RS Lapangan Siapkan 750 Tempat Tidur, Bupati Berharap Tidak Terisi.


GRESIK,1minute.id – Relawan tracer sudah bergerak. Mereka tidak hanya menyelisik kontak erat pasien Covid-19 di Gresik. Tim empat pilar terdiri dari relawan, tenaga kesehatan (nakes), bhabinkamtibmas dan babinsa itu menjadi negosiator bagi warga terpapar coronavirus disease 2019 untuk mau menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat (Isoter) di rumah sakit lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan tempat Isoter itu. Mulai tempat tidur , oksigen , naksir hingga dokter spesialis untuk melakukan perawatan bagi pasien kategori ringan atau tanpa gejala hingga sedang. “Dengan fasilitas itu, perawatan warga di Isoter terjamin,”ujar Gus Yani- sapaan akrab – Bupati Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat 6 Agustus 2021. 

NAKES dan RELAWAN: Para relawa.n trecer Covid-19 mengikuti Apel Kesiapan Tracer di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Pengawasan nakes tentunya harapan menanggulangi angka kematian pasien,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. G-JOS berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas memiliki kapasitas 750 tempat tidur. “Semoga tidak terisi,”kata Gus Yani. Artinya, semakin sedikit Isoter yang dirawat di G-JOS maupun pasien Covid-19 di rumah sakit  pandemi Covid-19 mereda. 

Ratusan tempat tidur itu tersebar mulai lantai I, II dan III. “Dalam minggu ini ada bantuan tempat tidur dari perusahaan swasta untuk warga Isoter,”tegasnya.
Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Kota Santri menunjukkan tren menurun. Berdasarkan data Dinkes Jatim, angka kesembuhan pasien Covid-19 lebih tinggi dari kasus baru. Merujuk data pada Kamis, 5 Agustus 2021 jumlah kasus baru bertambah 109 menjadi 11.470 kasus memasuki tahun kedua Covid-19. Sedangkan,  pasien sembuh bertambah 311 kasus terakumulasi menjadi 7.766 kasus. Sedangkan, pasien meninggal bertambah 8 orang menjadi 638 kasus. 

Tingginya angka kesembuhan ini membuat tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit , Puskesmas dan tempat isolasi di G-JOS semakin longgar.  Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menyebutkan pasien di G-JOS terisi tidak lebih 50 orang. “Padahal kapasitas 140 tempat tidur,”kata Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021. (yad)

RS Lapangan Siapkan 750 Tempat Tidur, Bupati Berharap Tidak Terisi. Selengkapnya
Satgas Covid-19 dalam Apel Kesiapan Tracer pada Jumat, 6 Agustus 2021 (Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Tracer Bergerak, Deteksi Dini untuk Mencegah Persebaran Covid-19


GRESIK,1minute.id – Up date datakasus baru konfirmasi Covid-19 itu masuk gawai Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Gresik. Sabar hari sebelum Subuh. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail kemudian melakukan pemilihan berdasarkan lokasi kecamatannya. 

Selanjutnya, data perkembangan kasus baru warga terpapar coronavirus disease 2019 itu disebarkan kepada petugas gabungan yakni bidan puskesmas atau desa, babinsa dan bhabinkamtibmas dibantu oleh relawan tracer dari Kemenkes. Mereka mendatangi rumah warga yang terpapar Covid-19 itu. Update data kasus baru Covid-19 itu seakan menjadi sarapan pagi bagi Komandan Satgas Covid-19 Gresik ini. 

“Kita tidak boleh lelah, apalagi putus asa untuk melayani masyarakat. Semoga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 pada Jumat 6 Agustus 2021. 

Tugas kemanusiaan untuk menekan persebaran Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu yang kini semakin diperkuat oleh Pemkab Gresik. Karena tugas mulia itu lah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi dan semangat petugas tracer pagi tadi.

Para relawan tracer yang setiap kelompok terdiri dari empat pilar yakni bidan desa, Babinkamtibmas, Babinsa dan tracer relawan itu bergerak melakukan tugasnya mendatangi orang yang terdata covid baru. Mereka melakukan tracing dengan berkomunikasi warga untuk melacak siapa saja yang telah melakukan erat atawa bertemu dengan warga terpapar Covid-19 itu. 

SATGAS COVID-19 GRESIK: (ki-ka) Kadinkes drg Saifudin Ghozali, Asisten Tursilowanto Harijogi, Dandim Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tracing dimulai dari anggota keluarga. Kemudian beberapa orang lainnya yang terakhir kontak erat. Yaitu, antara 8 orang sampai 15 orang. Warga yang kontak erat ini kemudian dilakukan test swab antigen. Para tracer mencatat keadaan dan perkembangan paparan covid baru. Selanjutnya para tracer ini langsung melaporkan via aplikasi SiLacak (sistem informasi pelacakan) milik Kemenkes. 

Tim Tracer juga mengarahkan orang yang telah terpapar untuk melakukan isolasi terpusat (Isoter)di Rumah Sakit Lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS) sedangkan kontak lain disarankan untuk membatasi kontak dengan yang lain. (yad)

Tracer Bergerak, Deteksi Dini untuk Mencegah Persebaran Covid-19 Selengkapnya

Temasek Foundation Gelontor Kasur Pasien Isoman di Klinik Mabarrot MWC NU


GRESIK,1minute.id – Sebuah perusahaan asal Singapura Temasek Foundation menggelontorkan bantuan tempat tidur untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid-19 di Klinik Mabarrot MWC NU Kecamatan Wringinanom, Gresik. 

Bantuan secara simbolis diserahkan perwakilan Temasek Fondation atau pabrikan Romance Furnitur Rudi Syahputra didampingi Koordinator Distribusi bantuan Jawa Timur Agus Junaidi kepada Direktur Klinik Mabarrot MWC NU Wringinanom dr. Hasyim Hanafi pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Koordinator Distribusi Jawa Timur Agus Junaidi mengatakan, bantuan sebanyak 50 buah kasur diberikan kepada Klinik Mabarrot MWC NU Wringinanom untuk menunjang fasilitas pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi.

Agus menyebut, kasur tersebut memiliki desain khusus yang dirancang bagi pasien Covid-19. Disamping tahan air, kasur berukuran 1×2 meter itu juga bisa dicuci dengan hand sanitizer, sehingga aman dari potensi penularan Covid-19 bagi pasien yang menggunakannya. “Desainnya dirancang khusus untuk pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi, ukurannya 1×2 meter, bisa dicuci dan dibersihkan dengan hand sanitizer kemudian tidak tembus air,”ungkapnya.

Pada tahap pertama ini, kata Agus, Temasek Fondation menyumbang sebanyak 180 buah kasur untuk pasien isoman yang disebar di sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Timur, meliputi Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Bangkalan.

“Ini baru tahap awal, jika ditotal jumlah bantuan mencapai 180 unit atau berkisar 252 juta, nanti akan ada bantuan tahap dua, diantaranya Kabupaten Malang kota Batu Kabupaten Ponorogo juga menyusul,”lanjutnya.
Sementara itu, Perwakilan Perusahaan Temasek Fondation Rudi Syahputra berharap, bantuan ini dapat memenuhi perlengkapan fasilitas pasien Covid-19 yang tengah menjalani isoman di Klinik, pesantren juga tempat-tempat yang dihimpun oleh para relawan.

“Meski jumlahnya tidak banyak, namun kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan pasien Covid-19 yang tengah dan memenuhi fasilitas mereka selama menjalani isoman,” terangnya.

Selain di Klinik Mabarrot MWC NU Wringinanom, bantuan juga diberikan kepada Pondok Pesantren di Bangkalan dengan kerjasama LKKNU Satgas Compok Sehat Gotong-royong NU Bangkalan sebanyak 30 buah kasur, kemudian SMK Plus NU Sidoarjo sebanyak 30 buah, dan Yayasan Sosial Keagamaan Kesehatan & Pendidikan Al Adhim Kabupaten Jombang sebanyak 70 buah kasur. (yad) 

Temasek Foundation Gelontor Kasur Pasien Isoman di Klinik Mabarrot MWC NU Selengkapnya

Tracer Covid-19 Dibekali Aplikasi SiLacak, Deteksi Dini Persebaran Virus Corona

GRESIK,1minute.id – Para tracer Covid-19 kini dibekali aplikasi Silacak. Aplikasi pencatatan secara digital data kontak erat pasien Covid-19 yang memberikan kemudahan pelacakan yang nantinya akan dilakukan bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas.

Penggunaan aplikasi sistem informasi pelacakan (Silacak) milik Kementerian Kesehatan itu mulai dibumikan kepada petugas pelacak kontak erat pasien terpapar corona virus disease 2019 kepada bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Rabu,4 Agustus 2021.

Pengenalan aplikasi itu di pusatkan  di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik itu dihadiri para Danramil, Kapolsek jajaran wilayah hukum Gresik dan Kepala Puskesmas. Pematerinya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang membuka babak baru untuk deteksi dini pencegahan persebaran Covid-19 itu. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sambutannya menyampaikan, dalam situasi penanganan Pandemi Covid-19 ini perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak. Seperti yang dilakukan saat ini, Pemkab Gresik bersama dengan jajaran TNI-Polri melalui bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas akan bersama-sama melakukan tracing terhadap penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

“Dengan kolaborasi bersama jajaran TNI-Polri ini merupakan upaya untuk mengatasi dan menekan angka penyebaran Covid-19. Ini juga menjadi salah satu ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia mengatakan, dengan kemudahan melakukan tracing terhadap penyebaran Covid-19, maka akan mempermudah juga penanganan dilapangan. “Dengan adanya tracer tersebut akan memudahkan petugas di lapangan dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi dengan cepat dan akurat sehingga dapat dengan segera ditangani,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Secara teknis, aplikasi ini memudahkan pelacakan yang dulunya tercatat secara manual. Karena daerah penyebaran Covid-19 sangat luas, maka pelacakan menggunakan pendekatan 15 orang kontak erat pertama. Begitu kontak terdekat pertama diidentifikasi, hasilnya akan dilaporkan melalui sistem aplikasi Silacak.

Server SiLacak langsung terhubung ke pusat. Sehingga data tracing dapat langsung dimonitor oleh Kemenkes. Nantinya petugas tracing memegang akun SiLacak. Mereka dari Babinsa dan Babinkamtibmas. (yad)

Tracer Covid-19 Dibekali Aplikasi SiLacak, Deteksi Dini Persebaran Virus Corona Selengkapnya

KONI Gresik Suplai Kebutuhan Dapur Umum Posko Darurat di Pendapa Bupati


GRESIK,1minute.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Gresik menyerahkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) ke di Dapur Umum Posko Darurat Covid-19 di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Sembako itu diserahkan langsung oleh Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri kepada Nur Khosiah, relawan Dapur Umum. Sembako yang diserahkan pengurus harian KONI itu terdiri dari beras, lauk, susu hingga buah. 4 sehat, 5 sempurna.

Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri menyatakan, bantuan tersebut dari patungan pengurus KONI Gresik yang merasa prihatin dan terpanggil atas kondisi masyarakat Kabupaten Gresik kurang beruntung dampak pandemi Covid-19. “Kami  pengurus KONI marasa prihatin dengan kondisi masyarakat Gresik saat ini akibat dampak pandemi yang berlangsung mulai Maret 2020 lalu,”kata dr Anis Ambiyo Putri didampingi  Ketua Bidang Kesra Arifin usai menyerahkan bantuan di Dapur Umum Posko Darurat Covid-19.

Pengurus patungan dana untuk pengadaan sembako dan kebutuhan 4 sehat 5 sempurna yang diserahkan kepada Dapur Umum Posko Darurat sebagai bentuk dukungan terhadap program Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min yang mendirikan Posko Darurat Covid untuk menangani para warga terpapar dan terdampak Covid.

“Pengurus KONI Gresik secara spontan dan kompak patungan membeli sembako dan kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Bantuan itu langsung kami serahkan di Dapur Umum untuk keperluan makan warga yang isoman (isolasi mandiri) dan terdampak Covid-19,”imbuhnya.
Dokter Anis, sapaan akrabnya, berharap sedikit bantuan tersebut bisa membantu kebutuhan pokok di Dapur Umum Posko Darurat untuk diolah, dimasak dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Mudah-mudahan bermanfaat,”harapnya.

Dikatakan dr. Anis, pemberian bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 ini diupayakan bukan yang tarakhir. Mengingat pandemi ini belum bisa diprediksikan kapan akan berakhir. Ia mengaku akan berupaya memberikan bantuan lagi di empat Posko Darurat Covid yang telah didirikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.

“Insya Allah saya pribadi juga akan berupaya untuk kembali memberikan bantuan untuk saudara-saudara saya masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan. Insya Allah, bantuan akan kami berikan di Posko Darurat,” terang Bendahara Muslimat NU Kecamatan Wringinanom ini.

Dimana, Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min mengajak semua komponen untuk saling bahu membahu, saling menguatkan, saling bergotong royong untuk mengatasi pandemi Covid-19  dan dampak yang ditimbulkan. “Insya Allah dengan bahu membahu, kompak dan saling bergotong royong bisa mengatasi dan keluar dari pandemi. Mohon bantuan doanya semua,”perempuan berhijab itu.

Pada kesempatan itu dr Anis mengajak semua pengurus dan atlet KONI Gresik, juga masyarakat agar senantiasa mendukung pemerintah agar menegakkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 untuk mencegah sebaran corona virus disease 2019 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

“Semoga pandemi ini cepat berakhir, sehingga masyarakat kembali bisa hidup normal,”harapnya dan diamini pengurus lainnya. Sementara itu, perwakilan relawan Dapur Umum Posko Darurat Nur Khosiah mengatakan, menu dapur umum Posko Darurat menyediakan menu sesuai dengan masukan dari Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Gresik. “Sehingga yang kami sajikan kepada masyarakat sesuai ahli gizi,”kata Khosiah. (yad)

KONI Gresik Suplai Kebutuhan Dapur Umum Posko Darurat di Pendapa Bupati Selengkapnya

Percepat Kekebalan Kelompok, Vaksinasi Sasar Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Pemerintah bekerja ekstra keras membentuk herd community. Percepatan vaksinasi terus dilakukan. Ratusan relawan tenaga kesehatan (nakes) telah siapkan. Bahkan, mereka telah mengikuti Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di kantor Bupati pada Senin, 2 Agustus 2021. 

Relawan ini tidak hanya dipersiapkan serbuan vaksin untuk masyarakat umun. Namun, mereka juga dipersiapkan melakukan vaksinasi kepada para penyandang disabilitas di Kota Santri -sebutan lain- Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, vaksin untuk disabilitas telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Jenis vaksinnya adalah Sinopharm. “Gubernur Jatim memiliki vaksin untuk penyandang disabilitas cakup banyak,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani usai Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021.

Vaksin Sinopharm adalah vaksin yang digunakan di sejumlah perusahaan untuk karyawannya. Vaksin berbayar. “Tapi, untuk para disabilitas gratis,”tegasnya..

Saat ini, Pemkab Gresik masih menunggu droping vaksin untuk para difabel itu dari Pemprov Jatim. “Tenaga relawan nakes yang melakukan input data dan vaksinator. Kita harus geber vaksinasi,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sejumlah terobosan dilakukan Bupati Gresik untuk percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik. Diantaranya, membuka vaksinasi center di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Pemkab berkalaborasi dengan IKA Unair Surabaya menggeber vaksinasi di Destinasi Wisata Lontar Sewu di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti pada Sabtu, 31 Julu 2021. 

TNI AL dari Komando Armada II melakukan serbuan vaksinasi di Pulau Bawean mulai Rabu hingga Sabtu, 28-31 Juli 2021. Selama 4 hari itu, sebanyak 10 ribu warga Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean telah mendapatkan vaksin merek Sinovac. 

Saat ini, Bupati Fandi Akhmad Yani mempersiapkan serbuan vaksin di empat destinasi wisata. Yakni, Selo Tirta Giri (Setigi) dan Wisata Gosari (Wagos). Keduanya di Kecamatan Ujungkah. Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (Wisid) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng serta Wisata Lontar di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti.

Percepatan vaksinasi ini sebagai upaya percepatan membentuk herd community (kekebalan kelompok). Pemerintah pusat menargetkan kekebalan kelompok terbentuk bila 70 persen masyarakatan telah tervaksinasi. (yad)

Percepat Kekebalan Kelompok, Vaksinasi Sasar Penyandang Disabilitas Selengkapnya

Genderang Perang Serbuan Vaksinasi Ditabuh, Bupati Siapkan Ratusan Relawan Nakes Gresik Tangguh


GRESIK,1minute.id – Genderang perang percepatan vaksinasi ditabuh oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 2 Agustus 2021. Ratusan relawan tenaga (nakes) Gresik Tangguh diapelkan di halaman Kantor Bupati Gresik.  Apel pagi yang juga diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik itu dipimpin oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kasus baru coronovirus disease 2019 (Covid-19) cenderung menurun. Keterisian rumah sakit dan puskesmas dibawah 70 persen. “Ketika tren menurun ini, saat yang tepat untuk melakukan percepatan vaksinasi,”kata Gus Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah.

Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh ini dihadiri oleh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti berbeda. Meski, tanpa pengibaran bendera, pemimpin apel membacakaan teks Pancasila sehingga apel terasa lebih heroik.

SIMBOLIS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Gresik Aminatun Habibah memakaikan jaket relawan dalam Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menegaskan, ratusan relawan itu dipersiapkan untuk serbuan vaksinasi di sejumlah tempat di Kota Santri. Awalnya, vaksinasi center dibuka Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Kini, tempat vaksinasi diperluas. Yakni, akan dilakukan di dua destinasi wisata di Gresik Utara. Yakni Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk ; Wisata Gogosari (Wagos) di Desa Gosari. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah. Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (Wisid) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. Serta di Gresik Selatan dipusatkan di Destinasi Lontar Sewu di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti.

Vaksinasi center tersebar merata yakni Gresik Kota, Utara dan Selatan ini mengadopsi sistem di WEP yaitu menggunakan sistem pendaftaran online. Sedangkan, serbuan vaksinasi ke desa-desa atawa Vaksinasi Goes to Village pendaftaran secara offline. Di Pulau Bawean, berjarak 180 mil laut di pusat Kota Gresik, serbuan vaksinasi dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia dari Kesatuan  Angkatan Laut diwakili Komando Armada II mulai Rabu hingga Sabtu, 28-31 Juli 2021. Selama empat hari itu, 10.500 warga Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean telah mendapatkan dosis pertama vaksin merek Sinovac itu. 

“Nakes sudah siap. Ketika gelontoran vaksin diperkirakan pada Agustus dan September 2021 mendapatkan distribusi vaksin sangat besar. Kita bisa langsung melakukan serbuan vaksinasi di Gresik,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ratusan relawan nakes yang terlibat dalam serbuan vaksinasi ini, imbuhnya, Pemkab Gresik optimistis target capaian herd community alias kekebalan kelompok bisa cepat teralisasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Ia menambahkan pemerintah pusat menargetkan akhir Desember 2021, sudah terbentuk herd community  (kekebalan kelompok). Herd community akan terbentuk bila mayoritas penduduk atau sekitar 70 persen telah mendapatkan vaksinasi. “Pemkab Gresik sudah siap untuk membentuk herd community dengan partisipasi ratusan relawan nakes yang telah terlatih ini,”katanya. 

DIALOG FORKOPIMDA : (ki-ka) Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Terpisah, Koordinator relawan nakes Gresik Tangguh dr Singgih Widi Pratomo mengatakan,para relawan ini memang terpusat untuk lima tempat vaksinasi. Namun demikian, beberapa tempat lain juga akan melaksanakan vaksinasi ini. Sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Gresik. Bila nanti ada droping besar vaksin, 32 Puskesmas, 76 klinik swasta serta 5 tempat pusat vaksin juga akan melaksanakan vaksinasi.

“Untuk tenaga vaksinator sudah siap, tempat vaksin juga sudah siap, tinggal menunggu vaksinnya saja,” tandas Singgih. Masih menurut Singgih, animo masyarakat untuk vaksinasi sangat tinggi. Namun, karena kekurangtahuan masyarakat tentang vaksinasi belum maksimal. Akibatnya, ketika dilakukan skrening cukup banyak yang gagal. Dia mencontohkan, warga memiliki penyakit penyerta (kormobid). “Kegagalan ikut vaksinasi karena gagal sekrening kesehatan ini diperkirakan mencapai 10 persen,”kata Singgih. (yad)

Genderang Perang Serbuan Vaksinasi Ditabuh, Bupati Siapkan Ratusan Relawan Nakes Gresik Tangguh Selengkapnya

Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, NasDem Bagikan Ratusan Paket Sembako

GRESIK,1minute.id – Kepedulian Partai Nasional Demokrat (NasDem) Gresik untuk membantu meringankan beban wong cilik terdampak corona virus disease 2019 (Covid-19) berlanjut. Sebelumnya, pengurus melakukan penyemprotan desinfektan dan pembagian alat pelindung diri.

Pada Sabtu, 31 Juli 2021 pengurus partai membagikan ratusan paket sembako kepada petani garam di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar ; Petani Porang di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean serta tukang becak, pedagan pasar di Gresik. Bantuan sembako untuk kemanusiaan itu dipimpin langsung Ketua dan Sekretaris DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar dan Ainul Fuad. Serta, bendahara partai Nur Rachman Yani Hidayatulloh. 

Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar mengatakan pemberian paket sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19 sebagai bentuk rasa keprihatinan NasDem Gresik.

“Pandemi Covid ini banyak saudara-saudara kita yang kondisi ekonominya pas-pasan makin terpuruk. Sehingga, mereka harus dibantu. Karena itu, NasDem ikut hadir membantu pemerintah untuk membantu meringankan beban warga kurang beruntung,”kata Syaiful Anwar pada Sabtu, 31 Juli 2021.

NASDEM BERBAGI SEMANGAT : Pengurus DPD NasDem Gresik dipimpim Syaiful Anwar ketika berdialog dan membagikan paket sembako untuk warga terdampak Covid-19 Gresik pada Sabtu. 31 Juli 2021 ( Foto : NasDem for 1minute.id)

Pemberian bantuan 200 paket sembako kali ini, imbuhnya, merupakan lanjutan kegiatan sosial yang telah dilakukan NasDem Gresik. Mulai pengurus DPD NasDem, DPC, dan DPRt, juga Fraksi NasDem DPRD Gresik. “Kegiatan tersebut sebagai ikhtiar NasDem Gresik untuk membantu masyarakat dan pemerintah untuk mencegah sebaran Covid,”ujar Syaiful Anwar. 

Sementara Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad menambahkan, kegiatan selain untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 juga memberikan semangat kepada masyarakat untuk tetap semangat dalam menghadapi pandemi ini.

“Mohon bantuan doanya, semoga kami Ketua NasDem, Sekretaris, Bendahara serta pengurus lain dan kader selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT dan limpahan rizki, sehingga kami bisa istikamah membantu saudara-saudara kami yang membutuhkan,”kata Ainul Fuad. (yad)

Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, NasDem Bagikan Ratusan Paket Sembako Selengkapnya

Kurangi Vatalitas, G-JOS sebagai Pusat Layanan Isolasi Covid-19

GRESIK,1minute.id – Perpanjangan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 berakhir pada 2 Agustus 2021. Kasus baru konfirmasi Covid-19 mengalami tren penurunan. Angka kesembuhan juga meningkat. Namun, Pemkab Gresik tidak mau lengah. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai rumah sakit lapangan indoor terpadu. Stadion olah raga dengan tiga lantai berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik itu digunakan sebagai tempat isolasi terpusat. 

Nah, untuk menambahkan fasilitas pelayanan itu, Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengundang sejumlah pihak di ruang Graita Eka Praja lantai II Kantor Bupati pada Jumat,30 Juli 2021.

Dalam pertemuan itu, Gus Yani mengungkapkan pendirian tempat isolasi terpusat adalah instruksi pemerintah pusat disampaikan oleh forum koodinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jatim. Isolasi terpusat ini untuk menyikapi keadaan kasus isolasi mandiri (isoman) yang gagal dan berakhir dengan kematian.

Berdasarkan hal tersebut, Forkopimda Jawa Timur memerintahkan agar semua Bupati Walikota untuk mengubah kebijakan isoman menjadi isolasi terpusat. “Kami merencanakan program isolasi terpusat ini ada di Rumah Sakit Lapangan G-JOS, karena tempatnya memungkinkan. Target kami, rumah sakit lapangan bisa menampung seribu pasien. Mari kita bahas, apa saja yang harus kita lakukan,”papar Gus Yani pada Jumat, 30 Juli 2021.

Ada beberapa penambahan yang mutlak harus dilakukan yaitu penambahan tempat tidur dan perbaikan beberapa ruangan sehingga sesuai standar kebutuhan sebagai rumah sakit lapangan. “Kami akan menambah tempat tidur secara bertahap, dan akan saya tambah sesuai kebutuhan.

Semuanya sudah kami siapkan. Begitu juga nakes, kami akan mengoptimalkan tenaga yang ada ditambah relawan. Untuk instalasi oksigen sudah siap, tinggal mengalirkan saja,”ujar Gus Yani yang didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini

Ia menyatakan kebijakan penanganan kasus Covid di Gresik akan semakim optimal. Saat ini sudah ada sepuluh puskesmas untuk perawatan tingkat pertama pasien Covid-19 dan lima Puskesmas untuk bersalin covid dan normal.

“Rumah sakit lapangan ini sifatnya hanya mendukung RS Ibnu Sina dalam penanganan pasien Covid-19. Sedangkan puskesmas adalah ujung tombak untuk menentukan tindakan lanjutan. Khusus untuk pasien sedang dan berat pasti akan dirujuk ke RS Ibnu Sina. Sedangkan yang tanpa keluhan, keluhan ringan menuju sedang di arahkan ke RS lapangan. Semuanya dalam pengawasan RS Ibnu Sina,”kata Gus Yani.

Untuk diketahui, G-JOS terdiri dari 3 lantai. Saat inj, stadion yang difungsikan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19 tanpa gejala dan ringan berkapasitas 140 tempat tidur. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiadji berjanji segera untuk segera merealisasi rencana tempat isoman terpusat.

“Hari ini, kami langsung mengadakan survei ke lokasi, bagian mana yang bisa kita perbaiki dan kita tambahkan. Tentunya segala sesuatunya akan kita rundingkan dengan pihak RS Ibnu Sina,”kata Gunawan Setiadji.

Plt Dirut RS Ibnu Sina dr. Rudyanto Dwi A Sp.PD juga menyatakan kesiapannya untuk membantu. Dia menyatakan akan mengirimkan beberapa tenaga teknis untuk memodifikasi ruangan, termasuk memodifikasi selang oksigen agar bisa dipakai lebih banyak sambungan.

Rakor ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik.drg Syaifuddin Ghozali, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mokh Najikh, Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito, Kepala Polisi Pamong Praja Gresik Abu Hasan. (yad)

Kurangi Vatalitas, G-JOS sebagai Pusat Layanan Isolasi Covid-19 Selengkapnya

Kaum Hawa Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Pandemi di Rumah Dinas Bupati Gresik


GRESIK,1minute.id – Tidak kata terlambat untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Kaum hawa di Kota Santri pun mau berpangku tangan. Emak-emak itu mendirikan dapur umum di rumah dinas Bupati pada Jumat, 30 Juli 2021.

Ada dua tenda yang akan digunakan untuk memasak. Dalam tenda itu, semua kebutuhan memasak. Seperti kompor, wajan besar dan perkakas lainnya. Untuk mengawali beroperasinya dapur umum untuk masyarakat terdampak corona virus disease 2019 (Covid-19) itu, Bupati dan istri, Fandi Akhmad Yani – Nurul Haromaini serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ikut sibuk. Memasak , menggoreng lauk. Menu masakan malam itu nasi campur. 

Ada daging, telur, dan sayur. Ada juga susu. Usai menggoreng Gus Yani – sapaan akrab – Bupati Fandi Akhmad Yani menyemangati para relawan yang bekerja untuk membantu sesama warga yang terdampak pandemi Covid-19. “Tidak ada kata terlambat dalam membantu sesama,”kata Gus Yani.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan dari dapur umum ini akan disalurkan malam hari. Pagi hari, imbuhnya, ada bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kemudian Posko Darurat yang tersebar di empat titik wilayah daratan Gresik dan satu di Pulau Bawean juga menyalurkan bantuan makanan, vitamin.

Jadi warga Gresik yang terdampak pandemi Covid-19 menerima bantuan makanan. Awal dibuka hari ini, ada 150 nasi kotak dari dapur umum disebar ke wilayah perkotaan. “Kedepan, setiap hari ada hampir 100 nasi kotak, diantar malam hari. Nanti akan digilir, besok di kecamatan mana besoknya ganti dikecamatan mana. Kami sebar merata,”kata Bu Min-panggilan-Wabup Aminatun Habibah.

Selain para relawan, ada ahli gizi yang memantau setiap masakan di dapur umum rumah Bupati Gresik. Kemudian Pramuka juga dilibatkan dalam mendistribusikan makanan kepada warga. (yad) 

Kaum Hawa Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Pandemi di Rumah Dinas Bupati Gresik Selengkapnya