Damkar Gresik  Serahkan Binatang Buas dari Rescue ke BBKSDA 

GRESIK,1minute.id– Lukman teriak histeris. Warga Jalan Brantas, Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik spontan teriak setelah melihat seekor ular piton pada Minggu, 16 Oktober 2022.
Ular sepanjang 3 meteran itu ditemukan di dalam kandang ayam milik Lukman. Perut ular membesar setelah memakan seekor ayam milik Lukman tersebut. Lukman pun melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas 

Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan-biasa disingkat-Damkar Gresik. Sebanyak delapan personil dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi ular tersebut. Tim dipimpin oleh Rony Vincencius Soebiantoro, perwira piket juga Sekretaris Damkar Gresik itu. Proses evakuasi butuh waktu 15 menitan. 

“Warga lapor kepada Kami pukul 14.57 WIB,”kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Minggu, 16 Oktober 2022. Menurut Sinaga, sore itu pelapor bari saja pulang kerja. Rencananya, mau memberi makan ayam piaraannya. Ketika hendak memberikan makan ayam itu, pelapor melihat seekor ular dalam kandang ayam itu. “Menurut pelapor, ular telah memakan seekor ayam piaraannya,”katanya. 

Aksi rescue kali ke-19 yang dilakukan oleh Damkar Gresik pada Oktober 2022. Sebagai besar rescue ular. Lalu dibawa kemana ular hasil rescue diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. “Tapi ada juga dilepasliarkan ke tempat pergunungan untuk menjaga ekosistem,”katanya. (yad)

Damkar Gresik  Serahkan Binatang Buas dari Rescue ke BBKSDA  Selengkapnya

Mustofa Ibrahim Kolektor Kaset Pita, Penyanyi Favorit Muchsin Alatas 

GRESIK, 1minute.id – MUSTAFA Ibrahim, 57, bukan sekadar penikmat musik lawas. Lelaki keturunan Arab yang tinggal di Kampung Pecinan, Jalan Setia Budi, Gresik itu juga kolektor kasat pita dan piringan hitam. pun disulap menjadi studio pribadi untuk sekedar memutar kaset koleksinya.

MUCHSIN ALATAS, salah satu penyanyi favorit Mustafa Ibrahim. Setiap senggang, biasanya sore hari Mustafa memutar kaset yang dinyanyikan suami Titiek Sandhora itu. Judulnya, Pasrah. Lirik lagunya //Lebih baik kau bunuh aku dengan pedangmu//Asal jangan kau bunuh aku dengan cintamu//

//Lebih baik aku mati di tanganmu//Daripada aku mati bunuh diri//Lebih baik aku mati di tanganmu//Daripada aku mati bunuh diri// … “Ini (penyanyi) salah satu favorit saya,” ujar Mustofa Ibrahim. Muchsin Alatas adalah seorang penyanyi dan aktor Indonesia keturunan Bugis, Sulawesi Selatan yang lahir 1944. Muchsin Alatas menikah dengan Titiek Sandhora, juga seorang penyanyi dikenal pada era-1960an

Di telinga anak milenial, nama dua penyanyi legendaris itu sangat asing. Sebab, mereka ada penyanyi di era 80-an. Suara lembut Muchsin Alatas tetap terasa enak di dengar. Karena itulah, Mustofa Ibrahim menyimpan kaset dengan pitam hitam itu sebagai salah satu koleksinya. “Kebetulan sama-sama keturunan Arab. Sudah seperti saudara sendiri,”kelakar pria 57 tahun itu pada suatu kesempatan.

Koleksi album kaset pita,  piringan hitam,  radio serta pemutar piringan hitam berada di garasi rumah Mustafa Ibrahim. Rumah Mustafa adalah lawas. Rumah heritage itu berada di kampung Pecinan, Jalan Setia Budi, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Dikatakan kampung Pecinan karena dulunya kawasan mayoritas di huni warga keturunan Tionghoa. 

PIRINGAN HITAM DAN KASET PITA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) di studio pribadi tempat koleksi kaset dan piringan hitam Mustofa Ibrahim (kiri) pada Juli 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di kampung itu juga terdapat Tempat Ibadat umat tridharma, Kelenteng Kim Hien Kiong. Kawasan kampung Pecinan ini, salah satu kawasan heritage yang berada di Gresik Kota Lama (GKL). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan revitalisasi kampung tersebut pada 2021. Dan, dilanjutkan tahun ini dengan melakukan pengecatan rumah warga di Kampung itu.

Rumah yang mendapatkan bantuan pengecatan , salah satu milik Mustafa Ibrahim. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang secara simbolis pengecatan rumah Mustafa Ibrahim itu pada Senin, 11 Juli 2022 lalu. Saat itu, Mustofa Ibrahim memperlihatkan koleksi miliknya. Ratusan biji kaset pita tertata rapi di tembok rumahnya.  Kaset koleksinya diantaranya Muchsin Alatas, Nike Ardilla dan banyak lagi. Genre pop, barat, hingga aliran kroncong. Termasuk alat pemutar kaset kuno, tape, speaker serta ratusan piringan hitam. “Masih ada dua lemari yang belum dipajang, belum sempat,”ujarnya.

Sejak belia Mustofa mengoleksi kaset. Menurutnya, hal tersebut hal yang lumrah. Bagi anak remaja saat itu. “Banyak juga yang mengoleksi. Namun sepertinya tidak sampai tersimpan rapi,”tuturnya.

Tidak heran, sejak dulu dia pun selalu menyempatkan waktu berburu kaset. Disetiap kota yang dikunjunginya, termasuk Ibukota Jakarta. “Harga kaset saat itu hanya Rp 300. Pernah beli kaset dengan harga tiga kali lipat, karena edisi khusus,” ujarnya 

Nah, di usianya yang sudah memasuki kepala lima, Mustofa pun tetap setia menjadi penikmat musik. Dia sengaja menyulap garasi mobil berukuran 6×3 meter menjadi studio pribadi. Hanya untuk menikmati seluruh koleksimya dengan nyaman. “Rencananya kaset koleksi mau saya pajang semua. Lalu membuka warung kopi. Tapi modalnya masih belum ada,” candanya.

Apalagi, lingkungan rumahnya tengah disiapkan menjadi kawasan Wisata Kota Tua oleh Pemkab Gresik. Setidaknya, hal tersebut sejalan dengan kegemarannya mengoleksi kaset Kuno. “Jadi semakin bersemangat memajang koleksi,” ucapnya.

Hobi Mustofa juga mendapat apresiasi langsung dari penyanyi idolanya. Yang tak lain adalah Muchsin Alatas. Saat menyempatkan berkunjung ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada 2003 lalu. “Katanya, koleksi saya lebih lengkap dibandingkan punya artisnya,”tuturnya lantas tertawa. (ChusnulCahyadi/*)

Mustofa Ibrahim Kolektor Kaset Pita, Penyanyi Favorit Muchsin Alatas  Selengkapnya

Bupati Gresik Launching Kemudi Warrior, Desa Wisata Susur Sungai Pertama di Duduksampeyan

GRESIK,1minute.id – Satu lagi destinasi wisata hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Wisata Kemudi Warrior. Wisata susur sungai ini di launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 15 Oktober 2022. 

Masyarakat semakin banyak alternatif tempat berwisata. Apalagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tengah fokus berkolaborasi mewujudkan desa wisata. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik, khususnya yang ada di desa. Membangun Desa, Menata Kota. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan sinergitas antara pemerintah dan desa itu wajib dalam mewujudkan desa wisata. ” (Desa Wisata) tidak mungkin dapat dicapai hanya dengan cara bekerja yang biasa-biasa saja, maka kita butuh yang namanya akselerasi dalam bekerja,”kata Fandi Akhmad Yani saat lauching Desa Wisata “Kemudi Warrior ” di Desa Kemudi, Kecamatan Duduksampeyan  Kabupaten Gresik.

Hadir dalam acara itu,Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Gresik Hamzah Takim, Pimpinan Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya Mulyono, Asisten I Suyono, para kepala Organisasi perangkat daerah (OPD) serta Kepala Desa Kemudi Mochammad Lazin. 

Kemudi Warrior, merupakan wisata susur sungai, yang menggunakan perahu dengan kapasitas 18 orang. Perahu tersebut merupakan hasil Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pegadaian senilai Rp 55 juta. Gus Yani- sapaan akrab Fandi Akhmad Yani melanjutkan, terwujudnya desa wisata ini tidak terlepas dari program Presiden Joko Widodo.

“Jadi desa wisata ini adalah titipan program dari presiden, wisata ini menjadi prioritas pak presiden di 2023 yang harus dikembangkan. Yang mana selanjutnya warga sekitar akan diarahkan untuk untuk berwisata di desa-desa, tujuannya adalah untuk perbaikan kesejahteraan masyarakat desa,”ujarnya.

Secara langsung, Gus Yani juga mengarahkan untuk seluruh elemen masyarakat agar turut serta membantu proses pengembangan wisata, khususnya karang taruna. Mengingat potensi dari Desa Kemudi sendiri masih cukup besar dengan nilai plusnya yang masih alami.

“Kembangkan agar terus berkelanjutan, tidak hanya berhenti disini, kita lihat potensi lingkungan ini masih alami. Banyak jenis hewan dan burung yang ada disini, sehingga bisa nantinya dijadikan sebagai wisata edukasi anak-anak,” tandasnya. Pariwisatamerupakan sektor yang bersifat multiplier effect, yaitu suatu keadaan dimana pengembangan  pariwisata  mampu mempengaruhi perkembangan sektor- sektor lain yang mendukung keberlangsungan sektor pariwisata.

UMKM, misalnya. Pada kesempatan itu, Gus Yani menyerah secara simbolis nomor izin berusaha (NIB) kepada pemilik usaha Otak-otak Bandeng dan Susu Kedelai. Gus Yani mengingatkan, agar seluruh usaha yang ada termasuk UMKM dan wisata, melek terhadap perkembangan teknologi.Harapannya di 2023 Desa Kemudi akan menjadi salah satu Desa Mandiri di Gresik. “Kita manfaatkan teknologi sekarang ini agar bisa memaksimalkan usaha kita, mulai dari offline sampai dengan online.” ujarnya.

Pimpinan Pegadaian Kanwil XII Surabaya Mulyono mengatakan, bantuan dari Pengadaian tidak akan berhenti disini. Dirinya menuturkan akan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menunjang performa dari pelaku UMKM. Untuk itu, Mulyono juga menyampaikan keinginannya untuk melakukan pembinaan kepada Desa Kemudi. Dengan pembinaan, dia akan memastikan usaha yang dijalankan masyarakat lewat KUR dari Pegadaian akan dapat berkembang pesat.

“Kita membina tidak hanya jualan saja, tapi bagaimana warga dalam menjaga kredibilitas atau performa sebagai pengusaha agar menghasilkan dan berkah,”ucapnya.

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani juga menyampaikan, PKK selalu mendukung program di desa agar dapat berkembang dari desa maju menjadi Desa Mandiri. “Kita dari PKK terus mendorong dari pokja 1 sampai 4 supaya PKK di masing-masing desa berjalan berkesinambungan dengan desa, karena kalau PKK di suatu desa itu maju biasa akan berbanding lurus dengan pemdesnya,”ujarnya.

Desa Wisata “Kemudi Warrior”, satu-satu desa wisata di Kecamatan Duduksampeyan. Sejumlah pihak berharap, Kemudi Warrior sebagai pematik adanya desa wisata lainnya. 

“Adanya desa wisata ini, menjadi pemicu untuk desa yang lain dalam bersaing secara sehat mengembangkan desanya,”harap Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi diamini Kades Kemudi Mochammad Lazin. (yad)

Bupati Gresik Launching Kemudi Warrior, Desa Wisata Susur Sungai Pertama di Duduksampeyan Selengkapnya

Dua Wabup Perempuan Khusyuk Berdoa di Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah Iswanti berziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim pada Jumat, 14 Oktober 2022.  Wabup Iswanti didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Camat Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo.

Wabup Aminatun Habibah  menceritakan latar belakang Kabupaten Gresik yang memiliki alias Kota Santri, serta memiliki 2 dari 9 Waliyullah yang tersebar di Pulau Jawa kepada Iswanti yang juga Ketua Pengurus Wilayah Fatayat Kalimantan Tengah itu.

“Dua Waliyullah itu ada Raden Paku atau Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Karena itu juga menjadi alasan Gresik memiliki nama lain yaitu Kota Santri,” terang Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah itu. 

Saat berziarah  ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dilanjutkan ke makam Bupati Gresik pertama, KRT Poespo Negoro mereka terlihat khusyuk berdoa. Setelah selesai berziarah Wabup Iswanti pamit undur diri. Kunker Wabup Iswanti adalah kunjungan balasan. Sebelumnya, Wabup Gresik Aminatun Habibah melakukan kunker ke Kabupaten Seruyan ketika menghadiri pembukaan dan menyemangati para peserta MTQ ke-XXIX  2022 asal Gresik di Kalimantan Selatan. 

MTQ Nasional itu dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sebanyak 4 kafilah asal Gresik yang mewakili Jawa Timur yang mengikuti MTQ tersebut. Sebelum berziarah, Wabup Iswanti berkunjung ke kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Wabup berhijab itu sambut Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah.  Dalam kunker itu, Iswanti mendapatkan jamuan makanan dan kuliner khas Gresik yakni Nasi Krawu, Otak-otak Bandeng dan Pudak. 

“Terimakasihnya atas sambutan hangatnya. Semoga kunjungan kali ini dapat membawa manfaat bagi kedua belah pihak,”ucap Wabup Iswanti.  (yad)

Dua Wabup Perempuan Khusyuk Berdoa di Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim Selengkapnya

Kawanan Pencuri Bermobil, Gasak Dua Motor Penghuni Kos di Leran 

GRESIK,1minute.id – Waspada. Kawanan pencuri sepeda motor kembali beraksi. Ada dua motor sekaligus yang raib digasak pencuri. Salah satu adalah Muhammad Miftakhul, 25 tahun. Sepeda motor milik pemuda asal Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo raib di parkir teras tempat rumah kosnya di Jalan Poros Leran, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 Oktober 2022. 

Aksi segerombolan pencuri sepeda itu terekam closed circuit television (CCTV) salah rumah dekat tempat kos Miftakhul. Dalam rekaman CCTV itu, diawali satu unit mobil MPV berhenti di depan tempat kos di Jalan Poros Leran, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Sebanyak empat orang turun dari mobil. Satu pelaku masuk tempat kos. Dua pelaku lain berjaga di jalan raya. Samping mobil yang mereka tumpangi. Sejurus kemudian pelaku keluar sambil membawa motor. Dua rekannya masuk mobil. Mereka kemudian berpencar.

Korban baru mengetahui motornya raib keesokan harinya, Jumat, 14 Oktober 2022. “Saat itu, Saya hendak berangkat kerja pukul 06.00 WIB. Tapi, motor tidak ada,”kata Miftakhul. Motor milik Miftakhul adalah Honda Vario nopol W 4759 DK. Sedangkan, korban lainnya bernama Gunarto kehilangan motor Honda Vario nopol N 6769 YAW. Gunarto adalah tetangga kos Miftakhul.

Sementara itu, Kapolsek Manyar Akp Windu Priyo Prayitno ketika dikonfirmasi belum mengetahui adanya kejadian tersebut. “Saya seharian dinas di luar. Belum sempat mampir kantor. Nanti, Saya cek dulu ya,”kata Windu dikonfirmasi selulernya. (yad)

Kawanan Pencuri Bermobil, Gasak Dua Motor Penghuni Kos di Leran  Selengkapnya

Wabup Tepati Janji Menemui 4 Kafilah asal Gresik di MTQ Nasional Kalsel 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menepati janji memberikan support langsung kepada kafilah di ajang MTQ ke-XXIX di Kalimantan Selatan. Empat kafilah asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi duta Jawa Timur itu semringah. Semangat mereka bangkit. 

Empat kafilah itu adalah Ayu Izzun Nufah, 18,  Andiny Mahardika, 18, dan Sabrina Zarah Azura, 17. Ketiganya asal Kecamatan Bungah ini akan mengikuti cabang Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ). Kemudian, Nuriyah Islamiyah, 17, asal Kecamatan Driyorejo yang mengikuti cabang tilawah cacat netra. 

MTQ Nasional itu dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Rabu malam, 12 Oktober 2022. Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik turut hadir bersama tokoh-tokoh nasional, baik gubernur, bupati/walikota, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi tema penyelenggaraan MTQ Nasional 2022, yakni “Dengan MTQ Nasional Kita Tingkatkan Kualitas SDM yang Unggul dan Qurani untuk Mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Moderat”. Wapres menilai, tema tersebut sesuai dengan kondisi Indonesia yang majemuk dan kondisi kekinian saat ini.

“Al-Quran harus mampu menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan keharmonisan, sekaligus menjadi solusi dari berbagai persoalan aktual umat dan bangsa,”ujar Wapres Ma’ruf Amin. 

MTQ Nasional 2022 diikuti 1.676 peserta yang berasal dari 34 provinsi. MTQ berlangsung hingga 19 Oktober 2022 digelar di tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin.

MTQ di Kalsel merupakan suatu sejarah tersendiri, mengingat terakhir kali Kalsel menjadi tuan rumah MTQ pada tahun 1970 atau 52 tahun yang lalu.

Selepas mengikuti pembukaan, Wakil Bupati Aminatun Habibah menyambangi kafilah Gresik yang masuk dalam kafilah Provinsi Jawa Timur. Tujuannya tak lain adalah untuk memberikan motivasi dan dukungan moral.

“Kita ingin bertemu dengan anak-anak terbaik Gresik yang berjuang di MTQ tingkat nasional ke-29 ini. Tentu kita harapannya adalah mendapat hasil terbaik,”terang Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah itu. Ia pun meminta doa dan dukungan warga Kota Santri.

Seperti diberitakan sebelum berangkat ke Banjarmasin, empat kafilah sowan dan minta doa kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 7 Oktober 2022. Pada kesempatan bertemu dengan mereka, Wabup Aminatun Habibah berjanji akan hadir dalam acara tersebut. 

Bu Min,sapaan akrab, Wabup Gresik memberikan motivasi kepada keempat kafilah asal Gresik itu. Menjaga kesehatan, dan harus percaya diri. Tetap berusaha secara maksimal untuk meraih menjadi yang terbaik. 

“Di tiap perlombaan menang dan kalah itu biasa, tapi tetap fokus kita nanti adalah untuk menang. Karena kita berpikir untuk menang maka harus berusaha secara maksimal, dan meminimalisir kesalahan,”ucapnya.

“Dan meskipun nantinya tidak sesuai harapan, kita insyaallah tidak akan menyesal karena sudah maksimal,”imbuhnya. Bu Min juga pastikan Pemkab Gresik akan selalu hadir dalam mensupport mereka saat lomba. (yad)

Wabup Tepati Janji Menemui 4 Kafilah asal Gresik di MTQ Nasional Kalsel  Selengkapnya

Densus 88 Anti Teror Datangi Kantor Bupati Gresik untuk ini

GRESIK,1minute.id – Densus 88 Anti Teror datang ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 Oktober 2022. Kedatangan tim Detasemen Khusus Anti Teror kali ini bukan untuk melakukan penangkapan pelaku terorisme. Kedatangan Detasemen Khusus Anti Teror dipimpin oleh Kanit 1 Subdit Kontraideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AKBP Moh Dofir ini untuk bersilaturrahmi dengan para dai.

Silaturahmi untuk menangkal paham radikalisme berkedok agama ini dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik. Kedatangan tim Densus 88 Anti Teror disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Bupati Gresik Fandi Akmad Yani dalam sambutannya menyampaikan, bahwa toleransi dan suasana damai harus dijaga dengan baik demi keutuhan bersama. Disamping itu, dai dan khatib berperan penting dalam membawa pesan perdamaian serta mengarahkan masyarakat untuk menghindari pemikiran dan perilaku intoleransi dan radikalisme. “Dai dan khatib memegang peran sentral, mengingat pemeluk agama Islam menjadi mayoritas di Gresik,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani berharap dai dan khatib mampu sebagai penyejuk umat dengan menebarkan pemahaman yang bernuansa perdamaian.

“Mari berikan masyarakat contoh perilaku yang mencerminkan kebaikan dan perdamaian melalui uswatun khasanah. Terlebih, agama hadir untuk membimbing dan mengajak ke arah kebaikan dan perdamaian,”katanya.

Silatilurahmi ini bertujuan untuk menumbuhkan Islam yang damai dan cinta tanah air guna mencegah intoleransi dan radikalisme di Indonesia. Kabupaten Gresik sendiri menjadi titik ke-18 pelaksanaan kegiatan ini. Nantinya, agenda sama akan dilaksanakan merata di berbagai wilayah Indonesia oleh Direktorat Pencegahan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.

Sementara itu, Kanit 1 Subdit Kontraideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AKBP Moh Dofir menjelaskan, silaturahmi ini menggandeng dai dan khatib karena dianggap mereka memiliki peran strategis terjun langsung ke masyarakat untuk menyuarakan pencegahan intoleransi dan radikalisme.

“Kita mencegah, karena kebanyakan orang-orang yang terkena paham radikalisme dan intoleransi disebabkan informasi yang tidak akurat, pemahaman agama kurang, banyak belajar ke youtuber tidak ada gurunya,”terang dia.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini murni digelar untuk menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa Indonesia, tanpa ada unsur kepentingan politik. “Makanya dengan kegiatan silaturahmi ini, semoga para dai dan khatib ini mencegah dengan damai. Karena da’i dan khatib ini adalah corong untuk membantu pemberantasan intoleransi,”tambahnya. (yad)

Densus 88 Anti Teror Datangi Kantor Bupati Gresik untuk ini Selengkapnya

Wabah PMK Melandai, Pedagang Desak Distan Buka Pasar Hewan Kedungpring 

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira wabah PMK mereda. Kini, sejumlah peternak dan belantik hewan meminta Dinas Pertanian Gresik untuk membuka pasar hewan. Diantaranya, pasar hewan Surojenggolo, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang.

Pasar hewan Surojenggolo atau Pasar Kedungpring ini, salah satu sentra pasar hewan di Gresik ini ditutup sejak ditemukan ada penyakit mulut dan kuku (PMK) sekitar Mei 2022. 

Jono, salah satu pedagang sapi mengungkapkan para pedagang telah menyalurkan aspirasi kepada pemerintah untuk momohon pembukaan pasar hewan Kedungpring itu. Sebab, sejumlah pasar hewan di Lamongan telah dibuka. “Para pedagang minta dengan sangat agar pasar hewan segera dibuka lagi,”katanya.  Baginya, keberadaan pasar hewan ini cukup vital bagi perputaran ekonomi. “Bagi peternakan hewan seperti sapi dan kambing seperti saya  ini adalah mata pencaharian saya,”kata pedagang asal Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik itu kepada wartawan pada Rabu, 12 Oktober 2022.

Informasi yang dihimpun, sejak September 2022 wabah PMK mereda. Catatan Dinas Pertanian (Distan) Gresik pada September 2022 mencatat tidak lebih 86 ekor hewan terpapar PMK. Namun,  Oktober 2022 turun drastis “hanya” 2 ekor. Total sejak Mei hingga Oktober 2022 berjumlah 5.660 ekor sapi terjangkit PMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sedangkan, angka kesembuhan berkisar 80 persen. 

Sedangkan, vaksinasi tahap tiga Distan Gresik dapat target sekitar 18.750 dosis. Per Oktober 2022 , capaian vaksinasi itu hampir 12.900 dosis. 

Bagaimana tanggapan Dinas Pertanian Gresik? Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putro ketika dikonfirmasi membenarkan wabah PMK terus menurun. “Bulan Oktober ini hanya 1 atau 2 ekor sapi yang terpapar PMK,”kata Eko Anindito Putro dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Rabu, 12 Oktober 2022.

Terkait aspirasi pedagang agar pihaknya membuka pasar hewan Kedungpring, kata Eko, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Eko mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pusat Verteriner Farma (Pusvetma) Surabaya dan Dinas Peternakan Jawa Timur. 

Sebelum dilakukan pembukaan Pasar hewan Kedungpring, kata Eko, Pusvetma diharapkan melakukan uji sampling hewan di sejumlah tempat. “Bila hasil uji sampling Pusvetma dan Dinas Peternakan Jawa Timur memungkinkan tentu kami akan buka lagi pasar hewan Kedungpring itu,”ujar Eko Anindito Putro.

Dia menyadari sejak wabah merebak pedagang dan peternakan hewan kelimpungan. Ekonomi pedagang pun terganggu. “Kami tentu ingin perekonomian mereka bisa cepat pulih. Akan tetapi, tetap harus hati-hati,”ujarnya. 

Mengapa? Sebab, wabah PMK ini penyebaran sangat cepat.”Tentu kami tidak ingin setelah pasar dibuka, wabah kembali merebak,”katanya. 

Terpisah, Camat Balongpanggang Muhammad Amri mengungkapkan sejumlah pedagang dan tengkulak telah menyalurkan aspirasi ke kantor kecamatan untuk meminta membuka pasar hewan Kedungpring itu.

“Para pedang atau tengkulak tersebut mengharapkan agar pasar hewan yang terutamanya ada di Balongpanggang baik itu seperti Pasar hewan Kedungpring dan pasar hewan Balongpanggang dapat di buka kembali secara maksimal sehingga mereka dapat melakukan kegiatan aktifitasnya sehari hari dengan normal,”kata Amri dikonfirmasi melalui selulernya pada Rabu, 12 Oktober 2022.

Amri mengatakan, muspika di Balongpanggang tidak ingin menutup mata pencarian dari pedagang maupun tengkulak yang ada di pasar hewan Kedungpring atau pasar hewan Balongpanggang. “Karena ini akan berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian yang berada khususnya di wilayah Kecamatan Balongpanggang. Kami sudah mengusulkan kepada Distan untuk membuka pasar hewan Kedungpring,”ujarnya. (yad)

Wabah PMK Melandai, Pedagang Desak Distan Buka Pasar Hewan Kedungpring  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Dorong Edufarm Literasi,Ekosistem Tani Ternak Terintegrasi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus meningkatkan pendampingan program Literasi atau Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi dengan mendorong pengembangan edufarm di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. 

Program Literasi menerapkan ekosistem smart agrobisnis yang mampu menciptakan solusi risiko pertanian dan peternakan melalui asuransi dan tabungan berbasis limbah pertama di Jawa Timur.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan cikal bakal program ini berawal dari “Suri Insap” atau Sumbersari Industri Sapi yang dijalankan Kelompok Tani Ternak Sumber Rejeki mulai 2018. Pada saat itu hanya berfokus pada pengelolaan limbah pertanian menjadi pakan fermentasi atau silase.

“Melalui berbagai pembinaan berkelanjutan, program ini terus berkembang dan mampu menjadi solusi serta memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pelakunya tetapi juga masyarakat,”ujar Dwi Satriyo pada Kamis, 6 Oktober 2022

Pengembangan pertama dilakukan pada 2019 hingga 2020, dimana anggota kelompok mulai memanfaatkan limbah ternak yang selama ini menjadi momok lingkungan, sebagai media tanam. Kemudian di tahun 2021, program Literasi mulai fokus pada pelibatan seluruh sektor baik itu pertanian, peternakan, serta potensi lain yang ada di desa untuk bersinergi membentuk kandang edukasi atau yang lebih dikenal sebagai edufarm.

“Di tahun ini, kami mendukung kelompok dalam transformasi organisasi menjadi Koperasi Tani Ternak Literasi Sumber Rejeki, agar seluruh bidang usaha yang ada di program ini memiliki naungan hukum yang kuat untuk mendukung pengembangan ke depannya,”imbuh Dwi Satriyo.

Sementara itu, local hero sekaligus Ketua Koperasi Tani Ternak Literasi Sumber Rejeki, Tomi Distianto mengatakan bahwa, Edufarm Literasi sendiri bertujuan sebagai tempat pembelajaran bagi masyarakat dari berbagai usia tentang pengelolaan ekosistem tani-ternak terintegrasi.

Adapun pembelajaran pertama adalah pembuatan silase, yakni pengelolaan limbah pertanian menjadi pakan ternak fermentasi. Ini merupakan solusi yang ditawarkan Petrokimia Gresik terhadap kelompok untuk mengatasi masalah pembakaran limbah pertanian yang berdampak buruk bagi lingkungan.

“Saat ini kelompok mampu mengolah limbah pertanian sebanyak 60 ton per tahun menjadi silase yang tidak hanya dimanfaatkan untuk ternak sendiri, tetapi juga dijual ke beberapa peternak sapi di wilayah Kabupaten Lamongan,”ujar Tomi.

Kemudian pembuatan media tanam berbahan limbah ternak dengan merk “Literasi” yang sudah dipatenkan. Kelompok mampu mengolah limbah peternakan 504 ton per tahun dan produknya sudah dipasarkan di Lamongan, Jombang, Bojonegoro, Mojokerto, Gresik, Malang dan Tuban.

Sebelum dipasarkan, media tanam “Literasi” diaplikasikan di kebun percobaan yang memanfaatkan lahan tidur di sekitar kandang. Kebun ini ditanami berbagai tanaman hortikultura dan tanaman toga, seperti tomat, cabai, kunyit dan lain sebagainya. Hasil panennya kemudian digunakan oleh istri peternak sebagai bahan baku usaha catering dan minuman jamu kunyit asam.

“Dengan demikian, ibu-ibu di Desa Sumbersari juga terberdayakan dan dapat menambah penghasilan keluarga,”imbuh Tomi. Selain menjadi media tanam, limbah kotoran sapi juga diolah menjadi biogas sebagai bahan bakar kompor dan lampu untuk aktivitas operasional di kandang. Residu biogas cair kemudian dimanfaatkan menjadi akuakultur dan residu padat menjadi media budidaya cacing yang juga bernilai ekonomi, sehingga tidak menyisakan limbah yang terbuang sia-sia (zero waste).

Di aspek pengelolaan usaha, masyarakat juga bisa belajar mengelola smart agribusiness yang saat ini dijalankan oleh Koperasi Tani Ternak Literasi Sumber Rejeki. Dimana koperasi ini telah menerapkan sistem Bank Literasi yang memberikan kemudahan bagi peternak maupun petani padi dalam mengakses AUTS/K (Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau) dan AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi).

Dalam hal ini, peternak hanya perlu menyetorkan 15 karung kotoran sapi sebagai pengganti premi asuransi yang dibayarkan koperasi untuk satu ekor sapi. Selain asuransi, peternak juga dapat mengirim kotoran ternak kepada koperasi dengan pengganti jasa Rp3 ribu per karung. Sementara untuk petani padi yang ingin mendaftar AUTP cukup menukarkan 15 karung jerami/limbah padi untuk mengasuransikan satu Hektare lahan padi.

Terakhir, Dwi Satriyo menegaskan bahwa, sebagai bagian dari BUMN yang memiliki fungsi agen pembangunan, Petrokimia Gresik akan terus meningkatkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat semacam Literasi ini.

“Melalui program Literasi, masyarakat mampu mengubah masalah menjadi solusi, ini sejalan dengan semangat Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri. Saya berharap edufarm Literasi ini juga mampu menginspirasi peternak dan petani lain di Jawa Timur,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Dorong Edufarm Literasi,Ekosistem Tani Ternak Terintegrasi  Selengkapnya

Diduga Kesurupan Kuntilanak, Perempuan Muda Terbang dan Hinggap Diatas Genteng 

GRESIK,1minute.id – Beredar video viral seorang perempuan diduga kesurupan kuntilanak di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean,  Kabupaten Gresik. Dalam video berdurasi 26 detik itu, perempuan tersebut berdiri di atas genteng rumah warga setempat. Tidak diketahui secara pasti, bagaimana caranya perempuan memakai rok itu bisa “terbang” dan hinggap di atas genteng itu.

Warga setempat pun geger. Sebab, perempuan dalam video itu melambai-lambaikan rok yang dipakai bagai sedang terbang. Beruntung, warga setempat berhasil membujuk dan mengevakuasi perempuan berumur 20 tahun itu. Ia warga Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Dari Informasi yang dihimpun diketahui perempuan 20 tahun itu mulanya menghilang dari rumahnya. Lalu ditemukan warga sedang merayap naik pohon mangga di dekat rumah tersebut, hingga meniti ke ujung atas atap rumah. Dari rumah perempuan tersebut, ke lokasi tempat ditemukan di atas rumah warga berjarak sekitar 200 meter. Lebih herannya ranting pohon yang dinaiki kecil, tapi tidak patah saat dilewati oleh perempuan itu. Tampak saat kesurupan perempuan tersebut hanya tertawa. Dengan memakai kaos dan rok. 

Seorang warga setempat mengatakan perempuan yang diketahui berinisial IH sering memgalami kesurupan. Namun sampai menaiki rumah baru kali ini. “Kajadiannya tadi malam, Sabtu (8/10) setelah mahgrib sampai perempuan tersebut sadar sekira pukul 22.00 WIB,”ujarnya pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Ia menjelaskan perempuan tersebut memamg sering kesurupan menghilang dari rumahnya. Tepat dua hari sebelumnya perempuan itu, sempat menghilang dari rumahnya karena kesurupan. “Pernah ditemukan di desa tetangga, Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak. Kemudian pihak keluarga membawa pulang. Setelah itu, ada kejadian ini. Suami dari perempuan tersebut juga kaget setelah sholat maghrib istrinya hilang,”jelasnya. 

Ia menuturkan atas kejadian tersebut, warga beserta tokoh masyarakat mendatangi perempuan tersebut. Perlahan warga membujuk untuk turun. Kemudian salah satu tokoh masyarakat pun ada yang menaiki atap rumah menuju perempuan yang kesurupan itu. Hingga Minggu dini hari, 9 Oktober 2022 perempuan itu belum sadarkan diri. 

Sementara Kepala Desa Sukaoneng Abdul Hayyi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya pun mendatangi dan membantu menyadarkan perempuan yang kesurupan itu dirumahnya. “Alhamdulillah sudah sadar diduga kesurupan jin dari Sungai Odeng yang berdekatan dengan lokasi ditemukan perempuan tersebut,”katanya kepada wartawan. (yad)

Diduga Kesurupan Kuntilanak, Perempuan Muda Terbang dan Hinggap Diatas Genteng  Selengkapnya