Mangga Gadung Petrokimia Gresik Motor Penggerak Ekonomi Pascapandemi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia telah menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Mangga Gadung atau Mitra Kebanggaan – Pedagang Unggul selama setahun. Program yang berjalan mulai 2021 ini digagas untuk mendorong kebangkitan ekonomi pascapandemi Covid-19 melalui bantuan permodalan, dan sekarang telah menyentuh 12 kota/Kabupaten yang ada di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan Mangga Gadung merupakan program pendanaan bagi kios pupuk yang merupakan bagian dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program ini, Petrokimia Gresik telah membantu kios dalam penebusan pupuk nonsubsidi sebesar 883,25 ton sebagai CSV (Creating Shared Value).

“Program ini memiliki multiplier effect. Selain memberikan pendanaan bagi kios pupuk, juga menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi bagi petani, sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional,”tandas Dwi Satriyo pada Selasa, 15 November 2022.

Sebanyak 58 Mangga Gadung telah menerima bantuan pendanaan sebesar Rp6,34 miliar. Mereka berasal dari berbagai kota/kabupaten yaitu Bojonegoro, Jember, Jombang, Magetan, Ngawi, Trenggalek dan Tuban untuk wilayah Jawa Timur. Berikutnya Demak, Grobogan, Kudus, Pati dan Sragen untuk Jawa Tengah. Selama setahun ini, Mangga Gadung juga telah turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pupuk nonsubsidi bagi 354 kelompok tani (poktan) di wilayahnya.

“Kesejahteraan tidak hanya dirasakan oleh pemilik kios pupuk, tapi juga petani. Karena produk nonsubsidi Petrokimia Gresik telah terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian, selain itu ketersediannya semakin terjamin dengan Mangga Gadung,”ungkapnya.

Di sisi lain, Mangga Gadung sekaligus menjadi media edukasi Petrokimia Gresik untuk para petani agar petani tidak bergantung pada pupuk bersubsidi dengan jumlah dan komoditas yang terbatas. Untuk itu, program Mangga Gadung saat ini semakin relevan seiring dikeluarkannya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam Permentan tersebut membatasi subsidi pupuk pada jenis Urea dan NPK saja, sehingga produk nonsubsidi baru Petrokimia Gresik yaitu ZA Plus, Phosgreen, dan Petroganik Premium dapat menjadi solusi atas pupuk yang tidak lagi termasuk dalam subsidi pemerintah yaitu ZA, SP-36, dan Petroganik.

Sementara itu, Mitra Mangga Gadung dalam program ini tidak hanya mendapatkan bantuan permodalan. Petrokimia Gresik juga memberikan pembinaan dan promotion tools berupa kaos dan topi yang dapat dibagikan kepada poktan yang membeli produk.

 Dwi Satriyo menambahkan, Mangga Gadung memberikan manfaat yang berkesinambungan, sehingga berhasil menjadi stimulus dalam kembangkitan ekonomi daerah pascapandemi. Hal tersebut selaras dengan tagline peringatan satu tahun Mangga, yakni “Satu Tahun Mangga, Tumbuh Lebih Cepat”.

“Kedepannya, program Mangga Gadung akan terus berinovasi dan diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat di masa-masa mendatang,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Mangga Gadung Petrokimia Gresik Motor Penggerak Ekonomi Pascapandemi  Selengkapnya

12.836 Orang Berisiko Mengidap HIV/AIDS, Wabup Gresik: Cegah Penyebaran Gandeng Organisasi Perempuan 

GRESIK,1minute.id – HIV/AIDS bukan penyakit turunan. Tapi, penyakit gaya hidup. Gaya hidup tidak sehat. Dengan perawatan dan pengobatan yang tepat, kualitas hidup bisa semakin meningkat. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik tercatat 156 orang terindikasi mengidap HIV/AIDS. Ratusan orang pengidap HIV/AIDS itu hasil dari pemeriksaan kesehatan terhadap 12.836 orang yang berisiko terkena HIV/AIDS. Fenomena gunung es.

Merespon hal tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di Gresik pada Senin, 14 November 2022.

Diantara kriteria yang diperiksa adalah ibu hamil, pasien Tuberculosis (TB), penderita Infeksi Menular Seksual (IMS), Gay, transgender, Wanita Pekerja Seks (WPS), Pengguna Napza Suntik (Penasun), dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WPS).

Rakor tersebut bertujuan sebagai upaya dalam mencegah penularan HIV/AIDS di lingkungan Kabupaten Gresik. Serta mewujudkan target Three Zero. Yakni, zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS, serta zero stigma dan diskriminasi.

Sebagai informasi, indikator nasional pengendalian HIV AIDS adalah melalui Fast Track 90-90-90. Yang meliputi percepatan tracking Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sampai dengan 90%, terapi obat dari ODHA sampai 90%, dan 90% orang dalam terapi berhasil menekan virus, serta tidak ada lagi stigma dan diskriminasi ODHA.

“HIV/AIDS yang ada di Gresik ini seharusnya tidak boleh bertambah, maka ini menjadi keinginan kita bersama untuk bisa mencegahnya,”harap Wabup Aminatun Habibah.

Lebih lanjut, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini mengusulkan, untuk turut menggandeng beberapa organisasi keagamaan perempuan di Gresik. Seperti Muslimat, Fatayat, dan Aisyiyah. Menurutnya, pencegahan akan sangat efektif apabila mendapat dukungan mereka.

“Dalam pengendalian HIV/AIDS, saya mengusulkan untuk kita juga menggandeng Muslimat, Fatayat, dan Aisiyah. Mereka harus terus kita berdayakan dan diberi sosialisasi. Karena seringkali lewat para ibu-ibu program seperti ini bisa terlaksana dengan cepat dan efektif,”kata Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah. 

Bu Min juga menekankan, tidak hanya para orang dewasa yang perlu di berikan sosialisasi, para anak muda juga wajib mendapatkan hal yang sama. Hal ini penting, karena anak muda saat ini rentan terjangkit HIV/AIDS. “Anak-anak muda juga perlu sosialisasi, karena merekalah yang menjadi objek utama dalam pencegahan HIV AIDS,”ujarnya.

“Stigma negatif kepada pengidap HIV/AIDS juga harus segera dihilangkan. Karena penyebab HIV/AIDS tidak hanya berasal dari hal-hal negatif saja. Ada juga yang memang terjangkit karena beberapa alasan tertentu,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris KPA dr Adi Yumanto menambahkan, hingga saat ini, pasien HIV/ AIDS di Gresik yang menjalani terapi pengobatan sebanyak 156 orang. Dengan pasien mulai membaik sebanyak 135 orang.

“Dalam pengobatan para pasien HIV/AIDS, Gresik sudah mencapai efektivitas pengobatan sebanyak 87% dimana dari 156 pasien, 135-nya mengalami penurunan jumlah virus. Jumlah ini sedikit berbeda dimana di tingkat nasional baru 73%. Nah kesenjangan presentasi ini harus kita cari masalahnya apa sehingga kita bisa maksimal,”kata mantan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA) Gresik itu. (yad)

12.836 Orang Berisiko Mengidap HIV/AIDS, Wabup Gresik: Cegah Penyebaran Gandeng Organisasi Perempuan  Selengkapnya

Bangunan Di Teras Depan Pendapa Bupati Gresik Ambruk, Kayu Keropos Dimakan Rayap

 GRESIK,1minute.id – Bangunan teras depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik ambruk pada Minggu, 13 November 2022. Separuh bangunan teras dengan konstruksi kayu berlokasi Alun-alun Gresik di Jalan KH.Wachid Hasyim, Gresik rata-rata dengan tanah. Tidak ada korban dalam musibah ambruknya bangunan depan pendapa rumah dinas itu. 

Penyebab bangunan teras itu ambruk karena uzur. Kayu keropos di makan rayap. Tidak ada prasasti yang menyebutkan kapan bangunan di teras depan Pendapa Bupati Gresik itu mulai dibangun. Saat berita ini ditulis pukul 16 27 WIB sejumlah petugas dari Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik masih melakukan proses evakuasi material bangunan yang roboh. Terlihat di lokasi ada Kepala Bagian Umum Setkab Gresik Setijo Hermawan.

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 09.00 WIB. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai diguyur hujan. Sekitar pukul 12.00 WIB hujan mereda. Beberapa menit kemudian hujan kembali. “Hujan tidak deras. Angin juga tidak kencang dibandingkan sehari sebelumnya,”kata seorang pedagang di sekitar Alun-alun Gresik pada Minggu, 13 November 2022.

KEROPOS: Salah satu tiang kayu di teras bangunan depan pendapa Bupati Gresik yang diduga dimakan rayap pada Minggu, 13 November 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Biasanya, teras depan Pendapa Bupati Gresik banyak orang berteduh. Ngiyup. Tapi, siang itu sekitar pukul 14.00 WIB tidak ada orang berteduh. “Tiba-tiba bruk…,!”katanya. Dua dari lima bangunan di teras dengan konstruksi kayu ambruk. 

Kepala Bagian Umum Setkab Gresik Setijo Hermawan mengatakan, pihaknya berencana melakukan perbaikan bangunan depan Pendapa Bupati Gresik tahun depan. “Tapi, teras ambruk lebih dulu,”katanya ditemui di lokasi pada Minggu, 13 November 2022. Pihaknya, kata Wawan, begitu sapaannya, hanya membersihkan bagian atas yang banyak daun. 

EVAKUASI: Petugas Damkarmat Gresik melakukan proses evakuasi material bangunan terbuat dari kayu di depan Pendapa Bupati Gresik pada Minggu, 13 November 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  sejumlah petugas gabungan dari Pol PP dan Damkarmat Gresik melakukan evakuasi material bangunan terbuat dari kayu tersebut. Lalu Lintas tetap lancar meski tidak terlihat anggota dari Dinas Perhubungan (Dishub) di sekitar lokasi tersebut. 

Kondisi kayu terlihat banyak keropos karena dimakan oleh rayap. Namun, wartawan 1minute.id tidak menemukan adanya prasasti kapan teras Pendapa mulai dibangun. Dan, siapa yang meresmikan bangunan tersebut. Sementara itu, bangunan rumah dinas Bupati Gresik berdasarkan prasasti yang menempel di dinding diresmikan oleh Panglima Daerah TNI Angkatan Laut- 4 Laksamana Muda TNI Admodjo Brotodarmodjo pada 26 Januari 1978. (yad)

Bangunan Di Teras Depan Pendapa Bupati Gresik Ambruk, Kayu Keropos Dimakan Rayap Selengkapnya

SIG Didukung 525 Talenta Digital untuk Operasional Perusahaan

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kompetensi talenta digital Perusahaan, sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital guna mewujudkan operational excellent yang menjadi daya saing Perusahaan. 

Hal ini sejalan dengan program Kementerian BUMN yang mendorong lahirnya talenta-talenta digital di perusahaan BUMN untuk meningkatkan daya saing baik di level domestik maupun global.

Talenta digital merupakan karyawan yang memiliki keterampilan dan kemampuan dalam menggunakan dan mengelola teknologi digital untuk mendukung bisnis perusahaan. Selain infrastruktur, saat ini talenta digital menjadi instrumen penting yang menjadi kunci keberhasilan dalam transformasi digital.

Hingga Oktober 2022, SIG telah memiliki 525 talenta digital yang bekerja di seluruh operasional perusahaan dari total karyawan yang dimiiliki. Ketersediaan talenta digital ini juga disertai dengan upaya peningkatan kompetensi untuk pengembangan kapabilitas.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG terus mendorong terhadap pengembangan karyawan yang andal dalam mengadopsi dan memanfaatkan teknologi digital di Perusahaan. Tantangan industri bahan bangunan saat ini semakin ketat, sehingga mendorong pelaku bisnis untuk berpikir kreatif dan inovatif, mengoptimalkan peluang serta mengubah tantangan menjadi kesempatan agar perusahaan dapat terus eksis dan berkembang.

Menurutnya, selain mendorong secara kuantitas, SIG juga fokus pada peningkatan kompetensi talenta-talenta digital Perusahaan yang dilakukan melalui pembelajaran in class, workshop, project assignment, mentoring, hingga sertifikasi. “Dalam 2 tahun terakhir SIG juga telah menerapkan kegiatan pembelajaran metode digital melalui platform Success Factors Learning Management System (SF LMS) dan Digilearn, serta peluncuran materi-materi pembelajaran dalam bentuk video learning, gamification dan podcast”, kata Vita Mahreyni.

Tak hanya platform pembelajaran, SIG juga menyelenggarakan program SIG Scholarship, yaitu  beasiswa bagi 100 karyawan di SIG maupun di Anak Perusahaan untuk jenjang Strata 1 dan Strata 2, dengan rekomendasi jurusan IT, digital dan system analyst.

Digitalisasi menjadi salah satu inisiatif strategis SIG guna meningkatkan daya saing melalui operational excellent untuk mencapai optimalisasi value chain. Karena itu, kebaradaan talenta digital menjadi sangat penting untuk mempercepat langkah transformasi digital di semua lini bisnis Perusahaan.

SIG adaptif terhadap kemajuan teknologi digital yang saat ini berkembang pesat dengan menghadirkan sejumlah inovasi dan solusi untuk melanjutkan kepemimpinan pasar (market leader) dan menjadi perusahaan penyedia bahan bangunan yang unggul dan berdaya saing. (yad)

SIG Didukung 525 Talenta Digital untuk Operasional Perusahaan Selengkapnya

PPKM Level 1, Aparat Semakin Masif Patroli Motor Penegakan Prokes

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di seluruh Indonesia mulai Selasa, 8 November 2022. Untuk wilayah Jawa-Bali, kebijakan PPKM Level 1 berlaku sampai 21 November 2022. Sedangkan, luar Jawa-Bali berlaku sampai 5 Desember 2022.

Kebijakan itu diterapkan karena munculnya sejumlah varian baru Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masuk e Indonesia. Diantaranya, sub varian XBB, XBB.1, dan BQ.1. 

Aparat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bergerak untuk melakukan pencegahan pagebluk itu meluas. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan rutin patroli motor penegakan protokol kesehatan (Pamor Keris). 

Sasaran patroli adalah tempat keramaian yang berpotensi menimbulkan penyebaran virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu adalah para pengguna jalan, pengunjung kafe, warung kopi maupun tempat keramaian lainnya. Belasan orang ditegur karena tidak memakai masker. Selain sosialisasi himbauan, petugas juga patroli membagikan masker kepada masyarakat. 

“Kami imbau agar selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Pandemi Covid-19 belum selesai,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Sabtu, 12 November 2022. (yad)

PPKM Level 1, Aparat Semakin Masif Patroli Motor Penegakan Prokes Selengkapnya

PN Gresik Gelar Sidang PS di 3 Lokasi Gugatan Achmad Fathoni Melawan Siti Magfirotunnimah

GRESIK,1minute.id  – Pengadilan Negeri Gresik menggelar sidang pemeriksaan setempat (PS) pada Jumat, 11 November 2022. Sidang PS terkait gugatan perdata perbuatan melawan hukum antara Achmad Fathoni Chasan melawan Siti Magfirotunnimah.

Ada 3 lokasi yang menjadi objek yang dilakukan pemeriksaan setempat, yakni tanah di kawasan Perumahan Alam Bukit Raya (ABR), tanah di jalan Wahidin Sudirohusodo sebelah barat kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik dan satu lagi objek tanah di daerah Jember.

Pemeriksaan sidang setempat perkara perdata No.32/Pdt.G/2022/PN.Gsk dipimpin langsung oleh Ketua Majelis hakim M.Fatkur Rochman yang hadiri oleh kuasa hukum penggugat dan kuasa hukum tergugat serta prinsipal dari pengugat.

“Kami melakukan sidang pemeriksaan setempat untuk memastikan apakah objek yang menjadi gugatan keberadaanya ada apa tidak. Tidak hanya itu, kami juga memastikan letak objek serta batas-batas tanah milik penggugat,”jelas Fatkur sapaan akrabnya.

Lebih lanjut dikatakan, hasil dari pemeriksaan setempat masing-masing pihak baik penggugat maupun tergugat membenarkan bahwa lokasi yang ditunjukkan oleh penggugat merupakan objek yang ada dalam materi gugatan. Masing-masing pihak tidak ada yang keberatan terkait objek yanng tertuang dalam gugatan.

“Untuk lokasi objek yang berada di Kabupaten Jember, kami akan melayangkan surat delegasi ke Pengedilan setempat untuk meminta bantuan agar melakukan persidangan pemeriksaan ditempat,”tegas Fatkur yang juga Humas Pengadilan Negeri Gresik itu.

Setelah melakukan PS, ketua majelis hakim menyampaikan bahwa sidang selanjutnya diagendakan tanggal 17 November 2022 dengan agenda pemerikaan saksi.

Sementara itu, kuasa penggugat Teguh Endi Widodo mengatakan dengan dilaksanakannya sidang pemeriksaan setempat ini majelis hakim ingin membuktikan keberadaan dan kebenaran aset/objek tanah harta bersama milik penggugat yakni Achmad Fathoni Chasan dengan tergugat Siti Magfirotunnimah yang terletak di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, dan di Desa Suci, Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik serta di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. Ketiganya berlokasi di Kabupaten Gresik. Sedangkan, di Kabupaten Jember berada di Desa Grenden dan Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

“Kami berharap setelah dilaksanakan sidang pemeriksaan setempat ini, siapa saja yang melakukan perbuatan hukum di atas tanah harta bersama milik penggugat dan tergugat tanpa persetujuan harus dihentikan karena tindakan itu bagian dari perbuatan melawan hukum,”tegas Teguh.

Ditambahkan Teguh, dasar hukum kepemilikan tanah tersebut selain pembelian dari para petani/ pemilik asal, juga dikuatkan dengan Putusan Pengadilan Negeri Gresik Nomor : 20/Pdt.G/2013/PN.Gsk yang telah diputus tanggal 7 April 2014 Jo Banding PT Surabaya Nomor : 470/PDT/2014/PT.SBY yang telah diputus tanggal 22 September 2014 Jo kasasi MA Nomor : 270/K/Pdt/2016 yang telah diputus tanggal 02 Nopember 2016 Jo Peninjauan Kembali (PK) Nomor: 118 PK/Pdt/2019 yang telah diputus tanggal 10 April 2019.

“Kami mewakili klien kami H. Achamd Fathoni Chasan, meminta maaf atas ketidak nyamanan para pemilik rumah yang tinggal di Perum ABR yang dibeli dengan cara yang benar dan terganggu atas persoalan ditubuh PT. Trisula Bangun Persada, PT. Berkah Bumi Nusantara dan PT. Berkah Puger Sejahtera,”ujarnya.

Sementara itu, Kuasa hukum tergugat Supirman mengatakan bahwa sidang pemeriksaan setempat ini untuk membuktikan bahwa objek tanah menjadi gugatan ada dan tidak mengada-ada. “Kami maupun dari pihak penggugat sepakat dan membenarkan objek tersebut milik penggugat dan tergugat,” jelasnya.

Masih menurut Supirman, dengan adanya PS ini membuktikan bahwa aset milik penggugat maupun tergugat ada pada materi gugatan. Sehingga pihak penggugat mengajukan gugatan sebagai harta bersama.

Untuk diketahui, H. Achmad Fathoni Chasan melalui kuasa hukumnya  Teguh Endi Widodo melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum kepada Siti Magfirotunnimah selaku tergugat yang telah mengalihkan, melimpahkan dan menyerahkan dan/atau melepaskan hak atas objek sengketa milik penggugat berupa saham-saham dan beberapa bidang tanah. Akibatnya, penggugat menderita kerugian baik secara material maupun immaterial.

Dalam gugatan disebutkan, penggugat meminta ganti rugi secara material sebesar Rp 300 miliar dan secara immaterial sebesar Rp 1 milar. Penggugat memohon kepada majelis hakim untuk meletakkan sita jaminan atas objek dan memohon untuk objek tersebut sebagai harta bersama antara penggugat dan tergugat.

Menyatakan menurut hukum bahwa tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa mengalihkan, melimpahkan dan menyerahkan dan/atau melepaskan hak atas tanah-tanah dan saham-saham objek a quo milik penggugat dan tergugat (harta bersama) tanpa persetujuan penggugat. Menghukum Tergugat atau siapa saja yang menguasai objek sengketa berupa tanah untuk menyerahkan kepada penggugat dengan seketika dalam keadaan kosong. (yad)

PN Gresik Gelar Sidang PS di 3 Lokasi Gugatan Achmad Fathoni Melawan Siti Magfirotunnimah Selengkapnya

Dinsos dan Disdukcapil Gresik Hunting Perekaman e-KTP ODGJ dan Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Hati Siti Sofiyah sedang berbunga-bunga. Perempuan kelahiran 1970 atau 52 tahun bisa memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Lebih setengah abad umur perempuan tinggal di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu tidak bisa memiliki e-KTP karena menyandang status Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). 

Sesi pemotretan atau perekaman identitas Siti Sofiyah dilakukan dirumahnya. Ada tiga petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang melakukan pemotretan untuk pembuatan e-KTP itu. Mereka didampingi oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh, Camat Kebomas Yusuf Anshori, Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Gresik Sumangat dan Kepala Desa Sekarkurung Subkhan. 

“Hunting” perekaman e-KTP ODGJ dan penyandang disabilitas berat bagian dari program Nawa Karsa Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia dan Berdikari) yang dilakukan oleh relawan TKSK yang sedang merayakan Hari lahir (Harla) ke-13 TKSK itu. Di Desa Sekarkurung ada 3 ODGJ dan 1 penyandang disabilitas berat yang dilakukan perekaman e-KTP. Hujan deras tidak menyurutkan langkah mereka mendatangi satu per satu rumah mereka. 

Mengapa ODGJ dan penyandang disabilitas berat harus dilakukan perekaman e-KTP? Padahal mereka tidak mungkin melakukan transaksi perbankan. 

Menurut Kadinsos Gresik dr Ummi Khoiroh mengatakan, ODGJ dan penyandang disabilitas berat memiliki hak yang sama dengan warga lainnya harus memiliki identitas kependudukan. “Memiliki identitas kependudukan bisa mengakses segala bentuk bantuan. Dasarnya adalah NIK (nomor induk kependudukan),”kata Ummi Khoiroh dalam sambutannya pada Jumat, 11 November 2022. 

Relawan TKSK berkolaborasi dengan pihak desa dan stakeholder lainnya untuk mendapatkan data awal terkait ODGJ maupun penyandang disabilitas berat. Sebab, tidak semua keluarga mau membuka diri terkait anggota keluarga. 

“Kami juga berharap kepada semua pihak bila menemukan ODGJ dan penyandang disabilitas untuk menginformasikan kepada Dinas Sosial. Dan, salah satu bukti nyata permasalahan di masyarakat teman-teman ini (relawan TKSK) yang menindaklanjuti. Saya mengapresiasi karena mereka mendarmabaktikan kehidupan untuk kesejahteraan masyarakat,”ujar Ummi Khoiroh. 

HOME VISITE: Kadinsos Gresik dr Ummi Khoiroh berdialog dengan penyandang ODGJ usai pemotretan e-KTP di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat, 11 November 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ditempat sama, Koordinator TKSK Kabupaten Gresik Sumangat menambahkan perekaman dilakukan dirumah karena kondisi mereka, ODGJ dan penyandang disabilitas tidak memungkinkan datang ke kantor pelayanan. “Sehinggma, kami lakukan home visite (kunjungan ke rumah). Kami bersinergi dan kolaborasi Disdukcapil,”katanya. 

Data ODGJ dan penyandang disabilitas berat yang sudah dilakukan perekaman akan masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). “Karena data mereka sudah masuk DTKS mereka bisa mendapatkan akses bantuan,”kata Sumangat.  

Sementara itu, Siti Sofiyah terlihat tersenyum. ODGJ berusia lebih 50 tahun hanya memakai daster. Siti Sofiyah pun menolak memakai kerudung kepala. Menurut keluarga, beberapa tahun lalu sempat ada petugas yang berencana melakukan perekaman e-KTP. “Tapi, ia menolak. Ia lari. Alhamdulillah, sekarang mau,”ungkap anggota keluarga Siti Sofiyah. (yad)

Dinsos dan Disdukcapil Gresik Hunting Perekaman e-KTP ODGJ dan Penyandang Disabilitas Selengkapnya

TMMD Kodim 0817/Gresik Berakhir, Wabup Gresik : Jaga dan Peliharaan Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – TMMD ke-115 Kodim 0817/Gresik di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik resmi ditutup pada Rabu, 9 November 2022. Upacara Penutupan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa digelar di halaman Kantor Bupati Gresik. 

Inspektur upacara adalah Kepala Staf Koarmada II Laksamana TNI Andi Abdul Azis itu dihadiri diantaranya Danrem 084/BJ Brigjend TNI Terry Tresna Purnama ; Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Usai upacara dilanjutkan penyerahan hasil pelaksanaan TMMD kepada Wakil Bupati Gresik. 

Kepala Staf Koarmada II Laksamana TNI Andi Abdul Azis membacakan sambutan Pangdam V/Brawijaya selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD ke 115 menyatakan selama sebulan prajurit TNI melakukan TMMD. Para Prajurit TNI bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, segenap elemen bangsa serta warga masyarakat bahu membahu menyelesaikan Program TMMD. 

“Kebersamaan ini merupakan wujud sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini, termasuk membantu Pemda mempercepat pembangunan di daerah, masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat, guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara,”ungkapnya.

Menurutnya, ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengatasi segala kesulitan masyarakat serta bisa di jadikan sebagai sarana untuk menumbuh kembangkan jiwa gotong royong, mendorong semangat kebersamaan membangun bangsa dan mempererat Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi terhadap sinergitas antara Pemerintah Daerah dan TNI yang bahu- membahu dengan penuh kebersamaan selama 1 bulan penuh menyelesaikan program TMMD,”kata Laksamana Andi Abdul Azis. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak masyarakat di kepulauan Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah untuk menjaga dan merawat segala hasil pembangunan, baik fisik maupun non fisik yang diselenggarakan selama kegiatan TMMD ini agar bisa memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. 

“Tolong dipelihara dengan sebaik-baiknya, supaya memiliki nilai fungsi dalam waktu yang lama karena melalui program inilah TMMD telah dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat dalam konteks kepentingan akselerasi pembangunan,”kata Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah. 

Ia melanjutkan, program TMMD merupakan salah satu terobosan yang sangat efektif, efisien dan produktif serta seirama dengan tekad pemerintah daerah untuk memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat desa, dengan mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan, guna mewujudkan Kabupaten Gresik bermarwah, maju dan sejahtera.

“Kami berharap semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan dapat membangkitkan peran aktif masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan Pembangunan di Kabupaten Gresik ini,”katanya. (yad)

TMMD Kodim 0817/Gresik Berakhir, Wabup Gresik : Jaga dan Peliharaan Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat  Selengkapnya

Lindungi Lingkungan di Kawasan Kalimireng, Bupati Gresik dan Petronas Menanam 10 Ribu Mangrove 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 10 ribu pohon mangrove ditanam di kawasan Kalimireng, Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Selasa, 8 November 2022. 

Penanaman secara  simbolis dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, President Director Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof, Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa Nurwahidi, dan Danlanal Batuporon Letkol Laut Mahfud Efendi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, penanaman bibit mangrove ini merupakan bentuk kesadaran dari perusahaan, pemerintah maupun stakeholder untuk kelestarian lingkungan. 

“Tanggungjawab sosial dan lingkungan, adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi upaya dan strategi untuk menjembatani hubungan antara pemerintah, stakeholder dan masyarakat. Yang harus berkelanjutan dan berkesinambungan, tantangan resesi sudah jelas tapi tidak boleh waspada berlebihan. 

“Tantangan resesi sudah jelas, kemudian isu kemiskinan menjadi PR besar dan sesuai arahan Presiden bahwa pada 2023 angka kemiskinan dan stunting harus turun,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Masih kata Bupati Fandi Akhmad Yani, upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove ini, tidak dapat dilaksanakan hanya oleh Pemerintah, melainkan dibutuhkan keterlibatan dan kerjasama semua pihak. “Melalui kegiatan pada hari ini diharapkan benar-benar memberikan manfaat dalam mendukung kelestarian alam dan lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, President Director Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof menjelaskan, kegiatan yang bertajuk “Mangrove Untuk Kebaikan, Bersama Petronas” merupakan turunan dari rencana strategis IOG 4.0, yang diinisiasi oleh SKK Migas sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan.

“Program ini juga merupakan bagian dari langkah kongkrit, untuk mendukung _Petronas Sustainability Agenda_ dalam rangka pencapaian target Net Zero Carbon Emission (NZCE) pada 2050,”ungkapnya.

Pihaknya yakin, penanaman pohon mangrove ini juga berfungsi sebagai habitat bagi berbagai spesies biota laut, berkontribusi juga pada kesehatan ekosistem di sekitarnya secara keseluruhan. Penanaman pohon ini merupakan, yang kedua di tahun ini, sebelumnya kami sudah melakukan penanaman 30 pohon setinggi 2 meter berlokasi di fasilitas ORF kami.

“Sangat penting bagi kita untuk mengedukasi hal ini, mudah-mudahan program pelestarian lingkungan ini tidak berhenti disini, kita harus bersama menjaga dan merawat, agar membawa dampak positif lingkungan dan masyarakat sekitar,” pungkas Yusof. (yad)

Lindungi Lingkungan di Kawasan Kalimireng, Bupati Gresik dan Petronas Menanam 10 Ribu Mangrove  Selengkapnya

Pujasera Bisa Ditempati, Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar 

GRESIK,1minute.id – Pembongkaran lapak terdampak pelebaran Jalan Raya Manyar, Kabupaten Gresik bakal berlanjut. Saat ini, baru 57 kios dari 155 kios yang sudah diratakan dengan tanah. Masih tersisa cukup banyak yakni 98 lapak yang harus dibongkar untuk keperluan proyek strategis nasional (PSN) berada di Jalan Deandles, Pantai Utara (Pantura) Gresik.

Disisi lain, pembangunan pujasera yang bakal menjadi tempat relokasi sebagian pedagang terdampak pelebaran jalan Raya Manyar itu terus di kebut. Sebab, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menginginkan sebelum pekerjaan pelebaran jalan Raya Manyar dilakukan antara Januari atau Februari 2023, pedagang bisa membuka lapak di tempat baru tersebut. 

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, progres pembangunan pujasera sesuai dengan jadwal yang telah disepakati antara Pemkab Gresik, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali. “Bahkan saat ini, sudah 23 stan yang siap untuk ditempati,”kata Zainul kepada  1minute.id pada Senin, 7 November 2022. Puluhan stan lokasi di bagian selatan. Lantai stan sudah dipasang keramik. “Ada WC dan instalasi sudah terpasang,”imbuh mantan Sekretaris Kecamatan Kebomas itu. 

MAKET: Pujasera Manyar tempat relokasi pedagang terdampak proyek pelebaran jalan raya Manyar ( Foto : skrenshot)

Ia optimistis, pembangunan stan pujasera berada di lapangan Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu selesai sesuai jadwal. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id bangunan pujasera sudah berdiri megah. Konstruksi baja. Sejumlah pekerja masih terlihat melakukan sejumlah pekerja. Pujasera itu 

bakal digunakan para pedagang yang terkena imbas proyek pelebaran jalan raya Manyar. Jarak pujasera dengan jalan raya sekitar 200-an meter. Pujasera itu akan dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. Selain pekerja fisik bangunan pujasera. Juga, dilakukan perataan tanah untuk parkir. Ada satu unit alat berat yang melakukan perataan tanah tersebut. 

Pembangunan pujasera itu dibiayai secara gotong royong oleh perusahaan yang berada di Kecamatan Manyar. Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama. Untuk pembangunan pujasera serta kelengkapan lainnya, tambahnya, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. (yad)

Pujasera Bisa Ditempati, Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar  Selengkapnya