Pemkab Gresik Jamin Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19 Aman

DIALOG : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali berdialog dengan keluarga pasien di RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean pada 9 Juni 2021. (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Lonjakan jumlah kasus terpapar  corona virus disease 2019 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik selain menambah 200 tempat tidur pasien di sejumlah rumah sakit rujukan. Pemkab Gresik juga menjamin ketersediaan oksigen untuk pasien yang terpapar dan  membutuhkan bantuan oksigen.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, pihak sudah mendapatkan jaminan ketersediaan oksigen untuk kebutuhan pasien yang di rawat di rumah sakit. “Bapak bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) telah berkomunikasi manajemen perusahaan untuk mengutamakan kebutuhan oksigen di rumah sakit,”kata Ghozali.

Lonjakan pasien yang terpapar Covid-19 membuat permintaan oksigen di semua rumah sakit meningkat tajam. Kebetulan, perusahaan yang memproduksi oksigen untuk rumah sakit berlokasi di Gresik. Sehingga, pemerintah meminta kepada produsen untuk memperioritaskan rumah sakit yang ada di Gresik. “Untuk kebutuhan oksigen pasien aman,”tegas Ghozali.

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, Gresik, diantaranya. Data Satgas Covid-19 Gresik, sepekan terakhir tambahan kasus baru menyentuh dua digit. Sedangkan, angka kesembuhan lebih kecil, hanya satu digit. Akibatnya, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit nyaris penuh.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail sepakat menambah 200 tempat tidur pasien di 17 rumah sakit rujukan. Selain itu, mereaktivasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) menjadi tempat isolasi pasien kategori ringan dan tanpa gejala (OTG). 

Selama ini, stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik digunakan isolasi untuk pekerja migran Indonesia atau tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang. Tempat isolasi untuk PMI dialihkan ke shelter Dinas Sosial di Kecamatan Cerme. (yad)

Pemkab Gresik Jamin Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19 Aman Selengkapnya

Pemkab Gresik buka tambahan 200 Tempat Tidur Pasien Antisipasi Lonjakan Covid-19

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah kabupaten Gresik bergerak cepat mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Kota Santri. Pemkab menambah 200 tempat tidur di rumah sakit. Penambahan tempat tidur diputuskan dalam rapat koordinasi di Aula Sarja Arya Mapolres Gresik pada Sabtu, 27 Juni 2021.

Rakor dihadiri tiga pilar yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Selain tiga pilar itu, juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Sysifuddin Ghozali serta 17 direktur rumah sakit rujukan se-Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kenaikkan kasus corona virus disease 2019 terjadi hampir semua kabupaten/kota. PIhaknya, tambah Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, tidak ingin ada pasien Covid-19 terlantar di rumah sakit karena keterbatasan tempat tidur. 

“Untuk itu akan ada penambahan hingga 200 tempat tidur di rumah sakit. Kita harus punya strategi karena tren Covid-19 cukup tinggi, kami tidak ingin ada pasien yang tidak bisa terawat di rumah sakit,”kata Gus Yani.

Komandan Satgas Cavid-19 ini juga meninjau kesiapan rumah sakit yang menjadi rujukan dan membuka kembali stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG). Sedangkan dengan gejala kategori berat langsung ditangani rumah sakit rujukan. 

Antara lain, RSUD Ibnu Sina akan menambah 50 tempat tidur dan rumah sakit lainnya. “Prinsip kita duduk bersama jumlah tempat tidur tersedia,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bagaimana dengan penanganan Pekerja Migrain Indonesia (PMI) yang selama ini harus menjalani karantina di G-Jos, Gus Yani mengatakan isolasi untukPMI akan dialihkan di Shelter Dinas Sosial di Kecamatan Cerme. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutanya menyampaiakan bahwa Peningkatan jumlah pasien Covid-19 harus segera ditindaklanjuti dengan penyiapan tempat tidur di rumah sakit sehingga apabila lonjakan terus terjadi bisa kita antisipasi dengan baik.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi dan disiplin protokol kesehatan semoga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal kembali,”kata alumnus Akpol 2001 ini. (yad)

Pemkab Gresik buka tambahan 200 Tempat Tidur Pasien Antisipasi Lonjakan Covid-19 Selengkapnya

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG


GRESIK, 1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik merektivasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat isolasi pasien Covid-19 gajala ringan dan tanpa gejala (OTG).
Dioperasikan kembali stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) yang nyaris penuh itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengamati kondisi pasien lewat kamera pemantau di pondok rehabilitasi Covid-19 itu pada Sabtu, 26 Juli 2021.

Para pasien Covid-19 menjalani isolasi di lantai dua Stadion. Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani menyapa dan berbincang dengan salah satu pasien melalui video call. Gus Yani menyemangati pasien dan mengajak tetap gembira selama menjalani isolasi.

Pondok rehabilitasi Covid-19 di G-Jos ini berkepasitas 140 bed. Hari pertama reaktivasi G-Jos telah terisi delapan pasien gejala ringan.  “Fokus kita agar bisa mengurangi BOR di rumah sakit, pasien Covid-19 yang sudah mau sembuh di rumah sakit dibawa kesini, pasien gejala ringan dibawa disini agar BOR di rumah sakit menurun,”paparnya.

ISOLASI : Pemkab Gresik Reaktivasi Stadion Gelora Joko Samudro sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dibukanya kembali Stadion Gelora Joko Samudro ini merupakan komitmen Pemkab Gresik dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang mengalami tren peningkatan. Baru-baru ini angka kasus Covid-19 lebih tinggi dibanding angka kesembuhan. Rata-rata tambahan kasus baru setiap harinya diatas angka 10.

“Ini merupakan satu komitmen pemerintah daerah jika terjadi lonjakan kasus Covid-19,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Gresik untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan Gresik menjadi kesadaran baru. Protokol menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas,” terangnya. Lonjakan kasus secara nasional, Satgas Covid-19 menambah satu aturan prokes menjadi 6-M yakni  menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dan menghindari makan bersama. (yad)

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG Selengkapnya

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M


GRESIK,1minute.id – Persebaran corona virus disease 2019 semakin cepat.  Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) di rumah sakit semakin tinggi. Saatnya semua elemen bersatu melawan Covid-19. Pemerintah melakukan percepatan vaksinasi. Masyarakat patuh protokol kesehatan serta berprilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Data Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 25 Juni 2021 mencatat ada penambahan kasus baru sebayak 17 kasus menjadi 5.881 kasus. Sembuh “hanya” 6 kasus menjadi 5.356 kasus. Kasus meninggal dunia bertambah satu terakumulasi menjadi 362 orang dan isolasi 163 orang. 

Bupati Gresik Fandi Alhmad Yani mengajak kepada semua kepala desa untuk bersama-sama menerapkan dan memaksimalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro untuk mencegah sebaran Covid-19.

“Kepada kades dan perangkat agar tak henti-hentinya mengingatkan kepada warganya untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) agar sebaran Covid-19 bisa ditekan dan akhirnya sirna. Sehingga, kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan ekonomi kembali bangkit,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini saat menjadi pemateri pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa (pemdes), yang digelar Asosiasi Kepala Desa (AKD)  di Hotel Aston Inn pada Jumat, 25 Juni 2021. 

Selain Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani, kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. Gus Yani kembali mengajak kepala desa bersinergi melawan Covid-19. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) rumah sakit sudah mencapai 80 persen. “Kami masih akan rapat untuk mengaktifkan lagi Gelora Joko Samudro eebagadan tambahan tempat tidur di sejumlah rumah sakit,”ujar Ghozali pada Jumat siang, 25 Juni 2021.

G-Jos, tambahnya, tetap sebagai pondok rehabilitasi kasus Covid kategori ringan hingga sedang. Selain G-Jos, juga rumah sakit lapangan SOR Tridharma Petrokimia Gresik satu lagi rumah sakit di Kecamatan Menganti akan dimimta untuk menambah tempat tidur pasien terkonfirmasi Covid-19.

Bagaiamana denga RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean? Ghozali mengatakan, rumah sakit berjarak 80 mil laut dari Pemkab Gresik juga telah mempersiapkan untuk perawatan warga terpapar corona virus disease 2019 itu. “Intinya, mari kita bersama-sama untuk mencegah paparan Covid dengan melakukan 6 M,”tegas Ghozali.

Protokol kesehatan 6M adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama. (yad)

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M Selengkapnya

Bupati Serahkan Hibah Bangunan dan Mebeler Senilai Rp 25 Miliar kepada Kejari Gresik


GRESIK,1minute.id – Gedung kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik tetlrlihat megah. Bangunan dua lantai itu berdiri diatas lahan seluas 4 ribu meter persegi. Pembangunan kantor Korp Adhyaksa berlokasi di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik membutuhkan waktu dua tahun. Awal pembangunan pada  2019 dan rampung Desember 2020.

Gedung berdiri samping utara Kantor Pengadilan Negeri Gresik menjadi pusat aktivitas para jaksa melakukan pelayanan kepada masyarakat itu hasil hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Penyerahan hibah dari Pemkab Gresik kepada Kejaksaan Negeri Gresik itu dilakukan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 23 Juni 2021.

Hibah bangunan dan mebeler senilai Rp 25 miliar diserahkan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani langsung kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Heru Winoto di aula Kejaksaan di lantai dua gedung itu.

KETERANGAN PRESS : (ki-ka) Kepala BPN Gresik Asep Hari, Kajari Gresik Heru Winoto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kadisbudpar Gresik A.H Sinaga pada Rabu, 23 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, hibah gedung ini diharapkan menjadi sebuah prasasti yang bermanfaat bagi masyarakat. “Prasasti penuh berkah dan manfaat untuk semuanya,”harap Gus Yani. Gus Yani menyebut, hibah bangunan yang diberikan kepada Kajaksaan Gresik bagian dari sinergitas antara pemerintah dengan penegak hukum dalam melayani masyarakat. 

Selain bangunan kantor kejaksaan, pada kesempatan itu Pemkab Gresik juga menyerahkan hibah lahan seluas 4 ribu meter persegi berlokasi di Kecamatan Cerme, Gresik. Lahan itu rencananya akan digunakan sebagai rumah dinas untuk Kajari, Kepala Seksi dan staf. 

MEGAH : Kantor Kejaksaan Negeri Gresik terlihat megah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan hibah bangunan kepada Kejaksaan Negeri Gresik pada Rabu, 23 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto mengatakan, gedung baru membuat etos kerja semakin semangat untuk memberikan pelayanan masyarakat. “Memacu kami untuk inovasi pelayanan,”kata Heru Winoto. Heru Winoto mencontohkan hibah kendaraan digunakan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Menyerahkan barang bukti kepada masyarakat. 

“Setiap weekend mobil nongkrong di tempat publik untuk melayani masyarakat mengambil dengan tilang. Sehingga tidak perlu datang ke kantor kejaksaan,”ujar Heru Winoto dalam acara yang dihadiri Kepala Badan Pertahanan Gresik Asep Hari, Asisten II Pemkab Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji, Kepala Dinas Pertanahan Gresik Sutaji Rudi, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga itu. (yad)

Bupati Serahkan Hibah Bangunan dan Mebeler Senilai Rp 25 Miliar kepada Kejari Gresik Selengkapnya

Ayo Patuhi Prokes, Pagebluk Covid Kembali Menelan Korban Jiwa

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan dan mengajak masyarakat di Kampung Kramatlamgon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik untuk memakai masker dalam beraktivitas beberapa waktu lalu (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) semakin mengkhawatirkan. Pasien terpapar virus corona terus bertambah. Jumlah kasus baru lebih banyak dari kasus sembuh. Pada Senin, 21 Juni 2021 merujuk data Satgas Covid-19 Gresik ada penambahan kasus baru 15 orang sehingga terakumulasi menjadi 5.813 kasus.

Sedangkan, Pasien sembuh bertambah 4 orang menjadi 5.331 kasus. Meninggal dunia bertambah satu menjadi genap 360 orang dan isolasi 122 orang. Rincian tambahan kasus konfirmasi itu yakni Kecamatan Manyar  ada 6 kasus tersebar di Desa Yosowilangun dan Suci, masing-masing 3 kasus. Kemudian, Kecamatan Sidayu ada satu kasus dari Desa Wadeng dan Kecamatan Gresik ada 8 yakni dari Desa Pekauman 2 kasus ;  Kroman (1), Sukodono (1), Tlogopojok (3) dan Karangturi (1)

Sementara kasus sembuh yakni Kecamatan Driyorejo dari Desa Petiken 3 kasus ; Kecamatan Dukun dari Desa Lowayu 1 kasus. Konfirmasi meninggal di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas. 

Dalam laman www.yankes.kemkes.go.id sejumlah rumah sakit di seluruh Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik prosentasi  Bed Occupancy Ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di sejumlah rumah sakit di Gresik semakin tinggi. 

Misalnya, RSUD Ibnu Sina Gresik pukul 14.00, ruang isolasi tanpa tekanan negatif ada 30 bed dan tersisa 3 bed ;  NICU khusus Covid-19, ada  8 bed, tersisa 5 bed. Hampir semua rumah sakit berdasarkan laman itu, prosentase BOR lebih dari 70 persen. Hanya RS Umar Mas’ud di Pulau Bawean yang tergolong aman karena 6 bed yang disediakan belum terisi.

Kondisi mengkhawatirkan itu, membuat Bupati Gresik mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan kegiatan. Surat bernomor 360/81/437.34/2021 tertanggal 20 Juni 2021 itu diteken oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

SURAT BUPATI : Surat himbauan pembatasan kegiatan untuk menekan angka persebaran covid-19.

Isinya, diantaranya melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan (hajatan, seremonial resepsi pernikahan dan kegiatan keagamaan) ; Menerapkan pengaturan jam malam terhitung mulai 20 Juni 2021. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam setiap kesempatan selain mengajak masyarakat mematuhi prokes dan berdoa untuk masyarakat Gresik untuk diberikan kesehatan dan Covid-19 cepat berakhir. “Patuhi protokol kesehatan, karena covid belum berakhir,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Ayo Patuhi Prokes, Pagebluk Covid Kembali Menelan Korban Jiwa Selengkapnya

Bu Min Nakhoda Baru IKA PMII Gresik, Dipilih Aklamasi di Muscab


GRESIK,1minute.id – Aminatun Habibah, nakhoda baru Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gresik. Wakil Bupati Gresik itu terpilih secara aklamasi dalam musyawarah cabang (PMII) ke-II di salah satu hotel di Gresik pada Minggu, 20 Juni 2021.

Konfercab dibuka Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Bupati meminta para alumni bisa melahirkan sejumlah gagasan, terutama tentang konsep pemulihan ekonomi dan pembangunan daerah di masa pandemi Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhir. 

Gus Yani-panggilan akrab- Bupati Fandi Akhmad Yani menilai alumni PMII memiliki integritas tinggi, sehingga melahirkan gagasan dan ide untuk kemaslahatan bersama dalam berbangsa dan bernegara. Ia berharap alumni PMII berkontribusi pada pemberian sumbangan gagasan mengenai pembangunan daerah, utamanya bersama pemerintah melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. 

“Ayo terus bersinergi. Kita bersama-sama terus berbuat yang lebih baik ke depan untuk masyarakat Gresik. Saya yakin dengan potensi yang ada, IKA PMII Gresik ini bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat,”ujarnya.

Sementara Bu Min berharap, para alumni Kader PMII di Kabupaten Gresik bisa membantu pemerintah dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kita bersama-sama bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Gresik dalam membangun dan mensejehterakan masyarakat. Atas kepercayaan ini semoga  amanah,”kata alumni PMII UIN Jogjakarta ini.

Mantan Ketua IKA PMII Gresik demisioner Ahmad Zainudin mengatakan, terpilihnya Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah secara aklamasi karena forum melihat beliau sebagai alumni kader PMII yang memiliki kemampuan yang baik dalam bermasyarakat dan berorganisasi. 

“Forum rapat konfercab IKA PMII menghendaki atas beliau Wakil Bupati Gresik Bu Min menjadi Ketua IKA PMII periode 2021- 2026,”kata Zainudin. (yad)

Bu Min Nakhoda Baru IKA PMII Gresik, Dipilih Aklamasi di Muscab Selengkapnya

BOR Meningkat, Wabup Minta ASN jadi Teladan Mentaati Prokes bagi Masyarakat

GRESIK, 1minute.id – Waspada ! Pagebluk corona ada kecenderungan meningkat di Gresik. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menunjukkan tren peningkatan angka penggunaan tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) semakin tinggi. Indikasi prosentasi BOR terjadi pada 1-16 Juni 2021.

Pekan pertama, 2 Juni BOR berkisar 8,25 persen. Pekan kedua, 8 Juni naik menjadi 18,1 persen. Kemudian, pekan ketiga, 16 Juni naik drastis menjadi 40,7 persen. Mencermati fonomena mengkhawatirkan Dinkes mengusulkan membuka kembali pondok rehabilitasi Covid-19 di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk masyarakat. Saat ini, stadion G-Jos dikhususkan untuk isolasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Untuk mencegah persebaran wabah corona virus tidak bisa mengandalkan satgas Covid-19 Gresik berjuang sendiri. Peran masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah persebaran virus sangat dibutuhkan. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingatkan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Saat ini hampir di semua daerah ada peningkatan kasus covid-19, tak terkecuali di  Gresik. Bahkan beberapa daerah di sekitar kita sudah masuk zona merah,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 Juni 2021. 

Bu Min, meminta kepada semua ASN agar tidak bosan dalam melaksanakan prokes agar  menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya. Pemerintah kembali memperpanjang  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, tahap ke-X berlaku 15-28 Juni 2021.

Terkait usulan reaktivasi pondok rehabilitasi G-Jos untuk masyarakat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, akan mempersiapkan segala sesuatunya mengingat Stadion G-Jos digunakan sebagai karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke tanah air. “Kami akan mencari dan mempersiapkan tempat baru, mengingat sampai saat ini saudara kita para PMI ini masih terus berdatangan. Nanti akan kita rundingkan bersama” katanya. (yad) 

BOR Meningkat, Wabup Minta ASN jadi Teladan Mentaati Prokes bagi Masyarakat Selengkapnya

Aplikasi Gresik Kerja, Pencari Kerja Cukup Monitor Lowongan Kerja dari Gawai

GRESIK, 1minute.id – Aplikasi Gresik Kerja dilaunching Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Hadirnya aplikasi ini menjadi solusi bagi pencari kerja di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Cukup unduh aplikasi untuk mengetahui lowongan kerja. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, aplikasi Gresik Kerja sebagai wadah komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Aplikasi ini sebagai fasilitator dengan pencari kerja. Sebab, tenaga penangguran terbuka (TPT) masih cukup besar. “Akan kita mulai dari PDAM (Perusda Giri Tirta) dulu. Karena di perusahaan itu sedang membutuhkan tenaga kerja,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 16 Juni 2021. 

Berdasarkan data Badan Pusat  Statistik  (BPS)  Gresik pada Juni 2020, terdapat sekitar 1,117 juta penduduk pada usia dewasa, dan 4,54 persen tercatat dalam tingkat pengangguran terbuka  (TPT). Pada 2020, Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Gresik mencatat 2.300 karyawan yang di PHK dampak dari pandemi Covid-19.

Memasuki tahun kedua, pagebluk corona belum ada tanda berakhir. Usia dewasa berdasarkan kreteria BPS adalah usia 15 tahun ke atas. 
Bahkan, dalam rapat koordinasi penanganan wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 16 Juni 2021 itu, ada tren peningkatan kasus di Gresik.

Kondisi yang serba ketidakpastian akibat pagebluk corona ini diprediksi bakal berimbas di dunia industri. Kasus PT Newera, misalnya. Ribuan buruh berunjukrasa karena upah dan tunjangan hari raya (THR) belum terbayarkan. Sehingga, ribuan buruh turun jalan dan wadul kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beberapa waktu lalu.

Kepala Disnakertrans Gresik Ninik Asrukin mengatakan, aplikasi Gresik Kerja ini untuk memudahkan pencari kerja di Gresik. Bila sebelumnya, mereka mengurus kartu kuning harus datang ke Mal Pelayanan Publik di kompleks Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Melalui aplikasi Gresik Kerja, pencari kerja bisa mendapatkan kartu kuning dengan mengisi form di aplikasi itu. “Nanti, setelah diisi kartu kuning itu dicetak dan meminta tandatangan tetap di kantor disnaker,”kata Ninik Asrukin di usai launching aplikasi Gresik Kerja di Balai Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 16 Juni 2021.

Untuk diketahui kartu kuning  adalah  kartu  tanda pencari kerja atau disebut juga dengan  kartu AK1. Kartu ini dikeluarkan oleh lembaga pemerintah, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), yang dibuat untuk pendataan para pencari kerja.

Ninik menambahkan, saat ini belum banyak pencari kerja yang mengurus kartu kuning. Sehari berkisar 200-an pencari kerja yang mengurus kartu kuning. “Biasanya, lonjakan pencari kerja mengurus kartu kuning ketika ada lowongan CPNS,”katanya. (yad)

Aplikasi Gresik Kerja, Pencari Kerja Cukup Monitor Lowongan Kerja dari Gawai Selengkapnya

Pembangunan Sanitasi Aman dan Sehat Dikebut, Di Gresik baru Terbangun 15 Persen


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan peletakan batu pertama pembangunan prasarana air limbah di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas. Pembangunan sanitasi ini diinisiasi oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Gresik. Tujuannya, menciptakan kawasan permukiman yang sehat dan aman dan tanpa pencemaran lingkungan.

“Semoga peletakan batu pertama sanitasi aman dan sehat diikuti di daerah yang lainnya. Sehingga, bisa tercipta lingkungan yang sehat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Sanitasi aman merupakan fasilitas sanitasi yang dimiliki rumah tangga yang terhubung dengan septictank dengan rutinitas penyedotan satu kali dalam kurun waktu 3-5 tahun dan dibuang ke instansi pengolahan tinja atau IPTL.

IPTL adalah Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja merupakan pengolahan air limbah yang dirancang hanya menerima dan mengolah lumpur tinja yang berasal dari sistem setempat (on site) yang diangkut melalui sarana pengangkut lumpur tinja.

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, upaya mendukung terwujudnya program pemerintah 100 – 0 – 100.  Program tersebut menuju pemenuhan target tiga sektor antara lain 100 persen akses layak air minum ; pengurangan  kawasan kumuh 0 persen dan  pemenuhan 100 persen akses  sanitasi layak.

MENGHADAP SALURAN : Konsep kawasan permukiman di Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik yang menghadap saluran ini diyakini bisa meminalisir warga membuang limbah sembarangan. Saluran air dan kampung terlihat bersih pada Kamis, 17 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Berdasarkan data UPT UPL DPUTR Gresik untuk pembangunan sanitasi aman dan sehat , tidak mencemari lingkungan baru 15 persen,”ujar Washil pada Kamis, 17 Juni 2021. Sedangkan, sanitasi akses telah terpenuhi semuanya. 

“Sanitasi akses sudah ada semuanya,”katanya. Akses sanitasi layak adalah fasilitas sanitasi yang memenuhi syarat kesehatan yaitu fasilitas tersebut digunakan oleh rumah tangga sendiri atau bersama dengan rumah tangga lain tertentu, dilengkapi dengan kloset jenis leher angsa, serta tempat pembuangan akhir tinja berupa tangki septik atau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Sanitasi akses d Gresik ini sesuai dengan MDGs,”tegas Washil.  Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) adalah agenda 2030 yang merupakan kesepakatan pembangunan berkelanjutan berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan. (yad)

Pembangunan Sanitasi Aman dan Sehat Dikebut, Di Gresik baru Terbangun 15 Persen Selengkapnya