Pemkab Gresik Segera Menerapkan e-Parkir

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera memberlakukan parkir non tunai (cashless). Rencana penerapan parkir model anyar itu pada awal tahun depan, Januari 2022.

Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung proses ujicoba penerapan parkir non tunai atawa e-Parkir itu sepanjang area parkir di Kawasan Gresik Kota Baru (GKB) itu.

Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengatakan mekanisme pembayaran parkir dengan menggunakan scan barcode atau dengan aplikasi Qris (Quick Response Code Indonesian Standard). “Masyarakat yang sudah mempunyai aplikasi pembayaran dan berisi saldo, sudah langsung bisa melakukan pembayaran. Tetapi yang tidak memiliki saldo akan menggunakan handphone dari rekan jukir dulu,”kata Gus Yani. 

Ia menuturkan, pihaknya akan terus melalukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui secara jelas mekanisme yang diterapkan. “Saya minta kepada Dishub dan Satpol PP untuk terus memantau di lapangan dan memberikan sosialisasi intens kepada para jukir dan masyarakat terkait mekanismenya,”tuturnya.

Gus Yani melanjutkan, penerapan e-Parkir di Gresik ini juga sebagai implementasi Kabupaten Gresik sebagai Kabupaten Smart City menuju pemerintahan yang good government. Disisi lain, Gus Yani optimistis bahwa penerapan e-Parkir ini juga akan terwujudnya tata kelola pemerintahan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang transparan serta akuntabel. “Ini salah satu implementasi Gresik sebagai Kabupaten Smart City dengan diimbangi tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan juga transparan,”bebernya. 

Diharapkan masyarakat juga dapat mendukung penerapan e-Parkir ini. Adapun bagi pihak jukir yang kedapatan memungut uang parkir secara tunai, maka akan ada sanksi tegas, yakni pemutusan kontrak kerjasama bagi pengelola jukir yang bandel. (yad) 

Pemkab Gresik Segera Menerapkan e-Parkir Selengkapnya

Bupati Dorong Naik Kelas, 4 UMKM Kantongi Sertifikat Jaminan Keamanan Pangan

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak empat UMKM dengan produk berbasis ikan di Kabupaten Gresik menerima sertifikat jaminan keamanan pangan. Empat jenis sertifikat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah itu adalah Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), sertifikat Instalasi Karantina Ikan (IKI) dan sertifikat Cara Karantina Ikan Yang Baik (CKIB) dari Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Pangan (BKIPM) Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Penyerahan sertifikat keamanan pangan itu dilakukan di Ruang Ruang Putri Mijil area Pendopo Alun-alun Gresik pada Senin, 27 Desember 2021. Penyerahannya dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala BKPIM Surabaya II Hasim ;  Kasub Koordinator Tata Pelayanan BKIPM Surabaya II Ricat Pahlefi Hidayat, Kadis Koperindag Kabupaten Gresik Agus Budiono, Kadis Perikanan Choirul Anam, Bagian Kepabeanan Cukai II Gresik Hendra Cahyono, serta jajaran Camat wilayah terkait.

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap sektor UMKM dalam perannya dalam usaha pemulihan ekonomi nasional. Hal ini terbukti dengan masih bertahannya sektor usaha UMKM dalam masa pandemi seperti saat ini.

“UMKM ini merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Kemandirian yang telah dilakukan pelaku UMKM di tengah kemajuan teknologi dan kondisi pandemi merupakan suatu hal yang luar biasa apalagi bapak ibu bisa beradaptasi dengan keadaan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Sebagai pemangku kebijakan, imbuhnya, Pemkab akan selalu mendukung UMKM dengan menjadi fasilitator yang bijak. “Salah satunya kita lakukan lewat Nawa Karsa yaitu 3 B (Bela, Beli, Bagi) produk UMKM,”katanya.

Kabupaten Gresik dibawah nahkoda Bupati Yani dan Bu Min mendorong UMKM untuk selalu berorientasi dan berani ekspor. Hal ini penting dalam usaha pemulihan ekonomi nasional lantaran ekspor merupakan salah satu komponen produk domestik bruto yang dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah Kabupaten Gresik berupaya dan telah menyiapkan berbagai program dalam menaikkan kelas UMKM, diantaranya fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan dan asistensi, perizinan, branding, sertifikasi halal dan lain-lain,” jelasnya.

Terkait kegiatan penyerahan sertifikat hari ini, Bupati Yani berpandangan bahwa hal tersebut merupakan suatu pencapaian keberhasilan kolaborasi pendampingan dengan beberapa OPD dan lembaga terkait, diantaranya Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, BKIPM Surabaya II dan asosiasi UMKM. Sehingga penerbitan sertifikasi tersebut bisa rampung dengan waktu yang tidak lama dan proses yang tidak berbelit serta gratis tanpa dipungut biaya. 

Empat UMKM yang menerima sertifikat keamanan pangan itu , Mansyur Farm Bawean dari Kecamatan Sangkapura menerima sertifikat IKI dan CKIB ; Mie Hokky dari Kecamatan Manyar ;  UD. Multi Sarana Niaga/Bandeng Mentari dari Kecamatan Gresik, dan UD. Family Food dari Kecamatan Driyorejo yang masing-masing menerima sertifikat HACCP. (yad)

Bupati Dorong Naik Kelas, 4 UMKM Kantongi Sertifikat Jaminan Keamanan Pangan Selengkapnya

Woooo! Sinergi BPN, Pemkab, DPRD Gresik Bisa Selesaikan 2.060 Sertifikat Selama 40 Hari


GRESIK, 1minute.id – Ribuan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2021 dibagikan kepada warga Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis kepada warga di Balai Desa setempat pada Kamis, 23 Desember 2021.

Fandi Akhmad Yani mengatakan PTSL adalah program strategis nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). PTSL program terobosan dan akselerasi yang manfaat bagi masyarakat. Program ini tidak bisa diterwujud tanpa adanya sinergi dan dukungan dari seluruh pihak. Yakni, Pemkab, BPN maupun DPRD, serta tak lupa komitmen dari masyarakat melalui pemerintahan desa. 

“Dengan adanya sinergi dan dukungan dari pihak-pihak tersebut, Alhamdulillah PTSL di Desa Kepatihan ini bisa tercapai dalam waktu 40 hari,”ujar Fandi Akhmad Yani.  Di Desa Kepatihan ini mendapat alokasi 2.060 PTSL. Selama 40 hari, BPN Gresik bisa menuntaskan ribuan permohonan warga tersebut. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengungkapkan dirinya selalu menjalin komunikasi intens dengan Kepala BPN Gresik Asep Heri. Tujuannya, mencari strategi yang pas agar PTSL prosesnya bisa cepat.

“Bahkan kita melibatkan dunia pendidikan, kita bicara kepada Rektor Universitas Muhammadiyah agar KKN mahasiswa bisa diterjunkan untuk mendukung program PTSL di tingkat desa. Ini semua dalam rangka percepatan agar masyarakat bisa mendapatkan sertifikat,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati berpesan kepada masyarakat yang menerima sertifikat tanahnya agar bisa memanfaatkan dengan bijak. Yakni apabila memang diperlukan seyogyanya diutamakan untuk keperluan modal usaha, dan tentunya menghindari menggunakannya untuk membeli barang-barang yang konsumtif.

Sementara itu  Kepala BPN Gresik Asep Heri menambahkan Desa Kepatihan menjadi sebuah inspirator. Success story. Sebab, “hanya” butuh waktu 40 hari, sebanyak 2.060 sertifikat bisa kelar. Ia menjelaskan di Kecamatan Menganti ada tiga desa yang ditetapkan menjadi lokasi PTSL. Dari 3 desa tersebut ditargetkan sebanyak 4.600 sertifikat. Nah, separuhnya ada di Desa Kepatihan ini. sebanyak 2.060 sertifikat.

“Saya sangat bangga bisa bekerja sama dengan Desa Kepatihan, karena banyak sekali terobosan-terobosan yang bisa kita jadikan model pelaksanaan PTSL di Kabupaten Gresik,”katanya. Sebab, ada desa yang mampu menyelesaikan 1.050 sertifikat dalam 1,5 tahun. Asep Heri tidak menyebutkan desa yang dinilai lamban tersebut. “Desa Kepatihan 40 hari 2.060 sertifikat selesai. Ini sangat luar biasa, sehingga saya mengusulkan agar desa Kepatihan ini untuk diikutsertakan PTSL tahun depan, 2022,”tambahnya.

Untuk diketahui, BPN Gresik mendapatkan kuota PTSL 2021 sebanyak 77 ribu peta bidang termasuk 58.800 sertifikat. Kabupaten Gresik juga melewati target yang diberikan KPK dalam hal sertifikasi aset pemerintah daerah. Dimana yang ditargetkan 500 sertifikat teralisasi 684 sertifikat atas nama Pemkab Gresik. Capaian itu, menempatkan Kabupaten Gresik di urutan pertama di Provinsi Jawa Timur. (yad)

Woooo! Sinergi BPN, Pemkab, DPRD Gresik Bisa Selesaikan 2.060 Sertifikat Selama 40 Hari Selengkapnya

Mempermudah UMKM Kantongi NIB, Bupati Gresik Mendapatkan Apresiasi dari Menteri Investasi/BKPM


GRESIK,1minute.id – Kinerja DPM-PTSP Gresik dalam kecepatan memberikan pelayanan nomor induk berusaha (NIB) menuai apresiasi dari Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. 

Penghargaan diberikan oleh Bahlil Lahadalia kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Graha Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada Rabu, 22 Desember 2021. Apresiasi diberikan oleh Kementerian Investasi/BKPM kepada Bupati Fandi Akhmad Yani atas partisipasinya dalam Penerbitan dan Pembagian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perorangan. 

Menurut Bahlil Lahadalia, Kementerian Investasi/BKPM melaksanakan percepatan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Kemenkop UKM melakukan pendampingan dan pembinaan dalam proses NIB.
Saat ini, kata Bahlil, proses pengurusan NIB dilakukan melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) Indonesia yang dapat diunduh pada Google Playstore. Artinya, pelaku usaha dapat secara mudah mendapatkan NIB melalui perizinan online dengan menggunakan sistem OSS Berbasis Risiko.

“Jawa Timur merupakan penggerak perekonomian kedua di Indonesia. Sebanyak 70 persen banyak melibatkan dari UMKM,” ujarnya. Penyerahan penghargaan itu dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Kemudian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Walikota Surabaya Ery Cahyadi, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dan Rektor ITS Prof. Mochamad Ashari. Serta ratusan pelaku UMKM perorangan dari 4 Kabupaten dan 2 Kota di Jawa Timur yang telah mengantongi NIB.

“Kedepan pihaknya menggelar Milenial Job Center dengan menggandeng talenta-talenta IT Jawa Timur untuk melakukan pendampingan pemasaran melalui digital buat UKM,”tambahnya. Bahlil menegaskan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan hadir untuk membantu dan memastikan program pendampingan pembiayaan secara nyata kepada pelaku UMKM. “Kami akan lakukan pembersihan terhadap oknum-oknum yang menguntungkan dirinya sendiri dan mengorbankan pelaku UMKM,”tegasnya.

Kemudian pembiayaan kepada UMKM antara lain dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia. BRI akan melakukan 40 persen untuk Ultra Mikro dan UKM kita memastikan yang dibawah Rp 400 juta dengan 13.700 UKM. Pasalnya UKM merupakan Pondasi Bangsa Indonesia dalam usaha dan menciptakan lapangan kerja. “Pelaku UKM merupakan pahlawan dimana 99,6% termasuk dari Mikro yang naik kelas dari Informal ke Formal,”katanya. 

Melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) nantinya pelaku UKM akan dilakukan pendampingan sampai pembiayaan untuk membuat komponen di sistem produksi hingga pemasarannya. “Presiden sudah menginstruksikan untuk menaikkan kredit perbankan termasuk porsi KUR (kredit usaha rakyat) untuk pelaku UKM dalam pembenahan dan mengembangkan usahanya agar UMKM bangkit dan terus tumbuh,”pungkasnya. (yad)

Mempermudah UMKM Kantongi NIB, Bupati Gresik Mendapatkan Apresiasi dari Menteri Investasi/BKPM Selengkapnya

Realisasi PBB 2021 Melebihi Target, Bupati Apresiasi Desa Patuh Pajak

GRESIK,1minute.id – Kepatuhan warga Gresik membayar pajak mendapatkan apresiasi dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) 2021 melebihi target.Target penerimaan PBB 2021 sebesar Rp 130 miliar, realisasi Rp 131 miliar atau 100,96 persen. 

Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada seluruh kepala desa/kelurahan dan kecamatan yang patuh dalam membayar lunas PBB lebih awal. Tanpa menunggu jatuh tempo. Patut menjadi pelopor.  “Saya secara pribadi maupun mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga. Bagi kami, masyarakat di desa bapak dan ibu sekalian merupakan bagian dari orang-orang hebat yang punya tanggung jawab terhadap pajak,”puji Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya Bulan Panutan PBB 2021 pada Selasa, 21 Desember 2021.

Kecamatan dengan capaian tertinggi lunas PBB 100 % diraih oleh Kecamatan Balongpanggang dengan 25 desa, Benjeng 17 desa dan Dukun 13 desa.  Kemudian Kecamatan Tambak 13 Desa, Sangkapura 11 Desa, Sidayu 9 desa dan  Manyar 6 Desa. Berikutnya, Kecamatan Duduksampeyan dan Panceng masing-masing 4 desa. Kecamatan Cerme, Kebomas dan Bungah masing-masing 3 desa.  Kecamatan Gresik, Wringinanom dan Kedamean masing-masing 2 desa.

“Kami harap kepada kecamatan dan juga desa yang masih belum mencapai target pelunasan, untuk terus didorong untuk lebih taat pajak,”harapnya. 
Selain itu, Bupati juga memberikan penghargaan bagi sejumlah perusahaan yang telah melunasi kewajiban pajaknya.

Perusahaan itu di antaranya PT. Wilmar Nabati Indonesia, PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT. Marga Bumi Mitra Raya, PT. Petrokimia Gresik, PT. PLN PJB II Up. Gresik, PT. Wings Surya, PT. Smelting (pelabuhan), PT. Jasamarga, PT. Dayasa Aria Prima, PT. Platinum Keramics Industri, PT. Tjakrindo Mas, PT. Miwon Indonesia, PT. Surya Pertiwi Nusantara dan juga PT. Sumber Mas Indah Plywood.

Kedepan, dalam rangka peningkatan perekonomian yang diwujudkan dengan kerjasama dengan investor, Gus Yani ingin agar aturan dan regulasi harus jelas dan gambling. “Saya ingin kepastian dan regulasinya disusun secara jelas sehingga antara pemerintah dan investor tidak ada negosiasi,”ujarnya. (yad)

Realisasi PBB 2021 Melebihi Target, Bupati Apresiasi Desa Patuh Pajak Selengkapnya

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Pengurus  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gresik pada Rabu,15 Desember 2021. Pelantikan digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin.

Pelantikan pengurus Dekranasda yang diketuai oleh Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini berlangsung khidmat. Meriah karena diselingi peragaan busana dari paguyuban Cak dan Yuk Gresik serta kesenian Tari dengan protokol kesehatan.

Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya dengan berpantun Manuk glatik cucuk e biru, mari di.lantik ojo turu. Ia mengharapkan pasca pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik periode 2021-2024 itu bisa semakin memajukan produk UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

OLEH-OLEH SUAMI : Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin dan Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani memilih kopiah untuk suami mereka usai pelantikan pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis Dekranasda Gresik bisa  semakin memajukan UMKM di Gresik.  “UMKM bergerak terus karena sinergi dengan Kantor Pengawasan Bea Cukai Gresik. Yakin optimistis Dekranasda baru bermanfaat,”tegasnya. 

Ia mendorong pengurus Dekranasda Gresik untuk berani berinovasi dan ekspansi ke luar Kabupaten Gresik untuk mempromosikan produk UMKM. “Pameran di mal-mal, membuat event Dekranasda karena jati diri menumbuhkan UMKM berdikari,”tegasnya. 

Sebab, banyak pelaku usaha, khususnya kerajinan masih kesulitan memasarkan hasil produk. “Itu tanggung jawab kita, bukan hanya Diskoperindag,”katanya.  Kondisi pandemi melandai menjadi momentum untuk melakukan percepatan pemulihan perekonomian. Mendorong UMKM terus bergerak dan naik kelas. 

Analisis Kementerian Kesehatan selama 6 bulan kedepan, perkembangan wabah SARS-CoV-2, virus pembawa Covid-19 masih bisa terkedali. “Mudahan di tahun baru seperti gini terus (Covid-19 terkedali). Alhamdulillah karena harapan masyarakat,”katanya.

Mengapa? Sebab, kecenderungan masyarakat merindukan keramaian. Ia mencontohkan event Gresik Bandeng Fest 2021 menghadirkan bintang tamu Chef Juna di Alun-alun Gresik.

ADIKARYA : Produk UMKM Gresik dalam fashion show usai Pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsim mengatakan, Gresik memiliki potensi luar biasa. Banyak pengerajin tenun dan memiliki ciri khas sendiri-sendiri. “Baju Saya ini baju dari Desa Wedani,”kata Arumi.  Desa Wedani, Kecamatan Cerme adalah salah satu desa Devisa di Indonesia. Mayoritas masyarakat menekuni profesi tenun sarung. Sarung Wedani sudah merambah pasar ekspor tujuan Timur Tengah, Asia dan Eropa.

Ia sependapat dengan Bupati Fandi Akhmad Yani, UMKM butuh stimulasi, motivasi agar bergairah. “Kondisi ekonomi yang sedang lesu karena Covid-19 ini, butuh disemangatkan, digairahkan UMKM,”tegas istri Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak itu.
Usai acara, mereka keliling melihat produk UMKM yang sudah ekspor dan potensi ekspor. Produk mulai batik, sarung, songkok hingga mi produk rumahnya. (yad)

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari Selengkapnya

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi terus kembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Caranya, sosialisasi peningkatan Budaya Baca dan Literasi semakin intensif dilakukan. Selain itu, Pemkab Gresik melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik membentuk Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mengukuhkan Pengurus GPMB periode 2021-2025 di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Selasa, 13 Desember 2021. Pengukuhan disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ninik Asrukin, Ketua GPMB Pusat Tjahud Suprajogo,

Sekretaris GPMB Provinsi Jawa Timur Melkion Donald dan Ketua GPMB Gresik Kriswanto Aji. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap masifnya penggunaan internet melalui gawai, cara-cara mengembangkan minat baca masyarakat diharapkan bisa berjalan seiring dengan perkembangan zaman. “Kita harus benar-benar berjuang dan fokus dalam usaha peningkatan minat baca masyarakat ini, Insya Allah saudara-saudara yang sudah dilantik hari ini adalah orang-orang yang hebat,”ujar Bupati Yani.

Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia memaksa perubahan  semua aspek. Perubahan harus diimbangi dengan inovasi. Semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar membuat terobosan untuk menghadapi kendala yang ada. “Kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan saya katakan harus punya terobosan untuk memudahkan masyarakat untuk mencari buku melalui perpustakaan digital misal. Sehingga masyarakat ini bisa mengakses lewat gawai,” katanya. 

Terakhir Bupati Yani menaruh harapan agar sinergi dengan GPMB Provinsi Jawa Timur yang sudah terjalin ini bisa terus terbangun, dan dengan dilantiknya kepengurusan GPMB ini bisa membawa progres yang bagus terhadap minat baca masyarakat Gresik. Karena warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak cucu kita adalah kebiasaan gemar membaca.

Senada dengan Bupati Yani, Sekretaris Daerah  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dalam laporannya juga menegaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkan minat baca dan literasi pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan khusus serta masyarakat khususnya di lingkungan Kabupaten Gresik.

Selain pengangkatan pengurus GPMB periode 2021 – 2025 dan pemberian materi oleh narasumber, dipamerkan juga berbagai hasil produk literasi berupa produk kerajinan dari Perpusdes yang berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, tidak ketinggalan pula unit usaha hasil dari kolaborasi dengan PT. Smelting berupa kain batik serta pojok digital iGresik dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik.(yad)

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital Selengkapnya

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya

GRESIK,1minute.id – Banjir di Kota Gresik menjadi perhatian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah kawasan di Gresik Kota Lama (GKL) terendam air. Air meluap hingga ke jalan raya hingga di rumah warga.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mendatangi lokasi pascabanjir di sejumlah tempat itu. Antara lain, Boozem Telogo Dendo atau Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) , kawasan perkampungan di Jalan Pahlawan hingga Jalan Samanhudi, Gresik-pusat perdagangan di GKL.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Sekda Gresik Washil-panggilan-Achmad Washil Miftachul Rachman melihat banyak tumpukan sampah. Mulai dari batang pohon, bantal hingga kasur kapuk berada di saluran air yang dangkal dan sebagai lagi dipenuhi tumbuhan tanaman.
Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, kondisi drainase saat ini sudah waktunya dilakukan pengerukan karena kondisinya yang dangkal.

“Saya dengar tadi bahwa sekitar lebih dari 20 tahun gorong-gorong ini tidak dikeruk. Maka tak heran setiap musim hujan dating dan saat intensitas hujan tinggi, tempat ini (jalan Samanhudi) pasti banjir,” kata Gus Yani pada Senin, 13 Desember 2021.

Gus Yani megatakan, tahun depan, 2022  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melakukan pengerukan dan normalisasi di sepanjang drainase area Jalan Samanhudi untuk agar tidak ada lagi kejadian serupa seperti tahun-tahun seebelumnya. “Kalau ini terus dibiarkan, kasihan masyarakat. Ekonomi pasti tergangu. Kami Pemerintah Daerah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan yang ada,”katanya. 

DANGKAL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan kondisi saluran drainase di Gresik Kota Lama yang dangkal dan dipenuhi tumbuhan karena puluhan tahun tidak ada normalisasi pada Senin, 13 Desember 2021 (Foto : Prokopim Gresik)

Gus Yani juga menghimbau kepada warga sekitar aliran drainase tidak membuang sampah ke selokan. “Percuma dong kita susah payah melakukan normalisasi tetapi kebiasaan masyarakat  membuang sampah masih sembarangan. Ini berakibat pada penumpukan sampah di saluran air. Seperti yang kita lihat barusan, petugas menemukan kasur dari dalam selokan. Ayo kita saling support, pemerintah yang melakukan perbaikan, masyarakat yang mendukung dan mensupport,” pintanya.

Sementara itu, Sekda Washil mengatakan, bahwa sejumlah bangunan liar diatas saluran juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. “Kami berharap agar dalam beberapa waktu mendatang untuk dilakukan penertiban bangunan liar diatas saluran air tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kapasitas bozem yang ada di bawah Gedung Wahana Ekspresi Poseponegoro pada 2022 mendatang juga akan direncanakan untuk penambahan kapasitas. Kita akan lakukan pengerukan pada 2022. “Pak Bupati ingin agar masyarakat tak khawatir lagi apabila musim hujan tiba. Mudah-mudahan ini menjadi solusi yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya Selengkapnya

Bupati Minta Perketat Jalur Perairan, Cegah Virus Omicron

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Forkopimda Gresik menggelar rapat koordinasi (rakor) di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 10 Desember 2021.

Ada tiga topik yang dibahas dalam rakor kali ini.Tiga topik itu, percepatan vaksinasi, antisipasi varian baru, Omicron dan persiapan Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Rakor diawali laporan update vaksinasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan,saat ini di Kabupaten Gresik belum ada konfirmasi kasus positif Covid-19 akibat varian Omicron. Komandan Satgas Covid-19 Gresik menginstruksikan agar pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di pelabuhan untuk diperketat. 

“Kita memang tidak memiliki Bandara di Kabupaten Gresik, tetapi jangan lupa bahwa kita memiliki pelabuhan internasional dan itu jumlahnya tidak hanya satu,” tegasnya. Varian baru Covid-19, Omicron ini, kali pertama terdeteksi di Afrika Selatan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan varian baru dalam Varian of Concern (VoC), seperti halnya varian delta yang beberapa waktu lalu menyebabkan gelombang II pandemi Covid-19.

Gus Yani mengharapkan adanya regulasi yang lebih ketat untuk pengawasan para awak kapal dan di wilayah pesisir. “Kita berdekatan dengan perairan dan tidak menutup kemungkinan karena ada pelabuhan internasional menjadi satu pintu keluar masuk wilayah Gresik. Minimal ada pengetatan di wilayah perairan seperti penggunaan aplikasi peduli lindungi, atau mereka yang belum vaksin kita bantu antarkan ke Puskesmas,”pungkasnya.

Terkait percepatan vaksinasi, komandan Satgas Covid-19 Gresik ini optimistis vaksinasi 100 persen bisa tercapai di akhir tahun ini.

Sebelumnya, dr Mukhibatul Khusnah menjlentrehkan perkembangan percepatan vaksinasi untuk mencapai target 100 persen hingga akhir tahun ini.  Ia menyebutkan, capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 80,4 persen untuk vaksinasi umum dan 61,9 persen untuk kelompok lansia.

“Dengan begitu, masih kurang sekitar 197.446  sasaran dari vaksinasi kelompok umum untuk bisa mencapai pencapaian 100 % dan 41.376 ribu sasaran untuk mencapai 100 % di kelompok lansia,”jelasnya.

Sejatinya, realisasi vaksinasi di Kabupaten Gresik itu sudah diatas standar minimal badan kesehatan dunia (WHO) untuk vaksinasi masyarakat umum 70 persen dan lansia 60 persen. Kadinkes menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Gresik sudah termasuk dalam wilayah level 1 Covid-19. Hal ini menurutnya merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak yang saling bersinergi dengan baik dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati Minta Perketat Jalur Perairan, Cegah Virus Omicron Selengkapnya

Bupati Minta Kepala OPD Bikin Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah sembilan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 9 Desember 2021.

Sembilan pejabat promosi ke eselon II itu adalah Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto ; Kadinkes dr Mukhibatul Khusnah; Kadinsos Gresik dr Umi Khoiroh ; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPM-PTSP) Gresik A.M. Reza Pahlevi dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Suprapto. 

Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi ,Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik Misbahul Munir , Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni dan Asisten Perintahan dan Kesejahteraan  Rakyat Setda Gresik Suyono. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada sembilan pejabat baru dilantik bekerja secara tim. Tidak bekerja sendiri-sendiri. Sebab, tantangan kedepan cukup berat. “Team work harus dijalankan. Buatlah kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Untuk bisa mengetahui kebutuhan masyarakat, seorang pejabat harus memiliki kepekaan, empati responsif dan solutif. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani lalu menyebutkan satu per satu pekerjaan rumah yang harus cepat diselesaikan. DPM-PTSP, diantaranya. Ia memberikan tantangan kepada Reza Pahlevi, Kepala DPM-PTSP Gresik membuat program percepatan perizinan operasional lembaga pendidikan dan kemudahan investasi. 

“Banyak lembaga pendidikan kita kesulitan mengurus perizinan, bikin satu gebrakan, permudah izin lembaga kependidikan. Seban, Investasi untuk anak bangsa. Juga, investasi skala besar maupun skala kecil,” kata Gus Yani.Pelantikan dan Pengambilan Sumpah berlangsung khidmat ini dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Terpisah, Kepala DPM-PTSP Gresik A.M Reza Pahlevi mengatakan, bahwa dirinya siap mengemban amanah dan melaksanakan sebaik-baiknya tugas yang dipercayakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Kita sudah memiliki strategi untuk memberikan kemudahan perizinan, izin lembaga kependidikan yang nantinya akan dilaksanakan fasilitasi mulai di tingkat Kecamatan sehingga bisa memudahkan masyarakat,”kata Reza. 

“Dan untuk investasi pastinya kita akan melakukan berbagai percepatan sehingga akan memberikan kemudahan untuk investasi di Kabupaten Gresik,”imbuh mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik itu. (yad)

Bupati Minta Kepala OPD Bikin Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat Selengkapnya