Sambut Ulang Tahun Emas,Program Petrokimia Gresik Bakti Guru Bagikan Ratusan Kacamata Gratis

GRESIK,1minute.id – Ratusan guru semringah pada Selasa, 24 Mei 2022m8. Sebab, mereka mendapatkan kacamata gratis. Kacamata gratis bagian dari program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL)  Petrokimia Gresik kepada para guru di sekitar perusahaan. Program Petrokimia Gresik Bakti Guru dipusatkan di Rumah Sakit Grha Husada Gresik. Sebelum mendapatkan kacamata gratis, ratusan guru itu menjalani pemeriksaan mata. 

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo usai menyaksikan langsung pemeriksaan mata di Poli Mata Grha Husada menyampaikan kondisi pandemi mengharuskan kegiatan pembelajaran dilakukan secara online selama hampir dua tahun. Sehingga aktivitas para guru pun banyak dihabiskan di hadapan layar komputer, laptop maupun perangkat elektronik lainnya.

“Untuk itu, Petrokimia Gresik memberikan layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis agar kesehatan mata para guru tetap terjaga. Dengan demikian kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan optimal,”tandas Soesilo di hadapan para guru.
Untuk diketahui Menteri BUMN Erick Thohir dalam beberapa kesempatan, bahwa program TJSL BUMN harus difokuskan pada tiga sektor yakni Pendidikan, UMKM dan Lingkungan Hidup.

Oleh karena itu, Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri bagian dari BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero) juga turut andil memberikan kontribusinya untuk ketiga sektor tersebut. Total ada 130 guru dari sebelas Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di sekitar perusahaan yang mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis mata RS Grha Husada serta kacamata sesuai dengan hasil pemeriksaan. 

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dalam melakukan pendataan para guru, sehingga bantuan ini diterima oleh guru yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Lebih lanjut Soesilo mengungkapkan bahwa, kegiatan yang merupakan rangkaian program Kampung Sehat ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Golden Anniversary Petrokimia Gresik yang jatuh pada 10 Juli mendatang sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional di bulan Mei ini.

Tahun ini merupakan tahun kedua Petrokimia Gresik memberikan layanan pemeriksaan mata dan kacamata gratis untuk dunia pendidikan. Tahun lalu, Petrokimia Gresik dalam program “100 Mata Ceria” juga memberikan layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis untuk siswa tingkat sekolah dasar yang ada di sekitar perusahaan.

“Kegiatan ini menjadi wujud Bakti Petrokimia Gresik terhadap para guru, karena guru merupakan lentera ilmu bagi semua anak didiknya dan menjadi penentu masa depan bangsa,”terang Soesilo. Di tempat yang sama,

Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Gresik Lina Nur Aziz mengapresiasi layanan kesehatan mata gratis yang diberikan kepada 30 guru SLB AB Kemala Bhayangkari Gresik. Karena layanan ini dapat membantu optimalisasi kegiatan di sekolah.”Semoga layanan ini dapat ditingkatkan, sehingga penerima maanfaat semakin banyak lagi, dan kegiatan pendidikan di Gresik semakin maju,”ujarnya.

Terpisah, Kepala SLB AB Kemala Bhayangkari Gresik Dede Indawati sekaligus penerima layanan kesehatan mata gratis berterimakasih atas kepedulian Petrokimia Gresik terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, layanan pemeriksaan mata ini sangat bermanfaat, dan jarang mendapat perhatian dari lembaga lain.”Dengan mata yang sehat, kegiatan apapun, termasuk tanggung jawab guru mencerdaskan anak didik akan berjalan dengan baik,”ujar Dede. (yad)

Sambut Ulang Tahun Emas,Program Petrokimia Gresik Bakti Guru Bagikan Ratusan Kacamata Gratis Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak OPD Mengelola Arsip dengan Baik. Ini Fungsi Arsip bagi Pemerintah !


GRESIK,1minute.id –  Arsip dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai pusat informasi. Sebab, arsip, salah satu bahan akuntabel sebagai bukti otentik. Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka Forum Discussion Group (FGD) tentang Pengawasan Kearsipan di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 23 Mei 2022. FDG itu diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. 

Menurut Fandi Akhmad Yani, arsip merupakan dokumen penting yang harus dijaga. Sebab, arsip merupakan bahan bukti resmi penyelenggaraan administrasi pemerintahan.  “Dengan adanya arsip ini diharapkan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah. Karena kearsipan memegang peran penting. Sehingga ketika menghadapi suatu persoalan, nanti yang dilihat dari arsip,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengajak semua organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengelola kearsipan dengan baik dan benar. 
Mengapa? Sebab, arsip menjadi tulang punggung pemerintahan, pembangunan dan menjadi bahan pertanggungjawaban kinerja organisasi. Keberadaannya arsip harus diselamatkan dan dikelola sangat profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku. 

“Semoga para peserta yang ikut kegiatan ini nantinya  bisa menerapkan apa yang didapat dalam penyusunan arsip secara baik dan benar,”harapnya. Menurutnya, di era digital ini semua harus mengikuti zaman yang ada. 
“Kita sekarang lagi menata sistem untuk melakukan digitalisasi untuk arsip dan perpustakaan. Jadi, selain ada bukti fisik kami juga mempunyai bukti secara digital,”ujarnya. 

Bila,tambahnya, selama ini masih banyak orang menganggap tidak penting adanya arsip. Padahal, keberadaan arsip sangat dibutuhkan untuk memberikan bukti yang lebih konkret. “Saya berharap agar kita semua dapat membangun kearsipan di Gresik agar lebih baik dan tertata dengan rapi,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Ajak OPD Mengelola Arsip dengan Baik. Ini Fungsi Arsip bagi Pemerintah ! Selengkapnya

DPRD Gresik Menetapkan 4 Ranperda Inisiatif Komisi

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan dalam Rapat Paripurna di Ruang Paripurna DPRD Gresik pada Senin, 23 Mei 2022. Rapat itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Empat raperda inisiatif tahap I/2022 usulan masing-masing komisi itu disepakati secara aklamasi. Sebelum ditetapkan untuk dilanjutkan pembahasan sampai menjadi peraturan daerah (Perda) inisiatif komisi menjlentrehkan rancangan masing-masing. 
Komisi I (Bidang Hukum dan Pemerintahan) mendapatkan giliran  kali pertama. Komisi I mengusulkan ranperda tentang Fasilitasi  Kegiatan Berusaha di Daerah.

Kemudian, Komisi II (Bidang Perekonomian dan Keuangan)  tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Berikutnya, Komisi III (Bidang Pembangunan) mengusulkan tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Gresik. Terakhir komisi IV (Bidang Kesejahteraan Rakyat) tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah. 

Juru bicara Komisi III Abdullah Hamdi mengatakan keberadaan radio sebagai media penyiaran di daerah memiliki peran penting, strategis dan penting. Yakni untuk memberikan keseimbangan informasi, pendidikan, kebudayaan dan hiburan kepada masyarakat.

Dikatakannya, untuk penyelenggaraan penyiaran publik di daerah memerlukan badan hukum yang dibuat oleh pemerintah dengan persetujuan DPRD. “Berdasarkan pertimbangan tersebut, perlu menetapkan peraturan daerah tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Suara Gresik,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchamad menyampaikan ranperda inisiatif tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah. Dijelaskan, ranperda tersebut dimaksudkan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat guna pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial. Kehadiran regulasi ini harapannya bisa memberikan payung hukum yang jelas tentang pengelolaan zakat, infak dan sedekah. Sebab ketika ini dioptimalkan dan dikelola dengan baik maka akan bisa berdaya guna dan memberi manfaat yang lebih luas.

“Ini juga dalam rangka perlindungan, pembinaan dan pelayanan muzaki, mustahik dan amil zakat sesuai peraturan perundang – undangan. Oleh karena itu perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah,”imbuhnya.

SUASANA PARIPURNA : Rapat paripurna DPRD Gresik dalam penetapan empat raperda inisiatif komisi tahap I/2022 pada Senin, 23 Mei 2022 (Foto: DPRD Gresik for 1minute.id)

Wakil ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim mengatakan, empat rancangan peraturan daerah diusulkan oleh masing-masing komisi. Masing-masing telah mempertimbangkan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). “Bentuk sinergi dengan pemerintah khususnya program kerja bupati Gresik yang berkaitan dengan infrastruktur, sarana-prasarana, serta pengentasan kemiskinan,”kata Nurhamim yang juga Ketua DPD Partai Golkar Gresik itu.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir menyatakan, salah satu yang menjadi target  adalah menurunkan angka kemiskinan di Gresik. Legislator dari Kecamatan Wringinanom itu menyebutkan tentang kenaikan angka kemiskinan pada 2021. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) per November 2021, angka kemiskinan di Kabupaten Gresik mengalami kenaikan sebesar 0,02 persen jika dibandingkan 2020, yakni 12,42 persen. Artinya, ada 2.300 penduduk miskin yang bertambah pada 2021. “Bahkan, masuk lima besar daerah miskin di Jawa Timur,”ujar Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Dari sisi ekonomi, lanjutnya, pihaknya juga berupaya mendorong sektor UMKM kembali bangkit pascapandemi. Khususnya mampu bersaing dengan produk luar daerah serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Termasuk,imbuhnya, menyediakan permodalan dengan suku bunga lunak melalui Bank Gresik. Dengan menekankan pada sektor usaha produktif dan padat karya. “Sesuai komitmen, pemulihan ekonomi daerah menjadi agenda prioritas dalam Pemerintahan 2022,”tegasnya. (yad)

DPRD Gresik Menetapkan 4 Ranperda Inisiatif Komisi Selengkapnya

Wabup Gresik Ajak Muslimat Kolaborasi Menurunkan Angka Stunting dan Pengangguran

 GRESIK,1minute.id – Konferensi Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama bakal menggelar pekan depan, Minggu, 28 Mei 2022. Sebelum proses pemilihan, dilakukan pra Konferensi XVIII PC Muslimat NU di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Minggu, 22 Mei 2022.

Pra Konferensi organisasi salah satu Badan Otonom NU ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua dan Sekretaris PC Muslimat NU Gresik Nafi’atus Sa’adah-Ani Rohmawati,, Anggota DPRD Gresik Lilik Hidayati serta Ketua PAC Muslimat NU Se-Kabupaten Gresik.

Ketua PC Muslimat NU Gresik Nafi’atus Sa’adah mengungkapkan, kegiatan Pra Konferensi Periodik XVIII PC Muslimat NU merupakan landasan atau arahan dari PWNU Muslimat Jawa Timur maupun Bupati dan Wakil Bupati Gresik. “Konferensi direncanakan pada 28 Mei 2022,”terang Nafi’atus Sa’adah dalam sambutannya.
Dalam Konferensi mendatang tujuannya adalah menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama 5 tahun, menyusun program 5 tahun kedepan, dan Pemilihan Ketua Baru periode 2022-2027 yang harus dikemas sesuai tata tertib.

Dalam Konferensi nanti, pihak mengundang seluruh Ketua PAC dan Ranting Muslimat NU Se-Kabupaten Gresik. “Konferensi merupakan acara lima tahunan yang menentukan arah program PC Muslimat NU Gresik kedepan,”katanya. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap pengurus PC Muslimat NU Gresik kedepan dapat bersinergi dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Gresik. Selain itu, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini mendorong  Muslimat NU  membantu menurunkan kasus stunting  di Kabupaten Gresik masih diangka 20 persen. “Mari bersama-sama membantu menekan kasus stunting kepada anak-anak generasi kita,”katanya. 

Selain sinergi dan kolaborasi menurunkan angka stunting, Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah mengajak Muslimat NU menurunkan angka pengangguran di Gresik. “Angka pengangguran juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gresik, untuk itu Muslimat jangan bekerja sendiri namun harus bekerja secara kolektif bersama-sama dengan membina UMKM yang ada di daerah masing-masing,”ujarnya. (yad)

Wabup Gresik Ajak Muslimat Kolaborasi Menurunkan Angka Stunting dan Pengangguran Selengkapnya

27 Pelukis Cilik Ramaikan Bulan Menggambar Nasional, Ada Menggunakan Puntung Rokok 


GRESIK,1minute.id – Sebanyak 27 anak dari 9 Kabupaten /kota di Indonesia menggelar pameran lukisan di Iconmall pada Sabtu, 21 Mei 2022. Sebanyak 65 karya yang dipamerkan bocah-bocah puluhan tahun anggota Sanggar Lukis DAUN bertajuk “DAUN Drawing Exhibition” itu.

Pameran lukisan ini memperingati Bulan Menggambar Nasional berlangsung hingga 29 Mei 2022.
Meski usia mereka tergolong belia, namun karya mereka tergolong fonomenal. Out of the box. Genre lukisan juga variatif. Sehingga sangat enak dinikmati oleh siapa pun. 
“Kami disini (Sanggar Lukis DAUN) membangun infrastruktur gagasan. Out put adalah karya,”kata Pendiri dan Pembina Sanggar DAUN Arik S. Wartono pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Gagasan tentu original. “Seni rupa anak, terdepan kita prioritaskan kreatifitas anak,”tegasnya. Puluhan karya pelukis anak berasal dari kota Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Kudus, Jogyakarta, Depok, Jakarta dan Denpasar ini membuat para pengunjung terasa betah menikmati karya mereka.

Bhre Otes : Bhre Bhawana Praja Kawula, pelukis cilik menggunakan media puntung rokok sebagai karyanya. Karya Bhre, murid Sanggar DAUN bisa menyelamatkan lingkungan dab kali pertama di Indonesia dalam DAUN Drawing Exhibition di Gresik pada Sabtu, 21 Mei 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Diantaranya, karya Bhre Bhawana Praja Kawula. Siswa kelas 3 SDN Pacar Keling, Surabaya memamerkan 4 karya. Bhre tidak memakai cat. Anak nomor dua dari lima bersaudara pasangan Yoko Sardiyoko dan Mela Damayanti itu menggunakan puntung rokok dan pensil. Ia pun mendapatkan julukan Bhre Otes. Otes adalah puntung rokok. 

“Awalnya, nenek marah. Saya memungut rokok dianggap seperti orang gila,”cerita Bhre sambil tersenyum. Namun, akhirnya nenek memahami. Sebab, Bhre dengan ribuan puntung rokok yang dikumpulkan sejak Maret 2022 itu dianggap bisa menyelamatkan lingkungan. Bahkan Walikota Surabaya Eri Cahyadi memberikan apresiasi. “Saya bisa bertemu dengan pak Walikota karena otes itu,”ucapnya. 

Menurut Bhre, puntung rokok filter bisa mencemari lingkungan. Meski sudah ditanam di tanah namun baru bisa terurai 5 tahun sampai 10 tahun. “Sejak Maret lalu, saya memungut 30 ribu puntung rokok,”terangnya. 
Ribuan otes itu lalu di cuci menggunakan cuka dan garam. Kemudian dikeringkan. “Di cuci untuk menghilangkan bakteri,”tegasnya.

Dari ribuan puntung rokok itu, Bhre Otes telah menghasilkan 20 lukisan. Empat diantaranya di pajang dalam DAUN Drawing Exhibition. Empat lukisan itu berjudul Unititle dengan media puntung & pensil on canvas. “Saya pingin pameran tunggal,”katanya. (yad)

27 Pelukis Cilik Ramaikan Bulan Menggambar Nasional, Ada Menggunakan Puntung Rokok  Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak OPD Kerja Keras Wujudkan Nawa Karsa, Tidak Lagi Lipsing

GRESIK,1minute.id –  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik menggelar Workshop Implementasi Nawa Karsa dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  Gresik tahun Anggaran 2023 pada Kamis,19 Mei 2022.

Worksop dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Program dan pelaporan serta tim penyusun RKPD 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan  kegiatan ini menjadi starter untuk mengingatkan kembali apa yang menjadi tujuan Pemkab Gresik melakukan pembangunan, pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. 
“Program (Nawa Karsa) ini benar-benar harus tercapai,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani.

“Kita telah mengalami turbulensi kondisi yang cukup berat akibat pandemi Covid-19. Tetapi dengan energi positif seperti saat ini, mudah-mudahan Nawa kKarsa bisa benar-benar tercapai. Mari kita bekerja bersama, bekerja lebih keras. Waktu yang paling tepat adalah sekarang. Sudah tidak boleh ada lagi lipsing-lipsing saja, rohnya Nawa Karsa, termasuk dalam-dalamnya juga Nawa Karsa,”imbuhnya. 

Dalam Nawa Karsa memiliki tujuan masing-masing, maka setiap perangkat daerah harus benar-benar bisa menerjemahkan apa itu Nawa Karsa. Untuk diketahui Nawa Karsa merupakan sembilan program prioritas masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Sembilan program itu adalah, Gresik Akas, Gresik Cerdas, Gresik Agropolitan, Gresik Barokah, Gresik Lestari, Gresik Seger, Gresik Sehati, Gresik Barokah, dan Gresik Mandiri.

Pertama, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, adalah soal penanganan banjir Kali Lamong. Kedua adalah masalah terkait data kemiskinan, dimana ini berdampak pada efektifitas program pengentasan kemiskinan. Ketiga adalah PKH Inklusif, dimana kita fokus pada masyarakat yang sudah masuk desil I dan II data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

“Namun mereka belum tersentuh program bantuan sosial manapun maupun warga yang dirasa miskin ber-KTP Gresik tapi belum masuk DTKS,”katanya sambil memberikan contoh lansia yang tidak memiliki KTP, penyandang disabilitas, kepala rumah tangga perempuan dan kelompok marginal lain.

Untuk diketahui desil satu yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan 10% terendah di Indonesia. Desil dua yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan antara 11% – 20% dan desil tiga yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan antara 21% – 30 %. 

Keempat, terkait dengan pembangunan infrastruktur di tingkat dusun yang menghubungkan antardesa melalui program gerbang dusun. Berikutnya, Kelima adalah meningkatkan gairah sektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif (ekraf)  melalui Gresik Kota Bandar. Keenam, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan melalui program Go-Tani.

Selanjutnya, Ketujuh, transformasi digitalisasi melalui Gresikpedia. Kedelapan, perluasan kesempatan kerja baik yang bersifat pelatihan seperti santri 4.0 dan revitalisasi BLK, maupun yang bersifat kewirausahaan seperti Gresik Jagoan, Gresik Komik dan One Pesantren One product (OPOP).  “Kesembilan, masalah lingkungan yakni terselesaikannya TPA dan sistem pengelolaan sampah terpadu ditingkat kecamatan serta taman kota yang ramah anak dan difabel,”terangnya. (yad)

Bupati Gresik Ajak OPD Kerja Keras Wujudkan Nawa Karsa, Tidak Lagi Lipsing Selengkapnya

Korban Sempat Syok, Motor Ditemukan Polisi  Semringah 

GRESIK,1minute.id – Albert Setiawan Tanojo semringah. Pasalnya, motor pemuda 25 tahun yang raib digondol maling bisa ditemukan oleh anggota Polsek Manyar. Polisi kemudian menyerahkan kepada pemuda asal Jalan Wiraatmaja, Desa Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto, Kabupaten Banyumas,Jawa Tengah yang indekos di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu,18 Mei 2022.

Albert tidak menyangka motor matik dengan nomor polisi (nopol) R 4055 DJ yang raib digasak maling itu bisa ditemukan oleh Polisi. Polisi kemudian menyerahkan kepada Albert. Informasi yang dihimpun motor kelir putih strip merah itu hilang ketika di tinggal oleh Albert mudik lebaran ke Banyumas, Jateng. Albert baru ngeh ketika balik mudik melihat motor di parkir di kamar kosnya di Desa Yosowilangun hilang pada Jumat, 6 Mei 2022.

Albert kemudian melaporkan kejadian nahas yang dialami ke Polsek Manyar. Sehari, dua hari, sampai seminggu belum ada kabar dari kepolisian. Albert pun pasrah. Namun, polisi tidak menyerah. Patroli digencarkan. Memasuki hari ke-12, anak buah AKP Windu Priyo Prayitno melihat motor matik tergeletak semak-semak. Polisi yang kepo membawa sepeda motor yang kunci starter telah rusak itu. Polisi semakin curiga kemudian mencocokkan nomor mesin, dan nomor rangka motor itu. 

Hasilnya? Motor matik itu milik Albert. “Hari ini  kami serahkan kepada pemiliknya di tempat kos setelah mencocokkan bukti kepemilikan,”ujar Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno pada Rabu, 18 Mei 2022.

“Karena yang bersangkutan butuh motor tersebut untuk bekerja maka kami sengaja menyerahkannya, mengantar ke tempat kos,”imbuhnya. Apa reaksi Albert? Ia mengaku awalnya sempat kaget tempat kosnya didatangi polisi. Namun, perasaan syok itu hanya hitungan detik setelah mengetahui motor ditemukan. “Good job Polsek Manyar. Terima kasih atas respon cepat,”pujinya. (yad)

Korban Sempat Syok, Motor Ditemukan Polisi  Semringah  Selengkapnya

Dari Anggota Penyidik Korupsi, Kini Alifin Menjabat Kasi Pidsus Kejari Gresik 

GRESIK,1minute.id –  Alifin N Wanda kembali ngantor di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Bila sebelumnya ia pernah menjadi anggota penyidik sejumlah perkara korupsi di Kabupaten Gresik. Kali ini, Alifin dilantik sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik. 

Alifin menggantikan Dimas Adji Wibowo yang mendapat tugas baru sebagai Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kota Probolinggo. Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Gresik M.Hamdan S., di Kantor Kejaksaan Negeri Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu,18 Mei 2022.

Acara sakral yang dihadiri para kepala seksi dan staf itu berlangsung khidmat. Kajari Gresik M.Hamdan S dalam sambutannya berpesan kepada Kasi Pidsus yang baru agar meneruskan dan mempertahankan kinerja yang lama dan dapat ditingkatkan menuju Kejaksaan yang profesional.

“Untuk Kasi Pidsus yang baru agar menjalankan kinerja sesuai dengan SOP dan segera bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja di Kejari Gresik,”ujar Hamdan.
Lebih lanjut, ia menambahkan, menjalin hubungan dengan bidang lain sangat diperlukan untuk menjaga kekompakan dan saling mengisi dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. “Selamat buat kasi Pidsus yang baru, kami menunggu karya-karya terbaru anda. Mengingat anda adalah stok lama di Kejari Gresik,” tegasnya.

Data yang dihimpun 1minute.id, pada 2019 sejumlah perkara korupsi di Kabupaten Gresik sempat ditangani oleh Alifin. Saat itu, Alifin menjadi jaksa penyidik di Seksi Pidana Khusus Kejari Gresik. Alifin menjadi anggota tim penyidiknya. Perkara korupsi ikut ditangani diantaranya di Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik, pungutan dana kapitasi jasa pelayanan (Jaspel) kesehatan dari BPJS Kesehatan Kabupaten Gresik di Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

Kemudian, penyalagunaan anggaran di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik dan korupsi anggaran di Kecamatan Duduksampeyan. Hasilnya, pengadilan tindakan pidana korupsi (Tpikor) Surabaya di Sidoarjo menvonis terdakwa terbukti melakukan pidana korupsi.  (yad)

Dari Anggota Penyidik Korupsi, Kini Alifin Menjabat Kasi Pidsus Kejari Gresik  Selengkapnya

Pemkab Gresik Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Gaji Ribuan Guru Penerima SK P3K


GRESIK,1minute.id – Ribuan guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gresik menggelar halalbihalal di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu,18 Mei 2022. 
Halalbihalal yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua PGRI Gresik Arief Susanto, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto bertemakan

“Kembali Fitri Mendidik Dengan Sepenuh Hati” itu menghadirkan pembicara tunggal  KH.Ahmad Rofi’i Mahfudz (Gus Eeng) dari Sidoarjo.  Menurut Gus Eeng, tujuan dari dunia pendidikan adalah untuk menjadikan generasi yang terbaik dengan sentuhan akhla. “Insya Allah generasi bangsa kita akan menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlakul Karimah untuk mewujudkan kemajuan bangsa,”pesan Gus Eeng. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak seluruh jajaran pengurus, pengawas dan guru untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sebab,  dalam mendidik anak tidak hanya dengan membaca ataupun menghitung.  “Namun dengan hati yang tulus dan ikhlas dalam mendidik mereka agar menjadi insan yang mulia, cerdas dan berkarakter,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu kembali menegaskan sikap pemerintah untuk mensejahterakan tenaga pendidik di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Untuk guru-guru Insya Allah akan menjadi perhatian kami semua termasuk guru TK dan TPQ yang dengan tekun dan sabar akan diupayakan agar mereka dapat tersenyum bahagia,”imbuh mantan Kepala SMK Qomaruddin, Kecamatan Bungah itu. Ia berharap Guru bisa menjadi agen perubahan dengan meningkatkan kualitas dari masa ke masa. 

Sementara itu, Ketua PGRI Gresik Arief Susanto menambahkan, forum yang dihadiri sekitar 1.500 sampai 2 ribu ini jarang terjadi. Keluarga  besar PGRI, imbuhnya, tiada henti mendoakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wakil Bupati Gresik Bu Min untuk selalu diberikan kesehatan kemudahan dalam menjalankan tugas demi kemaslahatan masyarakat.

“Apa yang menjadi harapan Keluarga Besar PGRI akan mengawal Program Dunia Pendidikan sesuai apa yang diharapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik,”ujar Arief yang juga Kepala SMK PGRI Gresik itu. Pasalnya, kata Arief, pemkab Gresik dalam menunjang kegiatan belajar mengajar sudah terbantu. Guru yang sudah diangkat melaluiPegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 1.700 yang tersebar di beberapa sekolah baik dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Itu semua tidak lepas dari perjuangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik mudah-mudahan anggaran tunjangan untuk Guru dari P3K segera dialokasikan.” pintanya.

“Kami berharap dalam kegiatan apapun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik sebagai kepanjangan tangan dari Bupati dan Wakil Bupati untuk tetap memperhatikan keluarga besar PGRI,”harap Arief Susanto. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto dalam sambutannya menyampaikan pihaknya terus bergerak dalam memajukan dunia pendidikan.  Diantaranya, sudah melaunching Pembelajaran Kurikulum Sejarah Lokal, Edukasi Wisata untuk melihat tempat sejarah di Kabupaten Gresik, CSR Peduli Pendidikan. “Dan Tahfidz Alquran program pembelajaran semua sekolah di Gresik wajib mengikuti ekstrakulikuler tahfidz,”terangnya. 

Selain itu, kepedulian terhadap Guru Tidak Tetap (GTT) yang dulunya tidak dapat di sertifikasi sekarang dirubah menjadi honor dan dapat sertifikasi. “Termasuk guru dari P3K yang sekarang sudah menerima SK tersebut sudah dianggarkan Rp 100 miliar untuk pembayaran Guru P3K,”terangnya. (yad)

Pemkab Gresik Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Gaji Ribuan Guru Penerima SK P3K Selengkapnya

Kalau Tidak Ngantuk, Ya Rem Blong, Truk Kontainer Lindas Suzuki Ertiga

GRESIK,1minute.id – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa. Sebuah truk kontainer yang diduga mengalami rem blong melindas mobil Suzuki Ertiga di simpang 3 Raya Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Rabu, 18 Mei 2022. 

Akibat serudukan truk kontainer itu bodi mobil Suzuki Ertiga kelir merah itu rusak berat. Bodi minibus tidak terbentuk. Pengemudi Suzuki Ertiga bernama Sudiyono tergencet bodi mobil yang dikendarainya. Untuk mengevaluasi pensiunan guru berusia 60 tahun tinggal di Dusun Dukuh, Desa/Kecamatan Bungah itu butuh waktu 2 jam.

Menurut cerita Sekamto, 51, sekitar pukul 11.00 truk kontainer nomor polisi (nopol) L 9367 UX yang disopiri Suwarno, 44, warga Widang, Tuban melaju dari arah Raya Sidayu menuju ke Manyar, Gresik. Memasuki jalan menurun Raya Bungah tepatnya simpang 3 Raya Bungah, sopir truk kontainer tidak bisa mengendalikan laju kendaraan beratnya itu. Nahas di depan ada mobil Suzuki Ertiga nopol W 1743 CW.

Kendaraan berat itu langsung melindas bodi mobil Suzuki Ertiga yang kendarai Sudiyono. Minibus terseret karena truk kontainer warna hijau terus melaju menabrak tiang telkom dan berhenti setelah menabrak sebuah toko.
Menurut saksi mata kejadian memilukan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Truk kontainer nomor polisi (Nopol) L 9367 UX melaju dari arah  Sidayu ke Manyar. Setelah melewati jalan tanjakan Raya Bungah kemudian jalan menurun. Nah, saat jalan menurun itu, diduga truk kontainer yang disopiri oleh 

“Kayaknya (sopir kontainer) kalau ngak ngantuk ya (rem) ngeblong. Tiba-tiba menabrak begitu saja,”ungkap Sekamto,51, petugas penyebrangan jalan di simpang 3 Raya Bungah itu kepada wartawan. Sopir Suzuki Ertiga meninggal di lokasi kejadian (TKP) akibat tertabrak truk kontainer dan tertimpa tiang telkom. Sementara sopir truk kontainer selamat dan telah dilarikan ke rumah sakit islam (RSI) Mabarrot NU Bungah. 

Hingga pukul 12.30, ketika berita ini ditulis petugas kepolisian dari Polsek Bungah bersama warga masih  melakukan proses evakuasi korban yang tergencet di dalam mobil. Cuaca hujan deras disertai banyaknya lilitan kabel di lokasi menjadi penghambat proses evakuasi. Kecelakaan itu mengakibatkan jalan Deandles di Pantai utara (Pantura) Kabupaten Gresik itu macet dua arah, yakni dari arah Sidayu tujuan Manyar dan sebaliknya. (yad)

Kalau Tidak Ngantuk, Ya Rem Blong, Truk Kontainer Lindas Suzuki Ertiga Selengkapnya