Gus Yani Mengajak Penyintas menjadi Pahlawan Covid-19

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tancap gas. Bupati Gresik termuda itu meminta dukungan semua pihak untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang belum terselesaikan masa kepempinan sebelumnya.

Gus Yani – sapaan – Fandi Akhmad Yani mengajak kepada semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan kaya inovasi sehingga bisa mengikuti ritme kerja bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mewujudkan Nawa Karsa.

Dari sembilan program itu, Gus Yani berharap bisa diselesaikan dalam masa 100 hari kerjanya. “Untuk itu meminta kepada semua pihak untuk saling berkolaborasi dan mendukung langkah kerja kami demi kelancaran berjalannya program kerja dalam 9 Nawakarsa untuk 100 hari kerja kami kedepan,”kata Gus Yani didampingi Wabup Gresik Bu Min – panggilan – Aminatun Habibah pada Jumat malam, 26 Februari 2021.

NIAT : Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 26 Februari 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menyinggung terkait penyelesaian persoalan banjir Kali Lamong. Ia berharap, di era kepemimpinannya ini persoalan Kali Lamong dapat segera terselesaikan dan warga Gresik Selatan tidak lagi dihantui banjir saat musim penghujan tiba.

Priorotas utama lainnya, yakni berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Gresik. Penanganan Covid-19 di Gresik tetap harus dilakukan agar mata rantai sebaran virus ini dpaat segera terputus. Salah satunya adalah dengan menggalakkan vaksinasi bagi masyarakat, agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya virus covid-19 yang mengancam semua orang.

Gus Yani juga akan mengajak penyintas untuk melakukan kampanye terkait dengan pencegahan covid-19 di Gresik. “Mereka yang penyitas Covid akan kita ajak sebagai pahlawan dalam pencegahan Covid 19,”tegasnya. (*)

Gus Yani Mengajak Penyintas menjadi Pahlawan Covid-19 Selengkapnya

Disambut Tari Giri Salawat, Gus Yani – Bu Min Awali Masuk Kantor Bupati Gresik dengan Santuni Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah mengawali aktivitas pascapelantikan dengan memberikan santunann kepada anak yatim. Santunan diberikan di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 26 Februari 2021.

Kedatangan Bupati Gresik termuda dan Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik itu disambut dengan Tari Giri Salawat dengan hiburan gambus Al Elma Kecamatan Cerme. Gus Yani – sapaan – Fandi Akhmad Yani dan Bu Min – panggilan – Aminatun Habibah itu masih mengenakan pakaian dinas resmi untuk upacara besar (PDUB).

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan penyambutan dilakukan sedernaha dan terbatas karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Meski, tren kasus pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu menurun.

“Dan, Saya jamin semua yang datang dalam kondisi sehat. Karena mereka telah menjalani vaksin Covid-19,”ujar mantan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Gresik itu.

Pria berkumis yang juga Asisten III Pemprov Jatim itu mengucapkan selamat datang dan selamat bekerja membangun Gresik Baru yang lebih baik. 

SANTUNI ANAK YATIM : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ( foto atas), dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pascapelantikan dan masih memakai PDUB memberikan santunan anak yatim di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 26 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Setali tiga uang, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto didapuk sebagai perwakilan Forkopimda menyatakan siap untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah. ” Kami siap mengawal program Bupati dan Wakil Bupati Gresik untuk Gresik lebih baik,”kata alumnus Akpol 2001 itu.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menceritakan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sempat menyebut Gresik sebanyak lima kali. Gresik, Surabaya , Sidoarjo. Artinya, Gubernur Khofifah memiliki harapan dan optimistis Gresik akan menjadi potensi luar biasa. 

Gus Yani meminta dukungan semua elemen masyarakat bergotong royong dan kalaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru semakin sejahtera. Para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , Gus Yani, mengajak untuk kerja lebih keras, cepat, penuh strategi, kaya inovasi dalam menghadapi pandemi corona ini.

“Tidak boleh pesimis. Kedepan kita harus gotong royong, kalaborasi insya Allah bisa mengatasi masa kesulitan pandemi Covid,”katanya. (*)

Disambut Tari Giri Salawat, Gus Yani – Bu Min Awali Masuk Kantor Bupati Gresik dengan Santuni Anak Yatim Selengkapnya

Khidmat, Pelatikan Bupati dan Wabup Gresik, Gus Yani Siap Kalaborasi dengan Surabaya dan Sidoarjo

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ketika melantik Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya pada Jumat. 26 Februari 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada 27 Februari 2021. Pelantikan dilakukan secara hybrid di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya.

Gus Yani dan Bu Min dilantik bersama tiga kepala daerah lainnya, yakni Wali Kota Surabaya, Bupati Sidoarjo dan Kediri. Pelantikan terasa khitmad. Sementara itu, forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Gresik serta keluarga Bupati dan Wakil Bupati Gresik menyaksikan secara virtual di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik. Mereka menyaksikan dari sebuah layar lebar (videotron). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) bakal tancap gas. Ada sejumlah program yang akan mendapatkan perhatian serius di 100 hari pertamanya. Antara lain, peningkatan ekonomi dan pelayanan publik.

Sebagai bentuk keseriusannya, Gus Yani juga siap berkolaborasi dengan Walikota Surabaya maupun Bupati Sidoarjo dengan menciptakan segitiga ekonomi. Kebetulan ketiga pemimpin daerah ini masih muda. Dengan dipimpin orang muda, tambahnya, komunikasi lebih mudah, dan diharapkan sinergitas kebijakan, kesalarasan visi serta misi bisa sejalan.

“Melalui kolaborasi ini kedepan Kabupaten Gresik, Pemerintah Kota Surabaya, dan Kabupaten Sidoarjo tumbuh bersama. Bukan sebaliknya daerah satu dengan lainnya tumbuh sendiri-sendiri,”ujarnya pada Kamis, 25 Februari 2021.

Menurut Gus Yani, dengan cara itu maka persoalan antara kabupaten maupun kota bisa dibicarakan bersama. Selain itu, adanya kolaborasi ini nantinya tercipta inovasi bersama terkait dengan pembangunan ekonomi daerah.

“Gagasan ini dinisiasi bersama mulai bicara soal ekonomi, olahraga sepak bola, musik dan lain-lain. Kendati tiap daerah antara Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo ada perbedaan geografis,”ujarnya.

Gus Yani dan Bu Min menambahkan dirinya berdua berangkat dari amanah para kiai agar bisa membawa perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat Gresik. Sebab, masih banyak permasalahan yang belum terselesaikan. Misalnya, banjir Kali Lamong, banyak infrastruktur jalan yang rusak serta pelayanan publik yang belum maksimal.

Melihat hal itu, lanjut Gus Yani, dirinya dan Bu Min siap melakukan perubahan khususnya dalam hal pelayanan publik meski telah beroperasi satu mal pelayanan publik. Dirinya berharap dengan pelayanan yang tersistem semua yang berurusan dengan pelayanan baik itu perizinan investasi maupun lainnya bisa lebih maksimal.

Ditanya mengenai pandemi Covid-19 yang meluluhlantakan semua sektor. Gus Yani juga berharap vaksinasi yang sudah berjalan hingga sekarang bisa memutus penyebaran virus ini. Prinsipnya, Pemkab Gresik mensupport program pemerintah supaya pergerakan ekonomi bisa berjalan kembali.

“Saya mohon doanya pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga, investasi kembali lancar yang dampaknya bisa mengangkat perekonomian,”katanya. (*)

Khidmat, Pelatikan Bupati dan Wabup Gresik, Gus Yani Siap Kalaborasi dengan Surabaya dan Sidoarjo Selengkapnya
Salam perubahan , tagline yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani dan Bu Min Dilantik secara Hybrid , Pendukung Bupati dan Wabup Gresik secara Virtual

GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Jumat besok, 26 Februari 2021.

Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih itu dilakukan melalui hybrid di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya sekitar pukul 16.00. Pelantikan hybrid adalah mereka yang mengikuti pelantikan secara langsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya hanya kepala dan wakil kepala daerah terpilih beserta istri.

Sedangkan, tamu undangan lainnya bisa mengikuti prosesi acara pelantikan secara virtual dari daerahnya masing-masing. Pemkab Gresik telah menyiapkan bagi undangan menyaksikan pelantikan secara langsung itu di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih akan dimulai pukul 16.00 di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya. “Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilantik oleh bu Gubernur berangkat bersama-sama,”kata Abimanyu ditemui 1minute.id di ruang kerjanya pada Kamis, 25 Februari 2021.

Sementaran undangan, antara lain Forkopimda Gresik, keluarga Bupati dan Wakil Bupati Gresik akan menyaksikan prosesi pelaktikan yang sakral itu dari layar videotron. “Kami sudah siapkan videotron di lantai IV Kantor Bupati,”kata Abimanyu yang juga Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik itu.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilakukan secara hybrid dan virtual karena pandemi coronavirus disease 2019 belum berakhir.

Bagaimana dengan pendukung pasangan yang ingin menjadi saksi pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Gus Yani dan Bu Min hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 itu?

Abimanyu mengatakan pendukung dan simpatisan Gus Yani dan Bu Min yang ingin menyaksikan prosesi pelantikan bisa meminta link ke Pemkab Gresik. Namun, penyelenggara harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Lokasi silakan ditentukan. Nanti link bisa minta ke Pemkan ,”ujar Abimanyu yang juga Asisten III Pemprov Jatim itu. Ia melanjutkan, usai pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Gus Yani dan Bu Min tidak acara lanjutan di Gresik.

Rencananya, keesokan harinya, Bupati Gus Yani akan menggelar istighotsa di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. “Baru hari Senin, Bupati dan Wakil Bupati diagendakan memimpin apel kali pertama dengan ASN,”tegas Abimanyu. (*)

Gus Yani dan Bu Min Dilantik secara Hybrid , Pendukung Bupati dan Wabup Gresik secara Virtual Selengkapnya

Gara-gara Motor Nyemplung Tambak, Pemuda asal Sidoarjo Ditahan. Simak Penjelasan Bima Sakti

GRESIK,1minute.id –  Prilaku Budi Sugiantono ngawur. Sebab, lelaki 37 tahun itu mengendarai motor dalam kondisi fly. Untungnya, pengendara motor tinggal di Desa Sambisari, Kecamatan Taman, Sidoarjo tidak sampai mencelakakan orang lain.

Tapi, terjun bebas ke areal tambak seorang warga di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, Gresik. Budi selamat. Namun, pemuda kelahiran Desa Patemon, Tanggul, Jember dijebloskan ke hotel prodeo Polsek Manyar. Loh kok bisa ? 

Jangan berburuk sangka dulu, polisi menggiring Budi Sugiantono ke tahanan karena polisi menemukan dua poket sabu-sabu. Masing-masing berat kotor 0,31 gram dan 0,26 gram beserta timbangan, dan alat hisab sabu-sabu.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan awal mula kedok Budi Sugiantono terbongkar ketika motor Honda Beat nopol L 4686 K terperosok masuk area tambak seorang warga di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar pada Sabtu, 20 Februari 2021.

“Masyarakat setempat mencoba menolongnya. Tapi, dia malah ngomong ngelantur. Masyarakat pun curiga melaporkan ke polisi,”ujar Iptu Bima Sakti pada Rabu, 24 Februari 2021. 

Siang itu, Kanit Reskrim Ipda Ekwan Hudin bersama anggota sedang patroli di sekitar lokasi terceburnya motor Budi itu. Ekwan pun curiga melihat prilaku Budi tersebut. Budi ditengarai mengonsumi narkoba. Budi menjalani tes urine. “Hasilnya positif. Budi pun mengakui baru memakai sabu-sabu,”terang mantan Kasatreskrim Polres Trenggalek itu.

Berdasarkan hasil tes urine dan pengakuan polisi mengkeler Budi kerumahnya di Kav. Selatan No.06 Gang perintis Dusun Sambibulu, Desa Sambisari, Taman, Sidoarjo. Bersama perangkat dusun setempat, dilakukan penggeladahan rumahnya. 

Dalam penggedahan itu, ditemukan dua poket sabu-sabu, timbangan dan peralatan nyabu. “Satu poket berat kotor 0,26 gram disembunyikan bekas bungkus vitamin C dan disimpan di lemari pakaian,”terang perwira dua balok di pundak itu.

Barang bukti disita polisi. Budi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Polsek Manyar. “Tidak ada ruang bagi budak Narkoba diwilayah hukum Polsek Manyar,”tegasnya. (*)

Gara-gara Motor Nyemplung Tambak, Pemuda asal Sidoarjo Ditahan. Simak Penjelasan Bima Sakti Selengkapnya
Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno ketika vaksinasi Covid-19 di kantor Bupati Gresik pada Rabu, 24 Februari 2021

Pemkab Gresik Targetkan 10 Ribu Vaksinasi dalam Seminggu

GRESIK,1minute.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menggeber vaksinasi. Sehari setelah anggota Persatuan Wartaaan Indonesia (PWI) Gresik dan Polres Gresik. Hari ini, Rabu 24 Februari 2021 giliran abdi negara, pelayan masyarakat di lingkungan Pemkab Gresik yang mendapatkan vaksin Sinovac buatan Tiongkok itu. 

Sebanyak 1.600 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Gresik mendapatkan vaksinasi dipusatkan di halaman kantor Bupati Gresik. Pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mendapatkan giliran kali pertama vaksinasi tahap dua itu setelah lolos skrening kesehatan.

Plh. Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan kuota 20 ribu dosis vaksinasi tahap kedua pada Minggu lalu, 21 Februari 2021. Sasaran vaksin tahap dua ini antara lain, anggota TNI, Polri, ASN, dan juga instansi vertikal di Kota Santri-sebutan-Pemkan Gresik ini.

“Tahap ini, pemerintah menargetkan 10 ribu penerima vaksin,”kata Abimanyu. Ia menyebutkan, pemberian vaksin kepada para ASN ini sebagai pelayan publik yang rentan terpapar Covid-19. “Oleh sebab itu, ASN merupakan salah satu yang menjadi prioritas utama penerima vaksin Covid-19,”kata Abimanyu yang juga Plt Sekda Gresik ini.

Dirinya menargetkan, vaksinasi tahap II akan selesai dalam minggu ini. Sehingga Pemerintah Kabupaten Gresik secepatnya dapat mengajukan kembali persediaan vaksin Covid-19 untuk diberikan kepada masyarakat. 

“Kami bergerak cepat agar dalam minggu ini pelaksanaan vaksinasi kepada 10 ribu penerima segera selesai. Setelah itu akan kami ajukan kembali persediaan vaksin untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-19. Mari Bersama-sama berikhtiar untuk memutus mata rantai Covid-19 ini dengan menjalani vaksinasi,” ujarnya.

SKRENING : Suasana ASN Pemkab Gresik menjalani skrening kesehatan sebelum vaksinasi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu. 24 Februari 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik A.M. Reza Pahlevi menambahkan vaksinasi yang dilakukan hari ini bagi para ASN dilaksanakan di sejumlah lokasi. Yakni di Kanto Bupati Gresik, fasilitas kesehatan (faskes), puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Gresik. 

“Vaksinasi yang dilakukan serentak disejumlah lokasi tersebut diharapkan cepat selesai dalam minggu ini,”kata Reza Pahlevi. Nantinya, lanjut Reza, para ASN akan menjalani vaksinasi sebanyak 2 kali. “Hari ini adalah dosis pertama. 14 hari yang akan datang, akan dilakukan vaksinasi lagi untuk dosis kedua,” lanjutnya.

Ia mengingstkan setelah dilakukan vaksinasi tidak serta merta kekebalan tubuh terbentuk. Perlu waktu 14 hari setelah vaksinasi dosis kedua, barulah tercipta imun kekebalan tubuh seseorang penerima vaksin. “Oleh karena itu, walaupun sudah di vaksin dihimbau untuk tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) sebagaimana yang telah ditetapkan,”katanya. (*)

Pemkab Gresik Targetkan 10 Ribu Vaksinasi dalam Seminggu Selengkapnya

SIG dan Pelindo I Sinergi Pemanfaatan Produk serta Fasilitas Kepelabuhanan


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) (Pelindo I) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dalam rangka peningkatan sinergi BUMN. 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Enjiniring dan Proyek SIG, Tri Abdisatrijo dan Direktur Operasional dan Komersial Pelindo I, Ridwan Sani Siregar di ​Menara Ravindo Lantai 10, Jakarta pada Senin, 22 Februari 2021.

Direktur Enjiniring dan Proyek SIG Tri Abdisatrijo mengatakan, SIG dan Pelindo I atau melalui anak perusahaan serta afiliasinya bermaksud untuk mengadakan kerja sama dalam rangka meningkatkan sinergi BUMN dengan pemanfaatan kemampuan, fasilitas dan jasa terkait kepelabuhanan, dan pemanfaatan produk semen dan produk non semen dari SIG atau anak perusahaan serta afiliasinya, serta kerja sama lainnya yang saling menguntungkan.

Rencana kerjasama, terang Tri Abdisatrijo, meliputi beberapa kegiatan. Sntara lain, pemanfaatan produk semen dan non semen dalam kegiatan pembangunan atau pengembangan pelabuhan. 

“Serta, kegiatan distribusi, logistik dan bongkar muat produk semen dan non semen. Pelayanan pemanduan dan penundaan kapal, jasa pengantongan semen, serta penggunaan bagian tanah hak pengelolaan di seluruh area kerja pelabuhan Pelindo I dalam rangka mendukung operasional SIG maupun anak usaha dan afiliasinya,”kata Tri Abdisatrijo.

Tri Abdisatrijo melanjutkan, kerjasama ini menjadi langkah awal sebuah komitmen bersama, semoga apa yang menjadi tujuan serta harapan dari kerjasama ini dapat berjalan lancar dan memberikan keuntungan kedua belah pihak.

“SIG memiliki fasilitas produksi dan distribusi yang tersebar di wilayah Sumatera yang berada di wilayah operasional Pelindo I. Melalui sinergi yang terjalin saat ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masing-masing perusahaan dan juga dapat untuk saling melengkapi dan memberikan hasil terbaik,”jelas Tri Abdisatrijo. (*)

SIG dan Pelindo I Sinergi Pemanfaatan Produk serta Fasilitas Kepelabuhanan Selengkapnya

Gelap Mata, Pilih Smartphone Daripada Suguhan Secangkir Kopi

GRESIK,1minute.id – Suguhan secangkir kopi belum membuat Arifin merasa nikmat. Lelaki 43 tahun asal Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Gresik itu malah tergiur gawai Vivo Y-30 milik juragannya, Arief Rachman, 46, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean.

Belum sempat menikmati hasil kejahatan anggota Polsek Kedamean menjemput Arifin yang sedang leyeh-leyeh dirumahnya, Desa Karangandong, Driyorejo. 

Informasi yang dihimpun Minggu, 21 Februari 2021 pukul 19.00 Arifin mendatangi rumah juragannya, Arief Rachman di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean. Kedatangan tamu, korban Arief menyambut suka cita. Arief lalu menyuguhkan segelas kopi kepada Arifin, anak buahnya itu.

Mereka bercengkrama gayeng. Arief tidak menduga Arifin memiliki niat jahat. Sebuah gawai merek Vivo Y-30 ditaruh di kursi panjang di teras depan rumahnya. Korban Arief lalu masuk ke dalam rumah. Melihat ada gawai tergeletak Arifin gelap mata. Smartphone milik juragannya itu lalu dimasukkan saku celana. Arifin kemudian pamit.

Arief Rachman celingukan mencari gawainya. Dia lalu melihat kamera pengintai di teras rumahnya. Korban Arief melihat jelas pelaku Arifin yang mengambilnya. Beberapa kali korban Arief menghubungi anak buahnya itu agar mengembalikan gawainya. Akan tetapi, telepon Arief tidak direspon oleh Arifin.

Korban Arief Rachman akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya kepada polisi. Anggota Polsek Kedamean bergerak mendatangi rumah Arifin. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Kedamean AKP Ali Syaiful mengatakan kasus pencurian itu terbongkar setelah sang majikan membuka rekaman CCTV di atap rumahnya.

“Pelaku malam itu langsung menjual smarphone ke seorang penadah seharga Rp 500 ribu,” kata Ali Syaiful pada Rabu, 24 Februari 2021. Setelah melego smartphone hasil curian terduga pelaku Arifin pulang rumahnya di Desa Karangandong, Driyorejo.

Penadah hasil curian kemudian menjual lagi ke konter handphone di Driyorejo. “Smarphone kami sita dari konter, tersangka pencurian kami tahan,”tegas Ali Syaiful. (*)

Gelap Mata, Pilih Smartphone Daripada Suguhan Secangkir Kopi Selengkapnya

Suropadi, Camat Duduksampeyan Ajukan Pengalihan Penahanan, Istri sebagai Penjamin


GRESIK,1minute.id – Tim kuasa hukum tersangka dugaan tindak pidana korupsi Camat Duduksampeyan Suropadi mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Selasa, 23 Februari 2021.

Kedatangan mereka untuk mengajukan permohonan pengalihan status tahanan Suropadi dari tahanan kejaksaan menjadi tahanan kota. Sekitar pukul 11.00, Fajar Yulianto, ketua tim kuasa hukum Suropadi tiba di kantor Adhyaksa di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kebomas, Gresik itu.

“Permohonan pengalihan status tahanan dari rumah tahanan ke tahanan kota ini dilakukan dengan alasan, klien kami Suropadi saat ini masih aktif sebagai Camat, ASN dan sebagai abdi negara untuk melayani masyarat, “terang Fajar Yulianto selaku ketua tim kuasa hukum tersangka Suropadi.

Fajar menambahkan permohonan ini merupakan permintaan dari Suropadi dan sebagai penjamin adalah istri beliau.  “Pemohonan pengalihan tahanan merupakan hak dari tersangka. Untuk itu kami selaku kuasa hukumnya memberikan surat resmi kepada kejaksaan. Harapan kami, Kejaksaan bisa mempertimbangkan permohonan kami, karena beliaunya saat ini Camat aktif dan tenaganya dibutuhkan masyarakat Duduksampeyan,” tegas Fajar didampingi anggota tim Mukhlison. 

DITAHAN : Petugas Kejari Gresik ketika membawa tersangka Suropadi, Camat Duduksampeyan ke mobil tahanan dalam perkara dugaan korupsi anggaran selama 3 tahun pada 15 Februari 2021. Kerugian negara berkisar Rp 1,04 miliar (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu,  Kasi Pidsus Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo membenarkan bahwa tim kuasa hukum dari tersangka Camat Suropadi pengajukan permohonan pengalihan tahanan dari Tahanan Rutan ke tahanan kota. 

“Permohonan akan kami pelajari dan kami telaah. Disetujui atau tidak kami akan melakukan rapat bersama tim penyidik. Semua keputusan ada ditangan pimpinan,”tegas Dymas. 

Seperti diberitakan, tersangka Camat Duduksampeyan Suropadi ditahan oleh Kejari Gresik atas dugaan tindak pidana korupsi anggaran Kecamatan selama tiga tahun sejak tahun 2017-2019. Suropadi ditahan sejak 15 Februari 2021.

Hasil audit yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Gresik, selama kurun waktu  3 tahun, negara dirugikan sekitar 1,041 Miliar.  (*)

Suropadi, Camat Duduksampeyan Ajukan Pengalihan Penahanan, Istri sebagai Penjamin Selengkapnya

Kali Pertama, Puluhan Anggota PWI Jalani Vaksinasi Covid bersama Polri dan Pelayan Publik Gresik

GRESIK,1minute.id –  Puluhan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik menjalani vaksinasi pada Selasa, 23 Februari 2021. Vaksinasi coronavirus disease 2019 itu digelar di lantai 2 Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohosudo, Kecamatan Kebomas. Vaksinasi tahap dua ini bersamaan dengan 825 anggota Polres Gresik dan Aparat Sipil Negara (ASN) di Polres Jajaran Gresik.

Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat vaksinasi yang peruntukkan antaran lain anggota TNI, Polri san pelayan publik secara serentak berkisar 1.500-2.000 pada hari ini. Sebelum mendapatkan vaksin buatan Sinovac itu, peserta vaksinasi harus menjalani skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, suhu badan dan pertanyaan seputar tentang kesehatan calon penerima vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan sebanyak 825 anggota dan ASN Polres Gresik melakukan vaksin secara serentak ini. Mereka terbagi menjadi tiga gelombang.  Gelombang pertama diikuti dari anggota Bagian, Satuan, Seksi dan SPKT Polres Gresik. 

Gelombang kedua dari Polsek Jajaran Rayon Barat dan Selatan dan Gelombang ke tiga di ikuti dari Polsek Jajaran Rayon Tengah dan Utara. “Kepada anggota yg telah divaksinasi agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan 5M pada setiap kegiatan dan vaksinasi lanjutan bagi anggota Polres Gresik akan dilakukan 2 minggu mendatang,”kata alumnus Akpol 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan alasannya memfasilitasi vaksinasi kepada wartawan karena insan yang memiliki mobilitas tinggi. Sehingga mereka juga merupakan salah satu profesi yang rentan.

“Karena itu kami prioritaskan vaksinasi bagi teman-teman wartawan, ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada pers dunia,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan pers punya peran penting dalam kehidupan berdemokrasi, juga dalam upaya mendukung vaksinasi dan penanganan penanganan Covid-19.

Terpisah, Ketua PWI Gresik Sholahudin mengapresiasi kegiatan vaksinasi kepada petugas publik, salah satunya wartawan. Hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jurnalis, yang kinerjanya memang cukup rentan dengan penularan Covid-19. Khusus untuk vaksinasi kepada wartawan, insya Allah barupertama Indonesia.

“Vaksinasi masal wartawan tentu sangat membantu antisipasi penularan Covid-19 kepada pekerja pers,”ujarnya. Dalam hal ini PWI berterimakasih kepada Pemkab Gresik, khususnya dinkes. Pasalnya tak dipungkiri sudah banyak teman-teman jurnalis di Indonesia yang terpapar Covid-19.

“Kami PWI Gresik merasa terpanggil untuk dilakukan vaksinasi kepada teman-teman wartawan sebagai upaya menghindari paparan Covid-19,”imbuhnya. Lingkungan organisasi profesi wartawan di Indonesia yang baru mejalani vaksinasi adalah anggota PWI Gresik. ” Semoga teman-teman wartawan atau pekerja media lain yang belum segera tervaksin, dan program vaksinasi segera tuntas. Insya Allah harapan pandemi bisa segera berakhir segera terwujud,”katanya. (*)

Kali Pertama, Puluhan Anggota PWI Jalani Vaksinasi Covid bersama Polri dan Pelayan Publik Gresik Selengkapnya