Inovasi, Kalaborasi Ubah Kampung jadi Asri dan Instagramable


GRESIK,1minute.id – Cerdas dan penuh inovasi. Pujian itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melaunching kampung Kreasi dan Ngopi Bayar Pakai Sampah di Kampung Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Rabu, 2 Juni 2021.

“Butuh waktu panjang bisa terwujud harmonisasi antara pemerintah, karang taruna dan perusahaan,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Kampung Kreasi dan Ngopi Bayar pakai Sampah di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik ini dirintis sejak 2019. Kampung yang sempit dan hanya bisa dilewati sepeda motor itu terlihat asri.

Setiap rumah terlihat hijau karena tanaman hidroponik. Tembok kampung warna-warni. Jenis tanaman beraneka macam. Antara lain, brokoli dan sawi. Tanaman terlihat segar. Sehingga menjadi kampung wisata yang instagramable.

ASRI : Suasana Kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Selasa, 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani -sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani berharap tanaman hidroponik semakin dikembangkan. Diantara menanam timun emas atau melon. Gus Yani meminta karang taruna Kampung Kreasi untuk mengembangkan inovasi ini dilingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga hasil tanaman hidroponik bisa semakin banyak.

“Timun mas dan melon kita coba di OPD. 
Kalo pamen bersama bisa satu truk lebih.,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bupati Gus Yani optimistis penghijauan metode hidropinik ini bisa berhasil. Sehingga bisa menjawab Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sebagai kota industri, banyak polusi bisa dijawab dengan prestasi penghijauan.

KAMPUNG KREASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga kampung di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Selasa, 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Banyak industri, polusi kita jawab dengan prestasi. Kita punya inovasi, teknologi berkembang. Dilahan sempit tetap bisa kita menanam. Bukan kaleng-kaleng lagi,”tegas Bupati Gus Yani. 

“Saya berharap tidak hanya disini saja. Saya tidak malu untuk mencontoh inovasi baik,”tegas Gus Yani dalam sambutannya dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Wiwin Arodawanti, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan perwakilan Kodim 0817 Gresik dan PT Pertamina Lubrican dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mokh Najikh. (yad)

Inovasi, Kalaborasi Ubah Kampung jadi Asri dan Instagramable Selengkapnya

Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik


GRESIK,1minute.id – Di ajang balap mobil ada  Formula Satu (F-1). Di Kecamatan Manyar, Gresik ada namanya Formula Pertama atawa Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan sekitar Kecamatan Manyar.

Ini adalah komunitas para manajer perusahaan yang beroperasi di Pantai Utara Gresik di Kecamatan Manyar. Anggota puluhan bahkan ratusan perusahaan skala besar hingga kecil. Keberadaan komunitas ini diharapkan bisa menjadi pengungkit perekonomian di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik agar semakin kinclong.

Pada Jumat, 28 Mei 2021 anggota Formula Pertama berkumpul di salah satu hotel di Gresik Kota Baru (GKB). Mereka berdiskusi mencari formula untuk memajukan perekonomian masyarakat Gresik. Diskusi ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gus Yani berharap hasil diskusi dengan stakeholder kali ini bisa membawa angin segar bagi lulusan SMA maupun SMK. Perusahaan anggota Formula Pertama harus berlomba mengutamakan merekrut tenaga kerja di wilayah sekitar perusahaan untuk mengurangi angka pengangguran. 

Selain itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyoroti adanya oknum calo tenaga kerja yang meminta sejumlah uang kepada calon tenaga kerja. Ia pun berjanji akan menindak tegas bila menjumpai oknum seperti itu.

Disektor kesehatan, Gus Yani menyinggung kerjasama antar rumah sakit yang ada di Gresik. Untuk meningkatkan pelayanan jaminan kesehatan. Bersinergi memajukan investasi di bidang pelayanan kesehatan.Totalitas memajukan Kabupaten Gresik dibutuhkan sinergi secara bersama-sama dan kompak. Sehingga dampak positif perusahaan dapat betul-betul dirasakan masyarakat sekitar.

Bupati Gresik menyebut UMKM merupakan pelaku usaha. Memberikan kesempatan kepada masyarakat bekerjasama, demi mengangkat dan memajuan perekonomian.

Senada, Kapolres Gresik mendukung langkah Bupati. Demi Gresik semakin maju dan lebih unggul dari daerah lain. Alumni Akpol 2001 itu mengatakan, terjaminnya keamanan yang kondusif menjadi hal yang penting. “Khususnya untuk investasi bisa masuk ke Gresik, meningkatkan perekonomian masyarakat,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu.

Kekompakan dan sinergitas Forkopimda menjadi syarat penting dalam upaya memajukan investasi di Kota Santri. “Saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tidak terlena. Fokus memajukan perekonomian tetap berjalan, protokol kesehatan wajib ketat diterapkan.” tandasnya.

Sementara Komandan Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail menegaskan pihak mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat. Tentang pandemi Covid-19 menegaskan lagi penerepan protokol kesehatan bagi karyawan perusahaan harus disiplin dilaksanakan. Jangan sampai menyumbangkan klaster baru.(yad)

Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik Selengkapnya

Kali Pertama, Bupati Lantik 29 Pejabat Fungsional, Ingatkan Baju dan Jabatan yang Disandang

GRESIK,1minute.id- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik sebanyak 29 aparatur sipil negara sebagai pejabat fungsional pada Jumat, 28 Mei 2021.

Pelantikan puluhan abdi negara empat organisasi perangkat daerah (OPD) digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Pelantikan ASN ini kali pertama masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sejak dilantik sebagai Bupati-Wabup Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021 itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu meminta kepada ASN yang akan dilantik dan diambil sumpah untuk untuk menghormati baju dan jabatan yang disandang.

Petugas satpol PP misalnya, bekerjalah yang baik. Jangan sampai memalukan korp pada baju yang disandangnya. “Juga untuk pengawas sekolah, auditur dan beberapa jabatan lain agar bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Pelantikan dan pengambilan sumpah 29 pejabat fungsional dihadiri Wabup Gresik Aminatun Habibah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka yang dilantik itu adalah pejabat fungsional di Satuan Polisi Pamong Praja 15 orang ; Auditur pratama seb 9 orang; fungsional tehnik Tata Bangunan dan Perumahan 4 orang dan Pengawas Sekolah Ahli Pratama 1 orang.

Setelah dilantik, lanjut Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, hendaknya punya semangat baru. Jangan sampai setelah dilantik anda justru hanya santai-santai aja kerjaannya.

“Saat ini masih situasi pandemi entah sampai kapan berakhir. Masyarakat sangat butuh anda untuk meningkatkan kesejahteraannya. Ucapan yang anda ikrarkan saat sumpah jabatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sangat ditunggu masyarakat,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.(yad)

Kali Pertama, Bupati Lantik 29 Pejabat Fungsional, Ingatkan Baju dan Jabatan yang Disandang Selengkapnya

Era Anak Muda Berkarakter, Idealis Membangun Gresik, Pesan Bupati kepada Finalis Cak dan Yuk

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 14 pasangan Cak dan Yuk Gresik sowan ke Bupati Gresik pada Jumat, 28 Mei 2021. Mereka adalah finalis calon duta wisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Para finalis ini diterima di Ruang Graita Eka Praja lantai 2 Kantor Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Para finalis ini hasil dari seleksi 100 peserta. Mereka akan unjuk gigi di malam Grand Final pekan depan.

Para finalis ini tidak sekadar cantik dan tampan. Tapi, mereka ini dianggap memiliki brain ; beauty dan behavior (3B).

Bupati Gresik Fandi Fandi Akhmad Yani menyakatakan kebanggannya kepada para finalis Cak dan Yuk. Dia mengatakan bahwa hal ini sebagai bagian dari kaderisasi.

“Jangan anda merasa terlalu muda untuk membangun daerah. Kali ini memang era-nya orang muda. Tapi orang muda yang saya maksud bukan orang muda yang kaleng-kaleng. Kami berharap orang muda yang ada dihadapan saya ini adalah kaum milenial yang punya karakter dan idealis,”kata Bupati milenial ini.

Bupati termuda di Pemkab Gresik ini meminta kepada panitia  setelah juara para duta wisata Gresik ini mendapat apresiasi lebih dari Pemerintah. Misalnya dalam hal pekerjaan atau semacam beasiswa untuk keberlanjutan pendidikannya. Mengingat para finalis cak yuk ini rata-rata adalah pelajar dan mahasiswa.

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, berharap melalui Cak-Yuk ini akan lahir pemuda berkualitas, berinovasi dan penuh kreativitas.  “Anda tak hanya cantik dan ganteng, tapi anda harus menjadi agen perubahan. Anda juga harus berubah agar tak tergilas zaman. Anda terpilih sebagai finalis Cak – Yuk, tentu anda punya bakat dan talenta lain. Semoga anda bisa saling mengasah diri sehingga nantinya anda bakal menjadi orang-orang yang bermanfaat tak hanya untuk kabupaten Gresik namun untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia,”harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  meminta kepada seluruh finalis dan pemenang Cak Yuk Gresik 2021 ini untuk membranding berbagai hal tentang Gresik. 

“Banyak hal yang ada di Gresik bisa ditonjolkan ke masyarakat. Misalnya beberapa tempat wisata baru. Bisa anda kemas dalam satu paket dengan wisata religi Makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. Di Gresik juga ada pasar tanaman hias tropis yang harganya termurah di Indonesia,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Kepala Disbudpar Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, setelah beraudiensi dengan Bupati Gresik para finalis akan menjalani masa karantina.

“Mereka harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya. Saat tampil pada Grand Final nanti, banyak hal yang ditanyakan tentang Gresik dan Pemerintahan Kabupaten Gresik. Semoga mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini,”kata Sinaga. (yad)

Era Anak Muda Berkarakter, Idealis Membangun Gresik, Pesan Bupati kepada Finalis Cak dan Yuk Selengkapnya

Ridwan Hisjam : Selama Belum Digedok ada Kesempatan Memperjuangan Pembangunan Smelter Tetap di Gresik


GRESIK,1minute.id – Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung dan anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam serta pengurus DPD Partai Golkar Gresik berkunjung ke kediaman Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Mereka datang membawa misi khusus. Selain menyerukan dukungan menyukseskan Program Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, juga memperjuangkan proyek nasional di wilayah Jawa Timur. Salah satunya pembangunan Smelter di wilayah Kecamatan Manyar, Gresik. 

Menurut Ridwan Hisjam, rencana pembangunan Smelter di Gresik sudah cukup lama. Bahkan proses pembangunan sudah dilakukan. Meski, sampai saat ini tersendat karena persoalan ekonomi akibat pandemi corona.

Keterlambatan proyek tersebut, tambahnya, muncul upaya dari sejumlah orang  berusaha menggeser dan memindah pembangunan smelter ke wilayah Halmahera, Maluku Utara. “Salah satu pembicaraan dengan Bupati Gresik adalah mempertahankan proyek tersebut. Karena keberadaan Smelter di Gresik mampu menyerap 10 ribu tenaga kerja,”ujar anggota Komisi VII DPR RI itu usai silaturahmi kepada wartawan.

Mantan Ketua DPW Partai Golkar Jatim menambahkan, pihaknya terus berupaya mempertahankan pembangunam Smelter di Gresik karena memiliki dampak positif luar biasa bagi Gresik dan Jawa Timur.  Multiplier Effect dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. “Semuanya akan berdampak pada masyarakat Gresik dan sekitarnya,” katanya. 

Sampai saat ini, komisinya terus memperjuangan persoalan itu. Meski harus melawan tokoh yang berniat memindahkan ke tempat lain. “Saya sudah bertemu langsung dengan pihak Freeport agar tetap mempertahankan di Gresik. Karena itu telah dirintas lama sejak saya menjadi Ketua DPRD Jatim periode 2004 – 2009,”ungkapnya. 

Ridwan Hisjam optimistis pembangunan smelter tetap di Gresik. “Selama belum di kedok, masih ada kesempatan memperjuangan hal itu. Di Gresik sendiri lahannya sudah siap, semua draf kerja juga berjalan. Sementara di daerah lain belum ada apa-apa,”katanya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kedatangan tokoh Partai Golkar bertujuan mendukung semua program pemerintah kabupaten Gresik. Terkait Smelter, tambah Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani, pihaknya telah meminta dukungan semua pihak. Mulai dari Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, DPR RI supaya Smelter tetap dibangun di Gresik. “Karena harapan kami ada manfaat bagi masyarakat,”kata Gus Yani. (yad)

Ridwan Hisjam : Selama Belum Digedok ada Kesempatan Memperjuangan Pembangunan Smelter Tetap di Gresik Selengkapnya

Akbar Tanjung Instruksikan Pengurus dan Simpatisan Partai Golkar Dukung Nawa Karsa Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung beranjangsana ke kediaman Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 27 Mei 2021.

Silaturahmi pendiri partai beringin ini untuk memberikan dukungan program Nawa Karsa Bupati Fandi Akhmad Yani. Mantan Ketua DPP Partai Golkar itu meminta pengurus dan simpatisan partai beringin untuk menyukseskan program Nawa Karsa pemerintahan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Kita beri dukungan kepada beliau menjadi Bupati, menyejahterakan rakyat di Gresik. Golkar memiliki cita-cita mensukseskan pembangunan, pengamalan Pancasila Sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”ucap Akbar Tanjung saat memberikan sambutan. 

Mantan Ketua DPR RI itu mengingatkan lagi pengurus partai tentang paradigma baru Partai Golkar. Dalam mensukseskan program pembangunan yang berdasarkan Pancasila. “Dukung sukseskan beliau sebagai bupati,” tambahnya.

Silaturahmi dengan Ketua Dewan Kehormatan DPP Golkar Akbar Tandjung  ini juga dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam, serta para pengurus DPD Partai Golkar Gresik.

Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menambahkan, dukungan partai Golkar kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak berbeda sebelumnya. “Saya harapkan teman-teman dukungan bupati tidak dibedakan-bedakan,”kata mantan Ketua DPW Partai Golkar Jatim itu. “Golkar herus mengawal, agar pembangunan bisa berjalan tepat,”imbuhnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terimakasih atas dukungan dari para tokoh. Khususnya sumbangsih pemikiran tentang strategi pembangunan birokrasi, komunikasi politik dan pengalaman lainnya. 

Tantangan pembangunan di masa pandemi ini tentu tidak mudah. Berbagai inovasi dan strategi pembangunan tidak hanya menuntut ketepatan waktu. Masa pandemi Covid-19 serba cepat dan tidak pasti. Sehingga, perlu strategi khusus menekankan pada efektivitas pembangunan.  “Kita belajar banyak dari beliau-belkau yang hadir memberikan dukungan agar Gresik kedepan lebih bermanfaat bagi masyarakat ,”katanya. (yad)

Akbar Tanjung Instruksikan Pengurus dan Simpatisan Partai Golkar Dukung Nawa Karsa Bupati Gresik Selengkapnya

Sambut Bonus Demografi, Gresik Jagoan Dorong Start-up untuk Milenial

GRESIK,1minute.id – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan populasi generasi milenial di kabupaten Gresik mencapai 32,6 persen atau 432.821 orang. 

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, jumlah generasi milenial yang besar tersebut membutuhkan pengelolaan dan pendekatan kebijakan yang tepat.

“Sehingga bisa menjadi bonus demografi dan bukan menjadi bencana demografi,”kata Wabup Aminatun Habibah ketika membuka Focus Grup Discussion Gresik Jagoan yang mengambil tema Start-up Gresik Bangkit bersama Gresik Jagoan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro pada Selasa, 25 Mei 2022.

Selain Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah, FGD digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Riduan. Ada empat narasumber dalam FGD yang dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  lewat zoom video ini.

KOMITMEN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang sedang dinas luar menyempatkan hadir melalui video zoom kepada peserta FGD di Gedung WEP pada Selasa, 25 Mei 2021

Empat pembicara dan narasumber yaitu, Founder/CEO Of Sekarves Indonesia dan Assessor for Indonesia Creative City Network Tyas Ajeng Nastiti ; Co Founder PT. Monura Putra Nelayan Gresik Alfina ; Dosen FEB Unair Surabaya Gigih Prihantono dan Owner Geprek Mang Soetta Dhimas Arya Putra. 

Bu Min melanjutkan, pengelolaan dan kebijakan yang tepat diharapkan mampu mendorong penurunan angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik yang saat ini sebesar 8,21 persen.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ada peningkatan investasi untuk industrialisasi serta UKM. Kebijakan yang inovatif dan strategis merupakan salah satu cara untuk mendorong minat generasi millenial untuk berwirausaha,”tegasnya.

Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengutip  pendapat salah seorang pemilik star-Up terkemuka yang menyatakan  Ekonomi akan maju bila banyak masyarakatnya yang berwirausaha.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik Nuri Mardiana mensmbahkan tujuan kegiatan FGD, Start-up Gresik Bangkit bersama Gresik Jagoan merupakan program pemberdayaan dan pengembangan wirausaha pemuda. Gresik Jagoan adalah jaringan komunitas anak muda berwirausaha.

Sebelumnya, FGD dengan para wirausaha milenial, Dispora mengundang para stakeholder dan pemangku kepentingan dari unsur lembaga pendidikan, perguruan tinggi, pondok pesantren, perbankan dan perusahaan.  (yad)

Sambut Bonus Demografi, Gresik Jagoan Dorong Start-up untuk Milenial Selengkapnya

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB

GRESIK,1minute.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gresik Migas menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di salah satu hotel pada Jumat, 21 Mei 2021. Dalam RUPSLB menunjuk jajaran direksi dan komisaris yang baru.

Jajaran Komisaris hasil perombakan di dalam tubuh  PT Gresik Migas adalah Habibullah diangkat menjadi Direktur Utama menggantikan M. Prisdianto Mihardjo. M.Najib mantan Sekda Pemkab Gresik yang semula menjadi komisaris utama (Komut) diganti oleh Ahmad Nadir, mantan Ketua DPRD Gresik.

Sementara M.Prisdianto Mihardjo menempati jabatan sebagai Direktur Teknik dan Operasional. RUPSLB Gresik Migas tersebut, juga mengangkat dua komisaris baru. Yakni, M.Hilalludin dan M.Ma’mun serta Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu. 

RUPSLB itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati GresiknAminatun Habibah dan Ketua DPRD Abdul Qodir serta jajaran direksi serta komisaris yang baru hadir.

Pada kesempatan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap melalui RUPSLB ini ada hikmah bagi masyarakat Gresik. Perubahan struktur direksi dan komisaris rapat berjalan lancar. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu Bupati itu menyampaikan tulisannya di dalam rapat pemegang saham ini, “Siapa yang mampu beradaptasi dia akan jadi pemenang”.

“Melewati pandemi harus inovasi, kaya kreativitas ,memperkuat jaringan dari pusat sampai ke bawah. Di Gresik kondisi pasar terkait migas luar biasa potensi ada, peluang juga ada, kerjasama, kerja keras kita lakukan bersama-sama. Berharap reorganisasi ada kekuatan kolaborasi hebat membangun Gresik Migas yang baru,”harapnya. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta jajaran direksi dan komisaris Gresik Migas harus banyak inovasi karya, dan memperkuat jaringan dari pusat hingga ke bawah. Hal ini karena potensi migas di Gresik sangat luar biasa. “Kuncinya adalah trust dan terus berkomitmen menjadikan Gresik Migas jadi pioner pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,”tuturnya. 

Sementara Ketua DPRD Abdul Qodir menambahkan sejak berdiri, BUMD yang bergerak dibidang migas ini naik turun memberikan konstribusi ke pendapatan asli daerah (PAD). 

Untuk itu, perlu ada penataan ulang di struktur direksi dan komisaris mengingat Gresik punya potensi yang luar biasa. “Kontribusi terbesar puncaknya pada tahun 2015 mencapai Rp 15 miliar. Setelah ituada perubahaan regulasi yang memaksa Gresik Migas sedikit mengalami kekosongan hingga 2016 sampai 2018. Tahun 2019 Gresik Migas hanya memberi konstribusi ke PAD Rp 1 miliar. Setelah itu, tahun 2020 hingga 2021 minus,”paparnya. 

Dengan kondisi tersebut, Komisaris Utama Gresik Migas yang baru, Ahmad Nadir menyatakan jajaran komisaris mencoba melakukan inovasi. Langkah ini diambil karena potensi migas di Gresik sangat besar. 

“Semoga dengan potensi besar migas di Gresik menjadi nyata bukan menjadi beban. Dengan struktur jajaran yang baru ini bisa menjalankan amanah agar Gresik Migas bisa memberi konstribusi lagi ke PAD,” terangnya. 

Direktur Utama Gresik Migas Habibullah mengaku bersyukur dan akan berkoordinasi memproyeksikan Gresik Migas berkontribusi menyumbangkan PAD. “Inovasi tentang proyeksi Gresik Migas kedepan.Mudah-mudahan diberi kelancaran dan kemudahan. Gresik Migas berkah bagi masyarakat Gresik,” katanya. (yad)

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB Selengkapnya

Mulai Rabu Besok, WFH Ditiadakan, Seluruh ASN Wajib Ngantor

GRESIK,1minute.id – Mulai Rabu besok, 19 Mei 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) masuk kerja. Dalam unggahan @bkdgresikkab dengan menyertakan isi surat Bupati Gresik berlogo Burung Garuda itu isinya sebagai berikut : 

Surat Edaran
Sehubungan telah berakhirnya Surat Edaran Bupati nomor 800/936/437.73/2021 tertanggal 5 Mei 2021 perihal perpanjangan pelaksanaan WFH di Lingkungan Pemkab Gresik , maka disampaikan hal-hal sebagai berikut ;

1. Mulai tanggal 19 Mei 2021 pelaksanaan work from home ditiadakan, dan seluruh pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten Gresik wajib masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian

2. Absensi pegawai menggunakan checkclock
Demikian surat edaran ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Surat Edaran itu diteken Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tertanggal 18 Mei 2021.

Hampir setahun, Pemkab Gresik memberlakukan pembatasan kerja ASN di lingkungan Pemkab Gresik. Awal pagebluk corona , pemerintah membatasi sekitar 50 persen ASN untuk ngantor. Sisanya, work from home (WFH). Kali terakhir, melonggarkan 75 persen kerja dan 25 persen WFH di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik. 

Mulai Rabu besok, 19 Mei 2021 WFH ditiadakan. Sehingga, seluruh ASN wajib ngantor. 
Sayangnya, 1minute.id belum bisa mendapatkan kebenaran terkait SE Bupati yang diunggah akun instagram @bkdgresikkab itu. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nadlif ketika dihubungi maupun pesan WhatsApp belum direspon.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi membenarkan surat edaran itu. Menurut Reza, WFH yang diterapkan selama ini kurang efektif. “Saat yang terpenting adalah bagaimana setiap ASN bisa menjaga kesehatan dan tetap mematuhi prokes,”tegas Reza pada Selasa malam, 18 Mei 2021. (yad)

Mulai Rabu Besok, WFH Ditiadakan, Seluruh ASN Wajib Ngantor Selengkapnya

Pemkab Gresik Bisa Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima buku laporan tersebut dari Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setyono di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo pada Selasa, 18 Mei 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja baik terutama dalam penyusunan laporan keuangan.

“Selain kepada para Kepala OPD, Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang telah mendukung kami sehingga bisa bekerja lebih baik,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Kami berharap masyarakat untuk terus mendukung dalam bekerja. Kami yakin, bila masyarakat mendukung tentu kita akan bekerja lebih baik dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani berpesan kepada para Kepala OPD dan seluruh ASN yang bekerja di Pemkab Gresik agar prestasi ini tetap dipertahankan.

“Jalinlah kerjasama yang baik antar OPD sehingga berbagai prestasi akan kita raih untuk menuju Gresik baru yang lebih baik,” ujar Gus Yani memberi semangat.

WTP Ke-6 : Bupati Gresik (tiga dari kanan) bersama Wabup Gresik Aminatun Habibah , Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir bersama Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setyono, PJ Sekda Abimanyu dan Kepala Inspektorat Gresik Edi Hadi Siswoyo di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo pada Selasa, 18 Mei 2021. (Foto : humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi menambahkan Opini WTP yang diraih Kabupaten Gresik kali ini berdasarkan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Gresik pada 2020. BPK telah melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Gresik tahun anggaran 2020.

Adapun laporan yang telah diperiksa oleh BPK terdiri dari neraca tanggal 31 Desember 2020. Laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan operasional, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.

Pemeriksaan ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan Pemkab Gresik dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, efektifitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundangan.

“Intinya WTP ini didapat kerena laporan keuangan baik. Sistem pengawasan juga baik dan taat pada peraturan perundangan,”tegas Reza. (yad)

Pemkab Gresik Bisa Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Selengkapnya