Sembayat Bamboo Carnival, Karnaval Desa, Kemeriahan Tak Kalah JFC 

GRESIK,1minute.id – Sembayat Bamboo Carnival (SBC) meriah pada Rabu malam, 17 Agustus 2022. Carnaval tingkat desa. Kemeriahan setara Kabupaten/Kota. Jalan Raya Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik  ditutup semua kendaraan. 

Carnaval terheboh tahun ini. Anggarannya swadaya masyarakat setempat mencapai  ratusan juta rupiah. Carnaval turun-temurun itu menjadi ajang adu kreatifitas warga Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.  Carnaval ini layak menjadi agenda pariwisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Kemeriahan tidak kalah dengan Jember Fashion Carnival (JFC). Di sini (Kabupaten Gresik) ada Bamboo Carnival Sembayat. Itu mimpi Kami,”ujar Khusnul khuluq, 28 tahun pada Rabu, 17 Agustus 2022.

PATUNG GAJAH : Patung mirip gajah ini salah satu yang menyita perhatian masyarakat dalam Sembayat Bamboo Carnival pada Rabu malam, 17 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

SBC yang dihelat setiap 17 Agustus itu, dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ada 23 peserta. Mereka mewakili rukun tetangga (RT) masing-masing di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Satu RT satu atraksi.  “Alhamdulillah Bamboo Carnival Sembayat bisa kami gelar lagi. Selama 3 tahun vakum akibat pandemi,”kata Kepala Desa Sembayat Amin sebelum acara pada Rabu malam, 17 Agustus 2022.

SBC : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Sembayat Bamboo Carnival pada Rabu malam, 17 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sekitar pukul 19.00 WIB SBC dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad h naik motor menuju lokasi di depan Balai Desa Sembayat. Karena jalan Deandles itu, warga sudah tumpah ruah. 

Patung hewan dan tokoh legenda memenuhi jalan nasional itu. Ada patung Kerbau, Kuda Naga, Gajah, Harimau sampai ikan Koi. Tokoh legenda seperti, Gajah Mada,. Semua patung yang dibuat dengan bahan utama bambu itu memiliki cerita masing-masing.

Kades Amin melanjutkan patung  dibuat oleh warga. Swadaya masyarakat. Untuk pembuatan patung tersebut, rata-rata menghabiskan anggaran antara Rp 15 juta sampai Rp 25 juta. “Kalau bersama seindah system bisa mencapai ratusan juta,”ujar Amin. 

HARIMAU: Patung hewan singa semakin menambah meriah Sembayat Bamboo Carnival pada Rabu malam, 17 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Khusnul khuluq, warga RT 1 RW Desa Sembayat Barat menambahkan  pembuatan patung bambu butuh waktu 1,5 bulan. “Setiap hari, ada 10-an warga gotong royong,”katanya. Berapa biayanya? “Kisaran biayanya Rp 15 juta sampai Rp 17,5 juta,”katanya. 

Sementara itu, Bambang, warga setempat mengatakan, SBC ini layak menjadi event Kabupaten. “Ini bisa menjadi daya tarik wisatawan. “Semaga (SBC) bisa menjadi terbesar di Jawa Timur. Seperti jember Fashion show,”harap Bambang. (yad)

Sembayat Bamboo Carnival, Karnaval Desa, Kemeriahan Tak Kalah JFC  Selengkapnya

Kuliner Lawas Khas Grissee, Kini Hadir di Gressmall 

GRESIK,1minute.id – Penggemar jajanan lawas khas Gresik kini bisa ditemui di Gressmall. Ada Arang-arang Kambang, Karak, Kupat Keteg, Bubur Campur, Sego Krawu, Masin, Endok Bader dan Dukang. Kuliner nostalgia diberi label Pasar Djadoel Grissee itu dihelat oleh Omah Dhuafa. Foundernya Syaikhu Busiri yang juga anggota DPRD Gresik. 

Pasar Djadoel Grissee berlangsung mulai Senin hari ini, 15 Agustus hingga 20 Agustus 2022 mendatang itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Menurut Fandi Akhmad Yani, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), salah satu penggerak kebangkitan ekonomi nasional. Karena itu sejumlah hambatan di sektor ini harus segera diatasi agar peluang pertumbuhan ekonomi pascapandemi bisa di realisasikan. 

“Dengan adanya Pasar Djadoel seperti ini secara tidak langsung kita telah membuat pasar baru dimana kita mengenalkan jajanan Gresik, Jajanan Djadoel di kalangan yang berbeda atau menengah kebawah sehingga dapat membuka peluang baru bagi UMKM,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Ia berharap  kepada pedagang dapat menyesuaikan pemasaran modern. Seperti digitalisasi melalui sosial media maupun e-Commerce. Karena tranformasi ekonomi digital menjadi hal yang penting untuk segera dilakukan.

“Yang lokal jangan sampai ditinggalkan termasuk jajanan tradisional ini harus kita kenalkan melalui pameran kali ini dijadikan sebuah pengenalan. Selanjutnya kita dorong melalui sarana modern untuk masuk kedalam marketplace,”harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Pembuatan Pasar Djadoel Grissee ini, dihadiri oleh Founder Omah Dhuafa Syaikhu Busiri, 

Plt Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah, Kadis Kominfo Gresik Ninik Asrukin, General Manager Gressmall Eric P Bangun dan Manager PT. Dharma Lautan Utama (DLU) Sugeng Wahyudi, dan SPV Operasional Gressmall Dedi.

Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah Omah Dhuafa bisa menumbuhkan traffic pengunjung di mal serta upaya dalam meningkatkan UMKM Gresik bisa berkembang dengan baik sesuai harapan Pemkab Gresik.

“UMKM harus segera masuk e-katalog LKPP tujuannya agar dapat lebih fokus, terarah dan berkelanjutan,”harapnya. 

Sementara itu, Founder Omah Dhuafa Syaikhu Busiri mengatakan langkah penataan UMKM masuk ditengah pasar modern merupakan momen satu-satunya dengan mengajak pedagang kaki lima bisa berjualan di dalam mal.

“Sebuah kegiatan untuk membantu UMKM di Gresik untuk lebih eksis dan maju melalui kemajuan teknologi digitalisasi saat ini,”kata Syaikhu yang juga anggota DPRD Gresik itu. 

Pada kesempatan, General Manager Gressmall Erik P. Bangun menambahkan, Pasar Djadoel Grissee, merupakan event yang unik dimana menyuguhkan jajanan tradisional ditengah era modern. “(Pasar Djadoel) selain menjaga sejarah dan budaya, juga masih merawat makanan tradisionalnya atau jajanan lawas daerahnya,”puji Erik. (yad)

Kuliner Lawas Khas Grissee, Kini Hadir di Gressmall  Selengkapnya

Misi Ekspedisi Bengawan Solo Berakhir di Pesisir Desa Bedanten, Naditira Madanten 1358

GRESIK,1minute.id – Tim Bengawan Solo Expedition (BSE) atau Misi Ekspedisi Bengawan Solo (MEBS) 2022 mengakhiri misinya di Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Kedatangan tim ekspedisi sungai Bengawan Solo, sungai terpanjang di Pulau Jawa untuk menapaki jejak peradapan Jawa itu disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

BSE 2022 ini menjelajahi jarak 484 kilometer. Melewati 12 Kabupaten/Kota di dua provinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mulai Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Surakarta, Karanganyar dan Sragen, Jawa Tengah. Lalu, Blora dan Ngawi. Berikutnya, Tuban, Bojonegoro, Lamongan dan berakhir di Gresik. 

“Ini merupakan suatu ekspedisi luar biasa dengan riset dan penelitian terpanjang yang dilakukan oleh komunitas Misi Ekspedisi Sungai Bengawan Solo (MEBS) dan Komunitas lainnya,”ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menyambut tim BSE di Desa Bedanten, Kecamatan Bungah pada Minggu sore, 14 Agustus 2022.

Dijelaskan Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, tim berangkat  dari Wonogiri, Jateng pada 14 Juli dan berakhir di Desa Bedanten Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik pada 14 Agustus 2022. Ekspedisi sungai terpanjang di Pulau Jawa ini telah berlangsung selama 30 hari, dengan menempuh jarak sejauh 462 kilometer, melintasi 491 desa yang berada di 12 kota dan kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

JALUR EKSPEDISI BENGAWAN SOLO: Selama sebulan Tim Ekspedisi Sungai terpanjang di Jawa. Berangkat dari DAS Wonogiri, Jateng berakhir di DAS Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Minggu, 14 Agustus 2022 (Foto : Istimewa )

“Naditira Bedanten merupakan Pit Stop terakhir dari Ekspedisi, Desa Naditira paling hilir yang mempunyai catatan sejarah dan jejak peninggalan juga menyambung sejarah dengan Bengawan Solo,”ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Di wilayah Kabupaten Gresik, sesuai dengan prasasti Canggu, desa-desa tepian Bengawan Solo yang disinggahi oleh Raja Hayam Wuruk berturut turut salah satunya adalah “i Madanten” (di Bedanten) sebagai salah satu desa tepian sungai yang melayani jasa tambangan atau penyeberangan (naditira Pradeca) tersebut dengan nama “Medanten”. atau sekarang yang dikenal Desa Bedanten. 

Untuk itu, Bupati mengajak generasi muda sekarang dan yang akan datang untuk sadar sejarah. “Dari sejarah kita dapat belajar tentang kejayaan masa lampau dan dari sejarah pula kita dapat melihat kehancuran,”katanya bertamsil.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan, dan Kepala Desa Bedanten Abdul Madjid.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, meresmikan museum untuk menyelamatkan temuan kuno atau peninggalan masa lalu dan mengunjungi salah satu makam yaitu makam Mbah Sayyid Husaini.

Acara ini juga merupakan bentuk kolaborasi Pemdes Bedanten dengan MEBS (Misi Ekspedisi Bengawan Solo) dan beberapa komunitas. Seperti Ademos Indonesia, National Geographic, Saya Pejalan Bijak, Stand Up Paddle dan Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan Universitas Muhammadiyah Gresik. 

Tak hanya seremonial akhir Ekspedisi mereka juga menggelar sarasehan bedah sejarah dan budaya “Naditira Madanten” 1358 refleksi nilai leluhur dalam upaya menjaga dan melestarikan bengawan dengan menghadirkan pembicara dan ahli sejarah serta diramaikan oleh musik adhibaya kesenian desa dan hiburan lainnya. (yad)

Misi Ekspedisi Bengawan Solo Berakhir di Pesisir Desa Bedanten, Naditira Madanten 1358 Selengkapnya

Warga Menyemut Memadati G-JOS, Bupati Gresik Jalan Sehat Bisa Jaga Imunitas 

GRESIK,1minute.id – Ribuan warga memadati stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Minggu, 14 Agustus 2022. Mereka menyemut untuk mengikuti jalan sehat dihelat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Jalan sehat untuk menyemarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Jalan Raya Veteran ditutup satu lajur untuk memberikan kesempatan kepada warga beraktivitas pagi mengikuti jalan sehat yang dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. Petugas melakukan kontra flow di jalan nasional itu. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan, jalan sehat ini salah satu cara untuk menyehatkan badan. ” Jalan sehat bisa menjaga imunitas,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani disela acara jalan sehat sejauh 3 kilometer itu. Gus Yani memakai tshirt warna merah dengan logo burung garuda di dadanya. Ia juga memamakai topi untuk menahan terik matahari bersama peserta. 

Jalan sehat yang diikuti oleh ribuan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai anak-anak hingga orang dewasa ini sebagai ajang kampanye antinarkoba. Deklarasi perang melawan narkoba bersama Badan Narkotika 

Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik dibacakan Bupati Fandi Akhmad Yani. Isi deklarasi tersebut yakni, komitmen menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, menyatakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dimanapun berada, mendukung sepenuhnya kebijakan BNN RI dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Kita manfaatkan karena banyak sekali masyarakat yang ikut jalan sehat sehingga pencegahan bahaya narkoba harus kita dukung bersama-sama,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Warga Menyemut Memadati G-JOS, Bupati Gresik Jalan Sehat Bisa Jaga Imunitas  Selengkapnya

SPBUN Pertama Hadir di Campurejo, Soft Opening Dilakukan Bupati Gresik, Harga Solar Rp 5.150/Liter

GRESIK,1minute.id – Ratusan nelayan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng semringah. Sebab,  mereka tidak lagi susah mendapatkan solar untuk mesin kapal pencari ikan ke laut. Pemkab Gresik melalui Gresik Migas mendirikan stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBUN) di desa setempat. 

Soft launching SPBUN dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu,13 Agustus 2022. Hadirnya SPBUN disambut suka-cita warga desa setempat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan itu. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, pihaknya akan terus berusaha mempertahankan kedaulatan nelayan, salah satunya lewat Gresik Migas, perusahaan milik BUMD untuk hadir ditengah masyarakat dalam memenuhi bahan bakar para nelayan. Kedaulatan nelayan dan laut merupakan salah satu isu nasional yang dihadapi Indonesia.

“Maka perlu langkah cepat dan efektif dalam meresponnya,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Soft launching dihadiri Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh Nadlelah.

Kedepan, lanjutnya, akan mendorong Gresik Migasakan berkolaborasi dengan Bank Gresik untuk memberikan kredit lunak kepada nelayan. Kredit lunak antara Rp 1 juta sampai Rp 3 juta tanpa anggunan. Kredit ini disalurkan untuk mencegah nelayan terjerat rentenir agar penghasilan nelayan bertambah. Sedangkan, Gresik Migas hadir dalam pemenuhan bahan bakar untuk nelayan.

“Kita harapkan PT. Gresik Migas bisa bersinergi dengan BUMD yang lain yaitu Bank Gresik, Bank Gresik hadir ditengah kebutuhan para nelayan, agar para nelayan tidak menjadi korban para rentenir,” harap Fandi Akhmad Yani. 

“jadi hadirnya bank Gresik sebagai pelayanan agar tidak berhubungan dengan rentenir, dengan menggunakan kredit lunak mikro yang mana dimulai Rp 1 juta sampai Rp 3 juta tanpa anggunan,”sambungnya. 

Sementara itu, Dirut PT. Gresik Migas Habibullah menambahkan distribusi akan segera dilakukan. Ia memperkirakan kurang lebih sebulan solar bisa terdistribusikan kepada nelayan. Gresik Migas mengestimasikan akan menjual solar dengan harga Rp. 5.150 per liter. 

“Sekarang tinggal pendataan lebih lanjut untuk menentukan patokan kuota distribusi solar di Campurejo ini,”kata Habibullah. 

Sebelumnya, Ketua Rukun Nelayan Campurejo Mu’zi mengharapkan SPBUN ini dapat segera beroperasi agar para nelayan tidak kesulitan dalam bekerja.

“Saya sebagai ketua rukun nelayan Campurejo sangat berharap dengan adanya SPBUN ini segera beroperasi, masalahnya selama ini nelayan tidak bisa melaut karena kekurangan bahan bakar. Jadi tolonglah bagi pihak-pihak berwenang bisa mengoperasikan SPBN ini agar segera dapat dioperasikan,”katanya.

Mu’zi melanjutkan warga desanya mayoritas nelayan, sehingga tanpa bahan bakar akan banyak nelayan yang tidak bisa bekerja. Ia juga berharap agar solar tidak menjadi sesuatu yang langka kedepannya. (yad)

SPBUN Pertama Hadir di Campurejo, Soft Opening Dilakukan Bupati Gresik, Harga Solar Rp 5.150/Liter Selengkapnya

Dinkes Gresik Masifkan BIAN,Ikhtiar Pencegahan dan Menjaga Kekebalan Tubuh Anak

GRESIK,1minute.id –  Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad pada Jumat, 5 Agustus 2022. Ratusan ibu-ibu bersama anak dibawah lima tahun (Batita) memadati gelanggang olahraga (GOR) Onggojoyo di Kampung Dalem, Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Tingkah pola anak bermacam-macam. Ada yang takut di imunisasi. Banyak pula yang semringah. Seperti bocah berkaus olahraga satu ini. Ia sempat mewek. Setelah dipeluk dan digendong Bupati Fandi Akhmad Yani tersenyum. Ketika ditetesi vitamin yang rasanya manis malah minta lagi. 

Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Gresik Nurul Haromaini Ali dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah pun tersenyum. 

Pencanangan BIAN ini meneguhkan komitmen Pemkab Gresik setelah meraih predikat terbaik di Jawa Timur dalam kinerja  Pencapaian Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) periode Januari hingga Mei 2022. Sementara itu, Kemenkes RI mencanangkan program Bulan Imunisasi Anak Nasional untuk mengejar cakupan imunisasi rutin yang menurun signifikan akibat pandemi COVID-19. BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat.

VITAMIN: Seorang petugas kesehatan dibantu orang tua anak dalam pemberian imunisasi di Bulan Imunisasi Anak Nasional di GOR Onggojoyo di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. (Foto atas) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani di pencanangan BIAN pada Jumat, 5 Agustus 2022 ( Foto. Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Imunisasi merupakan upaya pencegahan dan menjaga kekebalan tubuh anak-anak kita. “Kesadaran ini yang harus kita dorong kepada masyarakat akan pentingnya Imunisasi kepada anak-anak kita,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Ia berpesan kepada seluruh stakeholder untuk berpartisipasi aktif dalam capaian imunisasi dan ikut serta mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional. “Mudah mudahan gerakan ini benar benar masif di Kabupaten Gresik bersama stakeholder untuk mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional ini berjalan baik sebagai ikhtiar yang bertujuan melindungi, menjaga kesehatan anak khususnya di Kabupaten Gresik dan Imunisasi ini gratis tidak dipungut biaya,”harapnya. 

“Program Bulan Imunisasi Anak Nasional ini adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat,”tambah mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional ini mengusung tema “Melindungi Anak Indonesia dari Penyakit-Penyakit yang dapat Dicegah dengan Imunisasi” ini dihadiri oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar beserta istri, Asisten I Suyono, Kepala Dinas KBPPA Saifudin Ghozali, Kepala Dinas PMD Gresik Abu Hassan dan Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan dasar penyelenggaraan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) adalah terjadinya penurunan cakupan imunisasi yang signifikan sejak Pandemi Covid-19 secara nasional. 

Tujuan pelaksanaan kegiatan BIAN adalah menghentikan transmisi campak dan rubela di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik, Mempertahankan Indonesia bebas polio, Mengendalikan penyakit difteri dan pertusis guna mencapai dan mempertahankan kekebalan populasi yang tinggi.

Pelaksanaan BIAN, imbuhnya, terdiri dari 2 kegiatan yaitu Imunisasi tambahan berupa 1 dosis campak rubela tanpa memandang status Imunisasi sebelumnya. “Kedua Imunisasi kejar berupa 1 atau lebih jenis Imunisasi OPV, IPV dan DPT-HB-Hib untuk melengkapi status imunisasi,”terang dr Mukhibatul Khusnah.

Adapun sasaran Imunisasi tambahan campak rubela diberikan pada usia 9 sampai 59 bulan kemudian imunisasi kejar bagi yang belum lengkap OPV, IPV, DPT-HB-Hib diberikan pada usia 12 sampai 59 bulan dengan target sasaran di Kabupaten 69.780 anak.

“Tempat pelayanan BIAN dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas, Puskesmas pembantu, Ponkesdes dan Pelayanan imunisasi lainnya seperti Posyandu,”tegasnya. (yad)

Dinkes Gresik Masifkan BIAN,Ikhtiar Pencegahan dan Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Selengkapnya

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Dimulai, Bupati Gresik Bagikan kepada Emak-emak

GRESIK,1minute.id – Antusiasme masyarakat untuk merayakan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai di Kabupaten Gresik. Masyarakat mulai memasang umbul-umbul, lampu hias hingga mengibarkan bendera Merah Putih di setiap rumah. 

Kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan RI pasca Pandemi Covid-19 ini bakal semakin semarak menjelang detik-detik Kemerdekaan pada 17 Agustus 2022 nanti. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan membagikan 17 ribu bendera Merah Putih kepada masyarakat secara gratis. Pembagian identitas, simbol dan alat pemersatu masyarakat itu dibagikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 5 Agustus 2022. 

Sebanyak 150 bendera dengan ukuran 80 cm x 120 cm itu dibagikan kepada emak-emak yang menghadiri Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di Gelanggang Olahraga (GOR) Onggojoyo. GOR berlokasi di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu riuh. “Benderanya langsung dipasang di depan rumah ya,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Dalam hitungan menit, ratusan bendera Merah Putih itu pun ludes. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan mengatakan, pembagian bendera Merah Putih adalah bagian dari Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Pemkab Gresik mengalokasikan 17 ribu bendera Merah Putih untuk masyarakat,”kata Nanang Setiawan pada Jumat, 5 Agustus 2022. 

BENDERA MERAH PUTIH: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan bendera Merah Putih kepada emak-emak di BIAN 2022 di GOR Onggojoyo di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Jumat, 5 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pembagian bendera akan dilakukan secara masif kepada masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Nanti sore, kami akan membagikan 100 bendera lagi ke Desa Ngargosari (Kecamatan Kebomas,Red),”kata mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik itu. 

Ia melanjutkan, pembagian bendera Merah Putih bertujuan untuk menggugah rasa cinta Tanah Air dan meningkatkan semangat nasionalisme. “Nantinya, ribuan bendera lainnya akan dibagikan melalui Kecamatan,”tegas Nanang yang mantan Kepala Dinas Pertahanan Gresik itu. (yad)

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Dimulai, Bupati Gresik Bagikan kepada Emak-emak Selengkapnya

Bus Trans Jatim Segera Beroperasi, Aplikasi Ajaib Dilaunching di Gresik, Tiket Rp 2.500 

GRESIK,1minute.id – Masyarakat semakin banyak pilihan moda transportasi di wilayah aglomerasi Surabaya Raya. Yakni, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berencana mengoperasikan bus penumpang pada 19 Agustus 2022 nanti. 

Operasi angkutan umum terintegrasi Trans Jatim itu terkoneksi melalui aplikasi Trans Jatim – Ajaib (Aplikasi Jatim Informasi Bus) sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum di Jawa Timur.

Trans Jatim Koridor I dengan Rute Terminal Porong – Larangan – Terminal Bungurasih – kemudian naik tol turun Exit Romokalisari – Jl. Veteran – Jl. Kartini – Jl Dr. Wahidin Sudirohusodo berhenti di terminal Bunder tersebut rencananya akan dilaunching oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Aplikasi Ajaib dilaunching di AstonInn Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022. Acara itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Adhy Karyono, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jatim Nyono , Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim Bandoe Widiarto.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya melalui Daring mengatakan Trans Jatim merupakan sistem layanan transportasi Bus Rapid Transit (BRT) antarkota dan kabupaten dalam satu lingkup wilayah aglomerasi perkotaan di Jawa Timur seperti Gerbangkertasusila.

LAUNCHING AJAIB: (foto atas ) Sekdaprov Jatim Adhy Karyono didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tiga dari kiri) saat launching aplikasi Trans Jatim-Ajaib di AstonInn Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022. (Foto bawah) salah satu halte bus Trans Jatim di depan Universitas Muhammadiyah Gresik (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Proyek ini merupakan komitmen dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk meningkatkan aksesibilitas layanan publik termasuk transportasi,”imbuhnya. 

Proyek ini, lanjutnya, juga merupakan bentuk implementasi dari Perpres 80/2019 untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi pada kawasan aglomerasi perkotaan di Jatim.

“Guna memudahkan akses menggunakan layanan bus Trans Jatim nantinya akan beroperasi dengan dukungan aplikasi mobile yang diberi nama TransJatim – Ajaib (Aplikasi Jatim Informasi Bus) yang sudah di sosialisasikan dan akan dilaunching pada hari ini di Gresik,”tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi dan mendukung Inovasi aplikasi Trans Jatim – Ajaib ini yang  dibutuhkan warga Surabaya Raya (Gresik – Surabaya – Sidoarjo) akan transportasi yang terintegrasi dengan baik saling membantu mobilitas warga. 

“Ini sebagai bentuk Implementasi pelayanan publik yang baik, karena pelayanan publik juga dapat dijadikan sebagai tolok ukur dari hasil kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Keberhasilan pemerintah dalam membangun pelayanan publik dilihat dari profesionalisme, efektifitas, dan efisiensi. “Membuat Aplikasi ini salah satu bentuk efisiensi yang luar biasa karena seluruh masyarakat dapat menjangkaunya,”katanya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu berharap dengan diluncurkannya Aplikasi Trans Jatim – Ajaib ini dapat memudahkan masyarakat kita dalam mengakses transportasi publik yang terintegrasi Trans Jatim. “Karena memang masyarakat kita butuh sesuatu yang cepat, tepat, mudah dan aman,”tegasnya. 

“Selain itu tujuan penerapan sistem aplikasi ini bagi penumpang adalah lebih cepat dan praktis dalam bertransaksi serta mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan di Jawa Timur utamanya Sidoarjo-Surabaya dan Gresik,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menambahkan Indek Integrasi di Jatim harus dipercepat salah satunya dengan aplikasi Trans Jatim – Ajaib dengan mempermudah masyarakat dengan peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum di Jawa Timur.

“Perkembangan teknologi yang jauh lebih cepat itu mengharuskan kita ekspansi dari dari jarak pendek ke menengah untuk itu kita harus berbenah lebih cepat lebih baik dan lebih digital,”ungkap Sekdaprov itu.

Adhy Karyono  juga meminta kepada Dinas Perhubungan Jatim untuk segera menyerap aspirasi, masukan ataupun keluhan masyarakat terkait penggunaan aplikasi tersebut untuk bahan evaluasi sebelum di launching oleh Gubernur Jatim pada 19 Agustus mendatang,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun, Pemprov Jatim merencanakan mengoperasikan 22 bus medium. Perinciannya, 20 bus beroperasi harian dan 2 bus cadangan. Jam operasional dimulai pukul 05.00 sampai pukul 21.00. Saat jam padat pada pagi dan sore hari, bus bakal berangkat setiap 15 menit. Saat siang, bus berangkat 30 menit sekali. Jarak yang ditempuh rute Sidoarjo–Gresik sepanjang 71 kilometer, sedangkan sebaliknya sepanjang 74 kilometer dengan waktu tempuh 2 jam 15 menit.

Dalam pengamatan 1minute.id sejumlah haltetelah berdiri di rute yang bakal dilewati Bus Trans Jatim, BRT. Halte berada di depan Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Jalan Veteran, Jalan Kartini dan Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Halte itu di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo diantaranya depan Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik ; Depan RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Lalu berapa harga tiket bus Trans Jatim? Untuk penumpang umum direncanakan Rp 5 ribu per penumpang. Sedangkan, pelajar Rp 2.500 per penumpang. Harga tiket jauh dan dekat sama.(yad)

Bus Trans Jatim Segera Beroperasi, Aplikasi Ajaib Dilaunching di Gresik, Tiket Rp 2.500  Selengkapnya

732 Nakes Status Honorer, Bupati Gresik Dorong Kemenkes Beri Nilai Afirmasi

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 732 tenaga kesehatan (nakes) berstatus honorer di Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendorong Kementerian Kesehatan bersinergi dan dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN/RB) terkait afirmasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) Nakes. 

Afirmasi tersebut, merupakan suatu penghargaan terhadap honorer nakes atas kerja keras dan pengabdian mereka selama ini. Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menerima penghargaan 

Kabupaten/Kota terbaik pertama dalam Kinerja Pencapaian Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) periode Januari hingga Mei 2022.

Fandi Akhmad Yani menegaskan penghargaan yang diterima dipersembahkan kepada seluruh ekosistem kesehatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik atas seluruh perjuangannya dalam memastikan masyarakat Gresik mendapatkan kualitas kesehatan yang terbaik, termasuk diantaranya program imunisasi.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan teman-teman Nakes kita, juga kepada kader PKK dan Pokja Imunisasi yang turun hingga ke desa, kepala desa dan seluruh perangkatnya, dan tidak lupa kepada para orang tua dan masyarakat yang secara aktif mendorong kesuksesan program imunisasi kepada anak-anak kita,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Penghargaan diberikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, ini merupakan rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Program Prioritas Bidang Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2022. Dengan mengangkat tema “Tantangan Pelayanan Kesehatan di Jawa Timur”. Rakor  diselenggarakan di Hotel Mercure selama dua hari, dimulai Selasa hingga Rabu (2-3 Agustus 2022). Kegiatan itu menandai launching Bulan Imunisasi Anak Nasional. 

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni.

Besarnya peran serta nakes dan usahanya tersebut, ia menaruh harapan kepada Kementerian Kesehatan agar bisa menjalin suatu sinergitas dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait afirmasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) Nakes. Afirmasi tersebut, merupakan suatu penghargaan terhadap tenaga honorer nakes atas kerja keras dan pengabdian mereka selama ini.

Hal ini karena dalam kinerjanya, peran nakes dengan status honorer dan pegawai tetap merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Diantara tenaga honorer tersebut banyak juga yang telah mengabdikan diri bertahun-tahun untuk pelayanan kesehatan masyarakat, bahkan bertaruh nyawa dikala pandemi Covid-19.

“Kita berharap kepada Kemenkes untuk bisa menjalin sinergitas dengan Kemendagri maupun KemenpanRB untuk mengusahakan afirmasi PPPK bagi nakes. Nakes honorer banyak yang sudah mengabdikan diri bertahun-tahun, dan mereka juga berjuang sama kerasnya, berjuang mati-matian juga demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik,”tegasnya.

Data di Dinas Kesehatan Gresik tercatat komposisi nakes honorer di Kabupaten Gresik sebanyak 732 orang dan 194 honorer non nakes. Sementara yang berstatus ASN sebanyak 1.101 ASN dan 90 PPPK yang tersebar di 32 Puskesmas dan rumah sakit daerah Kabupaten Gresik. (yad)

732 Nakes Status Honorer, Bupati Gresik Dorong Kemenkes Beri Nilai Afirmasi Selengkapnya

Bupati Gresik : Pelebaran Jalan Raya Deandles,  Pemkab Tidak Sekadar Menggusur, Juga Menyediakan Tempat Relokasi 

PUJASERA: Maket pujasera sebagai tempat relokasi bagi pemilik stan yang terimbas proyek pelebaran jalan Raya Manyar (Foto : Istimewa for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Formula Pertama turun gunung membantu Pemkab Gresik melakukan pembangunan pujasera. Pujasera tempat relokasi stan yang bakal terimbas proyek pelebaran jalan deandles di pantai utara (Pantura) Gresik. Proyek pelebaran jalan nasional sepanjang 3,5 kilometer dimulai dari exit tol Manyar itu akan dikerjakan pada awal 2023. 

Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk proyek lebaran jalan nasional yang masuk proyek strategis nasional (PSN) itu.

Kepastian Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan di Sekitar Kecamatan Manyar (Formula Pertama) untuk membangun 68 stan sebagai tempat relokasi itu terungkap dalam pertemuan di Ruang Putri Mijil Komplek Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik di Alun-alun Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Senin, 1 Agustus 2022.

Pertemuan itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pembangunan pujasera ini menjadi krusial karena proyek pelebaran jalan Deandles itu rencananya dimulai pada Januari 2023. Proses tender proyek pelebaran jalan itu diperkirakan dimulai November 2022. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur sebagai pelaksana proyek itu.

“Kami dari pemerintah daerah ingin memberikan solusi kepada masyarakat sekitar yang lahannya kena pelebaran jalan, jadi tidak hanya sekadar menggusur tetapi kami sediakan adanya relokasi dengan mekanisme keterlibatan bersama,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Melihat maket pujasera sebagai tempat relokasi pemilik stan yang terimbas proyek pelebaran jalan Raya Manyar itu futuristik. Pujasera itu berada di dekat lapangan sepak bola di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.  Lokasi dekat jalan nasional di pantai utara (Pantura) Gresik itu. Pujasera itu akan dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. 

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, pembangunan pujasera itu dibiayai secara gotong royong oleh perusahaan yang berada di Kecamatan Manyar. “Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama,”kata Camat Zainul pada Selasa, 2 Agustus 2022. Saat ini, imbuhnya, pekerjaan pembangunan sudah mulai dilakukan. “Progresnya sudah 10 persen,”kata mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kebomas, Gresik itu. 

Untuk pembangunan pujasera serta kelengkapan lainnya, tambahnya, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. “Biaya pembangunan urunan anggota Formula Pertama,”tegasnya.

Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

Bupati Gresik : Pelebaran Jalan Raya Deandles,  Pemkab Tidak Sekadar Menggusur, Juga Menyediakan Tempat Relokasi  Selengkapnya