GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menengarai kebakaran disertai ledakan di rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery akibat gas elpiji ngowos. Musibah yang terjadi pada Minggu, 14 April 2024 pukul 09.20 WIB mengakibatkan beberapa orang pekerja mengalami luka bakar.
Korban kebakaran di home industri berada di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu versi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mengakibatkan 10 orang mengalami luka bakar. Sedangkan, versi kepolisian Resor Gresik sebanyak delapan orang yang mengalami luka.
“Penyebab kebakaran diduga tabung gas elpiji yang bocor,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Minggu, 14 April 2024. Kebakaran disertai ledakan di rumah produksi roti itu selain mengakibatkan pekerja mengalami luka bakar. Juga, menimbulkan kepanikan warga di kompleks perumahan tersebut.
Wakil Direktur RS Muhammadiyah Gresik Amang Rachman mengatakan, membenarkan adanya korban kebakaran yang mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSMG. Namun, pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 22 tahun mengalami luka bakar ringan. “Pasien rawat jalan, tidak perlu opname,” kata Amang dikonfirmasi selulernya pada Minggu malam, 14 April 2024.
Sementara itu, polisi telah melakukan police line rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery. Rumah produksi roti itu adalah bangunan rumah dua lantai yang berada di pojok jalan yakni Jalan Ikan Gurami dan Ikan Lodan. Rumah itu dikontrak oleh seseorang yang belum diketahui identitas. Saat musibah kebakaran disertai ledakan itu, hanya ada pekerja. Bos rumah roti tidak ada di rumah tersebut. “Kami masih konsentrasi untuk melakukan penyelamatan korban,” kata Kapolsek Kota Gresik AKP Rachmad pada 1minute.id pada Minggu sore. (yad)
GRESIK,1minute.id – Rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery terbakar pada Minggu, 14 April 2024. Sebanyak sepuluh orang pekerja di toko roti berada di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Desa Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu dilarikan ke rumah sakit.
Mereka menjalani perawatan karena terbakar bagian tubuhnya terbakar. Korban yang terbakar mayoritas bagian tangan, dan kaki Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Dugaan awal gas elpiji ngowos.
Informasi yang dihimpun sekitar pukul 09.25 WIB sejumlah pekerja home industri pembuatan roti sedang melakukan aktivitas di dalam dapur. Mereka beraktivitas seperti biasa. Mereka membuat roti untuk di jual maupun pesanan. Lebaran Idul Fitri dikabarkan home industri roti ramai pesanan. Sehingga, seluruh pekerja tetap beraktivitas. Sedangkan, bos Papa Cookies Bakery dikabarkan sedang berlibur.
Pagi itu, sepuluh orang pekerja sedang melakukan pembuatan roti. Ada yang membuat adonan menggunakan mixer. Sebagian lagi mengoven roti. Oven roti ini menggunakan gas elpiji. Salah seorang pekerja mencium bau gas bocor. Namun, karena hawa di dalam dapur cukup panas sehingga menimbulkan suara ledakan. Bummm !!!. “Sebelum terbakar, warga mendengar bunyi seperti ledakan,” kata Sri Hartini, warga setempat kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Minggu, 14 April 2024.
Ledakan disertai bara api membuat warga di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan BP Kulon panik. Johan, salah satu warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik. Sekitar pukul 09.40 WIB tiba di lokasi kejadian kebakaran. Petugas Damkarmat melihat sejumlah pekerja terkapar dengan kondisi luka bakar di luar toko. Petugas Damkarmat menghubungi pihak rumah sakit dan memadamkan amuk si jago merah.
“Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh petugas kepolisian. Tapi, berdasarkan keterangan tetangga di lokasi kejadian sebelum kebakaran mendengar ada suara ledakan,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono. Sebanyak sepuluh pekerja dilarikan ke rumah sakit. ” Delapan korban dirawat di RS Petrokimia Gresik. Dua korban lainnya dirawat RSI Nyai Ageng Pinatih,” imbuh Suyono.
Sementara itu, Kapolsek Kota Gresik AKP Rachmad mengatakan, dugaan sementara kebakaran tersebut karena ada gas elpiji ngowos. “Saat itu seluruh karyawan sedang membuat roti,” katanya. Namun, Rachman belum bisa meminta keterangan dari korban. “Semua orang yang ada dalam rumah itu sedang di rawat di rumah sakit. Jumlah delapan orang,” imbuh mantan Kapolsek Sangkapura, Pulau Bawean itu.
Sedangkan, pemilik home industri tidak berada di lokasi kejadian. “Itu rumah kontrakan yang dijadikan home industri. Saya masih mencari identitas pemiliknya,” ujarnya. (yad)
GRESIK,1minute.id– Gerakan peduli korban gempa bumi di Pulau Bawean terus mengalir. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 414 juta kepada Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik pada Jumat lalu, 5 April 2024.
Sehari sebelumnya, sejumlah organisasi profesi dibawah koordinasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Gresik menyerahkan bantuan 13 unit hunian sementara (hutara). Sementara itu, mengutip stageof Sleman melalui X (dulu Twitter) menyebutkan hasil monitoring BMKG terhadap gempa Bawean hingga 12 April 2024 pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 550 kali gempa. Magnitudo gempa masih fluktuatif dengan magnitudo terbesar 6,5 dan terkecil 2,5.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas kepedulian semua stakeholder untuk korban lindu berkekuatan magnitudo 6,5 di Pulau Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024 lalu.
“Rencana tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan setelah lebaran,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat konferensi pers Kegiatan Idul Fitri 1445 hijriah di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 5 April 2024. Kegiatan yang diprakarsai oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik selain dihadiri oleh Gus Yani juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ini.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat gempa bumi di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean ini terdasyat kurun waktu 50 tahun terakhir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.
Lindu mengakibatkan ribuan rumah mengalami kerusakan ringan sampai berat. Kerusakan itu terjadi karena Pulau Bawean yang berada di titik terdekat gempa. Di Pulau Bawean yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak tercatat sebanyak 2.972 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di 35 desa ; 1.286 rumah kerusakan sedang serta 820 rumah mengalami rusak berat.
Selain itu, ada 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 tempat ibadah rusak sedang dan 11 tempat ibadah mengalami kerusakan berat. Kemudian, 59 sekolah rusak ringan, 11 sekolah rusak sedang, 5 sekolah rusak berat, 1 ponpes rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat serta 1 Rumah Sakit rusak ringan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjanjikan memberikan bantuan bagi warga terdampak. Untuk kerusakan ringan akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 15 juta, rusak sedang dapat ganti kerugian Rp 30 juta dan rusak berat mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 60 juta. Proses ganti rugi warga terdampak masih sangat panjang. Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi warga yang rumahnya terdampak gempa.Untuk kategori kerusakan ringan ada persyaratan 30 persen. Penentuan kerusakan 30 persen berdasarkan kajian dari tim gabungan.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk tidak terlalu berharap mendapatkan ganti rugi atas kerusakan ringan itu. Persyaratan sangat berat.
“Kami sudah menyampaikan kepada kepala desa ojo arep-arep bantuan sing 15 juta. Sampeyan butuh semen, sampeyan butuh wesi, butuh opo wae, sampeyan minta aja langsung material di posko bangun aja langsung nggak apa-apa. Karena takutnya nanti udah menunggu tidak bisa mendapatkan ganti rugi. Padahal syaratnya ini juga ada syarat yang mungkin tidak mudah untuk masuk ke 30 persen rusak ringan dan lain sebagainya,” katanya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, imbuhnya, sedang mencari sumber dana yang lain agar proses rekonstruksi pascagempa bisa lebih fleksibel. “Kita cari sumber dana yang lain agar mudah lebih fleksibel untuk membantu meringankan korban bencana,” ujarnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Puluhan rumah sudah berdiri rapi di pingir sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Puluhan rumah berdinding tembok batu bata putih itu semuanya menghadap ke arah sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.
Rumah dengan dua kamar tidur, ruang tamu, satu kamar mandi ini adalah rumah relokasi bagi warga yang berada di bantaran DAS Bengawan Solo di Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu. “Sebelum lebaran Idul Fitri diusahakan sudah dilakukan pemasangan atap rumah,” kata Kepala Desa (Kades) Randuboto Andi Sulandra ditemui 1minute.id di Balai Desa pada Kamis lalu, 4 April 2024.
Pada 2023, sebanyak 34 unit rumah yang di bangun dengan anggaran pemugaran dan relokasi sebesar Rp 56,8 juta per unit di tanggung oleh pemerintah itu. Sedangkan, pemerintah desa memberikan subsidi senilai Rp 2 jutaan kepada setiap warga. “Ngomong pindah rumah itu berat. Mereka sudah bertahun-tahun tinggal di rumahnya tentu ada sejarah panjangnya,” terangnya.
Meski belum kelar seratus persen, program pemugaran dan relokasi di pedukuhan Ujung Timur itu, telah mengubah wajah kampung tersebut. Wajah dusun semakin elok dan tertata rapi. Depan rumah relokasi terdapat jalan lebarnya bisa dua mobil dengan konstruksi batu paving. Mobil dan motor berseliweran masuk ke dusun tersebut menjadi pemandangan lumrah warga setempat.
Sebab, sejak 20 September 2023, moda transportasi menuju dusun yang berada di seberang DAS Bengawan Solo semakin mudah, aman dan nyaman. Sebelumnya, transportasi menuju dusun menggunakan perahu penyeberangan dari kayu. Sekarang, moda transportasi menggunakan mini ferry yang diberi nama The Minion Ferry Boat Amazon Van Java. Mini ferryyang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)bisa mengakut penumpang dan barang. Bahkan truk engkel pengangkut material bisa lalu lalang ke dusun Ujung Timur itu.
DIATAS PERAHU : Seorang nelayan Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik mengawasi pembangunan rumah hasil relokasi yang menghadap ke muara Sungai Bengawan Solo pada Kamis lalu, 4 April 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Truk engkel pengangkut material bisa masuk pedukuhan itu nyaris tidak pernah terbanyangkan sebelumnya oleh ratusan jiwa warga di Dusun Ujung Timur. Andi Sulandra menceritakan, ketika kali pertama desa ditetapkan sebagai pilot project kawasan Integrasi Minapolitan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik dengan
program Dana Alokasi Khusus tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak bisa tidur nyenyak. Sebab, akses transportasi menuju pedukuhan hanya menggunakan perahu penyeberangan dari kayu.
Biaya transportasi material menuju pedukuhan di seberang sungai Bengawan Solo bisa menguras biaya pembangunan. Sangat mahal. Padahal anggaran yang dialokasikan untuk pemugaran dan relokasi sebesar Rp 56,8 juta per unit. “Sempat berfikir sewa ponton. Tapi, biaya sewa sangat mahal,” ujarnya. Ponton adalah kapal tongkang atau bisa disebut dengan ponton merupakan jenis kapal pengangkut barang yang bentuknya kotak besar terapung.
Suatu malam, Andi Sulandra bertemu dengan seorang koleganya menyarankan membuat mini ferry. Anggaran besar tapi mini ferry ini memiliki banyak fungsi dan menjadi aset desa. “Saya dan pengurus BUMDes sebagai jaminan untuk melakukan pinjaman,” katanya sambil tertawa. Sempat ketar-ketir tidak bisa melunasi pinjaman investasi mencapai miliaran rupiah. “Alhamdulillah, ada bonus tambahan 2 tahun (dari 6 tahun menjadi 8 tahun) sebagai Kepala Desa. Saya optimis bisa melunasi hutang investasi itu,” ujarnya dengan penuh optimistis sambil membetulkan sarungnya.
The Minion Ferry Boat Amazon Van Java resmi beroperasi sejak 20 September 2023. Pemdes melalui BUMDes menggratiskan semua biaya transportasi truk material barang menuju Dusun Ujung Timur itu. Biaya operasional bisa lebih efisien sehingga kualitas pembangunan rumah relokasi itu maksimal. “Desa berikan subsidi Rp 2 juta untuk relokasi,” tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kapal penyeberangan jenis roll on-roll of (Ro-Ro) seakan enggan beristirahat. Pada Kamis, 11 April 2024 atau memasuki H+2 lebaran Idul Fitri 1445 hijriah, moda transportasi penyeberangan antara Dusun Randuboto-Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu semakin ramai.
The Minion Ferry Boat Amazon Van Java, nama kapal penyeberangan yang menghubungkan dua dua dusun yang dipisahkan sungai terpanjang di Pulau Jawa, Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo itu berbeda dengan kapal penyeberangan sungai lainnya. Bila penyeberangan sungai di sepanjang DAS Bengawan Solo menggunakan perahu kayu yang bisa mengangkut penumpang dan sepeda motor alias kendaraan roda dua.
Nah, kapal penyeberangan antardusun di Desa Randuboto yang dipimpin oleh Andi Sulandra ini berbahan baja. Panjang kapal itu, separuh lebar sungai. Kapal itu bisa memuat ratusan motor dan lebih dari 10 unit mobil. Kapal penyeberangan sungai terbesar di sepanjang DAS Bengawan Solo di Jawa Timur. “Kapal ini, memiliki izin resmi penyeberangan sungai dari Kementerian Perhubungan,” tegas Andi Sulandra ditemui di balai desa (Baldes) Randuboto pada Kamis pekan lalu, 4 April 2024.
Investasi membuat kapal penyeberangan sungai jenis Ro-Ro terbesar itu lumayan besar. Pemerintah Desa (Pemdes) Randuboto melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggunakan dana pinjaman dengan jaminan kepala dan perangkat desa setempat. Investasinya miliaran rupiah “Untungnya masa kepemimpinan mendapatkan bonus tambahan dua tahun,” selorohnya sambil ngakak.
DULU : Sebelum mini ferry beroperasi, penyeberangan antardusun di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik menggunakan perahu. Arus sungai Bengawan Solo yang kuat membutuhkan nyali besar ketika menyeberangi sungai itu (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Mengapa Pemerintah Desa (Pemdes) membuat kapal penyeberangan begitu besar? Andi Sulandra mengatakan, pemerintah desa melakukan investasi yang cukup besar untuk mendukung program pemerintah pusat. Desa Randuboto yang ditetapkan sebagai Kawasan integrasi Minapolitan di pantai utara Kabupaten Gresik.
Amazon van Java adalah kapal Penyeberangan berbahan baja dengan berat kotor 50 grosstonase (GT). Desa Randuboto sendiri memiliki 4 dusun yaitu: Dusun Randuboto, Tanjungsari, Ujungsari, dan Ujung Timur yang letaknya di seberang sungai Bengawan Solo. Selama ini, transportasi menuju Dusun Ujung Timur yang berada seberang hanya menggunakan perahu tambang.
Untuk angkutan barang sangat sulit sehingga proses pembangunan di dusun tersebut membutuhkan biaya lebih mahal. Setelah kapal Amazon Van Java resmi beroperasi pembangunan di dusun tersebut akan semakin cepat. Kemudahan transportasi akan berdampak besar untuk percepatan pertumbuhan ekonomi di sana.
“Kapal ini untuk menunjang program DAK PPKT 2023 kementrian PUPR,” ujar Andhi Sulandra. Wartawan 1minute.id sempat menjajal mini ferry itu. Nyaman dan tidak khawatir kecemplung sungai meskipun saat itu arus DAS Bengawan Solo begitu kuat. Penyeberangan hanya butuh sekedipan mata. Harga tiket untuk penumpang Rp 1 000 ; sepeda motor Rp 2 ribu ; Gerobak Rp 3 ribu, minibus atau pikap Rp 5 ribu dan truk engkel Rp 10 ribu sekali jalan. “Tapi untuk kendaraan truk yang memuat material program DAK PPKT gratis,” tegasnya.
Desa Randuboto menjadi perhatian publik bahkan pemerintah pusat setelah ditetapkan sebagai pilot project Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Desa Randuboto sebagai Kawasan integrasi di bantaran atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo semakin terlihat elok.
Keberhasilan inilah yang membuat perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian PUPR, dan penerima DAK dari 47 Kabupaten/kota di 27 provinsi hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka pun mengunjungi Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu pada Kamis, 11 Mei 2023 lalu. Kunjungan peserta kegiatan peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui Horizontal Learning DAK tematik pengentasan permukiman kumuh terpadu ini juga diikuti lebih kurang 1.400 peserta secara online. (yad)
GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar pemeriksaan kesehatan dan tes urine kepada ratusan sopir bus pada Selasa, 9 April 2024. Pemeriksaan kesehatan berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik dan Sie Dokkes Polres Gresik dipusatkan di terminal Bunder, Gresik.
Pemeriksaan kesehatan dan tes urine gratis ini untuk memastikan kondisi kesehatan sopir dan awak bus sebelum melakukan perjalanan mudik antisipasi human error kecelakaan. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derieu Fandesca menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan dan tes urine ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan sopir dan awak bus sebelum melakukan perjalanan mudik.
“Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kelalaian sopir yang sedang dalam kondisi tidak sehat atau di bawah pengaruh narkoba. Kegiatan ini juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang bus,” ujar AKP Derie. Ia juga mensosialisasikan Operasi Ketupat 2024 dan imbauan agar tertib berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap puluhan sopir dan awak bus, tidak ditemukan satupun yang menggunakan narkoba. Ini menunjukkan bahwa para sopir dan awak bus di Gresik berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para penumpang,” kata AKP Derie.
Selain pemeriksaan kesehatan sopir dan awak bus. Satlantas Polres Gresik bersama Dishub Gresik memeriksa “kesehatan” bus. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng menjadi penutup tradisi di bulan suci Ramadan di Kabupaten Gresik digelar Senin malam, 8 April 2024. Dua tradisi lainnya adalah Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno pada malam 23 Ramadan dan ziarah makam Waliyullah, Sunan Giri di Bukit Giri di malam 25 Ramadan.
Semua tradisi berjalan khidmat, dan mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik maupun di luar Kabupaten Gresik ini.
Kontes Bandeng Kawak Gresik 2024 dipusatkan di kawasan Wisata Heritage Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat ini dihadiri oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Tampak hadir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta lainnya.
Sedangkan, Pasar Bandeng di gelar di sepanjang Jalan H. Samanhudi, Gresik. Panjangnya, lebih dari 1 kilometer. Ratusan pedagang tumplek-blek memadati ruas jalan yang menjadi pusat perdagangan di Gresik Kota Lama itu. Pasar Bandeng dimulai Jumat, 6 April 2024 hingga Senin, 8 April 2024.
“Pasar Bandeng ini memiliki dampak secara umum, karena mengundang banyak sekali UMKM yang berjualan di sekitar Pasar Bandeng,” ucap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan. Menurutnya, Pasar Bandeng merupakan merupakan budaya warisan tak benda yang telah eksis sejak ratusan tahun lalu. Tepatnya bermula sejak zaman Sunan Giri.
“Ini merupakan tradisi dan budaya yang turun-temurun sejak dari eranya Mbah Sunan Giri. Tradisi ini harus terus kita jaga dan rawat sebagai daya tarik khas Gresik untuk masyarakat dalam maupun luar Gresik,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Untuk itu, uq berharap agenda ini dapat menjadi motivasi para petani tambak untuk menghasilkan bandeng berkualitas tinggi. Mengingat, Gresik telah ditetapkan sebagai daerah dengan Kampung Bandeng oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak 2022 lalu. Kabupaten Gresik dapat menghasilkan rata-rata panen bandeng dalam jumlah besar, hingga 80.000 ton / tahun.
Di acara yang sama, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Gresik yang telah melestarikan produk unggulannya yaitu bandeng. Dia menuturkan sebanyak 27 % produk ikan bandeng di Jawa Timur berasal dari Kabupaten Gresik.
“Festival ini membuat masyarakat Gresik memiliki event khas dan mendorong wisata dan perekonomian Gresik. Sehingga kami sangat mendukung karena kontes bandeng kawak ini perlu dilestarikan dan dikembangkan. Karena ekonomi akan bergerak dan budaya terlestarikan.” katanya.
Dalam kontes Bandeng, ada tiga ekor bandeng kawak yang masuk finalis dan ditetapkan sebagai juaranya. Ukuran tiga bandeng itu, melebihi berat badan bayi yang baru lahir. Juara pertama Bandeng seberat 13, 1kg milik Syaifullah Mahdi dari Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah ; juara II Bandeng seberat 11 kg milik Askin dari Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah dan juara III Bandeng 8 kg milik Zainal Abidin dari Pulau Mengare, Desa Watuagung, Kecamatan Bungah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Hore….! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah mencairkan insentif guru PAUD dan TK. Mereka pun bisa tersenyum karena pencairan menjelang Idul Fitri 1445 hijriah dirapel tiga bulan, yakni Januari-Maret 2024.
“Jumat (5 April 2024), insentif untuk guru PAUD dan TK sudah kami cairkan,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala Bagian Prokopim Gresik Imam Basuki di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 5 April 2024.
Pihaknya berharap pencairan insentif ini bisa memberikan manfaat kepada para guru. “Semoga bermanfaat. Apalagi ini menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto mengatakan total ada 3.206 guru PAUD dan TK yang mendapatkan insentif.
“Nilainya Rp 200 ribu per bulan. Dan kami cairkan tiga bulan untuk Januari hingga Maret,” ungkapnya melalui Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.
Total anggaran yang disiapkan untuk mencairkan insentif guru PAUD dan TK ini sekitar Rp 1.923.600.000. “Jadi setiap guru PAUD dan TK langsung menerima Rp 600 ribu untuk tiga bulan,” pungkas Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto.
Pencairan insentif triwulan ini, adalah kebijakan baru. Sebelumnya, pencairan dilakukan setiap semester alias 6 bulan sekali. Ia menambahkan, secara berkala anggaran insentif guru PAUD dan TK akan dicairkan dengan melihat kondisi keuangan daerah.
“Kami terus berupaya. Semoga bisa cair secara berkala untuk membantu para guru PAUD dan TK,” imbuh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto. (yad)
GRESIK,1minute.id – Berziarah ke makam Sunan Giri di malam Selawe Ramadan menjadi salah satu kearifan lokal yang terpelihara di warga Kabupaten Gresik. Ribuan warga menyemut untuk melakukan berzikir dan berdoa di makam Waliyullah berada di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas. Mereka berdoa dan berzikir untuk mendapatkan berkah untuk mendapatkan pahala seribu bulan.
Malam selawe, salah satu dari tiga tradisi yang paling di tunggu-tunggu warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Dua tradisi lainnya, adalam malam telulikur atau 23 Ramadan, tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. Kemudian, malam 27_28 Ramadan ada tradisi Pasar dan Lelang Bandeng Kawak.
Semua tradisi itu memiliki cerita sendiri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan tradisi malam selawe atau malam 25 bulan suci Ramadan merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Gresik.
“Malem selawe merupakan tradisi peninggalan Sunan Giri salah satu wali songo yang terus dilestarikan turun temurun oleh masyarakat Gresik. Tradisi tersebut merupakan perintah Sunan Giri kepada santri dan rakyatnya saat masih menjadi raja di Giri Kedaton Gresik,” tutur Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai usai berziarah ke makam Sunan Giri bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik pada Kamis malam, 4 April 2024.
Ia mengimbau kepada generasi muda untuk wajib dan menjaga tradisi peninggalan salah satu Wali Songa tersebut. Menurut dirinya, selain sisi spiritualis dan sarana dakwah, tradisi ini juga berdampak pada kebangkitan UMKM warga sekitar.
“Tradisi ini merupakan kearifan lokal yang harus dipertahankan dan dilestarikan, mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” kata mantan Ketua DPRD Gresik tersebut. Ia pun berharap, kegiatan tradisi malem selawe tidak hanya di isi dengan seremonial. Selain ziarah juga diisi dengan Khotmil Quran, istighatsa, pengajian, dan doa
“Ini yang harus kita sempurnakan, agar substansi dari tradisi malem selawe tidak hilang di era modernisasi saat ini. Mudah-mudahan mulai tahun depan kegiatan tambahan spiritual tersebut bisa kita laksanakan. Mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” tandasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Suasana buka puasa di Pujasera Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar terasa berbeda pada Kamis, 4 April 2024. Buka puasa bersama yatim piatu dan disabilitas yang diprakarsai sejumlah organisasi profesi dan pengusaha dan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah digelar secara sederhana namun tetap khidmat.
Sebab, dalam kegiatan yang digagas oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan sekitar Kecamatan Manyar (Formula Pertama), dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) ini juga diserahkan secara simbolis 13 Hunian Sementara (Huntara) kepada masyarakat terdampak Gempa Bawean.
Fandi Akhmad Yani, Aminatun Habibah serta para pengusaha yang ada di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu berbuka puasa dengan lesehan bersama anak-anak belasan tahun yang kurang beruntung tersebut. Jumlahnya 330 anak yatim dan disabilitas.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi yang ada di Kabupaten Gresik. Kami sangat berterima kasih atas sinergitas dan kolaborasi yang selama ini terjalin. Semua organisasi ini memiliki peranan dalam pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.
Orang nomor satu di Kota Santri itu juga menggugah solidaritas pengusaha dan perusahaan untuk turut membantu meringankan beban masyarakat akibat Gempa Bawean. Hal ini tidak lepas dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa beberapa pekan lalu di Pulau Bawean.
“Kami mengajak untuk prihatin bersama-sama solidaritas teman-teman pengusaha dan perusahaan yang lebih fleksibel untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara di Pulau Bawean,” ungkapnya.
Sementara itu, panitia kegiatan Muh. M Yusuf dari Apindo mengungkapkan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Gresik. “Kami mengajak semua rekan-rekan pengusaha dan perusahaan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai suatu momentum untuk terus berbuat kebaikan. Tidak hanya kepada adik-adik yatim dan penyandang disabilitas, melainkan juga kepada saudara-saudara kita di Pulau Bawean yang terdampak gempa bumi,” katanya.
Ia melanjutkan, pada Kamis, 4 April 2024 pihaknya bersama pengusaha dan perusahaan di Kabupaten Gresik telah menghimpun 13 unit Huntara untuk masyarakat terdampak gempa di Bawean. Namun jumlah tersebut masih dirasa masih kurang mengingat banyaknya rumah yang rusak akibat gempa.
“Oleh karena itu, dalam kesempatan ini juga kami mengajak kepada semua rekan-rekan pengusaha, asosiasi, dan perusahaan untuk membantu saudara-saudara di Bawean. Kami membuka donasi yang bisa disalurkan melalui asosiasi-asosiasi pengusaha di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.
Disamping pemberian santunan, pada kegiatan yang sama juga digelar pasar murah. Kegiatan pasar murah ini akan digelar hingga tanggal 8 April 2024 di lokasi yang sama. (yad)