Pekerja Rentan, Ketua RT & RW Bakal Dapat Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan dari Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Ratusan ribu warga Kabupaten Gresik telah merasakan manfaat program jaminan kesehatan atau universal Health Coverage (UHC) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sejak Oktober 2022, warga Kabupaten Gresik yang berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Kini, bertepatan peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerja rentan dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para ketua rukun tetangga dan rukun warga (RT dan RW) Se-Kabupaten Gresik. 

“Ini menjadi suatu bentuk mitigasi, bahwa Pemkab Gresik memberikan perlindungan jaminan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Karena selama ini pekerja rentan tidak punya jaminan perlindungan keselamatan kerja,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menjadi Inspektur upacara (Irup) HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Awal Januari 2023, Bupati Fandi Akhmad Yani menginstruksikan pemerintah desa mendaftarkan 100 pekerja rentan di BPJS Ketenagakerjaan dengan menggunakan dana desa. Sehingga, kurang lebih terdapat 330.000 pekerja rentan yang mendapat jaminan perlindungan. Sedangkan, Pemkab Gresik juga mengalokasikan anggaran melalui APBD Gresik jaminan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada ketua rukun tetangga (RT).dan rukun warga (RW) se-Kabupaten Gresik. Totalnya, mencapai 7.800 orang.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Gresik memberikan santunan kepada ahli waris penerima jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan. Nurul, salah satu ahli waris penerima santunan mengaku cukup terbantu dengan santunan yang diberikan Pemkab Gresik dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Musibah yang terjadi ini sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Karenanya dengan santunan ini, pastinya akan sangat terbantu. Saya mau menyekolahkan anak-anak agar pendidikannya bisa lebih tinggi dari orang tuanya. Terima kasih kepada Pak Bupati, Pemkab Gresik, dan BPJS Ketenagakerjaan,” terang Nurul. (yad)

Pekerja Rentan, Ketua RT & RW Bakal Dapat Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan dari Pemkab Gresik  Selengkapnya

75 Anggota Paskibraka Dikukuhkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Masa Depan di Genggaman 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia dikukuhkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 16 Agustus 2023. Pengukuhan  ditandai dengan pemasangan pin secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik. 

Bupati Fandi Akhmad Yani  menyampaikan, anggota Paskibraka adalah putra putri terpilih. Tentunya kalian harus bangga karena mendapat kehormatan dan kepercayaan pada hari bersejarah, Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus.

“Jadikan apa yang adik-adik laksanakan pada tanggal 17 besok sebagai tonggak penting dalam melangkah kedepan. Masa depan ada dalam genggaman kalian,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menambahkan, terpilihnya sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Gresik ini merupakan kebanggaan bagi setiap anggota, orang tua serta sekolah masing-masing. “Hal ini pastinya menjadi kebanggan bagi anggota Paskibraka, orang tua dan sekolah. Dengan terpilihnya sebagai anggota Paskibraka, pastinya telah dinilai dan kalian telah menunjukkan bahwa memiliki kemampuan,” tuturnya. 

Orang nomor di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka, agar segala pelajaran yang telah di dapat selama melalui proses pendidikan dan latihan bisa terus diterapkan dan bermanfaat di masa yang akan datang. 

“Terapkan ini di lingkungan kalian masing-masing, tunjukkan bahwa anggota Paskibraka bisa menjadi teladan bagi remaja dan siswa siswi lainnya,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekretaris Daerah (Sekda)  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, para Asisten, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran direktur BUMD  Gresik itu,  bupati memberikan ucapan selamat kepada anggota Paskibraka yang akan menghadapi tugas penting pada tanggal 17 Agustus nanti. Bangun persatuan dan kesatuan, kekompakan serta kerukunan antar sesama warga negara. 

“Jaga diri kalian, jaga kesehatan, jaga makanan dan konsentrasi. Dengan demikian tugas penting besok pag dan sore hari dapat kalian laksanakan dengan baik,” pungkasnya. (yad)

75 Anggota Paskibraka Dikukuhkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Masa Depan di Genggaman  Selengkapnya

PT Freeport Indonesia Segera Rekrutmen 55 Canaker Lokal, Kini Masih 203 Karyawan 

GRESIK,1minute.id – Ratusan tenaga kerja lokal di proyek smelter, PT Freeport Indonesia (PTFI) bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 15 Agustus 2023. Mereka terlihat semringah. 

Wajah bahagia itu, karena mereka bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik itu. Juga, senang karena mereka ambil bagian dari proyek dengan nilai investasi triliunan tersebut. 

“Tentunya ini patut kita syukuri, karena telah menjadi bagian untuk mensukseskan pembangunan Smelter dengan baik. Maka hal ini jangan disia-siakan,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam pertemuan bertajuk “Silaturahmi Karyawan Lokal PT Freeport Indonesia Smelter bersama Bupati dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik” itu.

Ia berpesan kepada ratusan tenaga kerja (naker) lokal itu berkomitmen membangun, serta berkontribusi untuk industri kebanggaan bangsa Indonesia di Gresik itu. Sedangkan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan dukungan terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berharap kedepan para karyawan tersebut bisa mendapatkan posisi tinggi di perusahaan smelter dengan investasi Rp 33 triliun yang 

akan mampu menghasilkan 600.000 ton tembaga, 50 ton emas, dan 210 ton perak per tahun. Diantaranya, jabatan sekelas Vice President di PTFI.

“Pemkab Gresik melihat pembangunan Smelter ini sebagai smart industry dalam 5-10 tahun lagi. Maka bapak ibu saudara yang diterima oleh PTFI Smelter, harus terus belajar. Jangan merasa cukup ilmunya, karena kita tidak tahu bagaimana perkembangan teknologi 10 tahun kedepan,” ucapnya.

Gus Yani menyarankan agar para karyawan lokal saat ini terus mengasah dan menambah skill yang mereka miliki. Minimal para karyawan tersebut dapat secara bertahap belajar bahasa Inggris atau bahasa asing pendukung lainnya. Selain itu, bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan. 

:Jangan lengah, terus upgrade ilmu kalian. Karena siapa yang tidak bisa beradaptasi, akan hilang ditelan kemajuan teknologi. Karena jika hari ini kita menanam, maka besok pasti kita akan menuai,” pungkasnya.

Vice President (VP) Hubungan Pemerintahan PTFI Harry Pancasakti mengatakan, saat ini Smelter sedang dalam puncak konstruksinya. Sampai akhir Juli 2023, progres pembangunan telah mencapai 76%. Diperkirakan pembangunan ini akan tuntas akhir Desember 2023 nanti. 

“Nanti kita akan memastikan semua sistem pendukung berjalan di bulan Juli tahun depan. Sehingga diharapkan Agustus 2024, Smelter dengan single line design terbesar di dunia ini dapat beroperasi,” tuturnya.

Selain memaparkan progres pembangunan, Hari juga menjlentrehkan jumlah pekerja lokal di proyek smelter itu. Saat ini, katanya, jumlah naker lokal sebanyak 203 orang. Rencananya akan merekrut 55 karyawan lokal. Sehingga total berjumlah 258 karyawan lokal. Jumlah tersebut setara dengan 55% dari keseluruhan karyawan PTFI Smelter Gresik. (yad)

PT Freeport Indonesia Segera Rekrutmen 55 Canaker Lokal, Kini Masih 203 Karyawan  Selengkapnya

Sungonlegowo Bangun TPS3R Kapasitas 4 Ton Perhari, Bupati Gresik : TPS3R Pertama Bisa Jadi Inspirasi Desa Lainnya 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik semakin optimistis bisa memboyong Piala Adipura tahun ini. Sebab, gaya hidup masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin baik. Tidak membuang sampah sembarangan. 

Bahkan, tempat pengolahan sampah pun sudah sampai ke pedesaan. Antara lain, Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Desa yang dipimpin oleh Sayuti itu telah memiliki Tempat Pengolahan Sampah, Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R). Peresmian TPS3R pertama ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 7 Agustus 2023.

“Alhamdulillah, Sungonlegowo sudah revolusioner. Punya inovasi dalam pengolahan sampah melalui TPS3R ini. Maka, ini menjadi bukti bahwa masyarakat kita berfikir untuk menjaga lingkungan dari sampah, meskipun dengan proses yang cukup lama,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 7 Agustus 2023.

Pembangunan TPS3R dilakukan secara multiyears. Selama 3 tahun. Pembangunan TPS3R menggunakan dana desa (DD) dengan luas bangunan 20×8 meter persegi. Dan, telah beroperasi sebulan terakhir ini menyerap 8 orang tenaga kerja. Semuanya ada pemuda desa setempat. TPS3R ini dapat mengolah sampah hingga 4 ton per hari. Sampah organik yang telah diolah, dapat digunakan sebagai pupuk kompos. Dan, briket. Mesin pembuat briket ini sumbangan dari Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Kita juga bantu belikan peralatan pengolahan sampah. Artinya kita membantu sesuai dengan konsentrasi desa. Disini kita berikan mesin RDF yang dapat menghasilkan briket, yang dapat menjadi bahan bakar alternatif pengganti kayu bakar.” ujarnya.

Desa Sungonlegowo merupakan yang pertama menerapkan TPS3R di wilayah Gresik Utara. Sehingga, dengan kapasitas pengolahan sampah yang besar dan tepat, Sungonlegowo berpotensi menyerap sampah dari luar desa.

“Artinya, masyarakat Sungonlegowo sudah punya tempat sampah terpadu. Maka diharapkan partisipasi masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Dan semoga ini menjadi inspirasi untuk para Camat dan Kepala Desa Gresik Utara dalam membuat TPS seperti ini,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Tampak hadir dalam peresmian TPS3R Sungonlegowo itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Siti Subaidah dan Ketua TP PKKGresik Nurul Haromaini Ali serta Kepala KBPPPA Gresik Titik Ernawati. (yad)

Sungonlegowo Bangun TPS3R Kapasitas 4 Ton Perhari, Bupati Gresik : TPS3R Pertama Bisa Jadi Inspirasi Desa Lainnya  Selengkapnya

DPMPTSP Gresik Catatan Realisasi Investasi Semester I/2023 Rp 22,8 Triliun, Nomor Wahid Di Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Pesona “kecantikan” Kabupaten Gresik semakin membuat investor terpesona. Pelayanan dan fasilitas infrastruktur yang semakin lengkap membuat para pemilik modal merealisasikan bisnisnya.

Data di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik mencatatkan realisasi investasi pada triwulan II / 2023 mencapai Rp 12,09 triliun. Capaian ini, tumbuh 62% dibandingkan capaian periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/YoY) sebesar Rp 7,5 triliun. Bila di total capaian semester I/2023 sebesar Rp 22,8 triliun. Capaian semester I  ini juga telah berhasil menyerap 8.175 tenaga kerja.

Realisasi investasi menjadikan Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menjadi daerah penyumbang nomor wahid di Jawa Timur. 

Capaian mencapai 38,8% dari total investasi di Jawa Timur. Angka ini jauh mengungguli wilayah lain di Jatim seperti Kota Surabaya (18,8%), Sidoarjo (8,4%), Kabupaten Pasuruan (11,9%), dan Tuban (1,8%).

Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo, dalam keterangannya menjelaskan bahwa capaian ini sejalan dengan arahan Bupati Fandi Akhmad Yani dalam menjadikan Kabupaten Gresik sebagai daerah tujuan utama investasi.

“Untuk triwulan III dan berikutnya, DPMPTSP Kabupaten Gresik akan terus memaksimalkan kinerja. Dengan berbagai upaya dan kerja keras kolektif bersama, kita optimis bisa menjadi nomor 1 di Jatim lagi,” ujar Agung Endro pada Rabu, 2 Agustus 2023.

Secara rinci, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang April — Juni 2023 mencapai sekitar Rp 10,39 triliun atau 86% dari total realisasi investasi triwulan II. Capaian ini tumbuh 59% dibandingkan capaian tahun 2022 pada periode yang sama.

Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai sekitar Rp 1,69 triliun atau setara 14% dari total investasi, tumbuh 8,3 % pada periode yang sama.

Berdasarkan sektor usaha, pada triwulan II/2023, tiga besar realisasi investasi berasal dari sektor pertambangan; sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralalatan; serta industri kimia dan farmasi.

Realisasi investasi pada semester I / 2023  sebesar Rp22,8 triliun telah mencapai 76,7 % dari target realisasi investasi Kabupaten Gresik  2023 sebesar Rp 29,7 triliun. (yad)

DPMPTSP Gresik Catatan Realisasi Investasi Semester I/2023 Rp 22,8 Triliun, Nomor Wahid Di Jawa Timur Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken SK Percepatan Peningkatan Kualitas Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Selain peningkatan infrastruktur jalan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan percepatan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Tahun ini, Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran di bidang pendidikan ini  seratus miliar rupiah lebih. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bahwa alokasi anggaran ini merupakan bukti komitmen Pemkab Gresik dalam bidang pendidikan. Menurutnya, ini merupakan upaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saingnya.

“Alhamdulillah baru saja saya meneken surat keputusan terkait alokasi anggaran untuk bidang pendidikan. Kami mengalokasikan lebih dari Rp 100 miliar, baik berupa bantuan operasional maupun insentif untuk guru. Harapannya, ini agar bisa mengakselerasi upaya peningkatan kualitas pendidikan kita. Selain itu, semoga bisa memotivasi para guru kita untuk dapat memberikan yang terbaik kepada para siswa,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 27 Juli 2023.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati dijlentrehkan peruntukannya, antara lain, bantuan operasional untuk penyelenggaraan pendidikan kesetaraan alias Paket A, B, dan C) sebanyak 11 lembaga sebanyak Rp 217,10 juta ;  bantuan operasional untuk pondok pesantren sebanyak 119 ponpes sebesar Rp 2,97 miliar ; 

Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada 678 lembaga pendidikan,  SD/MI, SMP/ dan MTs dengan total Rp 71,62 miliar.

Selanjutnya, insentif kepada 4.489 guru dan tenaga kependidikan SD/MI, SMP/MTs masing-masing sebesar Rp 600 ribu per bulan atau senilai Rp 32,32 miliar yang akan diberikan 6 bulan sekali. Berikutnya, bantuan operasional penyelenggaraan kepada 2.117 lembaga Tempat Pendidikan Alquran dan Madrasah Diniyah (TPQ/Madin) sebesar Rp 25,52 miliar.

Serta, bantuan pembelian seragam batik dan olahraga bagi peserta didik baru sebanyak  23.327 siswa SD/MI, SMP/ MTs sebesar Rp 5,83 miliar. “Kami juga mengajak teman-teman DPRD Gresik untuk mengalokasikan dana pokirnya untuk mendukung pendidikan di Kabupaten Gresik. Alhamdulillah, disepakati akan diberikan hibah untuk 27 lembaga sebesar Rp.4,09 miliar dan hibah untuk 216 tempat ibadah sebesar Rp, 9,62 miliar. Sehingga total semuanya mencapai Rp 13,71 miliar,” paparnya. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken SK Percepatan Peningkatan Kualitas Pendidikan Selengkapnya

Usai Gempur Rokok Ilegal, Gus Yani Jlentrehkan Program Pelebaran Ruas Jalan Laban-Bringkang 

GRESIK,1minute.id – Sosialisasi gerakan gempur rokok ilegal kembali digelar. Bupati Gresik Fandi Akhmad turun tangan langsung untuk bertemu dengan ratusan warga di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 25 Juli 2023.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan rokok tanpa pita cukai adalah ilegal sangat merugikan negara karena tidak memberikan manfaat apa pun baik secara pajak maupun kesehatan. 

“Seluruh stakeholder harus mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal ini. Karena ilegal, artinya tidak membayar pajak dan ini tidak memberikan sumbangsih dalam berjalannya program-program pemerintah,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Sosialisasi gempur rokok ilegal ini inisiasi oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja ( Pol PP) Gresik dan Bea Cukai Gresik menghadirkan ratusan warga.

Kesempatan bertemu langsung dengan ratusan warganya, Gus Yani pun menjlentrehkan salah satu program prioritas di tahun ini. Yakni, infrastruktur jalan. Salah satu adalah pelebaran ruas Jalan Laban – Bringkang, Kecamatan Menganti.  Pihaknya telah komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperlancar realisasi program tersebut.

Bupati Fandi Akhmad Yani mengaku telah menjalin komunikasi dengan Walikota Surabaya Eri Cahyadi.  “Desa Laban adalah desa paling ujung yang berbatasan dengan Surabaya. Saya sudah ngajak Mas Eri (Walikota Surabaya Eri Cahyadi,Red) ngopi. Intinya mengajak untuk berkolaborasi mengembangkan wilayah ini. Ruas jalan sepanjang 13 Km dari Laban – Bringkang, akan kita lebarkan,” ungkapnya.

Ia pun tidak lupa mengajak warga untuk berpartisipasi dengan memberikan dukungan. 

Dukungan dimulai dari tingkat rukun tetangga, rukun warga, desa hingga kecamatan. Sebab, kata Gus Yani, dengan ruas jalan yang dilebarkan, ditambah dengan masuknya transportasi massal akan mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.  “Untuk kesuksesan program tersebut, mohon dukungannya,” katanya. (yad)

Usai Gempur Rokok Ilegal, Gus Yani Jlentrehkan Program Pelebaran Ruas Jalan Laban-Bringkang  Selengkapnya

Jalan Desa Setro-Pengalangan, Menganti Mulus, Aktivitas Ekonomi Warga Menggeliat 

GRESIK,1minute.id – Proyek infrastruktur jalan terus dikebut oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Tahun ini, Pemkab Gresik  menggelontorkan anggaran ratusan miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik ini. 

Perbaikan jalan yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik ini ada jalan utama maupun jalur penghubung antarwilayah. Jalur ekonomi yang diharapkan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi terutama sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Perbaikan infrastruktur jalan yang mendapatkan respon positif warga, antara lain, ruas Jalan Desa Setro menghubungkan Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Tahap pertama pembangunan sepanjang 750 meter. Konstruksi badan jalan aspal. Mulus! “Satu bulan lalu memang rusak berat, tapi saat ini sudah selesai diperbaiki,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Selasa, 25 Juli 2023. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa perbaikan jalan ini untuk menunjang aktivitas warga yang setiap hari melintas di jalan tersebut. “Kita lihat jalan poros ini dikelilingi oleh sektor pertanian. Dengan kondisi jalan yang rusak, maka berdampak pula pada perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu, kami berupaya agar aktivitas masyarakat tidak terganggu sehingga mampu memulihkan ekonomi masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

SEMRINGAH: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan pengguna jalan saat sidak perbaikan Jalan poros Desa Setro-Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 25 Juli 2023 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Selain sektor pertanian, perbaikan jalan di Desa Setro ini membawa multiplayer effect di sektor lainnya. Antara lain, bidan pendidikan dan distribusi barang dan jasa, dan perekonomian UMKM. “Alhamdulillah banyak masyarakat yang diuntungkan karena jalan yang dilewati sudah mulus dan tak rusak lagi. Kami harap masyarakat untuk ikut serta menjaga kondisi jalan agar tidak rusak lagi,” harap Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Tahun ini, pembangunan dan perbaikan infrastruktur menjadi konsentrasi duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Wabil khusus jalan. “Kami terus perbaiki kondisi jalan yang menghuhungkan antarwilayah, sesuai dengan RPJMD Pemerintah Kabupaten Gresik yakni Gresik Mapan,” pungkasnya.

Bagaimana reaksi masyarakat? Syahidun, misalnya. Petani Desa Setro mengaku senang lantaran jalan yang dilaluinya setiap hari kini diperbaiki oleh pemerintah. “Saya mewakili warga menyampaikan terima kasih kepada pak bupati yang telah memperbaiki jalan kami. Semoga dengan perbaikan jalan ini akan semakin menambah manfaat bagi masyarakat, bukan hanya petani saja. Namun masyarakat-masyarakat lainnya yang melintas di jalan ini setiap harinya,” ucap Syahidun.

Sedangkan, Hengki sekali tiga uang dengan Syahidun. Penjual tahu keliling asal Desa Ambeng-ambengwatangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik senang karena Jalan Poros Desa Setro dengan Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti mulus. Hampir setiap hari Hengki melewati jalan tersebut dengan mengendarai motor Honda Supranya. 

Bila sebelum diperbaiki ia harus menempuh waktu cukup lama, 15 menit karena laju motor mencari jalan tidak berlubang agar ronjot plastik tempat Tahu tidak terjatuh. “Alhamdulillah, sekarang sudah diperbaiki. Matur suwun pak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red),” katanya. (yad)

Jalan Desa Setro-Pengalangan, Menganti Mulus, Aktivitas Ekonomi Warga Menggeliat  Selengkapnya

Lancar, Hari Kedua Ujicoba Peserta MPLS Laki-laki dan Perempuan Terpisah di UPT SMP Negeri 2 Gresik

GRESIK,1minute.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa SD dan SMP di Kabupaten Gresik memasuki hari kedua, Selasa, 18 Juli 2023. MPLS tahun ini lebih ramah anak. 

Di UPT SMP Negeri 2 Gresik, MPLS terasa berbeda. Ada yang baru di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. MPLS siswa laki-laki dan perempuan dilakukan secara terpisah. Kaum adam berjumlah 122 siswa. Kaum hawa berjumlah 134 siswa. Total 256 siswa. Mereka terbagi 8 rombongan belajar (rombel) atau kelas.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik sedang melakukan ujicoba memisahkan kelas pria dan perempuan di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Selain di UPT SMP Negeri 2 Gresik, kelas terpisah laki-laki dan perempuan juga diujicobakan di UPT SD Negeri 49 Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik belum memutuskan memisah sekolah laki-laki dan perempuan. “Kami masih ingin mengkaji kelebihan dan kekurangan ketika melakukan inisiatif sekolah di pisah antara lelaki dan perempuan,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka MPLS di UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Senin, 17 Juli 2023. 

ADA YANG BARU : Suasana MPLS di UPT SMP Negeri 2 Gresik untuk peserta laki-laki pada Selasa, 18 Juli 2023 ( FOTO : SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

Karena masih berupa kajian tentu butuh waktu. Harus dilihat dari sudut pandang atau perspektif apa pun. Dampak positif dan negatif.  Dan, bagaimana hasil akhirnya bagaimana. “Bila hasilnya baik baru kita tetapkan. Itu pun melalui mekanisme aturan yang ada. Dewan Pendidikan, Dewan pengawas dan lainnya,” katanya.

Jadi saat ini, Dispendik Gresik ingin mencoba inisiatif itu. “Lalu melakukan kajian dan dampaknya,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat itu didampingi Ketua Dewan Pendidikan Gresik Syaiful Kirom, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto.

Pemisahan peserta pria dan perempuan di sekolah negeri kali pertama diujicobakan. Baru dua lembaga yang menjadi pilot project yakni UPT SMP Negeri 2 Gresik dan UPT SD Negeri 49 Gresik. 

Meski tahap ujicoba, MPLS di UPT SMP Negeri 2 Gresik yang memasuki hari kedua terlihat berlangsung lancar. Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, peserta MPLS secara terpisah antara laki-laki dan perempuan ini diharapkam memiliki dampak positif bagi siswa. Pertama, pembentukan akhlak siswa. Kedua, efektif dalam menentukan strategi metode dan model pembelajaran yang berfokus pada pembentukan karakter berpusat pada siswa.

“Dampak positif ketiga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dan terbentuk kontrol diri,” kata Mohammad Salim. (yad)

Lancar, Hari Kedua Ujicoba Peserta MPLS Laki-laki dan Perempuan Terpisah di UPT SMP Negeri 2 Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Buka MPLS, UPT SMP Negeri 1 Gresik Deklarasi Sekolah Ramah Anak

GRESIK,1minute.id –  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2023/2024 memasuki hari pertama, Senin 17 Juli 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap MPLS momentum mewujudkan sekolah sebagai tempat yang ramah, aman, dan nyaman bagi peserta didik. Peran serta semua stakeholder. Stop bullying, kekerasan dan intoleransi. 

“Ada lima kreteria tujuan MPLS. Salah satunya, menciptakan sekolah ramah anak. Sekolah tempat kedua bagi anak, sehingga harus diciptakan lingkungan sekolah ramah, aman, nyaman,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai membuka MPLS di UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Senin, 17 Juli 2023. 

“Sekolah tempat bersosialisasi. Tidak hanya tempat belajar. Sekolah juga tempat peningkatan kreativitas muncul di sekolah,” imbuh Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Unair Surabaya ini.

LEPAS BALON : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta peserta MPLS UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Senin, 17 Juli 2023 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

MPLS di sekolah yang dipimpin oleh Beri Avita Prasetiya ini menggelar Deklarasi Sekolah Ramah Anak. Isinya, Kami Keluarga UPT SMP Negeri 1 Gresik : 

1. Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan YME. 

2. Mewujudkan Sekolah Aman, Bersih, Sehat, Hijau, Inklusif, dan Nyaman bagi perkembangan peserta didik 

3. Menghargai hak-hak anak, menjadi motivator, fasilitator sekaligus sahabat bagi peserta didik 

4. Menciptakan sekolah bebas vandalisme, perundangan, kekerasan fisik, non fisik 

5. Menciptakan lingkungan sekolah tanpa asap rokok, tanpa minuman keras dan NAPZA

6. Membangun suasana sekolah sebagai komunitas pembelajar dan tempat pendidikan setelah keluarga 

7. Menjamin kesehatan dan kesetaraan hak pendidikan tanpa diskriminasi 

8. Menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari pornografi dan pornoaksi.

Ada yang baru di tahun ajaran 2023/2024 ini. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menerapkan program lima hari sekolah. Full day School. Sekolah mulai Senin sampai Jumat. Hari bisa diisi kegiatan ekstrakulikuler. Sekolah sebagai tempat pembelajaran, didorong agar bisa mengembangkan potensi seluruh peserta didik yang dimilikinya melalui kebijakan lima hari sekolah sebagaimana yang tertuang dalam keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik nomor 420/0064/437.53/2023. 

SEKOLAH RAMAH ANAK : Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik membentangkan poster dalam Deklarasi Sekolah Ramah Anak saat MPLS di UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Senin, 17 Juli 2023 ( FOTO : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Pelaksanaan 5 hari sekolah, dalam MPLS keputusan Kemendikbud. Senin sampai Jumat pembelajaran aktif di sekolah, Sabtu diisi ekstra. Ini kita jalankan sesuai instruksi kementerian pendidikan, mudah-mudahan ini bisa menjadi inovasi dalam pendidikan,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Melalui kebijakan ini, sambungnya, para peserta didik didorong untuk bisa mengembangkan potensinya. Terutama dengan memberikan wadah bagi mereka yang memiliki keterampilan non akademik.

“Bisa menumbuhkan prestasi, tidak hanya dari akademik saja. Di luar akademik, mereka punya modal di jam ekstra. Artinya, mereka bisa berkembang diluar hari Senin sampai Jumat. Misalnya di sini ada atlet renang, panjat tebing. Disitu memberikan kesempatan, bahwa kesuksesan bisa diraih diluar akademik,” tutur dia.

Dalam hal ini, pihaknya terus melakukan berbagi inovasi dan tetap mengevaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan demi mencetak Sumber Daya Manusia yang unggul di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati Gresik Buka MPLS, UPT SMP Negeri 1 Gresik Deklarasi Sekolah Ramah Anak Selengkapnya