Kurnia Suryandi, Arek Karangturi, Gresik dan Gunawan Setijadi, Mantan Plt Dirut, Terpilih Dirut dan Dewas Perumda Giri Tirta Gresik

GRESIK,1minute.id –  Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik akhirnya memiliki manajemen baru. Manajemen yang dipilih melalui tim seleksi (timsel) yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman memutuskan memberi amanat kepada enam orang.

Enam orang itu untuk jajaran direksi dan dewan pengawas (dewas) di perusahaan untuk yang melayani kebutuhan air bersih di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Siapa saja mereka?  Merujuk pada pengumuman nomor : 801/121 /437.22/2022 tentang Hasil tahapan wawancara akhir Calon Dewan Pengawas dan Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah Giri Tirta Gresik  adalah Dewas terpilih adalah Gunawan Setijadi (mantan Plt Direktur Utama Perumda Giri Tirta) , Zakki dan Elvi Wahyudi. Sedangkan, Direktur Utama (Dirut) terpilih Kurnia Suryandi , Direktur Umum (Dirum)  Ahmad Rusdilfahmi dan Direktur Teknik (Dirtek) Hartadi Agung Sutono.

“Keputusan Panitia Seleksi ini bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat,”bunyi dalam pengumuman tersebut yang tersebar melalui pesan WhatsApp itu. Siapa Kurnia Suryandi? Informasi yang himpunan tinggal di Kelurahan Karangturi, Kecamatan/Kabupaten Gresik.  Ia adalah karyawan PT Meta Adhy Karya Umbulan. PT Meta Adhy Karya, perusahaan yang mampu merealisasikan proyek Umbulan yang telah mangkrak sejak 1973 tersebut. Dibangun dengan investasi Rp 2,05 triliun dan diproyeksi mampu melayani 310.000 sambungan rumah atau 1,3 juta orang di Jawa Timur.

Nah, Kurnia Suryandi ikut menyukseskan proses kerjasama Perumda Giri Tirta untuk mendapatkan pasokan air dari Umbulan itu. Bagi karyawan di Perumda Giri Tirta, nama Kurnia Suryandi sudah tidak asing.  Sayangnya, 1minute.id belum bisa mendapatkan konfirmasi dari Kurnia Suryandi. Pesan melalui jejaring aplikasi media sosial, instagram belum dibalas sampai berita ini ditulis pukul 19.40. (yad)

Kurnia Suryandi, Arek Karangturi, Gresik dan Gunawan Setijadi, Mantan Plt Dirut, Terpilih Dirut dan Dewas Perumda Giri Tirta Gresik Selengkapnya

Empat Pemuda Pemerkosa Anak Diganjar 10 Tahun dan Denda Rp 20 Juta

GRESIK,1minute.id –  Muklasin Abdul Gofur, 19 ;  Bayu Ardiyanshah, 24 ;  Fiki Firmansyah Putra, 19 ; dan Mualidil Ardyansah , 20, mendapatkan ganjaran 10 tahun penjara. Empat pemuda asal Desa Mondoluku, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu terbukti pemerkosa anak dibawah umur.

Selain menjalani hukuman badan selama 10 tahun, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik diketuai oleh Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja keempat terdakwa itu membayar denda Rp 20 juta. Bila terdakwa tidak bisa membayar denda, masa hukuman ditambah 3 bulan. 

“Keempat terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 81 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak Jo pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. Menghukum ke empat terdakwa dengan hukuman penjara selama 10 tahun dikurangi masa penahanan serta denda Rp. 20 juta subsidair 3 bulan kurungan,”tegas ketua majelis hakim Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja saat membacakan putusan pada Selasa, 22 Maret 2022.

Vonis majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Indah Rahmawati pada sidang sebelumnya menuntut ke empat terdakwa dengan hukuman penjara selama 12 tahun dan denda Rp. 20 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Pada amar putusan, Majelis hakim menyatakan ke empat terdakwa terbukti melakukan tindak pidana melakukan persetubuhan dengan cara kekerasan kepada anak korban sebut saja Melati yang masih berusia 16 tahun.
Seperti diberitakan, Melati (bukan nama sebenarnya) harus mengalami penderitaan panjang akibat ulah kekasih serta 5 pemuda lainnya. Remaja berusia 16 tahun itu harus putus sekolah akibat trauma yang dilakukan oleh 6 pemuda itu. Berkas di split dua karena dua terdakwa adalah anak-anak.

Pada dakwaan, Jaksa menguraikan perkosaan yang menimpah Melati terjadi pada Rabu, 19 Mei 2021. Anak korban diajak oleh terdakwa Muhlasin Abdul Gofur (pacarnya) untuk membeli makan. Sesampainya di area persawahan di Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, terdakwa menghentikan sepeda motornya dan memaksa anak korban untuk melakukan persetubuhan.

Namun, ajakan itu di tolak anak korban. Mendapat penolakan, terdakwa lalu mendorong anak korban dan memperkosa anak korban. Puas menyalurkan nafsu bejatnya, terdakwa membawa anak korban menuju area galian C masih di Kecamatan Wringinanom bertemu ketiga terdakwa lainnya dan dipaksa minum-minuman keras.

Setelah dipaksa menenggak minuman keras, anak korban diperkosa oleh 4 terdakwa secara bergantian salah satunya kekasihnya. Akibat ulah bejat keempat terdakwa, anak korban mengalami trauma dan rasa sakit pada kemaluannya. (yad)

Empat Pemuda Pemerkosa Anak Diganjar 10 Tahun dan Denda Rp 20 Juta Selengkapnya

Pastikan Tercover Bantuan Sosial, Wabup Aminatun Habibah Blusukan ke Rumah Pengidap Gangguan Pola Pikir 

GRESIK,1minute.id – Langkah Aminatun Habibah terhenti beberapa saat. Wakil Bupati Gresik itu kemudian melongok ke sebuah kamar dan melihat Sahli duduk dengan kaki berselonjor. Lajang kelahiran 30 Juni 1977 itu tidak berkata apa pun. Hanya kepalanya yang terlihat tolah-toleh ke kanan dan kiri.

Sahli mungkin kaget melihat ada orang lain di rumahnya yang sederhana di Jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Selama ini, Sahli tinggal bersama kakaknya, Islafiyah, 50 tahun. Mereka hanya berdua. Sama-sama masih lajang. Islafiyah sehat. Namun, adiknya, Sahli mengalami gangguan pola pikir.

Kedatangan Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu untuk memastikan apakah Sahli sudah tercover oleh jaminan sosial. Bansos dari Pemerintah pusat maupun pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Wabup Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh ketika menjenguk dan memberikan bantuan sembako kepada Sahli dan kakaknya, Islafiyah. 

“Saya kesini untuk memastikan ia sudah tercover atau belum oleh Dinas Sosial,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai menjenguk Sahli pada Rabu, 23 Maret 2022.  Bu Min lega. Sebab, Sahli telah tercover biaya kesehatan maupun bantuan sosial dari pemerintah.  

Bu Min mengatakan, Sahli mengalami gangguan pola pikir. “Dia tidak pernah mengganggu masyarakat. Dia juga tidak mau dibawa ke rumah sakit.  Ia juga sudah mendapatkan perawatan kesehatan setiap bulannya,”katanya. Kadinsos dr Ummi Khoiroh menambahkan, Sahli telah mendapatkan semua program bantuan sosial dari pemerintah. Karena Sahli masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). 

DTKS yang diterima Sahli adalah bantuan pangan non tunai (BPNT), maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Dengan mengantongi KIS seluruh pelayanan kesehatan bisa diperoleh. Tapi yang bersangkutan (Sahli,Red) tidak mau dibawah ke rumah sakit,”kata dr Ummi Khoiroh. 
Sahli mengalami gangguan pola pikir.

Gangguan pola pikir biasa disebut gangguan kepribadian adalah suatu kondisi yang menyebabkan pengidapnya memiliki pola pikir dan perilaku yang tidak sehat dan berbeda dari rata-rata orang biasanya. Pengidapnya juga sulit untuk merasakan, memahami, atau berinteraksi dengan orang lain. Tentu saja bisa menyebabkan masalah dalam situasi sosial.

Ummi mengatakan program bantuan sosial dari pemerintah pusat kepada masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berjumlah sekitar 130 ribuan orang. Sedangkan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah nengalokasikan program keluarga harapan (PKH) ekskusif sebanyak 25 ribu orang. 

“Sifatnya (PKH ekskusif) perluasan, masyarakat Gresik yang belum tercover bantuan sosial dari pemerintah pusat,”kata Ummi Khoiroh. Sasaran PKH ekskusif ini antara lain anak yatim, janda miskin dan lansia miskin. Sementara itu, sejumlah tetangga Sahli menyebutkan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari Sahli ditopang oleh kakaknya, Islafiyah. “Kakaknya kerja di tempat pelelangan ikan (TPI) Lumpur,”kata seorang tetangga Sahli. (yad)

Pastikan Tercover Bantuan Sosial, Wabup Aminatun Habibah Blusukan ke Rumah Pengidap Gangguan Pola Pikir  Selengkapnya

Infrastruktur Jalan, Normalisasi Kali , Pengentasan Kemiskinan, Program Utama Musrenbang RKPD Gresik 2023 


GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik 2023 pada Selasa, 22 Maret 2022.

Musrenbang RKPD digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Hadir dalam Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman beserta Forkopimda, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Jempin Marbun, perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Timur Denny Teguh Setiawan, Perwakilan Bakorwil II Bojonegoro Ramses Panjaitan, serta dihadiri pula oleh unsur masyarakat dan organisasi/komunitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Ada tiga topik yang menjadi pembahasan serius dalam Musrenbang RKPD bertemakan “Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul, Berkelanjutan, dan Berkebudayaan Dilandasi Akhlakul Karimah” ini. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengawali arahannya memberikan apresiasi antusiasme pelaku pembangunan yang telah memberikan sumbangsih terbaiknya untuk menghadiri percepatan pembangunan menuju Gresik Baru.

“Langkah kita bersama adalah pembangunan Gresik yang utuh yaitu menghapuskan ketimpangan antar wilayah, mendorong pemerataan pembangunan dari perkotaan hingga pelosok pedesaan,”kata Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya. “Mari kita berbenah untuk mengatasi permasalahan yang nyata dengan kita tuangkan bersama dalam RKPD 2023,”lanjutnya. 

Grafis Musrenbang RKPD Kabupaten Gresik 2023 (Data diolah 1minute.id dari rilis Prokopim Pemkab Gresik)

Musrenbang RKPD Gresik 2023 ini mengarusutamaan Nawakarsa, meningkatkan pertumbuhan ekonomi pascapandemi Covid-19. Pada 2020, pertumbuhan ekonomi minus 3, 68 persen. Pada 2021 pertumbuhan ekonomi meningkatkan menjadi 3,79 persen atau meningkatkan 7,47 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Gresik sebesar 3,79 persen ini lebih tinggi diatas rata-rata nasional sebesar 3,69 persen dan rata-rata provinsi Jawa Timur sebesar 3,57 persen,”jelas sarjana ekonomi alumnus Unair Surabaya itu. 

Lebih lanjut, Bupati berusia 36 tahun itu, menjabarkan beberapa isu strategis yang dihadapi di Kabupaten Gresik. Diantaranya kemiskinan, infrastruktur jalan, dan bencana banjir. Infrastruktur jalan, misalnya. Panjang jalan di Kabupaten Gresik total 512.164 kilometer (km). Rincianya, 51,6 persen jalan Kabupaten Gresik  dalam kondisi baik ; 24,20 persen rusak ringan ;  22,3 persen kondisi sedang dan 1,8 persen rusak berat. 

“Untuk infrastruktur jalan pada 2023 direncanakan peningkatan/pemeliharaan jalan sepanjang 77,21 Km dengan alokasi dana Rp 371 miliar,”katanya. 

Sedangkan masalah banjir di Kabupaten Gresik terdata terdapat 42 titik banjir yang berdampak pada 63,1 km jalan, 5.838 unit rumah warga dan 3.057 hektar (ha) sawah dan tambak. Mengatasi permasalahan banjir, Bupati Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa saat ini, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah dalam penanganannya.

Pada 2021, dilakukan normalisasi Kali Lamong dengan membebaskan lahan kurang lebih 6,3 km dari  APBD Gresik dan 4,15 km menggunakan dana Corporate social Responsibility (CSR) Perusahaan. Pada 2022, jelas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, ditargetkan melakukan pembebasan lahan kurang lebih 15,73 km yang telah dianggarkan pada APBD.

“Pada 2023 direncanakan pembebasan sepanjang kurang lebih 12,5 km dengan menggunakan dana APBD,”terangnya. “Mudah-mudahan ini bisa terealisasi dengan baik, karena kami yakin ketika infrastruktur berupa kemantapan jalan dan terkendalinya banjir, otomatis ada peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Gresik,”tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membahas tentang kemiskinan di Kabupaten Gresik. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik yang juga sebagai ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Gresik menjabarkan bahwa persentase penduduk miskin pada 2021 naik sebesar 0,02 persen dari 2020 yaitu 12,42 persen. 

“Target tahun ini bisa turun menjadi 11,50 persen dan 2023 turun menjadi 10,70 persen atau kalau bisa turun menjadi satu digit,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. Tingkat kemiskinan di Kabupaten Gresik selalu lebih tinggi dari provinsi dan kabupaten lain salah satunya dikarenakan rata-rata pendapatan berdasarkan garis kemiskinan kabupaten Gresik pada 2021 sebesar Rp 505.499 perkapita/bulan. “Dan ini lebih tinggi dari provinsi dan nasional,”kata Bu Min. 

Terlepas dari itu, ia melanjutkan, Pemkab Gresik menyiapkan beberapa program pengentasan kemiskinan yang termaktub dalam Nawakarsa yaitu Gresik Cerdas berupa program pengelolaan pendidikan, Gresik Agropolitan yang berhubungan dengan pengelolaan pertanian dan perikanan budidaya, Gresik Seger berupa program rehabilitasi sosial masyarakat dan pelatihan kerja, Gresik Sehati sebagai upaya pemenuhan kesehatan, Gema Karya yang berfokus pada pemberdayaan UMKM serta Gresik Lestari melalui progran kawasan permukiman. (yad)

Infrastruktur Jalan, Normalisasi Kali , Pengentasan Kemiskinan, Program Utama Musrenbang RKPD Gresik 2023  Selengkapnya

Asah Kemampuan, Finalis Lomba Live Report PWI Gresik Dialog Bersama Ketua DPRD

GRESIK,1minute.id – Puluhan finalis lomba Live Report tingkat SMA sederajat berkunjung ke Gedung DPRD Gresik pada Senin, 21 Maret 2022. Kunjungan para finalis live report itu masih dalam rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 kerjabareng DPRD Gresik dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. 

Kedatangan finalis Lomba Live Report PWI Gresik ke gedung parlemen berkantor di Jalan K.H.Wachid Hasyim, Gresik itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul didampingi anggota Komisi III Lutfi Dhawam, dan Ketua Komisi I Muchamad Zaifudin.  Pertemuan yang dikonsep dengan diskusi tersebut berlangsung gayeng di ruang rapat Paripurna DPRD Gresik.

Para pelajar yang didampingi perwakilan guru masing-masing ini berkesempatan duduk di kursi wakil rakyat. Mereka pun tak menyia-nyiakan kesempatan saat bertatap muka secara langsung dengan para anggota legislatif. Berbagai pertanyaan dan aspirasi pun disampaikan. Para finalis lomba live report juga mendapat penjelasan tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari anggota legislatif.

Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir menyambut baik kedatangan para peserta lomba Live Report PWI Gresik. Pihaknya pun mempersilahkan mereka untuk masuk ke ruang paling sakral di kantor dewan, yaitu ruang rapat paripurna. “Saya harap di masa mendatang, kalian mampu menjadi penerus kami di DPRD. Mengawal aspirasi masyarakat dan ikut membangun Kota Gresik,”kata Abdul Qodir kepada para finalis.

Sepuluh finalis lomba Live Report tingkat SMA sederajat ini berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Gresik. Setiap tim terdiri 2-3 siswa. Finalis ini setelah berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya. Para finalis ini akan hadir di Puncak Kegiatan HPN 2022 , Anugerah Giri Pancasuar Awards di Gedung Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Kamis malam, 24 Maret 2022.

FOTO BARENG : Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir (tujuh dari kanan) bersama finalis dan guru pendamping lomba Live Report PWI Gresik ketika berkunjung ke kantor DPRD Gresik pada Selasa, 21 Maret 2022 ( Foto: PWI Gresik for 1minute.id)

Sebelum mimpi tersebut terwujud, lanjut Qodir, harapannya para siswa mulai terbiasa dengan dunia politik. Misalkan dengan aktif mengikuti organisasi, terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat serta memahami tupoksi anggota DPRD. Yakni fungsi pengawasan, anggaran dan regulasi. “Sehingga memiliki kapasitas yang mumpuni. Hal tersebut harus terus dipupuk sejak usia remaja,”papar Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Selanjutnya, politisi PKB ini telah menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh para siswa. Mulai dari permasalahan layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta inovasi yang dilakukan pemerintah namun belum mampu diterapkan secara efektif.

“Pertanyaan ini sepertinya ngalah-ngalahi (melebihi pertanyaan) wartawan,”canda Qodir sesaat sebelum mulai menjawab satu per satu pertanyaan pelajar.
Abdul Qodir pun mengaku bangga serta mengapresiasi atas semua pertanyaan dan juga masukan dari para pelajar. Hal tersebut juga menjadi bukti bahwa para siswa peduli terhadap perkembangan Gresik menjadi lebih baik. “Hal tersebut tentu wajib untuk terus diasah. Salah satunya dengan mengikuti kompetisi jurnalistik seperti yang dilakukan PWI Gresik,”tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi I DPRD Gresik, M. Zaifuddin. Menurutnya, para anak muda di era perkembangan teknologi sekarang memiliki kesempatan yang lebih terbuka. Yaitu dengan ikut menyampaikan aspirasi masyarakat. “Juga bisa terlibat untuk menyampaikan inovasi yang sudah dilakukan pemerintah kepada masyarakat awam,” jelasnya.

Program pemerintah salah satunya adalah mendorong sektor UMKM agar lebih berkembang. Dan, permasalahan yang sering dialami oleh para pelaku usaha yakni dalam hal administrasi maupun publikasi promosi. “Dengan kecakapan pelajar tentang media sosial. Tentu sangat membantu untuk pengembangan usaha,”tambah Anggota DPRD Lutfi Dhawam. (yad)

Asah Kemampuan, Finalis Lomba Live Report PWI Gresik Dialog Bersama Ketua DPRD Selengkapnya

Peringatan Hari Air Sedunia, Pegiat Lingkungan di Pulau Bawean Melepasliarkan 2 Ekor Penyu Sisik 


GRESIK,1minute.id – Dua ekor penyu dilepasliarkan ke laut lepas oleh komunitas pencinta lingkungan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Selasa, 22 Maret 2022. Pelepasliaran penyu sisik (Eretmochelys imbricata) di Pantai Pajinggahan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret.

Menurut Yusra, Kabid Penelitian, Pendidikan, Pengembangan SDM dan Inovasi Lembaga konservasi Bawean mengatakan, dua ekor penyu sisik hibah dari Sriyono, nelayan asal Bawean yang menemukan penyu terjerat jaring.”Penyu itu kemudian diambil dan dirawat dirumahnya sekitar sudah 15 hari,”ujar Yusra.

Sebelum dilepasliarkan sejumlah pegiat lingkungan yakni lembaga Konservasi Bawean, BKSDA Jatim Bawean, dan Masyarakat adat Bawean (MAB) melakukan pengukuran penyu tersebut. Penyu itu memiliki berat 3,4 kg, ukuran kerapas (panjang 34 cm dan lebar 31). Panjang dari kepala 45 cm, panjang kaki depan 17 cm, kaki belakang 10 cm. 

Sedangkan, satu penyu lainnya berukuran lebih besar. Yakni, berat 5,4 kg, ukuran kerapas (panjang 40 cm dan lebar 37), panjang dari kepala 53 cm, panjang kaki depan 21 cm, kaki belakang 13 cm. “Ini langkah awal kami untuk menyelamatkan habitat penyu di Pulau Bawean,”kata Yusra. Langkah selanjutnya, imbuhnya, amelakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar habitat penyu. “Tim RKW 11 Pulau Bawean juga akan aktif melakukan komunikasi terkait penyu dengan pemerhati penyu (Sriyono,Red),”katanya. 

Seperti diberitakan, pegiat lingkungan di Pulau Bawean resah. Sebab, habitat Penyu di kaki Bandara Harun Thohir, Pulau Bawean terancam punah. Pasalnya, tempat mereka bertelur mulai rusak. Rusaknya kawasan tersebut diduga akibat maraknya aktivitas tambang pasir secara ilegal. Selain itu, ditengarai adanya jual-beli telur penyu secara liar. 

“Banyak masyarakat yang kurang paham terkait biota tersebut yang dilindungi UU, Saya berharap ada dinas terkait segera mungkin melakukan sosialisasi dan memperdayakan masyarakat untuk lebih peduli akan habitat penyu,”kata seorang warga enggan disebutkan identitasnya pada Rabu, 23 Februari 2022.

Pada bulan-bulan tertentu penyu menuju daratan untuk bertelur. Di kawasan kaki Bandara Harun Thohir di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean salah tempat penyu bertelur kemudian menetas. Sebab, kawasan itu masih asri. Sejak beberapa bulan terakhir kawasan tempat penyu bertelur mulai rusak. Penyebab kawasan itu rusak akibat penambangan pasir secara ilegal. 

Kepala Bidang Penelitian, Pendidikan, Pengembangan SDM dan Inovasi dari Perkumpulan Peduli Konservasi Bawean Yusra mengatakan, penyu termasuk hewan dilindungi dan pantai Bawean termasuk salah satu tempat habitat penyu bertelur. Pihaknya mengajak kepada semua pihak dan masyarakat adat Bawean untuk melindungi dan melestarikan tempat singgah habitat penyu bertelur di kawasan konservasi pantai di kaki bukit bandara Harun Thohir Bawean. (yad)

Peringatan Hari Air Sedunia, Pegiat Lingkungan di Pulau Bawean Melepasliarkan 2 Ekor Penyu Sisik  Selengkapnya

Program Revitalisasi KotaKu di Kawasan Integrasi Desa Randuboto Terwujud Tahun Ini ?

GRESIK1minute.id – Kawasan integrasi di bantaran atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik sebagai kawasan Minapolitan segera teralisasi. Sinyal positif itu muncul dari kunjungan Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Riono Suprapto ke Gresik pada Senin, 21 Maret 2022.

Riono Suprapto berkunjung ke Kota Santri untuk melakukan survei lokasi pilot project Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi dengan Pemkab Gresik di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu. Sebelum melakukan survei rombongan dari Kementerian PUPR itu diterima oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CK PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah. 

Mereka melakukan pertemuan di ruang Putri Cempo kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, revitalisasi yang dibantu Kementerian PUPRi akan menjadi nilai lebih bagi kawasan tersebut. Sehingga kawasan yang awalnya kumuh bisa berubah menjadi lebih baik, enak dipandang dan lebih sehat untuk masyarakat.

“Bantuan ini, akan menambah perbaikan-perbaikan yang ada di Gresik sehingga masyarakat semakin nyaman dan juga bisa berproduksi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Gresik,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah pada 21 Maret 2022. Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menjlentrehkan terkait rencana revitalisasi di DAS Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik itu. Luas kawasan integrasi yang ditangani seluas 3,77 hektar yang terletak di tepi Sungai Bengawan Solo. 

“Dengan konsep penanganan peremajaan, maka lewat DAK Integrasi ini bisa mengubah wilayah yang sebelumnya kumuh menjadi lebih baik dan sehat bagi warga,”kata Washil. Kondisi kawasan ini adalah bangunan hunian yang tidak layak, kondisi jalam lingkungan yang rusak, ketidaktersediaan drainase, pengelolaan sampah yang belum memenuhi standar teknis, belum tercukupinya kebutuhan air minum, dan tidak tersedianya sarpras proteksi kebakaran.

“Diharapkan pada tahun ini semua permasalahan tersebut biasa selesai diatasi secara sempurna,”ujar mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Kepala Dinas PKP Gresik itu.

Sementar itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Riono Suprapto, bahwa DAK Integrasi konsep utamanya mengenai penanganan kawasan kumuh. “Tetapi diharapkan ada dampak lainnya seperti pengembangan pariwisata, kepemilikan rumah warga yang layak, dan termasuk juga pengembangan usaha masyarakat,”kata Riono. “Kami berharap lewat program ini bisa menurunkan secara signifikan kawasan-kawasan kumuh,”imbuh Riono.

Seperti apa kawasan integrasi  Minapolitan  Randuboto itu? Menurut Kepala Dinas CK PKP Gresik Ida Lailatussa’adiyah, sejumlah bangunan di bantaran Sungai Bengawan Solo di Pantai Utara Gresik itu dilakukan pemugaran. Bangunan yang saat ini banyak membelakangi DAS Bengawan Solo itu akan diubah menghadap aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa. (yad)

Program Revitalisasi KotaKu di Kawasan Integrasi Desa Randuboto Terwujud Tahun Ini ? Selengkapnya

DPRD Gresik Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi, Bebaskan Retribusi Pedagang Pasar Dan Kucurkan Bantuan Modal Usaha


GRESIK,1minute.id – DPRD Gresik mendesak eksekutif untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Ada dua metoda percepatan pemulihan ekonomi masyarakat setelah masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) yang telah disepakati antara legislatif dengan eksekusi.

Dua strategi itu adalah pemberian stimulus fiskal dan non fiskal kepada masyarakat terdampak Covid-19. Khusus pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) di Kabupaten Gresik. Salah satu stimulan itu berupa pembebasan retribusi semua pedagang di pasar tradisional. 

Menurut Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah berhasil mengendalikan persebaran Covid-19. Namun, eksekutif tidak boleh berleha-leha. Sebab, dampak pascapandemi masih dirasakan oleh masyarakat. DPRD Gresik mendorong eksekutif untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi setelah masa pandemi Covid-19.

“Kita minta (eksekutif) fokus penanganan yang terdampak ikutan Covid-19,”kata Abdul Qodir didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Ketua Komisi II DPRD Gresik Asroin Widyana dalam jumpa pers di ruang komisi II DPRD Gresik pada Senin, 21 Maret 2022.

Untuk anggaran yang dialokasikan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, imbuh Qodir, harus dimaksimalkan untuk percepatan vaksinasi. “Hari ini (Senin) vaksinasi hampir 80 persen. Harapan, kami (DPRD Gresik,Red) tidak  terlalu lama vaksinasi sudah bisa 100 persen umum, anak dan lansia,”kata Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu. 

Selain itu serbuan vaksinasi semakin masif dilakukan, legislator asal Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu, meminta eksekutif untuk membebaskan para pedagang di pasar tradisional dari semua pajak daerah dan retribusi pasar. Qodir mengatakan parlemen berkantor di Jalan K.H.Wachid Hasyim, Gresik telah memberikan persetujuan dan kelonggaran Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik tidak menyetorkan pendapatan asli daerah (PAD) kepada Pemkab Gresik sejak 2020. 

Meski Diskoperindag adalah salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil karena melakukan penarikan retribusi kepada pedagang pasar tradisional. Pembebasan semua retribusi bagi semua pedagang di pasar tradisional tidak mempengaruhi target yang dipatok oleh eksekutif untuk merealisasikan target PAD 2022 sebesar Rp 1,2 triliun.

“Karena kami di legislatif sepakat PAD di Diskoperindag tidak masuk target,”tegas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu. Diskoperindag, lanjutnya,  harus melakukan percepatan pelaksanaan program pemberian stimulus kepada seluruh pedagang pasar tradisional di Gresik. 
Dari seluruh dari program yang direncanakan dalam percepatan pemulihan ekonomi segera melakukan akselerasi, percepatan pelaksanaan program tersebut.

“Teman-teman komisi II akan melakukan hearing  untuk melakukan percepatan program itu,”tegas Abdul Qodir. 
Selain pembebasan retribusi pasar, Abdul Qodir juga meminta Bank Gresik turut serta melakukan percepatan pemulihan ekonomi dengan pemberian modal usaha kepada pelaku UMKM dan pedagang pasar.

“Pinjaman modal sudah disepakati harus diumumkan kepada masyarakat. Sehingga bisa mudah di akses pelaku usaha untuk pemulihan ekonomi,”katanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menambahkan, pemerintah harus lebih banyak hadir di tengah-tengah masyarakat. (yad) 

DPRD Gresik Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi, Bebaskan Retribusi Pedagang Pasar Dan Kucurkan Bantuan Modal Usaha Selengkapnya

Rusa Bawean Berbiak, Pemilik Penangkaran Tak Lagi Kuat Memberi Upah Penjaga


GRESIK,1minute.id –  Matahari mulai beranjak masuk peraduan. Puluhan ekor rusa mulai mendekati pagar seperti sedang menunggu makanan. Nur Samsi, Kepala Resor (area sektor) konservasi Wilayah 11 Pulau Bawean, Kabupaten Gresik datang sambil membawa makanan. 

Daun tanaman itu berwarna hijau. Segar. Puluhan ekor rusa bernama latin Axis Kuhli itu langsung menyerbunya. Puluhan Rusa terlihat doyan memakan dedaunan itu. Sehari Nur Samsi bertugas menyediakan makanan. Sedangkan, seorang penjaga bertugas memberikan  makan hewan yang pernah menjadi maskot Asian Games 2018 itu. 

“Sehari minimal kami memberikan makan tiga kali,”kata Nur Samsi ketika dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu sore, 20 Maret 2022. Untuk kebutuhan makan puluhan ekor Rusa itu membutuhkan biaya sekitar Rp 300 ribu per harinya. Rusa Bawean yang awalnya kurus, dengan ketelatenan Nur Samsi dan seorang penjaganya membuat hewan yang dilindungi itu semakin gemuk di tempat penangkaran di Batu Gebang, Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Bulu Rusa juga terlihat bersinar. Tidak lagi kusam. Artinya, di tempat penangkaran itu, Rusa Bawean terawat dengan baik. Sebab, makanan maupun vitamin bagi rusa terjamin. Sehingga populasi Axis Kuhli juga terus berbiak. Awalnya, 8 bulan lalu jumlah Rusa Bawean di tempat penangkaran hanya 28 ekor. Kemudian berbiak menjadi 30 ekor. Pada Jumat, 18 Maret 2022, salah satu induk rusa Bawean kembali beranak. Anak Rusa Bawean diberi nama Nisfu Syahban karena lahir bertepatan dengan Nisfu Syahban.

Di tempat penangkaran ini, jumlah rusa betina  mendomisi. “Jumlahnya sekitar 18-an ekor rusa betina. Awalnya dulu, Rusa jantan yang banyak,”tegasnya. 

Dengan semakin banyaknya Rusa Bawean otomatis biaya perawatan nanti akan bertambah. Nur Samsi risau. Sebab, sejak 4 bulan terakhir, pemilik penangkaran tidak lagi memberikan anggaran untuk petugas yang berjaga dan memberikan makanan kepada hewan. Kontrak penjaga akan berakhir dua bulan ke depan.  “Ini yang saya khawatirkan. Karena tanpa ada keeper Rusa Bawean khawatirkan tidak terurus dengan baik. Nanti, kami disorot media lagi karena rusa kurus,”katanya. 

Ia berharap, pemerintah turun tangan untuk memberikan anggaran bagi penjaga di tempat penangkaran Rusa Bawean itu. “Anggaran sekitar Rp 1 juta per bulan Saya rasa sudah cukup,”katanya. 

Untuk diketahui, sejak 1979 Pemerintah Indonesia menetapkan Rusa Bawean sebagai Satwa dilindungi. Pada 2008 Rusa Bawean masuk dalam daftar merah  international union for conservation of nature (IUCN) Red List, dengan kategori kritis alias critically endangered. 

Selain itu dikategorikan Appendix I Cities (convervation on international trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora). Artinya, rusa Bawean tergolong satwa langka yang jumlah di alam sudah sangat sedikit dan terancam punah sehingga tidak boleh diperdagangkan. 

Pada 2009, hasil pengamatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut jumlah Rusa Bawean diperkirakan berjumlah 600-an ekor. Survei lembaga konservasi pada 2017 , populasi Rusa Bawean ini berkurang ditaksir tersisa 400-an ekor. Miris, mengingat rusa Bawean adalah salah satu dari empat spesies rusa asli Indonesia. 

Di dunia ada 62 jenis rusa dan empat diantaranya endemik di Indonesia. Yakni Rusa Sumbar (cervus unicolor), Rusa Timor (Cervus timorensis) , Rusa Bawean (Axis Kuhli) dan Kijang (muntiacus muntjak). Rusa Bawean memiliki tinggi rata-rata 60-70 cm, panjang tubuh 105-115 cm. Bobot betina 15-25 kg dan jantan 19-30 kg. Ciri khas lainnya,  terlihat pada ekornya yang berwarna coklat  dan keputihan pada lipatan ekor bagian dalam. Panjang ekor sekitar 20 cm.

Ciri lain rusa Bawean memiliki tanduk (rangga) panjang. Tanduk bercabang tiga. Tanduk rusa mulai tumbuh ketika berumur 30 bulan. Tanduk berproses alami patah atau tanggal dan tumbuh lagi. Ketika berumur 7 tahun , rangga tumbuh menjadi tanduk permanen. Keunikan lainnya, rusa merupakan “binatang malam”, lincah dan tajam penglihatan malam hari. Rusa bawean mulai menjelajah habibat untuk mencari makan mulai pukul 17.00 hingga tengah alam. Pada siang hari, umumnya digunakan istirahat dan tidur. (yad)

Rusa Bawean Berbiak, Pemilik Penangkaran Tak Lagi Kuat Memberi Upah Penjaga Selengkapnya

Populasi Rusa Bawean Bertambah Satu Ekor Bernama Nisfu Syaban

GRESIK,1minute.id – Rusa Bawean di tempat penangkaran di Batu Gebang, Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik bertambah satu ekor.  Anak rusa itu diberi nama Nisfu Syaban. Nama itu disematkan karena anak rusa bernama latin Axis Kuhli itu lahir tepat pada malam Nisfu Syakban atau Jumat, 18 Maret 2022.

Bertambahnya satu ekor hewan langka yang pernah menjadi maskot Asian Games 2018 lalu membuat bahagia bagi masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean dan masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebab, bertambahnya hewan yang dilindungi itu populasi Rusa Bawean semakin bertambah banyak. 

Kepala Resor (area sektor) konservasi Wilayah 11 Pulau Bawean Nur Samsi membenarkan lahirnya anak Rusa Bawean. “Iya ada betina rusa yang melahirkan,”kata Nur Samsi dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Minggu, 20 Maret 2022. Kini, tambahnya, Rusa Bawean berjumlah 31 ekor di tempat penangkaran Batu Gebang. “Lebih menyenangkan lagi, populasi Rusa Bawean didominasi betina,”jelas Nur Samsi. 

Untuk diketahui, sejak 1979 Pemerintah Indonesia menetapkan Rusa Bawean sebagai Satwa dilindungi. Pada 2008 Rusa Bawean masuk dalam daftar merah  international union for conservation of nature (IUCN) Red List, dengan kategori kritis alias critically endangered. 

Selain itu dikategorikan Appendix I Cities (convervation on international trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora). Artinya, rusa Bawean tergolong satwa langka yang jumlah di alam sudah sangat sedikit dan terancam punah sehingga tidak boleh diperdagangkan. 

Pada 2009, hasil pengamatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut jumlah Rusa Bawean diperkirakan berjumlah 600-an ekor. Survei lembaga konservasi pada 2017 , populasi Rusa Bawean ini berkurang ditaksir tersisa 400-an ekor. Miris, mengingat rusa Bawean adalah salah satu dari empat spesies rusa asli Indonesia. 

Di dunia ada 62 jenis rusa dan empat diantaranya endemik di Indonesia. Yakni Rusa Sumbar (cervus unicolor), Rusa Timor (Cervus timorensis) , Rusa Bawean (Axis Kuhli) dan Kijang (muntiacus muntjak). Rusa Bawean memiliki tinggi rata-rata 60-70 cm, panjang tubuh 105-115 cm. Bobot betina 15-25 kg dan jantan 19-30 kg. Ciri khas lainnya,  terlihat pada ekornya yang berwarna coklat  dan keputihan pada lipatan ekor bagian dalam. Panjang ekor sekitar 20 cm.

Ciri lain rusa Bawean memiliki tanduk (rangga) panjang. Tanduk bercabang tiga. Tanduk rusa mulai tumbuh ketika berumur 30 bulan. Tanduk berproses alami patah atau tanggal dan tumbuh lagi. Ketika berumur 7 tahun , rangga tumbuh menjadi tanduk permanen. Keunikan lainnya, rusa merupakan “binatang malam”, lincah dan tajam penglihatan malam hari. Rusa bawean mulai menjelajah habibat untuk mencari makan mulai pukul 17.00 hingga tengah alam. Pada siang hari, umumnya digunakan istirahat dan tidur . 

Menurut Nur Syamsi, saat ini populasi Rusa Bawean diperkirakan sekitar 300 ekor. Mereka hidup lahan konservasi seluas  4.556,6 ha. Hampir separoh luas Pulau Bawean. Dilahan konservasi itu selain Rusa Bawean ada Babi Kutil, Landak dan Elang. (yad)

Populasi Rusa Bawean Bertambah Satu Ekor Bernama Nisfu Syaban Selengkapnya