun waktu setahun terakhir mengalami kenaikkan dari tahun sebelumnya sebesar 84,24 persen. Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Gresik menempati urutan ketiga di Provinsi Jawa Timur dan urutan ke-21 secara nasional.

Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan launching pendirian Lembaga Keuangan Mikro BUMDesMa, dan penandatanganan MoU dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Badan Keamanan Laut (Bakamla) serta perjanjian kerjasama dengan Pangkoarmada II.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar memberikan apresiasi kepada kepala daerah kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan luar biasa terhadap pembangunan desa. “Provinsi Jawa Timur memiliki prestasi yang sangat membanggakan dengan menjadi provinsi yang paling banyak desa mandirinya, sedangkan kita tahu bahwa Jawa Timur ini jumlah desanya juga sangat banyak,”ungkap Abdul Halim Iskandar didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Mendes PDTT berharap Kabupaten/Kota terus berlomba-lomba dalam melakukan percepatan pembangunan desa. Hal ini selaras dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang secara gamblang menjelaskan bahwa pembangunan nasional sejatinya dimulai dari desa. (yad)

309 dari 330 Desa di Kabupaten Gresik Berstatus Mandiri dan Maju  Selengkapnya

Mengentas Kemiskinan, Bupati Gresik Kick Off Pemberdayaan Ekonomi Bunda Puspa

GRESIK,1minute.id – Kick off pemberdayaan ekonomi Bunda Puspa dimulai pada Rabu, 26 Oktober 2022. Program pengentasan kemiskinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, Pemkab Gresik  berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Bisnis Manajemen (LPBM) Universitas Airlangga Surabaya.

Salah satu program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah itu, yakni Bantuan Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak (Bunda Puspa). Bentuknya, berupa pelatihan dan pemberdayaan usaha perempuan.

“Kesejahteraan masyarakat merupakan SDGs variabel pertama. Bagaimana ekonomi tumbuh dari desa melalui tangan perempuan-perempuan terampil,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 26 Oktober 2022. Kick off pemberdayaan ekonomi Bunda Puspa dihelat di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik ini diikuti 32 orang pendamping Desa Bunda Puspa, yang tergabung dalam tim pelaksana Bunda Puspa dan 160 perempuan penerima manfaat.

Tujuan program Bunda Puspa ini, imbuh bupati, diharapkan meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat (KPM). Kemudian, meningkatkan ketahanan KPM pada aspek psikologi dan sosial, melalui kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak. 

“Dengan mendorong motivasi berusaha dan kemampuan keluarga penerima manfaat dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya,”tegas Fandi Akhmad Yani yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini. 

Sinergi dan kolaborasi antarsektor, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani optimistis program Bunda Puspa bisa menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Gresik. “Program Bunda Puspa, nantinya akan menjadi salah satu program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik,” ucapnya.

“Program Bunda Puspa harus menjadi pilot project, sebuah inovasi yang dirancang dan di desain tujuannya untuk memperbaiki perekonomian, berharap bisa membantu ekonomi keluarga,”imbuhnya. (yad)

Mengentas Kemiskinan, Bupati Gresik Kick Off Pemberdayaan Ekonomi Bunda Puspa Selengkapnya

Kunker ke Kota Pahlawan, Bupati Gresik Bahas Kolaborasi Berobat Bawa KTP se- Surabaya Raya

 

GRESIK,1minute.id – Berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) telah dinikmati warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sejak awal Oktober 2022 akan diperluas. Tidak hanya di Gresik. Nantinya, juga digunakan untuk berobat di  Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo).

Untuk merealisasi rencana pelayanan kesehatan gratis itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja ke Kota Surabaya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik disambut langsung oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi pada Rabu, 26 Oktober 2022.

Ada topik yang dibahas dalam pertemuan dua kepala daerah itu. Yakni, rencana kolaborasi program Universal Health Coverage (UHC) dan moda transportasi darat untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. 

Gus Yani mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Dengan adanya kebijakan terkait dengan UHC, maka masyarakat memperoleh jaminan kesehatan yang layak dan gratis. Di Kabupaten Gresik sendiri, pelayanan kesehatan berbasis UHC sudah terlaksana mulai awal Oktober 2022. Dan rencananya akan ada kerjasama di wilayah Surabaya Raya.

“Dengan terwujudnya kerjasama UHC ini nantinya masyarakat akan mendapat jaminan dan pelayanan kesehatan secara gratis wilayah Surabaya Raya tersebut. Jadi warga Gresik yang berobat ke Surabaya bisa berobat secara gratis, begitupun sebaliknya. Tinggal kita menunggu skema dan mekanisme yang akan dijalankan dengan melibatkan Dinkes serta BPJS untuk membahas hal ini,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sejak awal Oktober 2022, warga Kota Santri Gresik membutuhkan pelayanan kesehatan 

cukup membawa e-KTP atau KK. Layanan yang mudah dan gratis bisa dinikmati di 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik. 

Selain rencana perluasan layanan kesehatan (yankes) itu, kunker juga membahas wacana tentang penyedia moda transportasi darat terpadu yang terintegrasi dengan Surabaya. 

Kemacetan lalu lintas juga menjadi persoalan sosial dan perlu adanya penanganan. Salah satu yang menjadi faktor adalah jumlah kendaraan bermotor milik pribadi. “Kedepan, dengan hadirnya moda transportasi terpadu diharapkan mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan beralih ke mode transpotasi terpadu,”kata Gus Yani yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini. 

Moda transportasi terpadu ini diharapkan mampu mengatur arus penumpang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. Masyarakat dapat bepergian sesuai dengan daerah tujuan dengan menggunakan transportasi massal dan bersifat estafet. “Sehingga Gresik dan Surabaya dapat terkoneksi dengan hadirnya moda transportasi terpadu ini,”imbuhnya. Namun, wacana ini, perlu adanya kajian yang matang sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mengurangi kemacetan di Kabupaten Gresik. (yad)

Kunker ke Kota Pahlawan, Bupati Gresik Bahas Kolaborasi Berobat Bawa KTP se- Surabaya Raya Selengkapnya

Wujudkan Gen-Z Gresik Anti Stunting, Ribuan Siswa Makan Bergizi,Minum Tablet Penambah Darah di Gerakan Nasional Aksi Bergizi 

GRESIK,1minute.id – Ribuan siswa sekolah menengah pertama negeri berkumpul gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik pada Rabu pagi, 26 Oktober 2022. Ribuan siswa itu berasal dari tiga sekolah. Yakni UPT SMP Negeri 1 Gresik, SMP Negeri 4 Gresik dan SMP Negeri 16 Gresik. 

Mereka berkumpul di gedung serba guna indoor berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik untuk mengikuti Gerakan Nasional Aksi Bergizi. Gerakan nasional untuk membentuk Gen Z Anti Stunting. Ada sejumlah kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA) Gresik drg Syaifuddin Ghozali itu. 

Tampak juga Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah serta lainnya. Sebelum Aksi Bersama Minum Sebutir Tablet Penambah Darah, ribuan siswa itu mengikuti senam UKS dan makan makanan bergizi.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, di Kabupaten Gresik masih ditemui kasus stunting pada anak-anak berumur di bawah 18 tahun. Untuk itulah perlu adanya pengendalian dalam menurunkan angka stunting.

“Di Kabupaten Gresik ini dari 100 anak umur bawah 18 tahun, ada 23 anak yang terkena stunting. Oleh karena itu ini harus diturunkan angkanya. Yang sekarang 24 persen menjadi 14 persen atau bahkan dibawahnya,”katanya optimistis. 

Menurut Kementerian Kesehatan (Menkes), stunting merupakan gejala kurang gizi atau gagal tumbuh yang dialami oleh anak-anak di bawah 18 tahun. Umumnya terjadi pada balita. Hal ini bisa disebabkan oleh orang tua yang masih muda atau fisiknya tidak sehat saat kehamilan. 

AKSI GIZI : Peserta minum tablet penambah darah di Gerakan Nasional Aksi Bergizi di WEP pada Rabu, 26 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang diinisiasi oleh Menkes secara serentak se-Indonesia ini, mentargetkan 1.028 sekolah dengan estimasi peserta 1.395.000 orang untuk bersama-sama minum tablet tambah darah.

Untuk itu, Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah  mengarahkan agar seluruh siswa ataupun guru yang menjadi peserta aksi bergizi ini, untuk ikut serta mengkampanyekan gaya hidup sehat di daerah masing-masing. 

“Jangan lupa, informasi stunting ini harus kalian sampaikan ke seluruh masyarakat terutama tetangga-tetangga kalian. Mulai sekarang harus membiasakan gaya hidup sehat dengan makan makanan bergizi, berolahraga, minum vitamin dan tablet penambah darah,”ujarnya.

“Sehingga dengan kalian memiliki kondisi yang sehat, maka keturunannya pasti juga akan sehat,”imbuhnya. Bu Min memastikan dalam pendistribusian tablet penambah darah, tidak akan berhenti disini. Nantinya, seluruh lembaga pendidikan termasuk pondok pesantren akan diberikan tablet tambah darah, khususnya kepada para perempuan.

Kepala UPT SMP 1 Gresik Beri Avita Prasetya menambahkan, kegiatan Aksi Bergizi di Gresik ini juga diikuti oleh 2.774 peserta.  Mereka berasal dari 3 sekolah di Gresik. Yaitu, SMPN 1 Gresik 962 siswa, UPT SMPN 4 Gresik (950 siswa), dan UPT SMPN 16 Gresik (862 siswa).

Menurut data dari United Nations International Children’s Emergency Fund (Unicef) masih banyak remaja di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik  mengalami gejala stunting, seperti tubuh pendek, kegemukan, dan anemia atau kurang darah. “Dari data Unicef, 1 dari 4 remaja kita pendek, 1 dari 7 remaja kita mengalami kegemukan dan lebih parah lagi 1/4 remaja perempuan kita mengalami anemia,”ujar Beri. (yad)

Wujudkan Gen-Z Gresik Anti Stunting, Ribuan Siswa Makan Bergizi,Minum Tablet Penambah Darah di Gerakan Nasional Aksi Bergizi  Selengkapnya

Danrem 084/BJ Instruksikan Pekerjaan Kelar  Sebelum TMMD ke-115 Berakhir 

GRESIK,1minute.id – Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjend TNI Terry Tresna Purnama meninjau pelaksanaan TNI TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Selasa, 25 Oktober 2022.

Jenderal bintang satu itu menginstruksikan kepada jajarannya untuk menyelesaikan target hingga 100 persen sebelum TMMD berakhir. TMMD ke-115 di Desa Kramat digelar selama sebulan, 11 Oktober – 9 November 2022. Saat memasuki pekan kedua pelaksanaan pekerjaan fisik telah mencapai 85 persen. 

Danrem 084/BJ Brigjend Terry Tresna Purnama meninjau lokasi TMMD didampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar serta Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Dalam kesempatan itu, Brigjend TNI Terry Tresna Purnama menginstruksikan jajarannya untuk bisa menyelesaikan target sebelum TMMD berakhir. Sebab, penyelesaian pekerjaan menjadi tugas dan tanggung jawab TMMD kepada pemerintah daerah, menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu.

“Intinya adalah bagaimana dengan TMMD ini kita bekerja sama dengan pemerintah daerah, untuk membantu permasalahan yang ada di desa tersebut,”kata Brigjend Terry Tresna .

Pada kesempatan itu, Brigjend Terry Tresna juga mengucapkan terima kasih lantaran anggaran terbesar di wilayah Kodam V adalah di Kodim 0817/Gresik. “Ini sangat luar biasa, atensi dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk TMMD. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan bersama-sama ini bisa bermanfaat dan dimanfaatkan,”harapnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa, TMMD memiliki peran yang penting dalam daerah. Hal ini tidak lain karena TMMD merupakan salah satu upaya dalam menurunkan angka kemiskinan.

Dengan berbagai infrastruktur yang ditingkatkan kualitasnya lewat TMMD ini, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, berpesan kepada kepala desa untuk terus dilakukan perawatan selepas kegiatan TMMD.

“Kepada pak Kades, produk-produk TMMD seperti jalan lingkungan, saluran air, dan semua infrastruktur yang ada untuk bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Dan tentunya harus dilakukan perawatan,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia melanjutkan perbaikan infrastuktur ini, pada gilirannya diharapkan mampu menyokong pertumbuhan perekonomian di Desa Kramat. Untuk diketahui, TMMD ke-115 di Desa Kramat memiliki 39 titik sasaran fisik sebanyak 25 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Sedangkan 14 titik sisanya adalah 8 titik pavingisasi, 2 drainase, 4 titik Tembok Penahan Tanah (TPT), dan 83 tiang Penerangan Jalan Umum (PJU). (yad)

Danrem 084/BJ Instruksikan Pekerjaan Kelar  Sebelum TMMD ke-115 Berakhir  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Bahaya Memancing ketika Banjir 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam. Apel dipusatkan di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 25 Oktober 2022.

Dalam kesempatan itu, Fandi Akhmad Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyempatkan melakukan inspeksi kelengkapan peralatan penanganan bencana. Mulai perahu karet hingga tenda antisipasi adanya pengungsi warga. Semua perlengkapan dalam kondisi laik pakai. 

Lalu apa arahan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu? Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kembali mengingatkan saat ini telah memasuki musim hujan. Hal ini berpotensi terhadap kerawanan terjadinya bencana alam. Seperti banjir, puting beliung dan tanah longsor. Kesiapsiagaan dalam mitigasi maupun koordinasi secara komprehensif dengan berbagai pihak dalam menghadapi terjadinya bencana alam.

“Selain mitigasi dan koordinasi secara komprehensif dari berbagai pihak. Saya minta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kesiapsiagaan bencana agar memiliki kontribusi yang besar atas dasar kemanusiaan dan keselamatan masyarakat,”katanya.

Satu hal yang menjadi perhatian Bupati  Fandi Akhmad Yani adalah disaat kondisi banjir,  berharap agar masyarakat tidak melakukan hal sembrono.  Memanfaatkan situasi banjir dengan memancing ikan, misalnya. 

“Bahaya juga ketika banjir dan arus yang deras malah dimanfaatkan warga memancing. Dikhawatirkan kalau lengah kemudian terbawa arus dan tidak bisa berenang, maka nyawa menjadi taruhannya. Oleh sebab itu saya minta kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal sembrono seperti itu,”pintanya.

Ia berharap agar seluruh jajaran TNI-Polri, BPBD serta seluruh pihak yang terkait agar tetap kompak dan penuh kebersamaan dalam aksi penanggulangan bencana. Saling bahu membahu, gotong royong demi keselamatan masyarakat.

Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam diikuti jajaran TNI-Polri, BPBD, Satpol-PP, Dishub serta Dinas Pemadam Kebaran dan Penyelamatan. Seperti diberitakan, Kali Lamong sempat meluap pada Senin, 24 Oktober 2022. Sejumlah desa tergenangi air bah kiriman dari hulu itu mengakibatkan tanggul Desa Cermen atau anak Kali Lamong jebol.

Akibatnya, air bah memasuki rumah warga desa setempat. Pemkab Gresik telah memperbaiki tanggul yang jebol itu dengan melakukan pengurukan dan memasang anyaman bambu untuk menahan air. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Bahaya Memancing ketika Banjir  Selengkapnya

Debit Air Kali Lamong Menurun, Camat Pantau Tanggul Desa

GRESIK,1minute.id – Debit air Kali Lamong menurun. Sejumlah Camat yang berada di aliran Kali Lamong melakukan pemantauan tanggul desa. Sebab, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya hasil berpotensi turun dengan intensitas rendah, sedang hingga tinggi. 

Debit air Kali Lamong pun berpotensi tinggi apalagi di daerah hulu mulai Mojokerto dan Lamongan terjadi hujan lebat. Camat Menganti Gunawan Purna Atmaja, misalnya. Mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik memantau tanggul di Taman Gading di Desa Gadingwatu. 

Sejumlah warga setempat mengkhawatirkan tanggul tersebut jebol. “Saya sudah berkoordinasi dengan PUTR Gresik untuk penguatan tanggul. Mumpung debit air Kali Lamong menurun,”kata Gunawan dikonfirmasi telepon selulernya pada Selasa, 25 Oktober 2022.

“Semoga bagian hulu (Mojokerto dan Lamongan) tidak turun hujan lebat,”imbuhnya. Banjir Kali Lamong di kawasan Gresik Selatan ini terjadi bertahun-tahun. Penyebabnya, adanya pendangkalan dan penyempitan badan Kali Lamong. Hujan lebat di bagian hulu terjadi, kiriman air bah itu tidak bisa tertampung sehingga mengakibatkan meluap.

Ditambahkan ada tanggul desa atau anak Kali Lamong yang jebol menjadikan air bah itu semakin liar. Seperti diberitakan, Kali Lamong kembali meluap pada Senin,  24 Oktober 2022. Sebanyak 4 desa di Kecamatan Balongpanggang tergenangi air bah kiriman itu. Air bah itu menjebolkan tanggul di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean. Rumah warga di desa itu terendam air setinggi orang dewasa. Sebagai warga bersiap mengungsi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengerahkan satu unit ekskavator untuk memperbaiki tanggul Desa Cermen yang jebol itu. Perbaikan dilakukan hingga malam hari. Selanjutnya akan dipasang bambu penahan dan karung berisi pasir sebagai langkah tanggap darurat agar air tidak semakin membanjiri rumah warga. “Sejauh ini tanggul Kali Lamong masih aman. Yang jebol adalah tanggul anak Kali Lamong. Ini secepatnya akan kita perbaiki sebagai  langkah tanggap darurat,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 24 Oktober 2022.

Perbaikan tanggul di Desa Cermen telah kelar.  “Saya tadi sempat ke Cermen, masih dilakukan penyedotan air di perkampungan,”ujar seorang warga. 

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Ahmad Hadi mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bera telah melakukan normalisasi Kali Lamong sepanjang 25 kilometer. Pekerjaan normalisasi Kali Lamong diantaranya, pengerukan, pelebaran dan penanggulan Kali Lamong. (yad)

Debit Air Kali Lamong Menurun, Camat Pantau Tanggul Desa Selengkapnya