Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online


GRESIK,1minute.id – Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik. Vaksinasi untuk masyarakat itu bakal dimulai Sabtu besok, 10 Juli 2021.

Pendaftaran melalui daring atawa online. Bagaimana caranya? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, warga harus mengunduh aplikasi Gresikpedia. Selanjutnya, pilih menu layanan masyarakat. Kemudian scrool ke bawah pilih kelompok Info Covid. Berikut, pilih daftar vaksin.

“Isi formulir dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), alamat dan nomor telepon. Setelah terisi semua tekan tanda kirim,”terang Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 9 Juli 2021. 

Untuk mengetahui Anda sudah berhasil terdaftar, geser aplikasi ke atas pilih menu bukti pendaftaran, jika data Anda ada, screenshoot bukti pendaftaran tersebut. “Operator kemudian menentukan tanggal vaksinasinya. Pada hari yang dijadwalkan bawa foto copy KTP dan tunjukkan screenshot bukti pendaftaran di meja petugas,”terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Vaksin hanya untuk warga berusia 18 tahun ke atas.Jam buka 08.30 sampai selesai. Pembatasan 800 pendaftaran vaksinasi perhari. (yad)

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online Selengkapnya

Bupati Bagikan Paket Suplemen Obat dan Multivitamin kepada Warga Isoman

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mulai menggelontor multivitamin dan masker untuk masyarakat Kota Santri. Multivitamin dan masker itu khusus untuk masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan sendiri paket suplemen penambah imun tubuh  kepada sejumlah warga Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021. 

Paket bantuan itu berisi tablet paracetamol (penurun panas), tablet multivitamin, Azitromycin (antibiotic), masker bedah dan masker kain.

Paket suplemen itu diantaranya diserahkan kepada keluarga Saikun, 36 tahun. Ada empat orang yang menjalani isoman. Yakni, Saikun, istri dan anaknya. Satu anggota keluarga lainnya menjalani perawatan dirumah sakit.

“Yang sabar ya, ini semua ujian. Insya Allah pandemi ini segera berlalu. Yang penting ikuti apa yang disampaikan dokter, perawat maupun Satgas Covid desa. Makan teratur, tetap berolahraga, berjemur dan Selalu semangat. Jangan lupa minum vitamin,”kata Bupati sambil memberikan paket bantuan serta membagi-bagikan vitamin kepada warga sekitar. 

PAKET MULTIVITAMIN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membagikan paket multivitamin kepada warga isolasi mandiri (isoman) di Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Di Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng ini ada 17 orang, empat diantara meninggal dunia karena ganasnya coronavirus disease 2019 ini. Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, mulai hari ini masyarakat Gresik yang tengah melakukan Isolasi Mandiri akan diberikan sepaket obat-obatan, vitamin dan masker.

“Paket tersebut akan diantarkan oleh satuan tugas (Satgas) covid-19 desa kerumah masing-masing,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Juli 2021.

Gus Yani meminta para Camat beserta muspika, kepala desa (Kades) serta para Satgas Covid agar membantu menyalurkan paket bantuan ini kepada warga yang tengah melaksanakan isolasi mandiri.

SUMPLEMEN MULTIVITAMIN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan multivitamin kepada warga Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

“Saya pastikan, hari ini seluruh puskesmas sudah menerima paket bantuan ini dan hari ini pula sudah mulai di distribusikan ke desa-desa. Saya mohon segera dibagikan kepada masyarakat yang tengah melaksanakan isolasi mandiri di rumah,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan Syaifudin Ghozali.

“Kita semua di masa pandemik ini tengah dalam kesulitan. Saat ini dimana pun rumah sakit penuh tak terkecuali di Gresik. Saya sudah menambah 200 tempat tidur, selang empat hari sudah penuh kembali,”terang Gus Yani ini.  (yad)

Bupati Bagikan Paket Suplemen Obat dan Multivitamin kepada Warga Isoman Selengkapnya

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk


GRESIK,1minute.id – Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat. Lonjakan ini perlu ditekan bersama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya mendapatkan jaminan dari pabrik penghasil oksigen. “Saya selalu memantau perkembangan di rumah sakit. Dan,Alhamdulillah ada perusahaan yang berkomitmen untuk menyuplai kebutuhan oksigen untuk rumah sakit,”kata Fandi Akhmad Yani.

Sementara itu, rumah sakit umum daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik melakukan sejumlah rekayasa ruangan untuk menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19. Ada tiga ruangan untuk perawatan pasien umum yang telah dikosongkan untuk pelayanan pasien corona virus disease 2019 (Covid-19). 

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru telah dilakukan. Diantaranya,  mengosongkan tiga ruangan yang semula digunakan untuk pasien umum dialihkan menanangi pasien Covid-19. 

Tiga ruangan di RSUD Ibnu Sina Gresik adalah ruang Edelweis, dan Cempaka. “Tiga ruangan ini bisa menampung 80 tempat tidur,”kata Ghozali disela memantau Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik pada Selasa, 6 Juli 2021.

Saat ini, tambahnya, sedang proses pengisian tempat tidur. Penambahan 80 tempat tidur ini tidak termasuk penamabahan 50 tempat tidur sebelumnya. Sehingga, di RSUD Ibnu Sina Gresik menambah 130 tempat tidur baru. “Saat ini, sebagian besar pasien yang dirawat di RSUD Ibnu Sina adalah pasien Covid-19,”kata Ghozali.

Selain menambah tampat tidur di RSUD Ibnu Sina Gresik, kata Ghozali, pemerintah akan menambah 50 tempat tidur baru di pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos). Kondisi terkini keterisian pasien di stadion sepak bola berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu nyaris penuh.

Puluhan tempat tidur baru itu pinjaman dari Satgas Covid-19 PT Petrokimia Gresik. “Sehingga G-Jos nanti akan menampung 190 an pasien,”imbuhnya. Upaya pemerintah untuk  mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat harus dibarengi sikap masyarakat.

Pasalnya, tanda kepedulian masyarakat untuk ikut mencegah penularan pagebluk yang memasuki tahun kedua ini akan sia-sia. Ghozali memohon kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan pemerintah dengan melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi, dimasa PPKM Darurat Jawa-Bali mulai 3 Juli 2021 ini. 

“Mari bersama-sama mencegah penularan dengan melakukan prokes. Karena upaya nakes (tenaga kesehatan) sudah sangat maksimal,”tegas Ghozali dengan nada bergetar. (yad)

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk Selengkapnya

Dua Dokter Spesialis Gugur, Saatnya Bersatu Cegah Penyebaran Pagebluk Covid-19

GRESIK,1minute.id – Warga Kota Santri kembali berduka. Satu lagi tenaga kesehatan (nakes) gugur. Ia adalah dr Maksum, Sp.OG. Dokter spesialis kandungan di Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) ini meninggal akibat terpapar Covid-19. Sehari sebelumnya, dr Zaynul Arifin Sp.OG. Dokter di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ikut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal sebagai sederhana, dan senang berbagi ilmu itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani  mewakili masyarakat Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih kepada keluarga almarhum atas jasa dan kebaikannya selama ini.

“Saya sebagai saksi bahwa beliau adalah orang baik. Semoga kebaikan yang telah diberikan kepada masyarakat selama ini menjadikan amal jariyah bagi almarhum, dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran,”kata Gus Yani dengan nada lirih. 

Meninggalnya dua dokter spesialis menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddi Ghozali kembali mengajak masyarakat Kota Santri untum bersama-sama membendung persebaran wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. Sebab, mencegah penyebaran virus tidak bisa dilakukan sendiri oleh tenaga kesehatan. 

“Saya sekali lagi menghimbau kepada masyarakat, ini (Covid-19) tidak bisa diselesaikan sendiri oleh nakes. harus diselesaikan bersama-sama oleh masyarakat untuk membuntu bagian hulu,”kata Ghozali disela acara Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Selasa, 6 Juli 2021.

Ia bertekad sistem kesehatan di Gresik jangan sampai kolaps. Artinya kolaps, terjadi banyak nakes yang terpapar Covid-19 sehingga nakes tidak berdaya menangani Covid. 

Pagebluk Covid-19 telah mengakibatkan banyak nakes terpapar. Ghozali menganalogikan nakes sebuah aliran sungai ada di bagian hilir, menerima di akhir. Bila bagian hulu tetap mengalir. Berbagai upaya dilakukan nakes akan sia-sia.

“Kita siapkan 2000 tempat tidur pun tidak ada gunanya karena hulu tetap mengalir. Karena itu bagian hulu ayo kita buntuh bersama-sama, cegah bersama-sama. Karena bagian hilir kita sudah maksimal melakukan berbagai upaya,”kata Ghozali. (yad)

Dua Dokter Spesialis Gugur, Saatnya Bersatu Cegah Penyebaran Pagebluk Covid-19 Selengkapnya

Gubernur Targetkan 300 Ribu Vaksinasi, Serbuan Vaksin jadi Model di Jatim

GRESIK ,1minute.id – Lonjakan kasua Covid-19 membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melakukan percepatan vaksinasi. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menargetkan 300 ribu vaksinasi saban hari di Jatim. 

Hal itu diungkapkan Gubernur Khofifah ketika meninjau progran Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Selasa, 6 Juli 2021. Vaksinasi masal dengan target 3 ribu dosis dilakukan dengan kurun waktu tiga hari itu dihelat oleh Kodim 0817 Gresik.

“Vaksinasi di Gresik harus menjadi model untuk kabupaten/kota di Jatim,”ujar mantan Menteri Sosisl itu. Ia mengatakan serbuan vaksinasi diselenggarakan Kodim 0817 Gresik ini patut diapresiasi. Sebab, pelayanan vaksinasi kepada masyarakat tanpa melihat asal usul berdasarkan kartu tanda penduduk.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyempatkan  ngobrol dengan masyarakat yang menunggu giliran vaksinasi. Mereka mengaku berasal dari Pacitan, Ponorogo , Lamongan dan seterusnya.

“Untuk membentuk hert immunity atau kekebalan kelompok, semua diberikan pelayanan sama. Seperti di Gresik ini,”puji Gubernur Khofifah. Sebab, terbentuknya hert imminity semua yang ada di komunitas Gresik harus tervaksin minimal 70 persen,”tegasnya.

ANTUSIASME : Masyarakat menyambut antusias Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik di Gedung WEP pada Selasa, 6 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Saya apresiasi dan terima kasih layanan vaksinasi diberikan kepada seluruh warga tanpa dipersyaratkan TKP Gresik. Karena herd immunity harus terbangun untuk mereka yang beraktivitas disini atau sering membangun koneksitas dengan Gresik,”ungkapnya.

Selain pelayanan vakrinasi tanpa disyaratkan KTP Gresik. Khofifah berharap pelayanan vaksinasi sistem all in one. Artinya, penyelenggaran vaksinasi bisa dilakukan TNI, Polri, Pemkab, atau perusahaan dengan menggunakan satu basis data.

“Pencapaian dan kemungkinan ekspansi titik mana akan lebih mudah.Satu data itu nanti dikoordinasi oleh bupati atau yg ditunjuk sehingga vaksin menjadi kesatuan keselamatan nyawa, jiwa kesehatan bagi masyarakat,”tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Gedung WEP akan dijadikan pusat vaksinasi di Gresik. “Sehingga setiap hari, ada kegiatan vaksinasi,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. Mantan ketua DPRD Gresik itu menambahkan kabupaten Gresik dianggap paling cepat melakukan vaksinasi. “Sampai hari ini lebih dari 230 ribu masyarakat mendapatkan vaksinasi,”tegasnya. 

Sementara itu, antusiasme masyarakat untuk vaksinasi cukup tinggi. Hingga pukul 11.30 sudah tercatat 900-an dari kuota seribu orang dihari pertama vaksinasi. “Kami tetap sesuai skedul, 3 ribu dosis vaksinasi selama 3 hari,”kata Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. (yad)

Gubernur Targetkan 300 Ribu Vaksinasi, Serbuan Vaksin jadi Model di Jatim Selengkapnya
https://www.1minute.id/wp-content/uploads/2021/07/0607_bed_baru_1.jpg

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bupati Gresik Tambah 65 Tempat Tidur baru di RSUD Ibnu Sina Gresik


GRESIK,1minute.id – Rumah sakit umum daerah Ibnu Sina Gresik mendapatkan gelontoran 65 tempat tidur baru. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan langsung bantuan puluhan tempat tidur dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Rudyanto Dwi Agustomo Sp.PD pada Senin malam, 5 Juli 2021.

Bantuan tempat tidur itu sebagai antisipasi terjadi lonjakan pasien terpapar corona virua disease 2019. Karena Gus Yani berharap pagebluk meredah sehingga tempat tidur baru tidak terpakai.

Sekitar pukul 20.00, truk yang membawa puluhan tempat tidur baru tiba di halaman RSUD Ibnu Sina Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Rudyanto Dwi Agustomo Sp.PD baru selesai memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum dr Zainul Arifin Sp.OG yang meninggal karena terpapar Covid-19.

TEMPAT TIDUR BARU : Petugas menurunkan tempat tidur baru untuk RSUD Ibnu Sina Gresik pada Senin malam, 6 Juli 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani ikut menyalati jenazah almarhum di halaman rumah sakit berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas itu.
Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, tempat tidur baru sebagai antisipasi lonjakan pasien Covid-19. Tempat tidur terus kita tambah untuk antisipasi. “Semoga wabah cepat mereda,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin malam, 5 Juli 2021.

Gus Yani mengatakan, keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) mencapai sekitar 90 persen. “Kita tambah bed terus, baik ruang isolasi maupun ICU di RSUD Ibnu Sina Gresik ini,”katanya. Dengan tambahan tempat tidur anyar, kesulitan masyarakat mendapatkan tempat tidur di rumah sakit teratasi.

“Kita berdoa lonjakan bisa terkendi dan wabah Covid berakhir,”kata bupati berusia 35 tahun ini.
Selain 65 tempat tidur, Pemkab Gresik mendapatkan bantuan 175 pcs alat pelindung diri, masker medis dan tenda.  (yad)

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bupati Gresik Tambah 65 Tempat Tidur baru di RSUD Ibnu Sina Gresik Selengkapnya

Momen Gus Yani Salati Jenazah Nakes RSUD Ibnu Sina yang Gugur karena Covid-19

GRESIK,1minute.id – Suasana duka menyelimuti RSUD Ibnu Sina Gresik. dr Zainul Arifin Sp.OG wafat pada Senin, 5 Juli 2021. Dokter spesiliasi kandungan itu meninggal karena terpapar corona virus disease 2019. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta puluhan  dokter dan perawat di rumah sakit milik Pemkab Gresik itu memberikan penghormatan terakhir kepada dokter yang dikenal berjiwa sosial itu.

Bupati Fandi Akhmad Yani, Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Rudyanto Dwi Agustomo Sp.PDterlihat ikut menyalatkan jenazah di halaman rumah sakit berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohurodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. 

Usai salat jenazah, puluhan tenaga medis dan peramedis terlihat tidak bisa menahan air mata ketika mobil ambulan yang membawa jenazah dr Zainul Arifin meninggalkan halaman rumah sakit milik Pemkab Gresik. Wafatnya dokter Zainul Arifin menambah panjang jumlah tenaga kesehatan yang meninggal akibat terpapar wabah yang berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemkab Gresik kehilangan sosok dokter yang berjiwa sosial tinggi itu. “Secara pribadi dan atas nama Pemkab Gresik turut berduka cita sedalam-dalamnya, mudah-mudahan amal baik almarhun diterima oleh Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,”kata Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin malam, 5 Juli 2021.

Direktur RSUD Ibnu Sina dr Rudyanto Dwi Agustomo Sp.PD menuturkan, dirinya juga kehilangan dengan sosok dr Zainul Arifin Sp.OG yang mendahului dirinya. “Dokter Zainul Arifin adalah dokter kedua yang meninggal terpapar Covid-19,”kata Rudydnto dengan suara lirih.

PENGHORMATAN TERAKHIR : Seorang nakes sambil membawa kenangan foto almarhum berjalan di depan mobil jenazah dr Zainul Arifin Sp.OG di halaman RSUD Ibnu Sina Gresik pada Senin, 5 Juli 2021. (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Sedangkan, secara keseluruhan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 cukup banyak. 

Ia pun berpesan kepada masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk bersatu padu untuk menjalankan protokol kesehatan. “Kondisi saat ini tidak bida dianggap remeh. Ayo bersatu padu menjalankan prokes. Gresik Jaman Now (Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae),”kata dokter spesialis penyakit dalam ini.

Sementara rekan almarhum, dr Bambang Priadi SpOG menyatakan dirinya mengenal almarhum hampir 10 tahun dan selalu mengutamakan pelayanan terhadap pasien sewaktu bertugas sebagai dokter. “Selain menjalankan profesi sebagai dokter. Almarhum juga aktif di organisasi profesi kedokteran dan sosial. Sebagai sahabat dan mitra merasa kehilangan utamanya terhadap dokter kandungan,” katanya. Selamat jalan dokter. Semoga husnul khotimah. (yad)

Momen Gus Yani Salati Jenazah Nakes RSUD Ibnu Sina yang Gugur karena Covid-19 Selengkapnya

PPKM Darurat, Bubarkan Pertemuan, Penanggungjawab Digiring ke Mapolres


GRESIK, 1minute.id – Tindakan tegas mulai dilakukan petugas gabungan dalam operasi yustisi PPKM Darurat memasuki hari kedua pada Minggu, 4 Juli 2021. Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP langsung membubarkan setiap ada kerumunan massa.

Dalam operasi yustisi hari kedua masih dipimpin langsung tiga pilar. Yakni, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Sasaran ops yustisi adalah mal, kafe dan warung kopi (warkop) di Jalan Brotonegoro, Kecamatan Manyar.

Di sepanjang jalan itu ada puluhan kafe yang beroperasi. Tiga pucuk pimpinan di Kota Santri itu kali pertama njujuk Gressmall. Mereka untuk memastikan tentang prokes di supermarket maupun tenan makanan. Itu pun tidak melayani makan di tempat alias di bungkus atawa take away.

“Hindari kerumunan hanya bisa dibungkus,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa seorang calon pembeli. Setelah memastikan prokes, mereka menuju tempat kafe dan warung kopi yang berada di kawasan Gresik Kota Baru hingga jalan tambang Brotonegoro, Desa Suci, Kecamatan Manyar.

TIGA PILAR PLUS : Bupati Gresik, Kapolres, Dandim 0817 Gresik bersama muspika foto bersama usai meninjau pos penyekatan PPKM Darurat pada Minggu, 4 Juli 2021 (foto : istimewa)

Dalam ops yustisi, petugas mengamankan sejumlah orang dianggap melakukan pertemuan hingga potensi kerumunan. “Semua kegiatan menimbulkan kerumunan akan langsung dibubarkan,”kata AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Arief menambahkan setiap orang yang melanggar ketentuan PPKM Darurat akan langsung diamankan di kantor Polisi. “Tadi ada sejumlah orang kami bawa ke Mapolres kerena melanggar PPKM Darurat menyelenggarakan pertemuan,” tegas alumnus Akpol 2021 itu. Selain menyisir mal dan kafe, petugas gabungan juga melihat posko check point di simpang empat Segoromadu, Kecamatan Kebomas. (yad)

PPKM Darurat, Bubarkan Pertemuan, Penanggungjawab Digiring ke Mapolres Selengkapnya

TPU Pertama Pemkab Gresik di Desa Yosowilangun, Antisipasi Tempat Pemakaman Penuh


GRESIK,1minute.id – Tren peningkatan kasus Covid-19 disikapi dengan cepat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Selain, percepatan vaksinasi, penambahan 200 tempat tidur baru di sejumlah rumah sakit di Kota Santri dan mereaktivasi Pondok Rehabilitasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Pemkab Gresik juga menyiapkan lahan baru untuk tempat pemakaman umum (TPU) untuk mengantisipasi lonjakan korban meninggal dunia akibat pagebluk memasuki tahun kedua ini.

Asisten III bidang Administrasi dan Pemerintahan Pemkab Gresik Tursilowanto Harijogi mengatakan, lahan TPU itu berlokasi di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik. Luas lahannya 7.600 meter persegi (m2). “Ini TPU pertama aset Pemkab Gresik,”kata Tursilowanto Harijogi dikonfirmasi  1minute.id pad Jumat, 2 Juli 2021.

Karena TPU aset Pemkab, imbuhnya, pemanfaatannya untuk semua warga masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “TPU pemakaman  tidak hanya umat muslim,”ujarnya. Semula, kata Tursilo-begitu sapaan-Tursilowanto Harijogi, lahan itu awalnya akan digunakan untuk gedung sekolah jenjang sekolah menengah atas (SMA). 
Karena kewenangan diambilalih Pemprov Jatim sehingga rencana itu dibatalkan. Sempat juga direncanakan untuk lapangan atlet sepatu roda.

“Karena situasi dan kondisi pandemi mengkhawatirkan sehingga diputuskan untuk digunakan TPU. Untuk antisipasi tempat pemakaman penuh akibat wabah corona,”imbuhnya. “Lapangan sepatu roda nanti akan dialihkan ke G-Jos (Gelora Joko Samudro,Red),”imbuhnya.

Seperti diberitakan, beberapa minggu terakhir terjadi lonjakan kasus Covid-19 secara nasional termasuk di Gresik. 
Sebanyak 200 tempat tidur baru di sejumlah rumah sakit telah penuh dalam kurun waktu 4 hari. Selain itu, angka kematian akibat covid juga melonjak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dikabarkan telah meminta kepada desa untuk membantu melakukan pemakaman karena petugas Covid-19 Gresik kewalahan. 

Dalam kondisi yang mengkhawatirkan ini, akan lebih bijak bila tidak keluar rumah bila tidak begitu penting. Selain itu, patuh protokol kesehatan dengan menerapkan 6M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dan menghindari makan bersama. (yad)

TPU Pertama Pemkab Gresik di Desa Yosowilangun, Antisipasi Tempat Pemakaman Penuh Selengkapnya

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup

GRESIK,1minute.id – Industri pariwisata di Kota Santri sepakat untuk tutup selama 17 hari. Keputusan itu diambil setelah forkopimda bertemu dengan pengelola wisata di ruang pertemuan Dynasty Water World di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Kamis, 1 Juli 2021.

Pertemuan itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail untuk mendukung penetapan PPKM mikro darurat Jawa dan Bali. 

“Mohon maaf undangan kami yang terasa mendadak ini, tapi Alhamdulillah saudara berkenan hadir dan semuanya 100 persen hadir,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Bupati mengajak semua pihak untuk mendukung keputusan Pemerinta tentang pemberlakuan PPKM Mikro darurat Jawa Bali ini.  “Perkembangan paparan Covid-19 di Indonesia trennya selalu naik. Hampir di semua kabupaten/ kota di Jawa dan Bali, tak terkecuali di Kabupaten Gresik. Hampir semua rumah sakit sudah mulai menolak pasien. Faktanya akhir-akhir ini banyak yang meninggal,”jelas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani menambahkan dalam waktu 4 hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh. Bupati juga mendapat laporan bahwa pemakaman di suatu wilayah di Gresik sudah penuh. “Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan asset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

RAKOR PPKM DARURAT : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rakor PPPKM Darurat pada Kamis, 1 Juli 2021 ( foto : ist )

Terkait pelaksanaan PPKM mikro darurat di Gresik, Bupati yang sudah disetujui oleh Forkopimda dan pengelola tempat wisata akan menutup tenpat wisata. Tak hanya tempat wisata, Bupati juga akan menutup tempat-tempat umum yang lain misalya Alun-alun, taman dan lain-lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Pengetatan protokol kesehatan di semua tempat akan diberlakukan dengan dukungan Kodim 0817 Gresik dan Polres Gresik.

Dimasa PPKM darurat ini, Bupati juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menggenjot dan melakukan percepatan vaksinasi. “Kita sudah melaksanakan vaksinasi terbesar di Jawa Timur. Meski demikian kami akan terus melaksanakan vaksinasi ini kepada seluruh masyarakat,”tegas Bupati berusia 36 tahun ini.

Sementara itu, perwakilan pengelola Destinasi Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) Ujungpangkah Purwadi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah di masa pandemi ini. 

Dawam, pengelola wisata Gosari setali tiga uang dengan Purwadi. Dawan mengatakan, pihaknya, sebelum adanya keputusan PPKM Mikro Darurat telah diputuskan telah menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. (yad)

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup Selengkapnya