G-JOS sebagai RS Lapangan segera Direalisasi, Lantai 2 untuk Pasien Sedang, Lantai 3 untuk Ringan


GRESIK,1minute.id – Pendirian rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS) segera teralisasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan menambah ratusan tempat tidur di stadion sepak bola berlokasi di Jalan Veteran, Desa Seguromadu, Kecamatan Kebomas itu.

Rumah sakit lapangan ini untuk pasien Covid-19 kategori sedang sebagai antisipasi terjadi lonjakan kasus untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit. Saat ini, G-JOS yang memiliki kapasitas 140 tempat tidur itu untuk pasien terpapar corona virus disease 2019 kategori ringan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku memilih memaksimalkan Stadion Gelora Joko Samudro, agar beban rumah sakit berkurang. Sebanyak 17 rumah sakit rujukan akan fokus menangani pasien Covid-19 dengan gejala berat. Ada dua lantai di Stadion Gelora Joko Samudro akan dimanfaatkan. Yakni, lantai 2 dan 3. 

“Sebanyak 200 tempat tidur untuk pasien gejala sedang di lantai 2, kemudian 300 tempat tidur untuk gejala ringan di lantai 3,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pads Rabu, 14 Juli 2021.

Rumah sakit lapangan ini akan dilengkapi pipa ukuran 3 dim untuk distribusi kebutuhan oksigen. Pipa itu membentang sepanjang 3 kilometer dari lantai 2 ke pusat pabrik penghasil oksigen, PT Samator yang berada di belakang dari G-JOS.

Bupati Gus Yani memberi batas waktu 7 hari pemasangan pipa yang akan menjadi distribusi oksigen. Sebagai upaya mengatasi kelangkaan tabung oksigen. Sehingga ketersediaan oksigen medis untuk pasien gejala sedang sudah tersedia di dalam stadion. 

“Ini kondisi darurat, misi impossible untuk mengurangi beban rumah sakit. Saya beri waktu satu minggu untuk pemasangan pipa. Kita maksimalkan stadion gelora joko samudro,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain memaksimalkan G-JOS, Gus Yani juga menyiapkan bantalan sosial. Membuka posko yang berisi para relawan. Setiap posko ada dua mobil ambulans dengan tugas mengantar pasien dan jenazah Covid-19. 

Posko tersebut masing-masing yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduk Sampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Dan, posko V di Pulau Bawean untuk Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

“Masing-masing Posko akan memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya. Mereka akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan misalnya ambulance, bantuan sembako dan vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan,”katanya. (yad)

G-JOS sebagai RS Lapangan segera Direalisasi, Lantai 2 untuk Pasien Sedang, Lantai 3 untuk Ringan Selengkapnya

Jaga dan Pelihara Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Desa Silawan, Kecamatan Panceng, Gresik resmi ditutup pada Rabu, 14 Juli 2021. Penyerahan hasil program TMMD dilakukan oleh Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik.

 Selama sebulan, seluruh program TMMD kelar seratus persen. Program itu diantaranya renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga. Sedangkan, kegiatan non fisik diantaranya penyemprotan desinfektan dan penyuluhan vaksinasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan mengatakan, TMMD merupakan sinergitas TNI, Polri, Pemda, dan stakeholder yang dapat meningkatkan solidaritas dalam membangun negeri yang sasarannya adalah sasaran fisik maupun nonfisik. 

“Program TMMD diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi di daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, menurunkan kemiskinan serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan, dimana desa dapat merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri, dan memberdayakan sendiri masyarakatnya,” katanya.

Brigjend Agus Setiyawan menghimbau kepada masyarakat untuk merawat dan menjaga hasil pembangunan ini. “Mari sama-sana jaga, peliharan sehingga nilai manfaat berlangsung lama. Meningkatkan perekonomia, taraf hidup masyarakat,”kata jenderal bintang satu ini.

Penyerahan hasil TMMD ke-111 dilakukan sederhana dan prokes ketat ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta forpimda lainnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang telah dilakukan TNI dalam pelaksanaan TMMD. Terlebih, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Kodim 0817 Gresik tetap berkarya untuk masyarakat. 
“Kami selaku pemerintah daerah memberikan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap program TMMD yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Gus Yani berharap, pembangunan yang sudah dilaksanakan selama pelaksanaan TMMD harus dipelihara dan dijaga dengan baik oleh masyarakat. Serta dipergunakan sesuai dengan peruntukannya. “Mari bersama-sama kita jaga dan pelihara. Prorgam ini jangan hanya bersifat sementara saja, namun kita selaku pemerintah daerah juga siap meneruskan pembangunan yang sudah dilaksanakan ini,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Ia berharap pembangunan yang dilakukan para prajurit bangsa ini dapat bermanfaat  besar untuk menunjang aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat sehingga akan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail melaporkan capaian kegiatan fisik dan non fisik yang telah rampung seratus persen. “Untuk kegiatan fisik seperti, renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga sudah rampung seratus persen,”ujarnya.  Kegiatan lainnya penyemprotan disinfektan dan bersama Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi dan berbagai penyuluhan kepada masyarakat.  

Untuk kegiatan non fisik, meliputi penyuluhan atau sosialisasi tentang peran serta UMKM, 10 program pokok PKK, penyuluhan stunting dan perbaikan gizi, wawasan kebangsaan hingga penyuluhan bahaya narkoba juga sudah rampung seratus persen. (yad)

Jaga dan Pelihara Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat Selengkapnya

Ibu Hamil dan Bayi Meninggal, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf

GRESIK,1minute.id – Duka yang dialami keluarga Fahrudin seakan ikut dirasakan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  Orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu mengucapkan duka cita dan permohonan maaf kepada Fahrudin melalui video call pada Rabu, 14 Juli 2021. 

Video call dilakukan karena Fahrudin masih menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya di Desa Gredek,  Kecamatan Duduksampeyan. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam video call ini mengucapkan duka cita meninggalnya  Nazrotul Afiro bersama bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan. 

“Saya ikut berdukacita. Saya atas nama pemerintah juga mohon maaf sebesar-besarnya,”kata Gus Yani dalam video call bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Duduksampeyan dan Kepala Desa (Kades) Gredek Muhammad Bahrul Ghofar itu. Gus Yani juga mendoakan istri Fahrudin, Nazrotul Afiro bersama bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan meninggal dengan  husnul khotimah.  

“Mudah-mudahan, Insya Allah husnul khotimah. Sahid,”kata Gus Yani dan diamini Fahrudin.  Selain mendoakan almarhumah Nazrotul Afiro dan bayi dalam kandungan, Gus Yani juga mendoakan Fahrudin untuk cepat sembuh. “Panjenengan saiki kudu sehat, sing tabah nggih,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

VIDEO CALL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyampai duka cita dan permohanan maaf melalui video call kepada keluarga bumil yang meninggal pada Rabu, 14 Juli 2021 ( Foto : ist )

Fahrudin mengucapkan terimakasih atas perhatian Gus Yani. Untuk diketahui Fahrudin dalam sehari kehilangan dua orang yang paling dicintainya. Pada Selasa, 13 Juli 2021, jabang bayi dalam kandungan istri Fahrudin, Nazrotul Afiro meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20 Nazratol Afiro menyusul bayinya yang masih belum dikeluarkan dari rahimnya.  

Almarhumah Nazratol Afiro dan bayi dalam kandungan dimakamkan pada Rabu, 14 Juli 2021.Informasi yang dihimpun kesehatan Nazratol Afiro drop pada Senin, 12 Juli 2021. Pihak desa berupaya membawa perempuan sedang hamil 7 bulan yang dinyatakan konfirmasi Covid-19 sejumlah rumah sakit. Semua rumah yang di datangi menyatakan ICU penuh.  

Nazratol Afiro kemudian dibawa pulang lagi. Pihak desa membelikan tiga tabung oksigen untuk melakukan pertolongan pertama. Namun, kondisi kesehatan Nasrotol Afira semakin kritis. Pada Selasa, 13 Juli 2021, Gofar-panggilan-Muhammad  Bahrul Ghofar, Kades Gredek mendapatkan kabar dari puskesmas di RSUD Ibnu Sina ada kamar.  

Nasrotol Afira dibawa ke rumah sakit  berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu menggunakan ambulans milik desa. Saat itu dikabarkan saturasi oksigen dalam darah ibu hamil itu diangka 40. Normal di angka 90-100. Pada Selasa itu, bayi dalam kandungan Nasrotol Afira dinyatakan telah meninggal dunia. 

Kondisi ibu hamil semakin kritis. Pihak rumah sakit tidak berani mengeluarkan jabang bayi dari rahim ibunya. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20, Nasrotol Afira menyusul bayi dalam kandungannya. Almarhumah dan bayi yang dikandungnya dimakamkan di pemakaman desa setempat. 

Fahrudin, suami almarhumah karena menjalani isolasi mandiri tidak bisa mengikuti proses pemakamannya. “Fahrudin isoman dirumahnya,”kata Kades Gredek Ghofar dalam video call bersama Bupati Fandi Akhmad Yani.  (yad) 

Ibu Hamil dan Bayi Meninggal, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf Selengkapnya

Samakan Persepsi Percepatan Normalisasi Kali Lamong, Bupati Bertemu BBWS dan BPN


GRESIK,1minute.id – Percepatan penanganan banjir Kali Lamong menemukan titik terang. Tahap awal pembebasan lahan akan diestimasikan pada Agustus nanti. Kesepakatan itu muncul setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertemu dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik di Pendapa Bupati pada Selasa, 13 Juli 2021.

Pertemuan terbatas itu, Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pertanahan Gresik Sutaji Rudi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiadji ketika bertemu dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto dan Kepala BPN Gresik Asep Heri itu untuk menyamakan persepsi rencana percepatan penanganan banjir Kali Lamong di Gresik.

Gus Yani- sapaan akrab- Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, pertemuan itu untuk menyamakan persepsi. Sebab, percepatan penanganan Kali Lamong harus bersinergi sama titik sepadan sungai. “Progres pembebasan lahan bisa dimulai Agustus, melihat potensi pembebasan lahan sudah diukur oleh teman-teman. Sudah kita tentukan mulai dari titik batasan sepadan ke pemilik,”terang Gus Yani kepada wartawan.

Saat ini, imbuhnya, tinggal pelaksanaan pembebasan tanahnya. “Kita juga berkoordinasi dengan DPRD nanti P-APBD anggaran pembebasan lahan kedepan,” tambahnya.
Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto menuturkan dalam pertemuan ini pihaknya menyamakan trase tanggul yang akan dibuat. Mana yang akan dibebaskan titik temu sudah ada. 

Trase adalah sumbu jalan berupa garis-garis lurus saling berhubungan yang terdapat pada peta topografi suatu muka tanah dalam perencanaan jalan baru. “Disampaikan itu akan segera dilaksanakan pembebasan. Tadi juga sudah dibahas dari sepadan sungai, trase tanggulnya,”kata dia.

DAMPAK BANJIR KALI LAMONG : Sejumlah warga melintasi genangan air bah luapan Kali Lamong di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik pada 1 Januari 2021 ( Foto Dokumen : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan normalisasi Kali Lamong  menjadi program prioritas Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Banjir Kali Lamong menjadi problem tahunan Kabupaten Gresik.

Kesengsaraan masyarakat  berada di daerah aliran Kali Lamong itu, mulai diurai oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Butuh inovasi dan kerja keras untuk merealisasikan problem kronis yang sudah puluhan tahun itu. 

Berdasarkan studi BBWS pada 2012 lahan yang harus dibebaskan seluas 149 hektare dengan estimasi anggaran Rp 600 miliar. Setelah studi Land Acquisition and Resetlement Action Plan (LARAP) 2020 luas lahan yang dibutuhkan semakin luas menjadi 280 hektar. Anggaran pembebasan lahan membengkak menjadi Rp 800 miliar. 

Proyek Percepatan penanganan banjir itu akan dimulai di wilayah hulu mulai dari Desa Jono sampai Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme sepanjang 1,8 kilometer. Menurut studi tersebut, normalisasi akan dilakukan dari wilayah hilir. Dengan jenis penanganan pembuatan tanggul. Baik tanggul tanah dan parapet. (yad)

Samakan Persepsi Percepatan Normalisasi Kali Lamong, Bupati Bertemu BBWS dan BPN Selengkapnya

Menko PMK Gelorakan Semangat, Salat Tahajud kepada Pasien Isolasi di G-JOS


GRESIK,1minute.id – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (PMK) Muhadjir Effendy melihat langsung rencana pendirian rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Selasa, 13 Juli 2021.

Menko PMK Muhadjir didampingi Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tiba di stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik itu sekitar pukul 14.40.

SAPA PASIEN : Menko PMK Muhadjir Effendy dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melambaikan tangan menyapa dan memberi semangat pasien isolasi di G-JOS pada Selasa, 13 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu pemantauan pasien dari ruang CCTV selama dua menit. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu kemudian menyapa pasien isolasi kategori ringan. Menko Muhadjir memberikan semangat kepada para pasien isolasi itu. “Tetap semangat. Dan, gembira,”kata Muhadjir kepada pasien isolasi mayoritas kaum hawa itu. 

SEMANGAT : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wagub Jatim Emil Dardak (kanan) menyapa dan mendoakan pasien isolasi di G-JOS cepat sehat pada Selasa, 13 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain itu, Muhadjir mengingatkan mereka untuk tetap berolah raga. “Yang muslim jangan lupa salat malam. Salat Tahajud dan tidak berpikir macam-macam. Sing peting semangat dan senang,”ujarnya. Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendoakan mereka bisa segera pulang dan berkumpul kembali dengan keluarga.

“Tetap semangat. Dan, insya Allah sehat,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendirikan rumah sakit lapangan di G-JOS sebagai upaya antisipasi. “( G-JOS) sudah disulap untuk jaga-jaga bila terjadi kenaikkan kasus. Kita berharap tidak terjadi,”katanya. 

PASIEN ISOLASI : Sejumlah pasien isolasi di G-JOS menunggu bertemu Menko PMK Muhadjir Effendy, Wagub Jatim Emil Dardak dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 13 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah langkah dilakukan untuk penanganan maksimal kepada pasien yang terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, meningkatkan status Gelora Joko Samudro (G-JOS) untuk pasien kategori sedang. Selama stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu digunakan tempat rehabilitasi pasien covid kategori ringan. (yad)

Menko PMK Gelorakan Semangat, Salat Tahajud kepada Pasien Isolasi di G-JOS Selengkapnya

Menko PMK, Ajak Masyarakat Sedekah Tabung Oksigen, Berderma Bisa Menyehatkan Badan


GRESIK,1minute.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy mengajak masyarakat untuk bersedekah oksigen. Menteri Muhajir mendoakan para dermawa tabung oksigen diberikan kesehatan.

Menurut Menko PMK Muhadjir Effendy, pihaknya memperiotaskan melakukan suplai oksigen untuk masyarakat yang sedang terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19). Untuk memastikan suplai oksigen amam, Ia akan menggunjungi sejumlah pabrik penghasil oksigen. 

Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu, mendorong perguruan tinggi yang memiliki fakultas teknik untuk membuat tabung oksigen konsentrator untuk mengurangi beban kebutuhan oksigen.

“Saya yakin di Jatim bisa karena ada perguruan tinggi hebat. Dan alat ini (tabung konsetrator) tidak membutuhkan teknologi tinggi,”kata Muhadjir usai melihat persediaan obat-obatan di gudang farmasi Dinas Kesehatan Gresik pada Selasa, 13 Juli 2021.

Menko PMK Muhadjir didampingi Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali menambahkan, tabung oksigen konsentrator dibutuhkan untuk mengasipasi kekurangan oksigen pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

“Meski di Jatim sudah relatif aman,”katanya.
Tabung oksigen konsentrator itu untuk memberikan kepastian bagi masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (Isoman). “Bagaimana memastikan isoman yang suatu saat membutuhkan bantuan oksigen bisa terpenuhi,”ujarnya.

Di masa PPKM Darurat kebutuhan oksigen meningkat drastis. Tabung oksigen pun langka. Menko PKM Muhadjir menghimbau kepada masyarakat yang sudah belanja oksigen dan belum digunakan untuk mau mensedekahkan atau menghibahkan kepada tetangga atau kerabat yang sedang membutuhkan oksigen. Bahkan, Menko Muhadjir sampai mengulangi dua kali mengajak masyarakat bersedekah tabung oksigen. 

“Saya himbau kepada masyarakat yang sudah belanja oksigen, belum terpakai, tabung oksigen pinjamkan atau sedekahkan . Berderma akan menjadikan sehat,”katanya.

Selain ajakan bersedekah oksigen, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menghimbau masyarakat yang memiliki tabung oksigen kosong untuk segera dikembalikan kepada distributor atau agen supaya tabung bisa diisi ulang. 

“Jangan disimpan. Karena dengan menyimpan tabung kosong itu mengakibatkan kekurangan oksigen,”tegasnya. Muhadjir mencontohkan, rumah sakit lapangan membutuhkan tabung oksigen portabel. “Rumah sakit lapangan tidak mungkin disuplai oksigen liquid yang dari tabgki-tangki besar. Harus menggunakan tabung botol atau yang kecil-kecil itu. Kalau itu hilang akan menyulitkan kita semua,”tegasnya dengan nada serius. (yad)

Menko PMK, Ajak Masyarakat Sedekah Tabung Oksigen, Berderma Bisa Menyehatkan Badan Selengkapnya

G-JOS Dioptimalkan untuk Pasien Covid-19 Kategori Sedang, Ada Fasilitas Oksigen

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah langkah dilakukan untuk penanganan maksimal kepada pasien yang terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, meningkatkan status Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk pasien kategori sedang. Selama ini stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu digunakan tempat rehabilitasi pasien covid kategori ringan.

“G-JOS kita naikkan dari ringan ke sedang,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juli 2021. Langkah antisipasi dilakukan untuk mempercepat penanganan pasien Covid-19.  Semula hanya menangani pasien gejala ringan di lantai dua tribun VIP. Kini pasien dengan gejala sedang bisa ditangani disana. 

Ada benberapa bagian stadion yang akan di renovasi untuk mempermudah pengisian tabung oksigen. Pasalnya, kelangkaan tabung oksigen yang terjadi di rumah sakit dikarenakan jumlah tabung oksigen yang tidak mencukupi banyaknya permintaan. 

“Stadion G-JOS akan saya renov untuk isi oksigen, biar Samator tinggal isi saja. tabung oksigen memang kewalahan,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Mengoptimalkan Stadion G-Jos karena keterisian rumah sakit rujukan di Gresik kondisinya saat ini hampir penuh. (yad)

G-JOS Dioptimalkan untuk Pasien Covid-19 Kategori Sedang, Ada Fasilitas Oksigen Selengkapnya

Delapan LAZ Bersatu, Perkuat Pemkab untuk Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik kini tidak sendirian mengurusi warga isolasi mandiri (Isoman). Sebanyak delapan lembaga dan badan amil zakat (LAZ) menyatakan kesiapan ikut membantu pemerintah memperkuat bantuan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri maupun terdampak Covid-19 di Gresik.

Delapan lembaga tersebut adalah Baznas Gresik, LazisNU LazisMU, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri, dan ACT. Koordinator delapan lembaga itu berkumpul di ruang pertemuan Dhurung Bawean di Komplek Kantor Bupati Gresik pada Senin, 12 Juli 2021.

Dalam rakor yang dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu disepakati menunjuk Zainal Abidin, dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai ketua yang bertugas mengorganisir penyaluran bantuan kepada masyarakat. 

Dalam rakor itu juga disepakati mendirikan lima posko untuk mendekatkan dan mempercepat proses distribusi bantuan kepada masyarakat yang sedang menjalani isoman maupun yang terdampak Covid-19.

Posko tersebut masing-masing berdiri, yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Sedangkan, posko V di Kecamatan Sangkapura meliputi Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

“Masing-masing Posko akan memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya,”kata Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juli 2021.

“Mereka akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan misalnya ambulans, bantuan sembako dan vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan. Mari kita bagi tugas,”tambah Gus Yani saat memimpin rapat didampingi Ketua Baznas Gresik Abdul Munif dan Zainal Abidin.

Menurut Gus Yani, saat ini masyarakat Gresik butuh bantuan dan uluran tangan, terutama masyarakat yang terdampak serta masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman). Dia mengajak seluruh lembaga amil zakat yang ada di Gresik harus bisa saling mendukung. 

“Semua bantuan yang ada dari para lembaga ini bisa dijadikan sebagai Gerakan semacam ‘orkestra’ yang intinya tidak bergerak sendiri-sendiri. Para lembaga amil zakat ini masuk pada posko nantinya akan kita buat call centre di masing-masing posko,”tandasnya. (yad)

Delapan LAZ Bersatu, Perkuat Pemkab untuk Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri


GRESIK,1minute.id – Hari pertama vaksin untuk masyarakat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berjalan lancar pada Sabtu, 10 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi memantau langsung proses vaksinasi dipusatkan di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Selama 2 jam, tiga pilar di Kota Santri itu memantau proses vaksinasi dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali itu. Pemantauan mulai proses validasi pendaftaran online yang dilayani oleh petugas dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gresik. 

Ada empat orang petugas yang melayani validasi dengan cara mencocoknya nomor induk kependudukan serta lapiran pendaftaran. Butuh waktu rata-rata 10 detikan setiap orang. Kemudian, calon penerima vaksinasi masuk ke gedung WEP II mengambil formulir isian dan mendapatkan kartu vaksinasi. 

Setelah itu, mereka menunggu di ruang olah raga indoor untuk giliran menjalani skrening kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinkes Gresik. Sekitar pukul 12.00 sebanyak 800 orang telah mendapatkan vaksinasi. 

CEK VALIDASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan peserta vaksinasi untuk semua di WEP pada Sabtu ,10 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, secara keseluruhan program vaksinasi untuk semua berjalan lancar. “Hari pertama ini sudah luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Namun, imbhhnya, pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi untuk hari kedua dan seterusnya. 

“Harapannya vaksinasi masal bisa lancar dan nyaman.Antrian tidak berjubel dan tertib,”ujar Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi dan Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Evaluasi juga akan dilakukan bagian skrening kesehatan. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut ada seorang warga yang terpaksa gagal karena kondisi kesehatan dianggap riskan. Padahal, sudah terlanjur menunggu kemudian tidak bisa mendapatkan vaksin. Kedepan skrening dilakukan dibagian awal.

Selain itu, Gus Yani meminta kepada masyarakat untuk membawa pulpen sendiri. Dan, mengatur sendiri kedatangannya. Jangan khawatir tidak mendapatkan vaksin. “Kita pastikan, seribu orang yang sudah terdaftar bisa mendapatkan vaksin,”tegas Gus Yani.

Sementara, Melinda , salah satu peserta vaksinasi menyatakan mengepareasi kebijakan program vaksinasi dilakukan Pemkab Gresik. “Vaksinasi ini, Kami juga bisa ikut mencegah persebaran Covid-19,”katanya usai vaksin di WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021.

VAKSIN untuk Semua : Seorang peserta program vaksin Covid-19 untuk semua di Gedung WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberikan, Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik.Pendaftaran melalui daring atawa online dengan mengunduh aplikasi gresikpedia. Lalu pilih Layanan Publik , gulir ke bawa dikelompok Info Covid-19 kemudian pilih Daftar Vaksin dengan memasukkan nomor induk kependudukan, nomor hanfphone.

Admin akan mengirimkan notifikasi hari pelaksaan vaksin. Masyarakat menunjukkan notifikasi dan membawa fotokopi TKP elektronik. (yad)

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri Selengkapnya

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online


GRESIK,1minute.id – Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik. Vaksinasi untuk masyarakat itu bakal dimulai Sabtu besok, 10 Juli 2021.

Pendaftaran melalui daring atawa online. Bagaimana caranya? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, warga harus mengunduh aplikasi Gresikpedia. Selanjutnya, pilih menu layanan masyarakat. Kemudian scrool ke bawah pilih kelompok Info Covid. Berikut, pilih daftar vaksin.

“Isi formulir dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), alamat dan nomor telepon. Setelah terisi semua tekan tanda kirim,”terang Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 9 Juli 2021. 

Untuk mengetahui Anda sudah berhasil terdaftar, geser aplikasi ke atas pilih menu bukti pendaftaran, jika data Anda ada, screenshoot bukti pendaftaran tersebut. “Operator kemudian menentukan tanggal vaksinasinya. Pada hari yang dijadwalkan bawa foto copy KTP dan tunjukkan screenshot bukti pendaftaran di meja petugas,”terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Vaksin hanya untuk warga berusia 18 tahun ke atas.Jam buka 08.30 sampai selesai. Pembatasan 800 pendaftaran vaksinasi perhari. (yad)

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online Selengkapnya