Komitmen Petrokimia Gresik Selamatkan Bumi dari Plastik, 8.600 Warga Cerdas Berplastik Dapat Sembako Gratis

GRESIK,1minute.id –  Jelang lebaran 1443 H sekaligus menyongsong Golden Anniversary bulan Juli mendatang, Petrokimia Gresik membagikan 8.600 paket sembako senilai Rp 700 juta untuk masyarakat di delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan pada Rabu, 20 April 2022.  Uniknya, penerima bantuan wajib mengumpulkan sampah plastik di lingkungannya untuk ditukar dengan sembako secara gratis.

 Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo usai menyerahkan bantuan secara simbolis di Balai Desa Roomo menjelaskan bahwa, program ini sekaligus menjadi wujud peringatan Hari Bumi, diperingati setiap 22 April.  “Dalam hal ini, kami tidak hanya memberikan bantuan sembako secara cuma-cuma, tapi juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam mengelola sampah plastik, sehingga masyarakat bisa menikmati manfaat ganda,” ujar Dwi Satriyo.

 Melalui program ini, para penerima bantuan harus menukar lima sampah botol plastik untuk setiap paket sembako. Sampah plastik yang terkumpul kemudian akan dikelola oleh Bank Sampah binaan Petrokimia Gresik di masing-masing wilayah.

 Lebih lanjut, Dwi Satriyo mengungkapkan capaian Propernas Emas yang diraih Petrokimia Gresik akhir tahun lalu menjadi motivasi tersendiri bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standarisasi program di bidang lingkungan. Dimana program Penukaran Sampah Plastik dengan Sembako Gratis ini menjadi salah satu implementasinya.

 “Ini merupakan aksi kecil, namun kami berharap program ini dapat menginspirasi masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melakukan 3R yakni Reuse (menggunakan kembali),  Reduce  (mengurangi), dan Rescycle (mendaur ulang) sampah yang masih dapat didayagunakan,”tandas Dwi Satriyo.

 Sementara itu, setiap paket sembako yang dibagikan terdiri dari 3 kg beras, 1 liter minyak goreng dan 5 bungkus mi instan. Bantuan tersebut dibagikan untuk masyarakat Ngipik (495 paket), Sukorame (925 paket), Karangturi (930 paket), Karangpoh (875 paket), Tlogopojok (1.500 paket), Kroman (875 paket), Lumpur (1.500 paket) dan Desa Roomo (1.500 paket).

 Di tempat yang sama, Kepala Desa Roomo, Rusdiyanto mengapresiasi kepedulian Petrokimia Gresik terhadap masyarakat dan lingkungan yang ada di Desa Roomo. Menurutnya, Program Penukaran Sampah Plastik dengan Sembako Gratis ini sejalan dengan program pengelolaan sampah yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik.

 “Semoga bantuan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Karena pengelolaan sampah yang tepat itu harus dimulai dari lingkup keluarga,” ujarnya.

Ditemui terpisah, salah satu penerima bantuan, Musidah mengaku lebih termotivasi untuk mengelola sampah plastik setelah mengikuti program ini. Menurutnya, disamping melestarikan lingkungan, manfaat ekonomis yang diperoleh dengan mengelola sampah secara tepat juga cukup besar. “Saya berharap program ini bisa terus berlangsung tiap tahunnya. Sehingga kami bersama keluarga lainnya semakin termotivasi untuk peduli terhadap lingkungan” ujar Musidah.

 Sebelumnya, menjelang Ramadan tahun ini, Petrokimia Gresik telah menyalurkan bantuan senilai Rp 612 juta untuk 85 masjid dan musala, serta 50 pondok pesantren dan panti asuhan di sekitar perusahaan. Selanjutnya, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Petrokimia Gresik juga telah menyalurkan bantuan kepada 1.486 mustahik yang ada di sekitar perusahaan senilai Rp 278,35 juta. 

Terakhir, Dwi Satriyo menegaskan bahwa Petrokimia Gresik sebagai anggota holding Pupuk Indonesia berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan maupun charity. “Kemajuan perusahaan harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Komitmen ini akan terus kami tingkatkan dan wujudkan melalui berbagai program, khususnya menjelang peringatan 50 tahun perusahaan tahun ini,” pungkas Dwi Satriyo.(yad)

Komitmen Petrokimia Gresik Selamatkan Bumi dari Plastik, 8.600 Warga Cerdas Berplastik Dapat Sembako Gratis Selengkapnya

Datang Umrah, Santuni 1000 Anak Yatim dan Piatu dalam Peringatan Nuzulul Quran 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Nuzulul Quran di depan PendapaBupatiterasa lebih khidmat pada Selasa malam, 19 April 2022. Peringatan turunnya wahyu Alquran kepada Rasulullah SAW ini dihadiri para kiai sepuh di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Antara lain, KH Machfudz Mashum, Rais Syuriah PCNU Gresik. 

Peringatan Nuzulul Quran diawali dengan pemberian santunan kepada 1000 anak yatim dan piatu dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik. Santunan secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Kehadiran Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama anak yatim dan piatu serta jamaah peringatan Nuzulul Quran ini kali pertama pasca menunaikan ibadah umrah. Bupati 36 tahun itu tiba di Gresik badal Duhur pada Selasa, 19 April 2022. Pada kesempatan itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak warga Kota Santri untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Terus istikamah dalam kebaikan,”katanya. Puasa Ramadan telah memasuki hari ke-18. “Terus meningkatkan ketakwaan. Memanfaatkan momen luar biasa, karena turunnya Alquran,”katanya. Mengapa,  karena tujuan hidup manusia semuanya ada di Alquran. 
Bupati Fandi Akhmad Yani berharap warga Gresik semakin meningkat ketakwaan. “Jangan sebaliknya, tambah dekat lebaran malas tarawih,”ujarnya. “Nang pasar bandeng setelah Tarawih,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sebelum mengakhiri sambutan, Gus Yani berdoa pandemi Covid-19 segera berakhir. “Kekuatan paling dahsyat adalah berdoa,”katanya. 

FOTO BARENG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani bersama anak yatim dan piatu dalam peringatan Nuzulul Quran di depan Pendapa Bupati pada Selasa malam, 19 April 2022 ( FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Nuzulul Quran menghadirkan dua penceramah agama. Mereka adalah D.Zawawi Imron, budayawan asli Madura yang dikenal sebagai penyair berjuluk Clurit Emas. Anggota Dewan Pengasuh Pesantren Ilmu Giri, Jogjakarta yang berceramah agama dengan menyelipkan membaca sajaknya itu seakan menghipnotis jamaah yang hadir dalam peringatan Nuzulul Quran itu. 

Ia mengaku kehadirannya bertujuan untuk direkam oleh malaikat karena Pecinta Rasulullah SAW. “Datang ke tempat ini untuk mendapatkan syafaat Rasulullah. Saya disini karena kasihnya pak bupati,  Gus Yani supaya ikut mendaftarkan diri mendapatkan syafaatnya Rasulullah SAW,”ujarnya. 

BERSAMA CLURIT EMAS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama D. Zawawi Imron, penceramah sekaligus penyair berjuluk Clurit Emas dalam Peringatan Nuzulul Quran di pendapa Bupati Gresik pada Selasa malam, 19 April 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Apa hubungannya Rasulullah dengan Alquran ? Ia menceritakan pada 17 Ramadan Rasulullah didatangi oleh malaikat Jibril. Ucapan malaikat Jibril dan Muhammad dilantik sebagai Rasulullah atau utusan Allah. “Dan kita ditakdirkan menjadi umat Rasulullah SAW,”kata penyair berusia 79 tahun itu.

Pencermah kedua adalah KH Reza Ahmad Zaid. Kiai muda Nahdlatul Ulama. Usianya baru 40 tahun. Gus Reza adalah anak pasangan KH Imam Yahya Mahrus dan Hj. Zakiyah Miskiyah. Sang ayah, Kiai Imam adalah tokoh kharismatik , putra pertama KH. Mahrus Ali, sesepuh pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Sedangkan ibunya putri KH. Muhammad Utsman al-Ishaqy, Surabaya, tokoh mursyid thoriqoh shufiyyah terbesar di Indonesia, Thoriqoh al Qodiriyyah wan Naqsabandiyyah. (yad)

Datang Umrah, Santuni 1000 Anak Yatim dan Piatu dalam Peringatan Nuzulul Quran  Selengkapnya

Pingin Perlente Saat Lebaran Ditangkap Polisi. Kok Bisa? Ini Penyebabnya

GRESIK,1minute.id – Esa Wahyudianto, 20, bakal merayakan lebaran Idul Fitri di Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Kebomas. Penyebab, pemuda asal Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ditangkap polisi karena mencuri sepeda motor Honda Tiger.  

Esa menggasak motor Tiger warna Putih strip hitam nomor polisi (Nopol) S-6548-ABE pada Jumat, 16 April 2022. Ia ditangkap polisi pada Minggu, 18 April 2022. Tersangka ditangkap saat belanja di minimarket modern di kawasan Sumbar, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Esa tidak seperti pelaku curanmor lainnya. Diduga pelaku curanmor karena tergoda gaya hidup mentereng.  Karena itulah, Esa setelah berhasil mencuri, tidak menjual kepada penadah. Tapi, pemuda 20 tahun menggunakan motor curian untuk mejeng dan hangout. Tentu saja, Esa telah mengubah sejumlah bagian motor termasuk mengganti pelat nomor polisi untuk mengabur pemiliknya.

Namun, Esa mungkin lupa pepatah tidak ada kejahatan yang sempurna. Pada 17 April 2022 sekira pukul 16.00 WIB, korban Muhammad Imam Effendi, 25, warga Desa Meduri  Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro pulang ke kos-kosan di Jalan Poros Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik. Imam melihat motor Tiger warna Putih nopol S-6548-ABE parkir di minimarket di sekitar Sumber, Kecamatan Kebomas. Motor itu mirip milik korban yang hilang di tempatnya indekos pada Jumat, 16 April 2022.

Imam Effendi lalu menghubungi Aipda Arif Rahmat H, penyidik yang menangani perkara curanmor Esa tersebut.  Aipda Arif menuju minimarket dan menangkap Esa. “Setelah dilakukan interogasi akhirnya pelaku bernama Esa Wahyudianto mengakui perbuatanya bahwa telah mengambil sepeda motor Honda tiger S-6548-ABE,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jati Negara pada Selasa, 19 April 2022.

“Motif ingin memiliki kendaraan tersebut karena ingin bergaya, pelaku sebelumnya tidak punya kendaraan jenis itu,”imbuh mantan Kapolres Ponorogo itu. Penyidik menjerat tersangka dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. “Tersangka kami tahan,”tegas Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jati Negara. (yad)

Pingin Perlente Saat Lebaran Ditangkap Polisi. Kok Bisa? Ini Penyebabnya Selengkapnya

Khidmat, Pelantikan Ali Mahmudi sebagai Anggota DPRD Gresik Gantikan Mohammad Yunus 

GRESIK,1minute.id – Ali Mahmudi dilantik menjadi anggota DPRD Gresik pada Senin, 18 April 2022. Pelantikan anggota Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Gresik dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Gresik dilakukan oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir di ruang Paripurna.

Pelantikan Ali Mahmudi yang juga Sekretaris DPC PPP Gresik ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan 42 anggota DPRD Gresik lain. Sedangkan 7 anggota lain tidak hadir. Sidang Paripurna dengan agenda Pengucapan Sumpah Janji PAW Anggota DPRD Gresik masa jabatan 2019-2024 yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah berlangsung khidmat. 

Ali Mahmudi dilantik sebagai anggota DPRD Gresik menggantikan Mohammad Yunus karena meninggal. “Kita doakan semoga almarhum Mohammad Yunus husnul Khotimah,”kata Nur Saidah, politisi dari Partai Gerindra itu.

Mohammad Yunus meninggal pada Jumat, 11 Februari 2022. Yunus, legislator dari daerah pemilihan (dapil) III yakni Kecamatan Menganti dan Kedamean. Almarhum saat berada di Komisi III DPRD Gresik. Kurun waktu 11 Februari hingga 17 April 2022, terjadi kekosongan satu orang anggota DPRD Gresik dari Fraksi PPP Gresik. Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 171.437/331/011.2/2022 tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Gresik turun pada 7 April 2022.

KETUA DPRD GRESIK: (ki-ka) Nur Saidah, Much Abdul Qodir, Ahmad Nurhamim dan Mujid Riduan dalam pelantikan anggota Pergantian Antar Waktu Ali Mahmudi di ruang Paripurna DPRD GRESIK pada Senin, 18 April 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Usai dilantik sebagai anggota DPRD Gresik Ali Mahmudi kemudian mendapatkan PIN kehormatan sebagai anggota DPRD Gresik. Penyemangat PIN dilakukan oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir.  Ali Mahmudi ditempatkan di Komisi I.

Ketua DPC PPP Gresik Khoirul Huda menyampaikan rasa syukurnya atas terbitnya SK dari Gubernur Jawa Timur dan pelantikan Ali Mahmudi  dari PPP. “Kami bersyukur karena kekosongan anggota DPRD dari PPP akan diisi kembali,”ujarnya kepada wartawan. 

Pria yang akrab disapa Gus Huda itu berharap dengan pengisian kekosongan ini bisa menambah semangat PPP dalam mengabdi dan menebar manfaat kepada masyarakat. “Rakyat adalah ladang pengabdian PPP, dengan pengisian kekosongan anggota DPRD ini tentunya semakin menambah semangat kami dalam mengabdi,”katanya. (yad)

Khidmat, Pelantikan Ali Mahmudi sebagai Anggota DPRD Gresik Gantikan Mohammad Yunus  Selengkapnya

Aiptu Jailani, Polisi Jujur Meninggal Usai Salat Tarawih 

GRESIK, 1minute.id  – Kabar duka menyelimuti Polres Gresik.  Aiptu Jailani, anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik meninggal. Polisi jujur itu meninggal sekitar pukul 20.50 pada Minggu, 17 April 2022. “Iya benar. Beliau meninggal,”kata Yudi Cahyanto, Humas Polres Gresik dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu malam, 17 April 2022.

Namun, Yudi belum bisa memastikan penyebab meninggalnya polisi yang pernah menilang istrinya itu. “Kami belum dapat keterangan resmi dari dokter,”ujarnya. 

Informasi yang dihimpun Aiptu Jailani sempat Salat Tarawih. Usai salat terawih, kesehatan polisi yang dikenal tegas dalam menegakkan aturan itu drop. Jailani kemudian dilarikan ke RS Semen Gresik. Namun, dalam perjalanan tuhan berkehendak lain. Jailani  menghadap sang Khaliq. Selamat jalan Jailani. (yad)

Aiptu Jailani, Polisi Jujur Meninggal Usai Salat Tarawih  Selengkapnya

Sediakan 530 Porsi Sanggring Kolak Ayam

GRESIK,1minute.id –  Panitia Sanggring Kolak Ayam mematangkan kegiatan tahunan. Kegiatan tahunan setiap 23 Ramadan. Tahun ini, Sanggring Kolak Ayam ke-497 akan digelar pada Ahad, 24 April 2022. Tradisi yang masuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WTBI) dipusatkan di Masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini diprediksi bakal lebih ramai dibandingkan dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19.

Selama dua tahun pengunjung tradisi yang nyaris menyentuh 5 abad ini dibatasi bertujuan mencegah persebaran wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. Sehingga, Kolak Ayam hanya dibagikan kepada warga Desa setempat. “Tahun ini untuk umum. Tetapi, tetapi mematuhi protokol kesehatan,”kata Didik Wahyudi, salah satu panitia Sanggring Kolak Ayam ke-497 dikonfirmasi 1minute.id pada Ahad, 17 April 2022.

Tahun ini, panitia akan memasak 530 porsi Kolak Ayam. “Satu porsi bisa untuk 20 orang sampai 25 orang,”terang Didik.  Untuk memasak ratusan porsi Kolak Ayam itu, panitia membutuhkan ayam 250 ekor ; gula merah 750 kg ; kelapa 700 butir ; jinten bubuk 50 kg ; bawang daun 200 kg dan air 1.500 liter. “Kami sediakan lebih banyak dari tahun lalu,”katanya. Dua tahun belakangan panitia menyediakan 250 porsi sampai 350 porsi. Untuk diketahui, panitia Sanggring Kolak Ayam ini semua kaum adam. Mulai belanja, meracik bumbu, memasak hingga menyajikan kepada masyarakat semua kaum adam.  

Kolak Ayam ini  disajikan untuk berbuka bersama di masjid Jamik Sunan Dalem. Kolak ayam merupakan makanan takjil atau makanan pembuka untuk berbuka puasa yang sifatnya hanya sementara. Tradisi ini berasal dari suatu riwayat, di saat pelariannya di Desa Gumeno, Sunan Dalem jatuh sakit dan dapat disembuhkan dengan memakan Sanggring ini. 

KOLAK AYAM : Panitia Sanggring Kolak Ayam melayani warga menu Kolak Ayam sebelum mendapatkan kuah dengan wadah ember pada peringatan.( FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Babad Gresik, Sunan Dalem adalah putra dari Sunan Giri yang memerintah di Giri Kedaton. Sunan Giri meninggal pada 1506 M, kemudian kekuasaan Giri Kedaton digantikan oleh putranya yaitu Sunan Dalem.  Di tengah kebingungan penduduk tersebut, Sunan Dalem  mendapat petunjuk dari Allah SWT lewat mimpi agar membuat suatu masakan untuk obat. Esok harinya Sunan Dalem memerintahkan semua penduduk supaya membawa seekor ayam jago berumur sekitar satu tahun atau jago lancur ke Masjid.

Maka segera lah semua penduduk membawa seekor ayam jago untuk dimasak dengan santan kelapa, jinten, gula merah dan bawang daun. Setelah masakan selesai, Sunan Dalem memerintahkan kepada penduduk Gumeno agar membawa ketan yang sudah dimasak. Pada saat itu bertepatan dengan Bulan Ramadan sehingga ketika tiba waktu Maghrib (waktu berbuka puasa), Sunan Dalem dan semua penduduk berbuka bersama di masjid. Akhirnya Sunan Dalem mendapat Hidayah, Ma’unah serta Inayah dari Allah sehingga beliau sembuh dari sakit yang dideritanya setelah menyantap masakan tersebut. (yad)

Sediakan 530 Porsi Sanggring Kolak Ayam Selengkapnya

Rumah Adat Osing, Desa Kemiren, Sisa Masyarakat Blambangan

BANYUWANGI, 1minute.id- Rumah Adat Osing tertata rapi. Saling berhadap-hadapan. Rumah adat itu berbahan  dari kayu. Tembok dari anyaman bambu. Gebyok dan pagar rumah terbuat kayu. Bentuk bangunan nyaris sama satu sama lainnya. Jalannya resik. Suasana di kampung Rumah Adat Osing itu terasa nyaman. Ayem. Sanusi, 89 tahun salah satu penghuni rumah adat Osing itu. Kakek 6 cucu itu tinggal bersama istrinya yang terkena stroke.  Pasutri itu duduk di gang kecil di samping rumah pada Sabtu, 19 Maret 2022.

RAMBU : Arah petunjuk jalan menuju rumah adat Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu, 19 Maret 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Istri Sanusi mengunyah susur. Sanusi menikmati ngudut. Sanusi dengan ramah mempersiapkan wartawan  1minute.id  dan tujuh wartawan lainnya masuk ke dalam rumah. “Saya buka kan pintu depan dulu ya,”kata bapak 4 anak dan 6 cucu itu.  Namun, delapan wartawan, termasuk 1minute.id mengikuti Sanusi masuk lewat pintu samping rumah. Lewat dapur.

Dapur rumah Sanusi ukuran sekitar 4 meter persegi. Dinding dapur terbuat dari anyaman bambu (ghedek). Sinar matahari bisa menerobos masuk lewat lubang anyaman bambu.  Perkakas dapur alami. Kompor menggunakan kayu bakar. Lantai plesteran semen. Tapi, dapur terlihat bersih. Tidak ada perkakas berserakan. Apalagi belum di cuci. “Tadi Saya masak. Ayo makan,”ajak Sanusi.

PENDUDUK ASLI : Sanusi dan istrinya duduk santai di gang sempit samping rumahnya di kampung Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu, 19 Maret 2022 (FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sanusi masak sendiri karena istri belum pulih kesehatan akibat serangan stroke. Sehari-hari, Sanusi bertani. Selain tandur, merawat istri. Karena anak dan cucu tidak tinggal satu rumah dengan Sanusi. Setelah menunjukkan kondisi dapur, Sanusi masuk ruang utama. Di ruang utama itu, terdapat sekat kamar tidur dan meja tamu. Untuk menerangi ruang tamu, Sanusi membuka pintu depan rumah. “Kalau dinding kamar kayunya lama. Kayu jenis Tanjang. Kayu hutan,”jelasnya. 

BERSIH : Ini bagian dapur rumah Sanusi di kampung adat Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi pada Rabu, 19 Maret 2022 (FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sanusi, penduduk asli  Dusun Kedaleman, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Untuk menuju kampung ini, wisatawan menyusuri kampung kemudian menyeberangi jembatan dan jalan menanjak. Suasana masih asri. Sehingga terasa nyaman karena rindang mesti terik matahari. 

Dalam prasasti yang ditulis di sebuah lembar papan kayu dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris ) disebutkan Kemiren dari kata Kemiri dan Duren. Dahulu banyak bumbu pohon Kemiri dan Durian. Desa Kemiren dihuni oleh masyarakat suku Osing-suku asli Banyuwangi. Atau sisa masyarakat Blambangan. 

SEJARAH SINGKAT: Prasasti tertulis di selembar kayu menceritakan tentang sejarah Desa Kemiren yang terdapat rumah Adat Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu, 19 Maret 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kepala Desa pertama bernama Walik menjabat pada 1657. Desa Kemiren milik banyak keunikan mulai dari Adat, tradisi, kesenian, kuliner hingga pola hidup masyarakat yang masih dijaga masyarakat setempat. 
Sanusi berpesan kepada anak-anak muda untuk menjaga tradisi dan tidak neko-neko.  “Hidup lah yang jujur. Jujur itu tidak ada masanya,”katanya dengan bahasa Osing. (yad)

Rumah Adat Osing, Desa Kemiren, Sisa Masyarakat Blambangan Selengkapnya

Kran Mudik Dibuka, Tempat Wisata Ini Layak Dikunjungi 

BANYUWANGI,1minute.id – Pemerintah membuka kran mudik lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 Masehi. Kesempatan bagi pengelola wisata untuk menarik wisatawan setelah 2 tahun pemerintah melarang mudik lebaran karena pandemi.  Pengelola destinasi wisatawan berlomba menarik wisatawan. Kalau Anda belum  punya agenda mlaku-mlaku mengunjungidestinasi wisata di Banyuwangi, Jawa Timur bisa mengunjungi Kampung Osing dan Bangsring Underwater. Dua destinasi ini menawarkan sensasi dan cerita berbeda. 

1. Bangsring Underwater    

BERCENGKRAMAH : Wartawan 1minute.id ketika melakukan snorkeling di Bangsring Underwater, Banyuwangi pada Jumat, 18 Maret 2022 (Foto for 1minute.id)

Destinasi wisata ini lokasinya di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.  Bangsring Underwater (Bunder) adalah wana wisata. Wisata buatan yang melestarikan biota laut sehingga menjadi tempat snorkeling yang menyajikan sensasi pberbeda. Pengunjung bisa bermain dan seakan bisa “bercengkrama” dengan biota laut.

Ikan-ikan berbagai jenis dan ukuran yang setia menyapa penyelam yang membawa makanan. Apa makanan Ikan di Bunder? Ikan dibawah Rumah terapung sekitar 300 meteran dari bibir pantai sangat menyukai roti. Sejenis roti tawar. Roti itu cukup di genggam ketika wisatawan melakukan snorkeling. Sedikit demi sedikit roti disebar ratusan bahkan ribuan jenis ikan mendatangi. Ikan-ikan itu seakan mengajak penyelam bercengkramah. Suatu sensasi menyenangkan.     

Penyelam bisa mengabadikan kegiatan di dalam pantai itu menggunakan kamera bawah laut atau menggunakan bantuan pemandu wisata. Destinasi Bunder Banyuwangi  menjadi tempat alternatif berkunjung kembali berada di Banyuwangi. Bagi wisatawan yang tidak bisa berenang bisa menikmati pemandangan bawah laut di Bunder ini. Tentu harus memakai pelampung dan pemandu wisata.      Ditempat ini wisatawan bisa juga memesan degan atau makan. Wisatawan merasa dimanjakan disini.

SPOTFOTO : Salah satu spotfoto di Bangsring Underwater pada Jumat, 18 Maret 2022 ( FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Wartawan 1minute.id telah mengunjungi  Bunder  sebelum Ramadan 1443 Hijriah, tepatnya. 18-19 Maret 2022. Tiba lokasi sekitar pukul 08.30. Pagi itu, Bunder masih lengang. Sinar matahari tidak terlalu menyengat. Air pantai sangat jernih. Setelah ganti sewa pelampung kemudian naik perahu 5 menit menuju rumah terapung tempat snorkeling. Potensi Bunder sebenarnya dimiliki di Kabupaten Gresik. Tepatnya, di Pulau Bawean. Biota laut juga elok.  Seperti Pantai Noko Selayar, tempat favorit bagi penggemar snorkeling. (bersambung/yad)

Kran Mudik Dibuka, Tempat Wisata Ini Layak Dikunjungi  Selengkapnya

Puasa Ramadan, Antusiasme Masyarakat Donor Darah Tinggi

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi para pendonor darah. Meski, sedang berpuasa antusiasme masyarakat untuk sedekah darah demi kemanusiaan cukup tinggi. Ratusan pendonor yang ikut kegiatan donor darah memperingati HUT ke-26 RSI Mabarrot, Kecamatan Bungah pada Sabtu, 16 April 2022. Kegiatan rutin tahunan ini sempat terhenti 2 tahun karena wabah pandemi Covid-19. 

“Mudah mudahan amal panjenengan dilipat gandakan di bulan Ramadan kali ini,”ujar Wabup Aminatun Habibah yang meninjau lokasi donor darah. Bu Min-sapaan akrab-Wabup Aminatun Habibahtidak hanya meninjau aksi kemanusiaan tersebut. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu juga ikut donor darah. “Aku melu donor rek,”ujar Bu Min yang juga Dewan Kehormatan PMI Gresik ini. Ia berharap kegiatan donor darah bisa dilakukan secara rutin 3 bulan sekali. “Semoga RS Mabarrot NU Bungah bisa memberikan layanan yang lebih baik untuk para pasien,”harapnya. 

Sementara itu, Direktur RSI Mabarrot NU Bungah dr. Izzuddin Syahbana tidak  menyangka bahwa antusiasme warga sangat tinggi. Sebab, donor darah dimulai sore hingga menjelang buka puasa itu ekspektasi masyarakat sangat tinggi. “Dari 100 kantong darah yang kita siapkan sudah penuh, antrian yang di bawah juga masih banyak,”kata dr Izzuddin Syahbana yang juga Kepala UTD PMI Kab. Gresik itu.

Ratusan pendonor darah itu  semringah karena bisa memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan darahnya. Selain itu, pendonor juga mendapatkan bingkisan 2 liter minyak goreng. (yad)

Puasa Ramadan, Antusiasme Masyarakat Donor Darah Tinggi Selengkapnya

Sok Jagoan, Blayer-blayer Motor, Pemuda Jenu Diciduk Polisi 

GRESIK,1minute.id – Fajar Cholish Ramadhan diangkut polisi ke Polsek Manyar pada Sabtu, 16 April 2022. Pemuda 20 tahun asal Jenu, Tuban itu diamankan karena menggunakan knalpot brong. Fajar tertunduk. Ia mewek (menangis) karena teman-temannya memilih kabur menyelamatkan diri.

Aksi Fajar dan sejumlah temannya membleyer motor nyaris membuat warga di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) geregetan karena istirahatnya terganggu. “Kapok kon, gawe kisruh ae,” teriak puluhan warga di PPS ketika melihat pemuda tanpa masker itu diciduk Polisi.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno menerangkan, pihaknya mendapat laporan masyarakat perihal aksi bleyer-bleyer di perumahan PPS. “Masyarakat yang resah. Saya langsung terjunkan anggota ke lokasi,”terang Windu pada Sabtu malam,16 April 2022. 

Alhasil satu pemotor  diamankan petugas patroli Polsek Manyar. mMotornya pun disita.”Bukan hanya diamankan. Pemotor diwajibkan memasang kembali knalpot sesuai standar pabrikan di Polsek juga perlengkapan lainnya termasuk menunjukkan SIM,”tegasnya.

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno menambahkan tidak akan segan-segan menindak perbuatan yang meresahkan masyarakat, terlebih dibulan Ramadan. Selain itu Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati dalam memarkir sepeda motor baik diluar rumah maupun didalam garasi rumah. Beri kunci ganda guna mencegah niat pelaku curanmor. “Kami harap semua pihak bersama-sama menjaga kondusifitas Kamtibmas selama bulan Ramadan ini.” pungkasnya. (yad)

Sok Jagoan, Blayer-blayer Motor, Pemuda Jenu Diciduk Polisi  Selengkapnya