Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik Bagai Oase, Kades Bisa Lapor Dewan Pers, Pemerasan Lapor Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) Gresik menggelar Lokakarya Jurnalistik di AstonInn pada Senin, 8 Agustus 2022.

Lokakarya ini menghadirkan empat narasumber. Yakni, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin N Wanda, Kanit Tipikor Satreskrim Polres Gresik Ipda Ketut R., dan Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya. Pesertanya adalah para kepala desa (Kades) se-Kabupaten Gresik.

Lokakarya Jurnalistik hasil kolaborasi dan sinergi PWI Gresik dengan AKD  bagai oase bagi para kades untuk menghadapi oknum wartawan. Sebab, selama kehadiran rombongan “wartawan” itu telah membikin para kades resah. 

Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim mengilustrasikan kegelisahan kades untuk melayani oknum wartawan ini. Kades harus ngantor  siang untuk menghindari bertemu wartawan yang belum memiliki sertifikasi uji kompetensi wartawan (UKW) ini. Bahkan, ada gerbang masuk desa memasang plakat bunyinya begini : Pemulung, Pengamen dan Wartawan Dilarang Masuk,”kata Lutfil dalam sambutannya. Lutfil tidak menyebutkan detail nama desanya yang dimaksudkan itu.

Nah, Lokakarya ini memberikan pencerahan kepada para kades untuk menghadapi oknum wartawan mbeling itu. Narasumber memberikan tips menghadapi “wartawan”. Kepala Desa di Kabupaten Gresik tidak perlu takut lagi jika didatangi oknum wartawan. 

Dalam forum itu, menyepakati sejumlah poin antara PWI, AKD, Dewan Pers, Polres Gresik dan Kejari Gresik. Pertama, jika ada oknum wartawan yang datang lalu mengancam dan melakukan pemerasan. Bisa langsung dilaporkan ke kantor polisi. Mulai Polsek dan Polres. 

Kedua, bila ada pemberitaan yang dirasa kurang tepat. Narasumber bisa meminta hak jawab 2×24 jam. Bila tidak digubris, bisa langsung melapor ke Dewan Pers. 

Penandatangan nota kesepahaman tentang pencegahan penyalagunaan profesi pers dilakukan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Kejari Gresik M. Handan Saragih, Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya, Ketua AKD Gresik Nurul Yatim dan Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan. 

OASE : Suasana Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik di AstonInn pada Senin, 8 Agustus 2022 (Foto: Istimewa)

Wakil Ketua Dewan Pers M. Agung Dharmajaya meminta agar kepala desa di Gresik tidak takut lagi. Apalagi sampai menghindari wartawan yang datang ke kantor desa. 

Agung sapaan akrabnya, memberikan tips mulai dari menanyakan dahulu kartu UKW wartawan tersebut dan di cek berasal dari perusahaan media mana. 

“Didatangi wartawan tanya UKW. Jika ada pemberitaan kurang tepat silahkan minta hak jawab, jika tidak ditanggapi 2×24 jam mengadu dewan pers. Tidak ada biaya. Silahkan telepon saya,” kata Agung. 

Selama ini, sudah ada 800 pengaduan tentang pers di seluruh Indonesia. Belum ada yang dari Gresik. Dengan adanya Lokakarya Jurnalistik PWI Gresik ini, menambah wawasan kepala desa tentang produk jurnalistik. Jika sudah masuk ranah pidana seperti mengancam, memeras dipersilahkan lapor polisi.

Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan mengatakan sering mendapat keluhan adanya “wartawan” datang ke desa-desa. Bermodal kartu pers tanpa memiliki perusahaan pers yang berbadan hukum. 

Mulai dari kepala desa, kepala sekolah, dan lainnya. Datang mencari kesalahan lalu meminta uang. Akibat perbuatan mereka, wartawan di Gresik yang sudah memiliki kartu UKW, berasal dari perusahaan media yang terdaftar di dewan pers terkena imbasnya. 

“Kepala desa tidak perlu takut lagi, ada proses hukum. Kalau menghadapi mereka. Harapannya setelah keluar dari sini, ada keinginan kemauan harus melawan. Karena wartawan sebenarnya kena imbasnya,”kata Ashadi.

Ketua AKD Gresik Nurul Yatim menambahkan, mumpung ada dewan pers kepala desa di Gresik menjadi tahu batasan. Ruang informasi publik sejauh mana. “Mana media abal-abal mana media yang punya legalitas bisa memberikan pengertian luas. Dengan adanya lokakarya ini menjadi mengerti sesuai aturan yang berlaku,”tambahnya. (yad)

Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik Bagai Oase, Kades Bisa Lapor Dewan Pers, Pemerasan Lapor Polres Gresik  Selengkapnya

70 Persen Hewan Terjangkit PMK di Gresik Bisa Sembuh

GRESIK,1minute.id – Kerjaekstra keras Pemkab Gresik dalam menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) membuahkan hasil positif. Tingkat kesembuhan hewan terjangkit PMK mencapai 70 persen diatas rata-rata di Jawa Timur sebesar 46 persen. Hal itu terungkap dari hasil monitoring Komisi B DPRD Jatim di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 5 Agustus 2022.

Monitoring kali kedua di Kabupaten Gresik dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD  Jatim Amar Saifudin. Rombongan legislator itu didampingi Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Aryani. Mereka disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra. 

Amar Saifuddin mengungkapkan perkembangan wabah PMK secara nasional maupun regional, Jawa Timur. Ia menyebut saat ini sekitar 400 ribu ekor hewan ternak di Indonesia terinfeksi PMK dan kerugian ditaksir sampai Rp 9,9 triliun. Ia sendiri menerima laporan bahwa tren PMK di Jawa Timur juga semakin naik belakangan ini.

“Laporan terakhir dari Dinas Peternakan Jawa Timur terdapat 173 ribu sekian kasus yang sakit 51 persen. Yang sembuh baru 46 persen, berarti kesembuhannya ini juga relatif belum maksimal, kemudian yang potong paksa 1 persen, mati 1 persen,”ungkap Amar.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya memberikan perhatian ekstra untuk memutus mata rantai penyebaran wabah PMK di Kabupaten Gresik. Mulai dari pengumpulan data cepat penyebaran hewan ternak per kecamatan, regulasi jual beli hewan ternak sampai penutupan pasar hewan di beberapa titik. Hal itu ia lakukan bertujuan memutus rantai penyebaran PMK dan menyikapi jumlah nakes yang kurang mencukupi dalam merespon gejolak PMK di Gresik. 

“Karena kami melihat kenapa kok ditutup? kami kasihan para nakes, nakesnya terbatas, ketika pasar ini dibuka maka penyebarannya tidak berhenti, terus menyebar terus, maka kita mencoba untuk berhentikan dulu sementara di pasar”ungkap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. “Tapi kita tidak melarang pendistribusian antar kandang, asalkan sapi ini benar-benar dinyatakan sehat,”sambungnya.

Kabupaten Gresik, satu dari empat kabupaten/kota lainnya di Jatim menjadi episentrum penyebaran PMK. Data per 5 Agustus 2022 di Dinas Pertanian Gresik terdapat 5.247 ekor sapi yang terpapar PMK. Ribuan sapi yang sakit itu tersebar di 16 dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Dua kecamatan yang bebas PMK itu terdapat di Pulau Bawean yakni Kecamatan Tambak dan Sangkapura. Sedangkan, vaksin yang telah diterima Pemkab Gresik sebanyak 8 ribu ampul dan telah disuntikkan kurang lebih 4.900 hewan ternak. 

 Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, pihaknya akan memboyong sebagian vaksin ke Pulau Bawean. Tujuannya, hewan ternak yang berada di pulau berjarak 80 mil laut dari Pusat Gresik itu tidak terpapar wabah PMK. Selain itu, 

Gus Yani ungkapkan juga kalau Pulau Bawean saat ini berstatus bebas PMK. Merespon hal itu maka ia langsung memboyong sebagian vaksin kesana, sehingga tidak sampai tertular. Meski demikian, tetap saja menurutnya imunitas dari hewan ternak sendirilah yang merupakan faktor utama dalam proses penanggulangan PMK ini.

“Kuncinya adalah diimunitas hewan tersebut, yang mana imunitas ini bisa dibentuk dari lingkungan kita sendiri,”tandas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Terakhir, ia juga beri solusi meningkatkan imunitas hewan ternak menurut Suprapto Maat (penemu stimuno) lewat ramuan alami menggunakan rebusan daun meniran yang dicampur dengan gula merah. Ia juga laporkan tingkat kesembuhan hewan ternak saat ini sudah masuk ke angka 70 persen.

“Per hari ini di 5 Agustus, kondisi yang sakit hampir 5.247 ekor, tingkat kesembuhan di angka 3.930 kurang lebih 70 persen angka kesembuhannya,”ungkapnya.

Stimulus Pemprov Jatim

Wabah PMK belum reda. Pemprov Jatim berencana memberikan bantuan kepada para peternak hewan. Menurut Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Aryani mengatakan, 

kedepannya para peternak akan diberikan bantuan potong bersyarat hewan ternak mereka yang terjangkit PMK. Estimasi bantuan kepada peternak bervariasi.  

Untuk hewan sapi besarannya sekitar Rp 10 juta per ekor ; kambing dan domba mendapatkan bantuan Rp 1,5 juta per ekor. Sedangkan, babi mendapat bantuan Rp 2 juta per ekor. “Tentu saja terdapat syarat bagi mereka agar bisa menerima bantuan ini, salah satunya harus masuk dalam data Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS),”kata Indyah Aryani saat mendampingi rombongan Komisi B DPRD Jatim itu. (yad)

70 Persen Hewan Terjangkit PMK di Gresik Bisa Sembuh Selengkapnya

PWI Gresik Bersama Dewan Pers Gelar Lokakarya Bentengi Kepala Desa dari Wartawan Abal-abal

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik bersama Dewan Pers memberikan sosialiasasi kode etik jurnalistik kepada Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Kabupaten Gresik. Lokakarya digelar di AstonInn pada Senin lusa, 8 Agustus 2022.

Tujuannya, agar seluruh kepala desa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memahani tentang kerja jurnalis sehingga terhindar dari wartawan abal-abal. Acara tersebut rencananya dihadiri oleh pengurus Dewan Pers, Asosiasi Kepala Desa (AKD), Polres Gresik dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. 

Warga Gresik bisa mengikuti acara tersebut melalui live streaming channel youtube Biliksuara dan suaragresik. Data Dewan Pers, pada  2020 ada kurang lebih 47 ribu media. Terdiri dari 43.300 media online dan 3.000 media cetak. Adapun yang tercatat media  terverifikasi oleh dewan pers hanya 1.461 perusahaan pers. 

Di Kabupaten Gresik masih banyak media dan oknum wartawan yang perilakunya tidak sesuai norma dan kode etik jurnalistik. Salah satu contohnya, wartawan menggunakan kartu identitas sesuai kebutuhan, tidak tersertifikasi melalui uji kompetensi wartawan (UKW) dari Dewan Pers. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik melakukan tindakan pengancaman, intimidasi dan lainnya. 

“Ini mengundang keprihatinan kami di PWI Gresik. Sebagai organisasi konstituen dewan pers, PWI Gresik menggandeng dewan pers memberikan edukasi kepada kepala desa yang tergabung dalam AKD untuk menghadapi fenomena wartawan dan media abal-abal yang selalu  meresahkan,”ucap Ketua PWI Gresik Ashadi Iksan. 

Jurnalis sindonews.com ni menyebut, jurnalis yang sudah terverifikasi, kemudian berasal dari media yang sudah terverifikasi dan terdaftar di Dewan Pers banyak juga kena ‘getah’nya. Termasuk PWI Gresik dan profesi wartawan itu sendiri di  mata masyarakat. “Ini yang tidak boleh dibiarkan. Kepala desa harus berani melawan tidak usah lagi takut ancaman dari wartawan abal-abal. Kami dari PWI Gresik siap membantu,”tutur Ashadi. 

Ketua Panitia Lokakarya Jurnalistik PWI Gresik Amin Alamsyah menambahkan, dalam kegiatan ini juga menghadirkan Kejaksaan Negeri Gresik dan Polres Gresik sebagai narasumber. Keduanya akan menjelaskan terkait pemahaman antara delik umum dan delik pers.

“Agar kepala desa lebih berani lagi. Karena jelas berbeda UU Pers dengan tindak pidana umum,” kata Aam-panggilan akrab-Amin Alamsyah ini. Dalam acara tersebut juga dilakukan pembacaan nota kesepahaman PWI Gresik, AKD Gresik, Pemkab Gresik, Dewan Pers, Polres Gresik dan Kejari Gresik. (*)

PWI Gresik Bersama Dewan Pers Gelar Lokakarya Bentengi Kepala Desa dari Wartawan Abal-abal Selengkapnya

Dinkes Gresik Masifkan BIAN,Ikhtiar Pencegahan dan Menjaga Kekebalan Tubuh Anak

GRESIK,1minute.id –  Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad pada Jumat, 5 Agustus 2022. Ratusan ibu-ibu bersama anak dibawah lima tahun (Batita) memadati gelanggang olahraga (GOR) Onggojoyo di Kampung Dalem, Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Tingkah pola anak bermacam-macam. Ada yang takut di imunisasi. Banyak pula yang semringah. Seperti bocah berkaus olahraga satu ini. Ia sempat mewek. Setelah dipeluk dan digendong Bupati Fandi Akhmad Yani tersenyum. Ketika ditetesi vitamin yang rasanya manis malah minta lagi. 

Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Gresik Nurul Haromaini Ali dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah pun tersenyum. 

Pencanangan BIAN ini meneguhkan komitmen Pemkab Gresik setelah meraih predikat terbaik di Jawa Timur dalam kinerja  Pencapaian Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) periode Januari hingga Mei 2022. Sementara itu, Kemenkes RI mencanangkan program Bulan Imunisasi Anak Nasional untuk mengejar cakupan imunisasi rutin yang menurun signifikan akibat pandemi COVID-19. BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat.

VITAMIN: Seorang petugas kesehatan dibantu orang tua anak dalam pemberian imunisasi di Bulan Imunisasi Anak Nasional di GOR Onggojoyo di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. (Foto atas) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani di pencanangan BIAN pada Jumat, 5 Agustus 2022 ( Foto. Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Imunisasi merupakan upaya pencegahan dan menjaga kekebalan tubuh anak-anak kita. “Kesadaran ini yang harus kita dorong kepada masyarakat akan pentingnya Imunisasi kepada anak-anak kita,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Ia berpesan kepada seluruh stakeholder untuk berpartisipasi aktif dalam capaian imunisasi dan ikut serta mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional. “Mudah mudahan gerakan ini benar benar masif di Kabupaten Gresik bersama stakeholder untuk mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional ini berjalan baik sebagai ikhtiar yang bertujuan melindungi, menjaga kesehatan anak khususnya di Kabupaten Gresik dan Imunisasi ini gratis tidak dipungut biaya,”harapnya. 

“Program Bulan Imunisasi Anak Nasional ini adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat,”tambah mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional ini mengusung tema “Melindungi Anak Indonesia dari Penyakit-Penyakit yang dapat Dicegah dengan Imunisasi” ini dihadiri oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar beserta istri, Asisten I Suyono, Kepala Dinas KBPPA Saifudin Ghozali, Kepala Dinas PMD Gresik Abu Hassan dan Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan dasar penyelenggaraan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) adalah terjadinya penurunan cakupan imunisasi yang signifikan sejak Pandemi Covid-19 secara nasional. 

Tujuan pelaksanaan kegiatan BIAN adalah menghentikan transmisi campak dan rubela di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik, Mempertahankan Indonesia bebas polio, Mengendalikan penyakit difteri dan pertusis guna mencapai dan mempertahankan kekebalan populasi yang tinggi.

Pelaksanaan BIAN, imbuhnya, terdiri dari 2 kegiatan yaitu Imunisasi tambahan berupa 1 dosis campak rubela tanpa memandang status Imunisasi sebelumnya. “Kedua Imunisasi kejar berupa 1 atau lebih jenis Imunisasi OPV, IPV dan DPT-HB-Hib untuk melengkapi status imunisasi,”terang dr Mukhibatul Khusnah.

Adapun sasaran Imunisasi tambahan campak rubela diberikan pada usia 9 sampai 59 bulan kemudian imunisasi kejar bagi yang belum lengkap OPV, IPV, DPT-HB-Hib diberikan pada usia 12 sampai 59 bulan dengan target sasaran di Kabupaten 69.780 anak.

“Tempat pelayanan BIAN dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas, Puskesmas pembantu, Ponkesdes dan Pelayanan imunisasi lainnya seperti Posyandu,”tegasnya. (yad)

Dinkes Gresik Masifkan BIAN,Ikhtiar Pencegahan dan Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Selengkapnya

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Dimulai, Bupati Gresik Bagikan kepada Emak-emak

GRESIK,1minute.id – Antusiasme masyarakat untuk merayakan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai di Kabupaten Gresik. Masyarakat mulai memasang umbul-umbul, lampu hias hingga mengibarkan bendera Merah Putih di setiap rumah. 

Kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan RI pasca Pandemi Covid-19 ini bakal semakin semarak menjelang detik-detik Kemerdekaan pada 17 Agustus 2022 nanti. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan membagikan 17 ribu bendera Merah Putih kepada masyarakat secara gratis. Pembagian identitas, simbol dan alat pemersatu masyarakat itu dibagikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 5 Agustus 2022. 

Sebanyak 150 bendera dengan ukuran 80 cm x 120 cm itu dibagikan kepada emak-emak yang menghadiri Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di Gelanggang Olahraga (GOR) Onggojoyo. GOR berlokasi di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu riuh. “Benderanya langsung dipasang di depan rumah ya,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Dalam hitungan menit, ratusan bendera Merah Putih itu pun ludes. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan mengatakan, pembagian bendera Merah Putih adalah bagian dari Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Pemkab Gresik mengalokasikan 17 ribu bendera Merah Putih untuk masyarakat,”kata Nanang Setiawan pada Jumat, 5 Agustus 2022. 

BENDERA MERAH PUTIH: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan bendera Merah Putih kepada emak-emak di BIAN 2022 di GOR Onggojoyo di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Jumat, 5 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pembagian bendera akan dilakukan secara masif kepada masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Nanti sore, kami akan membagikan 100 bendera lagi ke Desa Ngargosari (Kecamatan Kebomas,Red),”kata mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik itu. 

Ia melanjutkan, pembagian bendera Merah Putih bertujuan untuk menggugah rasa cinta Tanah Air dan meningkatkan semangat nasionalisme. “Nantinya, ribuan bendera lainnya akan dibagikan melalui Kecamatan,”tegas Nanang yang mantan Kepala Dinas Pertahanan Gresik itu. (yad)

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Dimulai, Bupati Gresik Bagikan kepada Emak-emak Selengkapnya

Bus Trans Jatim Segera Beroperasi, Aplikasi Ajaib Dilaunching di Gresik, Tiket Rp 2.500 

GRESIK,1minute.id – Masyarakat semakin banyak pilihan moda transportasi di wilayah aglomerasi Surabaya Raya. Yakni, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berencana mengoperasikan bus penumpang pada 19 Agustus 2022 nanti. 

Operasi angkutan umum terintegrasi Trans Jatim itu terkoneksi melalui aplikasi Trans Jatim – Ajaib (Aplikasi Jatim Informasi Bus) sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum di Jawa Timur.

Trans Jatim Koridor I dengan Rute Terminal Porong – Larangan – Terminal Bungurasih – kemudian naik tol turun Exit Romokalisari – Jl. Veteran – Jl. Kartini – Jl Dr. Wahidin Sudirohusodo berhenti di terminal Bunder tersebut rencananya akan dilaunching oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Aplikasi Ajaib dilaunching di AstonInn Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022. Acara itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Adhy Karyono, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jatim Nyono , Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim Bandoe Widiarto.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya melalui Daring mengatakan Trans Jatim merupakan sistem layanan transportasi Bus Rapid Transit (BRT) antarkota dan kabupaten dalam satu lingkup wilayah aglomerasi perkotaan di Jawa Timur seperti Gerbangkertasusila.

LAUNCHING AJAIB: (foto atas ) Sekdaprov Jatim Adhy Karyono didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tiga dari kiri) saat launching aplikasi Trans Jatim-Ajaib di AstonInn Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022. (Foto bawah) salah satu halte bus Trans Jatim di depan Universitas Muhammadiyah Gresik (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Proyek ini merupakan komitmen dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk meningkatkan aksesibilitas layanan publik termasuk transportasi,”imbuhnya. 

Proyek ini, lanjutnya, juga merupakan bentuk implementasi dari Perpres 80/2019 untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi pada kawasan aglomerasi perkotaan di Jatim.

“Guna memudahkan akses menggunakan layanan bus Trans Jatim nantinya akan beroperasi dengan dukungan aplikasi mobile yang diberi nama TransJatim – Ajaib (Aplikasi Jatim Informasi Bus) yang sudah di sosialisasikan dan akan dilaunching pada hari ini di Gresik,”tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi dan mendukung Inovasi aplikasi Trans Jatim – Ajaib ini yang  dibutuhkan warga Surabaya Raya (Gresik – Surabaya – Sidoarjo) akan transportasi yang terintegrasi dengan baik saling membantu mobilitas warga. 

“Ini sebagai bentuk Implementasi pelayanan publik yang baik, karena pelayanan publik juga dapat dijadikan sebagai tolok ukur dari hasil kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Keberhasilan pemerintah dalam membangun pelayanan publik dilihat dari profesionalisme, efektifitas, dan efisiensi. “Membuat Aplikasi ini salah satu bentuk efisiensi yang luar biasa karena seluruh masyarakat dapat menjangkaunya,”katanya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu berharap dengan diluncurkannya Aplikasi Trans Jatim – Ajaib ini dapat memudahkan masyarakat kita dalam mengakses transportasi publik yang terintegrasi Trans Jatim. “Karena memang masyarakat kita butuh sesuatu yang cepat, tepat, mudah dan aman,”tegasnya. 

“Selain itu tujuan penerapan sistem aplikasi ini bagi penumpang adalah lebih cepat dan praktis dalam bertransaksi serta mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan di Jawa Timur utamanya Sidoarjo-Surabaya dan Gresik,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menambahkan Indek Integrasi di Jatim harus dipercepat salah satunya dengan aplikasi Trans Jatim – Ajaib dengan mempermudah masyarakat dengan peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum di Jawa Timur.

“Perkembangan teknologi yang jauh lebih cepat itu mengharuskan kita ekspansi dari dari jarak pendek ke menengah untuk itu kita harus berbenah lebih cepat lebih baik dan lebih digital,”ungkap Sekdaprov itu.

Adhy Karyono  juga meminta kepada Dinas Perhubungan Jatim untuk segera menyerap aspirasi, masukan ataupun keluhan masyarakat terkait penggunaan aplikasi tersebut untuk bahan evaluasi sebelum di launching oleh Gubernur Jatim pada 19 Agustus mendatang,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun, Pemprov Jatim merencanakan mengoperasikan 22 bus medium. Perinciannya, 20 bus beroperasi harian dan 2 bus cadangan. Jam operasional dimulai pukul 05.00 sampai pukul 21.00. Saat jam padat pada pagi dan sore hari, bus bakal berangkat setiap 15 menit. Saat siang, bus berangkat 30 menit sekali. Jarak yang ditempuh rute Sidoarjo–Gresik sepanjang 71 kilometer, sedangkan sebaliknya sepanjang 74 kilometer dengan waktu tempuh 2 jam 15 menit.

Dalam pengamatan 1minute.id sejumlah haltetelah berdiri di rute yang bakal dilewati Bus Trans Jatim, BRT. Halte berada di depan Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Jalan Veteran, Jalan Kartini dan Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Halte itu di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo diantaranya depan Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik ; Depan RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Lalu berapa harga tiket bus Trans Jatim? Untuk penumpang umum direncanakan Rp 5 ribu per penumpang. Sedangkan, pelajar Rp 2.500 per penumpang. Harga tiket jauh dan dekat sama.(yad)

Bus Trans Jatim Segera Beroperasi, Aplikasi Ajaib Dilaunching di Gresik, Tiket Rp 2.500  Selengkapnya

Mencegah Fatalitas Damkar Ajari Emak-emak PKK dan Anggota DPRD Gresik Memadamkan Api dengan Apar

GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran bisa terjadi kapan saja. Dimana saja. Nah, untuk mencegah fatalitas akibat kebakaran itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik melatih emak-emak  anggota tim penggerak (TP) PKK Gresik untuk memadamkan amuk si jago merah. 

Pelatihan memadamkan amuk lidah api dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD) digelar di Pendapa Bupati Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022. FGD mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Pemahaman Dini Pemadaman kebakaran ini menghadirkan tiga pembicara yakni Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Penyelamatan Gresik Agustin Halomoan Sinaga, dan dua anggota DPRD Gresik Hudaifah, FPKB  dan Miftahol Jannah, Fraksi Golkar. Keduanya anggota Komisi I DPRD Gresik.

FGD dibuka oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini berlangsung gayeng. Sebab, peserta tidak hanya mendapatkan materi. Peserta yang semuanya kaum hawa mendapatkan pelatihan memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) dan karung goni. 

“Sempat nderedeg karena baru pertama praktik memadamkan api,”kata Miftahol Jannah, anggota Komisi I DPRD Gresik dari daerah pemilihan (Dapil) Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu. Miftahol Jannah memadamkan api menggunakan karung goni. Sedangkan, Hudaifah menggunakan karung goni dan APAR.  

Setelah dua anggota DPRD Gresik itu, giliran anggota TP PKK Gresik mendapatkan kesempatan menjajal alat damkar itu. Tidak semua bisa mengoperasikan APAR sehingga harus dibimbing oleh petugas Damkar. 

Sebelumnya, dalam forum diskusi itu muncul sejumlah ide untuk lebih memberdayakan peran Damkar Gresik untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Hudaifah mengusulkan pembentukan posko Damkar di setiap kecamatan. Hal senada, juga diungkapkan Miftahol Jannah. “Sosialisasi harus lebih diperluas hingga di pedesaan. Peserta bisa UMKM, Fatayat, Aisyiyah dan lainnya,”ujar legislator perempuan dari Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu.

PADAM API : Hudaifah, anggota DPRD Gresik menjajal memadamkan api menggunakan APAR. Sedangkan, Miftahol Jannah (foto atas) mendapatkan bimbingan dari petugas Damkar dalam pelatihan dalam FGD di Pendapa Bupati Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ia juga mengusulkan Dinas Damkar mendirikan posko di Pulau Bawean yang berjarak 80 mil laut dari Pusat Pemerintahan Gresik itu. “Tahun depan, Saya berharap posko damkar sudah ada di Bawean,”katanya. Selain itu, ia mendorong Pemkab Gresik untuk melakukan perubahan peraturan daerah (Perda) 17/2012 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Sebab, Permendagri sudah lebih up to date. 

Sementara itu, Kadis Damkar Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengungkapkan tentang perkembangan kejadian kebakaran di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik kurun waktu 5 tahun terakhir. Mulai 2017 hingga Agustus 2022. Kejadian kebakaran tren terus meningkat. Pada 2017 tercatat “hanya” 69 kebakaran. Pada 2020 meningkat menjadi 367 kejadian. Pada Januari sampai 4 Agustus 2022 sudah tercatat 303 kebakaran. “Mayoritas yang terbakar adalah alang-alang dan sampah,”katanya. 

Sedangkan tindakan rescue sudah 129 tindakan penyelamatan yang dilakukan. Evakuasi hewan ular, tawon, kucing, dan kera. Juga, penyelamatan manusia. “Karena tugas itu, kini masyarakat menjuluki kami yang di Damkar sebagai hero,”seloroh Sinaga. (yad)

Mencegah Fatalitas Damkar Ajari Emak-emak PKK dan Anggota DPRD Gresik Memadamkan Api dengan Apar Selengkapnya

DPUTR Gresik Kebut Pembangunan Jembatan Kacangan, Target Tahun ini Kelar 

GRESIK,1minute.id – Pembangunan Jembatan Kacangan terus dikebut. Pembangunan jembatan yang menghubungkan  Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu diperkirakan kelar 180 hari kerja. Mulai 28 Juni 2022 sampai 24 Desember 2022. 

Angggaran untuk pembangunan jembatan yang patah sejak Minggu, 19 Desember 2021 lalu berasal dari APBD Gresik sebesar Rp 13,074 miliar. “Progres pembangunan jembatan Kacangan saat sudah 5,37 persen dari rencana 5,01 persen,”kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Pembangunan jembatan Kacangan ini molor dari rencana. Semula diperkirakan awal April 2022. Namun, dalam laman LPSE  tender kali pertama gagal. Dalam tender kali kedua ini, berdasarkan data DPUTR Gresik dimenangkan oleh PT Bangun Mulya Tan Abadi dengan nilai penawaran Rp 13.074.982.498,54. Pagu anggaran Rp 15 miliar. Jangka waktu pekerjaan 180 hari kalender (28 Juni sampai 24 Desember 2022).

Jenis pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan jembatan baru dengan bentang 60 meter dengan rangka baja lebar 7 meter. Dan, peleberan jembatan bentang 30 meter dari 5 meter menjadi 6 meter. Pekerjaan jalan (overlay)  150 meter. 

Sebelumnya, jembatan Kacangan yang ambruk itu memiliki panjang 60 meter dengan pilar tengah dan lebar 4 meter. Jembatan dengan konstruksi baja dan beton.

Kadis PUTR Gresik Achmad Hadi mengatakan, pekerjaan pembangunan jembatan Kacangan itu selesai akhir tahun ini. “Estimasi pekerjaan selesai 24 Desember 2022,”katanya. 

PATAH ,: Jembatan Kacangan yang menghubungkan Desa Bulurejo dan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng yang patah pada Minggu, 19 Desember 2021. Foto diambil pada 14 Februari 2022 ( Foto dokumen : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan jembatan Kacangan patah pada Minggu, 19 Desember 2021. Hasil investigasi dan kajian tim ahli Pemkab Gresik, diduga penyebab jembatan Kacangan itu patah karena tebing longsor menghantam pondasi jembatan sehingga meruntuhkan pilar jembatan. Tidak ada kesalahan desain dan murni karena faktor alam.

Pemerintah kemudian menutup jembatan itu. Namun, karena jembatan itu cukup vital sehingga banyak pengendara yang nekat melewati jembatan yang berdiri diatas aliran Kali Lamong itu. (yad)

DPUTR Gresik Kebut Pembangunan Jembatan Kacangan, Target Tahun ini Kelar  Selengkapnya

732 Nakes Status Honorer, Bupati Gresik Dorong Kemenkes Beri Nilai Afirmasi

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 732 tenaga kesehatan (nakes) berstatus honorer di Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendorong Kementerian Kesehatan bersinergi dan dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN/RB) terkait afirmasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) Nakes. 

Afirmasi tersebut, merupakan suatu penghargaan terhadap honorer nakes atas kerja keras dan pengabdian mereka selama ini. Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menerima penghargaan 

Kabupaten/Kota terbaik pertama dalam Kinerja Pencapaian Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) periode Januari hingga Mei 2022.

Fandi Akhmad Yani menegaskan penghargaan yang diterima dipersembahkan kepada seluruh ekosistem kesehatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik atas seluruh perjuangannya dalam memastikan masyarakat Gresik mendapatkan kualitas kesehatan yang terbaik, termasuk diantaranya program imunisasi.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan teman-teman Nakes kita, juga kepada kader PKK dan Pokja Imunisasi yang turun hingga ke desa, kepala desa dan seluruh perangkatnya, dan tidak lupa kepada para orang tua dan masyarakat yang secara aktif mendorong kesuksesan program imunisasi kepada anak-anak kita,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Penghargaan diberikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, ini merupakan rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Program Prioritas Bidang Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2022. Dengan mengangkat tema “Tantangan Pelayanan Kesehatan di Jawa Timur”. Rakor  diselenggarakan di Hotel Mercure selama dua hari, dimulai Selasa hingga Rabu (2-3 Agustus 2022). Kegiatan itu menandai launching Bulan Imunisasi Anak Nasional. 

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni.

Besarnya peran serta nakes dan usahanya tersebut, ia menaruh harapan kepada Kementerian Kesehatan agar bisa menjalin suatu sinergitas dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait afirmasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) Nakes. Afirmasi tersebut, merupakan suatu penghargaan terhadap tenaga honorer nakes atas kerja keras dan pengabdian mereka selama ini.

Hal ini karena dalam kinerjanya, peran nakes dengan status honorer dan pegawai tetap merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Diantara tenaga honorer tersebut banyak juga yang telah mengabdikan diri bertahun-tahun untuk pelayanan kesehatan masyarakat, bahkan bertaruh nyawa dikala pandemi Covid-19.

“Kita berharap kepada Kemenkes untuk bisa menjalin sinergitas dengan Kemendagri maupun KemenpanRB untuk mengusahakan afirmasi PPPK bagi nakes. Nakes honorer banyak yang sudah mengabdikan diri bertahun-tahun, dan mereka juga berjuang sama kerasnya, berjuang mati-matian juga demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik,”tegasnya.

Data di Dinas Kesehatan Gresik tercatat komposisi nakes honorer di Kabupaten Gresik sebanyak 732 orang dan 194 honorer non nakes. Sementara yang berstatus ASN sebanyak 1.101 ASN dan 90 PPPK yang tersebar di 32 Puskesmas dan rumah sakit daerah Kabupaten Gresik. (yad)

732 Nakes Status Honorer, Bupati Gresik Dorong Kemenkes Beri Nilai Afirmasi Selengkapnya

Bupati Gresik : Pelebaran Jalan Raya Deandles,  Pemkab Tidak Sekadar Menggusur, Juga Menyediakan Tempat Relokasi 

PUJASERA: Maket pujasera sebagai tempat relokasi bagi pemilik stan yang terimbas proyek pelebaran jalan Raya Manyar (Foto : Istimewa for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Formula Pertama turun gunung membantu Pemkab Gresik melakukan pembangunan pujasera. Pujasera tempat relokasi stan yang bakal terimbas proyek pelebaran jalan deandles di pantai utara (Pantura) Gresik. Proyek pelebaran jalan nasional sepanjang 3,5 kilometer dimulai dari exit tol Manyar itu akan dikerjakan pada awal 2023. 

Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk proyek lebaran jalan nasional yang masuk proyek strategis nasional (PSN) itu.

Kepastian Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan di Sekitar Kecamatan Manyar (Formula Pertama) untuk membangun 68 stan sebagai tempat relokasi itu terungkap dalam pertemuan di Ruang Putri Mijil Komplek Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik di Alun-alun Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Senin, 1 Agustus 2022.

Pertemuan itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pembangunan pujasera ini menjadi krusial karena proyek pelebaran jalan Deandles itu rencananya dimulai pada Januari 2023. Proses tender proyek pelebaran jalan itu diperkirakan dimulai November 2022. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur sebagai pelaksana proyek itu.

“Kami dari pemerintah daerah ingin memberikan solusi kepada masyarakat sekitar yang lahannya kena pelebaran jalan, jadi tidak hanya sekadar menggusur tetapi kami sediakan adanya relokasi dengan mekanisme keterlibatan bersama,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Melihat maket pujasera sebagai tempat relokasi pemilik stan yang terimbas proyek pelebaran jalan Raya Manyar itu futuristik. Pujasera itu berada di dekat lapangan sepak bola di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.  Lokasi dekat jalan nasional di pantai utara (Pantura) Gresik itu. Pujasera itu akan dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. 

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, pembangunan pujasera itu dibiayai secara gotong royong oleh perusahaan yang berada di Kecamatan Manyar. “Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama,”kata Camat Zainul pada Selasa, 2 Agustus 2022. Saat ini, imbuhnya, pekerjaan pembangunan sudah mulai dilakukan. “Progresnya sudah 10 persen,”kata mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kebomas, Gresik itu. 

Untuk pembangunan pujasera serta kelengkapan lainnya, tambahnya, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. “Biaya pembangunan urunan anggota Formula Pertama,”tegasnya.

Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

Bupati Gresik : Pelebaran Jalan Raya Deandles,  Pemkab Tidak Sekadar Menggusur, Juga Menyediakan Tempat Relokasi  Selengkapnya