Ning Nurul membantu menaikkan sampah plastik dalam memeriahkan HPSN yang digelar DLH Gresik dan Asbag di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 20 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Peringati HPSN, Ning Nurul Ajak Pilah Pilih Sampah dari Sumber Awal, Rumah atau Kafe


GRESIK,1minute.id – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap 21 Februari. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik bersama Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag) Gresik menggelar bakti sosial menanam pohon kehidupan, edukasi memilah sampah dan bersih-bersih lingkungan pada Sabtu, 20 Februari 2021.

Bakti sosial HPSN bertemakan “Sampah sebagai Bahan Baku Ekonomi Masa Depan” ini dilakukan di pendapa Balai Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas ini di hadiri Nurul Haromaini, istri Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani. 
Kegiatan diawali senam lingkungan, kemudian penanaman pohon produktif di depan balai desa yang berada di kawasan perbukitan Ngargosari itu. Kemudian dilanjutkan menanam pohon kehidupan dan edukasi kepada masyarakat dan pemilik kafe di sekitar lokasi. 

Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini menanam pohon kendondong. Alumnus Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya itu didampingi ketua Asbag Gresik Siti Fitria.  Usai menanam pohon dilanjutkan mendatangi sejumlah kafe di sekitar lokasi memeriahkan HPSN ini. Tujuannya, sosialisasi memilah dan memilih sampah dari sumber awal.

TANAM POHON : Ning Nurul menanam pohon kehidupan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu. 20 Februari 2021. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Nurul Haromaini mengatakan aksi peduli lingkungan ini patut mendapatkan apresiasi. Apalagi kegiatan melibatkan semua gender. Laki-laki dan perempuan. Bapak, ibu hingga anak-anak. Sebab, kegiatan ini sangat berdampak sekali dengan lingkungan. “Lingkungan bisa bersih. Karena tiap bulan ada penimbangan sampah,”kata Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini ini. 

Ibu dua anak berusia 28 tahun ini menambahkan, organisasi seperti Asbag ini patut melebarkan sayapnya. Terutama di desa-desa yang belum terbentuk organisasi. Ning Nurul berharap masa kepemimpinan Gus Yani (Fandi Akhmad Yani) bisa menaungi organisasi yang peduli terhadap lingkungan ini. “Biasa organisasi seperti ini terkendala biaya bisa dibantu,”harapnya.

Ketua Asbag Gresik Siti Fitria mengatakan hampir 70 persen sampah di kawasan Desa Ngargosari ini berupa sampah plastik dan kertas. “Kami melakukan edukasi kepada pengurus kafe untuk mengumpulkan sesuai jenis. Memilih dan memilih sampah dari sumber awalnya,”kata Fitri. “Sampah plastik atau kardus, kertas ini bisa menjadi sumber kehidupan,”tegasnya. Sampah yang terkumpul ini bisa ditukar dengan uang atau emas.  (*)

Peringati HPSN, Ning Nurul Ajak Pilah Pilih Sampah dari Sumber Awal, Rumah atau Kafe Selengkapnya
Pangdam

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan

GRESIK,1minute.id – Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto mengunjungi posko PPKM skala Mikro di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 19 Februari 2021.

Kunjungan itu untuk melihat dari dekat penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa yang dipimpin Fatkhur Rokhman itu. Posko PPKM ini salah satu upaya pencegahan penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Jenderal dua bintang itu tiba di desa hasil bedhol desa itu sekitar pukul 09.00.

Sekitar 60 menit Jenderal Suhariyanto di desa mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan. Desa Sukorejo, satu diantara ratusan desa/kelurahan di Kota Santri yang mendirikan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Kota Santri ini. 

Posko berdiri di depan pos satpam. Pangdam Mayjend TNI Suhariyanto terkesan dengan penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa itu. Pangdam Suhariyanto disambut Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Plh Bupati Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali serta Kades Sukorejo Fatkhur Rokhman.

Pangdam Jenderal TNI Suhariyanto dalam sambutannya mengatakan persebaran Covid-19 di Jawa Timur menduduki peringkat empat di Indonesia. Program Pemerintah terkait PPKM skala Mikro sudah memasuki hari kesepuluh. ” Hasil Program PPKM Berskala Mikro tersebut sangat baik, terbukti semula berada pada zona oranye menurun drastis menjadi zona kuning,”katanya.

Disisi lain, program vaksinasi terus digeber pemerintah. Saat ini, tambanya, sudah memasuki tahap kedua. “Vaksin yang datang di Indonesia sudah teruji sangat aman dan halal bagi masyarakat, program ini merupakan langkah utama bagi pemerintah untuk memerangi Covid-19,”ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menambahkan, jumlah posko PPKM skala Mikro di Kabupaten Gresik sebanyak 306 desa/kelurahan. Untuk anggaran, tambahnya, tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melancarkan program pemerintah. 

“Sehingga Kabupaten Gresik dapat membantu dalam memutus penyebaran virus Covid-19 ini. Kodim juga bersinergi bersama 3 pilar untuk selalu melaksanakan patroli prokes dan PPKM di masing -masing wilayah binaan,” jelas Dandim Gresik.

Terpisah, Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rokhman mengatakan Posko PPKM skala Mikro ini di jaga masyarakat 24 jam nonstop. “Selama ada posko ini, motor milik warga keleleran di kampung tetap aman. Cegah persebaran sekaligus siskamling,”kata Fatkhur usai acara pada Jumat, 19 Februari 2021. Fatkhur juga mengucapkan terima kasih apresiasi kepada masyarakat. (*)

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gunakan Prinsip Enam Tepat dalam Distribusi Pupuk Subsidi

JAMIN DISTRIBUSI : Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satryo A., ketika mendampingi Komisi IV DPR RI Gresik di Bali pada Senin, 15 Februari 2021


GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo  mengatakan, memastikan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan pemerintah.  “Penyaluran pupuk menjadi faktor yang sangat vital, apalagi peningkatan produktivitas pertanian tidak sekadar menjaga ketahanan pangan tapi juga sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional akibat wabah Covid-19,” ujar Dwi Satriyo saat mendampingi anggota Komisi IV DPR RI berkunjung ke Gudang Pupuk Petrokimia Gresik di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali pada Senin,  15 Februari 2021.

Dwi Satriyo memastikan, untuk penyaluran pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 49/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2021 dan Permendag 15/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian. Petani yang berhak atas pupuk bersubsidi adalah petani yang menggarap lahan tidak lebih dari 2 hektar, tergabung dalam kelompok tani (Poktan), dan menyusun Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK).

“Isu kelangkaan pupuk biasanya terjadi pada petani yang belum menyusun E-RDKK. Karena memang syarat wajib petani menerima subsidi harus menyusun E-RDKK terlebih dahulu,” jelasnya. Selain itu, Dwi Satriyo menyadari potensi isu kelangkaan pupuk pada 2021, karena memang alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pupuk petani.

Merujuk pada E-RDKK 2021, kebutuhan pupuk petani di Indonesia tercatat 23 juta ton. Sementara alokasi pupuk bersubsidi yang disediakan oleh pemerintah hanya 9,04 juta ton dan 1,5 juta liter pupuk organik cair (setara 1.500 ton).  “Gap inilah yang sering kali memicu isu kelangkaan pupuk di beberapa daerah. Tapi petani tidak perlu khawatir, karena Petrokimia Gresik menyiapkan pupuk non-subsidi sebagai alternatifnya,”tandas Dwi Satriyo.

Sementara ini, dalam penyaluran pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik juga berpegang teguh pada Prinsip 6 Tepat, yaitu Tepat Tempat, Tempat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, dan Tepat Waktu. Serta dikawal oleh petugas lapangan di seluruh Indonesia yang rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), kelompok tani, hingga aparat berwajib setempat.

Terkait pemupukan, Petrokimia Gresik menghimbau petani untuk mengikuti rekomendasi pemupukan berimbang 5:3:2. Dimana untuk satu hektar sawah cukup diberikan 500kg pupuk organik Petroganik, 300kg pupuk NPK Phonska atau Phonska Plus, dan 200kg pupuk Urea.

Pemupukan berimbang adalah solusi dari Petrokimia Gresik atas pemakaian pupuk yang cenderung berlebih oleh petani. Sehingga alokasi pupuk bersubsidi yang terbatas dapat lebih efektif dan efisien, dengan hasil atau produktivitas tetap maksimal.

“Pemupukan berimbang sangat kami rekomendasikan karena sudah teruji mampu meningkatkan hasil panen satu hingga dua ton per hektar,” ujar Dwi Satriyo. Terakhir, Petrokimia Gresik mengimbau kepada distributor maupun pihak terkait untuk meningkatkan sinergi demi kepentingan petani dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi. 

Ia mengingatkan bahwa pihaknya tidak ragu untuk menindak tegas distributor dan penyalur pupuk bersubsidi yang kedapatan melakukan kecurangan. Sebab, pupuk bersubsidi merupakan barang dalam pengawasan dan harus disalurkan sesuai aturan.

Segala bentuk penyelewengan akan berhadapan dengan pihak berwajib. “Kami tidak segan menindak tegas para distributor dan penyalur pupuk bersubsidi yang tidak jujur. Ingat, bahwa setiap tindakan penyelewengan pupuk bersubsidi dapat dijerat hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara,” tutupnya. (*)

Petrokimia Gresik Gunakan Prinsip Enam Tepat dalam Distribusi Pupuk Subsidi Selengkapnya

Tilang Elektronik Segera Diterapkan Satlantas Polres Gresik


GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik segera menerapkan tilang elektronik (electronic traffic law enforcement /ETLE).  Satlantas Polres Gresik telah memasang kamera pengjntai (closed circuit television/CCTV) di 15 titik.

Akan tetapi, tahap awal e-tilang itu diterapkan di lima titik persimpangan, yakni simpang empat Segoromadu ; simpang tiga GKB ; simpang tiga exit tol Kebomas ; Jalan Raya Duduksampeyan dan simpang empat Jalan R.A. Kartini.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto telah meninjau lima titik itu pada Kamis, 18 Februari 2021. “Peninjauan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan sarana prasarana E-TLE di Gresik. Seperti Closed Circuit Television (CCTV) dan lokasi penempatan,”ujar alumnus Akpol 2001 itu.

Kapolres Arief menegaskan, pihaknya siap memberlakukan tilang elektronik di Kota Santri. Sebab, sejumlah persiapan sudah dilakukan dan tinggal menunggu arahan Korlantas Mabes Polri. “Hal ini merupakan program kerja prioritas Kapolri sesuai visi Presisi. Kami pun siap mendukung penuh hal itu,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Dengan diberlakukannya e-tilang, perwira dua melati di pundak itu mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan tertib saat berlalu lintas. “Tidak hanya saat ada petugas yang berjaga, namun harus tertib kapan pun dan dimana pun,”ujarnya. Sebab, setelah e-tilang diberlakukan, maka penindakan tidak lagi dilakukan secara manual. “Melainkan secara elektronik yang sudah tersambung dengan big data,”tandasnya.

Titik pemasang CCTV persiapan perberlakuan tilang elektronik di Polres Gresik

Sementara itu, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menyatakan kesiapan rencana pemberlakuan e-tilang dimulai dengan serangkaian uji coba dalam beberapa waktu. Yanto belum bisa memastikan kapan e-tilang mulai diberlakukan. “Prinsipnya, kami sudah siap kapan pun. Saat ini menunggu arahan dari Korlantas Mabes Polri untuk penerapan sistem e-tilang tersebut,”ujar Yanto Mulyanto. 

Sumber di kepolisian menyebutkan perkiraan pemberlakuan e-tilang sekitar Maret 2021. (*)

Tilang Elektronik Segera Diterapkan Satlantas Polres Gresik Selengkapnya

Tergerus Arus Kali Lamong, Jembatan Sirnoboyo Putus, Komisi III Desak DPUTR Gunakan Anggaran Darurat

GRESIK,1minute.id – Curah hujan tinggi membuat jembatan Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng putus. Debit air Kali Lamong yang tinggi sepekan terakhir membuat badan jembatan sepanjang 20 meter lebar 4 meter tidak terlihat.

Hanya bagian tiang-tiang jembatan yang menghuhungkan Desa Sirnoboyo dengan Munggungebang menjulang ke angkasa. Kondisi yang memprihatinkan itu mematik Asroin Widyana, Ketua Komisi III DPRD Gresik melakukan inspeksi mendadak pada Kamis, 18 Februari 2021.

Selama 60 menit legislator dari Partai Golkar Gresik berada di lokasi. Mengamati kondisi jembatan yang semakin mengkhawatirkan itu. Menurut Asroin Widyana, kerusakan fasilitas umum itu harus segera ditangani. Apalagi, jembatan tersebut menjadi jalur utama penghubung desa setempat. “Kondisinya juga membahayakan, perlu upaya antisipasi agar tidak jatuh korban,”katanya.

Saat ini, debit sungai masih belum memasuki puncak musim penghujan. Kerusakan lebih parah hampir bisa dipastikan ketika curah tinggi. Apalagi jika ada air bah kiriman. “Ini baru arus lokal saja. Apalagi kalau induknya Kali Lamong meluap dan dapat air kiriman,”katanya menduga.

Asroin mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik untuk segera mengambil tindakan. Meskipun, perbaikan jembatan tersebut tidak masuk dalam anggaran 2021. “Tetap harus dicari solusinya. Bisa menggunakan dana URC (Unit Reaksi Cepat) atau anggaran darurat,”ujarnya. DPRD Gresik telahn mengalokasikan sebesar Rp 25 miliar. “Bisa diambilkan dari anggaran tersebut. Terdekat, kami akan undang dinas terkait untuk melakukan hearing agar segera mengambil langkah cepat dan tepat,”imbuhnya.

Sementara itu, Camat Benjeng Suryo Wibowo mengaku sudah melaporkan kerusakan jembatan tersebut ke kabupaten. “Kini, pihaknya menunggu tindak lanjut guna perbaikan atau solusi agar masyarakat bisa melintas kembali,”katanya.

Terputusnya jembatan Sirnoboyo membuat masyarakat Desa Munggungebang harus mencari alternatif sejauh 3 kilometer. Masyarakat bisa mencari alternatif lainnya melewati Bareng, Karangankidul. “Memutar lebih jauh lagi,”ujar Agus, warga Sirnoboyo. (*)

Tergerus Arus Kali Lamong, Jembatan Sirnoboyo Putus, Komisi III Desak DPUTR Gunakan Anggaran Darurat Selengkapnya
Ketua PN/PHI Gresik Wiwin Arodawati dan Direktur YLBH Fajar Trilaksana di PN Gresik pada Kamis, 18 Februari 2021

Optimalkan Pelayanan Posbakum Gratis, Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik Teken MoU dengan YLBH Fajar

GRESIK,1minute.id – Pengadilan Negeri (PN) /  Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Kelas 1A Gresik menandatangi nota kesepakatan atau MoU dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Fajar Trilaksana pada Kamis, 18 Februari 2021.

Nota kesepakatan pemberian bantuan hukum secara prodeo atau gratis bagi pencari keadilan yang kurang mampu di PN Gresik itu diteken oleh Ketua PN / /PHI Gresik Wiwin Arodawantidengan Direktur YLBH Fajar Trilaksana,  Fajar Trilaksana Yulianto di kantor PN Gresik di Jalan Permata Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Ketua PN/PHI Gresik Wiwin Arodawanti melalui Humas PN Gresik Fatkur Rochman mengatakan sesuai dengan amanah MA melalui Surat Edaran nomor 10/ 2010, PN Gresik menyediakan Pos Bantuan Hukum secara gratis.

Pos bantuan hukum (Posbakum) ini ditujukan untuk semua masyarakat pencari keadilan yang secara ekonomi tidak mampu saat berhadapan dengan hukum di PN Gresik. Perkara pidana,  perdata, permohonan atau pendampingan dan kosultasi hukum. 

“Posbakum dibentuk agar masyarakat pencari keadilan memiliki hak yang sama didepan hukum. Kadang masyarakat pencari keadialn yang buta akan hukum tidak memiliki uang untuk sewa advokat. Melaui Posbakum, masyarakat akan memperoleh pengetahuan hukum dan konsultasi hukum secara gratis,” tegas Fatkur Rochman usai MoU pada Kamis, 18 Februari 2021.

Fatkur melanjutkan peran Posbkum saat ini sangat diperlukan untuk masyarakat untuk mencari keadilan. Harapannya, Posbakum YLBH Fajar Trilaksana yang saat ini bekerja sama dengan PN Gresik selama setahun dapat bekerja maksimal, optimal dan dapat menjalankan tugas sesuai dengan amanah undang-undang. 

Terpisah, Direktur YLBH Fajar Trilaksana, Fajar Trilaksana Yulianto mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PN Gresik memilih YLBH Fajar Trilaksana ditempatkan di Posbakum PN Gresik. 
“YLBH Fajar Trilaksana berdiri sejak tahun 2016. Sesuai amanah Undang-undang nomor 16 tahun 2011 tentang Bantuan Hukum atau Organisasi bantuan hukum, kami akan menjalankan sesuai yang diamanahkan,”kata pria berkumis itu.

Ia menambahkan Posbakum bertujuan untuk membantu masyarakat tidak mampu secara ekonomi untuk mencari akses keadilan secara gratis (prodeo). Tujuan tersebut juga sejalan dengan amanah UU nokor 18/2003 tentang Advokat. Dimana diatur secara profesi, Advokat juga punya kewajiban memberikan bantuan hukum cuma-cuma / Probono.

“Kami akan siap  bersinergi dengan program layanan hukum Pengadilan Negeri Gresik. Kami akan selalu berupaya tetap menjaga integritas, mengoptimalkan kualitas baik layanan maupun kompetensi, dan jaga sinergitas di dalam komunitas. Intinya kami bisa bermanfaat bagi masyarakat,”tegasnya. (*)

Optimalkan Pelayanan Posbakum Gratis, Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik Teken MoU dengan YLBH Fajar Selengkapnya

Ketua dan Wakil Ketua DPD PAN Gresik Menyerahkan Kartu Anggota Partai, Mengundurkan Diri


GRESIK,1minute.id – Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gresik diwarnai kejutan pada 18 Februari 2021. Dua dari tujuh anggota formatur kandidat calon ketua partai berlambang matahari terbit mundur dari keanggotaan formatur.

Tidak hanya itu, dua orang itu mengundurkan diri keanggotaan partai berkantor di Jalan Permata Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Dua anggota formatur dan mundur dari partai itu adalah Khamsun, ketua DPD PAN Gresik tiga periode dan Wakil Ketua Umi Khulsum. 

Kedua politisi gaek di Kota Santri itu menyerahkan surat pengunduran diri beserta kartu anggota partai kepada pengurus DPD PAN Gresik.
Pengunduran diri Khamsun dan Umi Khulsum membuat suasana Musda V PAN Gresik haru. Isak tangis pecah dari pendukung Khamsun dan Umi Khulsum. 

Anggota Formatur Nur Fakih dikonfirmasi membenarkan adanya dua dari tujuh anggota formatur mengundurkan diri. “Keduanya sudah mendapatkan rekomendasi (kandidat ketua). Tapi, saya tidak tahu alasan pengundurannya,”ujar anggota FPAN DPRD Gresik itu.

Wakil Ketua DPD PAN Gresik Umi Khalsum

Terpisah, Khamsun mengatakan, pengunduran dirinya sebagai anggota partai karena alasan keluarga. “Sudah cukup 15 tahun , tiga periode memimpin PAN, sekarang saya mau konsentrasi untuk keluarga,”katanya ditemui usai Musda di salah satu hotel di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas.

“Sampeyan lihat, kasihan istri dan anak-anak kurang mendapatkan perhatian dari ayahnya,”imbuh.
Setali tiga uang, Umi Khulsum mengaku mengundurkan diri dari keanggota partai untuk konsentrasi kepada keluarga. (*)

Ketua dan Wakil Ketua DPD PAN Gresik Menyerahkan Kartu Anggota Partai, Mengundurkan Diri Selengkapnya

Gus Yani : Gresik Baru Tahun Kalaborasi, Tidak ada Pintu Tertutup buat Orang Hebat

GRESIK,1minute.id – Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno resmi menjabat pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik. Serah terima jabatan dari pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2016 – 2021, Sambari Halim Radianto – Moh Qosim kepada Abimanyu dilakukan Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Rabu malam, 17 Februari 2021.

Mantan Bupati Sambari berhalangan hadir karena masih penyembuhan pascaterpapar coronavirus disease 2019. Sambutan akhir masa jabatan Bupati Sambari diwakili anaknya, Thoriq Majiddanor secara virtual.  “Selamat kepada pemimpin yang baru (Gus Yani dan Bu Min) berdua bersama forkopimda, ulama dan masyarakat bisa menjadi Gresik Perubahan dari pemerintah sebelumnya,”kata Jidan-sapaan-Thoriq Majiddanor.

Jidan jug meminta doa kepada masyarakat Gresik untuk kesembuhan ayahandanya sehingga bisa beraktifitas kembali. Sebelumnya, mantan Wabup juga Plt Bupati Gresik Moh Qosim mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Santri telah membantu pemerintah Gresik. Sehingga Gresik bisa lebih baik. Qosim mengatakan selama masa kepemimpinan SQ (Sambari-Qosim) banyak capaian yang membanggakan. 

Dia menyebut pemerintahan SQ periode kedua, 2016-2021 telah menorehkan 191 penghargaan, membuat 181 peraturan daerah (perda) dan 859 peraturan bupati belum termasuk surat edaran dan lainnya. “Capaian itu menunjukkan kepemimpinan pak Sambari koordinasi dengan OPD dan lainnya cukup harmonis,”tegasnya.

Qosim lalu mengajak semua pihak, aparatur sipil negara (ASN) dan perusahaan untuk mendukung pemimpin baru, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. Sebab, pasangan NiAt itu adalah pilihan mayoritas masyarakat Kota Santri. “Dan, pemimpin baru ini pilihan Allah. Semua kehendak Allah. Apakah Anda semua siap mendukung bupati dan wabup terpilih,”kata Qosim dan dijawab siap oleh para OPD.

Sertijab Bupati : (ki-ka) Plh Bupati Gresik Abimanyu Ponco Atmojo Iswarno, mantan Plt Bupati juga Wabup Gresik Moh Qosim, Bupati dan Wabup Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dalam sertijab dan pelepasan Bupati dan Wabup Gresik periode 2016-2021 di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV kantor Bupati Gresik pada Rabu malam, 17 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani mengatakan, untuk mewujudkan Gresik Baru pihaknya akan merangkul semua elemen. “Tahun kalaborasi. Gresik baru yang bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,”kata Gus Yani didampingi istri Nurul Haromaini dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Gus Yani menambahkan, masa kepemimpinan SQ banyak melakukan pembangunan. Meninggalkan coretan pena prasasti dan prestasi. Gus Yani menyebut diantaranya, raihan Pemkab Gresik meraih WTP (wajar tanpa pengecualian) dan produktivitas menulis.

“Tulisan pelepasan diganti sehingga bisa membantu kami berdua. Tidak ada pintu tertutup buat orang hebat,”kata Gus Yani. Sertijab dan Pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2016-2021 melaunching lima buku karya Sambari Halim Radianto.

Lima buku itu diantaranya berjudul Gresik Parakarta, Bocah Ndeso Menuju Pendapa dan Pemkab Gresik Lawan Covid-19. Di buku Pemkab Gresik Lawan Covid-19 ini diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Gresik berisi upaya duet kepemimpinan Sambari-Qosim (SQ) menangani, mencegah terjadinya penyebaran wabah berasal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Penanganan berupa kebijakan serta rangkuman pemberitaan tentang perkembangan Covid-19 dari berbagai pemberitaan di media cetak dan online mulai Maret hingga 10 Desember 2020. Buku ini, diinisiasi oleh Bupati Sambari dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Gresik Siti Jaiyaroh. Buku diterbitkan oleh DPK Gresik. (*)

Gus Yani : Gresik Baru Tahun Kalaborasi, Tidak ada Pintu Tertutup buat Orang Hebat Selengkapnya

Polres Gresik Dirikan Dua Pos Lantas Tangguh Semeru untuk Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, jumlah konfirmasi coronavirus disease 2019 terus bertambah. Mematuhi protokol kesehatan (Prokes), salah satu ikhtiar terhindar virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Aparat terdiri dari TNI, Polri dan Pol PP masih kerap menjumpai  sejumlah warga yang beraktivitas di luar rumah mengabaikan prokes. Untuk mengingatkan masyarakat yang abai prokes di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro , Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik mendirikan dua Pos Lantas Tangguh Semeru pada Rabu, 17 Februari 2021. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan dua Pos Lantas Tangguh Semeru berlokasi di Pos 9.0 dekat gerbang masuk Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) dan Pos P.4 Terminal Bunder.

“Pos Lantas Tangguh yang didirikan ini juga dipakai melaksanakan himbauan dengan menggunakan pengeras suara,”kata AKP Yanto Mulyanto.

Selain sosialisasi, tambahnya, juga melakukan penyemprotan disinfektan kepada kendaraan yang melintas di depan pos. ” Kami juga membagikan suplemen kesehatan kepada pengguna jalan,”ujarnya. (*)

Polres Gresik Dirikan Dua Pos Lantas Tangguh Semeru untuk Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid Selengkapnya
Salam perubahan , tagline yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dinkes Percepatan Vaksin Masuk Program 100 Hari Pasangan NIAT, Anggota PWI Siap di Vaksin

GRESIK,1minute.id – Vaksinasi gelombang kedua segera bergulir. Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran petugas pelayanan publik direncanakan akhir Maret atawa awal April 2021. Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik mulai melakukan sosialisasi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada Selasa, 16 Februari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali yang memberikan sosialisasi kepada seluruh jurnalis di sekretariat PWI Gresik di A.I.S Nasution, Gresik. Dalam pemaparannya, vaksinasi di Gresik termasuk terobosan dan satu langkah didepan. Yakni dengan adanya anggota PWI yang sudah dilakukan vaksinasi pada 9 Februari 2021, bertepatan peringatan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI.

“Alhamdulillah kita sudah melakukan itu dan langkah itu akan berkesinambungan. Artinya, pada gelombang kedua ini anggota PWI Gresik akan divaksinasi,”kata drg Ghozali.

Ia melanjutkan vaksinasi bagi wartawan anggota PWI Gresik ini akan dimulai secepatnya. Namun pihak PWI Gresik harus mengumpulkan sejumlah berkas untuk registrasi terlebih dahulu. Yang jelas, vaksinasi untuk anggota PWI Gresik ini bakal dilakukan bulan Februari ini bersamaan dengan TNI/Polri.

Dinkes Gresik, tambahnya, sudah memetakan untuk program percepatan vaksinasi ini. Dia mengilustrasikan jumlah penduduk Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berjumlah 1,3 juta jiwa. Target percepatan vaksin 70 persen alias 910 ribu jiwa. Saat ini, ada 56 unit fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dengan 400 vaksinator akan kewalahan. 

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sesuai dengan instruksi Bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani dalam program 100 hari kerja akan menambah antara 100 sampai 200 fasyankes dan vaksinator dari 400 menjadi sekitar 1.000 vaksinator. “Percepatan vaksinasi juga menjadi program 100 hari pasangan NIAT (Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah),”kata dokter alumnus Universitas Airlangga Surabaya ini.

Karena itu, untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19, pihaknya berharap kepada seluruh elemen untuk mengedukasi. Termasuk adanya influencer dari wartawan yang sudah divaksinasi.

Memang saat ini ketersediaan vaksin di Gresik tinggal sedikit. Sebab, distribusi vaksin dari Pemprov Jatim ke Gresik sampai Selasa, 16 Februari 2021 baru 12.200 dosis. Jumlah itu sudah disuntikan kepada 6.147 tenaga kesehatan (nakes) di tahap pertama dan 4.054 nakes tahap kedua.

Untuk distribusi vaksin selanjutnya, Ghozali memperkirakan 22 Februari 2021 akan kembali dikirim dari Pemprov Jatim. “Vaksin gelombang kedua tahap 1 kemungkinan dikirim 2 ribu, dan bertahap hingga seperti yang kami ajukan. Saat ini kami juga masih menunggu coolroom,”kata Ghozali.

Cool room untuk menyimpan vaksin ditempatkan Posko Vaksinasi Puskesmas Alun-alun. “Kalau lemari penyimpan itu sudah datang kami siap kedatangan vaksin yang lebih banyak,”kata Ghozali. (*)

Dinkes Percepatan Vaksin Masuk Program 100 Hari Pasangan NIAT, Anggota PWI Siap di Vaksin Selengkapnya