Kick Off 1 Abad NU, 30.000 Kader Nahdliyin Mengikuti Apel Akbar di Alun-alun Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Kick Off 1 Abad Nahdlatul Ulama telah dimulai Rabu melam, 9 November 2022. Ribuan warga Nahdliyin tumplek-blek memenuhi jalan Raya Pantai Utara (Pantura) Gresik. Mulai dari Kecamatan Dukun hingga Alun-alun Sidayu. 

Mereka mengikuti pawai Obor dengan berjalan kaki sejauh 10 kilometer dalam perhelatan akbar yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim itu. Kick off 100 tahun organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu pun sangat meriah. 

Tadi pagi, bertepatan Hari Pahlawan dilakukan gelar Apel Akbar 30.000 kader NU dipusatkan di Alun-alun Sidayu. Alun-alun peninggalan Kanjeng Sepuh yang legendaris itu. Apel tersebut dalam rangka menyongsong 1 Abad NU pada 7 Februari 2023 mendatang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, NU saat ini merupakan organisasi yang dapat mempengaruhi kestabilan bangsa Indonesia. Untuk itu, bupati mengajak seluruh kader NU Jatim khususnya di Gresik untuk selalu menjaga eksistensinya.

BERSAMA KIAI : Bupati Gresik Fandi Akhmad dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama tokoh dan kiai NU dalam kick off 1 Abad NU di Alun-alun Sidayu pada Rabu malam, 9 November 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu juga mengatakan, NU harus bisa berkaca pada tragedi Kanjuruhan yang terjadi tempo hari. Menurutnya, agenda apel akbar dapat menjadi momentum dalam menjaga sesama manusia.

“Dalam kesempatan yang luar biasa kali ini, kami mengajak seluruh pengurus dan kader NU untuk terus menebar kedamaian, kerukunan, dan kesatuan bangsa,”ujarnya.

Gus Yani juga menuturkan, tragedi Kanjuruhan di Malang patut menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak dalam menjaga sesama manusia, terutama generasi muda NU. “Dimana perhelatan akbar ini merupakan momentum bagi kita sebagai generasi muda untuk saling menjaga antar umat manusia,”mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sebelum Apel Akbar 30.000 Kader NU yang bertepatan dengan Hari Pahlawan itu, mulai Rabu malam, 9 November 2022  kegiatan Ziarah Wali dan Muassis NU, Kirab Obor, penampilan 1.000 ishari, dan festival Damarkurung khas Gresik. Juga, istighotsah, ijazah kubro dan Apel Akbar Kader NU yang puncaknya dilaksanakan tepat pada 10 November 2022 pagi.

Rangkaian kegiatan itu dihadiri sejumlah kiai sepuh NU. Diantaranya, Wakil Rais AM PBNU KH Anwar Iskandar, Rais Syuriah PWNU Jatim KH M. Anwar Manshur, dan KH Abdul Matin Jawahir, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan kiai serta Bu Nyai di Gresik dan sekitarnya. (yad)

Kick Off 1 Abad NU, 30.000 Kader Nahdliyin Mengikuti Apel Akbar di Alun-alun Sidayu  Selengkapnya

Hari Pahlawan, Siswa MI Poemusgri Punguti Sampah di Bandar Grissee 

GRESIK,1minute.id – Pendidikan karakter tidak bisa instan. Harus sejak dini, seperti yang dilakukan ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Poesmugri Gresik pada Kamis, 10 November 2022.

Sebanyak 197 siswa terlihat memunguti sampah yang berserakan di sepanjang Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu. Kawasan di Gresik Kota Lama ini menjadi jujugan warga pascarevitalisasi yang dilakukan kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dengan Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik ini. 

Pedestrian alias trotoar yang luas mirip di kawasan Malioboro, Jogjakarta itu sepekan belakangan ini menyedot perhatian warga ketika pagi dan malam hari. Sayangnya, pengunjung kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ratusan siswa madrasah berlokasi di Jalan Sindujoyo, Kelurahan Kroman, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu yang memakai atribut perjuangan dan pramuka memunguti sampah. Mereka tanpa canggung memungut lalu dimasukkan dalam tas kresek yang telah disediakan oleh sekolah itu.

HARI PAHLAWAN: Siswa MI Poemusgri Gresik foto bareng usai melakukan GPS (Gerakan Pungut Sampah) di Kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Kamis, 10 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Memungut sampah ini program baru sekolah. Namanya, GPS (Gerakan Pungut Sampah),”kata Kepala MI Poesmugri Gresik Aunul Rofiq pada Kamis, 10 November 2022. Program GPS baru tiga bulan diluncurkan. “Kami ingin melatih kesadaran anak untuk peduli lingkungan,”imbuhnya. 

Oni, begitu biasa disapa menambahkan, GPS bagian dari pendidikan karakter siswa untuk pengenalan kepada lingkungan. “Kebetulan hari ini, bertepatan Hari Pahlawan, siswa kami ajak untuk bersih-bersih di sekitar Bandar Grissee ini. Pembelajaran out door. Sekaligus mendukung program Pemkab Gresik untuk peduli lingkungan,”tegasnya. 

Sekitar pukul 08.00, ratusan siswa kelas I sampai VI MI Poemusgri Gresik tiba di Kawasan Bandar Grissee. Mereka didampingi para gurunya. Mereka membentuk kelompok untuk memunguti sampah.  Dalam hitungan menit mereka bisa mengumpulkan sampah sebanyak 5 tas kresek. Jenis mulai puntung rokok hingga sampah plastik. (yad)

Hari Pahlawan, Siswa MI Poemusgri Punguti Sampah di Bandar Grissee  Selengkapnya

TMMD Kodim 0817/Gresik Berakhir, Wabup Gresik : Jaga dan Peliharaan Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – TMMD ke-115 Kodim 0817/Gresik di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik resmi ditutup pada Rabu, 9 November 2022. Upacara Penutupan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa digelar di halaman Kantor Bupati Gresik. 

Inspektur upacara adalah Kepala Staf Koarmada II Laksamana TNI Andi Abdul Azis itu dihadiri diantaranya Danrem 084/BJ Brigjend TNI Terry Tresna Purnama ; Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Usai upacara dilanjutkan penyerahan hasil pelaksanaan TMMD kepada Wakil Bupati Gresik. 

Kepala Staf Koarmada II Laksamana TNI Andi Abdul Azis membacakan sambutan Pangdam V/Brawijaya selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD ke 115 menyatakan selama sebulan prajurit TNI melakukan TMMD. Para Prajurit TNI bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, segenap elemen bangsa serta warga masyarakat bahu membahu menyelesaikan Program TMMD. 

“Kebersamaan ini merupakan wujud sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini, termasuk membantu Pemda mempercepat pembangunan di daerah, masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat, guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara,”ungkapnya.

Menurutnya, ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengatasi segala kesulitan masyarakat serta bisa di jadikan sebagai sarana untuk menumbuh kembangkan jiwa gotong royong, mendorong semangat kebersamaan membangun bangsa dan mempererat Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi terhadap sinergitas antara Pemerintah Daerah dan TNI yang bahu- membahu dengan penuh kebersamaan selama 1 bulan penuh menyelesaikan program TMMD,”kata Laksamana Andi Abdul Azis. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak masyarakat di kepulauan Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah untuk menjaga dan merawat segala hasil pembangunan, baik fisik maupun non fisik yang diselenggarakan selama kegiatan TMMD ini agar bisa memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. 

“Tolong dipelihara dengan sebaik-baiknya, supaya memiliki nilai fungsi dalam waktu yang lama karena melalui program inilah TMMD telah dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat dalam konteks kepentingan akselerasi pembangunan,”kata Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah. 

Ia melanjutkan, program TMMD merupakan salah satu terobosan yang sangat efektif, efisien dan produktif serta seirama dengan tekad pemerintah daerah untuk memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat desa, dengan mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan, guna mewujudkan Kabupaten Gresik bermarwah, maju dan sejahtera.

“Kami berharap semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan dapat membangkitkan peran aktif masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan Pembangunan di Kabupaten Gresik ini,”katanya. (yad)

TMMD Kodim 0817/Gresik Berakhir, Wabup Gresik : Jaga dan Peliharaan Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat  Selengkapnya

Nawa Karsa Gresik Seger Luncurkan PKH Inklusif, Sasaran 2.450 Penerima Manfaat Senilai Rp 4,9 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Program Keluarga Harapan (PKH) Inklusif diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 9 November 2022. Satu dari sembilan program Nawa Karsa duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati-Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia dan Berdikari).

Sebanyak 2.450 warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang mendapatkan manfaat dari program ini. Rincian 500 kelompok disabilitas dan 1.950 kelompok lansia. Anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebesar Rp 4,9 miliar. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022.

Launching PKH Inklusif ini dipusatkan di Balai Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom. Sebanyak 85 warga lansia dan 5 penyandang disabilitas mendapatkan program ini. Program PKH Inklusif ini merupakan program orisinil Kabupaten Gresik. 

Program ini ditargetkan menyisir kelompok masyarakat rentan yakni lansia dan difabel yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim maupun Pemerintah Pusat. Bantuan PKH Inklusif ini diberikan dalam bentuk uang tunai senilai Rp 2 juta yang penyalurannya dibagi 4 kali dalam satu tahun. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, program PKH Inklusif merupakan program yang murni berasal dari temuan dan keresahan di masyarakat. Bupati Yani bercerita, suatu waktu dirinya bersama wabup turun di lapangan dan bertemu dengan masyarakat.

“Suatu waktu saya bersama Bu Wabup bertemu dengan warga. Disana saya mendapati fakta di lapangan bahwa ada masyarakat penyandang disabilitas yang tidak tersentuh bantuan apapun dari sejak lahir hingga berusia 25 tahun,”kenangnya. 

Dari temuan tersebut, bupati yang akrab disapa Gus Yani ini bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah (Bu Min) berkomitmen untuk mencari jalan keluar atas masalah tersebut. Komitmen inilah yang kemudian menjelma menjadi Nawa Karsa dengan PKH Inklusif sebagai bentuk nyata jawaban permasalahan tersebut.

Gus Yani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, utamanya DPRD Gresik yang sudah memberikan dukungan agar program ini bisa berjalan. Namun, sebagai suatu program baru, Gus Yani menyadari perlunya dukungan dari berbagai pihak agar program PKH Inklusif berjalan seperti yang di cita-citakan.

“Program ini memang masih baru, pasti akan ada kekurangan disana sini. Oleh karenanya kami memohon kepada seluruh pihak untuk aktif berkoordinasi dengan Dinas Sosial jika ada masyarakat yang membutuhkan tetapi belum masuk dalam PKH Inklusif. Kita niatkan agar program ini tidak hanya sekedar di acara seremonial, namun bisa terus berjalan berkesinambungan,”harapnya dalam acara yang dihadiri Staf Ahli Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama ini. 

Sementara itu, Staf Ahli Kemensos Asep Purnama dalam keterangannya mengakui bahwa program PKH Inklusif merupakan suatu terobosan kreasi dan inovasi yang luar biasa dari Kabupaten Gresik. “Ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam menangani masalah sosial di masyarakat. Mudah-mudahan program dari Kabupaten Gresik ini bisa menular dan menginspirasi kota/kabupaten lain,”ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh mengatakan, untuk mengatasi permasalahan yang akan muncul dalam pelaksanaan PKH Inklusif Dinas Sosial meyediakan Quick Respons.

“Tim quick respons ini akan menerima laporan dari masyarakat manakala ada masyarakat yang layak mendapat bansos PKH Inklusif tetapi datanya belum masuk. Dari laporan masyarakat tersebut, kemudian akan dilakukan assesment oleh tingkat desa untuk selanjutkan diusulkan masuk dalam data penerima PKH Inklusif,”terang Ummi. (yad)

Nawa Karsa Gresik Seger Luncurkan PKH Inklusif, Sasaran 2.450 Penerima Manfaat Senilai Rp 4,9 Miliar  Selengkapnya

Lindungi Lingkungan di Kawasan Kalimireng, Bupati Gresik dan Petronas Menanam 10 Ribu Mangrove 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 10 ribu pohon mangrove ditanam di kawasan Kalimireng, Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Selasa, 8 November 2022. 

Penanaman secara  simbolis dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, President Director Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof, Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa Nurwahidi, dan Danlanal Batuporon Letkol Laut Mahfud Efendi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, penanaman bibit mangrove ini merupakan bentuk kesadaran dari perusahaan, pemerintah maupun stakeholder untuk kelestarian lingkungan. 

“Tanggungjawab sosial dan lingkungan, adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi upaya dan strategi untuk menjembatani hubungan antara pemerintah, stakeholder dan masyarakat. Yang harus berkelanjutan dan berkesinambungan, tantangan resesi sudah jelas tapi tidak boleh waspada berlebihan. 

“Tantangan resesi sudah jelas, kemudian isu kemiskinan menjadi PR besar dan sesuai arahan Presiden bahwa pada 2023 angka kemiskinan dan stunting harus turun,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Masih kata Bupati Fandi Akhmad Yani, upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove ini, tidak dapat dilaksanakan hanya oleh Pemerintah, melainkan dibutuhkan keterlibatan dan kerjasama semua pihak. “Melalui kegiatan pada hari ini diharapkan benar-benar memberikan manfaat dalam mendukung kelestarian alam dan lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, President Director Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof menjelaskan, kegiatan yang bertajuk “Mangrove Untuk Kebaikan, Bersama Petronas” merupakan turunan dari rencana strategis IOG 4.0, yang diinisiasi oleh SKK Migas sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan.

“Program ini juga merupakan bagian dari langkah kongkrit, untuk mendukung _Petronas Sustainability Agenda_ dalam rangka pencapaian target Net Zero Carbon Emission (NZCE) pada 2050,”ungkapnya.

Pihaknya yakin, penanaman pohon mangrove ini juga berfungsi sebagai habitat bagi berbagai spesies biota laut, berkontribusi juga pada kesehatan ekosistem di sekitarnya secara keseluruhan. Penanaman pohon ini merupakan, yang kedua di tahun ini, sebelumnya kami sudah melakukan penanaman 30 pohon setinggi 2 meter berlokasi di fasilitas ORF kami.

“Sangat penting bagi kita untuk mengedukasi hal ini, mudah-mudahan program pelestarian lingkungan ini tidak berhenti disini, kita harus bersama menjaga dan merawat, agar membawa dampak positif lingkungan dan masyarakat sekitar,” pungkas Yusof. (yad)

Lindungi Lingkungan di Kawasan Kalimireng, Bupati Gresik dan Petronas Menanam 10 Ribu Mangrove  Selengkapnya

Pujasera Bisa Ditempati, Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar 

GRESIK,1minute.id – Pembongkaran lapak terdampak pelebaran Jalan Raya Manyar, Kabupaten Gresik bakal berlanjut. Saat ini, baru 57 kios dari 155 kios yang sudah diratakan dengan tanah. Masih tersisa cukup banyak yakni 98 lapak yang harus dibongkar untuk keperluan proyek strategis nasional (PSN) berada di Jalan Deandles, Pantai Utara (Pantura) Gresik.

Disisi lain, pembangunan pujasera yang bakal menjadi tempat relokasi sebagian pedagang terdampak pelebaran jalan Raya Manyar itu terus di kebut. Sebab, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menginginkan sebelum pekerjaan pelebaran jalan Raya Manyar dilakukan antara Januari atau Februari 2023, pedagang bisa membuka lapak di tempat baru tersebut. 

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, progres pembangunan pujasera sesuai dengan jadwal yang telah disepakati antara Pemkab Gresik, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali. “Bahkan saat ini, sudah 23 stan yang siap untuk ditempati,”kata Zainul kepada  1minute.id pada Senin, 7 November 2022. Puluhan stan lokasi di bagian selatan. Lantai stan sudah dipasang keramik. “Ada WC dan instalasi sudah terpasang,”imbuh mantan Sekretaris Kecamatan Kebomas itu. 

MAKET: Pujasera Manyar tempat relokasi pedagang terdampak proyek pelebaran jalan raya Manyar ( Foto : skrenshot)

Ia optimistis, pembangunan stan pujasera berada di lapangan Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu selesai sesuai jadwal. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id bangunan pujasera sudah berdiri megah. Konstruksi baja. Sejumlah pekerja masih terlihat melakukan sejumlah pekerja. Pujasera itu 

bakal digunakan para pedagang yang terkena imbas proyek pelebaran jalan raya Manyar. Jarak pujasera dengan jalan raya sekitar 200-an meter. Pujasera itu akan dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. Selain pekerja fisik bangunan pujasera. Juga, dilakukan perataan tanah untuk parkir. Ada satu unit alat berat yang melakukan perataan tanah tersebut. 

Pembangunan pujasera itu dibiayai secara gotong royong oleh perusahaan yang berada di Kecamatan Manyar. Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama. Untuk pembangunan pujasera serta kelengkapan lainnya, tambahnya, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. (yad)

Pujasera Bisa Ditempati, Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar  Selengkapnya

Silatnas Bu Nyai Nusantara Fokus Bahas Problem Santriwati dan Kelompok Rentan 

GRESIK,1minute.id – Peran Bu Nyai sebagai Ibu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) memilki  sangat penting dalam pengasuhan Pondok Putri. Khususnya, permasalahan yang dihadapi para santriwati dan kelompok rentan.

Pada Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-3 Bu Nyai Nusantara akan membahas segala persoalan dalam pesantren terutama menyangkut kelompok rentan. Silatnas ini diikuti lebih dari 450 pengasuh pesantren putri itu engangkat tema “Perempuan Pesantren Bergerak dan Bersinergi Membangun Peradaban Dunia” digelar di Semarang selama 2 hari, mulai Senin, 7 November 2022.

Mereka para Bu Nyai ini tergabung dalam naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), yaitu lembaga NU yang mengurusi Asosisasi Pondok Pesantren. Tampak hadir Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Mustofa, serta Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menegaskan bahwa dirinya bersama Pemerintah Kabupaten Gresik, ingin agar santriwan dan santriwati selama menempuh pendidikannya di pesantren mendapatkan pola asuh yang baik dan optimal dari para pengasuhnya. “Sebab para pengasuh tersebut merupakan pengganti orang tua,”kata Bu Min yang juga Koordinator Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik ini. 

“Di sisi lain hendaknya dapat memberikan pengasuhan dan pemenuhan 4 hak dasar anak yang baik dan optimal serta dapat memberikan perlindungan kepada anak sehingga anak dapat hidup aman, tumbuh kembang anak nyaman dan tentram. Selain itu, pola asuh di pesantren juga harus di optimalkan agar santriwan santriwati tidak mengalami kekerasan dan diskriminasi,”imbuhnya. 

Bu Min dalam acara sebelumnya menegaskan, pihaknya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sudah menyadari peranan penting tersebut. Untuk diketahui Silatnas ke-3 di Semarang ini, merupakan kelanjutan dari Silatnas Bu Nyai Nusantara Pertama (2019) di Surabaya yang dilaksanakan oleh RMI PWNU Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan dengan Silatnas Bu Nyai Nusantara Kedua (2021) di Lampung. (yad)

Silatnas Bu Nyai Nusantara Fokus Bahas Problem Santriwati dan Kelompok Rentan  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Kenalkan ZA Plus, Phosgreen, dan Phonska OCA Plus melalui Demplot Tomat Target Produktivitas Naik 40 Persen

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali memperkenalkan tiga produk nonsubsidi ritel baru. Tiga produk yaitu ZA Plus, Phosgreen, dan pupuk organik cair Phonska OCA Plus melalui demonstration plot (demplot) tanaman tomat di Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Pemupukan perdana demplot dilaksanakan oleh Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih pada Jumat, 4 November 2022.

Digna menyampaikan bahwa, Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu daerah yang dipilih Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi kawasan Food Estate. Sementara Kecamatan Garung adalah salah satu lokasi andalan penghasil hortikultura di Wonosobo. Untuk itu, ia memilih strategi promosi di sentra hortikultura tersebut melalui bukti peningkatan hasil panen.

“Produktivitas budidaya hortikultura di Kabupaten Wonosobo saat ini sudah tinggi, khususnya pada tanaman tomat. Untuk lahan demplot seluas 2.500 meter persegi ini, produktivitas sebelumnya sudah mencapai 10 ton. Karena itu kami tertantang untuk membuktikan produk baru kami di sini, dengan target peningkatan produktivitas 40 persen dibandingkan hasil panen petani sebelumnya, menjadi 14 ton,”ujar Digna.

Menurutnya, peningkatan produktivitas akan menjadi magnet yang kuat untuk menarik minat petani menggunakan pupuk baru Petrokimia Gresik. Demplot ini juga menjadi sarana edukasi Petrokimia Gresik untuk petani hortikultura dimana penggunaan pupuk nonsubsidi mampu meningkatkan pendapatan.

Sebab, mengacu Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian, hanya tiga komoditas hortikultura yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi, yaitu bawang merah, bawang putih dan cabai, bersama enam komoditas lainnya yaitu padi, jagung, kedelai, tebu rakyat, kopi dan kakao.

Selain itu, Permentan 10/2022, membatasi pupuk bersubsidi hanya pada NPK dan Urea. Sedangkan ZA, SP-36, serta Petroganik yang banyak dibutuhkan petani hortikultura sudah tidak lagi masuk dalam skema subsidi.

“Ketiga pupuk dalam demplot ini dapat menjadi alternatif substitusi bagi petani hortikultura yang membutuhkan produk ZA, SP-36 dan Petroganik yang sudah tidak lagi disubsidi sesuai regulasi yang baru,” tandas Digna.

Produk baru ini mampu memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap tanaman. ZA Plus, merupakan produk nonsubsidi yang diperkaya dengan tambahan unsur hara mikro yaitu Zinc sebesar 1.000 ppm.

Berikutnya Phosgreen, mengandung tambahan unsur hara sulfur bagi tanaman yang dapat memacu pertumbuhan akar dan membentuk sistem perakaran yang baik serta meningkatkan ketahanan hasil panen sehingga mengurangi penyusutan selama penyimpanan.

Sementara Phonska OCA Plus dengan kandungan bahan organik serta unsur hara makro dan mikro dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman, serta mikroba fungsional sebagai penambat nitrogen, pelarut fosfat, dan penghasil zat pengatur tumbuh yang dapat mengefektifkan penyerapan hara tanaman.

“Ketiga pupuk tersebut sangat cocok untuk komoditas tanaman pangan dan hortikultura, seperti tomat. Hasil panen yang optimal tentu dapat dirasakan dengan pemupukan berimbang dengan dosis yang efektif,” ujar Digna.

Turut menghadiri pemupukan perdana demplot, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (Paperkan) Kabupaten Wonosobo, Dwiyama Satyani Budyayu mengapresiasi inovasi Petrokimia Gresik mampu memberikan solusi kebutuhan pupuk petani, mengingat Permentan 10/2022 membatasi jenis pupuk subsidi maupun komoditasnya.

“Bagi petani hortikultura yang membutuhkan pengganti ZA dan SP-36 subsidi, sekarang Petrokimia Gresik sudah menyediakannya. Semoga hasilnya sesuai dengan harapan,” tutupnya. (yad)

Petrokimia Gresik Kenalkan ZA Plus, Phosgreen, dan Phonska OCA Plus melalui Demplot Tomat Target Produktivitas Naik 40 Persen Selengkapnya

Tugu Manyar Dipindahkan ke Median Jalan, Dampak Pelebaran Jalan Raya Manyar 

GRESIK,1minute.id – Pembongkaran kios di Jalan Raya Manyar berlanjut pada Senin, 7 November 2022. Sebanyak 35 kios diratakan tanah. Sepekan sebelumnya, sebanyak 22 kios yang di bongkar. Sehingga total 57 dari 157 kios yang rencananya akan dibongkar.

Pembongkaran ratusan lapak itu karena terdampak proyek pelebaran jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Gresik. Pekerjaan pelebaran jalan nasional rencananya dimulai awal Februari 2023. Pembongkaran lapak tahap kedua ini berjalan lancar. Pembongkaran dimulai pukul 07.00 WIB. 

Pembongkaran tahap kedua dimulai sebelah barat Tugu Manyar hingga dekat gerbang Yasmu Manyar. Tidak lebih 3 jam, puluhan lapak sudah rata dengan tanah. 

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, proyek pelebaran Jalan Raya Manyar diestimasikan mulai digarap awal Februari 2023. “Pelebaran jalan dari dua lajur menjadi empat lajur,”kata Zainul Arifin pada Senin, 7 November 2022. Untuk tahap awal, pekerjaan akan dimulai dari exit Tol Manyar hingga Tekong, Leran. Proyek nasional itu dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali. Panjang total proyek jalan nasional 3,5 kilometer. “Tahap awal pekerjaan sepanjang 1,3 kilometer,”imbuh Zainul. 

Pelebaran jalan deandles ini juga akan berimbas keberadaan bangunan Tugu Manyar. Tugu ikonik itu nantinya akan dipindahkan. “Tugu Manyar itu nanti akan ditempatkan di median jalan,”terang Zainul. Bagaimana dengan sisa lapak yang belum dibongkar? Zainul menegaskan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan aparat. 

Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya. Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

Tugu Manyar Dipindahkan ke Median Jalan, Dampak Pelebaran Jalan Raya Manyar  Selengkapnya

Menggali Kreativitas Siswa, Spenda Gresik Gelar Pentas Karya dan Seni Religi

GRESIK,1minute.id – Pentas Kreasi dan Seni  digelar oleh UPT SMP Negeri 2 (Spenda)] Gresik . Selama dua hari, mulai Jumat, 4 November 2022. Ajang mengasah bakat dan menggali kreativitas peserta didik diawali di Poedak Galery di Jalan Pahlawan, Gresik. 

Di pusat kuliner dan tempat pamer produk UMKM ini, siswa menggelar karyanya berupa jajanan Gresik Kekinian sebagai pengembangan proyek profil pelajar Pancasila (P5). Event kali pertama diluar sekolah ini kerja bareng Guru Pendidikan Seni dengan Diskoperindag Gresik diikuti seluruh siswa kelas VII itu. Suasana Poedak Galery riuh mulai pagi sampai sore hari ini diberi label Panen Karya Pramuka Produktif Pangkalan Spenda. “Ini Cipta ide kewirausahaan abad 21 Makanan khas Gresik Kekinian,”kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim pada Sabtu, 5 November 2022. 

Sementara itu, Pentas Seni di halaman sekolah lebih heboh lagi. Sebab, ajang adu kreativitas siswa di bidang seni, salah satu kegiatan yang paling ditunggu-tuggu oleh guru dan siswa. Di kegiatan itu siswa bisa menyalurkan kreativitas, menjadi salah satu penguatan pendidikan karakter, sebagai program pemerintah yang diimplementasikan dalam berbagai kegiatan di sekolah berlokasi di Jalan K.H.Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu.

Kesenian yang mereka tampilkan juga beragam. Diantaranya, Pencak Silat Pagar Nusa , Karaoke, Yel-yel Adiwiyata, Kick off Suporter, Band Musik, Tari Danarkurung. Kemudian, Salawat, Kasidah Albanjari, hingga Barongsai.

PENTAS SENI : Pentas Seni dan Inaugurasi PLP mahasiswa di halaman UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Sabtu, 5 November 2022 ( Foto: SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

“Semua karya seni itu, berdasarkan pilihan siswa masing-masing sesuai dengan kompetensi di bidang seni, dan didukung oleh minat dan bakat yang mereka miliki,”terang Salim. Dalam Pesta Seni dilanjutkan dengan 

penutupan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa dari dua perguruan tinggi yakni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Tampak hadir dalam 

pentas inaugurasi penutupan PLP ini adalah DR Yuni Arifadah dari UINSA dan DR Zainul Aminin dari UNESA. “Terima kasih kepada SMP Negeri 2 Gresik atas bimbingan yang diberikan kepada 24 mahasiswa PLP yang praktik,”kata Zainul. (yad)

Menggali Kreativitas Siswa, Spenda Gresik Gelar Pentas Karya dan Seni Religi Selengkapnya