Sungai Bengawan Solo di Gresik Meluap, Puluhan Rumah di Desa Madu Mulyorejo Terendam

GRESIK,1minute.id – Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Gresik meluap pada Selasa, 12 Maret 2024. Puluhan rumah di Desa Madu Mulyorejo, Kecamatan Dukun terendam air. Ketinggalan air 20 hingga 30 centimeter. Warga terdampak banjir kali pertama dalam periode 10 tahun terakhir ini masih bertahan di rumah masing-masing. 

Tingginya curah hujan dan durasi waktu lama membuat Sungai Bengawan Solo yang meliintas di Kabupaten Gresik meluap. Luapan air sungai terpanjang di Pulau Jawa itu merendam puluhan rumah di Desa Madu Mulyorejo. Air bah sungai itu meluap dan menggenangi permukiman penduduk itu pada Selasa pagi. 

Luapan air Sungai Bengawan Solo di Desa Madu Mulyorejo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik ini kali pertama pascapembangunan Bendung Gerak Sembayat (BGS) yang berada di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah itu. Desa Madu Mulyorejo berada sebelum BGS.

Banjir yang disebabkan Sungai Bengawan Solo meluap ini menjadi perhatian serius Serda Azis, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koramil 0817/16 Dukun itu. Serda Azis terus memantau perkembangan debit air yang menggenangi rumah warga tersebut. “Saat ini ada 18 KK (Kepala Keluarga) yang terdampak banjir Sungai Bengawan Solo,” kata Serda Azis.

Untuk antisipasi kebutuhan alat evaluasi telah disiapkan, jika ada yang membutuhkan akan siap melakukan evakuasi. Hingga petang ini terus dilakukan pemantauan dan belum ada warga yang dievakuasi. Sebagai langkah awal, akan dipantau terus perkembangannya, dan apabila dibutuhkan, kami siap melakukan evakuasi warga dipindahkan ke tempat yang lebih aman,” tandas Babinsa Serda Aziz. (yad)

Sungai Bengawan Solo di Gresik Meluap, Puluhan Rumah di Desa Madu Mulyorejo Terendam Selengkapnya

Ular Sanca Sepanjang 1,5 Meter Nyelinap Di Kandang Bebek

GRESIK,1minute.id – Seekor ular sanca alias Piton sepanjang 1,5 meter menyelinap masuk kandang bebek. Pemilik kandang histeris. Ny Sini, pekilL Kejadian sekitar pukul 16.30 WIB spontan membuat warga Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik riuh.

Menurut petugas pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik sekitar pukul 16.30 WIB, menerima laporan dari call center 112 ada seekor ulan sanca di rumah Ny Sini. Ular Sanca atau Piton itu menyelinap masuk kandang bebek. “Ini laporan kali kedua. Laporan kali pertama ular kabur,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Senin, 4 Maret 2024. 

Ular Sanca itu, masuk dalam kandang bebek karena saluran air di sekitar meluap. Catatan Damkarmat Gresik, kurun waktu dua hari terakhir, ada sekitar 8 kejadian penyelamatan ular. “Mungkin kondisi sekarang sering hujan sehingga banyak hewan melata yang keluar,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik ini. (yad)

Ular Sanca Sepanjang 1,5 Meter Nyelinap Di Kandang Bebek Selengkapnya

Tanah Ambles, 5 Rumah Warga Di Driyorejo, Gresik Rusak 

GRESIK, 1minute.id – Lima unit rumah warga di Kompleks Perumahan Graha Mutiara Indah runtuh. Rumah warga di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik itu  runtuh karena tanah ambles hingga kedalaman lebih dari satu meteran. 

Lima rumah yang ambles itu milik Jaka, 54 ; Lumanto, 56 ; Agus Sulistiyono, 39 ; Yohanes Wiyono, 60 dan Rita Indrawati, 45. Mereka kini memilih untuk mengungsi di rumah kerabat atau tetangga. “Untuk penyebab ambles tanah itu, kami belum bisa memastikan,” ujar Muhammad Amri dikonfirmasi 1minute.id pada Selasa, 27 Februari 2024.

Lima unit rumah warga di Kompleks Perumahan Graha Mutiara Indah ini rusak karena tanahnya ambles diketahui pada Senin malam, 26 Februari 2024. Akibatnya, tanah ambles itu pondosi rumah bergerak turun. Ada yang tembok ruang tahun ambruk. Ada juga  bagian dapur rusak. Kondisi itu, membuat pemilik rumah khawatir sehingga mereka memilih mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga. 

Sumber menyebutkan, tanah ambles itu diduga saat pengurukkan tidak padat. Ketika curah hujan tinggi, dan terus menerus membuat struktur tanah bergerak. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Gresik. Dan, semalam juga sudah dilakukan pengecekan dan hari dilanjutkan pengecekan ulang,” jelas mantan Camat Balongpanggang itu. 

Selain berkoordinasi dengan BPBD Gresik, imbuhnya, juga melakukan komunikasi dengan Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik. “Kabar dari masyarakat, pihak developer sudah siap membantu,” jelas Amri. Untungnya, peristiwa ambles rumah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. “Tidak ada korban,” tegasnya. (yad)

Tanah Ambles, 5 Rumah Warga Di Driyorejo, Gresik Rusak  Selengkapnya

Lupa Matikan Obat Antinyamuk, Rumah Warga Di Dukun Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Wajah Zainal Arifin pucat. Lelaki 62 tahun itu baru saja kehilangan asetnya, rumah semi permanen di Jalan Raya Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik ludes menjadi arang. Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik cekatan. Sehingga, kebakaran yang terjadi pada Jumat, 16 Februari 2024 pukul 06.30 WIB tidak merembet ke rumah tetangga. 

“Alhamdulillah tidak sampai merembet ke rumah tetangga,” kata Zainal Arifin kepada petugas Damkarmat Posko Kecamatan Dukun usai berhasil menjinakkan amuk si jago merah. Informasi yang dihimpun, pagi itu Zainal Arifin berangkat Salat Subuh di masjid terdekat. Ia ditengarai lupa mematikan obat antinyamuk. 

Badal Salat Subuh, Zainal tidak langsung pulang. Sekitar pukul 06.10 WIB, tetangga korban, Ny Hayin melihat ada asap dalam rumah Zainal Arifin itu. Asap cepat berubah bara api. Sekejab warga riuh karena api cepat membesar. Warga khawatir lidah api menjilat rumah tetangga sehingga meminta bantuan pemadaman kebakaran. “Laporan Masuk sekitar pukul 06.30 WIB. Anggota tiba di lokasi kejadian 10 menit kemudian,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono.

Sebanyak tujuh personil diterjunkan ke tempat kejadian kebakaran untuk memadamkan. Setelah sejam akhirnya api bisa dipadamkan. “Ini kejadian kebakaran kelima di bulan Februari ini,” katanya. (yad)

Lupa Matikan Obat Antinyamuk, Rumah Warga Di Dukun Ludes Terbakar  Selengkapnya

Diduga Mesin Overhead, Honda GL 200 Sport Terbakar di GKB

GRESIK,1minute.id – Honda GL 200 sport terbakar di Jalan Emerald Griya Kembangan Asri (GBA) Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas pada Minggu malam, 28 Januari 2024. 

Pengendara selamat. Namun, motor dengan nomor polisi (nopol) DT 2693 PE hangus. Informasinya yang dihimpun menyebutkan Minggu, 28 Januari 2024 sekitar pukul 18.35 WIB, Andi Rahman Halim bersama keluarga hendak pulang ke rumahnya di Kompleks Perumahan Griya Kembangan Asri (GBA). 

Mereka mengendarai sepeda motor Honda GL 200 sport.  Sekitar 300 atau 400 meter dari rumah Andi mesin motor nopol DT 2693 PE panas. Pengendara melihat ada percikan api. “Ada percikan api. Saya dan istri turun dan lari,” ujar Andi dalam video testimoni kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).Gresik. 

Dalam hitungan detik, percikan api berubah menjadi bara api dan membakar motor tersebut.  Kebakaran sepeda motor itu sempat membuat warga Jalan Emerald panik. Beruntung petugas Damkarmat Gresik cepat tiba di lokasi tempat kejadian kebakaran itu. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).Gresik Suyono mengatakan, dugaan kebakaran sepeda motor Honda GL 200 karena mesin terjadi overheat. “Mengalami overheat mengeluarkan asap dan timbul percikan api hingga terjadi kebakaran,” kata Suyono. (yad)

Diduga Mesin Overhead, Honda GL 200 Sport Terbakar di GKB Selengkapnya

Diduga Korsleting, Toko Bangunan di Gresik Terbakar, 4 Unit Truk Hangus

GRESIK,1minute.id – Toko bangunan di Jalan Raya Putat Lor,  Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti ludes terbakar pada Kamis, 25 Januari 2024. Sebanyak empat unit mobil hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang ditengarai akibat korsleting tersebut.

Sekitar pukul 06.30 WIB toko bahan bangunan di Jalan Raya Putat Lor, Desa Putat, Kecamatan Menganti, Gresik itu masih tutup. Sejumlah pekerja masih melakukan mempersiapkan untuk buka. Tiba-tiba muncul asap sari bagian dalam toko bangunan tersebut.  Asap berubah menjadi bara api. Lidah api cepat membesar karena di dalam toko tersebut juga menjual alat bangunan, seperti cat, tiner dan peralatan lainnya. Jumlah pekerja yang minim membuat pemilik toko tidak bisa menyelamatkan sejumlah aset kendaraan. 

Aset toko bangunan yang tidak diselamatkan diantaranya dua unit truk (Hino Dutro dan  Isuzu NM 71) ; Pikap Isuzu Traga dan froklif, masing-masing satu unit. Empat kendaraan itu tidak terselamatkan karena para sopir di toko tidak berada di lokasi kejadian. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono, sekitar pukul 06.30 WIB menerima laporan kejadian kebakaran itu melalui call center 112. “Pelapor adalah ibu Eka, karyawan toko bangunan,” kata mantan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik itu.

Sekitar pukul 06.32 WIB, dua regu petugas Damkarmat menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) dengan mengendarai 2 unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai. “Kami juga mendapatkan bantuan dari PMK Garuda Food sehingga bisa cepat melakukan proses pemadaman,” ujar Suyono. (yad)

Diduga Korsleting, Toko Bangunan di Gresik Terbakar, 4 Unit Truk Hangus Selengkapnya

Nyalakan Obat Antinyamuk Gunakan Pematik Kompor Elpiji, Rumah Warga Sumput Jadi Arang

GRESIK,1minute.id–  Musibah rumah terbakar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini, musibah itu dialami keluarga Sonhaji. Rumah semi permanen lelaki itu Dusun Guwo, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo ludes terbakar pada Sabtu petang, 20 Januari 2024.

Bangunan rumah tersebut menjadi arang diduga akibat penghuni rumah menyalakan obat antinyamuk bakar menggunakan pematik kompos gas elpiji.  Informasi yang dihimpun dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik menjelang Mahrib, sekitar pukul 17.50 WIB, salah satu anak Sonhaji hendak mengusir nyamuk. Ia kemudian menyalakan obat antinyamuk bakar menggunakan pematik kompor gas elpiji. 

Celakanya, usai menyalakan diduga lupa mematikan kompor gas elpiji itu. Api kemudian menyambar minyak goreng dan benda lainnya yang mudah terbakar.  Api pun cepat membesar.  Sejumlah tetangga Sonhaji mencoba memadamkan amuk si jago merah. Sebagian lagi ada yang melaporkan kepada petugas Damkarmat Gresik melalui call center 112.

“Kami mendapatkan laporan warga sekitar pukul 17.56 WIB,” kata Kadis Damkarmat Gresik Suyono pada Sabtu malam, 20 Januari 2024. 
Satu regu dari posko pemadam Krikilan, Driyorejo berjumlah enam personil  dikerahkan dengan mengendarai satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air. Dalam hitungan menit atau sekitar pukul 18.07 WIB api bisa dipadamkan. Namun, rumah Sonhaji tidak bisa terselamatkan.

“Berdasarkan keterangan saksi kebakaran di duga akibat kelalaian. Anak Sonhaji lupa mematikan kompor elpiji setelah menyalakan obat antinyamuk,” kata mantan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Gresik itu. 
Kebakaran rumah Sonhaji ini menambah panjang jumlah kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Gresik. Data Damkarmat Gresik selama Januari 2024 tercatat 4 kali kejadian kebakaran. (yad)

Nyalakan Obat Antinyamuk Gunakan Pematik Kompor Elpiji, Rumah Warga Sumput Jadi Arang Selengkapnya

Diterjang Angin, Pohon Di Kantor Dishub Gresik Ambruk Menimpah Satu Mobil 

GRESIK,1minute.id – Hujan disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon peneduh tumbang. Diantaranya, pohon sono di area parkir Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik di kawasan Terminal Bunder pada Senin sore, 9 Januari 2024.

Pohon Sono yang berumur puluhan tahun itu roboh setelah diterjang angin kencang dan menimpah mobil. Untungnya, tidak korban dalam kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.10 WIB. Sejumlah petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik melakukan proses evakuasi. 

Kepala Damkarmat Gresik Suyono dikonfirmasi membenarkan kejadian pohon tumbang itu. “Tidak ada korban jiwa. Satu kendaraan milik warga tertimpah pohon sudah di evakuasi,” kata Suyono. (yad)

Diterjang Angin, Pohon Di Kantor Dishub Gresik Ambruk Menimpah Satu Mobil  Selengkapnya

Gudang Aspal Curah Multi Trading Pratama Terbakar

GRESIK,1minute.id – Gudang aspal curah, PT Multi Trading Pratama terbakar pada Senin malam, 8 Januari 2024. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran gudang di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab  terjadinya kebakaran tersebut. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan kebakaran gudang aspal curah, PT Multi Trading Pratama, Senin, 8 Januari 2024 sekitar pukul 19.28 WIB. Pelapor adalah Dodik, petugas Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KPLP) Gresik. 

“Pelapor meneruskan laporan dari karyawan gudang yang meminta bantuan kepada pemadam kebakaran PT Pelindo,” kata Suyono usai memimpin pemadaman pada Senin malam, 8 Januari 2024. Mendapatkan laporan tersebut, satu regu petugas berjumlah enam orang dengan mengendarai satu unit mobil pemadam dan dua unit mobil tangki suplai air tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) sekitar pukul 19.43 WIB. “Kami juga mendapatkan bantuan suplai tangki air dari Petro Oxo Nusantara,” kata mantan Asisten Pemerintahan Setkab Gresik itu.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah karyawan sekitar pukul 19.00 WIB proses pergantian sif satu ke sif dua. Ada empat karyawan yang bekerja. Yakni, 2 orang sekuriti, dan dua operator boiler. Tiba-tiba mereka melihat api di area smelter di dalam gudang. Keempat karyawan itu, menuju titik api dan melakukan upaya pemadaman menggunakan alat pemadaman ringan (Apar). 

“Saat kebakaran itu, listrik masih nyala,” terangnya. Akan tetapi upaya karyawan tidak bisa menjinakkan amuk si jago merah. “Api semakin membesar, mereka meminta bantuan damkar Pelindo,” jelasnya. Kesigapan petugas gabungan dari Pelindo Gresik dan Damkarmat Gresik berhasil memadamkan api sehingga tidak merebet ke luar gudang tempat tumpukan drum aspal curah. Sekitar pukul 19.43 WIB, petugas bisa menjinakkan amuk si jago merah tersebut. “Kami belum tahu penyebab kebakaran itu,” kata Suyono. (yad

Gudang Aspal Curah Multi Trading Pratama Terbakar Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Obat Anti Nyamuk Bakar, Warkop dan Toko Sembako Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Kebakaran tempat usaha kembali terjadi di Gresik. Dua unit toko kelontong dan warung kopi ludes terbakar pada Sabtu, 9 Desember 2023. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kali keenam di bulan Desember ini. Penyebab kebakaran di duga dari obat anti nyamuk. Kok bisa?

Informasi yang dihimpun menyebutkan sekitar pukul 07.05 WIB asap muncul dari dalam warung kopi milik Suwarno berada di Jalan Veteran V, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Pagi itu, masih warkop tutup. Pemiliknya sedang keluar untuk belanja kebutuhan usahanya. Entah karena terburu-buru Suwarno diduga lupa mematikan obat anti nyamuk bakar yang berada bagian dalam kamar warkop tersebut. 

Obat anti nyamuk bakar itu kemudian membakar kasur. Asap berubah menjadi nyala api. Sejumlah barang yang ada di warkop semi permanen membuat lidah api cepat membesar dan merembet ke toko kelontong milik Yulinar Ambarwati. Api semakin membesar. Warga di perkampungan itu panik. Apalagi upaya warga melakukan pemadaman tidak membuahkan hasil. Iqbal, salah satu warga setempat menghubungi petugas damkar. Api semakin besar dan membakar semua barang. Ada  mulai sepeda onthel, sembilan tabung elpiji melon. Dan, barang sembako lainnya.

Dua unit mobil damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) sekitar pukul 07.21 WIB atau sekitar 5 menit setelah menerima laporan warga. Damkar Gresik dibantu damkar dari Semen Gresik akhirnya bisa mengusai amuk si jago merah. 

“Meski musim hujan, sebelum meninggal rumah pastikan semua Dalam kondisi aman,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga. (yad)

Diduga Lupa Matikan Obat Anti Nyamuk Bakar, Warkop dan Toko Sembako Ludes Terbakar  Selengkapnya