Perusahaan Consumer Good Awali Vaksinasi Gotong Royong di Gresik, Siapa Berikutnya?


GRESIK,1minute.id – Percepatan vaksinasi tidak hanya dilakukan Pemkab Gresik. Dunia industri pun mulai melakukan vaksinasi untuk karyawannya. Diantaranya, Garuda Food di Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Perusahaan sektor kritikal melakukan vaksinasi secara gotong-royong kepada ratusan pekerjanya pada Jumat, 16 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memantau langsung proses vaksinasi secara gotong royong kali pertama di Kota Santri ini. Mereka didampingi Kepala Dinas Kesehatan drg Syaifuddin Ghozali dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Ninik Asrukin.

Perusahaan consumer good ini membeli langsung vaksin Sinopharm dari Bio Farma.Satu dosis vaksin dibeli seharga Rp 900 ribu. Diharapkan vaksinasi kepada para karyawan secara gotong royong dapat menciptakan herd immunity di masyarakat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa vaksinasi gotong royong perdana di Gresik, PT Garuda Food membeli vaksin di Bio Farma. Vaksin jenis Sinopharm diberikan kepada karyawan, perusahaan bekerjasama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik yang ada di Driyorejo.

“Ini menjadi motivasi untuk perusahaan di kawasan industri. Disnaker akan mengambil langkah mengajak kolaborasi bersama-sama virtual dulu. Agar perusahaan mengambil langkah seperti Garuda Food,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 16 Juli 2021.

Vaksinasi gotong royong ini salah satu bentuk ikhtiar besar dalam upaya menanggulangi wabah pandemi COVID-19. “Kedepan diharapkan vaksinasi gotong royong ini bisa dilakukan di di semua perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik,”harap Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Dukungan ribuan industri bisa secepatnya mencapai herd imunity sesuai harapan Pemerintah untuk menghilangkan pandemi Covid-19 di Indonesia. Hert immunity atau kekebalan kelompok atawa kekebalan kawanan adalah suatu bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi, baik melalui infeksi sebelumnya, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi.

Manajer Head Office PT Garuda Food Samsul Arifin menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi gotong royong ini bekerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) yang ada di wilayah Driyorejo. “Sampai Senin pekan depan kami akan menuntaskan vaksinasi kepada 560 karyawan,”kata Samsul Arifin.

Dia bertekat, sesuai keputusan pihak manajemen kami akan memvaksin seluruh karyawan. Vaksin yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi ini adalah vaksin Sinopharm dimana vaksin tersebut dibeli sendiri oleh perusahaan dari PT. Biofarma.

“Dalam waktu dekat akan datang lagi 100 vaksin, dan akan kita gunakan terus untuk kegiatan vaksinasi karyawan,”tandas Samsul ArifinIa melanjutkan untuk mendapatkan vaksin harus memberikan data yang fix.

Seperti jika ada karyawan yang positif maka harus merubah kembali data pembelian vaksin untuk karyawan. “Bio Farma tidak akan mengirim kalau datanya tidak update. Kami sudah melakukan vaksinasi kepada 560 karyawan, total sudah 60 persen sudah divaksin,”ujarnya. Dalam kunjungan vaksinasi gotong rotong perdana ini, turut didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kepala Dinas Kesehatan drg Saifudin Ghozali dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Ninik Asrukhin. (yad) 

Perusahaan Consumer Good Awali Vaksinasi Gotong Royong di Gresik, Siapa Berikutnya? Selengkapnya

Posko PPKM Darurat Beroperasi, Bantu Distribusi Kebutuhan Warga Isoman hingga Ambulans


GRESIK,1minute.id – Relawan Posko PPKM Darurat mulai bergerak pada Jumat, 16 Juli 2021. Ada lima posko yang berdiri untuk memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat Kota Santri yang terdampak corona virus disease 2019.

Posko tersebut masing-masing yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduk Sampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Dan, posko V di Pesanggrahan di Pulau Bawean untuk Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

Tiga jenis layanan diberikan kepada  masyarakat terdampak Covid-19. Tiga jenis layanan itu adalah bantuan sembako, obat-obatan, antar-jemput pasien, pemulasaran jenazah dan konsultasi kesehatan via telepon.

Gerakan kemanusiaan yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini disokong oleh delapan amil zakat yakni Baznas Gresik ;  LazisNU ; LazisMU, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri ; BMH dan ACT. Sedangkan, konsultasi  kesehatan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik.

Untuk mengawali gerakan kemanusiaan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Posko PPKM Darurat di Kantor Kecamaran Kebomas dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta muspika.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, ada sejumlah dokter yang bersedia menjadi relawan memberikan konsultasi kesehatan via telepon kepada masyarakat selama 24 jam. “Kami akan koordinasi lebih jauh dengan pihak IDI, nanti nomor  hotlinenya akan kami berikan ke masing-masing posko agar bisa diketahui masyarakat,” tandas Gus Yani’-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini. 

Tentang posko PPKM Darurat, imbuhnya, untuk memperkuat mobilitas juga telah mengubah tiga unit mobil dinas dimodifikasi memjadi ambulans. Gus Yani juga merekrut  relawan Sosial, Tenaga Kesehatan dan Pemulasaran Jenazah. Tujuannya untuk memperkuat Rumah Sakit rujukan, Puskesmas dan rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS).

“Sabtu besok kami dengan Ikatan Dokter Indonesia Gresik dan Majelis Ulama Indonesia Gresik untuk mentraining para relawan tentang pemulasaran jenazah sesuai standar kesehatan dan syariat Islam. Insya Allah Senin sudah bisa kita salurkan ke Rumah Sakit Rujukan. Selain itu, kami juga akan melatih cara-cara evakuasi kepada satgas desa,”tandas Gus Yani.  

Untuk para Camat dan Kepala Desa, Gus Yani, meminta agar mereka tetap turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) 6-M dengan melarang berbagai kegiatan yang mengundang kerumunan, termasuk acara makan-makan bersama.  

Koordinator Posko PPKM Darurat Zainal Abidin dalam keterangannya bahwa Posko dan tim sudah siap. Saat ini logistik yang sudah siapkan di posko yaitu 6.100 paket sembako dan 4 ribu paket obat-obatan.

“Kami selaku koordinator posko dan Lembaga Amil Zakat, juga menerima donasi dari para derwawan untuk mendukung kegiatan Posko ini. Untuk sementara kami sudah menerima bantuan dari DMI Gresik dan Ikapete Gresik,”kata Zainul yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik ini.

Untuk pelayanan semua, kata Zainal, Posko PPKM Darurat Covid-19 selalu akan berkoordinasi dengan Satgas Covid, Kepala Desa dan Camat setempat. “Karena dalam kondisi darurat, tidak ribet. Tujuannya, pingin rapi dan disiplin administrasi. Isoman harus mengetahui Desa,”kata Zainal. 

Posko PPKM Darurat Beroperasi, Bantu Distribusi Kebutuhan Warga Isoman hingga Ambulans Selengkapnya

Bupati Berikan Beasiswa hingga Sarjana untuk Fatkhur, Siswa kelas V yang Bapak dan Ibunya Meninggal Terpapar Covid-19


GRESIK,1minute.id – Achmad Fakhrur Rozi terlihat tegar duduk satu meja dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Asisten administrasi I Pemkab Gresik Tursilowanto Herijogi di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat,  16 Juli 2021.

Bocah yatim piatu berumur 10 tahun itu diundang  oleh Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. Memakai baju koko warna coklat dan kopiah warna putih siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah di Desa Gredek,  Kecamatan Duduksampeyan bercita-cita menjadi polisi itu terlihat menggemaskan. 

Fatkhur adalah bocah yatim piatu asal Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Kedua orang tuanya, Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, dan adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19. Kedua orang tuanya meninggal pada Rabu dan Kamis, 14-15 Juli 2021.  Sama kegembiraan Fatkhur bersama keluarga terasa begitu singkat. 

Kabar duka yang dialami Fakhur itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk menyelamatkan masa depan Fatkhur. Bupati Gus Yani memberikan beasiswa pendidikan untuk Fatkhur hingga lulus sarjana strata 1. Fatkhur pun diundang ke kantor Bupati. Fatkhur didampingi Kepala Desa Gredek Muhammad Bahrur Ghofar.

“Kami berikan beasiswa pendidikan sampai S1. Walaupun tidak sebanding karena orang tuanya meninggal,”tegas Gus Yani dengan nada lirih.

Selain beasiswa, Gus Yani juga akan menjamin biaya kesehatannya. Kepala desa maupun keluarga yang nantinya menemani jika Rozi mengalami sakit dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan. 

“Urusan pendidikan minta restu oleh kakek dan saudara kita pastikan pendidikan fakhrur rozi, SMP, SMA sampai S1 kita fasilitasi. Jadi terserah adik mau sekolah dimana. Yang pasti kebutuhan kita handle terkait pendidikan dan kesehatan,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

BEASISWA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan beasiswa kepada Fatkhur, bocah yatim piatu karena orang tua meninggal terpapar Covid-19 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menegaskan, beasiswa tidak hanya untuk Fatkhur. Semua siswa di Kabupaten Gresik yang yatim piatu karena orang tua terpapar Covid-19 akan mendapatkan beasiswa pendidikan. Bupati Gus Yani sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik.

Kepala Desa Gredek Muhammad Bahrul Ghofar mengucapkan banyak terimakasih atas kebijakan Pemkab karena membantu meringankan. “Terimakasih atas kejadian di Desa Gredek, ibu hamil harus dapat posisi mendapat prioritas. Saya apresiasi sekali kebijakan diambil Bupati,”kata Ghofar.

Seperti diberitakan, Fakhrudin dalam sehari kehilangan dua orang yang paling dicintainya. Pada Selasa, 13 Juli 2021, jabang bayi dalam kandungan istri Fahrudin, Mazrotul Afiro meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20 Mazratol Afiro menyusul bayinya yang masih belum dikeluarkan dari rahimnya.  

Almarhumah Nazratol Afiro dan bayi dalam kandungan dimakamkan pada Rabu, 14 Juli 2021. Informasi yang dihimpun kesehatan Mazratol Afiro drop pada Senin, 12 Juli 2021. Pihak desa berupaya membawa perempuan sedang hamil 7 bulan yang dinyatakan konfirmasi Covid-19 sejumlah rumah sakit. Semua rumah yang di datangi menyatakan ICU penuh.  

Mazratol Afiro kemudian dibawa pulang lagi. Pihak desa membelikan tiga tabung oksigen untuk melakukan pertolongan pertama. Namun, kondisi kesehatan Masrotol Afira semakin kritis. Pada Selasa, 13 Juli 2021, Gofar-panggilan-Muhammad  Bahrul Ghofar, Kades Gredek mendapatkan kabar dari puskesmas di RSUD Ibnu Sina ada kamar.  

Masrotol Afiro dibawa ke rumah sakit  berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu menggunakan ambulans milik desa. Saat itu dikabarkan saturasi oksigen dalam darah ibu hamil itu diangka 40. Normal di angka 90-100. Pada Selasa itu, bayi dalam kandungan Nasrotol Afira dinyatakan telah meninggal. 

Kondisi ibu hamil semakin kritis. Pihak rumah sakit tidak berani mengeluarkan jabang bayi dari rahim ibunya. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20, Nasrotol Afira menyusul bayi dalam kandungannya. Almarhumah dan bayi yang dikandungnya dimakamkan di pemakaman desa setempat. 

Fakhrudin, suami almarhumah karena menjalani isolasi mandiri sempat melakukan video call dengan Bupati Fandi Akhmad Yani. Saat itu, Gus Yani memberikan semangat dan mendoakan Fatkhur cepat sehat. Namun, tuhan berkehendak lain, Fatkhur menyusul istri pada Kamis dini hari. (yad)

Bupati Berikan Beasiswa hingga Sarjana untuk Fatkhur, Siswa kelas V yang Bapak dan Ibunya Meninggal Terpapar Covid-19 Selengkapnya

Energi Positif Ditengah Pandemi, PTFI dan Chiyoda International Indonesia Teken MoU EPC Proyek Smelter

Proyek Smelter PT Freeport Indonesia berlokasi di Kawasan Industri JIIPE, Gresik, Jatim dalam pada 2019 ( foto : ist)

GRESIK,1minute.id  – PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Chiyoda International Indonesia menandatangani kontrak kerja sama untuk kegiatan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) proyek Smelter Manyar milik PTFI pada Kamis, 15 Juli 2021. 

Kontrak ini mencakup pengerjaan proyek pembangunan smelter berkapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun serta fasilitas Precious Metal Refinery (PMR) di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.  

“Penandatanganan kontrak ini menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018. Di tengah berbagai tantangan pandemi Covid-19 yang dialami Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini, kami terus melakukan penyesuaian agar kami dapat terus bekerja sambil tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja,”ujar Presiden Direktur PTFI  Tony Wenas pada Kamis, 15 Juli 2021.

Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan oleh Direktur PT Chiyoda International Indonesia Naoto Tachibana dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, disaksikan secara virtual oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Ridwan Djamaluddin, Chief Executive Officer (CEO) MIND ID Orias Petrus Moedak, President & Chief Financial Officer (CFO) Freeport-McMoRan Kathleen Quirk, Chairman Chiyoda Corporation Masakazu Sakakida, dan Chiyoda Corporation President Masaji Santo.  

Direktur PT Chiyoda International Indonesia Naoto Tachibana juga menegaskan komitmennya untuk ikut berkontribusi bagi Indonesia melalui pembangunan Smelter Manyar. Naoto berharap, pengalaman dan kepemimpinan Chiyoda sebagai salah satu perusahaan terkemuka di dunia akan membantu mewujudkan tujuan optimalisasi hilirisasi nasional. 

”Penandatanganan kontrak ini menandai teguhnya komitmen PT Chiyoda International Indonesia untuk turut berkontribusi bagi bangsa dan negara Indonesia. Kami akan melakukan yang terbaik, memastikan proyek ini dapat kami selesaikan tepat waktu,”kataNaoto.

Sebelumnya, penandatanganan kontrak kerja sama EPC ini sempat tertunda selama beberapa bulan akibat pandemi. Meski demikian, pengerjaan EPC di JIIPE terus berjalan, termasuk pengadaan  barang material  konstruksi.  Selain  itu,  persiapan  pelaksanaan  vaksinasi  COVID di  lapangan  bagi  para  pekerja  konstruksi.  

Vaksinas Covid-19  pun  tengah  dilakukan. Dan, akan  dilakukan  secara  bertahap  dan diproyeksikan  akan  membutuhkan  sekitar  40  ribu  dosis  vaksin  Covid-19. 

Direktur  Jenderal  Mineral  dan  Batubara  Kementerian  Energi  dan  Sumber Daya Mineral  Ridwan Djamaluddin menyambut baik  penandatanganan  kontrak  antara  k edua  belah  pihak.

“Penandatanganan  ini  menjadi  energi  positif  di  tengah  berbagai  tantangan  yang  sedang Indonesia  hadapi. Pemerintah  melalui  Kementerian  ESDM dan akan  terus  bekerja  sama  dengan  PTFI  untuk mendorong  akselerasi  dari  pro y ek ini, membantu  memastikan  pengerjaan  proyek  ini dapat  diselesaikan  tepat  waktu,” ujar  Ridwan. (yad)

Energi Positif Ditengah Pandemi, PTFI dan Chiyoda International Indonesia Teken MoU EPC Proyek Smelter Selengkapnya

Lonjakan Covid Perlu Ditekan Bersama, Pemerintah Maksimalkan Pelayanan, Masyarakat Patuhi Prokes

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten Gresik menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen, obat dan sembako untuk masyarakat. Lonjakan ini perlu ditekan bersama.

Masa Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat memasuki pekan kedua pada Sabtu lusa. Pemerintah Gresik (Pemkab) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forpimda) dan elemen masyarakat akan kerja ekstrakeras lagi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menekan angka persebaran Covid-19 di Gresik.

“Untuk masa darurat kali ini, kita tidak perlu menunggu Perbup yang akan kami susun kemudian, namun kita langsung melaksanakan aksi. Kalau tidak demikian akan semakin banyak korban,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam rakor secara daring di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 15 Juli 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah, Forkopimda Gresik, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo, Asisten I Tursilowanto Hariogi  dan Kepala Dinas Kesehatan drg Syaifudin Ghozali.

Sedangkan ratusan peserta rapat lain mengikuti melalui daring. Mereka Para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan Lurah, Kapolsek, Danramil Para pimpinan Posko Covid se-Kabupaten Gresik.

Menurut Bupati, sejak PPKM Darurat efektif berlaku mulai 3 Juli 2021, sampai saat ini jumlah masyarakat Gresik yang terpapar Covid-19 semakin tinggi. Indikatornya, Bed occupancy rate (BOR) saat ini mencapai 88,7 persen. Padahal sudah ada penambahan ratusan tempat tempat tidur.

“Kami akan meningkatkan Gelora Joko Samudro menjadi Rumah Sakit lapangan untuk perawatan pasien sedang. Hal ini untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan Covid yang saat ini sudah penuh,”tandas Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani.

Untuk peningkatan perawatan pasien Covid di G-JOS, pihaknya telah membangun instalasi oksigen dengan menarik pipa oksigen dari pabriknya yang tidak jauh dari lokasi GJOS.

“Sudah ada kepastian dari Dinas Pekerjaan Umum, Insya Allah dalam waktu dekat instalasi oksigen ini sudah selesai. Selain itu, kami akan menambah jumlah tempat tidur yang semula hanya 140 menjadi 200 tempat tidur. Selain itu, secepatnya kami akan merekrut relawan untuk pemulasaran jenazah dan pemakaman. Praktis semua tenaga kesehatan akan optimalkan,”katanya.

POSKO SATGAS BANTUAN COVID : Lembaga Amil Zakat membentuk posko sebagai pusat koordinasi bantuan mulai sembako, obat-obatan, vitamin hingga mobil ambulans. Suasana Posko I di halaman Kecamatan Kebomas inj untuk mengcover bantuan di Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Disisi lainnya, untuk mengurai dan efektifitas pelayanan, tambahnya, bersama delapan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Gresik sudah membentuk 4 posko di Gresik daratan. Posko ini akan mengkoordinasikan bantuan mulai dari sembako, obat-obatan dan vitamin serta mobil ambulans.

“Semua pasien harus melalui puskesmas sebagai ujung tombak yang kemudian akan ditidaklanjuti untuk diarahkan kemana selanjutnya pasien akan dirawat. Disinilah peran RT dan RW, para Satgas Covid desa, bidan desa untuk lebih optimal dalam menangani warga pasien Covid,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Rakor ini, juga mengevaluasi tentang dukungan perusahaan di masa PPKM Darurat termasuk mengidentifikasi jenis perusahaan masuk kategori kritikal, esensial atau non esensial dengan pemberlakuan WFH bagi karyawannya. Untuk percepatan vaksinasi, Bupati akan mencari terobosan dengan menggandeng perusahaan yang siap untuk melaksanakan vaksinasi gotong-royong. (yad

Lonjakan Covid Perlu Ditekan Bersama, Pemerintah Maksimalkan Pelayanan, Masyarakat Patuhi Prokes Selengkapnya

Tiga Batching Plant Raih Sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK, SIG Produksi Beton Ramah Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Tiga Batching Plant milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Tiga Batching Plantyaitu Batching Plant Serpong Tangerang Selatan ; Batching Plant Pulo Gadung Jakarta Timur, dan Batching Plant Tuban Jawa Timur.

Program sertifikasi Ekolabel Swadeklarasi ini merupakan inisiatif dari strategi pilar SIG Industry Greenification dan menjadi yang pertama di Indonesia diterima pada Kamis, 8 Juli 2021.

Ekolabel Swadeklarasi merupakan program yang dikembangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merujuk pada model Ekolabel Tipe II sebagai sarana penyampaian informasi kepada konsumen mengenai aspek lingkungan dari suatu produk yang dibuat oleh produsen, importir, distributor, pengecer atau pihak lain yang  memperoleh manfaat.

Direktur Marketing dan Supply Chain SIG Adi Munandir mengatakan, dengan diraihnya sertifikat Ekolabel Swadeklarasi ini menunjukkan komitmen dan kepedulian SIG terhadap kelestarian lingkungan. Perseroan memiliki program green concrete dengan melakukan pengembangan beton ramah lingkungan oleh research center SIG yang melakukan kolaborasi dengan institusi untuk melakukan riset serta membuat prototyping, mock up dengan anak usaha beton dalam pengembangannya. 

Lebih lanjut, Adi Munandir menyampaikan bahwa batching plant SIG memiliki skema produksi dengan standar beton ramah lingkungan yang mampu mengurangi penggunaan sumber daya alam, serta mengurangi jumlah limbah produksi dengan menggunakan material substitusi sebanyak 30 persen dan air daur ulang sebanyak 25 persen.

“Semua produk beton yang keluar dari batching plant SIG memiliki standardisasi kualitas yang terjaga,”kata Adi Munandir pada Kamis, 15 Juli 2021.

SIG turut mendukung program pemerintah yang berkomitmen untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 26 persen pada 2020 dan 29 persen pada 2030. Selain itu, juga turut andil dalam mengembangkan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia, sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 02/PRT/M/2015 tentang Bangunan Gedung Hijau untuk pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) yang bersumber dari bangunan gedung.

SIG , lanjut Adi Munandir, akan terus berinovasi dan memberikan solusi untuk semua kebutuhan pembangunan negeri, tentunya secara bersamaan juga turut menjaga lingkungan, sesuai dengan komitmen perusahaan. “Dengan penciptaan standar ini, harapannya kedepan akan ada banyak perusahaan yang mengikuti langkah kami dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia,”ungkap Adi Munandir. (yad)

Tiga Batching Plant Raih Sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK, SIG Produksi Beton Ramah Lingkungan Selengkapnya

G-JOS sebagai RS Lapangan segera Direalisasi, Lantai 2 untuk Pasien Sedang, Lantai 3 untuk Ringan


GRESIK,1minute.id – Pendirian rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS) segera teralisasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan menambah ratusan tempat tidur di stadion sepak bola berlokasi di Jalan Veteran, Desa Seguromadu, Kecamatan Kebomas itu.

Rumah sakit lapangan ini untuk pasien Covid-19 kategori sedang sebagai antisipasi terjadi lonjakan kasus untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit. Saat ini, G-JOS yang memiliki kapasitas 140 tempat tidur itu untuk pasien terpapar corona virus disease 2019 kategori ringan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku memilih memaksimalkan Stadion Gelora Joko Samudro, agar beban rumah sakit berkurang. Sebanyak 17 rumah sakit rujukan akan fokus menangani pasien Covid-19 dengan gejala berat. Ada dua lantai di Stadion Gelora Joko Samudro akan dimanfaatkan. Yakni, lantai 2 dan 3. 

“Sebanyak 200 tempat tidur untuk pasien gejala sedang di lantai 2, kemudian 300 tempat tidur untuk gejala ringan di lantai 3,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pads Rabu, 14 Juli 2021.

Rumah sakit lapangan ini akan dilengkapi pipa ukuran 3 dim untuk distribusi kebutuhan oksigen. Pipa itu membentang sepanjang 3 kilometer dari lantai 2 ke pusat pabrik penghasil oksigen, PT Samator yang berada di belakang dari G-JOS.

Bupati Gus Yani memberi batas waktu 7 hari pemasangan pipa yang akan menjadi distribusi oksigen. Sebagai upaya mengatasi kelangkaan tabung oksigen. Sehingga ketersediaan oksigen medis untuk pasien gejala sedang sudah tersedia di dalam stadion. 

“Ini kondisi darurat, misi impossible untuk mengurangi beban rumah sakit. Saya beri waktu satu minggu untuk pemasangan pipa. Kita maksimalkan stadion gelora joko samudro,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain memaksimalkan G-JOS, Gus Yani juga menyiapkan bantalan sosial. Membuka posko yang berisi para relawan. Setiap posko ada dua mobil ambulans dengan tugas mengantar pasien dan jenazah Covid-19. 

Posko tersebut masing-masing yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduk Sampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Dan, posko V di Pulau Bawean untuk Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

“Masing-masing Posko akan memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya. Mereka akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan misalnya ambulance, bantuan sembako dan vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan,”katanya. (yad)

G-JOS sebagai RS Lapangan segera Direalisasi, Lantai 2 untuk Pasien Sedang, Lantai 3 untuk Ringan Selengkapnya

Jaga dan Pelihara Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Desa Silawan, Kecamatan Panceng, Gresik resmi ditutup pada Rabu, 14 Juli 2021. Penyerahan hasil program TMMD dilakukan oleh Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik.

 Selama sebulan, seluruh program TMMD kelar seratus persen. Program itu diantaranya renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga. Sedangkan, kegiatan non fisik diantaranya penyemprotan desinfektan dan penyuluhan vaksinasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan mengatakan, TMMD merupakan sinergitas TNI, Polri, Pemda, dan stakeholder yang dapat meningkatkan solidaritas dalam membangun negeri yang sasarannya adalah sasaran fisik maupun nonfisik. 

“Program TMMD diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi di daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, menurunkan kemiskinan serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan, dimana desa dapat merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri, dan memberdayakan sendiri masyarakatnya,” katanya.

Brigjend Agus Setiyawan menghimbau kepada masyarakat untuk merawat dan menjaga hasil pembangunan ini. “Mari sama-sana jaga, peliharan sehingga nilai manfaat berlangsung lama. Meningkatkan perekonomia, taraf hidup masyarakat,”kata jenderal bintang satu ini.

Penyerahan hasil TMMD ke-111 dilakukan sederhana dan prokes ketat ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta forpimda lainnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang telah dilakukan TNI dalam pelaksanaan TMMD. Terlebih, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Kodim 0817 Gresik tetap berkarya untuk masyarakat. 
“Kami selaku pemerintah daerah memberikan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap program TMMD yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Gus Yani berharap, pembangunan yang sudah dilaksanakan selama pelaksanaan TMMD harus dipelihara dan dijaga dengan baik oleh masyarakat. Serta dipergunakan sesuai dengan peruntukannya. “Mari bersama-sama kita jaga dan pelihara. Prorgam ini jangan hanya bersifat sementara saja, namun kita selaku pemerintah daerah juga siap meneruskan pembangunan yang sudah dilaksanakan ini,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Ia berharap pembangunan yang dilakukan para prajurit bangsa ini dapat bermanfaat  besar untuk menunjang aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat sehingga akan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail melaporkan capaian kegiatan fisik dan non fisik yang telah rampung seratus persen. “Untuk kegiatan fisik seperti, renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga sudah rampung seratus persen,”ujarnya.  Kegiatan lainnya penyemprotan disinfektan dan bersama Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi dan berbagai penyuluhan kepada masyarakat.  

Untuk kegiatan non fisik, meliputi penyuluhan atau sosialisasi tentang peran serta UMKM, 10 program pokok PKK, penyuluhan stunting dan perbaikan gizi, wawasan kebangsaan hingga penyuluhan bahaya narkoba juga sudah rampung seratus persen. (yad)

Jaga dan Pelihara Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat Selengkapnya

Ibu Hamil dan Bayi Meninggal, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf

GRESIK,1minute.id – Duka yang dialami keluarga Fahrudin seakan ikut dirasakan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  Orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu mengucapkan duka cita dan permohonan maaf kepada Fahrudin melalui video call pada Rabu, 14 Juli 2021. 

Video call dilakukan karena Fahrudin masih menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya di Desa Gredek,  Kecamatan Duduksampeyan. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam video call ini mengucapkan duka cita meninggalnya  Nazrotul Afiro bersama bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan. 

“Saya ikut berdukacita. Saya atas nama pemerintah juga mohon maaf sebesar-besarnya,”kata Gus Yani dalam video call bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Duduksampeyan dan Kepala Desa (Kades) Gredek Muhammad Bahrul Ghofar itu. Gus Yani juga mendoakan istri Fahrudin, Nazrotul Afiro bersama bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan meninggal dengan  husnul khotimah.  

“Mudah-mudahan, Insya Allah husnul khotimah. Sahid,”kata Gus Yani dan diamini Fahrudin.  Selain mendoakan almarhumah Nazrotul Afiro dan bayi dalam kandungan, Gus Yani juga mendoakan Fahrudin untuk cepat sembuh. “Panjenengan saiki kudu sehat, sing tabah nggih,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

VIDEO CALL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyampai duka cita dan permohanan maaf melalui video call kepada keluarga bumil yang meninggal pada Rabu, 14 Juli 2021 ( Foto : ist )

Fahrudin mengucapkan terimakasih atas perhatian Gus Yani. Untuk diketahui Fahrudin dalam sehari kehilangan dua orang yang paling dicintainya. Pada Selasa, 13 Juli 2021, jabang bayi dalam kandungan istri Fahrudin, Nazrotul Afiro meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20 Nazratol Afiro menyusul bayinya yang masih belum dikeluarkan dari rahimnya.  

Almarhumah Nazratol Afiro dan bayi dalam kandungan dimakamkan pada Rabu, 14 Juli 2021.Informasi yang dihimpun kesehatan Nazratol Afiro drop pada Senin, 12 Juli 2021. Pihak desa berupaya membawa perempuan sedang hamil 7 bulan yang dinyatakan konfirmasi Covid-19 sejumlah rumah sakit. Semua rumah yang di datangi menyatakan ICU penuh.  

Nazratol Afiro kemudian dibawa pulang lagi. Pihak desa membelikan tiga tabung oksigen untuk melakukan pertolongan pertama. Namun, kondisi kesehatan Nasrotol Afira semakin kritis. Pada Selasa, 13 Juli 2021, Gofar-panggilan-Muhammad  Bahrul Ghofar, Kades Gredek mendapatkan kabar dari puskesmas di RSUD Ibnu Sina ada kamar.  

Nasrotol Afira dibawa ke rumah sakit  berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu menggunakan ambulans milik desa. Saat itu dikabarkan saturasi oksigen dalam darah ibu hamil itu diangka 40. Normal di angka 90-100. Pada Selasa itu, bayi dalam kandungan Nasrotol Afira dinyatakan telah meninggal dunia. 

Kondisi ibu hamil semakin kritis. Pihak rumah sakit tidak berani mengeluarkan jabang bayi dari rahim ibunya. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20, Nasrotol Afira menyusul bayi dalam kandungannya. Almarhumah dan bayi yang dikandungnya dimakamkan di pemakaman desa setempat. 

Fahrudin, suami almarhumah karena menjalani isolasi mandiri tidak bisa mengikuti proses pemakamannya. “Fahrudin isoman dirumahnya,”kata Kades Gredek Ghofar dalam video call bersama Bupati Fandi Akhmad Yani.  (yad) 

Ibu Hamil dan Bayi Meninggal, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf Selengkapnya

Samakan Persepsi Percepatan Normalisasi Kali Lamong, Bupati Bertemu BBWS dan BPN


GRESIK,1minute.id – Percepatan penanganan banjir Kali Lamong menemukan titik terang. Tahap awal pembebasan lahan akan diestimasikan pada Agustus nanti. Kesepakatan itu muncul setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertemu dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik di Pendapa Bupati pada Selasa, 13 Juli 2021.

Pertemuan terbatas itu, Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pertanahan Gresik Sutaji Rudi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiadji ketika bertemu dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto dan Kepala BPN Gresik Asep Heri itu untuk menyamakan persepsi rencana percepatan penanganan banjir Kali Lamong di Gresik.

Gus Yani- sapaan akrab- Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, pertemuan itu untuk menyamakan persepsi. Sebab, percepatan penanganan Kali Lamong harus bersinergi sama titik sepadan sungai. “Progres pembebasan lahan bisa dimulai Agustus, melihat potensi pembebasan lahan sudah diukur oleh teman-teman. Sudah kita tentukan mulai dari titik batasan sepadan ke pemilik,”terang Gus Yani kepada wartawan.

Saat ini, imbuhnya, tinggal pelaksanaan pembebasan tanahnya. “Kita juga berkoordinasi dengan DPRD nanti P-APBD anggaran pembebasan lahan kedepan,” tambahnya.
Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto menuturkan dalam pertemuan ini pihaknya menyamakan trase tanggul yang akan dibuat. Mana yang akan dibebaskan titik temu sudah ada. 

Trase adalah sumbu jalan berupa garis-garis lurus saling berhubungan yang terdapat pada peta topografi suatu muka tanah dalam perencanaan jalan baru. “Disampaikan itu akan segera dilaksanakan pembebasan. Tadi juga sudah dibahas dari sepadan sungai, trase tanggulnya,”kata dia.

DAMPAK BANJIR KALI LAMONG : Sejumlah warga melintasi genangan air bah luapan Kali Lamong di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik pada 1 Januari 2021 ( Foto Dokumen : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan normalisasi Kali Lamong  menjadi program prioritas Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Banjir Kali Lamong menjadi problem tahunan Kabupaten Gresik.

Kesengsaraan masyarakat  berada di daerah aliran Kali Lamong itu, mulai diurai oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Butuh inovasi dan kerja keras untuk merealisasikan problem kronis yang sudah puluhan tahun itu. 

Berdasarkan studi BBWS pada 2012 lahan yang harus dibebaskan seluas 149 hektare dengan estimasi anggaran Rp 600 miliar. Setelah studi Land Acquisition and Resetlement Action Plan (LARAP) 2020 luas lahan yang dibutuhkan semakin luas menjadi 280 hektar. Anggaran pembebasan lahan membengkak menjadi Rp 800 miliar. 

Proyek Percepatan penanganan banjir itu akan dimulai di wilayah hulu mulai dari Desa Jono sampai Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme sepanjang 1,8 kilometer. Menurut studi tersebut, normalisasi akan dilakukan dari wilayah hilir. Dengan jenis penanganan pembuatan tanggul. Baik tanggul tanah dan parapet. (yad)

Samakan Persepsi Percepatan Normalisasi Kali Lamong, Bupati Bertemu BBWS dan BPN Selengkapnya