427 Napi Rutan Gresik Dapat Remisi Hari Kemerdekaan, 13 Napi Bebas

GRESIK,1minute.id – Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen paling ditunggu bagi para narapidana. Sebab, pada hari kemerdekaan itu, Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan remisi atau diskon potong kurungan penjara. 

Di rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Gresik, misalnya. Tahun ini, ada sebanyak 427 narapidana yang mendapatkan remisi khusus Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 13 diantaranya langsung bebas alias hidup merdeka di luar jeruji penjara.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan narapidana yang menerima remisi umum atau pengurangan masa hukuman merupakan warga binaan yang selama ini aktif mengikuti kegiatan serta patuh dan taat menjalankan program Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik Kanwil Kemenkumham Jatim. “Pemberian remisi tersebut merupakan reward atau penghargaan atas ketaatan dalam menjalankan program Rutan Gresik,” ujarnya usai Upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati pada Kamis,17 Agustus 2023.

Ia berharap, para warga binaan Rutan Gresik yang mendapatkan remisi bisa berperilaku lebih baik lagi. Sebaliknya, yang belum mendapat remisi, dia meminta agar tidak putus asa dan tetap mentaati peraturan. “Serta proaktif pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Rutan Gresik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Rutan Gresik Disri Wulan Agus Tomo melalui Plh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Anis Handoyo menuturkan bahwa ratusan narapidana yang menerima remisi rata-rata merupakan tahanan dari kasus pencurian. Termasuk mereka yang langsung bebas. “Ada 13 orang yang langsung bebas, kebanyakan kasus pencurian,” tuturnya. 

Lebih lanjut Anis Handoyo mengungkapkan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik Kanwil Kemenkumham Jatim memiliki total sebanyak 860 warga binaan terhitung hingga 4 Agustus 2023. Jumlah itu meliputi 536 narapidana dan 324 tahanan.  (yad)

427 Napi Rutan Gresik Dapat Remisi Hari Kemerdekaan, 13 Napi Bebas Selengkapnya

Pekerja Rentan, Ketua RT & RW Bakal Dapat Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan dari Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ratusan ribu warga Kabupaten Gresik telah merasakan manfaat program jaminan kesehatan atau universal Health Coverage (UHC) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sejak Oktober 2022, warga Kabupaten Gresik yang berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Kini, bertepatan peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerja rentan dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para ketua rukun tetangga dan rukun warga (RT dan RW) Se-Kabupaten Gresik. 

“Ini menjadi suatu bentuk mitigasi, bahwa Pemkab Gresik memberikan perlindungan jaminan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Karena selama ini pekerja rentan tidak punya jaminan perlindungan keselamatan kerja,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menjadi Inspektur upacara (Irup) HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Awal Januari 2023, Bupati Fandi Akhmad Yani menginstruksikan pemerintah desa mendaftarkan 100 pekerja rentan di BPJS Ketenagakerjaan dengan menggunakan dana desa. Sehingga, kurang lebih terdapat 330.000 pekerja rentan yang mendapat jaminan perlindungan. Sedangkan, Pemkab Gresik juga mengalokasikan anggaran melalui APBD Gresik jaminan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada ketua rukun tetangga (RT).dan rukun warga (RW) se-Kabupaten Gresik. Totalnya, mencapai 7.800 orang.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Gresik memberikan santunan kepada ahli waris penerima jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan. Nurul, salah satu ahli waris penerima santunan mengaku cukup terbantu dengan santunan yang diberikan Pemkab Gresik dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Musibah yang terjadi ini sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Karenanya dengan santunan ini, pastinya akan sangat terbantu. Saya mau menyekolahkan anak-anak agar pendidikannya bisa lebih tinggi dari orang tuanya. Terima kasih kepada Pak Bupati, Pemkab Gresik, dan BPJS Ketenagakerjaan,” terang Nurul. (yad)

Pekerja Rentan, Ketua RT & RW Bakal Dapat Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan dari Pemkab Gresik  Selengkapnya

Jaga Kebersihan Pesisir, Polwan Polres Gresik Bersih-bersih Pantai Pekelingan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 polisi wanita (Polwan) Polres Gresik melakukan bakti sosial bersih-bersih pantai di Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Rabu, 16 Agustus 2023.

Baksos itu rangkaian memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-75 Polwan itu di komandoi oleh Iptu Dila, Ketua Panitia HUT Polwan di Polres Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, kegiatan bersih pantai ini sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir dan guna menciptakan lingkungan yang bersih, lestari serta meningkatkan kerja sama lintas sektor dalam pengelolaan sampah. Selain itu diharapkan pantai terbebas dari polusi plastik dan polutan lain.

“Semoga apa yang kami lakukan ini, dapat memberikan dampak positif untuk lingkungan pantai,” kata AKBP Adhitya Panji Anom. Tahun ini, HUT ke-75 Polwan ini mengusung tema “Polri Presisi Untuk Negeri, Polwan Siap Mendukung Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju”. Sedangkan, HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia mengusung tema “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”. 

Kapolres Adhitya melanjutkan, kegiatan ini sebagai wujud implementasi kepedulian Polri yang turut serta dalam memelihara dan menjaga kebersihan lingkungan, juga sebagai bentuk dukungan dalam menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, sehat dan lestari,  di wilayah pesisir pantai Pekelingan ini.

“Bakti sosial membersihkan lingkungan ini sebagai wujud peduli terhadap lingkungan dan juga sebagai dedikasi Polwan Indonesia bagi masyarakat untuk memelihara kebersihan lingkungan,” tegas perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Jaga Kebersihan Pesisir, Polwan Polres Gresik Bersih-bersih Pantai Pekelingan  Selengkapnya

75 Anggota Paskibraka Dikukuhkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Masa Depan di Genggaman 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia dikukuhkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 16 Agustus 2023. Pengukuhan  ditandai dengan pemasangan pin secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik. 

Bupati Fandi Akhmad Yani  menyampaikan, anggota Paskibraka adalah putra putri terpilih. Tentunya kalian harus bangga karena mendapat kehormatan dan kepercayaan pada hari bersejarah, Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus.

“Jadikan apa yang adik-adik laksanakan pada tanggal 17 besok sebagai tonggak penting dalam melangkah kedepan. Masa depan ada dalam genggaman kalian,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menambahkan, terpilihnya sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Gresik ini merupakan kebanggaan bagi setiap anggota, orang tua serta sekolah masing-masing. “Hal ini pastinya menjadi kebanggan bagi anggota Paskibraka, orang tua dan sekolah. Dengan terpilihnya sebagai anggota Paskibraka, pastinya telah dinilai dan kalian telah menunjukkan bahwa memiliki kemampuan,” tuturnya. 

Orang nomor di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka, agar segala pelajaran yang telah di dapat selama melalui proses pendidikan dan latihan bisa terus diterapkan dan bermanfaat di masa yang akan datang. 

“Terapkan ini di lingkungan kalian masing-masing, tunjukkan bahwa anggota Paskibraka bisa menjadi teladan bagi remaja dan siswa siswi lainnya,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekretaris Daerah (Sekda)  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, para Asisten, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran direktur BUMD  Gresik itu,  bupati memberikan ucapan selamat kepada anggota Paskibraka yang akan menghadapi tugas penting pada tanggal 17 Agustus nanti. Bangun persatuan dan kesatuan, kekompakan serta kerukunan antar sesama warga negara. 

“Jaga diri kalian, jaga kesehatan, jaga makanan dan konsentrasi. Dengan demikian tugas penting besok pag dan sore hari dapat kalian laksanakan dengan baik,” pungkasnya. (yad)

75 Anggota Paskibraka Dikukuhkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Masa Depan di Genggaman  Selengkapnya

Amankan Pasokan Pupuk, Petrokimia Gresik Perpanjang HoA bersama Krisenergy

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani addendum perpanjangan waktu Head of Agreement (HoA) dalam rangka Road to GSA (Gas Sales Agreement) Gas Bumi dari Lapangan Lengo Blok Bulu, Tuban Jawa Timur. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo bersama General Manager KrisEnergy (Satria) Ltd Kusmutarto Basuki, selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, melalui penandatanganan ini, Petrokimia Gresik berharap mendapatkan kepastian suplai gas bumi, yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan eksisting, serta mendukung rencana pengembangan perusahaan. Dalam HoA ini disebutkan akan ada potensi suplai gas bumi 150 MMSCFD yang rencana bakal onstream pada tahun 2028.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk selalu mendukung kemajuan pertanian Indonesia melalui penyediaan berbagai jenis pupuk. Salah satu tugas utama kami adalah memenuhi kebutuhan pupuk di dalam negeri, dalam rangka menyukseskan terwujudnya program Ketahanan Pangan Nasional. Untuk menjalankan tugas tersebut, Petrokimia Gresik membutuhkan tambahan gas guna mengamankan kebutuhan eksisting dan pengembangan,” tandasnya.

Ia pun menjelaskan, tambahan gas tersebut nanti juga akan digunakan untuk mengembangkan Pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III sebagai upaya meningkatkan kapasitas produksi Urea. Pengembangan pabrik Amurea III ini akan memperkuat produksi pupuk Urea dalam negeri serta pengamanan bahan baku pupuk NPK. Nantinya, Amurea III memiliki kapasitas produksi Amoniak sebesar 2.000 MTPD dan Urea 1.725 MTPD.

“Penambahan pasokan gas ini menjadi semakin penting, mengingat kebutuhan Urea juga semakin bertambah dengan adanya perubahan fokus kebijakan pupuk subsidi pada dua jenis pupuk saja, yaitu Urea dan NPK,” ungkap Dwi Satriyo.

Sementara itu, tambahan waktu tersebut dikaji setelah KrisEnergy melakukan beberapa kegiatan awal terkait dengan pengembangan Lapangan Lengo dari Wilayah Kerja Bulu. Setelah mendapatkan persetujuan Pemerintah, Pokok-pokok Perjanjian ini akan dituangkan dalam PJBG atau biasa disebut dengan GSA yang ditargetkan pada tahun 2024.

Dengan kesepakatan ini Petrokimia Gresik akan mendapat tambahan pasokan gas sebesar 60 MMSCFD dari Lapangan Lengo Wilayah Kerja (WK) Bulu untuk mencukupi kebutuhan gas bumi pada pabrik eksisting.

Selain itu, KrisEnergy sebagai Operator WK Sakti akan melakukan pengeboran Sumur West Kepodang-1 pada akhir tahun ini. Pengeboran ini nantinya diharapkan dapat menambah lagi pasokan gas kepada Petrokimia Gresik sebesar 90 MMSCFD.

Direktur Utama PT Satria Wijayakusuma, Wisnu Suhardono, selaku pemegang seluruh saham KrisEnergy di Indonesia menyampaikan bahwa perubahan Pokok-pokok Perjanjian ini merupakan kemajuan yang signifikan untuk menuju fase berikutnya yaitu penandatangan PJBG. Ia pun menyampaikan komitmen untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan pengembangan lapangan Lengo, WK Bulu.

Sebagai informasi, untuk menyukseskan supply gas dari WK Bulu, Petrokimia Gresik juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) terkait kajian bersama rencana penyediaan infrastruktur penyaluran gas bumi dari Lapangan Lengo ke Petrokimia Gresik. (yad)

Amankan Pasokan Pupuk, Petrokimia Gresik Perpanjang HoA bersama Krisenergy Selengkapnya

Terapkan Ekonomi Sirkular, SIG Bantu Kelola Sampah Kota, Memanfaatkan 76 Ribu Ton RDF 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat ada 12,362 juta ton sampah yang tidak terkelola pada 2022. Perlu peran aktif seluruh kalangan untuk membantu mengatasi persoalan ini.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berpartisipasi dalam mengatasi persoalan sampah kota dengan prinsip ekonomi sirkular melalui konversi sampah menjadi refuse-derived fuel (RDF). Solusi ini tidak hanya membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah, tetapi juga membantu Perusahaan mendapatkan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. 

Pemanfaatan RDF merupakan salah satu inisiatif strategis Perlindungan Terhadap Lingkungan dalam Sustainability Road Map SIG dan mendukung Perusahaan mencapai target penurunan emisi karbondioksida (CO²).

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif telah diterapkan oleh anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) di Pabrik Narogong dan Pabrik Cilacap. Sejak  2020 sampai 2022, total pemanfaatan RDF di dua pabrik tersebut telah mencapai 76 ribu ton, yang berasal dari TPST Bantargebang, RDF Plant Jeruklegi Cilacap dan TPST Wangon Banyumas.

Di Kabupaten Cilacap, SBI tidak hanya memanfaatkan RDF hasil produksi RDF Plant Jeruklegi milik Pemkab Cilacap, tetapi juga menjadi inisiator sekaligus operator fasilitas RDF pertama di Indonesia. Sejak diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan pada 21 Juli 2020, fasilitas RDF Cilacap kini mampu mengolah 160 ton sampah per hari untuk menghasilkan sekitar 70 ton RDF per hari. Jumlah ini berpotensi menggantikan 40 ton batu bara per hari.

“Pengelolaan sampah secara berkelanjutan merupakan upaya SIG dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus memberikan manfaat ekonomi. Melalui pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif, ketergantungan pada sumber energi fosil dapat ditekan, sumber daya alam dapat dilestarikan dan emisi gas karbon dapat diturunkan,” kata Vita Mahreyni.

Selain RDF, SIG juga memanfaatkan sumber bahan bakar alternatif lainnya yang berasal dari biomassa dan limbah industri. Rangkaian inisiatif SIG dalam pemanfaatan bahan bakar alternatif ini telah mendukung Perusahaan mencapai target penurunan emisi karbondioksida. 

Lebih lanjut, Vita Mahreyni menyampaikan, komitmen SIG terhadap upaya pelestarian lingkungan semakin mantap dengan kehadiran layanan waste management bernama Nathabumi. Nathabumi memberikan layanan pengelolaan limbah industri baik B3 maupun Non-B3, pengelolaan sampah perkotaan, analisis dan laboratorium limbah, hingga pengelolaan limbah pengeboran.

Sistem pengelolaan sampah dan limbah oleh Nathabumi dilakukan dengan pendekatan yang lebih bertanggung jawab dan ramah lingkungan melalui metode co-processing. “Teknologi yang dimiliki oleh Nathabumi merupakan solusi jangka panjang untuk membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah. Sejak tahun 2010 hingga 2022, Nathabumi telah mengelola 5,7 juta ton limbah dan sampah,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Terapkan Ekonomi Sirkular, SIG Bantu Kelola Sampah Kota, Memanfaatkan 76 Ribu Ton RDF  Selengkapnya

PT Freeport Indonesia Segera Rekrutmen 55 Canaker Lokal, Kini Masih 203 Karyawan 

GRESIK,1minute.id – Ratusan tenaga kerja lokal di proyek smelter, PT Freeport Indonesia (PTFI) bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 15 Agustus 2023. Mereka terlihat semringah. 

Wajah bahagia itu, karena mereka bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik itu. Juga, senang karena mereka ambil bagian dari proyek dengan nilai investasi triliunan tersebut. 

“Tentunya ini patut kita syukuri, karena telah menjadi bagian untuk mensukseskan pembangunan Smelter dengan baik. Maka hal ini jangan disia-siakan,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam pertemuan bertajuk “Silaturahmi Karyawan Lokal PT Freeport Indonesia Smelter bersama Bupati dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik” itu.

Ia berpesan kepada ratusan tenaga kerja (naker) lokal itu berkomitmen membangun, serta berkontribusi untuk industri kebanggaan bangsa Indonesia di Gresik itu. Sedangkan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan dukungan terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berharap kedepan para karyawan tersebut bisa mendapatkan posisi tinggi di perusahaan smelter dengan investasi Rp 33 triliun yang 

akan mampu menghasilkan 600.000 ton tembaga, 50 ton emas, dan 210 ton perak per tahun. Diantaranya, jabatan sekelas Vice President di PTFI.

“Pemkab Gresik melihat pembangunan Smelter ini sebagai smart industry dalam 5-10 tahun lagi. Maka bapak ibu saudara yang diterima oleh PTFI Smelter, harus terus belajar. Jangan merasa cukup ilmunya, karena kita tidak tahu bagaimana perkembangan teknologi 10 tahun kedepan,” ucapnya.

Gus Yani menyarankan agar para karyawan lokal saat ini terus mengasah dan menambah skill yang mereka miliki. Minimal para karyawan tersebut dapat secara bertahap belajar bahasa Inggris atau bahasa asing pendukung lainnya. Selain itu, bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan. 

:Jangan lengah, terus upgrade ilmu kalian. Karena siapa yang tidak bisa beradaptasi, akan hilang ditelan kemajuan teknologi. Karena jika hari ini kita menanam, maka besok pasti kita akan menuai,” pungkasnya.

Vice President (VP) Hubungan Pemerintahan PTFI Harry Pancasakti mengatakan, saat ini Smelter sedang dalam puncak konstruksinya. Sampai akhir Juli 2023, progres pembangunan telah mencapai 76%. Diperkirakan pembangunan ini akan tuntas akhir Desember 2023 nanti. 

“Nanti kita akan memastikan semua sistem pendukung berjalan di bulan Juli tahun depan. Sehingga diharapkan Agustus 2024, Smelter dengan single line design terbesar di dunia ini dapat beroperasi,” tuturnya.

Selain memaparkan progres pembangunan, Hari juga menjlentrehkan jumlah pekerja lokal di proyek smelter itu. Saat ini, katanya, jumlah naker lokal sebanyak 203 orang. Rencananya akan merekrut 55 karyawan lokal. Sehingga total berjumlah 258 karyawan lokal. Jumlah tersebut setara dengan 55% dari keseluruhan karyawan PTFI Smelter Gresik. (yad)

PT Freeport Indonesia Segera Rekrutmen 55 Canaker Lokal, Kini Masih 203 Karyawan  Selengkapnya

PTFI Apresiasi Kontraktor Atas Raihan 25 Juta Jam Kerja Selamat 

GRESIK,1minute.id – Capaian positif diraih PT Freeport Indonesia (PTFI). Perusahaan smelter tersebut lebih dari 25 juta jam kerja selamat pada proyek pembangunan smelter PTFI. Raihan itu wujud komitmen dalam menjalankan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitasnya. 

Venta Agustri, Deputy Site Manager proyek pembangunan smelter PTFI menyampaikan selamat dan terima kasih kepada para kontraktor atas upaya dan komitmen yang terus diberikan kepada PTFI. “Hal ini merupakan kebanggaan yang patut kita syukuri, mengingat 25 juta jam kerja selamat bukanlah hal yang mudah. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras seluruh tim di lapangan yang terus konsisten menjadikan K3 sebagai prioritas utama baik di dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari,” ungkap Venta dalam siaran pers yang diterima redaksi 1minute.id pada Senin, 14 Agustus 2023.

Menurut Venta, kunci dari keselamatan kerja adalah kepedulian terhadap diri sendiri dan rekan kerja di sekitarnya. Di PTFI, kepedulian tersebut diwujudkan melalui beragam tindakan antara lain dengan melakukan identifikasi bahaya di sekitar sebelum melakukan pekerjaan, saling mengingatkan jika ada tindakan tidak aman maupun kondisi tidak aman yang terjadi. Selain itu, PTFI juga menerapkan sistem pelaporan dan beragam program untuk meningkatkan kepedulian karyawan maupun kontraktor akan pentingnya keselamatan kerja.

“Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin mengajak seluruh komponen yang ada di PTFI, untuk bersama-sama memperkuat komitmen melakukan upaya-upaya konkret terhadap pelaksanaan K3. Sehingga, budaya K3 benar-benar terwujud di setiap area kerja dalam lingkup PTFI smelter khususnya,” pungkas Venta.

Sementara itu, Saragih, karyawan PT SMCC Utama Indonesia sebagai salah satu penerima penghargaan The Best Company Performance in Safety menyampaikan terima kasih kepada PTFI dan akan terus berupaya mempertahankan penghargaan yang diterima dengan terus melakukan sosialisasi kepada pekerja, inspeksi, dan sertifikasi K3. “Harapan kami, budaya K3 melekat kepada seluruh pekerja karena K3 merupakan kebutuhan bukan kewajiban,” ungkap Saragih. (yad)

PTFI Apresiasi Kontraktor Atas Raihan 25 Juta Jam Kerja Selamat  Selengkapnya

Nguru-uri Budaya, Wabup Aminatun Habibah Ajak Warga Gresik Meneladani Poesponegoro 

GRESIK,1minute.id – Haul ke-304 Kyai Tumenggung Poesponegoro khidmat. Ratusan santri memadati makam Bupati Gresik pertama yang berada di antara makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Makam Pahlawan itu. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk meneladani Poesponegoro yang memiliki nama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Poesponegoro itu.

Nama Poesponegoro kini diabadikan di salah satu gedung olahraga indoor, Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada masyarakat Gresik agar tidak melupakan leluhur dan meledani Poesponegoro. Apalagi itu pemimpin Gresik yang sudah berkontribusi besar bagi pengembangan Kota Santri ini. 

Menurut Bu Min, KT Poesponegoro juga merupakan salah seorang ulama tersohor yang ada di Gresik pada masanya. “Beliau selain Bupati pertama, juga merupakan salah seorang ulama. Dari keteladanan beliau menjadi sebuah inspirasi bagi pemerintahan saat ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Dimasa kepemimpinan KRT Poesponegoro yang agamis, namun ada sisi lain yang sangat luar biasa. Yakni dengan adanya

keberagaman dan toleransi yang tinggi di Gresik. “Beliau (KT. Poesponegoro) berlatar belakang ulama, namun sikap kepemimpinan beliau menjadikan Gresik dikenal dengan keberagaman dan toleransinya yang tinggi. Ini juga menjadi salah satu budaya yang hingga kini tetap bertahan,” kata Wabup berlatar pendidik itu. 

Sebelum acara utama di mulai Bu Min bersama kerabat KRT Poesponegoro melakukan nyekar dan berdoa bersama. “Kami akan terus mendukung melestarikan peninggalan dan warisan budaya peninggalan Poesponegoro di area makam ini,” imbuh Wakil Bupati perempuan bertama di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Nguru-uri Budaya, Wabup Aminatun Habibah Ajak Warga Gresik Meneladani Poesponegoro  Selengkapnya

Arumi Bachsin Terpesona Bangunan Rumah Juga Batik Gajah Mungkur Gresik

GRESIK,1minute.id – Arumi Bachsin mengunjungi rumah Gajah Mungkar di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/ Kabupaten Gresik pada Senin, 7 Agustus 2023.

Kunjungan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur itu didampingi Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad disambut oleh Akhmad Khoiri, keturunan pemilik rumah dan Lurah Kebungson M. Fither Kuntajaya.

Istri Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jatim itu terlihat senang bisa melihat secara langsung bangun rumah tempat tinggal yang dibangun oleh keluarga oleh almarhum H. Djaelan, putra keempat dari H. Oemar Bin Ahmad (yang membuat rumah rumah di kampung Kemasan) pada 1898 itu.

Rumah seluas  2 ribu meter persegi berlantai 2 terdapat patung gajah mungkar kini dihuni oleh Hj Nur Rahmah itu. Ia keturunan keempat pasangan almarhum Haji Djaelan dengan almarhumah Hj Romlah. Hj Nur Rahmah adalah ibunda Akhmad Khoiri yang kini mengembangkan bisnis batik dan suvenir. 

“Selama ini, Saya hanyalah mendapatkan ceritanya saja tentang Rumah Gajah Mungkur ini,” kata Arumi terlihat semringah. Ia memuji arsitektur bangunan rumah Gajah Mungkur ini. Bangunan rumah yang sudah berumur 124 tahun ini masih terawat bagus. Karena pemilik merawat dengan baik. “(Bangunan rumah) sudah lama sekali. Kalau tidak salah dibangun 1880-an. Mungkin zaman buyut saya masih ABG (anak baru gede) ya!” kata perempuan kelahiran 19 Februari, 29 tahun lalu itu. 

“Rumah ini dirawat sangat luar biasa dan juga dijadikan pusat batik. Dan batik disini tampak high quality. Kunjungan tepat sasaran akan membuat banyak pengetahuan,” imbuh Arumi. 

Arumi mengatakan kunjungan ke rumah Gajah Mungkur ini, sedang menyelesaikan rencana pembuatan buku Wastra Jawa Timur. Wastra adalah nama lain untuk menyebut kain tradisional Indonesia. Indonesia punya empat Wastra atau kain tradisional yang sudah mendunia, yaitu kain batik, kain ikat, kain songket dan kain tenun.

Kabupaten Gresik, salah satu dari  Kabupaten/Kota di Jatim yang bisa meng- capture budaya di Jawa Timur. Ada budaya Medura, Matramanan dan Tapal Kuda. Alumnus Raffles College, Australia itu nanti akan memilih dua atau tiga kabupaten/kota di Jawa Timur yang dianggap memiliki ciri khas sehingga bisa menjadi representasi budaya. “Wastra dan filosofinya sampai tercipta motif batik,” katanya. (yad)

Arumi Bachsin Terpesona Bangunan Rumah Juga Batik Gajah Mungkur Gresik Selengkapnya