SIGAP-RTLH DPKP Gresik Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik PAN-RB

GRESIK,1minute.id – Sistem Informasi Program Pendataan Rumah Tidak Layak Huni (SIGAP-RTLH) Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Pemkab Gresik masuk 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Nasional. 

Ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional (KIPP) diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penghargaan Top 45 oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo melalui zoom meeting kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 9 November 2021. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah. SIGAP-RTLH merupakan Sistem informasi Program Pendataan Rumah Tidak Layak Huni berbasis teknologi informasi terbukti mampu melipat jarak dan waktu pendataan serta pemutakhiran data RTLH. 

Inovasi  DPKP itu sebagai solusi dan strategi dalam menjawab permasalahan RTLH sebagai solusi pengentasan kemiskinan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang menempati RTLH di Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan  SIGAP RTLH ini merupakan sistem pendataan dan pemutakhiran data RTLH yang terintegrasi. “Sehingga memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam melakukan pendataan RTLH dan realisasi pemberian bantuan perbaikan rumah dapat tepat sasaran,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Hasil inovasi DPKP ini, imbuhnya, dapat menjadi basis data yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penyusunan usulan kegiatan penuntasan RTLH dari berbagai sumber pendanaan, sehingga penerima bantuan bisa memiliki rumah dan lingkungan yang sehat, aman, nyaman serta layak huni. 

“Saya mengareasiasi dan mendukung sepenuhnya terhadap keberlanjutan program tersebut,”tegasnya. Ia mengharapkan program itu dapat menjadikan kolaborasi dengan aplikasi maupun inovasi lain sehingga konsep one data, one gate, one policy yang selaras dengan Nawa Karsa. “Program pemerintahan yang kami laksanakan saat ini untuk dapat terlaksana menuju Kabupaten Gresik Smart City,”ujarnya. (yad)

SIGAP-RTLH DPKP Gresik Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik PAN-RB Selengkapnya

Diskominfo Masif Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Berkolaborasi dengan Mahasiswa


GRESIK, 1minute.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik semakin masif melakukan gempuran rokok ilegal di pasaran. Semua elemen dirangkul untuk membantu membatasi peredaran rokok tanpa cukai di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Diantaranya, menggandeng mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Gresik yang dilakukan di sebuah Kafe di Jalan tambang di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik pada Rabu, 10 November 2021. Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal itu melibatkan tiga pilar yaitu, Bea Cukai Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik dan Bagian Perekonomian Pemkab Gresik.  

Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai ini dihadiri 25 mahasiswa dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UINSI) Gresik; Universitas Qomarudin Bungah dan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Serta, sepuluh peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemkab Gresik. Tampak hadir Sekretaris Diskominfo Gresik Hary Syawaludin.

Ada empat narasumber dalam sosialisasi selama 3 jam, mulai pukul 09.00 itu. Pejabat Fungsional Pemeriksa Bea Cukai Gresik, Faisal Andy menjlentrehkan sepak terjang institusi dalam pemberantasan rokok ilegal.  Ia menyebut beberapa waktu, Kantor Bea Cukai Gresik telah memusnahkan 0,5 miliar batang sigaret kretek mesin (SKM), ribuan batang sigaret putih mesin (SPM) , 228 ribu liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

“Peredaran rokok tanpa cukai berpotensi menimbulkan kerugian negara. Selain itu membahayakan bagi masyarakat,”katanya dihadapan puluhan mahasiswa. Ia pun menjelaskan ciri-ciri rokok ilegal tersebut kepada para mahasiswa. Tindakan pengawasan yang dilakukan oleh Bea Cukai bertujuan untuk perlindungan masyarakat,  melindungi iklim usaha dan pengaman penerimaan negara. 

SOSIALISASI : Narasumber dan sebagian peserta Gempur Rokok Ilegal foto bersama usai sosialisasi di salah satu Kafe di jalan tambang Desa Suci,Kecamatan Manyar, Gresik pada Rabu, 10 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Indah Rahmawati, dari Kejaksaan Negeri Gresik menyatakan, pihaknya telah melakukan proses penyidikan terhadap pelaku tindak pidana peredaran rokok tanpa cukai. “Ada 4 orang yang telah disidik oleh kejaksaan dan disidangkan di Pengadilan Negeri Gresik, “kata jaksa dari seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik.  

Sedangkan, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Gresik Widjajani Lestari membeberkan tentang dana bagi hasil cukai hasil tembakau (BDHCHT). Ia menyebutkan, komposisi BDHCHT yang diterima oleh Pemkab Gresik adalah bagian dari transfer ke daerah yang dibagikan kepada provinsi penghasil cukai dan/atau provinsi penghasil tembakau sebesar 2 persen.

Komposisi pembagian adalah 30 persen untuk provinsi, 40 persen kabupaten/kota penghasil tembakau dan 30 persen kabupaten/kota non penghasil tembakau. “Nah, Gresik ini tergolong kabupaten bukan penghasil tembakau,”tegasnya. “Diutus beli rokok ya beli yang bercukai,”tegaa Wiwik-sapaan-Widjajani Lestari. (yad)

Diskominfo Masif Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Berkolaborasi dengan Mahasiswa Selengkapnya

Tim Kumdam V/Brawijaya Pertebal Kesiplinan, Ketaatan Hukum Anggota Kodim 0817/Gresik

GRESIK,1minute.id – Kedisiplinan anggota TNI, Persatuan Istri Tentara (Persit) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kodim 0817/Gresik semakin dimantapkan. Bagaimana caranya? Kegiatan Penyuluhan Hukum dilakukan di Aula Kodim 0817/Gresik pada Selasa, 9 November 2021.

Penyuluhan bertemakan “Melalui Penyuluhan Hukum Kita Tingkatkan Disiplin dan Taat untuk Mengurangi Pelanggaran Hukum Di Satuan” ini menghadirkan Tim Penyuluhan Hukum dari Kumdam V/Brawijaya Mayor Chk Andik Asfar ini dibuka oleh Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi yang mewakili Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Mayor Inf Sugeng Riyadi dalam sambutan meminta kepada seluruh anggota untuk menyimak setiap materi yang akan disampaikan oleh tim penyuluh. Apabila nantinya ada yang kurang jelas agar di tanyakan berkenaan dengan masalah hukum militer.

Sebab, sebagai anggota TNI dan Persit, dituntut untuk mampu menjadi teladan bagi masyarakat dengan cara mengimpelemntasikan kedisiplinan dalam mentaati hukum dengan baik, serta bisa melakukan kontrol diri untuk menghindari terjadinya pelanggaran-pelanggaran di ruang lingkup militer. Apalagi tindak kejahatan yang berkaitan atau bersinggungan dengan hukum. “Saya berpesan tetap jadilah pribadi yang baik dan professional dalam setiap kondisi,”harap Kasdim.

Kegiatan penyuluhan dihadiri Perwira Staf, para Danramil, Prajurit Jajaran Kodim 0817/Gresik, Perwakilan Persit KCK Cabang XLlV, serta PNS Kodim 0817/Gresik.

Mayor Chk Andik Asfar menyatakan kegiatan penyuluhan ini agar tingkat pelanggaran dan permasalahan hukum militer agar lebih dipahami sesuai dengan aturan yang berlaku oleh anggota militer maupun Persit dan PNS dapat meminimalisir angka pelanggaran satuan di Jajaran Kodim 0817/Gresik.

“Hukum merupakan seperangkat aturan norma yang mengatur manusia yang harus ditaati dan dipedomani. Hukum dibuat memiliki dasar sesuai kebutuhan dan kondisi yang terjadi, apabila terjadi pelanggaran akan lakukan tindakan tegas dengan sesuai aturan dan tindak disiplin yang berlaku,”tuturnya.

Saat ini, imbuh Andik Asfar, kasus yang banyak terjadi di wilayah militer adalah tindak pidana tidak hadir tanpa izin (THTI) ; Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Perceraian. Selain itu, Narkoba dan Asusila. Maka dengan adanya penyuluhan hukum, Tim Kumdam V/Brawijayaberharap kepada personel Militer dan PNS serta Ibu Persit Kodim 0817/Gresik bisa mawas diri dan lebih memperbaiki diri lagi.

“Supaya memiliki kehidupan yang cerah dan sehat dalam berkeluarga sehingga dapat mendukung untuk menjalankan tugas sehari-hari,”katanya. (yad)

Tim Kumdam V/Brawijaya Pertebal Kesiplinan, Ketaatan Hukum Anggota Kodim 0817/Gresik Selengkapnya

Kader Muda NasDem Blusukan Bagikan Paket Sembako kepada Korban Banjir Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Kader muda  dan Garnita Malahayati DPD Partai NasDem Gresik membagikan ratusan paket sembako kepada warga terdampak luapan Kali Lamong pada Selasa, 9 November 2021. Ratusan paket sembako itu dibagikan kepada warga di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean dan  Kompleks Perumahan  Cerme Prisma Land (CPL) di Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme.

Sebab, ratusan warga tersebut terdampak paling parah akibat luapan air bah kiriman dari bagian hulu Kali Lamong itu. Di Desa Cermen, puluhan warga memilih tetap bertahan di tenda pengungsian karena khawatir banjir susulan. Sedangkan, warga perumahan CPL belum bisa beraktivitas nornal karena rumah mereka masih terendam air bah. 

Bahkan, jalan di perumahan tersebut ketinggian air hingga 50 centimeter. Untuk mendistribusikan paket sembako itu, anggota Kader Muda dan Garnita Malahayati, dua organ sayap Partai NasDem itu blusukan dengan naik perahu karet bisa mendatangi satu per satu rumah warga. 

Ketua Kader NasDem Muda Gresik Amelia Anwar mengatakan, kegiatan bakti sosial kepada warga terdampak banjir Kali Lamong ini kegiatan spontanitas. “Ini panggilan kemanusiaan Partai NasDem,”kata Amelia. Dalam kegiatan kemanusiaan ini, imbuhnya, membagikan sebanyak 200 paket sembako. “Semoga paket sembako dari partai ini bisa sedikit meringankan beban warga. Semoga banjir cepat surut,”harapnya. (yad)

Kader Muda NasDem Blusukan Bagikan Paket Sembako kepada Korban Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Peringati Hari Pahlawan, Siswa SMK Sunan Giri Menganti Bersih-bersih, Tabur Bunga hingga Doa Bersama

GRESIK,1minute.id – Hari Pahlawandiperingati setiap 10 November. Bagaimana siswa SMK Sunan Giri Menganti, Gresik itu menghargai jasa para Pahlawan patut ditiru oleh pelajar lain. Sekolah yang dipimpin oleh Safi’i itu menggelar rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pahlawan selama beberapa hari. 

Antara lain, apel bendera, bersih-bersih makam Pahlawan dan Doa bersama. Kegiatan melibatkan anggota organisasi siswa intra sekolah (OSIS) berkolaborasi dengan Koramil 0817/14 Menganti dan Polsek Menganti. 

Menurut Kepala SMK Sunan Giri Menganti Syafii, rangkaian kegiatan memperingati Hari Pahlawan itu selama 2 hari, mulai Senin, 8 November 2021. Kegiatan diawali apel pagi di halaman sekolah. Kemudian dilanjutkan bersih-bersih dan tabur bunga di makam para Pahlawan. “Hari ini (Selasa, 9/11) ditutup dengan doa bersama,”terang Syafi’i. 

Semua kegiatan itu tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dalam sambutannya, Syafi’i menggelorakan semangat belajar siswa karena bagian dari menghargai jasa para Pahlawan.  “Tugas siswa menghargai jasa para pahlawan dengan giat belajar, berprestasi serta berakhlak terpuji. Karena sebagai generasi emas penerus bangsa,”pesan Syafi’i.

Selain rajin belajar,  Syafi’i, juga mengingatkan pentingnya generasi milenial untuk menjaga keutuhan NKRI. “Selaku pelajar, hendaknya dapat mengambil hikmah bahwa persatuan dan kesatuan bangsa adalah hal utama yang harus dijaga karena besar dan kecilnya sebuah negara diukur dengan kondisi masyarakat dan bangsa yang saling berdamai, berdampingan dan hidup rukun ditengah tengah perbedaan apapun,”katanya. 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Sunan Giri Menganti Ahmad Mussaddad menambahkan, peringatan Hari Pahlawan juga digelar lomba pembacaan puisi tema Pahlawan. “Semoga kegiatan semacam ini dari tahun ke tahun dapat kita lestarikan bersama dalam rangka menghargai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan,”harapnya.

Danramil 0817/14 Menganti diwakili oleh Batiud Triyono mengapresiasi kegiatan siswa memperingati Hari Pahlawan ini. “Kegiatan seperti ini menumbuhkan semangat patriotisme di kalangan pelajar khususnya SMK Sunan Giri Menganti,”kata Triyono. (yad)

Peringati Hari Pahlawan, Siswa SMK Sunan Giri Menganti Bersih-bersih, Tabur Bunga hingga Doa Bersama Selengkapnya

BNPB Ingatkan Fenomena La Nina, Pemkab Gresik Kebut Normalisasi Kali Lamong Kerahkan 17 Unit Ekskavator


GRESIK, 1minute.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimbau semua pihak untukwaspada atas meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi. 

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, ancaman bencana ini meningkat akibat fenomena alam La Nina yang datang bersamaan dengan masa puncak musim hujan di Indonesia. La Nina sendiri diprediksi bakal terjadi hingga Januari-Februari 2022.  “Fenomena La Nina sendiri memicu peningkatan frekuensi dan intensitas curah hujan hingga 70 persen,”ujarnya dilansir dari laman BNPB pada Senin, 8 November 2021.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik ngebut melakukan normalisasi Kali Lamong. Sebanyak 17 unit ekskavator diterjunkan di sepanjang aliran Kali Lamong mulai dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng hingga Cerme. Puluhan backhoe itu beraktivitas sejak Oktober 2021.

Normalisasi dengan cara melakukan pengerukan dan pelebaran Kali Lamong akibat sedimentasi itu. Pendangkalan ditambah lagi penyempitan Kali Lamong mengakibatkan tidak bisa menampung volume air ketika curah hujan tinggi. Kali Lamong di Gresik Selatan kembali meluap pada Kamis, 4 November 2021. 

Camat Cerme Suyono terus memantau percepatan normalisasi Kali Lamong di sisi timur Jembatan Morowudi,  Kecamatan Cerme.  Semua operator alat berat terus bekerja. Muara Kali Lamong terlihat semakin lebar dan dalam. Volume air yang tertampung semakin banyak. Harapan tidak sampai meluber ke desa lainnya. “Saat ini, kedalaman mencapai 2 meter dari dasar air,”kata Suyono yang berada di lokasi normalisasi Kali Lamong pada Selasa, 9 November 2021.

KEBUT NORMALISASI KALI LAMONG: Camat Cerme Suyono memantau percepatan normalisasi Kali Lamong di sisi timur Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme pada Selasa, 9 November 2021 (Foto : Istimewa)

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Endoong Wahyukuncoro mengatakan belasan ekskavator disebar di sejumlah titik. Sebanyak delapan ekskavator dari titik nol  jembatan Bulangkulon, Kecamatan Benjeng ke arah Kecamatan Balongpanggang. “Normalisasi dikerjakan rekanan dengan nilai kontrak Rp 1,1 miliar,”kata Endoong.

Sedangkan, swakelola titiknol dari jembatan Bulangkulon ke arah Benjeng dengan mengerahkan empat alat ekskavator milik DPUTR Gresik. Rinciannya, 2 unit ekskavator  long up dan 1 unit ekskavator kecil. Dan, 1 unit ekskavator long up ditempatkan di Desa Wotansari, Kecamatan Balongpanggang. Kemudian di Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme ditempatkan empat unit ekskavator. Dua unit milik Pemkab Gresik dan 2 unit lainnya pinjaman dari Pemkot Surabaya. (yad)

BNPB Ingatkan Fenomena La Nina, Pemkab Gresik Kebut Normalisasi Kali Lamong Kerahkan 17 Unit Ekskavator Selengkapnya

Terbukti Menggunakan Jaring Trawl Nelayan Lamongan Divonis 2,5 Tahun Penjara

GRESIK, 1minute.id – Harapan Ifan Suparno, terdakwa perkara perikanan tentang larangan menangkap ikan menggunakan jaring trawl mendapatkan keringanan hukuman kandas. Majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik diketuai Wiwin Arodawanti menjatuhkan hukuman kepada nelayan 32 tahun asal Blimbing, Lamongan selama 2,5 tahun. Sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Majelis juga membebani terdakwa Ifan membayar denda Rp 30 juta subsider 3 bulan.  Majelis menganggap terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja memakai jaring trawl saat melakukan penangkapan ikan di perairan Pulau Bawean. 

“Menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan. Terdakwa juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp. 30 juta dengan ketentutan jika tidak dibayar diganti dengan hukuman penjara selama 3 bulan,” tegas ketua majelis hakim Wiwin Arodawanti saat membacakan putusan pada Senin, 8 November 2021. 

Pada amar putusan disebutkan, perbuatan terdakwa melanggar pasal Pasal 85 jo Pasal  9  ayat (1) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Atas perbuatan terdakwa yang menggunakan jaring trawl dilarang oleh pemerintah karena bisa merusak habitat dan ekosistem didalam laut.

“Meskipun alat bukti tidak dihadirkan dalam persidangan karena oleh terdakwa jaring tersebut dipotong saat akan ditangkap, akan tetapi sesuai fakta dan saksi ABK kapal, majelis hakim berpendapat kalau terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sesuai yang didakwakan Jaksa,”tegas hakim anggota Bagus Trenggono saat pertimbangan hukum putusan.

Vonis tersebut conform atawa sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Argha Bramantyo Cahya Sahertian yang pada sidang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan denda 30 juta subsidair 3 bulan.

Seperti diberitakan, terdakwa ditangkap oleh Satpol Airud Polres Gresik saat kapal penangkap ikan bernama KMN Indah Jaya dengan kapasitas ukuran 20 Gros Tonase (GT) dengan 7 kru yang saat itu sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan dan ditemukan  berbagai jenis ikan sebanyak  2000 kilogram atau 2 ton dengan menggunakan alat penangkap ikan yang dilarang berupa jaring trawl. 

Terdakwa bersama anak buah kapal ditangkap oleh polisi air bersama nelayan Pulau Bawean.  Saat diamankan ditemukan dua buah guci kuno diduga zaman Kaisar Ming. Dua guci dengan ornamen gambar naga itu tersimpan di salah satu warga di Pulau Bawean.(yad)

Terbukti Menggunakan Jaring Trawl Nelayan Lamongan Divonis 2,5 Tahun Penjara Selengkapnya

Pelebaran Kali Lamong Sisi Timur Jembatan Morowudi Sudah Mencapai 40 Meteran


GRESIK,1minute.id – Empat unit ekskavator masih terus melakukan normalisasi Kali Lamong. Normalisasi di sisi timur Jembatan Morowudi sudah mencapai lebar 40 meteran pada Senin, 8 November 2021. Hampir dua kali lipat dari sebelumnya. Empat operator backhoe terus beraktivitas melakukan pengerukan. Pelebaran dan pendalaman di muara Kali Lamong yang melintasi empat kabupaten dan kota di Jawa Timur itu.  Yakni, Mojokerto, Lamongan, Gresik dan Surabaya itu. 

Empat backhoe yang beraktivitas di sisi timur Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik itu masing-masing milik Pemkab Gresik dan Pemkot Surabaya. Mereka berkolaborasi dalam percepatan normalisasi Kali Lamong itu.

Disisi lain, air luapan Kali Lamong terus merambah ke empat desa lainnya menjadi tujuh desa yang terdampak air bah kiriman dari kabupaten tetangga Gresik itu. Data yang dihimpun oleh wartawan 1minute.id,  tujuh desa terdampak itu adalah Dadapkuning, Sukoanyar Ngembung dan Dungus. Kemudian,  Desa Pandu, Morowudi dan Guranganyar.  

Dampak air kiriman itu di tujuh desa di Kecamatan Cerme itu sebanyak 232 rumah terendam air. Ketinggian air antara 5 centimeter hingga 40 centimeter. Terparah dialami warga Kompleks Perumahan Cerme Prisma Land di Desa Guranganyar. Ada 220 unit rumah yang terendam air bah dengan ketinggian 30-40 centimeter. 

Sedangkan, area sawah seluas 135 hektare dan tambak 129 hektare. Selain itu, infrastruktur jalan juga terendam air. “Kami terus memantau perkembangan. Saat ini Saya di Morowudi,”ujar Camat Cerme Suyono dikonfirmasi pada Senin, 8 November 2021.

Sementara itu, genangan di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean terus turun. Namun, masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi banjir susulan. Banjir Kali Lamong yang melewati di Gresik ini akan cepat surut bila kawasan hulu antara lain di Mojokerto maupun Lamongan tidak diguyur hujan lebat.  

Merujuk pada perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam dua kedepan, mulai Senin hingga Selasa besok dua wilayah Kabupaten Mojokerto dan Lamongan hanya berawan. Cuaca hujan dengan intensitas ringan diperkirakan turun pada Rabu lusa, 10 November 2021. “Semoga di hulu tidak hujan,”harap Suyono.  (yad)

Pelebaran Kali Lamong Sisi Timur Jembatan Morowudi Sudah Mencapai 40 Meteran Selengkapnya

Rayakan Satu Dekade Membawa Perubahan, Pengurus Partai NasDem Bersih-Bersih Pantai Delegan

GRESIK, 1minute.id – Puluhanpengurus Partai NasDem mulai DPD, DPC hingga ranting serta organisasi sayap, Garnita Malahayati memenuhi pantai Pasir Putih Delegan. Mereka berada di destinasi wisata alam berlokasi di Desa Delegan, Kecamatan Panceng, Gresik itu untuk bakti sosial. Sosialisasi dan bersih-bersih pantai eksotis berpasir putih itu.

Aksi peduli lingkungan pada Minggu, 7 November 2019 itu dilakukan bagian dari peringatan HUT ke-10 Partai NasDem. Satu Dekade Membawa Perubahan. 

Menurut Ketua DPD Partai NasDem Gresik Syaiful Anwar, sosialisasi dan bersih-bersih pantai melibatkan 75 orang pengurus partai. Mulai dari DPD NasDem Gresik, DPC dan Ranting di Kecamatan Ujungpangkah dan Panceng serta Garnita Malahayati ini bertujuan memberikan pencerahan kepada para pengunjung tempat wisata berpasir putih itu untuk menjaga keindahan dan kebersihan pantai sehingga pengunjung dapat menikmati indahnya air laut dengan tidak membuang sampah sembarangan. Khususnya, sampah plastik. 

“Bila pantai bersih bisa menikmati indahnya air laut dan terutama tidak menjadi gatal-gatal pascamandi di air laut,” ujar ketua DPD Syaiful Anwar dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Senin, 8 November 2021.

FOTO BARENG: Pengurus DPD, DPC hingga Ranting serta Garnita Malahayati Partai NasDem usai bakti sosial bersih-bersih Pantai Delegan di Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik pada Minggu, 7 November 2021 (Foto : Partai NasDem for 1minute.id)

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai NasDem Gresik Ainul Fuad menambahkan selain sosialisasi, aktivis partai yang mengusung tagline Perubahan itu melakukan bakti sosial memungut sampah di sepanjang bibir pantai. Mereka membawa karung menyusuri bibir pantai dari barat hingga timur. 

Ketika melihat ada sampah berserakan mereka semangat memungut (semut) dan memasukkan kedalam kantong yang dibawanya. “Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama beraksi konkret untuk peduli kepada lingkungan untuk perwujudan lingkungan yang rapi, indah, bersih dan sehat,” ucap Fuad. 

Selain kegiatan sosial, semangat memungut sampah di pantai Delegan. Peringatan Satu Dekade Membawa Perubahan itu diantaranya menggelar Salawat Nariyah 4444 dan Pemberian Penghargaan kepada sepuluh pejuang Restorasi di Kantor DPD NasDem Gresik di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Kamis, 11 November 2021. (yad)

Rayakan Satu Dekade Membawa Perubahan, Pengurus Partai NasDem Bersih-Bersih Pantai Delegan Selengkapnya

Beradu Cepat Proyek Normalisasi dengan Banjir Kiriman Kali Lamong


GRESIK, 1minute.id – Air bah Kali Lamong memasuki wilayah Cerme, Gresik pada Sabtu , 6 November 2021. Air luapan dari bagian hulu Lamongan dan Mojokerto itu menggenangi sawah, tambak dan infrastruktur jalan poros Desa di tiga desa yakni Dadapkuning ; Sukoanyar dan Ngembung. 

Air luapan Kali Lamong itu mulai memasuki tiga desa di Kecamatan Cerme itu sekitar pukul 10.00. Volume air semakin tinggi. Data yang dihimpun 1minute.id,  air bah di Desa Dadapkuning menggenangi sawah seluas 70 hektare dengan kedalaman 20 centimeter ;  tambak seluas 100 ha kedalaman 5 cm ;  jalan poros desa ketinggian air setinggi lutut orang dewasa, 50 cm sepangjang 200 meter. 

Sedangkan, di Desa Sukoanyar banjir kiriman itu menggenangi sawah seluas 50 ha kedalaman 54 cm ; tambak seluas 34 ha kedalaman 50 cm ;  jalan poros desa sepanjang 60 m ketinggian air 30 cm ; jalan kampung sepanjang 100 m ketinggian air 10 cm. Selain itu ada dua rumah tergenang dengan ketinggian air 30 cm ; Jalan PU sepanjang 500 m ketinggian air 39 cm. 

Kemudian, di Desa Ngembung , luapan air Kali Lamong  menggenangi sawah seluas 25 ha kedalaman air 100 cm ; jalan poros desa sepanjang 100 m ketinggian air 70 cm. 
“Kami pantau di lokasi,  hanya dua rumah di Desa Sukoanyar yang tergenangi air,”kata Camat Cerme Suyono pada Sabtu, 6 November 2021. Sementara itu, proyek normalisasi Kali Lamong terus dikebut. 

TERENDAM AIR LUAPAN KALI: Proyek Jembatan Dungus, Kecamatan Cerme dihentikan sementara karena terdampak luapan Kali Lamong pada Sabtu, 6 November 2021. ( foto atas) Camat Cerme Suyono memantau Proyek normalisasi Kali Lamong di Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme . (Foto: Ist for 1minute.id)

Diantaranya, di sisi timur Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme. Ada tiga alat berat, ekskavator yang dikerahkan untuk melakukan pengerukan. Pelebaran dan pendalaman.  Normalisasi Kali Lamong ini membuat daya tampung air semakin banyak. Kali sebelum normalisasi  awalnya selebar selangkah kini sudah menjadi tiga atau empat kali lebih lebar. 

Untuk diketahui sejak Kamis, 4 November 2021 kawasan hulu yakni Lamongan dan Mojokerto hujan sangat lebat. Dampaknya, enam desa di Kecamatan Balongpanggang tergenangi air luapan Kali Lamong itu. Sehari kemudian air bah melanda Kecamatan Benjeng. Di dua kecamatan itu air mulai surut karena mengalir ke Kecamatan Cerme. 

Pemkab Gresik mulai mengurai problem tahunan itu dengan melakukan normalisasi Kali Lamong. Proyek normalisasi Kali Lamong itu baru di mulai pada Oktober 2021. Akibat tingginya curah hujan dari bagian hulu mengakibatkan air meluap. (yad)

Beradu Cepat Proyek Normalisasi dengan Banjir Kiriman Kali Lamong Selengkapnya