Danrem 084/BJ : Siap Dukung Pembangunan, Ciptakan Suasana Kondusif dan Kesejahteraan Warga Gresik 

GRESIK,1minute.id – Komandan Komando Resor Militer 084/Bhaskara Jaya (Danrem 084/BJ) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama bersilaturrahmi ke kediaman dinas Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Senin malam, 19 September 2022.

Silaturahmi kali pertama sejak menjabat Danrem 084/BJ diawali Agustus 2022 lalu berlangsung gayeng. Brigjen TNI Terry Tresna didampingi oleh sejumlah pejabat Korem. Diantaranya, Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav. Zaelani, Kasi Pers Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Arm. Afrianko Suseno, Kasi Ren Korem/084 Bhaskara Jaya Letkol Kav. Ari Setyawan Wibowo dan juga Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Ahmad Saleh Rahanar beserta jajaran Kodim 0817 Gresik.

Mereka disambut forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik. Melihat kompaknya orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dan Forkopimda tersebut, Danrem 084/BJ memberikan apresiasi. Menurutnya, sinergitas serta kerja sama antara Korem 084/BJ dengan Pemerintah Kabupaten Gresik selama ini cukup baik dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif. Ia sebagai Danrem 084/BJ baru, mengaku siap untuk melanjutkan sinergitas dan perjuangan yang sudah lama terbangun. Sebab, baru 1 bulan lebih 3 minggu dirinya menjabat sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya.

“Saya berterima kasih kepada segenap pejabat Forkopimda Kabupaten Gresik yang telah bersama-sama saling bergandengan tangan dan memantapkan komitmen untuk membangun Gresik yang aman dan kondusif. Korem 084/Bhaskara Jaya akan senantiasa mendukung dan membantu tercapainya sasaran pembangunan di daerah, baik dalam aspek keamanan maupun kesejahteraan,” katanya.

Sementara itu,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikam ucapan selamat datang dan selamat bertugas sebagai Danrem 084/BJ. Gus Yani, begitu biasa sapaan, menyampaikan, bahwa pihaknya dan Forkopimda terus menjalin sinergitas demi menciptakan kondisi Kabupaten Gresik yang aman dan konsusif.

“Alhamdulillah kami dijajaran Pemerintah dan juga Forkopimda Kabupaten Gresik tak pernah putus komunikasi. Begitupun sinergitas juga selalu kami bangun demi menciptakan Gresik yang aman dan kondusif,”kata Gus Yani. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan, kondisi Gresik yang strategis menjadikan Gresik memiliki daya tarik investasi bagi para investor. Ia menyampaikan, letak geografis Gresik dan banyaknya perusahaan baik skala kecil maupun besar membawa iklim investasi dan berkembang pesat di Kabupaten Gresik.

Oleh sebab itu, terbangunnya sinergitas sangat penting guna menjaga agar Gresik tetap menjadi lokasi investasi yang aman dan prospek bagi para investor. Dengan begitu, akan berdampak bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Gresik.

“Karenanya, kami berharap agar sinergitas ini mampu menciptakan kondisi Gresik kondusif bagi siapapun yang ingin berinvestasi di Gresik. Kami pun berharap sinergitas dan kerjasama Pemerintah Kabupaten Gresik, jajaran Forkopimda termasuk dengan Korem 084/Bhaskara Jaya agar terjaga dengan baik,” harapnya. (yad)

Danrem 084/BJ : Siap Dukung Pembangunan, Ciptakan Suasana Kondusif dan Kesejahteraan Warga Gresik  Selengkapnya

Kejurprov Taekwondo, Bupati Gresik ; Bersaing jadi Terbaik, Jaga Sportivitas 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 241 atlet Taekwondo Gresik mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo antarpelajar. Kejuaraan yang dihelat di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 17 September 2022. 

Kejurprov Taekwondo berdasar kategori mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi (PT) dengan usia 5-24 tahun. Ratusan atlet tuan rumah Gresik itu akan bersaing menjadi yang terbaik di kelas festival atau pemula dan kelas prestasi. Kejurprov Taekwondo diikuti 2.039 atlet dari 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.

“Selamat datang di Kabupaten Gresik. Saya sangat gembira melihat besarnya antusiasme anak-anak muda seperti hari ini, Bonus demografi seperti yang disampaikan Pak Presiden akan semakin cerah dengan banyaknya potensi dan mempunyai karakter seperti yang terlihat pada hari ini,”kata Bupati Fandi Akhmad saat membuka Kejurprov Taekwondo pada Sabtu, 17 September 2022.

Melihat atmosfer luar biasa di WEP tersebut, Gus Yani-Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani hakul yakin  para atlet akan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki untuk meraih gelar juara. “Saya ucapkan selamat bertanding, jaga terus jaga sportivitas,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Lebih lanjut, Gus Yani juga mengharapkan lewat kejuaraan yang digelar hari ini mampu menghasilkan bibit-bibit baru yang bisa membanggakan daerah masing-masing. Dan, tentunya juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. 

Senada dengan Gus Yani, Ketua Umum Pengurus Provinsi Jawa Timur Taekwondo Indonesia Moch Yusron mengharapkan  akan muncul bibit atlet baru yang bisa bersaing di Kejurnas 2024 dan gelaran PON ke-21 tahun 2022 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara mendatang. Laporan panitia bahwa Kejurprov ini juga sebagai penggerak ekonomi lantaran mendatangkan ribuan orang untuk datang di Kabupaten Gresik. (yad)

Kejurprov Taekwondo, Bupati Gresik ; Bersaing jadi Terbaik, Jaga Sportivitas  Selengkapnya

Bupati Gresik : PMI Jangan Lelah Berbuat Baik Demi Kemanusiaan 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial terutama ikut dalam pengendalian wabah Covid-19. Disana ada peran Palang Merah Indonesia (PMI).

“Di usia ke-77 hanya selisih bulan dengan HUT RI, sesuai tema yang diusung Terus Tebar Kebaikan kedepan tantangan PMI semakin berat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan sambutan di Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77  PMI di Hotel Aston Inn pada Rabu,14 September 2022.

Selain itu, dihadiri oleh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris PMI Provinsi Jatim Dwi Suyatno, Ketua PMI Gresik  Achmad Nadlir, Kepala Kantor Kemenag Gresik Sahid, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Gresik Eko Rudi Hartono, Ketua Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya (PTRS) Eko Santoso serta relawan PMI Kecamatan Se Kabupaten Gresik. Acara itu juga dibarengi dengan launching Bulan Dana PMI 2022.

Menurut Gus Yani, PMI selalu hadir dalam memberikan bantuan dan layanan pada masyarakat korban konflik, bencana, krisis kesehatan, mendiseminasikan nilai-nilai kemanusiaan dan hukum humaniter internasional. “Mungkin kalau layanan donor darah orang sudah banyak yang tahu. Namun ada satu layanan dari PMI yang menarik perhatian saya yaitu Restoring Family Links,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik.

Ditambahkan, sesuai artinya layanan PMI ini disebut dengan pemulihan hubungan keluarga. :Siapa yang memerlukan pencarian anggota keluarga, PMI siap membantu,”sambungnya.

“Ini kan luar biasa, Dan jarang dari kita tahu bahwa terdapat layanan PMI yang seperti ini, karena bagi saya keluarga itu sangatlah penting,”imbuhnya.

Gus Yani berharap PMI Gresik tidak lelah dalam berbuat baik. “Semoga di HUT Ke-77 PMI semakin jaya, semoga diberikan kesehatan dalam kerja-kerja kemanusiaan, tetap diberikan kekuatan dalam pengabdian kepada sesama,” tandasnya.

Usai sambutan dilakukan penyematan PIN, piagam dan Mini Gold oleh Bupati didampingi Wakil Bupati dan Ketua PMI Gresik kepada pendonor sukarela 50 kali kepada 15 orang secara simbolis dan penyerahan piagam penghargaan kepada instansi kontributor donor darah terbanyak kepada PT. Smelting, PT. Indospring, Serikat Karyawan Petrokimia Gresik, PT. Liku Telaga, RSUD Ibnu Sina, dan RS Semen Gresik. (yad)

Bupati Gresik : PMI Jangan Lelah Berbuat Baik Demi Kemanusiaan  Selengkapnya

Wacana Penghapusan Tenaga Non ASN 2023, Pemkab Gresik Minta Honorer Tidak Khawatir

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)  akan menghapus tenaga honorer mulai tahun depan. Ribuan tenaga honorer atau tenaga Non Aparatur Sipil Negara (ASN) risau. Sebab, mimpi puluhan tahun mereka mengabdi berharap bisa menjadi ASN terancam ambyar. 

Bagaimana tanggapan Pemkab Gresik? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini meminta agar tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk tidak khawatir.

“Yang jelas selain pendataan tenaga Non ASN di lingkungan Pemkab Gresik yang saat ini sudah berjalan, Pemerintah Kabupaten Gresik akan mencarikan jalan keluar yang terbaik sehingga semua tenaga Non ASN bisa bekerja dengan nyaman tanpa ada kekhawatiran,”ujar Khusaini di sela-sela Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) 2022 di Jakarta pada Selasa, 13 September 2022.

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) telah menetapkan sebanyak 530.028 kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) nasional pada 2022 (data per 6 September 2022). Jumlah tersebut merupakan total dari penetapan kebutuhan untuk instansi pusat sebanyak 90.690 dan instansi daerah sebanyak 439.338. Kebutuhan daerah rinciannya 319.716 PPPK Guru, 92.014 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 27.608 PPPK Tenaga Teknis.

Hal ini terungkap dalam Rapat koordinasi yang dibuka oleh Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) yang baru saja dilantik Abdullah Azwar Anas. Rakor ini diantaranya dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini.

Dalam arahannya, Menteri PAN-RB Azwar Anas menjelaskan bahwa arah kebijakan pengadaan ASN 2022 ini berfokus pada pelayanan dasar yakni tenaga pendidik/guru dan tenaga kesehatan, dan fokus lainnya adalah keberpihakan kepada eks tenaga honorer kategori II (THK-II).

Mantan Bupati Banyuwangi itu menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo guna memprioritaskan tenaga kesehatan dan tenaga guru dalam pengadaan dan pengangkatan ASN  2022 ini. Hal ini didasari pada besarnya kebutuhan guru dan tenaga kesehatan diseluruh tanah air.

“Secara sederhana Presiden Jokowi mengaskan agar birokrasi haruslah berdampak pada pelayanan publik, birokrasi jangan hanya tumpukan kertas, dan birokrasi harus lincah dan tepat,”ujarnya. Dalam kegiatan rakor ini, diserahkan secara simbolis Surat Keputusan Menteri PAN-RB tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah 2022 secara simbolis kepada perwakilan Bupati/Walikota yang hadir. (yad)

Wacana Penghapusan Tenaga Non ASN 2023, Pemkab Gresik Minta Honorer Tidak Khawatir Selengkapnya

Bupati Gresik Bantu Kaki Palsu dan Modal Usaha bagi Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Arif Susanto bakal kembali aktif di organisasi kepemudaan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Di organisasi, salah satu badan otonom (Banom) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) itu, ia menjabat Wakil Ketua I Ranting GP Ansor Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Arif vakum sejak kehilangan satu kakinya karena amputansi akibat penyakit yang dideritanya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan bantuan kaki palsu kepada Arif. Tim assessment dari Dinas Sosial (Dinsos) Gresik telah melakukan pengukuran kaki dirumah Arif di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah pada Selasa, 13 September 2022.

“Bantuan kaki palsu itu karena Arif adalah kepala keluarga yang punya masa depan panjang untuk membahagiakan anak dan istrinya,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Kepala Dinsos Gresik dr Ummi Khoiroh menyatakan, pihaknya meminta jajarannya untuk survei perihal yang dibutuhkan Arif. “Assessment hari ini sudah kami lakukan, tim kami ke rumahnya untuk melakukan pengukuran kaki,”katanya pada Selasa, 13 September 2022.

Dinsos, kata Ummi Khoiroh, akan mengalokasikan anggaran untuk kaki palsu bagi penyandang disabilitas. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban mereka.

Dokter lulusan Unair ini melanjutkan, proses pembuatan kaki palsu ini butuh waktu 10 hari. Dilakukan oleh vendor yang sudah bekerjasama dengan Dinsos.

“Tapi memang Mas Arif ini baru dioperasi, jadi harus nunggu tiga bulan sampai operasinya sembuh sempurna agar tidak ada komplikasi dan infeksi sekunder. Jadi mungkin perkiraan Desember baru bisa kami salurkan,”ujarnya.

Ummi menyatakan, bantuan ini tak hanya diberikan ke Arif. Namun, perhatian ini juga akan dialokasikan kepada penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik lainnya. Di APBD 2022, jelas Ummi, pemerintah daerah mengalokasikan Rp150 juta. Sementara, ada 4.800 penyandang disabilitas.

“Jadi sesuai kebutuhan mereka bisa kaki palsu atau kursi roda ataupun lainnya. Tahun ini memang baru 20-an yang tercover. Satu kaki palsu Rp 7 juta,”imbuhnya. Tak hanya bantuan tersebut, Ummi memastikan para penyandang disabilitas mendapatkan bantuan sosial. Diusulkan melalui PKH maupun BPNT. 

“Jika memiliki anak, seperti Mas Arif akan kami daftarkan jadi Program Indonesia Pintar (PIP) serta BPJS Kesehatan. Selain itu kalau mau berwirausaha, akan kami fasilitasi modal UMKM,”terangnya.

Bagaimana tanggapan Arif Susanto? Arif mengaku senang bakal mendapatkan kaki palsu dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Bantuan itu akan membuat kepercayaan diri untuk berkarya semakin bersemangat.  “Saya masih punya semangat untuk bekerja karena ada anak dan istri yang harus saya nafkahi. Saya juga masih aktif di kepengurusan Ansor, makanya saya masih ingin berkhidmat di NU,”ucap Wakil Ketua I Ranting GP Ansor Sekapuk itu. (yad)

Bupati Gresik Bantu Kaki Palsu dan Modal Usaha bagi Penyandang Disabilitas Selengkapnya

Mataf Mahasiswa UMG Hadirkan Dua Motivator, Yakni Bupati Gresik dan Wamen ATR/BPN

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.380 mahasiswa barunUniversitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengikuti kegiatan masa taaruf pada Jumat, 9 September 2022. Mataf terasa istimewa. Sebab, mataf dihadiri diantaranya Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dan Kapolres Gresik AKBPMochamad Nur Azis. Mataf dibuka oleh Rektor UMG Eko Budi Leksono.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampil bagai seorang motivator. Ribuan mata seakan tidak berkedip ketika bupati berusia 37 tahun itu tampil di podium. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mendorong mahasiswa untuk merubah mindset dalam berpikir. Out of the box. Mahasiswa harus berani mengawali sesuatu yang baru. Tentu yang positif.

Dorongan ini akan menimbulkan pengalaman dan skill. Selain itu jaringan merupakan modal kesuksesan dengan memperbanyak teman yang suka dalam hal yang positif. “Tidak cukup hanya belajar di ruang kuliah. Tapi dengan keberanian untuk memulai sesuatu yang baru akan akan memberikan pengalaman, mengembangkan diri sekaligus memupuk jaringan. Hal ini terasa didunia kerja nanti,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Lebih lanjut ia menambahkan, Universitas Muhammadiyah Gresik sudah mengarah bagaimana menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, progresif dalam arti bagaimana anak – anak muda bisa beradaptasi dengan tantangan apapun. Seperti halnya sudah menjalin kerja sama dengan kantor ATR/BPN Gresik.

“Contoh saat KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik yang sudah belajar menjadi pegawai BPN, dengan Program Strategi Nasional (PSN) yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang mana menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, dari sini adik – adik menjadi pelaku bagaimana masyarakat melengkapi secara administrasi kepengurusan PTSL,”katanya. 

“Ini akan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gresik, mudah – mudahan kerjasama ini dapat terus terjalin,” tambahnya. Fandi Akhmad Yani meminta kepada maba (mahasiswa baru) ini terus mengembangkan diri. “Bersenang senang dan nikmati masa – masa kalian dalam mencari ilmu pengetahuan di perguruan tinggi atau universitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni, dalam sambutannya menyampaikan 3 hal penting kepada ribuan mahasiswa peserta mataf. Tiga hal itu adalah buku, cinta dan pesta.

“Buku adalah jendela dunia meskipun kita tidak pernah pergi ke suatu tempat atau negara di luar negeri, kita bisa menengok dan melihat betapa luasnya dunia ini, betapa warna warninya dunia dengan membaca buku tersebut kemudian mendiskusikannya bersama teman teman. Sebab komunikasi publik nanti sangat diperlukan oleh Mahasiswa,”ungkap Wamen kelahiran Pekanbaru, 13 Juli 1977 itu.

Kedua, lanjut Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) pada 2000 adalah Cinta.  Dalam hal ini belajar untuk mencintai kemanusiaan atau aktif lah di organisasi intra maupun ekstra kampus. “Sebab banyak orang yang menjadi pemimpin terseleksi dari aktifis yang aktif dari organisasi,” terang penyandang gelar PhD di University of Queensland, Australia itu.

“Pengalaman dari interaksi membantu orang tertindas dan sejak dini sudah mengasah sensifitas sosial melihat ketidakadilan, terbiasa mengorganisasi masyarakat, terbiasa bernegosiasi, terbiasa berpidato akan diimplementasikan dalam suatu kehidupannya,” tuturnya.

Terakhir adalah pesta. “Pesta dalam pengertian bahwa, kalian harus menjadi generasi yang riang gembira dan optimis jangan pesimis, agar ada energi kembali generasi yang menatap masa depan yang lebih baik,”tegas mantan 

Direktur Eksekutif MAARIF Institute, sebuah lembaga yang didirikan oleh almarhum Prof. Ahmad Syafii Maarif itu. (yad)

Mataf Mahasiswa UMG Hadirkan Dua Motivator, Yakni Bupati Gresik dan Wamen ATR/BPN Selengkapnya

Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Sebut Program Gresik Kabupaten Lengkap Bisa Percontohan di Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juliantoni melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kantor BPN Gresik pada Jumat, 9 September 2022.

Kedatangan Raja Juli Antoni untuk melihat dari dekat proses pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di BPN Gresik. PTSL salah satu upaya menuju Gresik Kabupaten Lengkap terkait dengan pendataan, pemetaan dan sertifikat tanah secara sistematis.

Raja Juliantoni mengapresiasi terobosan BPN Gresik yang dipimpin oleh Asep Heri itu. Sebab, menurut Raja Juli Antoni belum ada Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia yang mempunyai program tersebut. Yakni “Gresik Kabupaten Lengkap”.

Menurut Raja Juli Antoni, PTSL ini mempunyai manfaat yang luar biasa bagi masyarakat, terutama terhadap masyarakat dengan kondisi ekonomi yang dibawah rata-rata.

“Ketika masyarakat memperoleh pelayanan melalui PTSL ini, maka tanah yang belum bersertifikat dapat segera mempunyai legalitas dan kepastian hukum. Sebab, tanah adalah aset yang berharga bagi mereka, terutama masyarakat yang kondisi ekonomi dibawah rata-rata. Berarti aset yang mereka miliki kedepan mempunyai nilai tambah dan mempunyai kepastian hukum yang jelas,”kata Raja Juli Antoni.

Raja Juli Antoni tiba di kantor BPN Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik sekitar pukul 09.00 WIB. Lelaki kelahiran Pekanbaru, 13 Juli 1977 itu disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, dan Kepala BPN Gresik Asep Heri.

Ia melanjutkan, PTSL menuju Gresik Kabupaten Lengkap ini adalah program yang memberi kemudahan masyarakat dan sebagai wujud hadirnya pemerintah ditengah masyarakat. “Sehingga ini layak untuk dijadikan percontohan bagi daerah lain,”tegas pendirian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan dukungan dan apresiasi selaku pemerintah daerah atas program yang dicanangkan oleh BPN Gresik. Menurutnya, masyarakat akan sangat terbantu dengan adanya program tersebut. “PTSL adalah salah satu upaya pemulihan ekonomi, terutama bagi masyarakat yang kurang beruntung. Ini akan menjadi satu stimulus bagi masyarakat, sebab aset tanah yang dimiliki mempunyai nilai tambah,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sebab, imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, program Gresik Kabupaten Lengkap ini nantinya akan memudahkan pemerintah  daerah dalam menentukan arah dan perencanaan pembangunan jangka panjang. “Kami dijajaran pemerintah daerah juga merasa terbantu dengan kelengkapan data yang ada. Kedepan akan menjadi acuan dalam menentukan arah dan rencana pembangunan jangka panjang yang dilakukan oleh pemerintah daerah,”katanya. (yad)

Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Sebut Program Gresik Kabupaten Lengkap Bisa Percontohan di Indonesia  Selengkapnya

Pemkab Gresik Alokasikan Anggaran Rp 28 Miliar untuk Bansos bagi Warga Terdampak Kenaikan BBM

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok terkerek naik dipicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sejak 3 September 2022. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengalokasikan anggaran Rp 28 miliar. Anggaran untuk perlindungan sosial kepada masyarakat terdampak kenaikan BBM itu dialokasi melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Daerah (P-APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 5 miliar dan APBD 2023 sebesar Rp 23 miliar. 

Bantalan sosial untuk masyarakat terdampak kenaikan harga BBM itu terungkap dalam one week programme yang dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 8 September 2022.

Program perlindungan sosial masyarakat tersebut berfokus pada tiga hal, yakni bantuan sosial kepada pelaku UMKM, ojek, dan nelayan, penciptaan lapangan kerja lewat bantuan keuangan program padat karya, dan subsidi transportasi umum.

“Terkait Bansos, kita akan memprioritaskan pada wilayah lokus kemiskinan ekstrim berdasarkan data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial. Dari database DTKS tersebut, diharapkan pemberian Bansos bisa diberikan secara efektif dan tepat sasaran,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani. 

One Week Programme ini Fandi Akhmad Yani diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Formula bansos kepada masyarakat terdampak lanjut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani masih terus dimatangkan. Apakah berbentuk natura atau bantuan tunai. “Pemkab Gresik melalui OPD-OPD yang terkait masih mencari formula yang pas sehingga bisa segera diberikan kepada kelompok masyarakat yang terdampak,”katanya. 

Kenaikan harga dan jasa memang berkaitan erat dengan naiknya harga bahan bakar minyak. Sebagai informasi, data dari BPS mencatat inflasi Kabupaten Gresik dari tahun ke tahun cenderung rendah dan stabil.

Pada 2020, tingkat inflasi sebesar 1,34 persen akibat pembatasan aktivitas masyarakat akibat pandemi Covid-19 yang mengakibatkan rendahnya permintaan akan komoditas. Pada Januari hingga Juli 2022 inflasi tercatat 3,74 persen atau dibawah angka inflasi di Jawa Timur sebesar 3,95 persen dan inflasi nasional 3, 85 persen. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah berdasarkan pantauan di lapangan per 5 September 2022 terdapat tiga diantara tujuh kebutuhan pokok berpotensi mengalami kenaikan yakni tepung terigu, cabai dan bawang yang terpantau mengalami kenaikan secara bertahap.

“Kenaikan harga dampak kenaikan BBM. Kami akan terus memantau dan akan melakukan berbagai langkah agar harga-harga barang pokok tidak melonjak signifikan,”kata Fardah. Pihaknya akan terus melakukan inspeksi mendadak untuk terus memantau perkembangan harga dengan melibatkan satgas pangan di Kecamatan/ Desa. “Juga akan melakukan operasi pasar, hingga melakukan koordinasi dengan koperasi yang ada di pasar guna mengamankan stok barang,” jelasnya. (yad)

Pemkab Gresik Alokasikan Anggaran Rp 28 Miliar untuk Bansos bagi Warga Terdampak Kenaikan BBM Selengkapnya

25 Persen Jalan Kabupaten Rusak, Bupati Gresik: Alokasikan Anggaran Perbaikan Rp 300 Miliar/Tahun

GRESIK,1minute.id – Keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan rusak mendapatkan perhatian serius dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik ada 122 ruas jalan kabupaten dengan panjang 512,16 kilometer.

Dari total panjang jalan kabupaten itu sekitar 25 persen kategori rusak ringan, sedang dan berat. Sedangkan, jalan poros desa rusak lebih banyak yakni 36 persen. Untuk perbaikan dan peningkatan jalan kabupaten itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah mengalokasikan anggaran Rp 300 miliar pertahun. Hal itu terungkap di pertemuan Sinkronisasi Program dan Implementasi Pembangunan Jalan di Hotel Aston Inn, Gresik pada Rabu, 7 September 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD) dan camat itu. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Asisten Suyono dan Kepala DPUTR Gresik Achmad Hadi. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan, sinkronisasi program Pemkab Gresik dengan pemerintah desa (Pemdes) terkait kewenangan dan skema yang akan dijalankan. “Kita tahu bahwa antara pemerintah daerah dan pemerintah desa memiliki kewenangan masing-masing. Sehingga perlu adanya sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya. 

Dengan kerusakan jalan yang ada, imbuhnya, DPUTR Gresik telah melakukan simulasi kebutuhan anggaran yang ditaksir sekitar Rp 2 triliun. Dengan skema meliputi peningkatan kemantaban ruas jalan, peningkatan akses dengan memperhatikan sektor ekonomi, pariwisata dan industri serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Dari simulasi itu, imbuhnya, penanganan perbaikan jalan ini tidak serta merta tuntas dalam jangka waktu dekat. Namun, membutuhkan sistem perbaikan berkelanjutan.

“Melihat besarnya kebutuhan anggaran, tidak mungkin perbaikan ini tuntas dalam jangka waktu yang pendek dengan keterbatasan anggaran yang ada. Maka kita lihat skala prioritas dengan alokasi anggaran sebesar kurang lebih Rp 300 miliar pertahun,”kata Gus Yani.

Sementara itu, untuk perbaikan jalan poros desa, tambahnya, bisa menggunakan dana yang bersumber dari dana bantuan keuangan (BK) yang dioptimalkan untuk desa-desa.

Selain itu, Bupati berusia 37 tahun itu telah meminta DPUTR untuk melakukan pemetaan titik ruas jalan mana yang dilakuakan pengaspalan dan titik ruas jalan mana yang di beton. “Skema ini untuk peningkatan akses bagi wilayah yang bergerak di sektor industri, pariwisata atau kegiatan ekonomi lainnya,” katanya.

Ia juga mendorong DPUTR, AKD dan Camat untuk melakukan diskusi dan pemetaan untuk menentukan skala kebutuhan masyarakat. “Perbaikan ruas jalan yang tidak masuk dalam skala prioritas, saya minta untuk dilakukan pemetaan dan dimasukkan dalam skala kebutuhan masyarakat. Maka DPUTR, AKD dan camat segera lalukan pertemuan dan lakukan diskusi lanjutan,”pungkasnya. 

Gus Yani juga berharap kepada masyarakat untuk bersabar atas kondisi yang ada saat ini. Namun dirinya berkomitmen bahwa perbaikan jalan ini dapat segera terealisasi. (yad)

25 Persen Jalan Kabupaten Rusak, Bupati Gresik: Alokasikan Anggaran Perbaikan Rp 300 Miliar/Tahun Selengkapnya

Bupati dan DPRD Gresik Teken Nota KUA-PPAS Perubahan, Pendapatan 2022 Naik Rp 233 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menggelar rapat paripurna di ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik pada Senin,5 September 2022. Ada dua agenda dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim itu.

Dua agenda itu adalah penyampaian Laporan Badan Anggaran dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas, Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan Tahun Anggaran (TA) 2022. 

Rapat paripurna ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Dalam rapat paripurna itu, disepakati adanya perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) 2022. Di pos pendapatan terdapat kenaikan sebesar Rp 233 miliar menjadi Rp 3,9 triliun. pos pendapatan APBD 2022 Rp 3,6 triliun. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, kenaikkan pendapatan ini mengindikasikan membaiknya ekonomi masyarakat paska pandemi Covid-19. Sesuai asumsi dasar indikator ekonomi makro nasional dan membaiknya ekonomi masyarakat. Pada P-APBD 2022 diproyeksikan penerimaan, pendapatan baik sektor pajak, retribusi serta pendapatan transfer pemerintah pusat mengalami kenaikan. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menegaskan pencapaian ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh stakeholder yang ada.  Baik eskekutif dan legislatif, serta keterlibatan langsung oleh jajaran Forkopimda Gresik yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Mudah-mudahan dengan pertumbuhan yang signifikan ini bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat paska pandemi Covid-19, baik itu melalui bantuan keuangan, perbaikan infrastrukur, penangangan pengendalian banjir, hibah bansos serta belanja-belanja lain,”harapnya. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan pihaknya bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah berkomitmen untuk terus memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Nawa Karsa. Salah satunya adalah dengan program Universal Health Coverage (UHC) yang bisa dilaksanakan tahun ini. “UHC merupakan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik yang dengan mudah bisa di akses hanya dengan menunjukkan KTP Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Bupati berusia 37 tahun itu, mengingatkan kembali kepada Kepala OPD untuk terus bekerja keras, berinovasi dan kaya kreativitas dalam bekerja. Selain itu, Gus Yani berjanji pencarian belanja hibah, bantuan sosial dan bantuan keuangan (BK) tepat waktu sesuai masukan badan anggaran DPRD Gresik. “Kami pastikan tepat waktu,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Bupati dan DPRD Gresik Teken Nota KUA-PPAS Perubahan, Pendapatan 2022 Naik Rp 233 Miliar  Selengkapnya