Antusiasme Pemilih Patut Diapresiasi


GRESIK, 1minute.id – Antusiasme masyarakat menggunakan hak pilih pemilihan bupati (Pilbup) Gresik patut di apresiasi. Diantaranya, TPS 03 kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik. Sekitar pukul 09.00 atau 60 menit pasca dibuka sudah seratus lebih pemilih yang menggunakan hak pilihnya. 

Diantaranya, KH Muchtar Djamil dan Khoirul Anam.  Di gerbang masuk tempat pemungutan suara (TPS), petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) melakukan pemeriksaan suhu tubuh pemilih dengan thermo gun.

Petugas lalu memberikan sebuah sarung tangan plastik. 
Pemilih lalu menyerahkan surat pemanggilan kepada petugas KPPS dan menunggu pemanggilan. Setiap pemilih tidak lebih 3 menit. 

Jimmy, salah satu petugas KPPS menyatakan sempat ada kendala sedikit terkait nomor surat pemanggilan dengan nomor absensi daftar pemilih tetap (DPT). “Awalnya agak lama karena petugas harus mencari untuk mencocokkan nama pemilih,”katanya. (*)

Antusiasme Pemilih Patut Diapresiasi Selengkapnya

Gubernur Optimistis Pilkada Lancar, Tanpa ada Klaster Baru, Karena Terapkan Prokes

GRESIK,1minute.id – Pesta demokrasi Lima tahunan dihelat Rabu besok, 9 Desember 2020. Panitia pemungutan suara (PPS) mulai mendirikan tempat pemungutan suara (TPS). 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa , Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Ketua KPU Jatim Chairul Anam melihat TPS 08 di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Kami kesini untuk memastikan pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah di seluruh Jawa Timur bisa dilaksanakan tanpa kendala,”Kata Chairul Anam, Selasa sore 8 Desember 2020. 

Hampir semua kabupaten/kota yeah dilakukan pemantauan. Ada beberapa TPS yang memang perlu ada perbaikan. Diantaranya, TPS 08 ini. “Penyekat bilik khususnya kurang tinggi,”kata Anam. 

Akan tetapi, secara keseluruhan telah siap untuk menyelenggarakan pemungutan suara dengan protokol kesehatan. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa optimitis gelaran Pilkada di Jatim akan berjalan dengan baik. Pasalnya, penyelenggara pemilu dilakukan dengan prosedur prokes sangat ketat. 

Dalam simulasi yang diperagakan Di TPS 08 Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas itu, petugas KPPS melakukan prosedur kesehatan secara ketat. Pemilih wajib cuci tangan, memakai masker, dan pemeriksaan suhu tubuh. 

“Pemilih yang suhu tubuh diatas 37,3 derajat celsius disediakan bilik khusus. Bila prosedur itu dilakukan insya Allah semuanya berjalan lancar,”tegas mantan Menteri Sosial itu. 

Gubernur Khafifah beserta rombongan tiba di TPS 08 sekitar pukul 15.00. Mereka disambut Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Pada kesempatan itu, Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyerahkan bantuan perlengkapan protokol kesehatan. Yaitu, masker, hand sanitizer, hazmat, sarung tangan dan lain-lain.

Pilbup Gresik diikuti dua pasangan calon (Paslon) yakni Moh Qosim – Asluchul Alif ( QA) dan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat). Jumlah pemilih 918.192 orang  tersebar di 2.267 TPS di 18 kecamatan di Kota Santri.

Petugas atau badan yang dibawah KPU Gresik berjumlah 22.683 orang. Mereka telah menjalani rapid test. Sedangkan, personel pengamanan berjumlah 1.144 personel gabungan, TNI, Polri dan Linmas. (*)

Gubernur Optimistis Pilkada Lancar, Tanpa ada Klaster Baru, Karena Terapkan Prokes Selengkapnya

1.144 Personel Amankan Pilbup Gresik, Ingatkan Prokes

Ape pergeseran personel pengamanan Pilbup Gresik


GRESIK ,1minute.id – Ribuan personel pengamanan Pilbup Gresik mulai digest ke tempat pemungutan suara (TPS). Sebelum menempati posisinya, mereka  menjalani apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas, Selasa 8 Desember 2020.

Apel pergeseran pengamanan itu dipimpin Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto itu dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan pengamanan pilbup Gresik melibatkan 1.144 personel. Personel yang terlibat berasal dari berbagai kesatuan. Yani, 584 Dari Polres Gresik ; 60 BKO Polda Jatim;  300 anggota Sat Brimob Polda Jatim ; 200 personel Kodim 0817 Gresik dan 4.305 Linmas.

“Apel kesiapsiagaan ini untuk mengecek kesiapan personel sebelum bergeser untuk melaksanakan PAM TPS,” kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto saat apel pergeseran pasukan di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa 8 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, alumnus Akpol 2001, juga mengingatkan ke personel yang bertugas agar terus mengawasi dan mentaati protokol kesehatan ketat. Kewajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

Pasukan ini disebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Pudak. Bahkan, juga ada yang bertugas di Pulau Bawean. Selain menjaga Kamtibmas, personel juga mengawal penyaluran surat suara, pemungutan suara hingga penghitungan suara.

Alumnus Akpol 2001 ini juga mewanti-wanti anggotanya agar berhati-hati dalam menjalankan tugas, hal ini karena pemilihan Bupati 2020 ini berlangsung dalam masa pandemi Covid-19.

“Satukan tekad untuk mensukseskan pelaksanaan Pilbup Gresik 2020 sehingga berjalan aman dan lancar dan tentu sehat semua tidak ada kluster penyebaran Covid-19,”pungkasnya. (*)

1.144 Personel Amankan Pilbup Gresik, Ingatkan Prokes Selengkapnya

Jelang Pilbup dan Libur Nataru, Penegakan Prokes Diintensifkan

GRESIK, 1minute.id – Kasus terkonfirmasi Covid-19 cenderung meningkat. Sinyal itu berasal pemerintah pusat. Menyikapi kondisi itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengambil langkah cepat. 

Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu mengumpulkan seluruh anggota forkopimda dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Senin 7 Desember 2020.

Dalam pertemuan di Ruang Mandala Bakti Praja lantai IV, itu Bupati Sambari memwarning seluruh jajarannya tidak kendor dalam disiplin peningkatan penegakan protokol kesehatan (prokes).

“Hal ini kami ingatkan karena dalam waktu dekat ada kegiatan yang berpotensi terjadi peningkatan kasus Covid-19, yaitu pelaksanaan Pemilukada dan pelaksanaan libur Natal dan Tahun baru,”kata Bupati Sambari serius. 

Pertemuan yang dihadiri Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qosir, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua PN Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe, perwakilan dari Polres Gresik dan Kejaksaan Negeri Gresik, Kepala OPD serta Ketua PMI Gresik M. Nadjib, Bupati Sambari beserta anggota forkopimda yang lain mensinyalir akhir akhir ini kegiatan penegakan disiplin protokol kesehatan sudah mulai kendor.

“Kami sudah sering melihat masyarakat mulai bebas berkerumun. Bahkan mereka sudah melupakan dalam menggunakan masker saat beraktifitas. Tolong kepada anggota tim Satgas Covid Gresik untuk menggiatkan kembali kegiatan penegakan protokol Kesehatan dengan menggelar operasi yustisi seperti dulu lagi,”pinta Bupati Sambari. 

Kepada para Camat dan muspika,  yang sudah dibekali dengan mobil operasi penegakan protokol Kesehatan, agar menggiatkan kembali keliling desa.

“Tolong kepada pihak Inspektorat agar dicek kembali pengeras suara yang ditempatkan pada mobil operasional yang dipinjamkan ke kecamatan agar digiatkan kembali pemberian informasi kepada seluruh desa di wilayah kecamatan. Sekaligus juga mengajak masyarakat mendatangi tempat pemungutan suara,”tegas Sambari.

Hampir semua Kepala OPD diperintahkan untuk mendukung kembali pelaksanaan penegakan disiplin protokol Kkesehatan. 

“Untuk Dinas Pariwisata, agar kembali mengintensifkan pemeriksaan pada tempat wisata di Gresik. Baik itu wisata religi, wisata budaya, industri pokoknya semua pengunjung tempat wisata di Gresik,”katanya. 

“Kalau tidak membawa surat keterangan hasil rapid test, sebaiknya dilarang turun dari bus. Biarkan mereka menunggu di bus,”tandas Sambari. 

Bagaimana dengan Dunia Pendidikan? 

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan pelaksanaan protokol kesehatan pada dunia pendidikan, semuanya diserahkan kepada Kadis Pendidikan, Kepala Kemenag Gresik dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Gresik.

“Aturanya mengacu kepada Perbup. Tolong Perbup tersebut dirapatkan bersama. Tapi kami tetap akan mereview kembali, apabila ada hal-hal serta kejadian yang tidak diinginkan,” papar Sambari.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir mengusulkan agar pemberian izin keramaian resepsi pernikahan dan lain sebagainya untuk ditinjau kembali.

“Sepertinya orang orang yang hadir pada pernikahan kadang sudah lupa akan protokol Kesehatan. Saya melihat banyak yang hadir tidak bermasker bahkan kerumunan sering terjadi. Kami mohon pihak keamanan atau satgas Covid-19 ikut memantau pada setiap keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat,”saran Qodir. (*)

Jelang Pilbup dan Libur Nataru, Penegakan Prokes Diintensifkan Selengkapnya

Dua Paslon Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih


GRESIK,1minute.id – Pemungutan suara Pilbup Gresi, Rabu 9 Desember 2020. Dua pasangan calon (Paslon) dalam kontestasi lima tahunan itu duduk bareng dalam satu meja bundar. 

Di Lontar Room Hotel AstonInn di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Senin 7 Desember 2020. 
Dua paslon itu adalah Moh Qosim-Asluchul Alif dan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Kedatangan dua paslon Pilbup Gresik itu untuk menghadiri Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih yang digagas Polres Gresik. 

Deklarasi Damai itu dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Ketua KPU Gresik Akhmad Roni dan Ketua Bawaslu Gresik Moch Imron Rosyadi dan Kesbangpol Darman serta Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapreasi selama kampanye tidak terdapat permasalahan yang menonjol di Kota Santri ini.  “Nantinya tanggal 9 Desember 2020 akan dilaksanakan pemungutan suara Saya harapkan pada paslon agar tetap bersama-sama menjaga situasi di Gresik,”kata alumnus Akpol 2001 itu. 

Selain kepada Paslon, Kapolres Arief juga meminta kapolsek jajarannya dan penyelenggara agar tetap bersama menjaga situasi agar tetap kondusif. 

“Mengharapkan kepada paslon agar memberikan himbauan kepada pendukung agar tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan pada saat ke TPS,”kata perwira dua melati di pundak itu. 

Harapan sama juga diungkapkan Ketua KPU Gresik Akhmad Roni. Roni tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik dan Bupati Gresik yang telah bekerja sama dalam melaksanakan pengamanan Pilbup Gresik. 
Usai sambutan semua pihak bersama-sama membacakan dan menandatangi naskah deklarasi Damai itu.  (*)

Dua Paslon Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih Selengkapnya

Dua Anak Terdakwa Pembunuhan Divonis 7,5 Tahun, Bagaimana sikap Ayah Anak Korban…

Suasana sidang pembacaan putusan perkara pembunuhan anak dilakukan dua ABH di PN Gresik, Senin 7 Desember 2020


GRESIK,1minute.id – Dua anak terdakwa pembunuhan di kawasan Bukit Jamur, Desa/Kecamatan Bungah, Gresik divonis 7,5 tahun penjara, Senin 7 Desember 2020.

Sidang pembacaan putusan hakim tunggal Agung Ciptoadi di ruang Chandra Pengadilan Negeri (PN) Gresik. 

Sidang putusan terdakwa anak berhadapan hukum (ABH) berinisial MSK dan MSI ini terbuka untuk umum. Dalam amar putusan hakim Agung Ciptoadi kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindakan yang mengakibatkan meninggalnya korban berinisial AHH, 16.

“Perbuatan tergolong tindakan sadis dan tidak manusia,”ujar hakim Agung Ciptoadi saat membacakan amar putusan, Senin 7 Desember 2020. “Menjatuhkan hukuman kepada dua ABH masing-masing 7 tahun, 6 bulan dan 6 bulan masa pelatihan,”imbuhnya.

Vonis hakim sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik Esti Handajanti.  Akan tetapi, jaksa Esti mampu kuasa hukum kedua terdakwa anak,  Sulton Sulaiman menyatakan pikir-pikir.

“Karena sama-sama pikir-pikir, ada waktu sampai 17 Desember untuk mengambil keputusan,”tegas Agung sambil mengakhiri persidangan.

Sementara, Penasehat hukum (PH) terdakwa anak, Salton Sulaiman mengaku belum mengambil langkah. Dirinya masih akan berkoordinasi dengan keluarga kedua terdakwa anak.

Begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik, Esti Handjanti. “Karena pihak terdakwa pikir-pikir, kami juga mengambil langkah yang sama,” ucap Esti usai sidang di PN Gresik.

Terpisah, orang tua anak korban, Arifin mengatakan semua orang tua akan merasa kecewa jika berada diposisinya. Namun, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa, karena harus patuh terhadap keputusan hakim.

“Kami hanya bisa pasrah dengan putusan hakim. Kami juga menunggu nanti hasil akhirnya bagaimana, karena semua masih pikir-pikir,”katanya.
Dari hasil persidangan ini, dirinya akan menyampaikan kepada anggota keluarga di rumah. “Tapi semua dipasrahkan ke saya,” tandasnya.

Seperti diberitakan, korban AAH meninggalkan rumah pada Rabu , 28 Oktober 2020 malam. Dia pamit ke acara Maulid Nabi di Masjid Desa di Kecamatan Bungah.

Mayatnya baru ditemukan oleh dua orang santri dua hari kemudian,  Jumat 30 Oktober 2020 sore di bekas galian kawasan Bukit Jamur, Bungah. Kondisinya mengenaskan. Kedua kaki terikat dan kedua tangan anak korban terikat di belakang.

Polisi berhasil mengidentifikasi jenazah AAH pada Selasa 4 November 2020 . Tidak lama kemudian, dua pelaku berhasil diamankan. Dalam pemeriksaan dua ABH itu mengakui perbuatannya. Perbuatan tergolong sadis itu karena sakit hati kepada anak korban AHH. (*)

Dua Anak Terdakwa Pembunuhan Divonis 7,5 Tahun, Bagaimana sikap Ayah Anak Korban… Selengkapnya

Diduga Rem Dump Truck Blong, Kecelakaan Beruntun Melibatkan 5 Mobil dan 4 Motor

GRESIK,1minute.id – Tabrakan beruntun terjadi depan Pasar Legi Jalan Raya Bungah, Sabtu 5 Desember 2020 . Tabrakan melibatkan lima mobil dan empat motor itu terjadi  sekitar pukul 10.00 diduga rem dump truck bermuatan galian C ngeblong. 

Kendaraan berat itu, lalu nyeruduk kendaraan lainnya yang ada di depannya. Laju dump truck terhenti setelah menabrak pohon peneduh. Sopir dump trcuk W 6832 UA tergencet bodi kendaraannya. Sedangkan, seorang pemotor dilarikan ke rumah sakit Mabarrot, Kecamatan Bungah. 

Informasi yang dihimpun, dump truck nopol W 6832 UA melanju dari arah Sidayu kearah Manyar. Dump truck yang biasa digunakan mengangkut galian C diduga melaju kencang.

Setelah tanjakkan, jalan kemudian menurun. Sopir dump truck-belum diketahui identitasnya- itu panik. Sebab, beberapa kali sopir menginjak pedal rem.  Kendaraan berat itu terus melaju.

Sopir dump truck semakin panik memasuki simpang tiga Jalan Raya Bungah ada sejumlah kendaraan melaju lambat karena ada beberapa orang nyebrang ke Pasar Legi, Bungah. Dan,  tiba-tiba brakkkkk!  “Seperti rem dump truck blong,”kata Purnono, salah satu warga setempat. 

Serudukan dump truck itu, menghantam kendaraan di depannya . Ada lima mobil dan empat sepeda motor terlibat kecelakaan karambol itu.

Lima mobil dan motor itu adalah, mobil Elf W 1569 DY ; Suzuki Ertiga W 1336 CL ;  Toyota Kijang B 8379 BH ; Toyota Avanza Veloz W 1468 EI, dan Daihatsu Xenia L 1790 O.

Dump truck terhenti setelah menabrak pohon peneduh di Jalan Raya Bungah

Kemudian motor Honda CB S 6452 JV ; Honda Beat W 4760 BA, dan dua motor Honda Supra X-125 W 5466 dan W 4435 BO “Pengendara motor CB yang mengalami luka cukup parah,”imbuh Purnomo. 

Kapolsek Bungah AKP Sujiran mengatakan untuk korban pengendara motor sudah kita bawa rumah sakit. “Tidak ada korban jiwa,”ujar Kapolsek Bungah dikonfirmasi seluler, Sabtu, 5 Desember 2020. 

Sujiran menambahkan pihak membantu pertolongan pertama dan melakukan pengaturan lalu lintas. “Saat ini sudah ada Kanit Laka Satlantas yang standby di lokasi,”ujarnya. 

Kecelakaan ini mengakibatkan arus lalu lintas terganggu dua arah. Yakni arah Manyar menuju Sidayu. Juga, sebaliknya. Bodi dump truck yang menabrak pohon peneduh hingga pukul 12.30 belum dievakuasi. (*)

Diduga Rem Dump Truck Blong, Kecelakaan Beruntun Melibatkan 5 Mobil dan 4 Motor Selengkapnya

KPU Targetkan Distribusi Logistik Pilbup Kelar Senin


GRESIK, 1minute.id – Pemungutan suara Pilbup Gresik kurang lima hari, 9 Desember 2020. Penyelenggara pemilu ngebut melakukan distribusi logistik ke panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Berdasarkan data dihimpun  1minute.id Jumat, 4 Desember 2020, sudah separoh lebih logistik untuk  kontentasi lima tahun itu terdistribusi ke PPK. Logistik yang distribusikan KPU Gresik itu, diantaranya,  PPK Panceng, Jumat, 4 Desember 2020.

Sekitar pukul 2 siang tadi, logistik Pilbup Gresik telah tiba di kantor kecamatan Panceng dikawal aparat dari Polsek Panceng. Logistik diangkut dalam mobil box. Dalam mobil itu, terdapat logistik untuk PPK dan PPS (Panitia Pemungutan Suara). 

Logistik yang distribusikan ada sekitar 31 item. Diantaranya,  kotak suara 93 buah ; surat suara 3.9762 lembar ; Bilik Suara 279 buah dan Bantalan 279 paket. Kemudian, tanda pengenal KPPS 651 buah ; petugas trantib dan saksi, masing-masing 186 buah.

Berikutnya, tinta 186 Buah ; buku panduan 279 buah ; form Model C 93  Set dan template 93 lembar.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan logistik Pilbup Gresik kesepuluh dari 18 PPK. “Kami targetkan Senin logistik sudah distribusikan semuanya,”kata Roni dikonfirmasi melalui WhatsApp , Jumat 4 Desember 2020. (*)

KPU Targetkan Distribusi Logistik Pilbup Kelar Senin Selengkapnya

Viral, Jenazah “Dihanyutkan” Aliran Kali Lamong untuk Dimakamkan

GRESIK,1minute.id  – Vidoe jenazah “dihanyutkan” Kali Lamong viral di media sosial (medsos).

Video berdurasi 2 menit,  28 detik itu, terlihat sejumlah warga Dusun Gorekan Lor,  Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik membawa keranda jenazah Ny Kasti, 66, mengarungi derasnya Kali Lamong di dusun setempat. 

Dalam vidoe yang viral tersebut, kali pertama seorang berenang seperti membuat jalur untuk pemakaman Ny Kasti. Pemuda itu lalu balik lagi. Sejurus kemudian sekitar delapan orang membawa keranda jenazah Ny Kasti. 

Mereka lalu menyebur bareng-bareng sambil membawa jenazah menyeberangi Kali Lamong untuk dimakamkan. Ny Kasti meninggal dunia, Rabu 2 Desember 2020 pukul 21.30.

Karena tempat pemakaman berada di seberang aliran Kali Lamong pihak keluarga kemudian memakamkan keesokan harinya.  Kejadian yang menimpah Ny Kasti kali kedua kurun waktu 2 tahun terakhir.

Pada 2019, Ny Sayu juga “dihanyutkan” kealiran Kali Lamong untuk proses pemakamannya.  Kini,  kembali terulang.  Mengapa?  Camat Kedamean Arifin dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

Jenazah Ny Kasti, 66, akan dimakamkan di pemakaman Dusun Gorekan Lor, Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik, Kamis 3 Desember 2020 ( foto : ist)

“Itu pemakamnya hari Kamis,”kata Arifin dikonfirmasi seluler, Jumat 4 Desember 2020. Karena lokasinya ada di seberang Kali Lamong,  dan kondisi sedang tinggi, tambahnya,  pemakaman bisa dilakukan di Dusun Gorekan Kidul.

Akan tetapi, keluarga duka tetap menghendaki pemakanan di seberang Kali Lamong itu. “Keluarga duka berdalih semua keluarga dimakamkan di sana,”ujar mantan Camat Dukun itu. 

Sehingga Ny Kasti tetap dimakamkan di pemakaman dusun Gorekan Lor yang ada di seberang Kali Lamong itu.  Arifin menambahkan pada 2019 pemerintah berencana akan membangunkan jembatan penyeberangan itu.

Akan tetapi,  karena ada rencana revitalisasi Kali Lamong rencana itu tidak jadi lakukan. “Khawatir muspro (mubazir),”tegasnya. 
Namun,  pemerintah memberikan alternatif untuk membelikan lahan pemakaman untuk warga dusun itu.

“Tahun ini sudah direncanakan, akan tetapi ada wabah korona. Sehingga, anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19,”katanya. 

Arifin berharap pada tahun depan pembelian lahan untuk pemakaman warga dusun Gorekan Lor bisa terealisasikan. (*)

Viral, Jenazah “Dihanyutkan” Aliran Kali Lamong untuk Dimakamkan Selengkapnya

Tiga Pemantau Siap Awasi Pilbup Gresik, 9 Desember 2020

Komisioner Devisi SDM dan Parmas KPU Gresik Makmun memberikan sertifikat akreditasi kepada Ketua KIPP Bachtiar Rifa’e


GRESIK,1minute.id – Pemilihan bupati (Pilbup) Gresik tinggal hitungan jari. Pesta demokrasi lima tahunan, 9 Desember 2020 itu akan dipantau oleh tiga lembaga pemantau pemilu.  

Tiga lembaga independen pemantau pemilihan umum diantaranya, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP).

Ketua KIPP Gresik Bachtiar Rifa’e ketika dikonfirmasi membenarkan KIPP sebagai pemantau Pilbup Gresik. KIPP, tambahnya, telah menerima sertifikat akreditasi sebagai pemantau pemilihan bupati (Pilbup) Gresik.

“Artinya lembaga kami sah dan legal menjadi pemantau,”ujar Bachtiar Rifai melalui pesan WhatsApp, Kamis 3 Desember 2020.

Akreditasi sebagai lembaga pemantau, tambahnya, KIPP berhak mendapatkan akses informasi. “Berhak melakukan pemantauan di TPS,”tambahnya. 

Dalam pilbup Gresik 9 Desember nanti, tambahnya, KIPP akan menerjunkan seratus relawan untuk melakukan pemantauan Pilbup Gresik yang diikuti dua pasangan calon (Paslon) itu. “Seratus relawan kami sebar di semua kecamatan,”ujarnya. 

Terpisah, Komisioner Devisi SDM dan Parmas KPU Gresik Makmun mengatakan, kehadiran pemantau ini adalah bagian dari pastisipasi masyarakat dalam proses pemilihan sangat baik.

“Pemilihan (Pilbup)  sesuatu sangat besar. Target sangat besar kalau banyak orang terlibat, LSM terlibat bagi KPU sangat baik,”ujar Makmun dikonfirmasi selulernya. (*)

Tiga Pemantau Siap Awasi Pilbup Gresik, 9 Desember 2020 Selengkapnya