Kota Pusaka di Gresik Kota Lama, Berkonsep Kota Modern

GRESIK,1minute.id – Sebuah video beredar di laman sosial media, instagram. Video kiriman dari sahabat 1minute.id berdurasi 3 menit, 7 detik itu berupa rencana aksi dari organisasi perangkat daerah (OPD) Gresik. 

Video tu berjudul Rencana Aksi Kota Pusaka dan Kota Hijau di Kota Santri-sebutan lain-Pemkab Gresik yang tahun ini bakal merayakan Hari Jadi ke-534 Kota Gresik dan HUT ke-47 Pemkab Gresik itu.

HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik dirayakan setiap 9 Maret. Pemkab Gresik biasanya mengabungkan dua perayaan itu pada 9 Maret. Video itu dibuat pada 2019. “Kemungkinan baru bisa direalisasikan tahun ini,”ujar seorang staf di lingkungan Pemkab Gresik yang enggan disebutkan identitasnya itu.

GARLING : Gardu Suling di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Minggu,7 Maret 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dalam video rencana itu, wajah Gresik Kota Lama (GKL) akan di make over lebih elok. Enak di padang mata atawa eye cathing. Mirip kota modern. Tidak ada kabel listrik, telepon semrawut, pedestrian atau trotoar jalan untuk pejalan kaki lebar, bersih dan di keramik. Serta, rindang. 

Di dalam video itu, kekhasan kawasan Gresik Kota Lama (GKL) dengan bangunan cagar budaya, kampung dan tempat religi tetap dipertahankan. Bila teralisasi tahun ini, kawasan GKL ini menjadi daya tarik destinasi bagi wisatawan ini menjadi kado istimewa bagi pemerintahan Bupati – Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah.

Revitalisasi itu rencananya dibiayai oleh pemerintah pusat. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik Hermanto T.H. Sianturi membenarkan video rencana aksi Kota Pusaka dan Kota Hijau itu digagas Pemkab Gresik.

“Rencana detailnya di Pak Washil,”kata Herman ditemui disela acara Gerakan Sang Mantan Menjadi Pahlawan (Gerbang Pahlawan) di Pendapa Bupati pada Selasa, 2 Maret 2021.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik Achmad Miftachul Rochman mengatakan, dalam skala kawasan yang ada di kota lama ada 7 jalan yakni Jalah Syeh Maulana Malik Ibrahim, Jalan Agus Salim Jalan KH Zubair,  Jalan Kramatlangon, AKS Tubun, Jalan Setiabugi sama lanjutan untuk yang Basuki Rahmat. 

Integrasi dengan Jalan Basuki Rahmat, kata Washil, konsepnya bagian bawah terkait dengan saluran yang selama ini sering banjir karena dimensinya kecil. Kedua banyak sedimentasi itu akan diperbaiki secara keseluruhan. 

“Kalau itu sudah diperbaiki sekalian saja karena anggaran dari pusat itu cukup besar utilitas yang bagian atas itu turun ke bawah. Semua sesuai dengan koridor untuk wilayah perkotaan,”kata Washil ditemui disela memantau longsor di Bukit Putri Cempo pada Kamis, 4 Maret 2021.

Untuk utilitas, tambahnya, kalau bisa dibawah semua sehingga penataan kota itu jadi lebih baik. “Nanti aja penghijauan yang tumbuh baik disesuaikan dengan kondisi yang ada. Nah itu tujuannya cuman itu aja dengan konsep seperti itu diharapkan untuk wilayah wilayah tersebut itu bebas dari banjir kemudian penataan pedestrian sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan,”harapnya. (*)

Kota Pusaka di Gresik Kota Lama, Berkonsep Kota Modern Selengkapnya

Bupati Gresik Siap Selaraskan Program Nawa Cita, Nawa Bhakti dan Nawa Karsa untuk Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap Gresik Baru bisa terwujud di masa pemerintahan duet Bupati – Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah.

Sebab, Kabupaten yang akan memperingati Hari Jadi ke-534 Kota Gresik dan HUT ke-47 Pemkab Gresik tahun ini memiliki potensi luar biasa. Sektor UMKM maupun Industri dengan berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Java Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar.

Gresik Baru akan bisa terwujud bila pembangunan yang dilakukan Pemkab Gresik selaras dengan visi-misi Nawa Cita, Nawa Bhakti dan Nawa Karsa. Hal itu diungkapkan Gubernur Khofifah ketika memberikan sambutan di rapat paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati Gresik di ruang Paripurna DPRD Gresik pada Sabtu, 6 Maret 2021.

Sertijab dari Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan protokol kesehatan. Rapat Paripurna yang dihadiri Gubernur Khofifah dipimpin Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Dalam pidatonya 60 menit lebih itu, Gubernur Khofifah menyampaikan beberpa hal, terutama terkait percepatan pemulihan ekonomi nasional yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk bisa diimplementasikan Pemerintahan baru di Kabupaten Gresik menyelerasakan dengan Visi-Misi Bupati.

“Mari kita selaraskan Nawa Cita, Nawa Bhakti dan Nawa Karsa dalam pembangunan Gresik ke depan, Gresik Baru,”ujar Khofifah. Rapat Paripurna Sertijab Bupati ini dihadari Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Aradowanti itu, Gubernur Khofifah mengingatkan saat ini menjelang musyarawah rencana pembangunan (Musrenbang). 

“Ini sudah akan Musrenbang, selalu kami tekankan komplementaritas program pembangunan Daerah dan Pusat,”imbuh mantan Menteri Sosial itu.

Dalam hierarki kewenangan kekuasaan negara, Khofifah, lanjut Khofifah, sesungguhnya Presiden adalah pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan negara, kemudian diserahkan sebagian kepada Gubernur dan Bupati-Walikota. “Oleh karena itu Program kita harus inline (selaras) ada RPJMN, RPJMD Provinsi, RPJMD Kabupaten Kota,”jelasnya.

Khofifah kemudian menjelentrehkan beberapa arahan presiden untuk diimplementasikan pada level daerah. Antara lain, Pembangunan Sumberdaya Manusia (SDM) yang unggul, pekerja keras, dan bertalenta global.

“Kemudian pembangunan infrastruktur, yang disampaikan Pak Bupati tadi soal SPAM, yang saat ini sudah tersedia sumber airnya dari SPAM Umbulan baru 300 liter per detik masuk ke Gresik, saya harap ada percepatan hingga 2000 liter per detik,”kata Khofifah.

Terkait peningkatan infrastruktur, Gubernur Jatim ini, menyoroti soal kali Lamong. Menurutnya dana normalisasi kali Lamong sejak dulu sudah ada, ketika disiapkan budget 1,04 triliun rupiah terjadi perbedaan cara pandang. Menteri PUPR saat itu menginginkan dibuat tanggul, namun ada yang mengatakan sungai cukup dikeruk.

“Hal-hal seperti ini yang harus kita cocokkan dengan PUPR, melalui 11 UPT-nya, kalau tidak seperti ini maka akan menjadi banjir tahunan,”ujar Khofifah. 

Gubernu Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memasuki ruang rapat Paripurna agenda Sertijab Bupati dari Plh Bupati Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu,6 Maret 2021 ( foto : ist)

Birokrasi

Terkait Birokrasi, Khofifah mewanti-wanti kepada duet Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah melakukan penyenderhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi. “Transformasi ekonomi ini antara lain proses digitalisasi sistem,”terangnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani mengatakan, pesan Gubernur Khofifah akan menjadi suplemen yang sangat berguna menguatkan program visi dan misi yang diusungnya, Nawa Karsa. Gus Yani – sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani menegaskan komitmen menjalankan program yang selaras dengan arahan pemerintah pusat.

“Pesan ibu Gubernur tadi terkait Penyederhanaan birokrasi, normalisasi kali Lamong, penyediaan air minum bersih itu semua program yang kami usung, sehingga akan selaras dengan arahan pemerintah pusat,”kata Gus Yani usai acara sertijab didampingi Wabup Bu Min – sapaan – Aminatun Habibah di kantor DPRD Gresik.

Dalam menjalankan roda pemerintahannya, Yani menekankan kolaborasi, dan akan mempertahankan dan melanjutkan apa yang sudah baik tinggalan pemerintahan Sambari -Qosim. Akan tetapi, akan melakukan langkah kebijakan yang dianggap lebih baik.

“Jadi pasti dalam mewujudkan Nawa Karsa akan ada hal-hal baru yang akan kita tempuh, untuk meningkatkan UMKM, kesehatan dan ketahanan sosial, mewujudkan Gresik Baru. Gresik Baru untuk semua,”tegasnya.. 

Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir menegaskan DPRD Gresik yang dipimpinnya siap membantu mewujudkan Visi-Misi Pemerintahan Bupati Fandi Akhmad Yani.

” Dalam program legislasi saat ini sedang digodok perda kredit lunak, perda perikanan dan pertanian, serta UMKM, itu semua dalam rangka percepatan pembangunan yang menunjang program kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih,”katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Mujib Ridwan dalam konfrensi pers setali tiga uang dengan Abdul Qodir. DPRD Gresik, kata Nurhamim, telah menyiapkan dua regulasi untuk menyukseskan visi-misi Nawa Karsa, Gus Yani dan Bu Min. Dua regulasi itu adalah peraturan daerah (Perda) Pemberian Kredit Lunan untuk UMKM. Dan, satu lagi, tambahnya, menggagas atau perhatian sektor pertanian dan perikanan. (*)

Bupati Gresik Siap Selaraskan Program Nawa Cita, Nawa Bhakti dan Nawa Karsa untuk Gresik Baru Selengkapnya

Balongpanggang Surut, Banjir Kali Lamong merambah 4 Desa di Cerme

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong kembali meluap. Curah hujan tinggi membuat air bah membanjiri empat desa di Kecamatan Cerme pada Sabtu, 6 Maret 2021.
Data Posko Bencana Alam Kecamatan Cerme, empat desa terdampak banjir luapan Kali Lamong itu adalah Desa Dungus, Morowudi, Betiting dan Dadapkuning. 

Di Desa Dungus menggenangi 50 rumah dengan ketinggian antara 10-20 centimeter. Selain rumah, air bah kiriman dari kabupaten tetangga itu merendam sawah seluas 30 hektare,  tambak seluas 20 ha serta jalan poros desa (JPD) sepanjang 650 meter dengan ketinggian air 50 cm serta jalan lingkungan sepanjang 250 m dengan ketinggian air 30 cm. 

Sedangkan, di Desa Morowudi, air menggenangi sawah seluas 50 ha, tambak seluas 25 ha serta jalan raya sepanjang 250 m dengan ketinggian air 3 cm. Di Desa Betiting air menggenangi sawah seluas 20 ha dan tambak seluas 10 ha. Kemudian, di Desa Dadapkuning. sawah seluas 10 ha dan JPD sepanjang 100 m dengan ketinggian air 15 cm.

“Air mulai datang siang hari,”kata Rahman, warga Desa Dungus,”katanya pada Sabtu, 6 Maret 2021. Camat Cerme Suyono ketika dikonfirmasi mengatakan, sebagian besar banjir Kali Lamong masih menggenangi area sawah, tambak dan jalan poros desa. “Hanya di Desa Dungus ada sekitar 50-an unit rumah yang tergenangi banjir. Ketinggian airnya antara 10-20 centimeter,”ujar Suyono yang juga Plt Camat Duduksampeyan ini ketika dikonfirnasi melalui WhatsApp pada Sabtu, 6 Maret 2021. 

Penyelesaian banjir Kali Lamong di Gresik Selatan berasal dari kabupaten tetangga yang bertahun-tahun ini menjadi prioritas masa kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah yang baru dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 26 Februari 2021. 

“Kali Lamong akan tetap menjadi prioritas dalam masa bakti kami, Gresik Baru,”kata Gus Yani usai acara serah terima jabatan (sertijab) dari Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung DPRD Gresik pada Sabtu, 6 Maret 2021. (*)

Balongpanggang Surut, Banjir Kali Lamong merambah 4 Desa di Cerme Selengkapnya

Bupati dan Wabup Sepakat Tolak Pengadaan Mobdin Baru, Masih Banyak Warga Terdampak Covid

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah  sepakat menolak pengadaan mobil dinas baru.  Pagebluk coronavirus disease 2019 belum berakhir sehingga pengadaan mobil dinas bupati dan wakil bupati tidak diperlukan. 

Masih banyak masyarakat Gresik yang terdampak pandemi Covid-19. Ditambah lagi, angka pengangguran dan kemiskinan di Gresik masih tinggi. 

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah memilih memakai mobil Toyota Innova kelir putih untuk menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati  yang dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung DPRD Gresik pada Sabtu, 6 Maret 2021.

“Kami berdua sudah sepakat untuk menolak mobil dinas baru. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini sangat menghemat anggaran kita,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani di halaman kantor DPRD Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan mobil dinas yang lama ketika menghadiri Sertijab Bupati yang dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung DPRD Gresik pada Sabtu, 6 Maret 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sejak dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya pada Jumat, 26 Februari 2021 lalu, Gus Yani masih menggunakan mobil dinas lama yang digunakan mantan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, yaitu Toyota Fortuner rakitan 2016 itu.

Begitu juga dengan Aminatun Habibah yang menggunakan bekas mobil dinas mantan Wabup Gresik Moh Qosim. Kondisi mobil dinas lama yang digunakan selama masa pemerintahan Sambari – Qosim itu adalah mobil dinas Toyota Fortuner Vrz Tetradrive warna putih itu masih layak dipakai.

Kondisi mobil masih prima, perawatan servis rutin dan belum ada kerusakaan yang berarti sehingga tidak terlalu penting baginya untuk pengadaan mobil dinas baru.

Sikap Gus Yani dan Bu Min yang menolak mobil dinas baru itu, menghemat anggaran sebesar Rp 1,4 miliar untuk pembelian mobil dinas baru. Dengan rincian, satu mobil dinas baru Toyota New Fortuner Vrz 4×4 2.4 SRZ A/T DSL terbaru dengan harga sekitar Rp 700 jutaan untuk Bupati dan Wakil Bupati. “Pakai ini saja, efisiensi anggaran,” tutupnya. (*)

Bupati dan Wabup Sepakat Tolak Pengadaan Mobdin Baru, Masih Banyak Warga Terdampak Covid Selengkapnya

1.200 Imam Masjid Divaksin Ibadah Ramadan semakin Khusyuk

Gresik Letkol inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq memantau vaksinasi imam masjid di Kecamatan Manyar di kantor Bupati Gresik pada Sabtu, 6 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Ribuan ulama dan imam masjid melakukan vaksinasi Covid-19 di kantor Bupati Gresik pada Sabtu, 6 Maret 2021. Vaksinasi dilakukan untuk memberikan perasaan nyaman dan aman bagi jamaah dalam beribadah di bulan suci, Ramadan nanti. 

Vaksinasi ulama dan imam masjid ini dikabarkan kali pertama di Indonesia ini hasil kalaborasi Pemkab Gresik bersama Kodim 0817 Gresik dan Polres Gresik ini dicanangkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Ulama dan imam masjid terlihat antusias untuk mengikuti vaksinasi ini. Dr Abdul Kholiq, diantaranya. Imam dan khatib salat Jumat di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik mendapakan vaksin buatan Sinovac itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan vaksinasi untuk ulama dan imam masjid se-Gresik sebagai ikhtiar memutus persebaran wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. Ulama, imam dan mabrot masjid menjadi prioritas karena mereka banyak bersentuhan langsung dengan jamaah. “Apalagi, saat ini menjelang bulan suci Ramadan,”kata Bu Min-panggilan akrab-Aminatun Habibah. Bu Min didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Vaksinasi yang dipusatkan di Kantor Bupati Gresik untuk ulama dan imam masjid berasal dari empat kecamatan yakni Gresik, Kebomas, Manyar , Cerme dan Duduksampeyan. Untuk ulama dan imam masjid di luar empat kecamatan dilakukan di puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan di kecamatan masing-masing. Kabupaten Gresik memiliki 18 kecamatan. 

“Saya pastikan, untuk vaksinasi ulama dan imam masjid ini selain disini (Kantor Bupati) juga digelar serentak di puskesmas dan fasyankes di seluruh Gresik,”kata Kadinkes Syaifudin Ghozali.

Vaksinasi ini dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus serta Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Zainal Abidin.

Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq mengapresiasi program vaksinasi untuk ulama, imam masjid dan marbot ini. Sebab, vaksinasi sebagai ikhtiar menjaga kesehatan. “Apalagi menjelang bulan suci Ramadan, ulama dan imam akan semakin banyak beraktivitas bertemu dengan umat atau jamaah,”kata Kiai Mansoer Shodiq didampingi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin 

Vaksin coronavirus disease 2019 ini, tambahnya, diharapkan jamaah mendapatkan ketenangan dalam beribadah. “Karena imamnya sehat telah mendapatkan vaksin mudah-mudahan pelaksanaan Ramadan bisa semakin khusyuk,”harap Kiai Mansoer Shodiq. 

Selain vaksinasi 1.200 ulama, imam dan marbot ini, Pemkab Gresik mencanangkan seribu vaksinator dan memberikan penghargaan kepada 200 fasilitas pelayan kesehatan (fasyankes). Penghargaan itu diserahkan simbolis oleh wakil bupati Gresik Aminatun Habibah. (*)

1.200 Imam Masjid Divaksin Ibadah Ramadan semakin Khusyuk Selengkapnya

Kodim 0817 Gresik bersama Masyarakat Buat Akses Jalan ke Makam Putri Cempo

GRESIK,1minute.id – Kawasan Bukit Cempo longsor semakin parah. Akses jalan menghubungkan Kelurahan Gending dan Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik terputus.

Akibat longsor di kawasan perbukitan terdapat dua tempat wisata religi, yakni Pesarean Putri Cempo dan Syeh Sayyid Abdurahman, Paman Sunan Giri sudah tidak bisa dikunjungi oleh para peziarah. Sebab, akses jalan selebar 1 meter dengan panjang 100 meter selama ini digunakan lalu lalang masyarakat maupun para peziarah sudah hilang sejak Rabu, 3 Maret 2021. 

JALAN Alternatif : Kondisi jalan alternatif menuju makam Putri Cempo masih bisa dilewati pengendara motor pada 27 September 2020. Kini, jalan itu sudah hilang akibat bukit di kawasan Bukit Putri Cempo longsor pada Rabu,3 Maret 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Kondisi itu membuat anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0817 Gresik turun tangan pada Jumat, 5 Maret 2021. Sejak pagi hari, puluhan anak buah Letkol Inf Taufik Ismail, Komandan Kodim 0817 Gresik kerya bakti bersama masyarakat setempat membuat akses jalan menuju masjid, maupun makam Putri Cempo dan Syeh Sayyid Abdurahman itu. 

Pembukaan jalan baru ini menggunakan peralatan  konvensional, yakni cangkul, sabit dan lainnya. 
“Karya bakti Kodim 0817 Gresik bersama masyarakat untuk membuat akses jalan alternatif,”kata Sersan Satu (K) Iza Elmi, anggota Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) Kodim 0817 Gresik. (*)

Kodim 0817 Gresik bersama Masyarakat Buat Akses Jalan ke Makam Putri Cempo Selengkapnya

Besok, Giliran Imam Masjid Suntik Vaksin


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk pedagang Pasar Petiken, Kecamatan Driyorejo pada Jumat, 5 Maret 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani ingin memastikan pelaksanaan vaksin Sinovac itu berjalan lancar. Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, pedagang pasar adalah salah satu cluster yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi. 

“Sebab para pedagang setiap hari selalu berhadapan dengan masyarakat dan menjadi cluster yang rentan terhadap virus Covid-19. Pedagang pasar harus kami prioritaskan untuk menerima vaksinasi,”katanya. 
Vaksinasi kali ini, tambahnya, merupakan tahap awal untuk para pedagang pasar. Nantinya para pedagang di seluruh pasar se-Gresik juga direncanakan akan menerima vaksinasi. 

“Melalui vaksinasi ini, kami berupaya memberi rasa aman dan nyaman bagi para pedagang dalam melakukan aktifitasnya di pasar terhadap bahayanya virus Covid-1,”kata Bupati Gus Yani. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali memantau pelaksanaan vaksinasi pedagang Pasar Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Jumat, 5 Maret 2021 (foto : ist)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menghimbau dan mengajak pedagang lain untuk melakukan vaksinasi. Sebab vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19. “Vaksin Sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi kesehatan penggunanya,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menambahkan, untuk pedagang pasar di wilayah lain akan dimasukkan dalam jatah vaksinasi untuk pelayan publik pada termin berikutnya.
“Pedagang pasar akan diprioritaskan karena selalu berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya,”ujar Ghozali. Ghozali menyebut vaksinasi untuk pedagang Pasar Petiken berjumlah 275 vaksin dan Pasar Baru Gresik (PBG) berjumlah 525 vaksin. 

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Covid-19 Gresik jumlah pasien konfirmasi mencapai  5.177 kasus, sembuh 4.738 kasus dan meninggal 345 kasus. Sedangkan sebaran ada 14 klaster. Yakni, Klaster Surabaya, Jakarta, Pelatihan Haji, Sidoarjo. Kemudian, klaster Mojokerto, Banyuwangi, Pasar Pabeancantikan , Pelni dan HM Sampoerna.

Berikutnya, klaster Sidowungu, Pasar Gresik, Pasar Benjeng, Pasar Balongpanggang, transmisi lokal dan dalam pendalaman. Rencananya, Sabtu besok sekitar seribu imam masjid dan musala akan mendapatkan vaksin Covid-19 di Pemkab Gresik. (*)

Besok, Giliran Imam Masjid Suntik Vaksin Selengkapnya

Bupati Gresik :Sekarang Berubah atau Orangnya Saya Ganti, tentang Sampah Berserakan di Pasar

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) ketika di Pasar Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Jumat, 5 Maret 2021 (foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Sampah berserakan. Bau menyengat menusuk hidung. Kondisi pasar Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik yang jorok itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani muntap.

Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani kemudian menyemprot pengelola pasar berlokasi di Desa Petiken, Kecamatam Driyorejo, Gresik itu pada Jumat, 5 Maret 2021. Jumat pagi itu, Bupati Fandi Akhmad Yani memantau program vaksinasi untuk pedagang pasar setempat.

Ada 200 lebih pedagang yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 buatan Sinovac, Tiongkok itu. Bupati Gresik termuda itu bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik. Antara lain, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir menyempatkan menyapa para pedagang pasar setempat.

Gus Yani, begitu sapaannya, Fandi Akhmad Yani mendapatkan sambutan hangat pedagang dan memberikan apresiasi karena memberikan kesempatan ratusan pedagang setempat mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang telah lama dinantikan itu.

Nah, ketika blusukan di dalam pasar tradisional itu melihat banyak tumpukan sampah berserakan. Gus Yani sekita menghentikan langkahnya melihat dua bak sampah terbuat dari kayu penuh hingga berserekan di grill (besi) saringan selokan yang berada di dalam pasar tersumbat sampah.

MURKA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyemprot penggelola Pasar Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Jumat, 5 Maret 2021 ( foto : ist)

“Jangan terima retribusi saja tapi tidak mau dibersihkan. Besok saya cek tidak bersih awas kamu,” tegas Gus Yani dengan nada tinggi. Pihak pengelola pasar hanya menunduk di depan Bupati yang kecewa dengan kebersihan pasar. 

Gus Yani kembali menegaskan pengelola pasar jangan hanya menerima uang retribusi dari pedagang saja, tapi tidak mau bekerja menjaga kebersihan pasar. “Pemerintah melalui vaksinasi membantu para pedagang sehat, tugasmu membuat pasar ini bersih. Pasar itu aman, jangan sampai ada copet nanti kalau ada copet saya pastikan tidak ada yang mau kesini,”kata Gus Yani.

Dia kembali berjalan menyisir pasar di area depan. Raut wajahnya langsung berubah menjadi murah senyum menyapa para pedagang. Sembari menanyakan vaksinasi yang diterima oleh para pedagang hari ini.

Sebelum meninggalkan pasar, Gus Yani kembali memanggil pengelola pasar dan Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono. “Pasar harus bersih, sehat dan aman. Tidak boleh santai-santai begitu kerjanya.  Sampeyan harus punya tanggungjawab, kebersihan itu tanggungjawabmu. Harus berubah! Kalau tidak siap berubah, Saya merubah orangnya,”tegasnya. (*)

Bupati Gresik :Sekarang Berubah atau Orangnya Saya Ganti, tentang Sampah Berserakan di Pasar Selengkapnya

Gairahkan Perekonomian, 738 Pedagang Suntik Vaksin Sinovac

GRESIK,1munute.id – Pemkab Gresik menggeber vaksinasi Covid-19. Setelah tenaga kesehatan, pelayan publik, TNI, dan Polri. Hari ini, Jumat, 5 Maret 2021, vaksin buatan Sinovac disuntikkan untuk pedagang Pasar Baru Gresik dan Pasar Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Sebanyak 738 vaksin untuk para pedagang di dua pasar tradisional itu. Rinciannya, pedagang Pasar Baru Gresik (PBG) di Jalan Gubernur Suryo, Gresik sebanyak 538 pedagang. Sedangkan Pasar Petiken, Driyorejo 200 pedagang. 

Di Pasar Petiken, Driyorejo pencanangan dilakukan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sedangkan, di PBG pencanangan dilakukann Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, vaksinasi untuk pedagang pasar dilakukan karena mereka ini berinteraksi langsung dengan masyarakat (pembeli).

“Para pedagang masuk kategori rentan. Vaksinasinasi upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.
Selain itu, vaksinasi bagi pedagang pasar ini juga memberikan perasaan aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang berbelanja. 

VAKSIN : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Dinkes Gresik dr Mukhibatul Husna dan Wakil Ketua Pengadila Negeri Gresik Ida Ayu Sri Andriyanthi Astuti Widja memantau vaksinasi Covid-19 untuk pedagang Pasar Baru Gresik pada Jumat, 5 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Diharapkan bisa membangkitkan kembali perekonomian masyarakat,”kata Bu Min. Setelah pedagang pasar, Pemkab Gresik melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik melanjutkan vaksinasi kepada pedagang kaki lima (PKL). “Besok (Sabtu, 6 Maret 2021) giliran imam masjid dulu yang akan mendapatkan vaksinasi,”jelas Bu Min.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Mukhibatul Husna mengatakan, pelaksanaan vaksinasi sudah berjalan empat tahap, dan saat ini menyasar kepada para pedagang pasar.

“Berdasarkan catatan Dinkes Gresik total masyarakat mulai dari unsur tenaga kesehatan (Nakes), TNI, Polri maupun ASN serta pelayan publik yang akan divaksin mencapai 18.135 orang,”kata dr Husna. 

Terpisah, Anik, 46, pedagang PBG mengapresiasi langkah pemkab Gresik melakukan vaksinasi untuk pedagang pasar ini. Sebab, pagebluk corona setahun terakhir ini membuat dirinya waswas. Khawator terhadap lalu-lalang masyarakat yang menjalankan aktivitasnya di pasar.

“Kalau sudah divaksin agak tenang meski tadi sama petugas kesehatan tetap diminta menjalankan protokol kesehatan,”katanya sambil tersenyum. (*)

Gairahkan Perekonomian, 738 Pedagang Suntik Vaksin Sinovac Selengkapnya

Lunasi Kerugian Negara, Jaksa Alihkan Penahanan Kades Dooro


GRESIK,1minute.id – Mat Ja’i bisa menghirup udara di luar tahanan. Pasalnya, pengajuan pengalihan penahanan tersangka dugaan korupsi anggaran dana desa (ADD) Dooro, Kecamatan Cerme, Gresik itu dikabulkan penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik.

Penyidik Pidsus Kejari Gresik mengabulkan permohan kepala Desa Dooro itu dengan beberapa pertimbangan. Antara lain, tersangka telah mambayar kerugian negara sebesar Rp 253 juta, kooperatif, ada jaminan dari keluargan dan kuasa hukumnya. 

Akan tetapi perkara korupsi yang menyeret Mat Ja’i ini terus berlanjut sampai tingkat penuntutan.  Kejaksaan tidak akan memberhentikan perkara ini bahkan dalam waktu dekat perkara ini akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya. 

“Kami hanya melakukan pengalihan status penahanan tersangka Mat Ja’i dari tahanan rutan ke tahanan kota. Tersangka juga diwajibkan untuk wajib lapor seminggu sekali,”ujar Kasi Pidsus Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo pada Kamis, 4 Maret 2021.

Dimas melanjutkan,  perkara ini tetap dilanjutkan dan dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya untuk disidangkan. 
“Kami mengabulkan permohonan pengalihan status penahanan tersangka salah satu pertimbangannya,  tersangka telah membayar klerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 253 juta,”terang Dymas. 

“Tersangka kooperatif dan ada jaminan dari keluarga dan kuasa hukumnya. Tapi harus dipertegas perkara korupsi ini tetap berlanjut,”imbuhnya. 

Seperti diberitakan, tersangka Kades Dooro Mat Ja’i ditahan oleh kejaksaan negeri (Kejari) Gresik atas dugaan tindak pidana korupsi ADD selama tiga tahun, 2015 – 2017. Hasil audit ada kerugian negara sebesar Rp 253 juta. (*)

Lunasi Kerugian Negara, Jaksa Alihkan Penahanan Kades Dooro Selengkapnya